JISI: JURNAL INTEGRASI SISTEM INDUSTRI Volume 10 No 2 Agustus 2023 Strategi Pemasaran Pada UMKM Ikhtiar dengan Analisis SWOT dan Weighted Aggregated Sum Product Assesment (WASPAS) Moh. Jufriyanto Program Studi Teknik Industri. Fakultas Teknik. Universitas Muhammadiyah Gresik Jl. Sumatera No 101 Gresik Kota Baru. Gresik, 61121 E-mail: jufriyanto@umg. ABSTRAK Strategi pemasaran merupakan cara untuk mencapai tujuan dari perencanaan usaha. Strategi pemasaran yang baik akan memberikan pengaruh besar dalam proses pemasaran produknya. UMKM Ikhtiar merupakan salah satu UMKM yang bergerak dalam bidang produksi keripik. Salah satu produksinya adalah keripik talas. Permasalahan yang terjadi pada UMKM Ikhtiar yaitu penjualan keripik talas yang mengalami fluaktuatif , munculnya pesaing yang menjual produk keripik, dan proses perbaikan terhadap pemasaran setelah adanya wabah covid-19. Oleh karena itu dalam penelitian bertujuan untuk melakukan perumusan dan penentuan strategi pemasaran yang tepat pada UMKM Ikhtiar. Pada penelitian menggunakan metode analisis SWOT dan weighted aggregated sum product assesment (WASPAS). Dari hasil penelitian diperoleh 3 alternatif strategi pemasaran yang direkomendasikan dan dapat dipertimbangkan. Strategi tersebut antara lain strategi A3 (Memanfaatkan dan meningkatkan promosi melalui media online yang ad. , strategi A1 (Meningkatkan pelayanan pada konsume. dan strategi A2 (Mengikuti pelatihan kegiatan pemasara. Kata kunci: UMKM. Strategi Pemasasaran. Keripik Talas. Analisis SWOT. WASPAS ABSTRACT Marketing strategy is a way to achieve the goals of business planning. A good marketing strategy will have a great influence on the marketing process of its products. Ikhtiar MSMEs is one of the MSMEs engaged in the production of chips. One of the productions is taro chips. The problems that occur in Ikhtiar MSMEs are the sales of taro chips that have fluctuated, the emergence of competitors who sell chip products, and the process of improving marketing after the Covid-19 outbreak. Therefore, the study aims to formulate and determine the right marketing strategy for Ikhtiar MSMEs. The study used the SWOT analysis method and weighted aggregated sum product assessment (WASPAS). From the results of the study obtained three alternative marketing strategies that are recommended and can be These strategies include the A3 strategy (Utilizing and increasing promotion through existing online medi. , the A1 strategy (Improving services to consumer. , and the A2 strategy (Following training on marketing activitie. Keywords: MSMEs. Marketing Strategy. Taro Chips. SWOT Analysis. WASPAS PENDAHULUAN Taktik pemasaran adalah suatu cara yang terstruktur untuk meingkatkan solusi dari masalah pemasaran, selain itu taktik pemasaran dapat digunakan untuk membuat keputusan yang strategis. Beberapa taktik pemasaran yang dapat dilakukan seperti meningkatkan kualitas produk, melakukan daya tarik konsumen, menjaga loyalitas DOI: /10. 