Bisman: Volume 7. Nomor 2. Juli 2024. | 437 Analisis Efektifitas Komunikasi Pemasaran untuk Produk Le Minerale Melalui Media Televisi terhadap Minat Beli Arif Sudaryana1. Anindita Imam Basri2. Dyah Pratiwisari3 Email: arifsudaryana13@gamail. com1, anindita@upy. dyahpratiwi849@gmail. 1,2,3 Fakultas Bisnis dan Hukum. Universitas PGRI Yogyakarta Abstract This research aims to determine the influence of message content, message structure, message format, message source, and television media on purchasing interest in bottled drinking water products under the Le Minerale brand in the Special Region of Yogyakarta. The method used in this research is a quantitative method. The data in the research is primary data with data collection techniques using questionnaires. Sampling used purposive sampling technique. Data analysis used SPSS version 26. the analysis technique used multiple linear regression analysis with a significance level The results of this research show that the variables of message content, message structure, message format, message source, and television media have a positive and significant effect on purchase interest in bottled drinking water products under the Le Minerale brand. This research is limited to message content, message structure, message format, message source, and television media on purchasing Keywords: message content, message structure, message format, message source, television media, purchase interest. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh isi pesan, struktur pesan, format pesan, sumber pesan, dan media televisi terhadap minat beli pada produk air minum dalam kemasan merek Le Minerale di Daerah Istimewa Yogyakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan metode kuantitatif. Data pada penelitian merupakan data primer dengan teknik pengumpulan data dengan kuesioner. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan SPSS versi 26. 0, teknik analisis menggunakan analisis regresi linear berganda dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variable isi pesan, struktur pesan, format pesan, sumber pesan, dan media televisi berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap minat beli produk air minum dalam kemasan merek Le Minerale. Penelitian ini terbatas pada isi pesan, struktur pesan, format pesan, sumber pesan, dan media televisi terhadap minat beli. Kata Kunci: isi pesan, struktur pesan, format pesan, sumber pesan, media televisi, minat beli. PENDAHULUAN Hadirnya air minum dalam kemasan menjadi solusi bagi masyarakat untuk memperoleh sumber air minum berkualitas yang memiliki kandungan mineral. Salah satu air minum dalam kemasan yang berkembang pesat saat ini adalah Le Minerale. Produk Le Mineral diperkenalkan kepada konsumen pada tahun 2015 sampai sekarang. Le Minerale termasuk produk baru, namun banyak diminati oleh konsumen. Bisman (Bisnis dan Manajeme. : The Journal of Business and Management 438 | Bisman: Volume 7. Nomor 2. Juli 2024. Berdasarkan data yang diambil dari top brand untuk sub kategori air minum dalam kemasan, dapat dilihat pada tahun 2015 sampai 2018 Le Minerale belum mampu menembus top five merek air minum dalam kemasan dikarenakan sulitnya bersaing dengan produk-produk yang sejenis. Namun seiring dengan berbagai strategi pemasaran yang diterapkan akhirnya pada tahun 2019 Le Minerale mampu menembus top five dan menduduki posisi keempat, dan mengalami kenaikan pada tahun 2022 hingga tahun 2023 hingga menduduki peringkat kedua. Pada tahun 2021 Le Minerale menguasai 4,6% dari pangsa pasar air minum dalam kemasan kemudian meningkat menjadi 12,5% pada tahun 2022. Pada tahun 2023 Le Minerale mengalami peningkatan lagi yaitu menjadi 14,5%. Untuk menumbuhkan minat konsumen bukan hal yang mudah, apalagi produk yang sejenis dipasaran cukup banyak. Perusahaan harus memiliki strategi pemasaran yang tepat agar hasil yang diharapkan dapat tercapai. Salah satu strategi pemasaran Le Minerale yaitu dengan beriklan di televisi. Menurut survey Global Web Index (GWI) rata-rata konsumen