BAHTERA INDONESIA: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia ISSN 2541-3252 Vol. No. Sep. KEBEBASAN INDIVIDU DALAM PUISI AuKUPU MALAM DAN BINIKUAy KARYA CHAIRIL ANWAR DAN AuRUWETAy KARYA FITRI NGANTHI WANI Zikra Aura Nandisa1. Anggun Sepmiruni Respatiko2. Dian Hartati3 Universitas Singaperbangsa Karawang, 2110631080081@student. Universitas Singaperbangsa Karawang, 2110631080093@student. Universitas Singaperbangsa Karawang, dian. hartati@fkip. ABSTRAK Kebebasan Kebebasan individu dapat menyebabkan seseorang bebas melakukan hal yang dapat memenuhi seluruh hawa nafsu terhadap kesenangan duniawi tanpa memikirkan pandangan orang lain. Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan hubungan pengarang dan kehidupan sosial terhadap karya yang diciptakan. Metode kualitatif deskriptif digunakan dalam penelitian Data penelitian diperoleh dengan teknik membaca dan mencatat larik puisi yang merujuk pada aspek sosiologi sastra. Objek dalam penelitian ini adalah puisi AuKupu Malam dan BinikuAy karya Chairil Anwar dan puisi AuRuwetAy karya Fitri Nganthi Wani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada persamaan permasalahan yang diangkat pada kedua puisi, yaitu kebebasan individu yang dibatasi oleh kebebasan individu lain. Konteks kebebasan pada kedua puisi berbeda karena pengaruh latar kehidupan pengarang. Kata Kunci: puisi, kebebasan individu, sosiologi sastra How to Cite: Nandisa. Respatiko. , & Hartati. KEBEBASAN INDIVIDU DALAM PUISI AuKUPU MALAM DAN BINIKUAy KARYA CHAIRIL ANWAR DAN AuRUWETAy KARYA FITRI NGANTHI WANI. Bahtera Indonesia. Jurnal Penelitian Bahasa Dan Sastra Indonesia, 9. , 564Ae573. https://doi. org/10. 31943/bi. DOI: https://doi. org/10. 31943/bi. memenuhi seluruh hawa nafsu terhadap PENDAHULUAN Kebebasan individu merupakan hak seseorang dalam melakukan segala sesuatu Kebebasan individu membuat seseorang Dalam memiliki hak untuk dapat dengan bebas memilih jenis pakaian, alat perawatan tubuh, melakukan hal-hal yang menurutnya dapat tutur kata, perilaku, dan lainnya tanpa perlu Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan ISSN 2541-3252 Vol. No. Sep. BAHTERA INDONESIA: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia memikirkan orang lain. Namun, kebebasan individu tidak sepenuhnya membuat manusia tindakan tidak bermoral meskipun didasari merasa bebas karena kebebasan individu pada kebebasan individu. menyatakan bahwa lainnya yang menyebabkan adanya batasan pada kebebasan individu. terbanyak peringkat kedua adalah Indonesia. Di dunia ini, manusia ialah makhluk Survei menyatakan 40% laki-laki dan wanita sosial yang memiliki keterikatan erat dengan di Indonesia mengaku pernah mengkhianati manusia lain. Dalam hidup manusia akan pasangannya (Batoebara, 2. Hal ini senantiasa memerlukan bantuan orang lain membuktikan bahwa ketidaksetiaan pada pasangan adalah tindakan tidak bermoral membuat hak manusia terhadap kebebasan yang masih sering dianggap sebagai sebuah individu tidak sepenuhnya mengandung unsur kebebasan individu di Indonesia. Hal Ketika seseorang mengekspresikan Selain ketidaksetiaan pada pasangan, suatu hal yang ia sukai berdasarkan hak permasalahan lain yang berkaitan dengan kebebasannya, di sisi lain manusia yang hidup kebebasan individu adalah kebebasan untuk di sekitarnya juga memiliki hak untuk menjadi diri sendiri. Seringkali ditemui mengekspresikan penolakan terhadap suatu permasalahan kesulitan menjadi diri sendiri hal yang disukai oleh orang tersebut. Artinya, karena berusaha mengikuti gaya hidup yang tidak semua hal yang dilakukan individu tidak sesuai dengan keadaan. Keinginan dapat diterima oleh orang di sekitarnya karena menjadi sosok sempurna membuat sebagian adanya perbedaan latar belakang sosial maupun pandangan terhadap suatu hal. Oleh mewujudkannya akan memiliki konflik batin. sebab itulah kebebasan individu seorang