Jurnal Pendidikan Multidisipliner Volume 8 Nomor 11. November 2025 ISSN: 27342488 KONSEP DASAR METODOLOGI PENELITIAN Yesi Oktaviani1. Ulfi Mutmainah2. M Agung Pratama3. Syarnubi4 Email: oktayesi591@gmail. com1, ulfimtmh09106@gmail. com2, agungpratama2289@gmail. syarnubi@radenfatah. UIN Raden Fatah Palembang ABSTRAK Metodologi penelitian merupakan fondasi utama dalam pengembangan ilmu pengetahuan yang sistematis dan terstruktur. Artikel ini menguraikan konsep dasar metodologi penelitian dengan menekankan pengertian, komponen, ruang lingkup, urgensi penerapan, serta jenis-jenis penelitian yang umum digunakan. Kajian dilakukan melalui telaah literatur dan analisis konseptual terhadap teori-teori metodologi yang relevan. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa metodologi penelitian mencakup aspek filosofis dan teknis yang menjadi pedoman dalam merancang, melaksanakan, dan menganalisis penelitian agar hasilnya valid, reliabel, serta dapat dipertanggungjawabkan. Artikel ini diharapkan memberikan kontribusi bagi mahasiswa dan peneliti dalam meningkatkan kualitas Kata Kunci: Metodologi Penelitian. Konsep Dasar. Urgensi. Jenis Penelitian. ABSTRACT Research methodology is the fundamental basis for the systematic and structured development of scientific knowledge. This article elaborates on the basic concepts of research methodology by emphasizing its definition, components, scope, urgency of application, and the common types of research employed. The study was conducted through a literature review and conceptual analysis of relevant methodological theories. The findings indicate that research methodology encompasses both philosophical and technical aspects that serve as guidelines in designing, conducting, and analyzing research to ensure results that are valid, reliable, and accountable. This article is expected to contribute to improving the quality of research among students and scholars. Keywords: Research Methodology. Basic Concepts. Urgency. Types Of Research. PENDAHULUAN Penelitian pada hakikatnya merupakan sarana untuk memecahkan masalah dan menemukan jawaban atas pertanyaan ilmiah. Meskipun terdapat berbagai cara untuk memperoleh pengetahuan, penelitian dianggap sebagai metode yang paling efektif dalam menemukan hal-hal baru. Agar hasil penelitian valid dan dapat dipertanggungjawabkan, setiap proses penelitian harus berlandaskan metodologi yang tepat, mencakup pendekatan, desain, teknik pengumpulan data, dan metode analisis. Pemahaman terhadap konsep-konsep metodologi penelitian sangat penting agar penelitian berjalan sistematis dan terstruktur. Namun, kenyataannya masih banyak mahasiswa maupun peneliti yang belum menguasai metodologi secara mendalam, sehingga sering terjadi kesalahan dalam perencanaan, pelaksanaan, hingga analisis data. Kondisi ini berdampak pada kualitas hasil penelitian yang (Dila Erlianti, 2. Dalam konteks pendidikan Islam, metodologi penelitian tidak hanya berfungsi sebagai sarana teknis, tetapi juga sebagai upaya memperkaya khazanah keilmuan dalam pemikiran Metode penelitian pendidikan dipahami sebagai pendekatan ilmiah untuk memperoleh data yang valid, dengan tujuan mengembangkan, menemukan, serta memberikan bukti pada bidang tertentu, sehingga dapat digunakan untuk memecahkan, memahami, dan memprediksi permasalahan di bidang pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman mahasiswa terhadap metodologi penelitian, serta implikasinya. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis bagi pengembangan literatur metodologi penelitian dalam pendidikan, sekaligus manfaat praktis bagi mahasiswa dan peneliti dalam meningkatkan kualitas penelitian. (Hefi Rusnita Dewi, 2. HASIL DAN PEMBAHASAN Pengertian Metodologi Penelitian Dalam Bahasa Yunani methode yaitu methodos, yang memiliki arti cara atau jalan. Berhubungan dengan ilmu ilmiah, metode berkaitan dengan masalah cara kerja, yaitu cara kerja untuk dapat memahami objek yang menjadi tujuan yang akan diteliti. Sedangkan Logos berarti pengetahuan Jadi dapat disimpulkan bahwa metodologi adalah ilmu mengenai metode atau prosedur ilmiah yang sistematis untuk mencapai tujuan tertentu, baik dalam penelitian maupun kegiatan lainnya, dengan fokus pada prinsip, pendekatan, dan landasan filosofis yang mendasari pemilihan dan penerapan metode yang digunakan. Metodologi memberikan kerangka kerja untuk merencanakan, melaksanakan, menganalisis, dan mengelola suatu kegiatan agar hasilnya valid dan dapat dipercaya. (Annisa Mia Susana, 2. Penelitian berasal dari kata research yang berarti penyelidikan. Penelitian adalah pemeriksaan, penyelidikan, aktivitas pengumpulan, pengolahan, analisis, serta penyajian data secara rinci. Penelitian adalah proses yang sistematis untuk menemukan pengetahuan baru, memperluas pemahaman yang ada, atau menguji teori ilmiah, penelitian melibatkan rangkaian aktivitas atau tahap yang dilakukan untuk mengumpulkan data, menganalisis informasi, dan membuat kesimpulan yang mungkin digunakan untuk menjawab pertanyaan penelitian atau menyelesaikan masalah yang ada. Dengan menerapkan metodologi yang sesuai seperti observasi, eksperimen, survei, wawancara, analisis statistik, atau teknik lain untuk mengumpulkan dan memeriksa data yang relevan merupakan bagian penting dari melakukan penelitian secara ilmiah. (Nisma Irniani, 2. Sedangkan berbagai ahli mengemukakan pendapatnya mengenai pengertian metodologi penelitian. Gowin dan Millman berpendapat bahwa metodologi penelitian adalah studi tentang teknik dan konsep, menggabungkannya untuk menghasilkan pernyataan yang fakta dalam membuat keputusan. Menurut Patel dan Patel bahwa metodologi penelitian adalah sebuah tahapan untuk memecahkan suatu masalah penelitian secara terstruktur, mempelajari langkah-langkah dan logika di baliknya, serta memahami asumsi dan kriteria penerapan teknik pada masalah tertentu. Berdasarkan penjelasan dari para ahli tersebut, secara sederhana dapat diartikan bahwa metodologi penelitian merupakan tahapan-tahapan yang dilakukan di dalam sebuah penelitian secara logis, terukur dan terstruktur menggunakan pendekatan ilmiah dan metode-metode tertentu. (Ixora, 2. Jadi untuk memecahkan suatu masalah atau menguji hipotesis guna memperoleh pengetahuan yang bermanfaat bagi kehidupan manusia, dapat disimpulkan bahwa metodologi penelitian adalah upaya untuk menyelidiki dan mengeksplorasi suatu masalah dengan menggunakan metode ilmiah secara cermat dan menyeluruh untuk mengumpulkan, mengolah, menganalisis data, dan menarik kesimpulan secara sistematis dan objektif. (Surijio, 2. Urgensi Metodologi Penelitian Metodologi penelitian merupakan aspek fundamental dalam setiap kegiatan ilmiah. Tanpa metodologi yang jelas, penelitian akan kehilangan arah, tidak sistematis, dan sulit Oleh karena itu, urgensi metodologi penelitian terletak pada perannya sebagai pedoman yang memastikan penelitian berjalan sesuai kaidah ilmiah. Metodologi penelitian memiliki beberapa peranan penting, yaitu metodologi penelitian menyajikan dasar teoritis yang kokoh bagi setiap penelitian, membantu mengarahkan peneliti dalam memilih pendekatan yang paling sesuai untuk pertanyaan penelitian atau hasil penelitian yang diinginkan, memberikan panduan dalam pengambilan keputusan dan interpretasi data, mengajarkan kemampuan berpikir kritis dan analitis, membantu peneliti memahami proses analisis yang sesuai dan memastikan bahwa hasil yang diperoleh dapat dipercaya dan relevan secara statistik. (Rahardi, 2. Komponen-komponen Metodologi Penelitian Komponen metodologi penelitian dapat diuraikan secara sistematis sebagai berikut: Jenis dan Desain Penelitian Proses memilih pendekatan atau metode yang tepat sesuai dengan tujuan penelitian dikenal sebagai jenis penelitian. Setelah metode ditentukan, peneliti perlu menjelaskan alasan penggunaan metode tersebut. Selain itu, yang dimaksud dengan desain penelitian adalah penjelasan yang lebih rinci mengenai rencana penelitian berdasarkan metode yang (Waruwu et al. , 2. Tempat dan Waktu Penelitian Lokasi di