24853/jisi. pelanggan, melakukan pelayanan yang baik dan menjaga kebersihan, melakukan kerja sama dengan pemasok, dan melakukan pengelolaan keuangan secara baik (Maulida & Habiburahman, 2. Mencapai tujuan,dari Penetapan strategi pemasaran JISI: JURNAL INTEGRASI SISTEM INDUSTRI Website: http://jurnal. id/index. php/jisi yang tepat perlu melakukan identifikasi pada faktor-faktor internal dan eskterna yng berpengaruh pada sebuah usaha. Faktor internal dapat mengetahui kekuatan dan kelemahan pada sebuahn usaha, sehingga kemampuan usaha tersebut. Pada faktor eksternal dapat mengetahui usaha-usaha yang muncul dan juga melakukan perubahan sehingga memiliki peluang dan juga ancaman (Harahap et al. , 2. Strategi kontribusi yang penting untuk mencapai keberhasilan suatu usaha. Strategi pemasaran memiliki kontribusi yang penting dalam perencanaan usaha. Pemanfaatan peluang meningkatkan posisi usaha dalm pangsa pasar merupakan penerapan strategi pemasaran. Salah satu strategi pemasaran yang dapat diterapak dengan menggunakan bauran pemasaran . P) (Anjayani & Febriyanti, 2. Pemasaran merupakan salah satu cara setiap usaha baik skala kecil hingga besar untuk mempertahankan keberadaan dan kelangsungan proses bisnisnya. Selain itu, juga untuk mendapatkan keuntungan sesuai dengan Dalam mencapai tujuan, maka diperlukan strategi pemasaran yang tepat, sehingga dapat mengetahui sikap dan perilaku Strategi pemasatan yang tepat dapat juga menganlisa kondisi dan peluang Salah satu cara dalam penerapan strategi pemasaran adalah penerapan marketing mix . arga, produk, promosi, dan tempa. (Suhandi et al. , 2. Pada pemasaran terdapat suatu sistem yang dapat menganalisis keunggulan dan kelemahan dari pesaing. Selain itu, juga dapat kemampuan usaha dengan pesaingnya meliputi apsek harga, pelayanan, dan kualitas yang diberikan kepada para konsumen. Berdasarkan penelitiannya, penerapan strategi pemasaran yang tepat pada usaha keripik keladi meliputi perbaikan kemasan, proses pengolahan, kualitas dan kuantitas serta protokol Kesehatan (Sumardani, 2. Strategi pemasaran yang baik juga perlu mengetahui posisi dari pelaku usaha, agar mudah dilakukan perumusan strategi pemasaran guna mengembangkan usaha tersebut. Strategi pemasaran yang dapat digunakan untuk pengembangan produksi keripik talas meliputi peningkatan kualitas P-ISSN: 2355-2085 E-ISSN: 2550-083X produk dan melakukan diversifikasi produk agar mampu memenuhi permintaan pasar yang lebih luas (Helmayuni et al. , 2. Strategi pemasaran dapat diarahkan pada perilaku konsumen dengan melakukan pengembangan pada bauran pemasaran. Bauran pemasaran yang perlu diperhatikan meliputi penetapa harga, distribusi, inovasi produk, dan promosi. Strategi pemasaran harus memiliki arah orientasi pada kebutuhan konsumen dan antisipatif terhadap pesaing. Berdasarkan penelitiannya mengenai strategi bauran pemasaran pada usaha keripik talas memberikan kualitas rasa yang baik dan harga yang bersaing (Yarden & Tapparan, 2. Dalam eksternal, maka suatu usaha perlu melakukan pengembangan strategi agar dapat mengambil peluang yang ada. Suatu usaha melakukan perencanaan strategis dengan melakukan analisis proses, merumuskan dan menevaluasi strategi-strategi. Adanya perencanaan strategis membantu perusahaan untuk secara objektif terhadap kondisi internal dan eksternal. Hal ini akan membantu perusahaan melakukan antisipasi terhadap perubahan secara cepat dari lingkungan eksternal. Berdasarkan penelitiannya strategi pemasaran yang dapat dilakukan dengan penetrasi pasar dan pengembangan produk (Maria & Shavab. UMKM dalam menarik konsumen untuk meningkatkan minat beli terhadap produknya , maka perlu melakukan suatu keputusan yaitu strategi untuk mencapai tujuan tersebut. Strategi yang dilakukan adlah strategi Strategi pemasaran yang dilakukan oleh UMKM merupakan serangkaian rencana yang akan dilakukan oleh UMKM untuk mencapai tujuannya yang telah ditetapkan. Penentuan strategi pemasaran yang baik dan