82 Kurs : Jurnal Akuntansi. Kewirausahaan dan Bisnis ISSN 2527-8223 Vol. 10 No. Juni 2025 . ANALYSIS OF THE FINANCIAL PERFORMANCE AND GROWTH OF MSMEs IN PEKANBARU CITY Mimelientesa Irman1*. Isma Dewita2. Ria Darmasari3 Institut Bisnis Dan Teknologi Pelita Indonesia Universitas Sains dan Teknologi Indonesia Email: mimelientesa. irman@lecturer. ABSTRACT This study examines the influence of financial statement quality, the role of accounting, and accounting information systems on financial performance and growth of SMEs in Pekanbaru City. The background focuses on the importance of SMEs in Indonesia's economy and the challenges faced in financial management. The theoretical review includes financial statement quality, accounting, and accounting information systems that influence financial performance and The research method used is multiple linear regression, with data collected from 100 SMEs in Pekanbaru. The results show that financial statement quality and accounting information systems positively affect financial performance, while the role of accounting has no significant effect. Additionally, financial performance significantly influences the growth of SMEs. The conclusion is that improving the quality of financial statements and implementing accounting information systems can enhance the performance and growth of SMEs. Keywords: Financial Statement Quality. Role of Accounting. SME Growth. ANALISIS KINERJA KEUANGAN DAN PERTUMBUHAN UMKM DI KOTA PEKANBARU ABSTRAK Penelitian ini mengkaji pengaruh kualitas laporan keuangan, peran akuntansi, dan sistem informasi akuntansi terhadap kinerja keuangan dan pertumbuhan UMKM di Kota Pekanbaru. Latar belakang penelitian ini berfokus pada pentingnya UMKM dalam perekonomian Indonesia dan tantangan yang dihadapi dalam pengelolaan keuangan. Kajian teori mencakup kualitas laporan keuangan, akuntansi, dan sistem informasi akuntansi yang mempengaruhi kinerja keuangan dan pertumbuhan. Metode penelitian yang digunakan adalah regresi linier berganda, dengan data yang diperoleh dari 100 UMKM di Pekanbaru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas laporan keuangan dan sistem informasi akuntansi berpengaruh positif terhadap kinerja keuangan, sementara peran akuntansi tidak berpengaruh Selain itu, kinerja keuangan tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan UMKM. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa perbaikan kualitas laporan keuangan dan penerapan sistem informasi akuntansi dapat meningkatkan kinerja dan pertumbuhan UMKM. Kata Kunci: Kualitas Laporan Keuangan. Peran Akuntansi. Pertumbuhan UMKM. Analisis Kinerja Keuangan dan Pertumbuhan UMKM di Kota Pekanbaru (Mimelientesa Irman. Isma Dewita, dan Ria Darmasar. http://w. id/ojs32/index. php/KURS/index Kurs : Jurnal Akuntansi. Kewirausahaan dan Bisnis ISSN 2527-8223 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah UMKM berperan pada menopang perekonomian nasional serta menyediakan lapangan pekerjaan pada mayoritas tenaga kerja pada Indonesia. UMKM merupakan tulang punggung perekonomian nasional. UMKM juga memiliki kemampuan untuk menyerap para pengangguran dan memberi mereka kesempatan untuk bekerja kembali. UKM Indonesia melakukan kontribusi yang sama besarnya kepada ekonomi negara lain. Pada saat ini, pemerintah memperhatikan tingkat pertumbuhan UMKM dan menawarkan berbagai kemudahan untuk usaha, dari sektor permodalan ataupun perpajakan. Ketahuilah bahwa UMKM memberi kontribusi dengan signifikan serta penting pada perekonomian dengan cara makro. Di tahun 2023, ada 66 UMKM di seluruh Indonesia, dan ada potensi besar untuk mengembangkan dan meningkatkan bisnis ini untuk memberi kontribusi dengan signifikan bagi perekonomian Indonesia. (Martauli, 2. Usaha mikro, kecil, serta menengah (UMKM) pada Indonesia dapat membantu pertumbuhan ekonomi Umumnya. UMKM dapat ditemukan di mana-mana dan muncul setiap tahun. Ini menunjukkan bahwa UMKM terus muncul. Munculnya UMKM diharapkan dapat membantu menangani masalah ekonomi dan sosial di negara ini. Karena UMKM perlu memperoleh perhatian terkait pada kemajuan serta perkembangan jika mereka ingin bertahan dan tetap ada. Apalagi dengan menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN dengan dimulai di tahun 2015. UMKM diharapkan bisa lebih produktif serta berdaya saing. Tetapi. UMKM Indonesia wajib mewaspadai persaingan dengan lebih tajam dikarenakan mereka mempunyai peran strategis. UMKM memiliki kemampuan untuk menyerap tenaga kerja, yang mengurangi tingkat pengangguran, membentuk PDB, serta mampu untuk jaring pengaman bagi masyarakat berpendapatan rendah. Tetapi, masalah dengan timbul pada lapangan ialah banyak bisnis yang kesulitan mendapatkan kredit dari perbankan karena laporan keuangan dengan buruk. Menurut (Mulyani, 2. bahwa Bisnis kecil dan menengah (UMKM) biasanya merupakan bisnis keluarga dengan pelanggan dari kelas menengah kebawah. Akan tetapi. UMKM cenderung lebih mampu bertahan daripada perusahaan besar. UMKM masih rendah dan memiliki kelemahan saat menghadapi tantangan. Salah satu kelemahan UMKM adalah kurangnya pengetahuan dan pendidikan, yang dapat menyebabkan kurangnya pemahaman tentang Standar Akuntansi Keuangan (SAK). Laporan keuangan tidak perlu dibuat karena tidak diperlukan Data tersebut menunjukkan bahwa digitalisasi UMKM masih rendah di sektor produktif, kata Muhammad Riza Damanik. Staf Khusus Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM). Jika kondisi ini tidak diperbaiki, ekonomi digital nasional yang besar tidak akan memiliki dampak yang signifikan pada pembukaan lapangan pekerjaan atau penurunan angka kemiskinan. (Waraditya,2. Peran usaha mikro, kecil, serta menengah (UMKM) peran penting pada pertumbuhan ekonomi Indonesia, dengan pertumbuhan yang signifikan mencapai 99% dari seluruhnya unit usaha di tahun 2023, yang setara dengan Rp 580 triliun. (Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesi:2. Selain itu. UMKM berkontribusi secara signifikan kepada penyerapan tenaga kerja di Indonesia, menyerap sekitar 117 juta pekerja, atau sekitar 97% dari total tenaga kerja (Revo:2. Dengan data ini. UMKM dapat menawarkan kesempatan kerja bagi