Konflik manusia akan dibatasi mengenai tubuhnya, pemikirannya, harta oleh kebebasan individu manusia lainnya. Salah benda, dan semua hal yang orang lain miliki. Permasalahan-permasalahan berkaitan dengan kebebasan individu ialah terjadi menjadi sorotan, termasuk para penulis karya sastra. Penulis karya sastra merupakan Ketidaksetiaan pada pasangan terjadi karena seseorang dengan keahlian melahirkan karya Dalam menciptakan karya sastra, memenuhi kebutuhan yang tidak terpenuhi penulis memanfaatkan hal-hal di sekitarnya sebagai ide utama dari karya yang akan Tindakan tidak setia pada pasangan yang diciptakannya, sehingga permasalahan sosial (Muhajarah. Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia ISSN 2541-3252 Vol. No. Sep. BAHTERA INDONESIA: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia memiliki ikatan dengan seorang penulis karya untuk menciptakan karya sastra (Damono. Karya sastra memiliki permasalahan 1978: . sosial dan bersifat inovatif, kreatif, dan Ian Watt imajinatif sehingga dapat menjadi cerminan AuLiterature SocietyAy sosial (Wardana, 2022. Pramudyaseta & sosiologi sastra terbagi menjadi tiga, yaitu Azmin, 2021. Adriyanti, dkk. , 2. konteks sosial pengarang, karya sastra Karya sastra, seperti puisi, cerita pendek, dan naskah drama, merupakan sebagai cerminan masyarakat, dan fungsi sosial karya sastra. ekspresi pikiran, perasaan, pengalaman, dan keyakinan pengarangnya melalui bahasa. Sastra sebagai cerminan kehidupan sebuah kelompok masyarakat memiliki Pengarang merupakan salah satu bagian yang anggapan bahwa sastra merupakan film mengilustrasikan kehidupan masyarakat di sekitar pengarang ketika karya sastra tersebut membuat karya sastra dari masyarakat sekitar. Kemudian, dalam memahami sastra Hal tersebut menunjukkan bahwa sastra memiliki ikatan yang erat dengan hakikatnya (Pramudyasetya & Azmin, 2. Pertama, pengarangnya atau kehidupan masyarakat di jika ciri masyarakat yang diilustrasikan pada mana pengarang itu hidup. Sastra berfungsi sebagai cermin yang perubahan semenjak penciptaannya, karya menggambarkan peristiwa-peristiwa sosial. masyarakat pada saat ia ditulis. Kedua. Anggapan bahwa sastra merupakan cermin masyarakat seringkali memudahkan pembaca memengaruhi representasi dan pemilihan ciri dalam menemukan isi dan makna pada karya masyarakat dalam penciptaan karyanya. sastra yang berhubungan dengan ciri sosial Ketiga. Hal tersebut bukanlah hal baru, kehidupan sosial sebuah kelompok tertentu, namun sudah terjadi sejak lama. Di berbagai bukan ilustrasi sosial suatu kelompok secara era kelahiran karya sastra, kita mudah Keempat, karya sastra yang menemukan karya sastra yang mencerminkan permasalahan sosial kontemporer. Kondisi dengan tepat tidak mampu diandalkan sebagai sosial dijadikan pengarang sebagai inspirasi refleksi masyarakat. Karya sastra tetap Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan ISSN 2541-3252 Vol. No. Sep. BAHTERA INDONESIA: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dianggap sebagai informasi berbentuk cermin Anwar dan Fitri Nganthi Wani merupakan masyarakat, meskipun tidak memiliki tujuan penulis karya sastra puisi yang lahir pada mengilustrasikan masyarakat. Oleh sebab itu, zaman yang berbeda. peneliti memiliki ketertarikan untuk meneliti Chairil Anwar lahir 26 Juli 1992 di permasalahan sosial yang terdapat pada Medan. Sumatera Utara. Mengutip dari sebuah karya, yaitu puisi. Rahmadani . , pada usia 20 tahun nama Puisi . alam Chairil mulai dikenal ketika karya sastra Setiawaty & Nugrahaeni, 2. adalah media ciptaannya dimuat dalam majalah Nisan tahun Beliau juga dikenal sebagai pelopor Pradopo meluapkan ide, pemikiran, emosi, serta merangsang imajinasi panca indera dan Terbentuknya karya sastra angkatan 45 disuguhkan melalui susunan yang diberikan Ekspresi yang berusaha disampaikan masyarakat, yaitu keinginan masyarakat