tepat akan memberikan efek pada UMKM untuk keberhasilan kegiatan pemasaran (Purbasani et al. , 2. UMKM Ikhtiar merupakan salah satu UMKM yang bergerak dalam bidang produksi Salah satu produksinya adalah keripik Pada proses penjualan keripik talas Penjualan munculnya pesaing-pesaing yang menjual produk keripik. Selain itu. UMKM ikhtiar JISI: JURNAL INTEGRASI SISTEM INDUSTRI pengembangan usaha setelah adanya wabah Berikut merupakan data penjualan keripik talas selama tahun 2022 : Gambar 1. Data penjualan keripik talas UMKM Ikhtiar Berdasarkan gambar 1, penjualan keripik talas UMKM Ikhtiar mengalami penuruan serta terjadi fluktuatif. Penuruan tertinggi terjadi pada bulan februari, maret, juni, dan Dari hasil tersebut maka perlu pemasaran keripik talas UMKM Ikhtiar. karena itu, perlu adanya perumusan dan penentuan suatu strategi pemasaran yang baik dan tepat agar produknya mampu bersaing dan dapat dipasarkan secara maksimal. Adanya strategi pemasaran yang baru dan tepat, maka membuat UMKM Ikhtiar memiliki daya saing yang baik terhadap kompetitor. Strategi pemasaran pada UMKM Ikhtiar akan memberikan suatu langkah dalam membuat suatu inovasi baru dalam pemasaran produknya kepada konsumen. Selain itu, dengan adanya strategi pemasaran maka UMKM Ikhtiar dapat mengetahui kekurangan terhadap strategi pemasaran yang telah diterapkan pada periode sebelumnya. Pada penelitian ini, melakukan analisis strategi pemasaran pada UMKM Ikhtiar dengan menggunakan kombinasi metode analisis SWOT dan weighted aggregated sum product assesment (WASPAS). Analisis SWOT digunakan untuk mengidentifikasi fakor-faktor dari lingkungan internal dan Identifikasi tersebut melalui empat perspektif yaitu kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman. Hasil analisis SWOT akan muncul strategi pemasaran terhadap empat perspektif tersebut. Weighted aggregated sum product assesment (WASPAS) digunakan untuk mementukan keputusan dari alternatif strategi pemasaran yang dihasilkan dari analisis SWOT. Hasil dari kombinasi dari kedua metode tersebut dapat digunakan oleh Volume 10 No 2 Agustus 2023 UMKM Ikhtiar untuk memperbaiki strategi penjualan dan dapat memperluas pangsa pasar keripik talas. TINJAUAN PUSTAKA Analisis SWOT adalah metode yang digunakan untuk mengidentifikasi berbagai memaksimalkan kekuatan . dan peluang . Selain itu, analisis swot secara bersamaan juga dapat digunakan untuk meminimalkan kelemahan . dan ancaman . (Amalia et al. , 2. Analisis SWOT meruakan singkatatan dari strength, weakness, opportunity, dan threats, dimana yang termasuk lingkungan internal adalah strength dan weakness, sedangkan yang opportunity dan threats. Dalam hal ini analisis SWOT membandingkan peluang dan ancaman terhadap kekuatan dan kelemahan yang dihadapi di dunia bisnis (Jufriyanto, 2. Metode weighted aggregated sum product assesment (WASPAS) merupakan metode yang mengurangi kesalahan dalam melakukkan suatu penaksiran sebagai cara untuk pemiihan nilai tertinggi dan terendah. Metode adalah gabungan dari metode weight sum model (WSM) yaitu model jumlah tertimbang dengan metode WPM . eight product mode. yaitu model produk tertimbang (Handayani et al. , 2. METODE PENELITIAN Pada penelitian, data yang digunakan adalah data primer, dimana data tersebut diperoleh secara langsung kepada responden melalui proses wawancara dan observasi Identifikasi data dan anaisis lingkungan internal dan eksternal UMKM Ikhtiar dan perumusan strategi diperoleh dengan melakukan