Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan http://ejournal. org/index. php/JISIP/index Vol. No. 3 November 2019 p-ISSN: 2598-9944 e-ISSN: 2656-6753 Pengaruh Tingkat Pengetahuan Ibu-Ibu Rumah Tangga Terhadap Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Di Desa Beber Kecamatan Batukliang Kabupaten Lombok Tengah Wardatul Jannah Universitas Nahdlatul Ulama NTB Wenk_84@yahoo. Abstrak. Pada penelitian ini dilakukan kajian pengaruh tingakat pengetahuan ibu-ibu rumah tangga terhadap pengelolaan sampah rumah tangga di Desa Beber Kecamatan Batukliang Kabupaten Lombok Tengah. Sampah adalah sisa aktivitas manusia dan alam yang sudah tidak bisa dipakai kembali yang berasal dari, pasar, industri, perhotelan yang menyebabkan pencemaran terahadap lingkungan dan kesehatan. Semakin meningkatnya jumlah penduduk merupakan faktor utama meningkatnya sampah sehingga perlu penanganan sampah yang baik jika tidak ada penanganan khusus maka akan menyebabkan pencemaran lingkungan. Timbulnya masalah sampah di Desa Beber Kecamatan Batukliang Kabupaten Lombok Tengah di duga dipengaruhi oleh beberapa faktor terutama yang akan difokuskan dalam penelitian ini adalah tingkat pengetahuan ibu-ibu rumah tangga terhadap pengelolaan sampah rumah tangga. Kata Kunci : Sampah Rumah Tangga. Pengetahuan. Pengelolaan Sampah PENDAHULUAN Sampah adalah sisa kegiatan sehari-hari manusia dan atau proses alam yang berbentuk Sampah merupakan permasalahan yang sangat terkait dengan pola kehidupan atau kebiasaan hidup manusia serta budaya Produksi sampah di Nusa Tenggara Barat mencapai 3. 500 ton/hari, hal ini sangat terkait dengan semakin meningkatnya jumlah penduduk maka aktivitas manusia juga akan meningkat yang berdampak pada jumlah Permasalahan sampah, jika tidak dilakukan penanganan dengan tepat maka dapat menimbulkan ketidakseimbangan terhadap Peran pemerintah dan masyarakat sangat dibutuhkan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Kehadiran sampah merupakan salah satu persoalan yang dihadapi oleh masyarakat. Kepedulian masyarakat dalam pengelolaan sampah sangat diperlukan untuk membantu pemerintah dalam menangani permasalahan Kurangnya partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah merupakan kendala Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan terpenting dalam menangani permasalahan Mengingat kondisi fisik perkotaan yang lahannya semakin sempit dan kurangnya ruang terbuka untuk pengelolaan sampah sehingga perlu di tingkatkan partisipasi masyarkat dalam pengelolaan sampah agar masyarakat mampu secara mandiri peduli terhadap lingkungan. Untuk mewujudkan kondisi lingkungan yang bersih dan sehat maka perlu adanya partisipasi dari berbagai pihak baik dari pemerintah maupun masyarakat Permasalahan sampah tidak hanya terjadi di kota-kota besar, namun juga terjadi di desa-desa yang mempunyai kepadatan cukup tinggi dan adanya aktifitas perekonomian yang tinggi pula. Permasalahan sampah di desa Beber belum merupakan masalah yang krusial tetapi yang menjadi masalah utama adalah kurangnya pengetahuan masyarakat tentang bagaimana cara mengelola sampah yang baik sehingga tidak menimbulkan pencemaran lingkungan. Untuk mewujudkan kondisi lingkungan yang Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan http://ejournal. org/index. php/JISIP/index bersih dan sehat maka perlu adanya partisipasi dari berbagai pihak baik dari pemerintah maupun masyarakat. Berdasarkan uraian di atas, bahwa sumber terbesar dari permasalahan sampah adalah sampah rumah tangga dan berbagai upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah untuk meningkatkan cara pengelolaannya, tetapi belum memperoleh hasil yang maksimal. Ibu