oleh penulis dalam bentuk untaian larik puisi Indonesia untuk merdeka (Mustamar, 2. ini memuat makna yang bersifat tidak Oleh karena itu, sastra angkatan 45 memiliki langsung, sehingga diperlukan proses kritik tema perjuangan dan kehidupan sosial masyarakat (Sulaiman & Febriyanto 2. sesungguhnya dari dari sebuah puisi. Sementara Fitri Nganti Wani Peneliti akan membahas nilai-nilai merupakan penyair yang lahir pada 6 Mei sosial yang terdapat pada puisi AuKupu Malam 1989 di Solo. Sejak berusia 12 tahun. Fitri dan BinikuAy karya Chairil Anwar dan sudah menggemari terutama menulis puisi AuRuwetAy karya Fitri Nganthi Wani melalui dan senang membacakan karyanya. Visi kajian sosiologi sastra. Selanjutnya puisi AuKupu Malam dan BinikuAy disingkat menjadi kebahagiaan lahir batin dan menjadi berguna. Fitri KMB. Tujuan penelitian ini adalah menelaah lebih jauh mengenai refleksi atau cerminan METODE PENELITIAN DAN TEKNIK masyarakat dalam tiga konteks sosial pada UJI VALIDITAS puisi KMB dan AuRuwetAy karya Fitri Nganthi Metode Wani yang akan ditinjau menggunakan teori sosiologi sastra dari Ian Watt. Peneliti dilakukan dengan cara mendeskripsikan keadaan objek penelitian (Moleong, 2. penelitian dengan puisi KMB dan AuRuwetAy Penelitian deskriptif kualitatif ini dilakukan sebagai objek penelitian dikarenakan Chairil untuk mencari nilai-nilai sosial pada objek Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia ISSN 2541-3252 Vol. No. Sep. BAHTERA INDONESIA: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia penelitian, yaitu puisi AuKMBAy karya Chairil Batavia bersama ibunya setelah orang Anwar dalam buku AuAku Binatang JalangAy tuanya bercerai. Sejak berpindah tempat dan puisi AuRuwetAy karya Fitri Nganthi Wani tinggal Chairil menemukan dunia sastra. dalam buku AuJangan Mati Sebelum BergunaAy. Pada latar kehidupan Chairil Anwar. Objek penelitian dianalisis menggunakan faktor-faktor sosial dalam hidupnya teknik analisis isi. Langkah pertama yang dapat memengaruhi karya sastra yang diakukan adalah membaca puisi AuKMBAy karya Chairil Anwar dan puisi AuRuwetAy karya Fitri Nganthi Perpisahan tersebut menjadi inspirasi dalam puisi yang diciptakan Chairil. mengumpulkan data berupa lambang terkait Makna yang terkandung dalam puisi Wani, keterikatan lambang dengan nilai sosial. Chairil, yaitu perceraian yang dilakukan Hal memengaruhi Chairil dalam penciptaan HASIL PEMBAHASAN Berikut adalah hasil analisis puisi AuKMBAy karya Chairil Anwar dan AuRuwetAy karya Fitri Nganthi Wani menggunakan teori sosiologi sastra Ian Watt. karya puisi AuKMBAy. Selanjutnya konteks sosial pengarang Fitri Nganthi Wani. Fitri menjelaskan sastra adalah kebebasan dan mewakili Fitri juga mengatakan bahwa dalam sastra ada yang namanya Aulisentia Konteks Sosial Pengarang Konteks sosial pengarang yang akan poeticaAy yang berarti kebebasan memilih dibahas adalah Chairil Anwar. Chairil cara berekspresi atau gaya. Berikut larik adalah anak tunggal dari pasangan Saleha pertama AuRuwetAy. dan Toeloes. Status anak satu-satunya membesarkan Chairil Anwar dengan /Menjadi bebas belum sepenuhnya Berdasarkan larik tersebut pengarang limpahan kasih sayang. Hal tersebut tak membuat Chairil menjadi sosok manja, sesungguhnya hal-hal atau aktivitas yang selama dilakukan sudah bebas atau kepala dan takut kehilangan. Ketika usia menginjak 19 tahun, melakukan hal tersebut tanpa paksaan dari pihak manapun, tetapi menurut Chairil berpindah tempat tinggal dari Medan ke Batavia. Chairil pindah ke Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan ISSN 2541-3252 Vol. No. Sep. BAHTERA INDONESIA: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Kebebasan dirasakan selama ini merupakan tuntutan Karya Sastra Sebagai Cerminan Masyarakat yang telah disetujui secara tidak sadar. Karya sastra sebagai cermin mrnjadi Berikut larik yang memiliki tafsir tentang