DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial p-ISSN: 2809-3585, e-ISSN: 2809-3593 Volume 5, nomor 2, 2024, hal. Doi: https://doi. org/10. 53299/diksi. Nilai-Nilai Kearifan Lokal (Tradisi Boho Oi Mbar. Sebagai Sumber Belajar IPS Nurul Istiqamah1*. Zulfiana Abubakar2. Fadilah Try Mursyid3. Devia Sugmawati4 Universitas Nggusuwaru. Kota Bima. Indonesia STAI YAPNAS Jeneponto *Coresponding Author: nurulunswa@gmail. Article history Dikirim: 22-12-2024 Direvisi: 29-12-2024 Diterima: 30-12-2024 Key words: Kearifan Lokal. Tradisi Mboho Oi Mbaru. Sumber Belajar IPS Abstrak: Dalam Proses Boho Oi Mbaru merupakan suatu kebiasaan yang dilakukan masyarakat bima sebelum melakukan akad nikah terutama bagi calon perempuan dan laki-laki tidak Dalam prosesi mandi calon pengantin melakukan ditempat tertutup dan hanya menggunakan sarung. Yang memulai boho oi mbaru adalah ibu pengantin dan biasanya sebelum menyiram biasanya ibu pengantin membaca sholawat nabi sebanyak 3x, lau menyiram air dari kepala sampai ujung kaki 3x, setelah itu calon pengantin mandi sendiri sampai air habis. Tradisi ini dinyatakan layak untuk dijadikan sumber belajar IPS karna didalamnya terdapat nilai nilai positif yang berkaitan dengan pembentukan Dengan kata lain, dengan adanya tradisi Boho Oi Mbaru dapat mengatasi masalah tentang pergeseran budaya atau hilangnya budaya terutama kebudayaan bima pada peserta didik. Maka dari penelitian ini bertujuan : . Mendeskripsikan sejarah, makna dan bentuk kearifan lokal tradisi bobo oi mbaru. Mendeskripsikan nilai-nilai kearifan lokal tradisi boho oi mbaru sebagai sumber belajar IPS. Metode yang digunakan yaitu berupa metode kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus atau studi Ay. PENDAHULUAN Indonesia adalah Negara yang kaya akan adat istiadat, budaya, tradisi dan atribut lain yang memberikan perbedaan dengan Negara lain. Kearifan lokal yang ada di Indonesia terutama Bima mampu memberikan warna-warni yang khas Indonesia yang menjadi ciri khas masyarakat Bima. Kekayaan kebudayaan tersebut merupankan merupakan fenomena sosial yang dapat memajukan dan mensejahterakan masyarakat Bima. Sayangnya kekayaan budaya seperti adat, tradisi, nilai-nilai sosial sebagai peninggalan sejarah hanya semata mata menjadi peninggalan saja belum ada penyesuaian dengan perkembangan kehidupan masyarakat maju. Tranformasi melibatkan perubahan di jaring sosial dan ekologis, transformasi merupakan perubahan atau pergeseran suatu hal ke yang baru tanpa mengubah isi yang tekandung dalamnya. Apa bila diubah maka didalamnya ada perubahan lembaga sosial dan nilai-nilai serta pemikiran. Hal ini berdasarkan dan berjalan sesuai peradaban semua peradaban berjalan melalui proses kejadian , dan @2024 DIKSI . ttps://jurnal. com/index. php/diks. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional Nurul Istiqamah. Zulfiana Abubakar. Fadillah Try Mursyid. Devia Sugmawati. Nilai-Nilai Kearifan Lokal (Tradisi Boho Oi Mbar. Transformasi atau perubahan nilai-nilai social yang meliputi pendidikan merupakan langkah yang sangat strategis menjadikan sekolah sebagai wadah menumbuhkan nilai-nilai sosial sebagai sumber belajar nilai-nilai dalam IPS. Dalam kehidupan suku Bima atau yang disebut Dou Mbojo tidak terlepas dari namanya kebudayaan. Karena sebelum Islam masuk ke Bima, masyarakat bima sangat mentaati Hukum Adat tanah Bima. Sebagai sumber hukum kesultanan. Didalamnya diatur berbagai aspek kehidupan masyarakat Bima sehari-harinya. Substansi teks Hukum Adat Tanah Bima adalah pengaturan yang mengandung kebebasan dan komitmen daerah setempat serta larangan menyakiti orang lain, baik secara tulus maupun harta benda dan kehormatan. Keterkaitan antara mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dan kearifan lokal dalam konteks ilmu sosial memiliki relevansi yang mendalam, sebagaimana diungkapkan oleh Susilaningtiyas & Falaq . 