ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENJUALAN BARANG KERAJINAN TAS TRADISIONAL BALI MENGGUNAKAN METODE PIECES. Gabriel Firsta Adnyana. I Nyoman Bernadus. Program Studi Teknik Informatika. Universitas Dhyana Pura. Badung. Bali . gabrieladnyana89@undhirabali. bernadus@undhirabali. ABSTRACT Traditional handicrafts are items of high economic value, therefore many people buy traditional handicraft items and even collect them. Betek is one of the traditional handicraft items which is a characteristic of Bali, more precisely in the Banjar Sega area. Bunutan Village. Abang. Karangasem . Bunutan Village. Abang. Karangasem is a village where the handicrafts of Betek bags are produced which are initially less economically valuable, but after being given a new design touch, both in terms of size and decoration, in the form of ornaments with aesthetic values that are modern and function multipurpose and can be used as women's bags which seems environmentally friendly and has a higher prestige value and is very authentic and has a different artistic power in terms of social aesthetics. In the sales process, the sale of Betek bags is still traditional and there is no technological touch in the form of system design and interface design of computer-based applications, in the current sales process, errors often occur in the process of recording item codes and prices, besides notes Sales notes are also not well managed due to a poor filing system, starting from the sales transaction process, the process of calculating revenue, data collection of goods prices, to inventory data which are still managed manually which is only recorded on paper or books, and sometimes only using estimate. This makes the quality of the information obtained is not optimal, less efficient and of course the possibility of misinformation is quite large. Because of these problems, the author will conduct research in the form of analyzing existing problems, then designing a sales information system model that is in accordance with the situation and conditions and finally designing an application prototype which is an implementation of the system to be built. This research was conducted with the aim of designing a sales information system model and ordering Betek bag crafts, the research design used was the PIECES method approach, with system development tools in the form of flowcharts, context diagrams. DFD, and database design tools proposed in the form of ERD and design input and design prototype output so that in the future this information system model can be a reference for building a sales application that will be used by Betekk bag craftsmen in Banjar Sega. Bunutan Village. Abang. Karangasem. Keywords: Betek. PIECES, prototype, information system. ABSTRAK Barang kerajinan tradisional merupakan barang yang bernilai ekonomis tinggi, oleh karena itu banyak orang yang membeli barang kerajinan tradisional bahkan mengoleksinya. Betek adalah salah satu barang kerajinan tradisional yang merupakan ciri khas dari Bali, lebih tepatnya di daerah Banjar Sega. Desa Bunutan. Abang. Karangasem. Desa Bunutan. Abang. Karangasem merupakan desa tempat memproduksi kerajinan tas betek yang awalnya kurang bernilai ekonomis, namun setelah diberikan sentuhan desain yang baru, baik dari segi ukuran maupun hiasan berupa ornament yang bernilai estetika yang bernuansa modern dan berfungsi multiguna dan bisa digunakan sebagai tas wanita yang terkesan ramah lingkungan dan mempunyai nilai gengsi yang lebih tinggi dan sifatnya sangat authentic serta memiliki daya seni yang berbeda dari segi estetika sosialnya. Dalam proses penjualannya, penjualan tas betek masih tradisional dan belum ada sentuhan teknologi yang berupa perancangan sistem dan perancangan antarmuka dari aplikasi berbasis komputer, dalam