menghabiskan waktu paling banyak untuk melihat media sosial yaitu 148 menit per hari, kemudian untuk menonton televisi 113 menit per Meskipun saat ini konsumen lebih banyak menggunakan media sosial daripada media televisi, namun Le Minerale tetap aktif beriklan di televisi. Sering kita jumpai tayangan iklan Le Minerale di televisi, seperti yang diutarakan oleh Duhri harian Solopos bahwa iklan produk Le Minerale sering ditayangkan di televisi. Hal inilah yang kemudian menjadi alasan peneliti, untuk mengalisis tentang bagaimana pemasaran Le Minerale khususnya di televisi, agar dapat menarik minat konsumen untuk membeli. Faktor-faktor yang diprediksi dapat menumbuhkan minat di benak konsumen untuk membeli produk yaitu dengan menyusun pesan yang efektif. Menurut Kotler . idealnya pesan yang baik harus menarik perhatian . , menumbuhkan minat . , membangkitkan keinginan . , dan menggerakan tindakan . sehingga dalam menyusun pesan yang efektif perlu memperhatikan isi pesan, struktur pesan, format pesan, sumber pesan. Setelah pesan selesai disusun kemudian menentukan media untuk menyampaikan pesan. Media televisi merupakan salah satu media periklanan yang efektif karena dapat dilihat dan dapat didengarkan. Berdasarkan hasil penelitian sebelumnya menunjukkan hasil yang tidak konsisten antara variable independen dan variable dependen yaitu menunjukkan hasil yang positif dan signifikan antara variable independen dan dependen, akan tetapi masih ada hasil yang inkonsisten yaitu menunjukkan hasil yang tidak signifikan. Tabel 1. Research Gap Variabel Isi Pesan Struktur Pesan Didukung Bimasa . Amami . Hasanah . Nabeel . Hemamalini . Gustian . Safitri . Putri . Amami . Hasanah . Gustian . Safitri . Tidak Didukung Bimasa . Bisman (Bisnis dan Manajeme. : The Journal of Business and Management Bisman: Volume 7. Nomor 2. Juli 2024. | 439 Format Pesan (Putri . Amami Hasanah . Gustian . Sumber Putri . Amami Pesan Hasanah . Nabeel . Hemamalini . Gustian . Safitri . Media Hastuti . Nobeel Televisi Bimasa . Safitri . Bimasa . Hal tersebut menjadi masalah karena penelitian tentang ini jarang dilakukan, dan juga karena masih ada celah penelitian sehingga penelitian perlu dilakukan. Selain itu, model penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menurut penelitian terdahulu belum banyak dilakukan dalam konteks air minum dalam kemasan Le Minerale di Yogyakarta. TINJAUAN PUSTAKA Komunikasi Pemasaran Komunikasi pemasaran . arketing communicatio. adalah sarana dimana perusahaan membujuk, menginformasikan, dan mengingatkan tentang produk atau merek kepada konsumen (Kotler, 2. Proses komunikasi dalam pemasaran digunakan sebagai dasar dalam penyampaian pesan dari pemasar ke konsumen. Menurut Kotler . proses berlangsungnya komunikasi berawal dari komunikator yang berkomunikasi dengan orang lain dengan mengirim pesan. Pesan yang disampaikan dapat berupa bahasa atau simbol-simbol agar mudah dipahami konsumen. Setelah pesan dirumuskan, kemudian pesan disampaikan dan terjadi proses pengiriman . menggunakan media seperti televisi, radio, dan media yang lainnya. Pesan yang telah dikirimkan komunikator melalui media, akan diterima komunikan dan terjadi proses penerimaan . yaitu proses pemahaman konsumen terhadap informasi yang disampaikan komunikator. Komunikan yang telah memahami isi pesan, maka akan timbul keinginan untuk merespon pesan. Biasanya setelah konsumen mendapat rangsangan maka timbul suatu perilaku dari konsumen. Rangsangan dari pesan yang diterima konsumen akan menimbulkan umpan balik atau tanggapan. Dalam komunikasi pemasaran, komunikasi berfungsi mempengaruhi target sasaran untuk melakukan Menurut Kotler . bauran komunikasi pemasaran terdiri atas lima cara utama yaitu iklan, promosi penjualan, penjualan personal, hubungan masyarakat, pemasaran langsung. Komunikasi Pemasaran Efektif Komunikasi pemasaran efektif dapat membuat konsumen lebih mudah menerima informasi yang disampaikan pemasar. Ada delapan langkah dalam mengembangkan komunikasi pemasaran yang efektif menurut