1: . yang menyatakan bahwa ruang lingkup IPS mencakup beberapa dimensi, yakni: . manusia, tempat, dan lingkungan, . waktu, keberlanjutan, dan perubahan, . sistem sosial budaya masyarakat, serta . perilaku ekonomi. Pernyataan ini menunjukkan bahwa pembelajaran IPS sangat erat kaitannya dengan dinamika kehidupan sosial masyarakat, termasuk pemahaman terhadap kebudayaan dan adat istiadat suatu daerah, khususnya Bima. Dalam konteks ini, kearifan lokal berperan sebagai sumber belajar yang potensial bagi peserta didik, dengan memberikan daya tarik lebih, terutama ketika materi pembelajaran berkaitan langsung dengan tradisi dan kebiasaan daerah setempat, seperti dalam hal Boho Oi Mbaru. Dalam Proses Boho Oi Mbaru merupakan suatu kebiasaan yang dilakukan masyarakat bima sebelum melakukan akad nikah terutama bagi calon perempuan dan laki-laki tidak perlu. Dalam prosesi mandi calon pengantin melakukan ditempat tertutup dan hanya menggunakan sarung. Yang memulai boho oi mbaru adalah ibu penggantin dan biasanya sebelum menyiram biasanya ibu pengantin membaca sholawat nabi sebanyak 3x, lau menyiram air dari kepala sampai ujung kaki 3x, setelah itu calon pengantin mandi sendiri sampai air habis. Tradisi ini dinyatakan layak untuk dijadikan sumber belajar IPS karena didalamnya terdapat nilai-nilai positif yang berkaitan dengan pembentukan karakter. Dengan kata lain, dengan adanya tradisi Boho Oi Mbaru dapat mengatasi masalah tentang pergeseran budaya atau hilangnya budaya terutama kebudayaan bima pada peserta didik. Maka dari penelitian ini bertujuan : . Mendeskripsikan sejarah, makna dan bentuk kearifan lokal tradisi boho oi mbaru. Mendeskripsikan nilai-nilai kearifan lokal tradisi boho oi mbaru sebagai sumber belajar IPS. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana upaya penerapan nilai kearifan lokal tradisi boho oi mbaru sebagai sumber belajar IPS. Nilai-Nilai Kearifan Lokal sebagai Sumber Belajar IPSAy @2024 DIKSI . ttps://jurnal. com/index. php/diks. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional Nurul Istiqamah. Zulfiana Abubakar. Fadillah Try Mursyid. Devia Sugmawati. Nilai-Nilai Kearifan Lokal (Tradisi Boho Oi Mbar. Kearifan lokal merujuk pada kebudayaan yang berasal dari suatu etnis atau suku tertentu, yang terwujud dalam bentuk budaya yang berkembang di suatu wilayah atau Salah satu manifestasi dari kearifan lokal meliputi elemen-elemen seperti: pengetahuan, ide, atau gagasan, . nilai, . norma, . etika, . adat istiadat, dan . peraturan khusus. Elemen-elemen tersebut kemudian dijadikan pedoman hidup yang diwariskan secara turun-temurun dari generasi ke generasi. Menurut Rahman dan Ismail . , nilai dapat dipahami sebagai dorongan atau motivasi yang mendorong individu untuk bersikap atau berperilaku. Berbeda dengan pandangan Frimayanti . , yang menyatakan bahwa nilai merupakan keyakinan dalam menentukan pilihan hidup. Sementara itu. Zakiyah & Rusdiana . mengartikan nilai sebagai keyakinan yang menentukan apakah perilaku seseorang dianggap baik atau buruk. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa nilai mencerminkan keyakinan individu dalam menilai sesuatu sebagai baik atau buruk, serta penting atau tidak penting, yang dijadikan pedoman dalam menjalani hidup dan berperilaku. Oleh karena itu, nilai tersebut dapat dihubungkan dengan kearifan lokal, yang dimaknai sebagai ajaran atau kebiasaan dari nenek moyang yang diyakini memiliki pengaruh positif bagi kehidupan dan dijadikan sebagai pedoman hidup. AuArus globalisasi yang terjadi pada saat ini dapat menyebabkan perubahan tatanan hidup pada masyarakat. Perubahan tersebut dapat berdampak positif dan negatif itu tergantung dari pada individu. Dilihat dari sudut pandang positif, globalisasi itu tidak terlepas dari perkembangna teknologi yang dapat mempermudah mendapat informasi dari berbagai manca Negara dan interaksi sosial pun semakin mudah dan gampang karena sudah tidak ada penghalang. Sedangkan dilihat dari sudut pandang negatifnya adanya globalisasi dapat menggeser budaya bangsa Indonesia yang telah turun temurun yang diturunkan leluhur. Tentu saja itu menjadi perhatian utama bagi generasi muda yang banyak meniru kebiasaan budaya asing. Bagi sebagian masyarakat indonesia berpakaian dengan gaya hidup kebarat-baratan dapat merusak jati diri Karena budaya asing sangat menyimpang dari ideologi bangsa Indonesia. Ay AuOleh karena itu, kearifan lokal sangat berperan dalam mengadapi arus globalisasi yang ada pada saat ini dan banyaknya kebudayaan asing yang masuk ke indonesia dapat melunturkan kebiasaan atau kebudayaan yang ada. (Widyanti 2. pengintegrasian kearifan local dalam satuan pendidikan, yaitu: 1. Dapat mengabungkan budaya asing dan local, 2. Dapat bertahan dari budaya luar, 3. Mampu menyesuaikan dengan yang ada, 4. Mampu mengontrol, 5. Mengajarkan pentingnya perkembangan budaya. AuDari paparan diatas sudah jelas bahwa pengintegrasian nilai-nilai kearifan lokal sangat penting dalam pembelajaran IPS. Sumber belajar menurut . adalah sesuatu yang dapat dipakai peserta didik untuk meningkatkan pengetahuannya. Sumber belajar oleh (Ani 2. sumber belajar adalah alat atau benda yang digunakan peserta didik untuk tujuan belajar dari masyarakat, alam dan lingkunganya. Sejarah Boho Oi Mbaru (Memandikan Calon Pengantin Wanit. @2024 DIKSI . ttps://jurnal. com/index. php/diks. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional Nurul Istiqamah. Zulfiana Abubakar. Fadillah Try Mursyid. Devia Sugmawati. Nilai-Nilai Kearifan Lokal (Tradisi Boho Oi Mbar. Adat atau kebiasaan boho oi mbaru sudah sangat lama ada di masyarakat bima bahkan sebelum masuk nya islam dimasyarakat bima. Kebiasaan boho oi mbaru sudah dipraktikan oleh para leluhur terdahulu. Karena diyakini oleh para tertua dengan melakukan mandi tersebut dapat merubah tingkah laku dan sikap pengantin tersebut. Hal ini tidak dapat lepas dari sebuah kepercayaan mereka terhadap animisme atau yang biasa di sebut masyarakat dengan Aukakimbi ro kakambaAy karena pada masa itu masyarakat bima biasa menyebut agama dengan sebutan AuparafuAy yang dipimpin oleh para ncuhi, dan kedudukan ncuhi selain sebagai pemimpin atau pemuka dalam kehidupan sehari-hari juga menjadi pemimpin agama. Masuknya islam di Bima melalui seruan dan ajakan dari saudagar-saudagar dan mubaligh dari Gowa. Dengan paras dan penampilan dari para utusan tersebut yang baik, lemah lembut dan disamping dari ajaran agama yang mereka bawa ajaran islam itu sendiri menyebabkan hampir semua masyarakat Bima tertarik untuk memeluk agama islam. Pada saat islam masuk pertama kali di Bima (Mboj. islam diterima oleh pemimpin-pemimpin atau bangsawan sehingga otomatis ini dapat membawa dampak dan pengaruh yang besar bagi masyarakat, sebab dengan melihat contoh dari perilaku yang baik dari para pemimpin dengan sendirinya masyarakat agan memeluk agama Dan masyarakat bima menerima ajaran tesebut dan lahirlah agama islam yang bercampur dengan tradisi atau kebiasaan lokal. Ada pun cara menyebarkan agama islam di wilayah Bima pada saat itu dengan menggunakan berbagai kesenian dan istrumen yang ada, dan hal ini dilakukan agar masyarakat bima