Indonesian Journal of Islamic and Social Science Vol. 2 No. 2 Desember, 2024 : 113-124 PENGARUH KURIKULUM MERDEKA PADA MATA PELAJARAN PAI TERHADAP AKHALAK SISWA DI SMP PGRI KASIHA BANTUL Siti Fatimah Universitas Alma Ata Yogyakarta 201100642@almaata. Abstract This study examines the impact of the independent curriculum in the Islamic Education (PAI) subject on students' morals at SMP PGRI Kasihan Bantul. There are three main issues investigated in this research. First, how the independent curriculum is implemented in the PAI subject at SMP PGRI Kasihan Bantul. Second, how the students' morals are at SMP PGRI Kasihan Bantul. Third, to what extent the independent curriculum in the PAI subject influences the students' morals at SMP PGRI Kasihan Bantul. The population of this study comprises 158 students from grades VII and Vi at SMP PGRI Kasihan Bantul. Considering the population exceeds 100, the researcher used random sampling with the Slovin formula, resulting in a sample of 61 students. The data collection techniques used are interviews, observations, questionnaires, and documentation. Data collection took place from January 29 to 30, 2024. The data analysis techniques used are descriptive analysis, prerequisite tests, and hypothesis testing. The results of this study indicate that the independent curriculum in the PAI subject at SMP PGRI Kasihan Bantul falls into the moderate category, and the students' morals are also in the moderate category. The influence of the independent curriculum in the PAI subject on students' morals is 27. 5% of moral development is influenced by other factors not examined in this study. Keywords: Kurikulum Merdeka. Moral . SMP PGRI Kasihan Bantul Abstrak Penelitian ini membahas pengaruh kurikulum merdeka pada mata pelajaran PAI terhadap akhlak siswa di SMP PGRI Kasihan Bantul. Ada tiga permasalahan yang menjadi kajian pokok dalam penelitian ini,. Pertama, bagaimana kurikulum merdeka pada mata pelajaran PAI di SMP PGRI Kasihan Bantul. Kedua, bagaimana akhlak siswa di SMP PGRI Kasihan Bantul. Kegita, seberapa besar pengaruh kurikulum merdeka pada mata pelajaran PAI di SMP PGRI Kasihan Bantul. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VII dan Vi di SMP PGRI Kasihan Bantul sebanyak 158 siswa, mengingat jumlah populasi lebih dari 100 maka peneliti menggunakan sampel random sampling dengan menggunakan rumus Slovin yaitu 61 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, angket dan dokumentasi. Pengumpulan data berlangsung dari tanggal 29 Ae 30 Januari 2024. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, uji prasyarat dan uji hipotesis. Hasil penelitian ini menunjukkan kurikulum merdeka pada mata PAI di SMP PGRI Kasihan Bantul berada pada kategori sedang, akhlak siswa berada pada kategori sedang. Pengaruh kurikulum merdeka pada mata pelajaran PAI terhadap akhlak siswa sebesar 27,5% sedangkat 72,5% pembentukan akhlak dipengaryhu oleh faktor lain yang tidak diteliti. Siti Fatimah: Pengaruh Kurikulum Merdeka pada Mata Pelajaran PAI terhadap Akhaalak Siswa di SMP PGRI Kasiha Bantul Kata Kunci: Kurikulum Merdeka. Akhlak. SMP PGRI Kasihan Bantul PENDAHULUAN Pendidikan adalah salah satu pilar utama dalam pembentukan akhlak. Pendidikan memiliki tujuan untuk mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabay dalam mencerdaskan bangsa, bertujuan untuk perkembangan potensi siswa menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjad warga negara yang demokratis serta bertanggung Dalam konteks pendidikan yang ada di Indonesia, pendidikan Agama Islam (PAI) memegang peranan penting dalam membentuk akhlak siswa 2. Seiring dengan perkembangan zaman dan untuk menghadapi tantangan di abad ke-21. Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan telah mengeluarkan kebijakan penggunaan kurikulum Kurikulum merdeka di desain agar siswa bisa belajar sesuai dengan minat dan bakat, mengurangi beban akademik, dan mendorong kreativitas guru. Kurikulum merdeka diharapkan dapat memberikan ruang yang lebih luas bagi pengembangan potensi, termasuk dalam pembentukan akhlak. Kurikulum merdeka merupakan penyempurnaan dan penyederhanaan dari kurikulum yang telah ada sebelumnya4. Pada mata pelajaran PAI, kurikulum merdeka ini memiliki tujuan untuk menanamkan nilai-nilai agama yang mendalam dan relavan dengan kehidupan sehari-hari siswa. Dengan demikian, diharapkan siswa tidak hanya memahami ajaran agama seacara teoritis, tetapi juga mampu mengaplikasiaknnya dalam kehidupan nyata, sehingga terbentuklah akhalak yang baik dan mulia. SMP PGRI Kasihan Bantul merupakan salah satu sekolah yang telah menerapkan kurikulum merdeka dalam mata pelajaran PAI. SMP PGRI Kasihan Bantul berusaha mengimplementasikan kurikulum ini dengan harapan dapat meningkatkan kualitas pendidikan Agama Islam dan membentuk akhlak siswa yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kurikulum merdeka pada mata pelajaran PAI berpengaruh terhadap pembentukan akhlak siswa di sekolah ini. Dari latar belakang tersebut maka dilakukan kajian penelitian mengenai Pengaruh Kurikulum Merdeka Pada Mata Pelajaran PAI terhadap Akhlak Siswa di Departemen Agama. Undang-Undang dan Peraturan RI tentang Pendidikan (Jakarta: Dirjen Pendais, 2. Nelty Khairiyah dan Endi Suhendi Zen. Buku Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas X (Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan. Balitbang. Kemendibud, 2. Lisa Maulidia et al. AuAnalisis Keterampilan Abad Ke 21 melalui Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di SMA Negeri 2 Bajarsari,Ay SeminarNasional (PROSPEK II) . Haris Firmansyah. AuProses Perubahan Kurikulum K-13 Menjadi Kurikulum Merdeka,Ay Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan 5, no. : 1230Ae1240. Indonesian Journal of Islamic and Social Science Vol. 2 No 2. Desember, 2024: 113-124 Siti Fatimah: Pengaruh Kurikulum Merdeka pada Mata Pelajaran PAI terhadap Akhaalak Siswa di SMP PGRI Kasiha Bantul SMP PGRI Kasihan Bantul. Adapun yang akan dikaji dalam penelitian ini bagaimana kurikulum merdeka pada mata pelajaran PAI diterapkan, bagaimana akhalak siswa di SMP PGRI Kasihan Bantul dan seberapa besar pengaruh kurikulum merdeka pada mata pelajaran PAI terhadap akhlak siswa. METODE PENELITIAN Jenis penelitian ini adalah korelasi dengan pendekatan kuantitatif, variabel yang dilibatkan dalam penelitian ini ada dua macam. Variabel yang pertama disebut dengan variabel Independen atau variabel X . yakni variabel yang mempengaruhi, dalam penelitian ini variabel X adalah Kurikulum Merdeka Pada Mata Pelajaran PAI. Sedangkan variabel kedua disebut variabel dependen atau variabel X . yakni variabel yang dipengaruhi5, dalam penelitian ini yang termasuk variabel Y adalah akhlak siswa. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII dan Vi SMP PGRI Kasihan Bantul yang berjumlah 158 siswa. Mengingat jumlah populasi lebih dari 100 siswa, maka penulis menggunakan teknik sampel random sampling dengan menggunkan rumus slovin dengan tingkat kesalahan 10% karena semakin kecil kesalahan maka akan mendapatkan hasil yang semakin akurat. Bedasarkan rumus tersebut didapatkan hasil sampel sebanyak 61 siswa. Teknik pengumpulaan data yang digunakan dalam penelitian ini melalui wawancara, observasi, angket dan dokumentasi. Penulis menggunakan angket dengan model skala Likert. Sebelum instrumen gunakan sebelumnya penulis melakukan uji Validitas dan Reabilitas. Dalam hal mengujian validitas instrumen menggunakan rumus berikut6: yc= ycA Oc ycUycUOe (Oc ycU)(Oc ycU) Oo. cA Oc ycU 2 Oe (Oc ycU)2 } . cA Oc ycU 2 Oe (Oc ycU)2 } Setelah melakukan uji reabilitas penulis melakukan uji reabilitas dengan tujuan untuk menyajikan pengukuran yang baik7. Teknik yang digunkan menggunkaan rumus koefisisen CronbachAos Alpha yaitu: Oc yua2 yco ) . - 2yc ) ycoOe1 yuayc yc11 = ( Kemudian sumber data dalam penelitian ini ada dua, yaitu sumber data primer dan data sekunder. Data primer didapatkan dari jawaban angket yang Sugiyono. Metode penelitian pendidikan : pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Bandung: ALFABETA, 2. Sugiyono. Statistika untuk Penelitian (Bandung: Alfabeta, 2. Sumarna S. Analisis. Validalitas. Relianilitas, dan Interprestasi Hasil Tes (Bandung: Rosdakarya, 2. Indonesian Journal of Islamic and Social Science Vol. 2 No 2. Desember, 2024: 113-124 Siti Fatimah: Pengaruh Kurikulum Merdeka pada Mata Pelajaran PAI terhadap Akhaalak Siswa di SMP PGRI Kasiha Bantul diberikan kepada siswa. Sedangkan data sekunder berasar dari dokumen-dokumen pendukung dalam penelitian. KONSEP DASAR Konsep dasar mencakup teori dari berbagai sumber dan relevan dengan variabel penelitian yang digunakan. Sumber-sumber yang mencakup konsep dasar dapat berupa artikel dari jurnal internasional, buku, laporan pemerintah, situs Web, dan sumber lain yang telah diupdate dalam sepuluh tahun terakhir. Diharapkan bahwa kehadiran konsep dasar ini akan membantu dalam penyelesaian masalah dan pencapaian tujuan penelitian. HASIL DAN PEMBAHASAN Penyajian data penelitian dari masing-masing variabel menggunakan program IBM SPSS versi 29. Hasil pengolahan statistik data kurikulum merdeka pada mata pelajaran PAI (X) diperoleh nilai rata- rata . 66,44, median 67,00, dengan standar deviasi sebesar 7,368, skor minimum 51 dan nilai maksimum 81. Untuk memperjelas dapat dilihat pada Tabel 1. Tabel 1 Rekapitulasi angka Statistik Variabel X Nilai minimum Nilai maxsimum Mean Median Std. Deviation Nilai Selanjutnya dari hasil distribusi tersebut dilakukan klasifikasi data dan frekuensinya seperti pada tabel 2. Tabel 2 Distribusi Frekuensi Variabel X Skor Kategori Frekuensi Presentase > 71 Tinggi 61 Ae Sedang Rendah Bedasarkan tabel diatas skor kurikulum merdeka pada mata pelajaran PAI dapat diketahui dari 61 responden frekuensi terbanyak pada skor 61 Ae 70 dengan frekuensi 28 atay 48% dari jumlah responden. Jadi dapat disimpulkan bahwa Indonesian Journal of Islamic and Social Science Vol. 2 No 2. Desember, 2024: 113-124 Siti Fatimah: Pengaruh Kurikulum Merdeka pada Mata Pelajaran PAI terhadap Akhaalak Siswa di SMP PGRI Kasiha Bantul kurikulum merdeka dikategorikan pada kategori sedang, hasil tersebut juga berpedoman pada niali rata-rata kurikulum merdeka sebesar 66,44. Hasil dari pengelolaan data akhlak siswa (Y) diperoleh nilai rata-rata . 