Kotler . yaitu pertama menentukan pasar sasaran yang potensial merupakan langkah awal dalam Setelah pasar sasaran diidentifikasi, langkah kedua yaitu perusahaan harus memutuskan tanggapan apa yang diharapkan. Proses komunikasi dapat Bisman (Bisnis dan Manajeme. : The Journal of Business and Management 440 | Bisman: Volume 7. Nomor 2. Juli 2024. menghasilkan adanya perubahan sikap konsumen, serta membuat konsumen melakukan suatu tindakan tertentu. Namun proses pembelian merupakan tahap akhir dari suatu proses pengambilan keputusan konsumen yang cukup panjang. Sehingga komunikator pemasaran perlu suatu cara agar komunikasi efektif dan mampu menggerakkan komunikan untuk membeli produk. Konsumen akan mengalami beberapa tahap dan akan berada dalam tahap-tahap hierarki respon. Terdapat empat model hierarki tanggapan yaitu tahapan model AIDA, model heirarki efek, model inovasi-adopsi, dan model komunikasi. Semua model mengasumsikan bahwa pembeli akan melewati tahap kognitif, tahap pengaruh, dan kemudian tahap perilaku. Setelah menentukan tanggapan yang diinginkan, selanjutnya langkah ketiga pemasar merumuskan sebuah pesan yang mampu menarik perhatian dan minat konsumen. Keempat komunikator harus mampu menentukan saluran komunikasi yang efesien dalam menyampaikan pesan sehingga tujuan perusahaan dapat tercapai. Kelima perusahaan harus menentukan total anggaran Keenam perusahaan membuat keputusan atas bauran promosi. Ketujuh mengukur hasil promosi dan kedelapan mengelola dan mengoordinasikan proses komunikasi pemasaran. AIDA Dalam membangun komunikasi pemasaran yang efektif, aspek terpenting adalah memahami proses terjadinya respon konsumen, misalnya dalam hal konsumen melakukan pembelian produk, maka diperlukan usaha dalam promosi untuk mendapatkan respon konsumen tersebut (Yoebrilianti, 2. Perusahaan membutuhkan komunikasi pemasaran yang efektif agar mendapatkan respon konsumen yang Model AIDA merupakan suatu proses pengambilan keputusan pembelian yang diawali dengan tahap menarik perhatian (Attentio. yaitu bagaimana suatu pesan yang disampaikan melalui media dapat menarik perhatian konsumen terhadap barang atau jasa yang ditawarkan, kemudian apabila berhasil menarik perhatian konsumen, melalui pesan tersebut akan menumbuhkan minat (Interes. , apabila minat menjadi lebih kuat untuk mengetahui lebih jauh tentang keistimewaan produk atau jasa akan membangkitkan keinginan (Desir. karena barang atau jasa yang ditawarkan sesuai dengan kebutuhan konsumen. Jika keinginan dan minat begitu kuat karena konsumen memperoleh rangsangan dari dalam maupun luar, kemudian akan terjadi keputusan pembelian barang ataupun jasa yang ditawarkan (Actio. Gambar 1. Model Hierarki Tanggapan Sumber: Kotler . Bisman (Bisnis dan Manajeme. : The Journal of Business and Management Bisman: Volume 7. Nomor 2. Juli 2024. | 441 Merancang Pesan Menurut Kotler . pemasar perlu memperhatikan empat hal agar pesan menjadi efektif, yaitu isi pesan, struktur pesan, format pesan, dan sumber pesan. Isi Pesan Menurut Dewanto . isi pesan adalah rangkaian informasi mengenai suatu hal yang akan disampaikan. Dalam isi pesan perlu menyampaikan informasi mengenai produk baik manfaat, cara penggunaan, keunggulan produk, dan hal yang membedakan satu produk dengan produk yang lainnya. Indikator isi pesan menurut Atmodjo . yaitu sebagai berikut: Kelengkapan isi, berkaitan dengan semua yang disajikan dalam pesan menjawab pertanyaan dari konsumen. Kejelasan isi, berkaitan dengan pesan yang disampaikan jelas mulai dari tata bahasa dan pemilihan gambar. Kemudahan dipahami, berkaitan dengan penyajian pesan yang mudah dipahami oleh konsumen ketika melihat pesan. Menarik perhatian, berkaitan dengan pesan dapat menarik perhatian konsumen. Struktur Pesan Struktur pesan merupakan kemampuan seorang komunikator untuk mengemas perkataan yang telah dibuat, agar dapat dinyatakan secara logis kepada audiens (Amami, 2. Struktur pesan merupakan penyampaian pesan secara logis berkaitan dengan urutan penyampaian argument pada iklan produk