dapat dengan mudah menerima gama islam yang masuk. Dan ada beberapa kendala dalam penyebaran agama islam terutama penyebaran agama islam itu sanagan meyalahkan dari kebiasaan masyarakat bima dan itu membuat masyarakat bima tidak mau menerimanya dan cara para wali menyebarkan agama islam pada saat itu dan begitu dengan datangnya atau masuknya islam tidak menyalahi adat istiadat masyarakat Bima yang ada. Dengan cara ini itu merupakan cara yang snagat efektif dan memper mudah masyarat Bima. Pada saat masyarakat Bima menerima ajaran islam yang masuk itu sehingga yang lahir adalah agama islam yang bercampur dengan tradisi lokal. Oleh karena itu tidak heran kehidupan masyarakat bima masih banyak ritual dalam ajaran islam namun tetap menyakini berbagai keyakinan lokal. Pendidikan IPS AuPendidikan IPS merupakan perpaduan dari berbgai macam ilmu-ilmu social yang digunakan dari tingkat sekolah dasar sampai ke pergururna tinggi. Kedudukan IPS sangat berperan penting dslam kehidupan bermasyarakat. Meski dalam pembejaran IPS digunakan sebagai program pendidikan dan akan tetapi studi IPS semuanya menyangkut tentang masyarakat dan manusia. usilaningtyas dan falaq 2. Merupakan sarana untuk mewarisi pengetahuan yang berkaitan denga lingkungan dan masyarakat. AuLingkungan adalah tempat dimana manusia menerima dan meningkatkan pengetahuan dan karena itu pengetahuan terbentuk dan berkembang dari lingkungan tempat mereka hidup. Di dalam lingkungan dapat menjadikan pedoman hidup untuk menjalankan aktivitan dan melanjutkan kehidupannya. Karena itu kearifan lokal dapat menjadi sumber belajar IPS karena didalamnya sangat berkaitan dengan manusia yang @2024 DIKSI . ttps://jurnal. com/index. php/diks. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional Nurul Istiqamah. Zulfiana Abubakar. Fadillah Try Mursyid. Devia Sugmawati. Nilai-Nilai Kearifan Lokal (Tradisi Boho Oi Mbar. saling berinteraksi. Karena manfaat utama pembelajaran IPS adalah bagaimana pemahaman peserta didik berada ditempat atau lingkunganya. Ay Pembelajaran IPS yang baik dimana pembelajaran yang mengikut sertakan lingkungan sosial menjadi sumber belajarnya. Dan lingkungan sebagai sumber belajar kerap kali ada dalam pembelajaran ips karena bersumber dari lingkungan dari kehidupannya sendiri. Kearifan lokal dalam menciptakan suasana belajar yang efektif dan menyenangkan. AuPembelajaran bermakna dimana kita mengajak langsung peserta didik untuk belajar secara langsung ke lapangan atau lingkungan sekitar sebagai sumber belajar. Pembelajaran bermakna dimana peserta didik dapat mengimplementasikan teori dan materi pembelajarn ke dalam kehidupan sehari-hari. Dengan kata lain guru harus menyusun desain pembejaran IPS yang menarik. Ay AuPenguatan dalam pembelajaran IPS yang berkaitan dengan kearifan lokal sangat penting dan perlu karena dapat memberikan pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna bagi peserta didik. Dan yang paling utama dapat membentuk karakter peserta didik sebagai generasi muda yang cinta tanah air dan budaya bangsa. METODE PENELITIAN Metode yang digunakan yaitu berupa metode kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus atau studi lapangan. Desain penelitian kualitatif merupakan penelitian yang menghasilkan data deskriptif, analisis data serta interpretasi berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang lain maupun dari perilaku yang diamati (Creswell, 2. Teknik penggumpulan data dialkukan dengan cara studi pustaka untuk menggumpulkan informasi yang bersala dari perpustakaan, jurnal, hasil penelitian yang telah lalu. Peneliti menggumpulkan jurnal melalui buku referensi, tulisan dan hasil penelitian maupun informasi