masyarakat secara keseluruhan dan membantu pemerintah memerangi pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan sosial. lsha, 2. Salah satu kategori penilaian adalah kinerja keuangan, yang didasarkan pada keuntungan dan efisiensi Kinerja keuangan memungkinkan bisnis untuk mengevaluasi seberapa efektif dan efisien aktivitas mereka selama periode waktu tertentu. Investor atau pihak ekternal mempertimbangkan kinerja keuangan perusahaan saat menanamkan modal. Karena kinerja keuangan sangat penting untuk pertumbuhan UMKM, kinerja keuangan dengan baik serta sehat dengan memberikan masukan dengan tepat dengan pengambilan keputusan. Bisnis dengan dulunya memiliki masa depan yang cerah dapat bangkrut pada waktu singkat jika tidak memiliki kinerja keuangan dengan baik serta sehat. UMKM diharapkan bisa mengevaluasi sejauh mana kemajuan, pertumbuhan, serta kesehatan usahanya melewati kinerja keuangan dengan baik serta sehat. Bisnis UMKM yang berhasil membuat produk dan layanan yang lebih baik, lebih kreatif, dan lebih berkesinambungan berkat kemajuan kinerja keuangan mereka. Selain memainkan peran penting dalam meningkatkan perekonomian, usaha mikro, kecil, serta menengah (UMKM) mempunyai potensi besar dengan mendukung perkembangan sektor ekonomi lainnya. Peningkatan kinerja UMKM bisa meningkatkan produktivitas, daya saing usaha, serta membuka peluang pasar dengan semakin luas. Pada akhirnya, ini mendorong pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan. Indikator-indikator ini menunjukkan peran akuntansi dan pengaruh kualitas laporan keuangan. Kinerja keuangan yang baik dapat menunjukkan bahwa UMKM mampu mengelola sumber daya dan risiko dengan baik, sementara kinerja keuangan yang buruk dapat menunjukkan masalah dalam pengelolaan atau pemahaman tentang aspek keuangan. Kurs : Jurnal Akuntansi. Kewirausahaan dan Bisnis--- Vol. 10 No. Juni 2025 ISSN 2527-8223 Kinerja keuangan yang baik sangat memengaruhi pertumbuhan UMKM. ini dapat meningkatkan modal, penjualan, dan laba bisnis. Namun, banyak UMKM yang mengalami kesulitan mengelola keuangan mereka dengan baik, yang dapat menyebabkan pertumbuhan yang lambat atau bahkan gagal. Menurut PSAK . Ikatan Akuntansi Indonesia (IAI) bahwa proses laporan keuangan termasuk laporan Bisnis kecil serta menengah (UMKM) biasanya tidak mempunyai catatan keuangan yang terorganisir. Studi sebelumnya tentang pengaruh kualitas laporan keuangan kepada kinerja keuangan umkm, dengan dilaksanakan pada sumber yang tidak sesuai dan sumber yang tidak sesuai, memperlihatkan bahwa kualitas laporan keuangan tidak mempunyai pengaruh dengan signifikan kepada kinerja keuangan umkm. Tidak seperti penelitian sebelumnya tentang kinerja sistem informasi akuntansi kepada kinerja keuangan umkm (Alifyandi Firdhaus, 2. dengan memperoleh bahwa sistem informasi akuntansi meningkatkan kinerja keuangan umkm (Meilisa, 2. LAILA, 2022, dan Pakpahan, 2. Penelitian sebelumnya tentang peran akuntansi terhadap pertumbuhan umkm yang dilakukan (Saragih, 2. menunjukkan bahwa peran akuntansi mempengaruhi positif kepada pertumbuhan umkm. Sebaliknya, penelitian sebelumnya tentang sistem informasi akuntansi kepada pertumbuhan umkm dengan dilaksanakan (Saragih, 2. menunjukkan bahwa berpengaruh terhadap pertumbuhan umkm. Penelitian sebelumnya tentang pengaruh kinerja keuangan terhadap pertumbuhan umkm yang dilakukan (Saragih, 2. menunjukkan bahwa berpengaruh terhadap pertumbuhan. TINJAUAN PUSTAKA Kualitas laporan keuangan Laporan keuangan dengan diumumkan akan sangat utama untuk menilai perusahaan karena informasi di dalamnya dapat digunakan untuk menentukan apakah perusahaan akan bernilai baik bagi pihak dengan berkepentingan. Laporan keuangan biasanya terdiri dari neraca, laporan laba rugi, laporan perubahan modal, laporan arus kas, serta catatan. Komponen-komponen laporan keuangan, seperti aset, kewajiban, pendapatan, beban, dan ekuitas Berdasarkan konsep keuangan yang diatur oleh berbagai undang-undang dan peraturan di Indonesia, terutama dengan berkaitan pada pengelolaan keuangan negara dan daerah, laporan keuangan berguna untuk mengukur hasil usaha serta kemajuan suatu perusahaan sepanjang waktu dan mengetahui apakah tujuan perusahaan telah dicapai atau Laporan keuangan juga berguna untuk melihat keadaan suatu perusahaan dan menjadi alat untuk memprediksi keadaan suatu perusahaan pada masa yang akan datang, serta memberikan informasi tentang. Akuntansi Pada ikhtisar laporan keuangan, akuntansi ialah sistem informasi dengan menjelaskan serta menjelaskan data ekonomi sebagai bahan pertimbangan saat membuat keputusan. Menurut Munawir . , laporan keuangan menyediakan informasi mengenai kondisi keuangan suatu perusahaan serta berguna untuk memberikan gambaran mengenai kinerja keuangan perusahaan. Diharapkan bahwa laporan keuangan akan membantu pengguna membuat keputusan keuangan dengan lebih baik. Sistem Informasi Akuntansi Informasi akuntansi ialah dasar dengan keputusan bisnis kecil seperti penetapan harga, pengembangan usaha, dan pengembangan pasar usaha (Wibowo, 2. Meskipun informasi akuntansi manajemen memainkan peran penting pada pembentukan dan penentuan kebijakan perusahaan, peranan informasi akuntansi manajemen dengan pembuat kebijakan serta perencana perusahaan tidak secara otomatis didorong olehnya. Perilaku anggota pengambil keputusan serta pengambil keputusan tersebut sangat memengaruhi peran informasi akuntansi manajemen. indikator sistem Diukur oleh kepuasan pengguna, frekuensi penggunaan, keterlibatan pengguna pada pengembangan SIA, dan penggunaan pelatihan serta pendidikan, menurut Endiana dan Sudiartana . Kinerja Keuangan Alat analisis dapat dipakai dengan menilai kinerja keuangan suatu perusahaan. Namun. IAI . menyatakan bahwa kinerja keuangan ialah kemampuan suatu perusahaan untuk mengatur serta mengawasi sumber daya yang Menganalisis dan mengevaluasi laporan keuangan, informasi tentang posisi keuangan dan kinerja, serta kinerja di masa depan, adalah cara untuk mengukur kinerja keuangan. Ini dicapai melalui perhitungan rasio keuangan, yang menghubungkan data keuangan, seperti neraca dan laporan laba rugi. Nilai rasio ini kemudian dibandingkan