Siti Nurkayati. Citra Hijriyati Rizki IKLILA: Jurnal Studi Islam dan Sosial PENERAPAN MEDIA AUDIO VISUAL DALAM UPAYA MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA KELAS Vi PADA MATA PELAJARAN SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM DI MTs SA AL-MUSTAWA RANDUBLATUNG KABUPATEN BLORA Siti Nurkayati nurhayatimilitary92@gmail. Intitut Agama Islam Khozinatul Ulum Blora Citra Hijriyati Rizki citrahijriyati@gmai. Institut Agama Islam Khozinatul Ulum Blora Abstract A Effective learning is learning that is able to condition students to have and understand the material presented. One of the obligations of educators to fulfill these obligations is by utilizing learning media in teaching and learning activities, including the media in question is audio visual media. This study aims to . find out how the application of audio-visual media in an effort to increase the understanding of class Vi students at MTs SA Al -Mustawa Randublatung Blora. To find out the supporting factors and inhibiting factors for the application of audio-visual media in an effort to increase the understanding of class Vi students in the subject of Islamic Cultural History (SKI) at MTs SA Al -Mustawa Randublatung Blora. To find out the results of the application of audio-visual media in an effort to increase the understanding of class Vi students at MTs SA Al-Mustawa Randublatung Blora. The research method used is a qualitative method with the type of field research (Field Researc. With the nature of qualitative descriptive Data collection is done by way of interviews, observation and Data analysis techniques include data reduction, data presentation, conclusions and verification. The results of the study are as follows: . The form of application of audiovisual media goes through several stages, namely preparation, implementation and follow-up. Film/video media that are applied in learning are adjusted to learning objectives, and the teacher communicates the activities to be carried out with students, and there is follow-up from the teacher as E-ISSN : 2797-9172 P-ISSN: 2655-6952 Journal IKLILA: Jurnal Studi Islam dan Sosial Volume 6. No. April 2023, pp. Penerapan Media Audio A. material reinforcement. The supporting factor for the application of audiovisual media is the availability of adequate facilities and infrastructure. While the inhibiting factors are differences in the level of intelligence of students and frequent power outages. The results of the application of audio-visual media in an effort to increase class Vi students' understanding of Islamic Cultural History (SKI) subjects show that students are able to understand the content of the material presented. Keywords: Application. Audio Visual Media. Understanding. History of Islamic Culture Abstrak Pembelajaran yang efektif adalah pembelajaran yang mampu mengkondisikan subjek didik untuk mempunyai motifasi dan memahami materi yang disajikan. Sala h satu kewajiban pendidik untuk memenuhi kewajiban tersebut adalah dengan cara memanfaatkan media pembelajaran dalam kegiatan belajar mengajar, diantaranya media yang dimaksud adalah media audio visual. Penelitian ini bertujuan untuk . Mengetahui bagaimana bentuk penerapan media audio visual dalam upaya meningkatkan pemahaman siswa kelas Vi di MTs SA Al-Mustawa Randublatung Blora. Untuk mengetahui faktor pendukung dan faktor penghambat penerapan media audio visual dalam upaya meningkatkan pemahaman siswa kelas Vi pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) di MTs SA Al Mustawa Randublatung Blora. Untuk mengetahui hasil dari penerapan media audio visual dalam upaya meningkatkan pemahaman siswa kelas Vi di MTs SA Al -Mustawa Randublatung Blora. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (Fieald Researc. Dengan sifat penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, kesimpulan dan verivikasi. Adapun hasil dari penelitian adalah sebagai berikut: . Bentuk penerapan media audio visual melalui beberapa tahap yaitu persiapan, pelaksanaan, dan tindak Media film/video yang diterapkan dalam pembelajaran tujuan pembelajaran, dan guru mengkomunikasikan kegiatan yang akan dilaksanakan dengan siswa, serta ada tindak lanjut dari guru sebagai penguatan materi. Faktor pendukung dari penerapan media audio visual adalah tersedianya sarana dan prasarana yang cukup memadai. Sedangkan faktor penghambatnya adalah perbedaan tingkat kecerdasan siswa dan sering padamnya arus . Hasil dari penerapan media audio visual dalam upaya meningkatkan pemahaman siswa kelas Vi pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) menunjukkan Siswa mampu memahami isi materi yang disampaikan. IKLILA: Jurnal Studi Islam dan Sosial Siti Nurkayati. Citra Hijriyati Rizki IKLILA: Jurnal Studi Islam dan Sosial Kata kunci: Penerapan. Media Audio Visual. Pemahaman. Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) Pendahuluan Pendidikan merupakan sebuah sistem serta upaya menambah kualitas dan kuantitas kehidupan manusia dari segala jenis aspek dalam bermasyarakat. Sebuah pendidikan tertumpu pada tiga unsur pembentukan yang pertama, adanya proses dalam aktivitas pendidikan dengan mengembangkan, mendorong, dan mengajak peserta didik lebih maju dari kehidupan yang sebelumnya. Pendidikan sebagai usaha penyadaran yang diperlukan untukmempersiapkan masa depan anak bangsa demi menunjang perannya. Dalam hubungannya dengan sebuah pembelajaran yang terpenting bagaimana metode seorang guru dalam mengkondisikan atau suatu upaya yang mampu membimbing siswa untuk melaksanakan aktivitas belajar, dengan begitu peran guru cukup besar Oleh karena itu, pendidikan membutuhkan berbagai macam unsur yang dapat menunjang pencapaian tujuan pembelajaran. Pembelajaran yang efektif adalah pembelajaran yang mampu mengkondisikan peserta didik untuk mempunyai motivasi belajar. Salah satunya adalah kewajiban pendidik untuk memenuhi kewajiban tersebut adalah dengan memanfaatkan media pembelajaran dalam kegiatan belajar mengajar. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi semakin mendorong upaya-upaya pembaharuan dalam memanfaatkan hasil-hasil dari teknologi dalam proses belajar Para pengajar dituntut agar mampu menggunakan alat-alat yang dapat disediakan oleh sekolahan tidak tertutup bahwa alat-alat tersebut sesuai dengan perkembangan dan tuntutan zaman. Guru sekurang-kurangnya dapat menggunakan alat-alat yang murah dan efisien meskipun sederhana dan bersahaja, tetapi merupakan suatu keharusan dalam upaya mencapai tujuan pengajaran yang diharapkan. Disamping mampu menggunakan alat-alat yang tersedia, guru juga dituntut untuk dapat mengembangkan keterampilan membuat media pembelajaran yang akan digunakannya apabila media tersebut belum tersedia. Media pembelajaran sangat berperan penting dalam proses pembelajaran. Karena, di dalam media pembelajaran memuat berbagai pesan yang akan disampaikan kepada siswa baik berupa alat, informasi maupun bahan ajar. Selain itu, media pembelajaran juga merupakan salah satu upaya untuk memotivasi dan berkomunikasi dengan siswa agar lebih efektif. Sehingga media pembelajaran sangat diperlukan pada saat proses belajar mengajar. Media sebagai alat bantu dalam proses pembelajaran karena dapat mempengaruhi iklim kondisi dan lingkungan belajar yang ditata dan diciptakan sedemikan rupa oleh guru. Penggunaan media dalam proses belajar mengajar dapat membangkitkan keinginan dan minat belajar bagi siswa, membangkitkan motivasi dan rangsangan kegiatan belajar dan bahkan dapat meningkatkan pemahaman dan prestasi siswa. E-ISSN : 2797-9172 P-ISSN: 2655-6952 Journal IKLILA: Jurnal Studi Islam dan Sosial Volume 6. No. April 2023, pp. Penerapan Media Audio A. Padatnya Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) mengakibatkan siswa cenderung kurang memahami isi materi serta menyebabkan siswa bingung dan bosan dengan materi tersebut. Karena lingkup pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) bersifat lampau, dan isi materi kebanyakan berisi tentang kisah-kisah terdahulu sehingga membuat siswa kurang minat belajar dan sukar mengingatnya. Biasanya siswa hanya mendengarkan penjelasan dari guru dan ketika sudah mencapai kejenuhan, siswa tidak begitu memperhatikanpenjelasan yang disampaikan. Pentingnya mempelajari Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) bagi siswa adalah dengan tujuan agar siswa mengerti dan memahami bagaimana Sejarah Kebudayaan Islam terdahulu. Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) merupakan kajian tentang kisah-kisah yang dianggap urgent pada masa terdahulu, cerita yang terjadi pada masa terdahulu, karena dalam pelajaran sejarah banyak terdapat kisah yang dapat diambil pelajarannya bagi siswa untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, siswa perlu mengetahui bagaimana proses dan perjalanan Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) pada masa nabi Muhammad SAW hingga nabi wafat. Kreatifitas pendidik/guru dalam menerapkan media pembelajaran sangat memungkinkan untuk meningkatkan minat belajar siswa dan dapat meningkatkan pemaham tentang isi materi yang disampaikan untuk mencapai tujuan pembelajaran. Salah satu media yang digunakan oleh pendidik dalam proses pembelajaran yaitu media audio visual yang mempunyai peranan yang sangat penting, yaitu dapat memberikan manfaat dalam proses pembelajara n. Salah satu media yang digunakan oleh pendidik dalam proses pembelajaran yaitu media audio visual yang mempunyai peranan yang sangat penting, yaitu dapat memberikan manfaat dalam proses pembelajaran Media audio visual adalah media yang digunakan dalam kegiatan pembelajaran dengan melibatkan pendengaran dan penglihatan sekaligus dalam satu proses kegiatan. Hal ini sejalan dengan firman Allah surat As Sajadah ayat 9 yang artinya: )( AIOE I EOEC AEO AEO IE IEE EO NO II NOA AIO NOO IA Au kemudian dia menyempurnakannya dan meniupkan roh . - Nya ke dalam . nya dan tubuhnya dan dia menjadikan pendengaran, penglihatan dan hati bagimu, . sedikit sekali kamu bersyukurAy. (QS. As-Sajdah: . 5 Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan oleh peneliti pada tanggal 23-09-2021 00 WIB di MTs SA Al-Mustawa Randublatung Blora. Peneliti menemukan sebagian permasalahan mengenai keterhambatan dalam proses pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) yaitu keterbatasan waktu dalam dalam penyampaian materi dan minimnya tingkat pemaham siswa terhadap mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI). IKLILA: Jurnal Studi Islam dan Sosial Siti Nurkayati. Citra Hijriyati Rizki IKLILA: Jurnal Studi Islam dan Sosial Dalam pelaksanaan penerapan media audio visual pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) terdapat cara untuk mendorong siswa. Oleh karena itu, penerapan media audio visual sangat membantu pendidik dan memberikan motivasi pada siswa untuk lebih giat belajar agar mampu meningkatkan pemahaman siswa sekaligus menimbulkan kesan yang nyata pada siswa bagaimana perjuangan dan perjalanan sejarah kebudayaan Islam dari masa ke masa. Selain itu juga untuk menciptakan ruang kelas yang memungkinkan siswa belajar dengan nyaman, memotivasi siswa untuk lebih giat belajar dan tentunya tidak memberi kesan membosankan. MTs SA Al-Mustawa Randublatung Blora dipilih oleh peneliti sebagai tempat penelitian karena di MTs ini sudah menggunakan media pembelajaran media audio visual, diantaranya: LCD dengan perantaranya: laptop, speaker aktif, slide, layar khusus, komputer dan gambar-gambar. Khususnya pada Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI). Dengan penggunaan media audio visual ini diharapkan membantu siswa peka terhadap diri dan lingkungannya secara kreatif serta dapat mengkontruksi pemahamannya dengan lebih baik sehingga materi Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) dapat dengan mudah diinternalisasikan serta dapat meningkatkan pemahaman siswa. Berdasarkan uraian latar belakang di atas peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul AuPenerapan Media Audio Visual dalam Upaya Meningkatkan Pemahaman Siswa Kelas Vi Pada Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di MTs SA Al-Mustawa Randublatung Kabupaten BloraAy. Metode Penelitian Berisi Metode penelitian diartikan sebagai cara ilmiah untuk mendapatkan data yang valid dengan tujuan dapat ditemukan, dikembangkan dan dibuktikan, suatu pengetahuan tertentu sehingga pada gilirannya dapat digunakan untuk memahami, memecahkan, dan mengantisipasi masalah dalam bidang pendidikan. 6 Sugiyono mengemukakan masalah dalam penelitian kualitatif bersifat sementara, tetapi akan berkembang atau berganti setelah peneliti berada di lapangan. Metode penelitian kualitatif dapat diartikan sebagai metode penelitian yang berlandaskan pengetahuan bahwa itu nyata, yang digunakan untuk meneliti pada kondisi obyek alamiah . dimana peneliti adalah instrument kunci, teknik pengumpulan data dilakukan secara gabungan, alisis data bersifat induktif/kualitatif, dan hasil penelitian kualitatif lebih menekankan makna daripada generalisasi. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian lapangan . ield researc. yaitu studi empiric yang dilakukan secara sistematis dengan menggali data yang ada di lapangan secara langsung. Maka dalam proses penelitiannya, peneliti menggali data di lapangan langsung yang berkenaan dengan penerapan media audio visual dalam upaya meningkatkan pemahaman siswa pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan E-ISSN : 2797-9172 P-ISSN: 2655-6952 Journal IKLILA: Jurnal Studi Islam dan Sosial Volume 6. No. April 2023, pp. Penerapan Media Audio A. Islam (SKI) di kelas Vi MTs SA Al-Mustawa Randublatung kabupaten Blora. Dalam penelitian ini, peneliti mengambil semua bab pada materi Sejarah KebudayaanIslam Kelas Vi. Pendekatan penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah pendekatan deskriptif Merupakan penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata atau tulisan dari orang-orang atau pelaku yang diamati. Hasil dan Pembahasan Bentuk penerapan media audio visual dalam pembelajaran diperlukan persiapan yang matang dari guru maupun siswanya, agar pelaksanaannya dapat berjalan dengan baik sesuai dengan tujuan pembelajaran. Pemilihan media pembelajaran yang sesuai dan benarbenar dapat meningkatkan motivasi dan pemahaman siswa dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, ada tiga tahap yang dilakukan oleh guru sebelum menerapkan media audio visual Persiapan Tanpa adanya persiapan segala sesuatu tidak akan tercapai dengan maksimal, begitu juga dalam penerapan media audio visual berupa film dan video. Pada tahap ini guru mempersiapkan rancangan pembelajaran yang akan dilaksanakan yang termuat pada RPP, mempersiapkan segala sesuatu yang berhubungan dengan media yang digunakan, misalnya pada pemutaran film dan video membutuhkan LCD proyektor, laptop, kabel, dan speaker. Tahap pelaksanaan Pada tahap ini guru sudah yakin dengan media film/video yang akan diterapkan yaitu film/video yang menjelaskan tentang Daulah Abasiyah. Guru dituntut untuk sekreatif mungkin dalam menyajikan materi pembelajaran melalui media film/video ini agar pembelajaran efektif dan efisien dalam mencapai tujuan juga dapat meningkatkan pemahaman siswa. Hal ini bisa dilakukan dengan memberikan apresiasi pertanyaan sederhana yang berkaitan dengan isi film/video dan membangun komunikasi yang baik dengan siswa. Dengan komunikasi yang baik siswa dapat memahami maksud dari kegiatan yang diterapkan oleh guru sehingga mendorong siswanya untuk belajar. Pada tahap pelaksanaan meliputi beberapa hal yaitu, guru memberi pertanyan pada siswa sebagai awal pembukaan, guru mengkondisikan siswa, guru menayangkan media audio visual berupa film atau vidio yang sudah disiapkan, guru menjelaskan inti dan menanyakan inti sari materi yang dipaparkan, yang terakhir penutup dilakukan dengan memberikan Tahap Tindak Lanjut Yang terakhir adalah tahap tindak lanjut, pada tahap ini guru memberikan penguatan terhadap materi yang telah dipelajari yangtelah termuat dalam film/video. Penguatan materi dari guru itu penting untuk menyamakan presepsi terhadap pokok- pokok materi yang Selain itu guru juga memberikan evaluasi terhadap pembelajaran yang telah dilaksanakan dengan memberi arahan diskusi. Tanya jawap secara langsung dan menentukan tindakan yang akan dilanjutkan setelahnya IKLILA: Jurnal Studi Islam dan Sosial Siti Nurkayati. Citra Hijriyati Rizki IKLILA: Jurnal Studi Islam dan Sosial Dengan penerapan media audio visual berupa film/video menunjukkan bahwa siswa menjadi lebih tertarik dan gairah terhadap pelajaran yang disajikan oleh guru karena memberi keluasan pada siswa untuk berfikir. Hal ini didasarkan pada observasi yang peneliti lakukan pada saat pembelajaran berlangsung dengan menerapkan media audio visual untuk meningkatkan pemahaman siswa pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) kelas Vi di MTs SA Al-Mustawa Randublatung berjalan dengan efektif. Siswa dapat lebih banyak melakukan kegiatan belajar sebab tidak hanya mendengarkan uraian dari guru, tetapi juga aktivitas lainnya seperti mengamati, melakukan, mendemonstrasikan, memerankan, dan lain sebagainya. Hasil dari penerapan media audio visual berupa film dan video pada pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam kelas Vi di MTs SA Al-Mustawa Randublatung Blora bisa dilihat dari beberapa tingkat yaitu Menerjemahkan Pengertian menerjemahkan bisa diartikan sebagai pengalihan arti dari bahasa yang satu ke dalam bahasa yang lain. Dapat juga dari konsepsi abstrak menjadi suatu model simbolik