68,59, nilai median 70,00, dengan Standar deviasi 7,242, nilai maksimum 81 dan Untuk memperjelas rekapitulasi angka-angka skor dapat dilihat pada Tabel 3 Rekapitulasi angka Statistik Variabel Y Nilai minimum Nilai maxsimum Mean Median Std. Deviation Nilai Selanjutnya dari hasil distribusi tersebut dilakukan klasifikasi data dan frekuensinya seperti pada tabel 4. Tabel 4 Distribusi Frekuensi Variabel Y Skor Kategori Frekuensi Presentase > 73 Tinggi 63 Ae Sedang Rendah Bedasarkan tabel diatas skor akhlak siswa dapat diketahui dari 61 responden frekuensi terbanyak pada skor 63 Ae 72 dengan frekuensi 30 atay 49% dari jumlah Jadi dapat disimpulkan bahwa kurikulum merdeka dikategorikan pada kategori sedang, hasil tersebut juga berpedoman pada niali rata-rata kurikulum merdeka sebesar 68,59. Sebelum data di analisa ada beberapa tahapan yang dilakukan yaitu uji prasyarat yang terdiri dari uji normalitas dan uji linieritas. Bedasarkan analisa data dengan bantuan SPSS versi 29 dapat diketahui bahwa nilai signifikansi menunjukkan normalitas data dengan kriteria data dapat dikatakan normal jika nilai signifikan . ) lebih besar dari 0,05, sebaliknya kriteria data dikatakan tidak normal jika nilai signifikansi . ) lebih kecil dari 0,05. Hasil uji normalitas pada penelitian ini dapat dilihat pada tabel 5 sebagai berikut: Indonesian Journal of Islamic and Social Science Vol. 2 No 2. Desember, 2024: 113-124 Siti Fatimah: Pengaruh Kurikulum Merdeka pada Mata Pelajaran PAI terhadap Akhaalak Siswa di SMP PGRI Kasiha Bantul Asymp. -taile. 0,200 Tabel 5 Uji Normalitas Sig. A() 0,05 Keterangan 0,200 > 0,05 Normal Pada tabel uji normalitas menggunkan one sample kolmogorov didapatkan nilai signifikansi (Asymp. Si. adalah 0,200 artinya nilai tersebut lebih dari nilai 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa data berdistribusi normal. Selanjutnya uji linieritas. Data dapat dikatakan ada hubungan yang linear secara signifikan apabila nilai Deviation from linearity sig. lebih besar dari 0,05. Sebaliknya apabila nilai Deviation from linearity sig. lebih kecil dari 0,05 maka tidak ada hubungan yang linier secara signifikan antara variabel X dengan variabel Hasil uji linearitas antara variabel X terhaap variabel Y dapat dilihat pada tabel 6 sebagai berikut: Tabel 6 Uji Linearitas Sum of Df Mean Squares Square Deviatio n from Berdasarkan tabel uji linearitas diatas dapat diketahui bahwa nilai sig. Deviation from linearity adalah 0,255 artinya lebih besar dari 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang linear antara variabel X dengan variabel Y. Setelah semua uji prasyarat terpenuhi langkah selanjutnya adalah uji Hipotesis dengan melakukan Uji Regresi Linier Sederhana. Uji t. Uji Determinasi Dan Uji Hipotesis. Pada penelitian ini uji hipotesis yang pertama yakni uji regresi linier sederhana dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh varabel X terhadap variabel Y dengan bantuan SPSS versi 29 dan memperoleh data sebagai berikut : Tabel 7 Uji Regresi Linier Sederhana Model (Constan. Unstandardized Coefficients Std. Error Standardized Coefficients Sig. Beta 717 <,001 Indonesian Journal of Islamic and Social Science Vol. 2 No 2. Desember, 2024: 113-124 Siti Fatimah: Pengaruh Kurikulum Merdeka pada Mata Pelajaran PAI terhadap Akhaalak Siswa di SMP PGRI Kasiha Bantul Kurikulum Merdeka 728 <,001 Pada tabel di atas, dapat diketahui nilai koefisien regresi