dengan standar yang telah ditetapkan sebelumnya. Analisis rasio keuangan digunakan oleh manajemen untuk merencanakan dan mengevaluasi kinerja perusahaan. Bagi kreditur, rasio keuangan berguna untuk memperkirakan potensi risiko yang ada terhadap kelangsungan pengendalian pokok pinjaman serta pembayaran bunga. rasio keuangan juga semakin bermanfaat pada investor dengan mengevaluasi nilai saham serta mengevaluasi jaminan keamanan saham dengan ditanamkan di perusahaan. Analisis Kinerja Keuangan dan Pertumbuhan UMKM di Kota Pekanbaru (Mimelientesa Irman. Isma Dewita, dan Ria Darmasar. Kurs : Jurnal Akuntansi. Kewirausahaan dan Bisnis ISSN 2527-8223 Brigham serta Houston . menyatakan analisis kinerja keuangan bank dilakukan dengan 2 tujuan. Yang pertama adalah dengan mengetahui seberapa sukses pengelolaan keuangan bank, yang utama dalam hal kondisi likuiditas, kecukupan modal, serta profitabilitas dengan dicapai pada tahun berjalan dan tahun sebelumnya. Yang kedua adalah dengan mengetahui seberapa baik bank dapat memanfaatkan seluruh aktiva mereka untuk menghasilkan Pertumbuhan UMKM Hampir 30% usaha UMKM menggunakan modal oprasioanal perbankan, sehingga sektor jasa perbankan juga terpengaruh oleh pertumbuhannya. Banyak pihak telah menyadari situasi ini, yang akan memberikan bagian lebih besar kepada bisnis skala mikro, kecil, seta menengah. Selain itu, masalah umum seperti kemampuan untuk mendapatkan modal dari institusi keuangan mulai dapat diselesaikan. Karena peraturan itu memungkinkan pendanaan yang lebih besar untuk diberikan kepada perbankan serta lembaga keuangan non-bank (LPPI&BI,2015:. Seluruh kesuksesan memiliki kelemahan, yang harus diperbaiki segera untuk menyelesaikannya dengan cepat. UU Nomor 20 Tahun 2008 mengenai usaha mikro, kecil, menengah memasukkan definisi UMKM, tetapi PP Nomor 7 Tahun 2021 mengenai kemudahan, perlindungan, serta pemberdayaan koperasi serta usaha mikro, kecil, menengah, atau PP UMKM. Perekonomian Indonesia digerakkan oleh UMKM. Terbukti bahwa UMKM menciptakan lapangan kerja dan menyumbang PDB terbesar di Indonesia. Perumusan Hipotesis Pengaruh Kualitas Laporan Keuangan terhadap Kinerja Keuangan UMKM Kinerja dipengaruhi oleh kualitas laporan keuangan serta pertumbuhan UMKM. Salah satu bentuk pertanggungjawaban UMKM adalah laporan keuangan, yang membantu pengambilan keputusan bisnis. Laporan keuangan menunjukkan kinerja UMKM. (Fachruzzaman et al. , 2. Teori Decision-usefulness memperlihatkan bahwa laporan keuangan dengan andal, bisa dipahami, dan relevan bisa meningkatkan akses pendanaan dan pinjaman modal, menjadi memperkuat kinerja UMKM. Laporan keuangan dengan berkualitas bisa memberikan informasi dengan akurat serta relevan pada pengambilan keputusan, sehingga bisa membantu pelaku UMKM dengan mengelola keuangan mereka pada lebih baik. Laporan keuangan dengan berkualitas akan memberikan gambaran yang akurat terkait kondisi keuangan UMKM, sehingga memudahkan pengambilan keputusan yang lebih baik oleh investor. Hal ini sesuai pada penelitian dengan dilaksanakan pada sumber dengan tidak tepat, yang memperlihatkan bahwa kualitas laporan keuangan berpengauh kinerja UMKM secara positif. Sebaliknya, penelitian dengan dilaksanakan pada sumber yang tidak tepat memperlihatkan bahwa kualitas laporan keuangan tidak memengaruhi kinerja UMKM secara signifikan. H1 : Kualitas laporan keuangan mempunyai pengaruh kepada kinerja kauangan UMKM Pengaruh Peran Akuntansi Terhadap Kinerja Keuangan UMKM Akuntansi dapat membantu pelaku UMKM pada menghitung pengeluaran serta pemasukan, mengevaluasi kinerja, dan mengetahui posisi keuangan. Akuntansi juga berperan dalam pengambilan keputusan, memberikan informasi yang relevan bagi pemilik usaha dalam mengelola keuangan mereka. Peran akuntansi yang efektif termasuk dalam hal penganggaran, pengendalian biaya, dan analisis kinerja akan membantu UMKM dalam mencapai tujuan finansialnya. H2 : Peran Akuntansi mempunyai pengaruh kepada kinerja kauangan UMKM Pengaruh Sistem Informasi Akuntansi Terhadap Kinerja Keuangan UMKM Sistem Informasi Akuntansi (SIA) ialah kumpulan sumber daya, misalnya manusia serta peralatan, dengan dirancang pada mengubah data keuangan serta data lainnya terhadap informasi, yang mana informasi tersebut SIA bisa membantu UMKM pada melaksanakan pengendalian internal misalnya membagi tugas serta wewenang karyawan, mengawasi penjualan kredit pada melaksanakan pengecekan limit pelanggan, dan menghasilkan informasi serta laporan dengan membantu pengambilan keputusan. (Reinamah et al. , 2. Dengan adanya Agensy Theory yang relevan dengan hipotesis ini. Sistem informasi akuntansi dengan efektif bisa membantu UMKM dengan mengelola sumber daya dengan cara efisien. Maka meningkatnya Kinerja Keuangan. Sistem informasi akuntansi dengan transparan dapat mengurangi ketidakseimbangan dam meminimalkan konflik antara pemilik dan pengelola. Hal ini sesuai pada penelitian dengan telah dilaksanakan pada Invalid source specified. dengan membuktikan bahwa sistem informasi akuntansi berpengaruh positif terhadap kinerja UMKM. H3 : Sistem Informasi Akuntasi memiliki pengaruh terhadap kinerja kauangan UMKM Kurs : Jurnal Akuntansi. Kewirausahaan dan Bisnis--- Vol. 10 No. Juni 2025 ISSN 2527-8223 Pengaruh Kualitas Laporan Keuangan Terhadap Pertumbuhan UMKM Kualitas laporan keuangan merujuk pada tingkat kehandalan, relevansi, dan kebenaran informasi yang disajikan dalam laporan keuangan sebuah perusahaan. Laporan keuangan yang berkualitas memungkinkan para pemangku kepentingan, seperti investor, kreditor, pemerintah, dan manajemen, untuk membuat keputusan yang tepat berdasarkan data finansial yang akurat. kualitas laporan keuangan berperan penting dalam mendukung pertumbuhan UMKM. Dengan meningkatkan kualitas laporan keuangan. UMKM bukan hanya bisa meningkatkan kinerja mereka tetapi juga memperluas peluang untuk mendapatkan pendanaan dan memperkuat posisi mereka di pasar. Kualitas laporan keuangan yang baik berkontribusi pada pertumbuhan UMKM dengan cara meningkatnya efisiensi operasional serta daya saing pada pasar. Dengan laporan keuangan dengan transparan dan akurat. UMKM dapat menarik lebih banyak pelanggan