wawancara pada pemilik usaha dan 2 karyawan yang mengerti proses penjualan produk keripik talas. Pada pengukuran untuk mengetahui posisi usaha dilakukan penyebaran kuesioner penilaian yang diberikan juga kepada pemilik usaha dan 2 karyawannya. Pada penentuan strategi pemasaran menggunakan kuesioner. Kuesioner tersebut berisi kombinasi dari alternatif strategi yang dirumuskan melalui analisis SWOT dengan kriteria pada yang ditentukan pada JISI: JURNAL INTEGRASI SISTEM INDUSTRI Website: http://jurnal. id/index. php/jisi metode WASPAS. Responden memberikan penilaian dengan skala 1 sampai 5. Kuesioner disebar kepada 30 responden dengan Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling dimana responden yang digunakan pernah melakukan pembelian keripik talas pada UMKM Ikhtiar. Berikut merupakan tahapan penyelesaian dengan analisis SWOT (Syaiful & Elihami. Melakukan identifikasi lingkungan internal yang meliputi kekuatan . dan kelemahan . , dan lingkungan eksternal yang meliputi peluang . dan ancaman (Threat. Pengukuan dari Matriks IFAS (Internal Factor Analysis Summar. dan matriks EFAS (External Factor Analysis Summar. Penentuan posisi usaha melalui diagram kartesius. Pembuatan matriks SWOT. Matriks SWOT menghasilkan alternatif strategi meliputi SO. WO. ST. WT yang tercantum dalam empat sel. Berikut merupakan tahapan penyelsaian dengan Metode weighted aggregated sum product assesment (WASPAS) . andayani, 2. Menyusun kuesioner yang berisi matriks SWOT dan kriteria pada metode WASPAS Melakukan penyebaran kuesioner kepada responden Hasil penilaian dari responden digunakan untuk Menyusun matriks Keterangan : Xij : matriks keputusan : alternatif . : kriteria . : jumlah kriteria P-ISSN: 2355-2085 E-ISSN: 2550-083X : jumlah alternatif Melakukan perhitungan normalisasi terhadap matriks keputusan. A Kriteria benefit A Kritaria Cost Keterangan : Rij : matriks yang ternormalisasi Max Xij : nilai yang paling tinggi pada kolom ke-j Min Xij : nilai yang paling rendah pada kolom ke-j Xij : matriks keputusan Menentukan nilai bobot untuk masingmasing kriteria yang akan digunakan dalam perhitungan nilai kepentingan Melakukan kepentingan relatif untuk alternatif. Alternatif dalam penelitian ini merupakan hasil perumusan strategi dari analisis SWOT. Keterangan : : Kepentingan relatif Rij : matriks yang ternormalisasi : bobot : kriteria/kolom : alternatif/baris Melakukan menentukan alternatif terbaik yang akan digunakan dalam strategi pemasaran oleh UMKM Ikhtiar HASIL DAN PEMBAHASAN Berikut merupakan hasil pengukuran matriks IFAS yang terdiri dari kekuatan dan JISI: JURNAL INTEGRASI SISTEM INDUSTRI Volume 10 No 2 Agustus 2023 Tabel 1. Matriks IFAS Faktor Internal Kekuatan Harga produk terjangkau Lokasi penjualan mudah terjangkau Pelayanan terhadap pelanggan baik dan Cita rasa yang gurih dan enak Tidak menggunakan bahan pengawet Memiliki pelanggan yang tetap Sub Total Kelemahan Promosi masih secara tradisional Keterbatasan modal Alat produksi masih manual Tidak ada varian rasa Pemasaran belum luas Sub Total Total Bobot Rating Skor Bobot Berdasarkan tabel 1, menjelaskan bahwa kekuatan yang memiliki pengaruh besar terhadap penjualan Keripik Talas UMKM Ikhtiar adalah produk keripik yang tidak menggunakan bahan pengawet. Dengan nilai bobot 0,195. Hal ini menjadi keunggulan produk keripik talas UMKM Ikhtiar yang aman untuk Kesehatan. Sedangkan kelemahan utama yaitu pemasaran yang belum luas dengan nilai bobot yaitu 0,225. UMKM