sebesar 0,515 dan konstanta sebesar 34,358. Maka, dapat digambarkan bentuk hubungan variabel X terhadap Variabel Y. Dari hasil tersebut dapat dimasukan dalam persamaan regresinya sebagai berikut: Y = a bX Y = 34,358 0,515X Berdasarkan persamaan regresi diatas, persamaan ini memiliki nilai konstanta sebesar 34,358. Jika X ( independent ) bernilai 0, maka Y ( dependen ) nilainya sebesar 34,358. Koefisien regresi variabel X sebesar 0,515, artinya jika kurikulum merdeka pada mata pelajaran PAI mengalami peningkatan skor 1 poin, maka pembentukan akhlak siswa (Y) nilainya akan meningkat sebesar 0,515 poin. Maka dapat diartikan jika variabel independen meningkat maka variabel dependen akan meningkat dan sebaliknya jika variabel independen menurun maka variabel dependen juga menurun. Setelah melakukan uji regresi linier sederhana selajutnya yaitu Uji t dengan berpedoman pada tabel 8. Dengan hipotesis yang di ajukan adalah: Ho :Tidak ada pengaruh yang nyata antara kurikulum merdeka pada mata pelajaran PAI terhadap pembentukan akhlak siswa. Ha :Ada pengaruh nyata . antara kurikulum merdeka pada mata pelajaran PAI terhadap pembentukan akhlak siswa. Untuk mengetahui apakah ada pengaruh antara variabel X dengan variabel Y dapat dilihat dengan nilai T hitung. Jika nilai t hitung lebih besar dari t tabel maka ada pengaruh, sebaliknya jika nilai t hitung lebih kecil dari pada nilai t tabel maka tidak ada pengaruh. Bedasarkan tabel 7 diatas diketahui nilai t hitung 4,728 sementara nilai t tabel sebesar 1,67109. Jadi nilai t hitung lebih besar dari t tabel dan dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara kurikulum merdeka pada mata pelajaran PAI terhadap akhlak siswa. Selanjutnya untuk mengetahui seberapa besar pengaruh variabel X terhadap variabel Y dilakukan dengan menggunakan Uji determinasi yang dapat dilihat pada tabel 7 sebagai berikut: Tabel 8 Uji Determinasi Indonesian Journal of Islamic and Social Science Vol. 2 No 2. Desember, 2024: 113-124 Siti Fatimah: Pengaruh Kurikulum Merdeka pada Mata Pelajaran PAI terhadap Akhaalak Siswa di SMP PGRI Kasiha Bantul Model R Square Std. Error of the Adjusted R Square Estimate Bedasarkan tabel diatas dapat dilihat R Square bernilai 0,275. Dapat disimpulkan bahwa pengaruh kurikulum merdeka pada mata pelajaran PAI terhadap akhlak siswa sebesar 27,5% sedangkan 72,5% ditententukan oleh faktor lain. Berdasarkan tabel 7 di atas dapat diketahui bahwa nilai signifikansi ( Sig. ) sebesar 0,001 lebih kecil dari probalitas 0,05, sehingga dapat dikatakan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima, yang artinya AuAda pengaruh kurikulum merdeka pada mata pelajaran PAI terhadap pembentukan akhlak siswa di SMP PGRI Kasihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh kurikulum merdeka terhadap pembentukan akhlak siswa serta untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kurikulum merdeka pada mata pelajaran PAI terhadap pembentukan akhlak siswa di SMP PGRI Kasihan. Adapun pembahasan tentang hasil penelitian yang telah dianalisis sebagai berikut: Kurikulum Merdeka pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP PGRI Kasihan Bantul. Kurikulum merupakan bagian dari sistem pembelajaran yang memiliki fungsi mewujudkan pendidikan nasional. Oleh karena itu di dalam UU nomor 20 tahun 2003 pasal 3 salah satu tujuan pendidikan nasional yang diingin dicapai oleh Negara Indonesia adalah peningkatan akhlak mulia. 