mana kegiatan penelitian dilakukan atau ditentukan. Selanjutnya, uraikan secara kronologis tahapan serta rincian kegiatan penelitian yang dilaksanakan di lokasi tersebut, lengkap dengan periode pelaksanaannya, dan disajikan dalam bentuk tabel. (Melyana R Pugu, 2. Populasi dan Teknik Pengambilan Sampel Populasi penelitian adalah kelompok lengkap dari semua orang, objek, atau benda yang berfungsi sebagai sumber untuk pengambilan sampel. Definisi lain menyebutkan bahwa populasi Adalah kumpulan yang memenuhi kriteria tertentu yang berkaitan dengan masalah Jika subjek atau objek penelitian memiliki populasi besar, maka peneliti menggunakan sampel yang diambil dari populasi. Maka sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut. Sementara itu, sampel adalah sebagian dari populasi yang dipilih untuk observasi dan dianalisis. (Fatma Sarie, 2. Teknik Pengumpulan Data Teknik untuk mengumpulkan data menggunakan angket, menjelaskan tipe skala yang digunakan dan tampilkan dalam bentuk tabel. Data ini disebut sebagai data primer, untuk penjelasan secara deskriptif dapat didukung oleh data sekunder, yaitu observasi . dan wawancara, dan dokumentasi. Ketiga teknik pengambilan data tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut: Observasi Teknik observasi dilakukan untuk mengamati perilaku dan aktivitas partisipan di lokasi Dalam pengamatan tersebut, peneliti melakukan aktivitas pencatatan hal-hal yang diamati secara langsung. Aktivitas tersebut dapat dilakukan baik secara terstruktur maupun secara tidak terstruktur. Dalam kegiatan tersebut, peneliti dapat terlibat secara langsung, baik sebagai peserta maupun sebagai pengamat murni. (Silalahi, 2. Wawancara Teknik wawancara merupakan teknik penggalian informasi melalui percakapan secara langsung antara peneliti dengan partisipan. Perkembangan teknologi dan komunikasi telah memungkinkan wawancara dilakukan baik secara tatap muka maupun melalui telepon, zoom, whatsapp, dan lain-lain. Wawancara dapat dilakukan secara tertruktur dan tidak terstruktur dengan maksud menggali berbagai informasi seputar fokus masalah penelitian. Dokumentasi Dokumentasi adalah teknik pengumpulan informasi melalui pencarian bukti yang akurat sesuai fokus masalah penelitian. Dokumentasi dalam penelitian kualitatif dapat berupa dokumen kebijakan, biografi, buku harian, surat kabar, majalah atau makalah. Selain ketiga teknik tersebut, dokumentasi dapat dilengkapi dengan rekaman, gambar, foto dan lukisan. (Ika Rahayu Satyaninrum, 2. Pengembangan Instrumen Instrumen adalah alat untuk mengukur apa yang hendak diukur. Sebelum melakukan pengukuran instrumen sudah dikonsultasikan dengan dosen pembimbing selanjutnya dilakukan uji validitas dan reliabilitas. Komponen dari pengembangan instrumen adalah: definisi konseptual, definisi operasional, kisi-kisi instumen, kalibrasi instrumen dan instrumen final. Dalam hal ini, para peneliti sendiri berperan sebagai instrumen untuk mengumpulkan data yang dibutuhkan untuk penelitian. Dalam sebuah penelitian, manusia adalah alat utama. Hal ini menunjukkan bahwa peneliti memiliki peran besar dalam setiap penemuan baru. Data penelitian akan terus berkembang sesuai dengan kondisi lapangan, makasemua informasi yang dikumpulkan bersifat sementara, namun saat peneliti menemukan informasi baru, data terus berubah. (Leni Anggraeni, 2. Teknik Analisis Data Dalam melakukan analisis data, terdapat tiga komponen utama, yaitu: Deskriptif data variabel Uji persyaratan analisis Uji hipotesa. (Muhammad Ramdhan, 2. Ruang Lingkup Metodologi Penelitian Setiap metode penelitian, pasti memiliki ruang lingkup penelitian yang khusus, termasuk ruang lingkup metode penelitian kualitatif dapat digunakan pada lingkup yang paling kecil, yaitu satu situasi sosial sampai pada scope yang lebih luas dan kompleks. Dalam pengertian tersebut, ruang lingkup bisa berupa fokus masalah yang diteliti dan jumlah subjek yang diteliti dan materi yang akan dibahas serta variabel yang akan diteliti. Sebagai peneliti, harus memahami