yang masih dalam skala kecil dan kurangnya sarana prasarana untuk pemasaran menjadi kendala untuk UMKM Ikhtiar untuk memasarkan lebih luas produk keripik talas. Berdasarkan tabel diatas diperoleh nilai total matriks IFAS sebesar 2,71. Tabel 2. Matriks EFAS Faktor Eksternal Peluang Melakukan kerja sama dengan pihak dinas terkait dalam promosi Memperluas pemasaran melalui media Pengiriman bahan baku dari supplier tepat Menambah variasi rasa pada produk Melakukan kerja sama dengan lembaga keuangan terkait modal Sub Total Ancaman Munculnya usaha produk keripik di sekitar lokasi penjualan Pengaruh dari cuaca Perubahan selera dari konsumen Daya beli konsumen yang menurun Belum mendapat dukungan dari Bobot Rating Skor Bobot JISI: JURNAL INTEGRASI SISTEM INDUSTRI Website: http://jurnal. id/index. php/jisi P-ISSN: 2355-2085 E-ISSN: 2550-083X pemerintan terkait pengambangan usaha Sub Total Total Berdasarkan tabel 2, peluang terbesar yang berpengaruh pada UMKM Ikhtiar adalah memperluas pemasaran melalui media online dengan nilai bobot sebesar 0,45. Adanya pekermbangan teknologi membuat pemasaran mengalami perubahan, hal ini tentunya UMKM Ikhtiar harus mengikuti perkembangan tersebut agar dapat bersaing dan meningkatkan pangsa pasar secara luas. Beberapa pemasaran yang dapat dilakukan dengan cara media online seperti Instagram, marketplace . Lazada. Tokopedi. Pada ancaman terbesar untuk UMKM Ikhtiar adalah daya beli konsumen yang mengalami penurunan dengan skor bobot sebesar 0,35. Adanya pandemic covid-19 selama 2 tahun dan juga mengenai adanya resesi mengakibatkan perekonomian masih belum stabil dan mengganggu terhadap pembelian keripik talas dimana konsumen mengurangi jumlah pembelian baik dalam skala besar dan kecil. Berdasarkan tabel diatas diperoleh nilai total matriks efas sebesar 2,905. Berikut merupakan hasil matriks Pada gambar 1 menunjukkan bahwa posisi internal dan eksternal guna mengetahui UMKM Ikhtiar berada pada sel V yaitu strategi posisi dari UMKM Ikhtiar : hold and maintain . aga dan pertahanka. , dimana pada strategi ini menggunakan penetrasi pasar dan pengembangan produk. Salah satu cara penetrasi pasar yang dapat dilakukan oleh UMKM Ikhtiar adalah meningkatkan pemasaran dan promosi. Sedangkan pada tahap pengembangan produk, maka UMKM Ikhtiar dapat melakukan inovasi produk dengan menambah varian rasa. Gambar 1. Matriks internal dan eksternal Berikut merupakan hasil dari matriks SWOT : Tabel 3. Matriks SWOT Internal Eksternal Peluang Kekuatan Harga produk terjangkau Lokasi penjualan mudah Pelayanan terhadap pelanggan baik dan ramah Cita rasa yang gurih dan enak Tidak menggunakan bahan Memiliki pelanggan yang Kelemahan Promosi masih secara Keterbatasan modal Alat produksi masih manual Tidak ada varian rasa Pemasaran belum luas JISI: JURNAL INTEGRASI SISTEM INDUSTRI Volume 10 No 2 Agustus 2023 Melakukan kerja sama dengan pihak dinas terkait dalam promosi Memperluas pemasaran melalui media sosial Pengiriman bahan baku dari supplier tepat waktu Menambah variasi rasa pada Melakukan kerja sama dengan lembaga keuangan terkait modal Strategi WO Memanfaatkan melalui media online yang ada (W1. W5. O1. Melakukan pembaharuan alat produksi dan menjalin lembaga keuangan untuk penambahan modal usaha (W2. W3. O3. Menciptakan variasi rasa konsumen (W4. Strategi SO Meningkatkan pelayanan pada konsumen (S2. S3. S6. O3. Mengikuti pelatihan kegiatan pemasaran (S1. O1. O2. Ancaman Munculnya usaha produk keripik di