8 Salah satu cara yang digunakan pemerintah untuk meningkatkan akhlak mulia dalam bidang pendidikan melalui Kurikulum Merdeka. Kurikulum merdeka terdapat 6 dimensi yang tercantum dalam Profil Pelajar Pancasila (P. yang di mana masing-masing sudah terdapat pengimplikasiannya. Salah satu dimensi kurikulum merdeka yang pertama yakni bertakwa kepada Tuhan YME dan Berakhlak Mulia9. Penjelasan ini sejalan dengan yang peneliti lakukan di lapangan bahwa kurikulum merdeka telah diterapkan di SMP PGRI Kasihan Bantul. Dalam pelaksanaan kurikulum merdeka yang telah dijalankan sesuai dengan yang diinginkan oleh pemerintah namun masih terdapat hal-hal yang perlu disempurnakan lagi agar bisa berjalan lebih baik lagi. Peraturan Pemerintah RI. Au Republik Indonesia Nomer 20 TAHUN 2003 Tentang Sistem Pendidikan NasionalAy . Kemendikbudristek. AuDimensi. Elemen, dan Subelemen Profil Pelajar Pancasila pada Kurikulum Merdeka,Ay Kemendikbudristek . : 1Ae37. Indonesian Journal of Islamic and Social Science Vol. 2 No 2. Desember, 2024: 113-124 Siti Fatimah: Pengaruh Kurikulum Merdeka pada Mata Pelajaran PAI terhadap Akhaalak Siswa di SMP PGRI Kasiha Bantul Dalam pelaksanaan kurikulum merdeka terhadap pembentukan akhlak terutama mata pelajaran PAI sesuai dengan program pemerintah untuk mengembangkan akhlak siswa. Berdasarkan pengujian analisis deskriptif yang diperoleh 18 responden menjawab kurikulum pada mata pelajaran PAI dalam kategori tinggi sebesar 0,229 . %), sebanyak 28 responden menjawab kurikulum merdeka pada mata pelajaran PAI dalam kategori sedang sebesar 0,475 . %), dan sebanyak 14 responden menjawab kurikulum merdeka pada mata pelajaran PAI dalam kategori rendah sebesar 0,295 . %). Sehingga dapat disimpulkan bahwa sebagian besar penerapan kurikulum merdeka pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP PGRI Kasihan berada dalam kategori Akhlak Siswa di SMP PGRI Kasihan Bantul. SMP PGRI telah melakukan pembiasan kegiatan seperti sholat dhuha berjamaah setiap 3 Minggu sekali, melakukan sholat dzuhur berjamah, dan mengadakan kegiatan literasi yaitu dengan membaca surat-surat pendek sebelum jam pelajaran dimulai yang di pandu di ruang guru. Sementara, berdasarkan hasil pengujian analisis deskriptif yang diperoleh 9 responden menjawab pembentukan akhlak dalam kategori tinggi sebesar . %), sebanyak 30 responden menjawab kurikulum merdeka pada mata pelajaran PAI dalam kategori sedang sebesar . %), dan sebanyak 22 responden menjawab kurikulum merdeka pada mata pelajaran PAI dalam kategori rendah sebesar . %). Sehingga dapat disimpulkan bahwa sebagian besar penerapan kurikulum merdeka pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP PGRI Kasihan berada dalam kategori sedang. Seberapa Besar Pengaruh Kurikulum Merdeka pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Terhadap Pembentukan Akhlak Siswa di SMP PGRI Kasihan Pengaruh kurikulum merdeka pada mata pelajaran PAI terhadap pembentukan akhlak siswa di SMP PGRI Kasihan dapat diketahui setelah analisis data penelitian selesai. Dari hasil penelitian kurikulum merdeka pada mata pelajaran PAI terdapat pengaruh yang signifikan terhadap pembentukan akhlak siswa di SMP PGRI Kasihan. Berdasarkan uji yang telah dilakukan peneliti melalui analisis uji prasyarat data kurikulum merdeka menunjukkan data berdistribusi normal dengan nilai Sig. 0,200 > 0,05. Kurikulum merdeka pada mata pelajaran PAI terhadap pembentukan akhlak siswa