proses penjualannya saat ini, seringkali terjadi kesalahan-kesalahan dalam proses pencatatan kode barang dan harga barang, selain itu nota-nota penjualan juga tidak dikelola dengan baik oleh karena sistem pengarsipan yang kurang baik, mulai dari proses transaksi penjualan, proses perhitungan pendapatan, pendataan harga barang, hingga data persediaan barang juga masih dikelola dengan cara manual yang hanya dicatat dikertas atau buku, dan terkadang hanya menggunakan perkiraan. Hal ini membuat kualitas informasi yang didapatkan tidak maksimal, kurang efisien dan tentunya kemungkinan terjadinya kesalahan informasi cukup besar. 399 Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer. Volume 7. Nomor 4. Oktober 2021 Oleh karena permasalahan tersebut, penulis akan melakukan penelitian yang berupa analisa permasalahan yang ada, kemudian merancang sebuah model sistem informasi penjualan yang sesuai dengan situasi dan kondisi dan terakhir adalah merancang prototype aplikasi yang merupakan implementasi dari sistem yang akan dibangun. Penelitian ini dilakukan yang bertujuan untuk mendesain sebuah model sistem informasi penjualan dan pemesanan kerajinan tas betek, desain penelitian yang digunakan yaitu dengan pendekatan metode PIECES, dengan alat bantu pengembangan sistem berupa flowchart, diagram konteks. DFD, dan alat perancangan database yang diusulkan berupa ERD serta perancangan input dan prototype perancangan outputnya sehingga kedepannya model sistem informasi ini dapat menjadi referensi untuk membangun sebuah aplikasi penjualan yang akan digunakan oleh para pengrajin tas Betekk di Banjar Sega. Desa Bunutan. Abang. Karangasem. Kata kunci : Betek. PIECES, prototype, sistem informasi PENDAHULUAN Pada jaman Revolusi Industri 4. 0 ini perkembangan sistem informasi dalam kehidupan sehari-hari sangat dibutuhkan. Media internet dirasakan dapat mempermudah mengakses sistem informasi yang kita butuhkan, tuntutan kinerja manusia yang ingin serba cepat dan efisien sehingga teknologi informasi pada era sekarang ini sangatlah dibutuhkan . Ilmu di bidang teknologi informasi kini berkembang sangat pesat, seiring dengan kebutuhan informasi yang juga terus bertambah, teknologi memegang peranan yang sangat penting di masyarakat. Hal ini dapat di lihat dari peran system informasi yang tidak pernah lepas dari berbagai aktifitas masyarakat . Perajin Ancak di banjar Sega ini adalah perajin yang membuat alat-alat kerajinan tradisional berupa tas yang oleh masyarakat setempat disebut betek. Betek ini awalnya hanya digunakan untuk membawa ayam atau membawa alat-alat pertukangan, namun setelah diberikan sentuhan desain yang baru, baik dari segi ukuran maupun hiasan berupa ornament yang bernilai estetika, maka perajin Ancak dengan binaan dari tim berhasil mengubah fungsi dari Betek menjadi Tas Betek bernuansa modern yang berfungsi multiguna, antara lain bisa digunakan tas wanita yang terkesan ramah lingkungan dan mempunyai nilai gengsi yang lebih tinggi . Kegiatan mendesain produk baru bagi para perajin Ancak akan terus dilakukan, terutama memberikan sentuhan estetika. Pada tas Betek, yang sesungguhnya, awalnya para perajin yang tergabung dalam kelompok perajin Ancak AuSinar KaryaAy yang rutin dikerjakan oleh perajin adalah kegiatan sampingan selain bertani, berladang maupun beternak. Jadi usaha Ancak adalah salah satu usaha yang dapat menopang kehidupan petani maupun peternak di daerah Sega. Bunutan Karangasem ini sebagai usaha sampingan . Berdasarkan proses penjualan kerajinan betek yang selama ini dilakukan di Banjar Sega. Karangasem ini di temukan beberapa masalah yaitu masih dilakukan dengan sistem secara manual yaitu dengan cara konsumen datang ke rumah produksi untuk membeli produk, seringkali terjadi kesalahan-kesalahan pencatatan kode dan harga, selain itu sering