dari awal hingga akhir iklan. Indikator struktur pesan menurut Bimasa . yaitu sebagai berikut: Penyajian pesan di televisi menarik, sehingga konsumen bertahan melihat iklan hingga iklan selesai. Penyajian pesan memiliki ketercakupan informasi tentang produk. Pesan berfungsi untuk menyampaikan informasi tentang produk kepada calon konsumen. Informasi yang disampaikan dalam pesan mudah dipahami. Pesan yang disampaikan mempersilahkan konsumen mengambil kesimpulan sendiri. Format Pesan Format pesan adalah susunan pesan yang memuat bagaimana cara penyampaian pesan secara simbolis artinya disampaikan melalui musik, warna, ilustrasi gambar dan lain-lain (Dewanto, 2. Format pesan adalah desain iklan berkaitan dengan media yang digunakan untuk menyampaikan pesan, kesesuaian kata-kata, warna, suara, gerak, pakaian, dan gesture dari komunikator. Indikator format pesan menurut Puryandani . yaitu sebagai berikut: Gambaran pesan, berkaitan dengan gambar yang disajikan berhubungan dengan produk yang diiklan. Tema warna, berkaitan dengan keserasian tema warna yang disajikan dalam iklan. Bahasa, berkaitan dengan susunan kosa kata yang digunakan sebagai pendukung manfaat produk yang disampaikan sehingga pesan yang disampaikan mudah diingat oleh konsumen. Sumber Pesan Sumber pesan yaitu narasumber yang menjadi pokok dari informasi yang disampaikan (Dewanto, 2. Sumber pesan yang popular cenderung dapat meraih Bisman (Bisnis dan Manajeme. : The Journal of Business and Management 442 | Bisman: Volume 7. Nomor 2. Juli 2024. perhatian yang lebih besar bagi masyarakat daripada orang yang awam (Amami, 2. Indikator sumber pesan menurut Puryandani . yaitu sebagai berikut: Keahlian, berkaitan dengan pengetahuan yang dimiliki oleh komunikator yang dapat mendukung keberhasilan penyampaian pesan. Terpercaya, berkaitan dengan seberapa efektif dan jujur seorang komunikator dalam menyampaikan pesan di mata publik. Disukai, berkaitan dengan kemampuan untuk disukai di mata publik. Memilih Media Komunikasi Dalam pemasaran, pemilihan media yang akan digunakan merupakan salah satu faktor penting untuk mencapai keberhasilan iklan. Perusahaan diharapkan cermat dalam memilih dan menyeleksi media. Media Televisi Menurut Febriana et al . televisi merupakan media periklanan dengan memvisualkan sebuah produk, sehingga mampu membangkitkan emosi, menciptakan fantasi, dan memberi dampak visual yang kuat. Televisi merupakan suatu media yang digunakan untuk menyampaikan pesan iklan atau menayangkan suatu program acara yang dapat menghibur audiens, dengan menggunakan perpaduan gambar dan suara. Iklan melalui televisi mempunyai kekuatan yang sangat kuat dalam mempengaruhi persepsi konsumen karena banyak masyarakat yang meluangkan waktu dengan menonton televisi di rumah sambil bersantai, sehingga masyarakat lebih siap dalam memberikan perhatian ketika ada tayangan iklan (Mahardiyanto, 2. Indikator media televisi menurut Astuti . dan Wicaksono . yaitu sebagai berikut: Frekuensi tayang, berkaitan dengan jumlah penayangan iklan dalam periode Semakin sering konsumen melihat dan mendengar iklan di televisi, semakin tinggi juga peluang pesan dapat diterima oleh konsumen. Durasi iklan, berkaitan dengan lama waktu iklan ditayangkan dan pemirsa menyaksikan iklan tersebut. Jingle iklan, berkaitan dengan pemberian efek musik yang menjadi latar belakang iklan di televisi untuk menciptakan kesan meriah dan menarik dalam iklan. Jam tayang, berkaitan dengan pemilihan waktu penayangan iklan televisi yang disajikan untuk konsumen. Daya tarik iklan, berkaitan dengan kemampuan iklan untuk menarik perhatian konsumen agar dapat menikmati iklan sehingga pesan yang hendak disampaikan, dapat diterima baik oleh konsumen. Minat Beli Menurut Kotler dan Keller . minat beli adalah perasaan yang timbul setelah memperoleh rangsangan dari produk yang dilihatnya, kemudian muncul ketertarikan untuk mencoba produk hingga akhirnya timbul keinginan untuk membeli Minat beli merupakan dorongan yang timbul dalam diri seseorang setelah memperoleh