dan mitra bisnis, serta meningkatkan reputasi mereka di industri. H4 : Kualitas laporan keuangan memiliki pengaruh kepada pertumbuhan UMKM Pengaruh Peran Akuntansi Terhadap Pertumbuhan UMKM Akuntansi memainkan peran dengan sangat penting pada perkembangan UMKM. Akuntansi dapat membantu pelaku UMKM dalam menghitung pengeluaran dan pemasukan, mengevaluasi kinerja, dan mengetahui posisi keuangan. Akuntansi juga berperan dalam pengambilan keputusan, memberikan informasi yang relevan bagi pemilik usaha dalam mengelola keuangan mereka. Praktik akuntansi yang baik membantu UMKM dengan mengelola sumber daya mereka untuk semakin Pada sistem akuntansi yang terorganisir. UMKM dapat mengurangi biaya operasional dan meningkatkan produktivitas, sehingga berkontribusi pada pertumbuhan usaha. Dan untuk menyediakan informasi dengan akurat serta relevan, akuntansi membantu pemilik usaha pada pengambilan keputusan strategis, meningkatkan akses pembiayaan, serta mengevaluasi kinerja usaha secara efektif. Oleh karena itu, penerapan praktik akuntansi yang baik harus menjadi prioritas bagi setiap UMKM untuk mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan. Hal tersebut sesuai pada penelitian dengan telah dilaksanakan pada (Saragih, 2. dengan membuktikan bahwa peran akuntansi berpengaruh positif kepada pertumbuhan UMKM H5 : Peran Akuntansi mempunyai pengaruh kepada kinerja pertumbuhan UMKM Pengaruh Sistem Infoermasi Akuntansi Terhadap Pertumbuhan UMKM Sistem Informasi Akuntansi (SIA) ialah sistem dengan dirancang pada mengumpulkan, menyimpan, serta mengolah data keuangan serta informasi akuntansi pada dipakai untuk mendukung pengambilan keputusan pada suatu sistem informasi akuntansi mempunyai peran penting pada mendukung pertumbuhan UMKM. Untuk meningkatkan efisiensi operasional, sistem informasi akuntansi serta kemampuan pengambilan keputusan. SIA berkontribusi pada peningkatan kinerja dan pertumbuhan UMKM. Oleh karena itu, penerapan SIA yang efektif harus menjadi prioritas bagi setiap UMKM untuk mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan. Hal tersebut sesuai pada penelitian dengan telah dilaksanakan oleh (Saragih, 2. dengan membuktikan bahwa sistem informasi akuntansi berpengaruh positif kepadda Pertumbuhan UMKM. H6 : Sistem Informasi Akuntasi mempunyai pengaruh kepada pertumbuhan UMKM Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Pertumbuan UMKM Kinerja keuangan ialah sebagai unit paling penting untuk mendorong pertumbuhan UMKM karena kinerja keuangan dengan baik serta sehat dengan memberi masukan dengan tepat terkait pengambilan keputusan. Tanpa adanya kinerja keuangan dengan baik serta sehat, sebuah badan usaha pada awalnya mempunyai prospek cerah serta berumur panjang bisa bangkrut pada waktu singkat. Melewati kinerja keuangan dengan baik serta sehat, diharapkan UMKM serta mengevaluasi sejauh mana perkembangan, pertumbuhan dan kesehatan usahanya. Hal ini sesuai pada penelitian dengan telah dilaksanakan pada (Imam syafi'i, 2. dengan membuktikan bahwa kinerja keuangan berpengaruh positif kepada pertumbuhan UMKM. H7 : Kinerja Keuangan mempunyai pengaruh kepada Pertumbuhan UMKM Analisis Kinerja Keuangan dan Pertumbuhan UMKM di Kota Pekanbaru (Mimelientesa Irman. Isma Dewita, dan Ria Darmasar. Kurs : Jurnal Akuntansi. Kewirausahaan dan Bisnis ISSN 2527-8223 Kerangka Pemikiran Sumber : Jurnal Penelitian Yang Dikembangkan, 2025 Gambar 1. Kerangka Pemikiran METODOLOGI PENELITIAN Tempat dan Waktu Penelitian Tempat penelitian ini akan dilaksanakan di Kota Pekanbaru. Waktu penelitian akan dilaksanakan mulai dari bulan September 2024 hingga bulan Januari 2025 Populasi dan Sampel Populasi pada penelitian ini ialah semua UMKM di kota Pekanbaru, dengan jumlah yang terdaftar pada Badan Pusat Statistik di Kota Pekanbaru yaitu sebanyak 1. 469 UMKM. Terdapat rumus dengan menentukan jumlah sampel yaitu bernama rumus slovin, berikut rumus slovin: Ne. Keterangan: n = Jumlah sampel penelitian N = Jumlah populasi e = Batas toleransi kesalaha atau error . %) Jumlah Populasi adalah 1. 469 UMKM serta jumlah sampel berdasarkan rumus slovin adalah sebagai berikut: = 93, 63 OO 100 9x0, . Berdasarkan perhitungan diatas, jumlah sampel dengan dibutuhkan ialah paling sedikit 93. Dengan pertimbangan menghindari kekurangan data penelitian membulatkan angka jumlah sampel menjadi 100 UMKM. Adapun kriterianya yaitu satu UMKM diwakili oleh 1 orang yaitu pemilik atau manager pengelola. Operasional Variabel Penelitian Tabel 1. Operasional Variabel Variabel Kualitas Laporan Keuangan Peran Akuntansi Sistem Informasi Akuntansi Kinerja Keuangan Pertumbuhan UMKM Indikator -Tata Kelola Administrasi Keuangan -Kelengkapan Informasi Sumber: (Mekar 2. Tingkat Kepatuhan Terhadap Standar Akuntansi Sumber:. itriani et. -Pengumpulan Data -Pengolahan Data Sumber: (Khoirina 2. -Pertumbuhan Penjualan Sumber : (Yunita E 2. -Pertumbuhan Pasar dan Pemasaran Sumber: . itriani et. Kurs : Jurnal Akuntansi. Kewirausahaan dan Bisnis--- Vol. 10 No. Juni 2025 Skala Likert Likert Likert Likert Likert ISSN 2527-8223 Teknik Analisis Data Analisis Deskriptif Analisis tersebut berguna pada mendapatkan gambaran umum terkait data yang dikumpulkan. Gambaran seperti minimum, maksimum, rata-rata, serta deviasi standar terkait langsung pada instrumen penelitian dengan dilaksanakan. Hal tersebut sesuai pada Ghozali . , dengan menyatakan bahwa statistik deskriptif digunakan dengan memberikan gambaran pada variabel penelitian dengan akan diamati. Penelitian ini menggunakan statistik deskriptif seperti mean, maximum, dan minimum, serta standar deviasi. Uji Validitas Uji validitas dipakai dengan menentukan sah ataupun tidaknya sebuah kuisioner. Kuisioner dianggap valid apabila pertanyaannya dapat mengungkapkan apa dengan dimaksudkan dengan diukur. Jika koefisient korelasi Pearson Product Moment . lebih besar dari 0,3, ketentuan instrumen tersebut dianggap valid. (Sugiyono, 2. Uji Reliabilitas Uji reliabilitas sebenarnya ialah alat dengan mengevaluasi kuisioner dengan berfungsi menjadi indikator konstruk atau Apabila jawaban seseorang kepada pertanyaan konsisten ataupun stabil dari waktu ke waktu, kuisioner dianggap riabil