bagian refleksi kehidupan. Penciptaan karya sastra menghubungkan kehidupan /Jika kau masih tergalaukan selera (Supriani, 2. Karya sastra juga Penyair menyampaikan jika memiliki tujuan memperluas pemahaman mengenai kehidupan, serta meningkatkan berarti belum sepenuhnya bebas. Kalau kepekaan perasaan. AuKMBAy Puisi suasana penuh amarah dan kecewa dari Apapun yang dilakukan tidak perlu seorang laki-laki pada istrinya yang pusing dengan perkataan orang lain. Berikut larik ketiga puisi AuRuwetAy. Wujud emosi tersebut /Dan merasa rikuh ketika ingin jati terdapat pada larik ke-3 dan ke-4 puisi Pada larik tersebut mengungkapkan, dengan penghakiman orang lain, maka /Kupercepat langkah. Tak noleh ke /Ngeri ini luka-terbuka sekali lagi sesungguhnya telah kehilangan jati diri AuKMBAy. diri sendiri tahu tidak/ Penggambaran makna yang terdapat AuKMBAy Manusia harus berani menjadi diri cerminan permasalahan yang muncul sendiri, mencari kebebasan versi sendiri sejak karya ditulis pada 1943 sampai saat lingkungan sekitar. Hal tersebut sesuai dengan larik keempat puisi AuRuwetAy. Ketidaksetiaan /Kebebasan itu sesungguhnya absurd/ merupakan permasalahan yang berkaitan Kebebasan dalam hidup ini tidak dengan kebebasan individu. Setiap orang bergantung pada standar karena semua memiliki hak atas pilihan hidup masing- berhak memiliki kebebasan versi dirinya masing, termasuk melakukan hal yang masing-masing. Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia ISSN 2541-3252 Vol. No. Sep. BAHTERA INDONESIA: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia ketidaksetiaan terhadap pasangan karena merasa telah mendapat kesenangan yang lebih besar dari orang lain. Namun, hal /Menjadi bebas belum sepenuhnya Secara sederhana, konsep kebebasan tersebut dibatasi oleh hak kebebasan individu yang dimiliki oleh pihak yang dikhianati, sehingga kebebasan atas berdasarkan pilihan seseorang. Artinya ketidaksetiaan terhadap pasangan tidak seseorang bebas jika tidak ada halangan dapat dibenarkan. atau larangan dalam melakukan sesuatu. Dengan demikian, puisi karya Chairil Kebebasan berasal dari ajaran bahwa Anwar tersebut merupakan cerminan dari setiap orang memiliki kehidupannya kehidupan masyarakat, baik pada masa sendiri dan berhak bertindak sesuai dimana puisi AuKMBAy diciptakan maupun dengan pilihannya sendiri. Dalam cermin masyarakat, kebebasan sebagian orang Hal dikarenakan banyak kasus ketidaksetiaan pada pasangan yang masih terjadi sampai saat ini. Karya dibatasi oleh kebebasan orang lain. Manusia itu bebas, tetapi tetap harus mentaati hukum fisika. Misalnya, hukum alam membatasi terwujudnya segala gagasan dan impian manusia dengan kebebasan pada individu pembacanya, keterbatasan ruang dan waktu. Oleh karena itu, kebebasan karya sastra merupakan ekspresi sejati adalah kebebasan yang ingin diekspresikan oleh kebebasan seseorang yang tidak terikat Oleh karena itu, perlu bagi oleh kebodohan dan rasa malu hidup. masyarakat dalam meningkatkan rasa Dari sudut pandang sosial, manusia bebas toleransi terhadap karya sastra pada masa-masa tertentu. Karya sastra juga kekangan dan kekuatan yang membatasi memiliki tujuan memperluas pemahaman kepekaan perasaan, dan menyadarkan Fungsi Sosial Karya Sastra Fungsi Sebab, karya sastra diciptakan menilai kandungan pada karya sastra dan . ara hubungan dengan nilai-nilai sosial. Karya berpiki. Dapat dilihat dari sastra mempunyai keterikatan dengan penggalan larik berikut. kenyataan karena dapat mencerminkan realitas dan kehidupan (Rahmawati. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan ISSN 2541-3252 Vol. No. Sep. BAHTERA INDONESIA: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Dengan demikian fungsi sosial /Barangkali tak setahuku/ merupakan penilaian atas hubungan nilai /Ia menipuku/ pada karya sastra dengan nilai-nilai sosial Makna dari kenyataan atau kehidupan. menggambarkan ketika aku lirik merasa Pada puisi AuKMBAy Chairil Anwar tertipu sehingga memunculkan perasaan mampu menggambarkan permasalahan sosial yang seringkali terjadi pada dilakukan pasangan selama menjalani beberapa kehidupan berumah tangga pada karya sastra ciptaannya. Makna menggambarkan rasa kecewa dan amarah tersirat yang terdapat pada puisi AuKMBAy seorang suami dapat dilihat dari judul puisi itu sendiri dianggap memiliki pekerjaan seperti terdapat kata /Kupu Malam/ dan /Bini/ kupu-kupu malam. Dengan demikian, fungsi sosial puisi AuKMBAy adalah sebuah diantara kedua kata tersebut. /Kupu kritik sosial mengenai ketidaksetiaan Malam/ merupakan istilah yang biasa terhadap pasangan yang didasari oleh hak dipakai sebagai sebutan lain bagi seorang kebebasan individu. perempuan yang bekerja sebagai wanita Chairil terhadap istri Sastra cenderung bebas karena fungsi tuna susila, sedangkan /Bini/ merupakan sebutan bagi seorang perempuan yang Penyampaian ekspresi melalui berstatus istri. Dalam larik puisi AuKMBAy, aku lirik persetujuan orang lain. Dalam puisi Fitri menyiratkan bahwa istri dari tokoh AuakuAy Nganthi menginginkan kebebasan karena mengkhianati cinta karena melakukan tidak ada seorang pun yang ingin diatur, pekerjaan seperti wanita tuna susila. ditekan, atau dibatasi dalam hidup. Istilah yang lebih dikenal untuk wanita Namun, kebebasan itu tidak mutlak dan tuna susila adalah kupu-kupu malam memiliki batas. Betapapun bebasnya seperti yang terdapat pada judul puisi kehidupan, tidak boleh menimbulkan Chairil masalah atau merugikan orang lain. menimbulkan persepsi bahwa istri dari Seseorang tidak dapat bertindak curang tokoh AuakuAy telah melakukan tipu daya pada pasangan yang sebelumnya tidak Seharusnya mempraktikkan kebebasan disadari oleh aku lirik. Terbukti pada dalam koridor toleransi tidak boleh larik ke-9 dan ke-10. melakukan hal yang tidak ingin kita Anwar. Istilah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia BAHTERA INDONESIA: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia ISSN 2541-3252 Vol. No. Sep. dapatkan dari orang lain. Kebebasan harus berupa perintah dan larangan. Dalam hal ini kebebasan memilih juga dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu: Adriyanti. Meliasanti. , & Sutri. "Representasi Sosial Masa Pandemi Covid-19 dalam Antologi Puisi To Kill The Invisible Killer karya FX Gunawan dan Afnan Malay". masyarakat, dan lain-lain. Jurnal Bahasa dan Sastra, 9. , 35SIMPULAN Berdasarkan Anwar. Aku Ini Binatang Jalang. dilakukan pada puisi AuKMBAy karya Chairil Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama. Anwar dan puisi AuRuwetAy karya Fitri Nganthi Batoebara. "Efek Nonton Film Wani, peneliti menemukan adanya persamaan permasalahan yang diangkat pada kedua puisi, yaitu kebebasan individu yang dibatasi oleh kebebasan individu lain. Pada masa Chairil masih menciptakan puisi hingga Fitri permasalahan kebebasan masih sering terjadi Keduanya menuliskan lirik pada puisi dengan menyoroti ketidaksukaannya terhadap kungkungan. 'Layangan Istri Posesif". Network Media, 5. , 78-87. Damono. Sosiologi Sastra Sebuah Pengantar Ringkas. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. Moleong. Metode Penelitian Kualitatif Bandung: Remaja Rosdakarya. Muhajarah. Perselingkuhan Suami Terhadap Chairil Putus' Istri Upaya Penanganannya. Sawwa: Jurnal Studi Gender, 12. , 23-40. Mustamar. "Menjelajah Genealogi didasari hak kebebasan individu, sementara Puisi Indonesia dari Masa Balai Fitri memberikan sorotan terhadap kebebasan Pustaka sampai Era Digital". UNEJ e- Proceeding, 179-193. yang masih terhalang dengan kebebasan individu lain. Dengan demikian. Nazriani. "Kajian Sosiologi Sastra dapat dinyatakan bahwa pengaruh kehidupan dalam Puisi 'Kandai' Karya Deasy Tirayoh". Asas: Jurnal Sastra, 7. , memengaruhi karya yang diciptakannya. DAFTAR PUSTAKA