informasi tentang produk untuk membeli suatu produk dalam rangka memenuhi kebutuhannya. Komunikasi pemasaran yang berasal dari perusahaan berusaha mengkomunikasikan produk atau jasa kepada masyarakat luas agar mengenal produk dan kemudian menarik minat konsumen untuk membeli produk (Azzahra. Beberapa hal perlu diperhatikan perusahaan agar iklan dapat diterima oleh konsumen terutama dalam menyusun sebuah pesan iklan. Melalui pesan yang efektif. Bisman (Bisnis dan Manajeme. : The Journal of Business and Management Bisman: Volume 7. Nomor 2. Juli 2024. | 443 perusahaan dapat menarik perhatian calon konsumen dan menumbuhkan minat konsumen untuk membeli produk yang ditawarkan. Apabila keinginan konsumen terhadap produk semakin kuat, maka konsumen akan melakukan pembelian produk. Minerale menggunakan media untuk menayangkan iklan yaitu menggunakan media televisi, yang menampilkan kolaborasi antara gambar dan suara, sehingga konsumen dapat menyaksikan produk secara detail dan pesan akan lebih mudah dipahami. Dari langkah-langkah tersebut, maka akan dapat terlihat bagaimana komunikasi pemasaran dalam merumuskan pesan dan menyampaikan pesan melalui media televisi yang diterapkan Le Minerale untuk dapat menarik minat konsumen di tengah persaingan usaha air minuman dalam kemasan yang cukup tinggi. Adapun indikator dalam minat beli menurut Ferdinand . Minat transaksional, merupakan kecenderungan seseorang untuk membeli produk yang ditawarkan di pasaran. Minat refrensial, merupakan kecenderungan seseorang untuk mereferensikan produk kepada orang lain. Minat preferensial, merupakan minat yang menggambarkan perilaku seseorang yang memiliki preferensial utama pada produk tersebut. Preferensial ini hanya dapat diganti apabila terjadi sesuatu pada produk preferensial tersebut. Minat eksploratif, merupakan minat yang menggambarkan seseorang selalu mencari informasi mengenai produk yang diminati dan mencari informasi untuk mendukung sifat-sifat positif dari produk tersebut. HIPOTESIS Pengaruh Isi Pesan Terhadap Minat Beli Saat konsumen mengenali produk serta manfaatnya dapat memenuhi kebutuhan mereka, mereka akan memikirkan produk tersebut kemudian mulai tumbuh minat untuk membeli produk. Hal ini didukung oleh pendapat Hariyana . yang menyatakan bahwa isi pesan yang baik, ringkas, dan jelas tetapi memperlihatkan manfaat serta keunggulan produk dapat menumbuhkan minat membeli konsumen yang melihat iklan Hal ini juga dipertegas oleh penelitian yang dilakukan Amami . dan Bimasa . , yang menunjukkan bahwa isi pesan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli. Berdasarkan penjelasan di atas, hipotesis pertama dalam penelitian ini yaitu: H1: Isi pesan berpengaruh signifikan dan positif terhadap minat beli produk Le Minerale. Pengaruh Struktur Pesan Terhadap Minat Beli Struktur dalam penyampaian pesan dapat dipercaya dan logis, artinya dalam pemaparan produk tidak berlawanan dengan kenyataannya akan mendukung efektifitas pesan (Puryandani, 2. Hal ini didukung oleh pendapat Putri . yang menyatakan bahwa dalam menyusun pesan, perlu memperhatikan struktur pesan yang baik yaitu menyampaikan informasi yang benar dan objektif, berpedoman pada prinsipprinsip kejujuran agar tidak mengecewaka konsumen sehingga minat beli konsumen akan meningkat. Hal ini juga dipertegas oleh penelitian yang dilakukan oleh Putri . dan Amami . yang menunjukkan bahwa struktur pesan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli. Berdasarkan penjelasan di atas, hipotesis kedua dalam penelitian ini yaitu: Bisman (Bisnis dan Manajeme. : The Journal of Business and Management 444 | Bisman: Volume 7. Nomor 2. Juli 2024. H2: Struktur pesan berpengaruh signifikan dan positif terhadap minat beli produk Le Minerale. Pengaruh Format Pesan Terhadap Minat Beli Informasi yang bersifat persuasive dari pesan, baik dilihat dari gaya bahasanya, cara penyampaian pesan, akan menciptakan tampilan yang menarik sehingga mengundang konsumen untuk membeli dan mencoba mengkonsumsi produk yang diiklan (Putri, 2. Hal