yang bersumber dari internet. Teknik penggumpulan data lainya dengan melakukan observasi di sekolah yang ada di Bima. Observasi dilakukan dengan tujuan utama menggali upaya nilai-nilai social secara peraktik melalui berbagai kegiatan yang dilakukan oleh guru dan siswa sesuai pendidikan. Analisis yang dialkukan dengan cara menganalisis isi pembahasan sehingga mendapatkan informasi yang benar dan HASIL DAN PEMBAHASAN AuDari hasil penelitian ini menunjukan bahwa dengan adanya pencapaian tradisi Boho Oi Mbaru yang terintegrasi dalam pembelajaran IPS adalah dengan menjadikan peserta didik menjadi individu yang religius dan selalu bersyukur atas apa yang diberikan Allah SWT dan menjalankan apa yang diperintah dan dilarangAe Nya. Peserta didik mampu menjadi warga Negara yang baik yang menjunjung tinggi keharmonisan dan kerukunan dalam lingkungan masyarakat, peserta didik mampu berinteraksi dengan warga dan lingkungan sosialnya terlihat dari saling membantu, rukun, meghargai satu sama lain dan rasa tolong menolong antar sesama. Kemudian tidak memandang ras, suku dan tetap menjadi satu kesatuan. Dengan adanya identitas nasional dapat menumbuhkan kesadaran peserta didik dalam mengenal nilai-nilai budaya asli Indonesia tidak hanya budaya Bima. Dengan adanya manfaat dari tradisi Oi Mbaru yang menjadi sumber belajar IPS. Penulis berharap agar tradisi @2024 DIKSI . ttps://jurnal. com/index. php/diks. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional Nurul Istiqamah. Zulfiana Abubakar. Fadillah Try Mursyid. Devia Sugmawati. Nilai-Nilai Kearifan Lokal (Tradisi Boho Oi Mbar. ini dapat terus dilestarikan keberadaan sehingga anak cucu atau penerus dapat menikmati manfaat positif dari kebudayaan Bima. Ay AuTujuan pembelajaran IPS adalah untuk mengajarkan atau mempersiapkan peserta didik dalam mengenal alam dan lingkungan hidupnya agar mereka tahu cara bersikap (Yusnaldi 2. Tradisi kearifan lokal memiliki kesamaan dengan tujuan pembeljaran yang membuat peserta didik dapat mengembangkan kemampuannya, termaksud kemampuan dalam memilih nilai-nilai budaya yang sesuai kebudayaan dan karakteristik budaya asli Indonesia. Lebih lanjut (Sertiawan dan Mulyati, 2. memaparkan IPS memiliki tujuan utama untuk membentuk peserta didik menjadi warga masyarakat yang bermanfaat bagi sesamanya. Pembejaran yang bermakna dan menyenangkan dapat meningkatkan motivasi belajar apalagi pelajaran yang berlangsung dilingkungan hidup mereka. KESIMPULAN Masyarakat Bima mempunyai budaya yang unik, salah satunya adalah tradisi Boho Oi Mbaru. Tradisi Boho Oi Mbaru adalah upacara memandikan pengantin, dilakukan oleh ina ruka dan disaksikan oleh kaum ibu. Berlangsung pagi hari jam 00 wita. Karena itu upacara ini di namakan AuBoho Oi MbaruAy atau memandikan Oleh karena itu tradisi kearifan lokal memiliki kesesuaian dengan tujuan pembelajaran IPS yang membuat peserta didik dapat mengembangkan kemampuannya, termaksud kemampuan dalam merenapkan nilai-nilai budaya yang sesuai kebudayaan dan karakteristik asli Indonesia. Dengan adanya pengintegrasian ini peserta didik sehingga menjadi warga Negara yang baik yang menjunjung tinggi keharmonisan dan kerukunan dalam lingkungan masyarakat, peserta didik mampu berinteraksi dengan warga dan lingkungan sekitarnya terlihat dari saling membantu, rukun, menghargai satu sama lain dan rasa tolong menolong antar sesama. Kemudian tidak memandang ras, suku dan tetap menjadi satu kesatuan. Dengan adanya pedoman hidup dapat menumbuhkan kesadaran peserta didik dalam mengenal nilai-nilai budaya asli Indonesia tidak hanya budaya Bima. Dengan adanya manfaat dari tradisi Oi Mbaru yang menjadi sumber belajar IPS. DAFTAR PUSTAKA