juga terjadi kehilangan nota-nota penjualan karena sistem pengarsipan yang kurang baik, mulai dari proses transaksi penjualan, proses perhitungan pendapatan, pendataan harga barang, hingga data persediaan barang juga masih dihitung dengan perhitungan manual yang hanya dicatat dikertas atau buku, dan terkadang hanya menggunakan perkiraan. Berdasarkan permasalahan di atas maka diperlukanlah suatu rancangan model dan desain sistem informasi penjualan kerajinan tradisional betek yang bertujuan untuk mengatasi beberapa permasalahan di dalam proses penjualan yang selama ini terjadi dan dapat meningkatkan kinerja sistem dalam pengolahan data dan mempermudah dalam menyusun laporan sehingga proses penjualan dapat dikelola secara efektif, efisien, dan semakin bertambah maju pelayanan penjualan dengan menerapkan teknologi informasi dalam Oleh karena itu peneliti tertarik untuk menganalisa dan mendesain sebuah sistem informasi penjualan kerajinan tradisional betek di Banjar Sega. Bunutan Ae Karangasem sehingga ke depannya desain sistem informasi ini dapat menjadi referensi dalam membangun sebuah aplikasi pengembangan sistem informasi Adnyana. Bernardus. Analisa Dan Perancangan Sistem Informasi Penjualan BarangA 400 TINJAUAN PUSTAKA Kerajinan Betek Kerajinan Betek adalah produk baru berupa tas yang oleh masyarakat setempat disebut Betek. Betek ini awalnya hanya digunakan untuk membawa ayam atau membawa alat-alat pertukangan, namun setelah diberikan sentuhan desain yang baru, baik dari segi ukuran maupun hiasan berupa ornament yang bernilai estetika, maka perajin Ancak dengan binaan dari tim berhasil mengubah fungsi dari Betek menjadi Tas Betek bernuansa modern yang berfungsi multiguna, antara lain bisa digunakan tas wanita yang terkesan ramah lingkungan dan mempunyai nilai gengsi yang lebih tinggi. Kegiatan mendesain produk baru bagi para perajin Ancak akan terus dilakukan, terutama memberikan sentuhan estetika pada tas Betek . Estetika dalam kaitannya dengan produksi Ancak maupun tas Betek adalah bagaimana mendorong para perajin untuk menuangkan ide dan gagasan terutama pada produksi Ancak ataupun Betek. Unsur keindahan yang dimaksud adalah suatu produk seni harus mengandung 4 unsur seni yaitu kesatuan . , keselarasan . , . , . Tidak mungkin suatu produk anyaman Betek akan bisa dihasilkan dengan kualitas keindahan yang baik, jika para perajinnya tidak diberikan sentuhan ilmu estetika. Dalam kaitannya dengan rasa keindahan/estetis. juga telah diberikan pemahaman makna estetika internal dan ekstern. Estetika internal adalah bagaimana para perajin diberikan stimulus untuk bisa mengasah rasa keindahan. Sedangkan estetika eksternal adalah hasil dari produksi yang indah dan bisa dinikmati secara visual. Pengertian Sistem Suatu sistem adalah suatu jaringan kerja prosedur - prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama sama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesakan suatu sasaran tertentu . Karakteristik Sistem Suatu sistem mempunyai karakteriistik atau sifat-sifat tertentu, yaitu . Komponen (Component. Suatu sistem terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi dan bekerja sama membentuk satu kesatuan. Batasan Sistem (Boundar. Batasan sistem merupakan daerah yang membatasi anatara suatu sistem dengan sistem yang lainnya atau dengan lingkungan luar. Lingkungan Luar Sistem (Environtment. Lingkungan luar dari sistem adalah apapun di luar batas dari sistem yang mempengaruhi operasi sistem. Penghubung Sistem (Interfac. Penghubung sistem merupakan media penghubung antara satu subsistem dengan subsistem yang lainnya. Masukkan Sistem (Inpu. Masukkan sistem adalah segala sesuatu yang menjadi masukkan bagi sistem. Keluaran Sistem (Outpu. Keluaran sistem adalah hasil dari energi yang diolah dan diklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna dan sisa Pengolahan Sistem (Proces. Pengilahan sistem merupakan bagian yang akan memproses suatu masukkan menjadi Sasaran Sistem (Objectives / goal Syste. Merupakan sesuatu yang menjadi tujuan dari operasi, sistem yang berhasil adalah sistem yang dapat mencapai sasaran atau Konsep Dasar Sistem Informasi Sistem Informasi adalah suatu sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan mendukung operasi, bersifat manejerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan bagi pihak luar tertentu dengan laporan- laporan yang diperkirakan . Gambar 1. Model tas betek 401 Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer. Volume 7. Nomor 4. Oktober 2021 Konsep Sistem Informasi Penjualan Berikut ini merupakan pengertian teori dasar yang berhubungan dengan kasus yang akan dianalisis, yaitu sebagai berikut: Pengertian Penjualan Penjualan merupakan aktivitas utama Pendapatan perusahaan sangat ditentukan oleh besar kecilnya penjualan. Kegiatan penjualan itu sendiri berhubungan erat dengan kegiatan marketing atau pemasaran, dimana penjualan merupakan bagian dari marketing. Bagi perusahaan distributor, kegiatan penjualan menjadi tugas para salesman . Pengertian Strategi Penjualan Strategi penjualan adalah perencanaan aktivitas penjualan: metode klien mencapai, perbedaan kompetitif dan sumber daya yang Penjualan strategi sangat penting, jika tidak daerah yang paling penting yang dibutuhkan untuk menghasilkan keuntungan bagi perusahaan Anda. Datang dengan rumus yang sempurna tentang penjualan dan strategi pemasaran adalah suatu keharusan bagi keberhasilan Anda . METODOLOGI PENELITIAN Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis PIECES (Performance. Information. Economic. Control. Efficiency. Service. Tabel 1. Kerangka Konseptual Penelitian No. Analisis Kinerja Parameter Hasil Analisis Throughput Dengan sistem yang masih karyawan dengan kemampuan banyak pekerjaan yang dapat Contoh: Pada saat karyawan kasir melayani transaksi, tidak dapat secara bersamaan langsung membuat pengurangan stok barang Respon Time Untuk output . membutuhkan waktu yang lebih lama daripada sistem terkomputerisasi yang akan dibuat, karena saat ini masih Contoh: Untuk membuat nota penjualan kasir harus menulis satu per satu nama barang, dan terkadang untuk menghitung jumlah Analisis Informasi No. Parameter Hasil Analisis Akurat Keakuratan informasi rendah, karena ketersediaan informasi tidak realtime dan tingkat biasanya sering terganggu atau kurang stabil. Contoh: saat menghitung jumlah uang pendapatan perhari, jumlah uang pendapatan belum tentu sama dengan nilai yang Banyak faktor yang bisa diragukan karena sistem masih Informasi kurang relevan Relevan karena informasi tersebut bisa saja diberikan kepada pihak yang tidak membutuhkan informasi atau dilihat oleh pihak yang seharusnya tidak boleh mengetahui informasi Contoh: Pembukuan yang berisi semua laporan bisa dilihat atau diberikan kepada siapa saja, baik pemilik, karyawan kasir. Tepat Informasi yang dihasilkan tidak up to date. Waktu Contoh: Ketika disaat-saat tertentu, waktu minimal untuk mendapatkan informasi tersebut adalah 30 menit sampai 1 jam. Adnyana. Bernardus. Analisa Dan Perancangan Sistem Informasi Penjualan BarangA 402 Analisis Ekonomi No. Parameter Hasil Analisis Biaya Cukup banyak jenis biaya yang rutin dikeluarkan untuk membeli perlengkapan toko seperti buku kas, pulpen, kertas nota, kertas laporan dan yang lainnya, biasanya habis dalam waktu singkat Analisis Keamanan No. Parameter Pengendalian Hasil Analisis Tidak terhadap data sehingga manipulasi data sangat mungkin terjadi. Pemilik cukup kesulitan mengontrol dan mengkoreksi informasi karena terlalu banyak data namun waktu yang dimiliki Contoh: Buku pembukuan dan buku kas dapat dilihat maupun diubah data didalamnya