sekitar lokasi Pengaruh dari cuaca Perubahan selera dari Daya beli konsumen yang Belum mendapat dukungan dari pemerintan terkait pengembangan usaha Strategi ST Strategi WT Mempertahankan Mengembangkan produk produk keripik talas (S3. S4, melalui inovasi menjadi pembeda dengan Menjaga harga untuk stabil produk pesaing (W5. W4. perkembangan perekonomian 2. Melakukan inovasi proses masyarakat dan Melakukan kerja sama dengan pihak terhadap produk keripik talas (W1. T2. pengembangan usaha (S1. S3. S6. T1. T3. T4. Berdasarkan tabel 3, merupakan matriks Strategi ST SWOT yang menghasilkan alternatif strategi Pada strategi ini digunakan untuk pemasaran pada UMKM Ikhtiar : Strategi SO menggunakan kekuatan. Pada strategi Strategi ini adalah strategi yang digunakan ini meliputi : untuk menghasilkan peluang berdasarkan A Mempertahankan kualitas produk kekuatan yang ada pada UMKM Ikhtiar. keripik talas (S3. S4. Pada strategi ini meliputi : A Menjaga harga untuk stabil dengan A Meningkatkan konsumen (S2. S3. S6. O3. Melakukan kerja sama dengan pihak A Mengikuti pemasaran (S1. O1. O2. pemerintah untuk pengembangan Strategi WO usaha (S1. S3. S6. T1. T3. T4. Pada strategi ini melakukan perbaikan pada Strategi WT kelemahan dengan memanfaatkan peluang. Pada strategi ini menghindari ancaman Strategi ini meliputi : dengan meminimalisir kelemahan. Pada strategi ini meliputi : A Memanfaatkan dan meningkatkan promosi melalui media online yang A Mengembangkan produk melalui ada (W1. W5. O1. inovasi yang menjadi pembeda dengan produk pesaing (W5. W4. A Melakukan pembaharuan alat produksi dan menjalin kerjasama dengan A Melakukan inovasi proses penjualan lembaga keuangan untuk penambahan yang baik terhadap produk keripik modal usaha (W2. W3. O3. talas (W1. T2. Pada A Menciptakan variasi rasa sesuai kebutuhan konsumen (W4. JISI: JURNAL INTEGRASI SISTEM INDUSTRI Website: http://jurnal. id/index. php/jisi (WASPAS). Adapun penyelasaiannya sebagai A Penentuan Kriteria Berikut merupakan hasil penentuan kriteria dan nilai bobot berdasarkan alternatif strategi pemasaran : Tabel 4. Penentuan kriteria Kriteria Jenis Bobot Pelayanan Benefit Promosi Benefit P-ISSN: 2355-2085 E-ISSN: 2550-083X Kualitas Benefit Modal Biaya Harga Biaya Berdasarkan tabel 4, berdasarkan alternatif strategi pemasaran yang terbentuk maka ditentukan kriteria untuk mewakili alternatif Nilai bobot pada masing-masing kriteria sebesar 20%. Berikut merupakan hasil penilaian kriteria dari masing-masing alternatif : Tabel 5. Nilai kriteria masing-masing alternatif Alternatif Strategi Harga Modal Kualitas Meningkatkan pelayanan pada konsumen Mengikuti pelatihan kegiatan pemasaran Memanfaatkan dan meningkatkan promosi melalui media online yang Melakukan pembaharuan alat produksi dan menjalin kerjasama dengan lembaga keuangan untuk penambahan modal usaha Menciptakan variasi rasa sesuai kebutuhan konsumen Mempertahankan kualitas produk keripik talas Menjaga harga untuk stabil dengan memperhatikan perekonomian masyarakat dan Melakukan kerja sama dengan pihak pemerintah untuk pengembangan usaha Mengembangkan produk melalui inovasi yang menjadi pembeda dengan produk pesaing Melakukan inovasi penjualan yang baik terhadap produk keripik MAX MIN Promosi Pelayanan JISI: JURNAL INTEGRASI SISTEM INDUSTRI A Penyusunan Matriks Keputusan Berikut merupakan hasil dari penyusunan matriks keputusan : Volume 10 No 2 Agustus 2023 Kriteria kualitas : Berikut merupakan hasil rekapan perhitungan