ataupun handal. Indeks yang menunjukkan seberapa dapat dipercaya atau handal suatu alat ukur jika koefisien reliabilitas . nya 0,70 ataupun lebih. (Ghozali I, 2. Uji Normalitas Uji Normalitas dipakai dengan memastikan apakah residu dan persamaan regresi pada model regresi mempunyai distribusi normal. Salah satu cara dengan menentukan pengujuannya ialah pada memakai P-Plot Regression Standized Residual. Salah satu metode untuk menguji normalitas data adalah pada melihat penyebaran data ada sumber diagonal di grafik diagonal. Pada P-Plot Normal, data dikatakan normal apabila titik-titik tersebar di sekitar garis diagonal serta mengikuti arah garis diagonal. Jika titik-titik tersebar di sekitar garis normal dan mengikuti arah garis normal, sehingga data dikatakan normal. (Ghozali I, 2. Uji Multikolinearitas Data Cara mengetahui apakah terdapat korelasi dengan signifikan antara variabel independen pada model penelitian, uji multikolinearitas digunakan. Jika hasilnya menunjukkan bahwa ada korelasi dengan signifikan antara variabel independen dan variabel dependen, sehingga hubungan antar variabel akan terganggu. Salah satu alat statistik sering dipakai untuk menguji gangguan multikolinearitas adalah variabel inflasi faktor (VIF) dan melihat nilai ketahanan setiap variabel. Jika nilai ketahanan mendekati angka 1 serta nilai VIF dengan didapat lebih besar dari 10, sehingga bisa dikatakan bahwa data terbebas dari masalah multikolinearitas. Namun, jika nilai ketahanan mendekati angka 1 dan nilai VIF yang didapat lebih besar dari 10, sehingga bisa dikatakan bahwa data terbebas dari masalah multikolinearitas. Heteroskedastisitas Uji Heteroskedastisitas: Ini adalah uji dengan mengetahui apakah varians pada model regresi tidak sama dari 1 pengamatan kepada pengamatan lain. Apalagi variancedari residual 1 pengamatan kepada pengamatan yang lain tetap, sehingga disebut homoskedastisitas serta apabila berbeda disebut heteroskedastisitas. Cara pengujian ada tidaknya heteroskedastisitas bisa bermacam-macam diantaranya uji Glesjer. Kriteria pengujiannya dinilai signifikan dari variabel independen lebih dari 0,05 sehingga tidak terjadi heteroskedastisitas, serta apabila nilai signifikan dari variabel independen lebih kecil dari 0,05 sehingga terdapat indikasi terjadi heteroskedastisitas (Ghozali I, 2. Uji Kelayakan Model Koefisien determinasi (R. digunakan dengan menguji kelayakan model. Ini berguna dengan menentukan seberapa baik model bisa menjelaskan dan menunjukkan variasi variabel dependen. Kelemahan pada R2 berarti bahwa jika ada penambahan satu variabel independen, itu akan berdampak pada peningkatan R2, bahkan jika dampak tersebut tidak signifikan atau tidak signifikan. Akibatnya, apabila terdapat tambahan kepada variabel independen, nilai variasinya tidak akan dipengaruhi dengan menggunakan R2 yang disesuaikan. Menurut kriteria peniliaian, kemampuan variabel independen dengan menjelaskan variabel dependennya akan menjadi lebih baik jika nilai koefisien determinasi meningkat. Nilai koefisien determinasi berkisar antara 0 serta 1. Nilai Adjusted R2 dengan rendah menunjukkan bahwa kemampuan variabel independen untuk menjelaskan variabel dependen sangat terbatas. Sebaliknya, nilai Adjusted R2 Analisis Kinerja Keuangan dan Pertumbuhan UMKM di Kota Pekanbaru (Mimelientesa Irman. Isma Dewita, dan Ria Darmasar. Kurs : Jurnal Akuntansi. Kewirausahaan dan Bisnis ISSN 2527-8223 dengan lebih besar dari 1 menunjukkan bahwa variabel independen memberikan hampir seluruh informasi dengan diperlukan pada memprediksi variasi variabel dependen. Analisis Regresi Linear Berganda Analisis jalur ialah ekspansi pada analisis linear berganda ataupun analisis jalur, menggunakan analisis regresi dengan menghitung hubungan kualitas antar variabel dengan sudah ditetapkan sebelumnya. Tujuan dari penelitian ini adalah dengan mengetahui pengaruh langsung atau tidak langsung antara variabel independen dan variabel dependen. Persamaan yang digunakan untuk menguji pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen serta pengaruh variabel pemoderasi yang digunakan untuk uji interaksi adalah sebagai berikut: Y1 = b1X1 b2X2 b3X3 e1 Y2 = b4X1 b5X2 b6X3 e2 Keterangan : Y1 = Kinerja Keuangan UMKM Y2 = Pertumbuhan UMKM X1 = Variabel Kualitas Laporan Keuangan X2 = Variabel Peran Akuntansi X3 = Variabel Sistem Informasi Akuntansi e = Error Uji t (Parsia. Untuk mengetahui pengaruh antara variabel independen dan variabel independen dengan cara parsial, uji t dipakai. Ini menunjukkan sejauh mana pengaruh dengan diberikan antara satu variabel independen dengan cara individual terhadap variabel dependennya. Nilai kritis ditentukan dengan menggunakan tingkat kepercayaan . -) dan nilai df, atau tingkat kebebasan. Pengujian dilaksanakan dengan mengetahui apakah hipotesis dengan sudah dibuat signifikan pada membandingkan nilai t hitung serta nilai t tabel ataupun melihat signifikan masing-masing. Faktor-faktor berikut dipakai dengan membuat keputusan apakah hipotesis diterima ataupun tidak ialah: Apabila nilai t hitung > t tabel atau sig O , sehingga Ho di tolak, serta Ha di terima berarti adanya pengaruh secara parsial dari variabel independen terhadap variabel dependen. Apabila nilai nilai t hitung O t tabel atau sig > , sehingga Ho di terima, serta Ha di tolak berarti tidak terdapat pengaruh secara parsial dari variabel independen terhadap variabel dependen. HASIL DAN PEMBAHASAN Karakteristik Responden Tabel 2. Jumlah Responden berdasarkan usia Rentang Usia Jumlah 16 Ae 25 Tahun 26 Ae 35 Tahun 36 Ae 55 Tahun TOTAL Berdasarkan tabel diatas menjelaskan bahwa mayoritas usia responden didalam penelitian ini berada pada rentang 16 sampai dengan 25 tahun dengan jumlah 81 orang dari total 102 orang responden pen elitian. Responden Berdasarkan Jenis Kelamin Tabel 3. Jumlah Responden Berdasarkan Jenis Kelamin Jenis Kelamin Laki-laki Jumlah Perempuan Berdasarkan tabel diatas menjelaskan bahwa mayoritas responden dengan jenis kelamin perempuan dengan jumlah 59 orang dari total 102 orang responden penelitian Kurs : Jurnal Akuntansi. Kewirausahaan dan Bisnis--- Vol. 10 No. Juni 2025 ISSN 2527-8223 Responden Berdasarkan