oleh siapa sapa baik kasir, maupun karyawan gudang, bahkan keluarga pemilik Toko . isalnya: ana. Analisis Efisiensi No. Parameter Sumber Daya Pemanfaatan Waktu Hasil Analisis Karena sistem yang ada masih manual, sumberdaya Mendata barang, membuat informasi. Yang bekerja sebenarnya ada 3 orang namun bergiliran Waktu yang digunakan dalam bekerja kurang efisien. Contoh: karyawan kasir terkadang harus lembur untuk membuat laporan, apabila kondisi hari tersebut sedang banyak pelanggan. Jika Ekonomi Hasil Layanan No. Parameter Informasi Kemudahan dikeluarkan gaji tambahan menjadi lebih lama. Terlalu perlengkapan yang harus dibeli, walaupun harga per item tidak besar namun jika akan cukup besar dan biasanya ada perlengkapan dibeli tetapi tidak terpakai Informasi yang dihasilkan sangat banyak, beberapa tidak relevan, dan tidak tepat Hasil Analisis Informasi untuk konsumen masih minim, terutama menyangkut harga barang. Karyawan kasir di tuntut harus hafal harga barang dan dapat menulis nota dengan pelayanan kepada pembeli. TAHAPAN PENELITIAN Gambar 2. Desain Penelitian 403 Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer. Volume 7. Nomor 4. Oktober 2021 Prosedur Pengumpulan Data Pengumpulan data dan informasi yang akan dilakukan di dalam penelitian ini terdiri atas data kuantitatif yaitu data dalam penelitian ini adalah data jumlah penjualan tas betek yang meliputi jenis tas betek dan harga tas betek. Berdasarkan sumbernya data dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan data Data primer dalam penelitian ini diperoleh melalui wawancara dan observasi secara langsung meliputi jenis motif dalam tas betek dan harga dari masing Ae masing motifnya. Data sekunder dalam penelitian ini diperoleh melalui pengumpulan data yang dilakukan dengan melakukan pengamatan langsung, dokumentasi terhadap publikasi dan sumber Teknik Pengumpulan Data dan Informasi Pengumpulan data dan informasi yang akan dilakukan di dalam penyusunan tesis ini Identifikasi masalah Pada tahap ini detail dari penelitian dirumuskan agar pengembangannya sesuai dari yang hasil diharapkan. Identifikasi masalah meliputi tahap menentukan tema penelitian, menentukan lokasi penelitian survey, dan menentukan batasan masalah pada Mengumpulkan Data Pengumpulan pengumpulan data lainnya yaitu dengan cara: Wawancara Pada metode pengumpulan data ini penulis melakukan wawancara pada pengrajin kerajinan betek di Desa Sega. Bunutan Karangasem yaitu bapak Wayan Santika. Observasi Selain wawancara langsung dengan pengrajin kerajinan betek di Banjar Sega. Desa Bunutan - Karangasem, penulis juga mengamati secara langsung proses penjualan dengan mengadakan pencatatan dokumen-dokumen laporan penjualan serta cara kerja berdasarkan sistem yang sedang berjalan. Studi pustaka Selain melakukan kegiatan diatas, juga mengumpulkan materi yang berupa literatur-literatur atau referensi-referensi, buku atau yang berkaitan dengan perancangan website, dan artikel-artikel penunjang lainnya. HASIL DAN PEMBAHASAN Desain interfase proses penjualan dan pembelian jamur tiram UMKM Rindu Alam Halaman Login Halaman Buat Akun Baru Adnyana. Bernardus. Analisa Dan Perancangan Sistem Informasi Penjualan BarangA 404 Halaman Menu Utama Halaman Stok Barang UMKM Sinar Karya Kode Jenis Barang Jumlah Kode B001 B002 B003 Tambah Halaman Pembayaran Jenis Barang Tas Betek Polos Tas Betek Semi Motif Tas Betek Full Motif Hapus Jumlah Keluar SIMPULAN Rancangan dokumen sistem informasi penjualan kerajinan tas betek berbasis website mampu menghasilkan rancangan sistem informasi penjualan yang dapat digunakan oleh pengguna sistem untuk memenuhi kebutuhan informasi. Desain rancangan sistem informasi yang meliputi perancangan proses login, perancangan proses pemesanan tas betek berbasis website serta pembuatan laporan penjualan. DAFTAR PUSTAKA