ini dipertegas oleh penelitian yang dilakukan Amami . dan Putri . yang menunjukkan bahwa format pesan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli. Berdasarkan penjelasan di atas, hipotesis ketiga dalam penelitian ini yaitu: H3: Format pesan berpengaruh signifikan dan positif terhadap minat beli produk Le Minerale. Pengaruh Sumber Pesan Terhadap Minat Beli Dalam menyampaikan sebuah pesan, perusahaan menunjuk juru biacara yang yang terbaik. Sumber pesan yang popular cenderung dapat meraih perhatian yang lebih besar bagi masyarakat daripada orang yang awam (Amami, 2. Hal ini didukung oleh pendapat Tunnisa . sumber pesan yang merupakan model atau figure dipercaya sebagai juru bicara untuk menyampaikan pesan berupa gagasan penjualan kepada konsumen, dengan melakukan komunikasi persuasif untuk mempengaruhi konsumen agar tertarik kepada produk yang ditawarkan. Hal ini juga dipertegas oleh penelitian Amami . dan Putri . yang menunjukkan bahwa sumber pesan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli. Berdasarkan penjelasan di atas, hipotesis keempat dalam penelitian ini yaitu: H4: Sumber pesan berpengaruh signifikan dan positif terhadap minat beli produk Le Minerale. Pengaruh Media Televisi Terhadap Minat Beli Media televisi adalah salah satu media yang dipakai dalam periklanan yang menampilkan kolaborasi gambar dan suara yang menginformasikan produk (Amami. Dengan perpaduan gambar dan suara, pesan lebih mudah diterima dan dipahami oleh audiens. Hal ini didukung oleh pendapat Hastuti . bahwa dengan penggunaan music pada iklan televisi dapat mempengaruhi konsumen untuk menonton iklan sampai Memilih media iklan televisi, menjadikan pamasar lebih mudah dalam memberikan gambaran tentang produk kepada masyarakat, karena televisi menyajikan tayangan dengan gambar dan suara. Dengan menyaksikan iklan televisi secara berulang, akan menumbuhkan minat konsumen untuk membeli air minum Le Minerale. hal ini dipertegas oleh penelitian yang dilakukan Hastuti . yang menujukkan bahwa iklan televisi berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli. Berdasarkan penjelasan di atas, hipotesis kelima dalam penelitian ini yaitu: H5: Media televisi berpengaruh signifikan dan positif terhadap minat beli produk Le Minerale. Peneliti juga mencoba menguji pengaruh kelima variable independen secara bersama-sama, untu membuktikan bahwa model penelitian yang diusulkan mempengaruhi variable minat beli. Sehingga hipotesis keenam dalam penelitian ini Bisman (Bisnis dan Manajeme. : The Journal of Business and Management Bisman: Volume 7. Nomor 2. Juli 2024. | 445 H6: Isi pesan, struktur pesan, format pesan, sumber pesan, dan media televisi berpengaruh secara simultan terhadap minat beli produk Le Minerale. METODE PENELITIAN Penelitian dilaksanakan mulai dari bulan Agustus 2023 dengan memilih lokasi di Daerah Istimewa Yogyakarta. Populasi penelitian ini adalah masyarakat yang ada di Daerah Istimewa yang pernah melihat iklan Le Minerale di televisi dan pernah mengkonsumsi produk Le Minerale. Sampel dilakukan dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan menggunakan kuesioner sebagai metode pengumpulan data dengan menggunakan sampel 120 responden, dan model perhitungannya dengan skala likert. Adapun cara menguji hasil uji kuesioner yaitu dengan menggunakan aplikasi SPSS 26. Pada penelitian ini penulis akan melakukan pengujian awal menggunakan metode pilot study. Pada pengujian awal penulis akan menggunakan 30 sampel sebagai pengujian awal, untuk mengetahui sejauh mana instrument yang digunakan dapat mengukur secara tepat dan dipercaya. Uji instrument yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah uji validitas dan uji reliabilias. Uji Validitas dan Uji Reliabilitas Berdasarkan hasil uji validitas dapat ditarik kesimpulan bahwa setiap item pertanyaan dari kuesioner dapat dikatakan valid karena seluruh item pertanyaan nilai signifikansinya < 0,05 dan nilai pearson correlation > 0,3. Berdasarkan hasil uji reliabilitas dapat ditarik kesimpulan bahwa semua variable dapat dikatakan reliable karena nilai CronbachAos Alpha > 0,60. Tabel 2 Hasil Uji Validitas Isi Pesan (X. Struktur Pesan (X. Format Pesan (X. Sumber Pesan (X. Item Pearson Correlation X1. X1. X1. X1. X1. X2. X2. X2. X2. X2. X3. X3. X3. X3. X3. X4. X4. X4. X4. 