Pendapatan Usaha Per tahun Tabel 4. Jumlah Responden Berdasarkan Pendapatan Usaha Per tahun Pendapatan Pertahun Jumlah < 300. < 2. >2. Jumlah Analisis Deskriptif Tabel 5. Analisis Deskriptif Bobot Min Bobot Max Mean Keterangan Kualitas Laporan Keuangan PERAN AKUNTANSI 3,80 3,68 Tinggi Tinggi SISTEM INFORMASI AKUNTANSI 4,00 Sangat Tinggi KINERJA KEUANGAN UMKM 4,20 Sangat Tinggi PERTUMBUHAN UMKM 4,12 Sangat Tinggi Pernyataan R Hitung Tanda Nilai Batas Keterangan 0,624 0,30 Valid 0,831 0,30 Valid 0,739 0,30 Valid 0,739 0,30 Valid 0,646 0,30 Valid 0,912 0,30 Valid 0,930 0,30 Valid 0,925 0,30 Valid 0,736 0,30 Valid 0,854 0,30 Valid 0,833 0,30 Valid 0,777 0,30 Valid 0,797 0,30 Valid 0,777 0,30 Valid 0,752 0,831 0,30 0,30 Valid Valid Pertumbuhan 0,822 0,30 Valid UMKM 0,843 0,30 Valid 0,53 0,30 Valid Uji Validasi Tabel 6 Validitas Penelitian No. Variabel Kualitas Laporan Keuangan Peran Akuntansi Sistem Informasi Akuntansi Kinerja Keuangan Analisis Kinerja Keuangan dan Pertumbuhan UMKM di Kota Pekanbaru (Mimelientesa Irman. Isma Dewita, dan Ria Darmasar. Kurs : Jurnal Akuntansi. Kewirausahaan dan Bisnis ISSN 2527-8223 Uji Realibilitas Tabel 7 Uji Realibilitas No. Variabel R Hitung Nilai Batas Keterangan 0,920 0,60 Reliabel Kualitas 0,916 0,60 Reliabel Laporan 0,924 0,60 Reliabel Keuangan 0,917 0,60 Reliabel 0,918 0,60 Reliabel 0,916 0,60 Reliabel 0,914 0,60 Reliabel 0,915 0,60 Reliabel 0,920 0,60 Reliabel 0,918 0,60 Reliabel 0,918 0,60 Reliabel 0,914 0,60 Reliabel 0,919 0,60 Reliabel 0,923 0,60 Reliabel 0,922 0,60 Reliabel 0,919 0,60 Reliabel 0,920 0,60 Reliabel Peran Akuntansi Sistem Informasi Akuntansi Kinerja Keuangan Pertumbuhan 0,918 0,60 Reliabel UMKM 0,920 0,60 Reliabel Berdasarkan Hasil pengujian alat ukur dengan dipakai pada penelitian menunjukkan bahwa alat ukur yang dipakai pada penelitian ini reliabel ataupun konsisten jika nilai alpha cronbach's yang dihasilkan setelah pengolahan spss berada di atas 0,60. Uji Normalitas Gambar 2. Uji Normalitas Pada Kinerja Keuangan UMKM Kurs : Jurnal Akuntansi. Kewirausahaan dan Bisnis--- Vol. 10 No. Juni 2025 ISSN 2527-8223 Gambar 3. Uji Normalitas Pada Pertumbuhan UMKM Berdasarkan hasil uji normalitas dimana plot menyebar disepanjang garis diagonal menjelaskan bahwa pada penelitian ini mempunyai distribusi normal serta memenuhi asumsi normalitas. Maka dapat disimpulkan bahwa data yang dipakai pada penelitian ini mempunyai distribusi normal. Uji Multikolinearitas Data Hasil uji multikolinieritas, dimana nilai VIF di masing Ae masing variabel lebih kecil dari 10, maka bisa disimpulkan data dengan dipakai pada penelitian ini tidak mengandung gejala multikolinieritas, menjelaskan tidak adanya hubungan yang tinggi diantara variabel bebas pada penelitian ini Heteroskedastisitas Gambar 4. Heteroskedastisitas Pada Kinerja Keuangan Analisis Kinerja Keuangan dan Pertumbuhan UMKM di Kota Pekanbaru (Mimelientesa Irman. Isma Dewita, dan Ria Darmasar. Kurs : Jurnal Akuntansi. Kewirausahaan dan Bisnis ISSN 2527-8223 Gambar 5. Heteroskedastisitas Pada Pertumbuhan Berdasarkan hasil uji heteroskedastisitas dimana plot menyebar kesegala arah menjelaskan bahwa data pada penelitian ini tidak terjadinya heteroskedastisitas. Uji Kelayakan Model Nilai R Square sebesar 0,329 dan 0,432 yang bearti mendekati angka 1. Maka dapat disimpulkan bahwa variabelvariabel independen memberikan hampir seluruh informasi dengan dibutuhkan pada memprediksi variasi variabel Analisis Regresi Linear Berganda Kualitas laporan keuangan serta sistem informasi akuntansi berpengaruh positif kepada kinerja keuangan UMKM di Kota Pekanbaru, pada koefisien masing-masing sebesar 0,134 dan 0,264. Sebaliknya, peran akuntansi tidak berpengaruh signifikan kepada kinerja keuangan, ditunjukkan pada koefisien regresi sebesar -0,079. Selain itu, analisis terhadap pertumbuhan UMKM menunjukkan bahwa semua variabel independen, termasuk kinerja keuangan UMKM, memiliki pengaruh positif, dengan koefisien tertinggi pada kinerja keuangan sebesar 0,408. Hasil ini menunjukkan bahwa faktor-faktor tersebut berkontribusi dalam meningkatkan pertumbuhan UMKM di Kota Pekanbaru. Uji t (Parsia. Dengan nilai thitung . lebih besar dari ttabel . , serta nilai signifikasi 0,001 masih di bawah 0,05, ha diterima dan ho ditolak, kinerja keuangan UMKM memengaruhi pertumbuhan UMKM di Kota Pekanbaru. menjelaskan bahwa pertumbuhan UMKM di Kota Pekanbaru dipengaruhi secara positif serta signifikan oleh kinerja keuangan UMKM. Pengaruh Kualitas Laporan Keuangan Terhadap Kinerja Keuangan UMKM Hasil penelitian yang terlah dilaksanakan. Menjelaskan kualitas laporan keuangan pengaruh positif serta tidak signifikan kepada kinerja keuangan usaha mikro kecil serta menengah (UMKM) di Kota Pekanbaru. Kualitas laporan keuangan ialah salah satu bentuk pertanggungjawaban UMKM serta berguna dengan pengambilan keputusan bisnis. Banyak pelaku UKM yang belum sepenuhnya memahami pentingnya pelaporan keuangan yang berkualitas, dan sebagian masih memandangnya sebagai formalitas atau kewajiban administratif belaka, bukan sebagai alat bantu pengambilan keputusan. Laporan keuangan dari UMKM di Kota Pekanbaru masih perlu ditingkatkan, namun rendahnya kualitas laporan tersebut tidak mempengaruhi kinerja. Laporan keuangan yang berkualitas adalah laporan yang jujur, jelas, dan transparan. Hal ini akan menjadi acuan apakah UMKM sudah berjalan dengan baik kinerjanya dengan melihat kualitas laporan keuangannya. Hasil penelitian ini dikuatkan dengan penelitian yang dilaksanakan oleh (Fitri, 2. , (Mayasari 2. dan (Saputri 2. menunjukkan bahwa kualitas laporan keuangan tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan. Hasil penelitian Kurs : Jurnal Akuntansi. Kewirausahaan dan Bisnis--- Vol. 10 No. Juni 2025 ISSN 2527-8223 ini tidak sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh (Pakpahan, 2. (Wijaya 2. , (Amalia 2. , dan (LAILA, 2. yang menyatakan bahwa Penerapan sistem informasi akuntansi berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat kinerja yang dihasilkan Pengaruh Peran Akuntansi Terhadap Kinerja Keuangan UMKM Hasil penelitian yang terlah dilaksanakan. Menjelaskan peran akuntansi pengaruh positif serta