menunjukkan hubungan yang linier dengan nilai Sig. 0,255 > 0,05. Berdasarkan hasil uji hipotesis dengan bantuan program komputer SPSS dapat diperoleh nilai Sig. Sebesar 0,001 < 0,05. Sehingga Ha berbunyi Au ada Indonesian Journal of Islamic and Social Science Vol. 2 No 2. Desember, 2024: 113-124 Siti Fatimah: Pengaruh Kurikulum Merdeka pada Mata Pelajaran PAI terhadap Akhaalak Siswa di SMP PGRI Kasiha Bantul pengaruh kurikulum merdeka pada mata pelajaran PAI terhadap pembentukan akhlak siswaAy diterima. Sehingga bisa ditarik kesimpulan bahwa pengaruh kurikulum merdeka pada mata pelajaran PAI memiliki pengaruh yang positif serta signifikan terhadap pembentukan akhlak siswa. Hasil tersebut sejalan dengan penelitian yang dilakukan Elfina Indah Dwi Meila yang berjudul Implementasi kurikulum merdeka belajar dalam meningkatkan pendidikan akhlak siswa di SMK Tridaya Bekasi yang menyatakan kurikulum merdeka sangat membantu terhadap perkembangan akhlak siswa yang didukung oleh 6 dimensi yang telah diatur pemerintah10. Penelitian yang dilakukan oleh Walib Abdullah dan Sayyidatul Munawaroh dengan judul Pengaruh kurikulum merdeka terhadap pembentukan karakter siswa di SMPN 3 Pamekasan yang menyatakan penerapan kurikulum merdeka mempengaruhi secara signifikan terhadap pembentukan karakter siswa di SMPN 3 Pamekasan dengan ditunjukkan r hitung 0,723 lebih besar dari r tabel 0,40311. Berdasarkan hasil perhitungan presentase koefisien determinasi diketahui bahwa kurikulum merdeka pada mata pelajaran PAI memberikan kontribusi 27,5% terhadap pembentukan akhlak siswa. Hal ini berarti pembentukan akhlak siswa dipengaruhi 27,5% oleh kurikulum merdeka pada mata pelajaran PAI. Sedangkan 72,5% pembentukan akhlak dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti oleh Hal ini menunjukkan perlunya adanya perhatian terhadap faktor-faktor lain seperti lingkungan sosial, keluarga, dan faktor internal siswa dalam pembentukan akhlak yang baik. PENUTUP Kurikulum merdeka pada mata pelajaran PAI mendapatkan kategori sedang dengan perolehan nilai mean sebesar 66,44 dari 61 responden. Sedangkan untuk akhlak siswa di SMP PGRI Kasihan Bantul mendapatkan kategori sedang dengan perolehan hasil mean 68,59 dari 61 responden. Dari hasil penelitian yang didapatkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan terhadap pembentukan akhlak siswa di SMP PGRI Kasihan. Hasil analisis uji prasyarat menunjukkan berdistribusi normal, serta terdapat hubungan linier antar kurikulum merdeka pada mata pelajaran PAI terhadap pembentukan akhlak Hasil Uji Hipotesis menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan dengan nilai 0,001 < 0,05. Ini menunjukkan bahwa hipotesis yang menyatakan Elfina Indah Dwi Meila. AuImplementasi Kurikulum Medeka Belajar dalam Meningkatkan Pendidikan AKhlak Siswa di SMK Tridaya Bekasi. Ay Walib Abdullah dan Sayyidatul Munawwaroh. AuPengaruh Penerapan Kurikulum Merdeka Terhadap Pembentukan Karakter Siswa,Ay Journal on Education . Indonesian Journal of Islamic and Social Science Vol. 2 No 2. Desember, 2024: 113-124 Siti Fatimah: Pengaruh Kurikulum Merdeka pada Mata Pelajaran PAI terhadap Akhaalak Siswa di SMP PGRI Kasiha Bantul kurikulum merdeka pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam terhadap pembentukan akhlak siswa diterima. Dengan kontribusi sebesar 27,5%, sedangkan 72,5% pembentukan akhlak dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti DAFTAR PUSTAKA