matriks normalisasi : A Perhitungan normalisasi matriks keputusan Berikut merupakan Contoh perhitungan matriks normalisasi : Kriteria harga : ycE1 = 0,5 A Perhitungan nilai kepentingan relatif untuk Berikut merupakan perhitungan nilai kepentingan relatif dari masing-masing 1 ycu 0,2 0,75 ycu 0,2 0,8 ycu 0,2 1 ycu 0,2 1 ycu 0,2 0,5 10,2 0,750,2 0,80,2 10,2 10,2 ycE1 = 0,5 0,91 0,5 0,90 ycE1 = 0,906 ycE2 = 0,5 0,75 ycu 0,2 1 ycu 0,2 0,8 ycu 0,2 0,8 ycu 0,2 0,8 ycu 0,2 0,5 0,750,2 10,2 0,80,2 0,80,2 0,80,2 ycE2 = 0,5 0,83 0,5 0,83 ycE2 = 0,828 ycE3 = 0,5 0,75 ycu 0,2 1 ycu 0,2 1 ycu 0,2 1 ycu 0,2 1 ycu 0,2 0,5 0,750,2 10,2 10,2 10,2 10,2 ycE3 = 0,5 0,95 0,5 0,94 ycE3 = 0,947 JISI: JURNAL INTEGRASI SISTEM INDUSTRI Website: http://jurnal. id/index. php/jisi ycE4 = 0,5 P-ISSN: 2355-2085 E-ISSN: 2550-083X 1 ycu 0,2 0,6 ycu 0,2 0,8 ycu 0,2 0,6 ycu 0,2 0,6 ycu 0,2 0,5 10,2 0,60,2 0,80,2 0,60,2 0,60,2 ycE4 = 0,5 0,72 0,5 0,70 ycE4 = 0,712 ycE5 = 0,5 0,75 ycu 0,2 0,75 ycu 0,2 1 ycu 0,2 0,8 ycu 0,2 0,6 ycu 0,2 0,5 0,750,2 0,750,2 10,2 0,80,2 0,60,2 ycE5 = 0,5 0,78 0,5 0,77 ycE5 = 0,775 ycE6 = 0,5 0,6 ycu 0,2 0,75 ycu 0,2 1 ycu 0,2 0,8 ycu 0,2 0,8 ycu 0,2 0,5 0,60,2 0,750,2 10,2 0,80,2 0,80,2 ycE6 = 0,5 0,79 0,5 0,78 ycE6 = 0,785 ycE7 = 0,5 0,75 ycu 0,2 0,75 ycu 0,2 0,8 ycu 0,2 0,8 ycu 0,2 0,8 ycu 0,2 0,5 0,750,2 0,750,2 0,80,2 0,80,2 0,80,2 ycE7 = 0,5 0,78 0,5 0,78 ycE7 = 0,780 ycE8 = 0,5 0,6 ycu 0,2 0,75 ycu 0,2 1 ycu 0,2 0,8 ycu 0,2 0,6 ycu 0,2 0,5 0,60,2 0,750,2 10,2 0,80,2 0,60,2 ycE8 = 0,5 0,75 0,5 0,74 ycE8 = 0,743 ycE9 = 0,5 0,75 ycu 0,2 0,75 ycu 0,2 0,6 ycu 0,2 0,8 ycu 0,2 1 ycu 0,2 0,5 0,750,2 0,750,2 0,60,2 0,80,2 10,2 ycE9 = 0,5 0,78 0,5 0,77 ycE9 = 0,775 Dari hasil perhitungan nilai kepentingan relatif, maka dilakukan perangkingan untuk menentukan alternatif terbaik yang akan digunakan dalam strategi pemasaran oleh UMKM Ikhtiar : Tabel 6. Perangkingan nilai kepentingan relatif Alternatif Nilai Qi Peringkat JISI: JURNAL INTEGRASI SISTEM INDUSTRI Dari tabel diatas terdapat 3 alternatif yang memiliki nilai tertinggi yaitu alternatif A3 (Memanfaatkan dan meningkatkan promosi melalui media online yang ad. dengan nilai sebesar 0,947. A1 (Meningkatkan pelayanan pada konsume. dengan nilai sebesar 0,906. A2 (Mengikuti pelatihan kegiatan pemasara. dengan nilai sebesar 0,828. Ketiga alternatif menentukan strategi pemasaran oleh UMKM Ikhtiar. KESIMPULAN Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian yaitu berdasarkan nilai matriks IFAS diperoleh nilai sebesar 2,71. pada matriks EFAS diperoleh nilai sebesar 2,905. Berdasarkan diagram kartesius pada matriks internal dan eksternal posisi UMKM Ikhtiar berada pada posisi jaga dan pertahankan. Pada posisi ini strategi yang dilakukan yaitu penetrasi pasar dan penngembangan produk. Pada hasil matriks SWOT diperoleh alternatif strategi pemasaran yang dapat digunakan oleh UMKM Ikhtiar. Dari hasil metode weighted aggregated sum product assesment (WASPAS) strategi pemasaran yang direkomendasikan dan dapat dipertimbangkan sebanyak 3 alternatif yang memiliki nilai tertinggi yaitu strategi A3 (Memanfaatkan dan meningkatkan promosi melalui media online yang ad. , strategi A1 (Meningkatkan pelayanan pada konsume. dan strategi A2 (Mengikuti pelatihan kegiatan pemasara. Pada melakukan pengukuran kinerja terhadap strategi yang sudah ditentukan. Selain itu, juga dapat digunakan untuk penelitian mengukur kepuasan konsumen terhadap implemntasi dari strategi tersebut. DAFTAR PUSTAKA