tidak signifikan kepada kinerja keuangan usaha mikro kecil serta menengah (UMKM) di Kota Pekanbaru. Akuntansi bisa membantu pelaku UMKM pada menghitung pengeluaran serta pemasukan, mengevaluasi kinerja, dan mengetahui posisi keuangan. Akuntansi juga berperan dalam pengambilan keputusan, memberikan informasi yang relevan bagi pemilik usaha dalam mengelola keuangan mereka. Banyak pelaku UMKM yang tidak memiliki latar belakang pendidikan akuntansi, mereka mungkin tidak memahami konsep dasar akuntansi seperti pencatatan transaksi, penyusuna laporan keuangan dan analisis laporan Meskipun pengetahuan akuntansi yang dimiliki oleh pelaku usaha tidak memadai, namun peran akuntansi saja tidaklah mampu untuk menilai suatu kinerja keuangan secara keseluruhan. Pengetahuan tentang akuntansi hendaklah diketahui oleh para pelaku UMKM di Kota Pekanbaru karena dari mengetahui dasar tentang akuntansi para pelaku usaha bisa mengambil suatu keputusan yang sulit dan bisa membantu mengolah keuangan dengan baik. Hasil penelitian ini dikuatkan dengan penelitian pada dilaksanakan oleh . aila, 2. memperlihatkan peran akuntansi tidak berpengaruh kepada kinerja keuangan. Hasil penelitian ini tidak sejalan pada penelitian dengan dilaksanakan oleh (Ediraras, 2. (Amanda, 2. dengan menyatakan bahwa Penerapan sistem informasi akuntansi berpengaruh positif dan signifikan kepada tingkat kinerja yang dihasilkan Pengaruh Sistem Informasi Akuntansi Terhadap Kinerja Keuangan UMKM Hasil penelitian dengan sudah dilaksanakan. Menjelaskan sistem informasi akuntansi pengaruh positif serta signifikan kepada kinerja keuangan usaha mikro kecil serta menengah (UMKM) di Kota Pekanbaru. Sistem Informasi Akuntansi (SIA) ialah kumpulan peralatan, manusia, serta sumber daya dengan digunakan dengan mengubah data keuangan serta data yang lain menjadi informasi. Tujuan dari SIA adalah untuk menyampaikan informasi tersebut terhadap anggota pembuat keputusan. SIA bisa membantu UMKM melaksanakan pengendalian internal misalnya membagi tugas serta wewenang karyawan, mengawasi penjualan kredit pada melaksanakab pengecekan limit pelanggan, dan menghasilkan informasi serta laporan dengan membantu pengambilan keputusan. (Reinamah et al. , 2. Hasil penelitian ini dikuatkan pada penelitian yang dilaksanakan oleh (Meilisa, 2. (Farina, 2. , (Anggraeni, 2. , serta (Amalia 2. menunjukkan bahwa sistem informasi akuntansi berpengaruh kepada kinerja keuangan. Berbeda dengan hasil penelitian (Alifyandi Firdhaus, 2. bahwa sistem informasi akuntansi tidak berpengaruh signifikan kepada kinerja keuangan UMKM. Pengaruh Kualitas Laporan Keuangan Terhadap Pertumbuhan UMKM Hasil penelitian dengan terlah dilaksanakan. Menjelaskan kualitas laporan keuangan pengaruh positif serta tidak signifikan kepada kinerja keuangan usaha mikro kecil serta menengah (UMKM) di Kota Pekanbaru. Laporan keuangan yang berkualitas bisa memberikan manfaat bagi UMKM, dalam banyak kasus, faktor-faktor lain seperti strategi bisnis, pemasaran, akses pasar, dan kondisi eksternal lebih berpengaruh terhadap pertumbuhan usaha. Kualitas laporan keuangan dengan baik berkontribusi di pertumbuhan UMKM pada cara meningkatnya efisiensi operasional serta daya saing di pasar. Dengan laporan keuangan dengan transparan dan akurat. UMKM dapat menarik lebih banyak pelanggan dan mitra bisnis, serta meningkatkan reputasi mereka di industry. Namun laporan keuangan saja tidaklah mampu untuk menilai suatu Pertumbuhan secara keseluruhan. Hasil penelitian tersebut tidak sejalan pada penelitian dengan dilaksanakan oleh (Hamidah, 2. (Lestari, 2. dengan menyatakan bahwa Penerapan sistem informasi akuntansi berpengaruh positif dan signifikan kepada tingkat kinerja yang dihasilkan. Pengaruh Peran Akuntansi Terhadap PertumbuhanUMKM Hasil penelitian yang terlah dilaksanakan. Menjelaskan peran akuntansi pengaruh positif serta tidak signifikan kepada kinerja keuangan usaha mikro kecil serta menengah (UMKM) di Kota Pekanbaru. Akuntansi membantu pemilik usaha dengan pengambilan keputusan strategis, meningkatkan akses pembiayaan, serta mengevaluasi kinerja usaha secara Banyak pelaku UMKM yang sering kali beroperasi dilingkungan yang dinamis dan penuh ketidakpastianm oleh karena itu menyebabkan perubahan kondisi pasar, persaingan ketat, dan fluktuasi harga bahan baku dapat memiliki dampak yang lebih besar pada pertumbuhan UMKM. Analisis Kinerja Keuangan dan Pertumbuhan UMKM di Kota Pekanbaru (Mimelientesa Irman. Isma Dewita, dan Ria Darmasar. Kurs : Jurnal Akuntansi. Kewirausahaan dan Bisnis ISSN 2527-8223 Untuk meningkatkan pertumbuhan bisnis, akuntansi dapat digunakan. Namun, akan sangat salah jika menganggap akuntansi hanya sebagai satu-satunya komponen yang menentukan keberhasilan bisnis. Akuntansi dianggap sebagai komponen dengan paling utama serta memainkan peran yang utama dengan keberhasilan bisnis, sehingga membutuhkan perhatian dengan lebih besar. Hasil penelitian ini berbeda dengan (Saragih, 2. , (Lestari, 2. , dan (Ulfi, 2. dengan menyatakan bahwa peran akuntasi berpengaruh positif kepada pertumbuhan UMKM. Dengan Peran akuntansi yang terorganisir. UMKM dapat mengurangi biaya operasional serta meningkatkan produktivitas, sehingga berkontribusi pada pertumbuhan usaha. Pengaruh Sistem Informasi Akuntansi Terhadap Pertumbuhan UMKM Hasil penelitian dengan telah dilaksanakan. Menjelaskan sistem informasi akuntansi pengaruh positif serta signifikan kepada kinerja keuangan usaha mikro kecil serta menengah (UMKM) di Kota Pekanbaru. Sistem informasi akuntansi memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan UMKM. Dengan meningkatkan efisiensi operasional, sistem informasi akuntansi dan kemampuan pengambilan keputusan. SIA berkontribusi pada peningkatan kinerja dan pertumbuhan UMKM. Oleh karena itu, penerapan SIA yang efektif harus menjadi prioritas bagi setiap UMKM untuk mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan. Hal ini sesuai dengan penelitian yang telah dilakukan oleh (Saragih, 2. dan (Ulfi, 2. yang membuktikan bahwa sistem informasi akuntansi berpengaruh positif terhadap Pertumbuhan UMKM Pengaruh Kinerja Keuangan UMKM Terhadap Pertumbuhan UMKM Hasil penelitian dengan