untuk memepermudah orang dalam mempelajarinya. Pada tingkat ini siswa mampu memahami makna yang terkandung dalam film/video yang diputarkan oleh guru. Menafsirkan Tingkat kemampuan ini lebih luas daripada menerjemahkan, menafsirkan adalah kemampuan untuk mengenal dan memahami. Menafsirkan dapat dilakukan dengan cara menghubungkan pengetahuan yang lalu dengan pengetahuan yang diperoleh berikutnya,menghubungkan antara grafik dengan kondisi yang dijabarkan sebenarnya, serta membedakan yang pokok dan tidak pokok dalam pembahasan. Pada tingkat ini siswa mampu membedakan dua konsep yang berbeda yang ada pada film/video yang diputarkan oleh guru. Berikut diantaranya faktor pendukung dan faktor penghambat yang ada di MTs SA Randublatung selama diterapkannya media Audio Visual sebagai berikut : Faktor Pendukung Mempermudah guru umtuk mengajar pada kelas yang luas karena dapat menjangkau audien yang besar Media menampilkan gambar bergerak yang dapat dilihat sekaligus suara yang dapat didengar sehingga akan memudahkan penyampaian pesan dari materi yang disampaikan oleh guru kepada siswa. Media pembelajaran audio visual mempunyai sifat manipulatif, sehingga dapat menampilkan peristiwa dari berbagai sudut pandang, hingga dapat merubah . sesuai perubahan yang diperlukan. E-ISSN : 2797-9172 P-ISSN: 2655-6952 Journal IKLILA: Jurnal Studi Islam dan Sosial Volume 6. No. April 2023, pp. Penerapan Media Audio A. Bagaimanapun juga pembelajaran tetap berkaitan dengan hal lain. Tidak hanya guru dan siswa, tetapi juga sarana dan prasarana, kurikulum yang digunakan, kesiapan guru, pemahaman guru terhadap media yang digunakan, kondisi psikologis siswa dan sampai pada hal ini berkaitan dengan teknis media pembelajaran. Sarana dan prasarana di MTs SA AlMustawa Randublatung Blora bisa dikatakan cukup memadai sehingga hal-hal yang berkaitan dengan teknis tidak menjadi penghambat dalam penerapan media audio visual saat Faktor Penghambat Disisi lain ada faktor penghambat dalam penerapan media audio visual Pemadaman listrik secara mendadak dapat mengganggu proses pembelajaran yang sudah dirancang oleh guru. LCD Proyektor yang disediakan oleh pihak maderasah masih terbatas sedangkan maderasah memiliki beberapa kelas sehingga apabila ada guru yang ingin menggunakan media audiovisual harus berkoordinasi dengan guru yang lainnya dengan membuat jadwal. Pengalokasian waktu mengajar dengan menggunakan media audiovisual kadang menurut sebagian guru sulit karena harus menyesuaikan jam mengajar yang terbatas. Tingkat kecerdasan siswa yang berbeda Kesimpulan Berdasarkan uraian dari bab sebelumnya mengenai penerapan media audio visual dalam upaya meningkatkan pemahaman siswa kelas Vi pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) di MTs SA Al- Mustawa Randublatung Blora adalah dapat diambil kesimpulan bahwa: Pertama. Penerapan Penerapan media audio visual dalam upaya meningkatkan pemahaman siswa kelas Vi pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) di MTs SA Al-Mustawa Randublatung berjalan dengan baik. Bentuk penerapannya melalui beberapa tahap yaitu persiapan, pelaksanaan, dan tindak lanjut. Media film/video yang diterapkan dalam pembelajaran disesuaikan dengan tujuan pembelajaran, dan guru mengkomunikasikan kegiatan yang akan dilaksanakan dengan siswa, serta ada tindak lanjut dari guru sebagai penguatan materi Kedua. Hasil dari penerapan media audio visual dalam upaya meningkatkan pemahaman siswa pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam kelas Vi di MTs SA AlMustawa Randublatung menunjukkan hal yang positif. Siswa mampu memahami isi materi yang disampaikan. Ketiga. Dalam penerapan media audio visual dalam upaya meningkatkan pemahaman siswa kelas Vi pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) di MTs SA AlMustawa Randublatung ini tidak terlepas dari faktor pendukung dan faktor penghambat. Untuk faktor pendukungnya adalah tersedianya sarana dan prasarana yang cukup IKLILA: Jurnal Studi Islam dan Sosial Siti Nurkayati. Citra Hijriyati Rizki IKLILA: Jurnal Studi Islam dan Sosial memadai, sedangkan faktor penghambatnya adalah perbedaan tingkat kecerdasan siswa yang menyebabkan daya tangkap siswa terhadap pesan yang disampaikan melalui penerapan media adio visual berupa film/video, jumlah ketersediaan media yang masih terbatas, pengalokasian waktu mengajar serta sering padamnya arus listrik Daftar Pustaka