0,742 0,728 0,803 0,760 0,754 0,670 0,770 0,696 0,440 0,815 0,414 0,494 0,607 0,827 0,802 0,784 0,791 0,644 0,763 Sig. -taile. 0,000 0,000 0,000 0,000 0,000 0,000 0,000 0,000 0,015 0,000 0,023 0,006 0,000 0,000 0,000 0,000 0,000 0,000 0,000 Keterangan Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Bisman (Bisnis dan Manajeme. : The Journal of Business and Management 446 | Bisman: Volume 7. Nomor 2. Juli 2024. X4. 0,798 X5. 0,728 X5. 0,863 X5. 0,740 X5. 0,769 X5. 0,744 Minat Beli 0,755 (Y) 0,761 0,810 0,454 0,607 Sumber: Data primer diolah pada tahun 2024 0,000 0,000 0,000 0,000 0,000 0,000 0,000 0,000 0,000 0,012 0,000 Media Televisi (X. Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Tabel 3 Hasil Uji Reliabilitas Nilai CronbachAos Alpha Isi Pesan (X. 0,813 Struktur Pesan (X. 0,716 Format Pesan (X. 0,640 Sumber Pesan (X. 0,811 Media Televisi (X. 0,822 Minat Beli (Y) 0,706 Sumber: Data primer diolah pada tahun 2024 Variabel Keterangan Reliabel Reliabel Reliabel Reliabel Reliabel Reliabel HASIL DAN PEMBAHASAN Analisis Deskritif Analisis deskriptif digunakan untuk mengetahui pengaruh isi pesan, struktur pesan, format pesan, sumber pesan, dan media televisi terhadap minat beli produk Le Minerale. Tabel 4 Hasil Analisis Deskriptif Keterangan Min Max Mean Isi Pesan (X. Struktur Pesan (X. 120 Format Pesan (X. 120 Sumber Pesan (X. 120 Media Televisi (X. 120 Minat Beli (Y) Valid N . Sumber: Data primer diolah pada tahun 2024 Std. Deviation Berdasarkan hasil dari table deskriptif di atas dapat disimpulkan bahwa Bisman (Bisnis dan Manajeme. : The Journal of Business and Management Bisman: Volume 7. Nomor 2. Juli 2024. | 447 konsumen mendekati setuju bahwa adanya pengaruh variable isi pesan, format pesan media televisi pada produk Le Minerale, serta konsumen mendekati sangat setuju bahwa ada pengaruh variable struktur pesan dan sumber pesan pada produk Le Minerale. Analisis Regresi Linear Berganda Analisis regresi linear berganda digunakan untuk mengukur seberapa besar pengaruh hubungan antara variable dependen dengan variable independen. Sub Variabel Tabel 5 Hasil Uji Regresi Linear Berganda Koeisien Standard tSig. Kesimpulan Regresi Error 0,070 0,274 2,644 0,009 Signifikan 0,048 0,122 2,007 0,047 Signifikan Isi Pesan (X. Struktur Pesan (X. Format Pesan 0,038 0,133 (X. Sumber Pesan 0,057 0,194 (X. Media Televisi 0,081 0,412 (X. Constan: 3,653 R = 0,774 R2 = 0,599 F = 34,048 Sig. F = 0,000 N = 120 Dependen Variabel: Minat Beli (Y) Sumber: Data primer diolah pada tahun 2024 2,216 0,029 Signifikan 3,005 0,003 Signifikan 3,819 0,000 Signifikan Berdasarkan table di atas dapat disimpulkan bahwa variable isi pesan memiliki nilai koefisien regresi 0,070 artinya variable isi pesan memiliki pengaruh yang positif terhadap minat beli, apabila variable isi pesan mengalami kenaikan sebesar satu satuan dan minat beli konsumen terhadap Le Minerale akan mengalami peningkatan sebesar 0,070. Variable struktur pesan memiliki nilai koefisien regresi 0,048 artinya variable struktur pesan memiliki pengaruh yang positif terhadap minat beli, apabila variable struktur pesan mengalami kenaikan sebesar satu satuan dan minat beli konsumen terhadap Le Minerale akan mengalami peningkatan sebesar 0,048. Variable format pesan memiliki nilai koefisien regresi 0,038 artinya variable format pesan memiliki pengaruh yang positif terhadap minat beli, apabila variable format pesan mengalami kenaikan sebesar satu satuan dan minat beli konsumen terhadap Le Minerale akan mengalami peningkatan sebesar 0,038. Variable sumber pesan memiliki nilai koefisien regresi 0,057 artinya variable sumber pesan memiliki pengaruh yang positif terhadap minat beli, apabila variable sumber pesan mengalami kenaikan sebesar satu satuan dan minat beli konsumen