sudah dilaksanakan. Menjelaskan kinerja keuangan umkm pengaruh positif serta signifikan kepada kinerja keuangan usaha mikro kecil serta menengah (UMKM) di Kota Pekanbaru. Kinerja keuangan didefinisikan menjadi unit dengan sangat penting untuk mendorong pertumbuhan UMKM karena kinerja keuangan dengan baik serta sehat akan memberikan masukan dengan tepat dengan pengambilan keputusan Sebuah badan usaha dengan dulunya mempunyai prospek cerah serta berumur panjang bisa bangkrut pada waktu singkat jika tidak memiliki kinerja keuangan dengan baik serta sehat. UMKM diharapkan bisa mengevaluasi sejauh mana perkembangan, pertumbuhan, serta kesehatan usahanya. Hasil penelitian ini dikuatkan dengan penelitian yang dilaksanakan oleh (Imam syafi'i, 2. (Adinugroho, 2. dengan membuktikan bahwa kinerja keuangan berpengaruh positif kepada pertumbuhan UMKM PENUTUP Berdasarkan hasil penelitian dengan sudah dilakukan, sehingga kesimpulan pada penelitian ini ialah . Kualitas laporan keuangan mempunyai pengaruh positif dan tidak signifikan kepada kinerja keuangan Usaha Mikro Kesil Menengah (UMKM) di Kota Pekanbaru. Peran akuntansi mempunyai pengaruh positif dan tidak signifikan kepada kinerja keuangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kota Pekanbaru. Sistem informas akuntansi mempunyai pengaruh positif dan signifikan kepada kinerja keuangan Usaha Mikro Kesil Menengah (UMKM) di Kota Pekanbaru . Kualitas laporan keuangan mempunyai pengaruh positif dan tidak signifikan kepada pertumbuhan Usaha Mikro Kesil Menengah (UMKM) di Kota Pekanbaru. Peran akuntansi mempunyai pengaruh positif dan tidak signifikan kepada pertumbuhan Usaha Mikro Kesil Menengah (UMKM) di Kota Pekanbaru. Sistem informas akuntansi mempunyai pengaruh positif dan signifikan kepada pertumbuhan Usaha Mikro Kesil Menengah (UMKM) di Kota Pekanbaru. Kinerja keuangan mempunyai pengaruh positif dan signifikan kepada pertumbuhan Usaha Mikro Kesil Menengah (UMKM) di Kota Pekanbaru. DAFTAR RUJUKAN Adinugroho. Pengaruh Kinerja UMKM Terhadap Prtumbuhan UMKM Kabupaten Sukabumi. ekonomi dan kewirausahaan, 43-53. Alifyandi Firdhaus 1*. Pengaruh Penerapan Sistem Informasi Akuntansi dan Pemanfaatan Teknologi Informasi Terhadap Kinerja UMKM. Amanda. Pengaruh Persepsi Owner Dan Peran Akuntansi Terhadap Kinerja UMKM di Pamulang. Journal of Business and Entrepreneurship. Anggraeni. Pengrauh Sistem Informasi Akuntansi dan Penggunaan teknologi Informasi Terhadap Kinerja Umkm. Cahyani. Analisis Pengelolaan Keuangan Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah (Studi Kasus Pada Paguyuban Keramik Dinoyo Malan. Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB UB. Data dan Statistik UMKM. Diambil kembali dari Kadin Indonesia: https://kadin. id/data-dan-statistik/umkmindonesia/ Kurs : Jurnal Akuntansi. Kewirausahaan dan Bisnis--- Vol. 10 No. Juni 2025 ISSN 2527-8223 Ediraras. Akuntansi dan Kineja UKM. Perkembangan Ekonomi Digital. Diambil kembali dari https://indef. id/wp-content/uploads/2024/01/Sektor-Ekonomi- Digital. Farina. Pengaruh Pemanfaatan Sistem Informasi Akuntansi dan Penggunaan Teknologi Informasi Terhadap Kinerja Umkm . Fitri. Pengaruh Kualitas Laporan Keuangan Terhadap Kinerja Umkm. Mount Hope International Business Journal (MOBIJ). Hamidah. Pengaruh Kualitas Laporan Keuangan Terhadap Pertumbuhan UMKM. Hutabarat. Pengaruh Kualitas Informasi Keuangan Terhadap Kinerja UMKM Di Kota Bandar Lampung. Jurnal Manajemen dan Akuntansi Universitas Teknokrat Indonesia, 21. , 245-252. Imam syafi'i. Pengaruh Kinerja Keuangan. Tingkat Pendidikan dan Kemampuan Manajemen Pemilik Terhadap Pertumbuhan Umkm di Kabupaten Sidoarjo. laila, n. Peran Akuntansi Terhadap Kinerja Keuangan UMKM di Kabupaten Pati. LAILA. Pengaruh Kualitas Laporan Keuangan. Inklusi Keuangan, dan Literasi Keuangan Terhadap Kinerja UMKM di Kabupaten Pati. Lestari. Pengaruh Peran Akuntansi dan Kualitas Laporan Keuangan Terhadap Pertumbuhan Usaha Kecil, dan Menengah (UKM). Journal of bussiness. Meilisa. Pengaruh Sistem Informasi Akuntansi. Kualitas Laporan Keuangan,Efektivitas Pengambilan Keputusan terhadap Kinerja UMKM DiJakarta. Pakpahan. Pengaruh Kualitas Laporan Keuangan Terhadap Kinerja Usaha UMKM. Pabloe. Analysis of The Role Marketing Strategy And Customer Satisfaction On Repurchase Intention. Journal of Current Research in Business and Economics, 3. , 42-82. Rostikawati. , & Pirmaningsih. Pengaruh kemampuan menyusun laporan keuangan dan latar belakang pendidikan yang dimiliki oleh pelaku UMKM terhadap kinerja UMKM. LIABILITY, 01. , 1Ae21. Saragih. Perkembangan UMKM Di Indonesia : Peran Pemahaman Akuntansi. Teknologi Informasi dan Sistem Informasi Akuntansi. Sekar. Sistem Informasi Akuntansi, pemahaman akuntansi, kualitas laporan keuangan yang dapat berpengaruh pada kinerja keuangan UMKM. Sirait. Hitnida, 2017. Analisis Laporan Keuangan Sebagai Dasar Penilaian terhadap Kinerja Keuangan pada PT. Herfinta Farm & Plantation. Jurnal Ilmiah Methonomi. Vol. 3 No. Universitas Methodist Indonesia Sugiyono. Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kualitatif dan R&D). Alfabeta Syamsudin. pengaruh kualitas laporan keuangan dan strategi pemasaran online terhadap kinerj umkm pasca pandemi covid 19 . urvei pada umkm dikota semaran. Ulfi. Peran Akuntansi dan Sistem Informasi Akuntansi Pada Era Society 5. 0 Sebagai Anteseden Terhadap Pertumbuhan UMKM . Riset & Jurnal Akuntansi. Waluyo. 4, september . UMKM Indonesia Semakin Kuat. Diambil kembali https://indonesia. id/kategori/editorial/8587/umkm- indonesia-makin-kuat-program-level-up2024-siap-dorong-digitalisasi- bisnis?lang=1 Waraditya, . Digitalisasi UMKM Indonesia Diambil kembalidariKompas. id:https://w. id/baca/ekonomi/2024/01/25/ mengantisipasi-fenomenadigitalisasi-semu-umkm-nasional Wijaya. PENGARUH KUALITAS LAPORAN KEUANGAN TERHADAP UMKM SERTA PROSPEK IMPLEMENTASI SAK ETAP. Wiranata. Peran Akuntansi Dalam Meningkatkan Kinerja Keuangan UMKM Di Kabupaten Tegal. Jurnal Akuntansi dan Auditing Universitas Dian Nuswantoro, 1. , 1-10. Zahra. Definisi. Kriteria dan Konsep UMKM. Analisis Kinerja Keuangan dan Pertumbuhan UMKM di Kota Pekanbaru (Mimelientesa Irman. Isma Dewita, dan Ria Darmasar.