rumah tangga dianggap memiliki hubungan langsung dan tanggungjawab yang tinggi melebihi anggota keluarga yang lain dalam proses penimbunan dan pengelolaan Sampah. METODE PENELITIAN Penelitian ini merupakan penelitian Mendeskripsikan tentang kondisi sosial, tingkat pengetahuan lingkungan dan cara pengelolaan sampah ibu rumah tangga serta mendeskripsikan hubungan antara variabel bebas berupa kondisi sosial, pengetahuan lingkungan, dengan variabel terikat berupa pengelolaan sampah rumah Penelitian ini mengambil wilayah penelitian di desa Beber Kecamatan Batukliang Kabupaten Lombok Tengah. Pengambilan sampel dengan Purposive Random Sampling. Banyaknya sampel yang diambil sebesar 50 KK. Data diambil dengan menggunakan PEMBAHASAN Pengelolaan sampah rumah tangga dalam penelitian ini adalah kegiatan pemisahan, pemanfaatan, dan pemusnahan sampah rumah tangga yang bertujuan untuk menghilangkan atau paling tidak mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan. Menurut Saribanon E,. keberlanjutan pengelolaan sampah memerlukan sistem yang efektif dalam mengatasi masalah lingkungan, menghasilkan secara ekonomi dan dapat diterima oleh Sebagian besar model pengelolaan lingkungan, khususnya pengelolaan sampah, hanya memperhatikan aspek ekonomi dan mempertimbangkan aspek sosial, sehingga Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. No. 3 November 2019 p-ISSN: 2598-9944 e-ISSN: 2656-6753 seringkali mengakibatkan implementasi model tersebut kurang berhasil. Ibu-ibu rumah tangga mengganggap bahwa masalah sampah sudah menjadi tanggup jawab pemerintah karena mereka sudah memberikan retribusi sampah tiap bulannya. Seperti yang dikemukakan oleh Suparmoko . bahwa faktor lain dari permasalahan pengelolaan sampah, adalah masyarakat masih cenderung menganggap bahwa pengelolaan sampah semata-mata merupakan tanggung jawab Pemerintah. Sebagian ibu-ibu rumah tangga cara pengelolaan sampahnya masih sederhana, membuang sampah di lahan kosong di belakang rumah dan cara memusnahkan dengan membakarnya. Alasan mereka masih melakukan pengelolaan sampah yang masih sederhana karena mereka masih punya lahan untuk menampung sampah dan terlebih dengan cara seperti itu tidak adanya pungutan biaya dari pemerintah. Terdapat ibu-ibu rumah tangga cara pengelolaan sampahnya sangat baik, mereka sudah menerapkan program 3R karena bekal dari pengetahuan yang mereka dapat dari PKK. Meningkatnya cara pengelolaan sampah rumah tangga disebabkan oleh tingginya tingkat pengetahuan lingkungan, tingkat pendidikan, adanya pekerjaan, banyaknya media informasi, dan aktifnya di organisasi sosial dari Ibu-ibu rumah tangga. Penelitian ini sejalan dengan yang dikemukakan oleh Slamet . bahwa sampah baik kualitas maupun kuantitasnya sangat dipengaruhi oleh berbagai kegiatan dan taraf hidup masyarakat dan beberapa faktor penting antara lain adalah tingkat pengetahuan, keadaan sosial ekonomi, jumlah penduduk dan kemajuan teknologi. Demikian pula yang dikemukakan oleh Wignyosoebroto . alam Feliana, 2. bahwa dengan melihat karakteristik masyarakat kota yang plural, maka pendekatan sosial dan pendekatan ekonomi diintensifkan untuk menangani masalah Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan http://ejournal. org/index. php/JISIP/index Vol. No. 3 November 2019 p-ISSN: 2598-9944 e-ISSN: 2656-6753 KESIMPULAN Dari hasil penelitian yang telah dilakukan maka dapat dibuat beberapa kesimpulan sebagai berikut: Sampah merupakan masalah yang sangat kompleks dan perlu perhatian khusus Masyarakat memiliki peran yang sangat penting dalam pengelolaan sampah. Tingkat pendidikan ibu-ibu rumah tangga sangat mempengaruhi cara pengelolaan sampah rumah tangga. DAFTAR PUSTAKA