terhadap Le Minerale akan mengalami peningkatan sebesar 0,057. Variable media televisi memiliki nilai koefisien regresi 0,081 artinya variable media televisi memiliki pengaruh yang positif terhadap minat beli, apabila variable Bisman (Bisnis dan Manajeme. : The Journal of Business and Management 448 | Bisman: Volume 7. Nomor 2. Juli 2024. media televisi mengalami kenaikan sebesar satu satuan dan minat beli konsumen terhadap Le Minerale akan mengalami peningkatan sebesar 0,081. Uji Parsial Berdasarkan hasil pengujian hipotesis secara parsial, dapat ditarik kesimpulan bahwa variable isi pesan, struktur pesan, format pesan, sumber pesan, dan media televisi berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap variable minat beli, karena dapat dilihat bahwa nilai t-hitung > t-tabel dan nilai signifikansinya < 0,05 sehingga hipotesis diterima. Tabel 6 Hasil Uji t Variabel ttKesimpulan hitung tabel Isi Pesan (X. 2,644 1,982 Signifikan Struktur Pesan (X. 2,007 1,982 Signifikan Format Pesan (X. 2,216 1,982 Signifikan Sumber Pesan (X. 3,005 1,982 Signifikan Media Televisi (X. 3,819 1,982 Signifikan Sumber: Data primer diolah pada tahun 2024 Nilai Sig. 0,009 0,047 0,029 0,003 0,000 Ket. < 0,05 < 0,05 < 0,05 < 0,05 < 0,05 Kesimpulan Ha diterima Ha diterima Ha diterima Ha diterima Ha diterima Uji Simultan Berdasarkan hasil pengujian hipotesis secara simultn atau bersama-sama, dapat ditarik kesimpulan bahwa variable isi pesan, struktur pesan, format pesan, sumber pesan, dan media televisi berpengaruh positif dan signifikan secara simultan terhadap variable minat beli, karena dapat dilihat bahwa nilai F-hitung > F-tabel dan nilai signifikansinya < 0,05 sehingga hipotesis diterima. Tabel 7 Hasil Uji F Model Sig. Isi pesan, struktur pesan, format pesan, sumber pesan, media 34,048 0,000 Sumber: Data primer diolah pada tahun 2024 Koefisien Determinasi Hasil dari penelitian ini yaitu minat beli produk Le Minerale di Daerah Istimewa Yogyakarta dapat dijelaskan atau dipengaruhi oleh isi pesan (X. , struktur pesan (X. , format pesan (X. , sumber pesan (X. , dan media televisi (X. sebanyak 58,1% sedangkan 100% - 58,1% = 41,9% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Tabel 8 Hasil Koefisien Determinasi Model R square Adjusted R square Std. Error of the Estimate 0,774 0,599 0,581 1,599 Sumber: Data primer diolah pada tahun 2024 Bisman (Bisnis dan Manajeme. : The Journal of Business and Management Bisman: Volume 7. Nomor 2. Juli 2024. | 449 SIMPULAN Berdasarkan dari uji analisis data yang didapatkan oleh peneliti dapat ditarik kesimpulan yaitu sebagai berikut: Berdasarkan hasil pengujian secara parsial dapat disimpulkan bahwa variable isi pesan, struktur pesan, format pesan, sumbe pesan, dan media televisi secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli produk air minum dalam kemasan merek Le Minerale di Daerah Istimewa Yogyakarta yang dibuktikan nilai t-hitung > t-tabel dan nilai signifikansi < 0,05. Berdasarkan hasil pengujian secara simultan atau bersama-sama dapat disimpulkan bahwa variable isi pesan, struktur pesan, format pesan, sumber pesan, dan media televisi secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli produk air minum dalam kemasan Le Minerale di Daerah Istimewa Yogyakarta yang dibuktikan nilai F-hitung > F-tabel dan niai signifikansi > 0,05. Berdasarkan hasil pengujian dari Koefisien Determinasi (R. diperoleh nilai adjusted R square yaitu 0,581 atau 58,1%, sehingga dapat disimpulkan bahwa minat beli produk Le Minerale di Daerah Istimewa Yogyakarta dapat dijelaskan atau dipengaruhi oleh isi pesan, struktur pesan, format pesan, sumber pesan, dan media televisi sebanyak 58,1% sedangkan 100% - 58,1% = 41,9% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Berdasarkan hasil pengujian secara parsial dapat disimpulkan bahwa variable media televisi memiliki pengaruh yang paling besar terhadap minat beli. Bisman (Bisnis dan Manajeme. : The Journal of Business and Management 450 | Bisman: Volume 7. Nomor 2. Juli 2024. DAFTAR PUSTAKA