cara membuat ruang lingkup penelitian dalam melakukan kegiatan Kegiatan penelitian ini berupa proposal, skripsi, tesis, dan disertasi, dan atau karya ilmiah lainnya. Ruang lingkup sendiri adalah bagian dari proposal dan karya ilmiah lainnya yang cukup penting untuk membuat keseluruhan proposal dan atau karya ilmiah lainnya, sehingga penelitian tersebut makin utuh dan berkualitas. (Elgamar Syam, 2. Didalam proses penelitian berlangsung, ruang lingkup dapat dideskripsikan sebagai batasan masalah yang digunakan, jumlah subjek yang diteliti, materi yang dibahas, luas tempat penelitian dan lain-lain. Ruang lingkup penelitian ini sangat penting untuk diketahui oleh peneliti, karena dapat berpengaruh pada keabsahan data dari sebuah penelitian. Sedangkan di dalam arti khusus ruang lingkup adalah sebuah metode yang digunakan untuk pembatasan ilmu yang akan dikaji. Sebagai contoh ilmu filsafat memiliki cakupan filsafat dasar, filsafat epistemologi, filsafat ontologi, aksiologi, logika, etika, hermeneutika, dan juga (Rapingah, 2. Jenis-jenis Penelitian Di dalam penelitian terdapat beberapa jenis metodologi penelitian yang umum digunakan dalam berbagai disiplin ilmu, tergantung pada tujuan, jenis data yang diharapkan, dan pendekatan yang diambil. Beberapa jenis metodologi penelitian tersebut adalah sebagai Penelitian Kuantitatif Penelitian kuantitatif berfokus pada pengukuran variabel menggunakan data yang dapat dihitung atau diukur secara numerik. Tujuan utama dari penelitian kuantitatif adalah untuk menguji hipotesis atau teori yang sudah ada, atau untuk mengidentifikasi pola dalam data. Data yang digunakan dalam penelitian kuantitatif biasanya dikumpulkan melalui metode seperti survei, eksperimen, atau analisis statistik. Penelitian kuantitatif sering digunakan untuk mendapatkan data dalam jumlah besar dan menghasilkan kesimpulan. (Pertiwi & Jailani, 2. Penelitian Kualitatif Penelitian kualitatif berfokus pada pengumpulan data yang bersifat deskriptif, seperti wawancara mendalam, pengamatan, dan studi kasus. Pendekatan kualitatif sering digunakan untuk mengeksplorasi fenomena yang kompleks atau untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang suatu masalah. Penelitian ini lebih fokus pada proses interpretatif, di mana data yang dikumpulkan dieksplorasi secara rinci dan dianalisis untuk menemukan makna, pola, atau tema yang mendasarinya. (Rusdin Tahir, 2. Penelitian Survey Metode survey merupakan jenis metode penelitian yang ketiga yang mana metode penelitian survey ini dikemas dan juga disusun dalam bentuk opini, sehingga hasil dari orang atau peneliti yang satu dengan peneliti yang lain berbeda, meski penelitian yang dilakukan Biasanya, metode penelitian survey ini digunakan atau dimanfaatkan untuk membuat suatu gambaran umum yang diambil berdasarkan dari sampel beberapa orang. Contoh penelitian survey misalnya. Seorang guru ingin mengetahui tingkat minat belajar siswa terhadap mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Guru menyebarkan kuesioner sederhana berisi 10 pertanyaan dengan pilihan jawaban AuSangat Suka Suka Ae Biasa Ae Tidak SukaAy. Dari hasil survey, guru bisa melihat berapa banyak siswa yang benar-benar antusias dan apa faktor yang memengaruhi minat mereka. (Tatang Hidayat, 2. Penelitian Eksperimen Penelitian eksperimen adalah suatu metode penelitian yang digunakan untuk menguji hubungan sebab akibat antara dua atau lebih variabel dengan cara melakukan manipulasi terhadap variabel independen . ariabel perlakua. dan mengamati pengaruhnya terhadap variabel dependen . ariabel hasi. dalam kondisi yang terkendali. Contoh penelitian menggunakan penelitian eksperimen seperti meneliti pengaruh penggunaan media pembelajaran berbasis video interaktif . ariabel independe. terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam . ariabel depende. (Waruwu et al. , 2. Penelitian Mixed Method Mixed method atau metode penelitian kombinasi menurut Johnson dan Cristensen merupakan pendekatan dalam penelitian yang mengkombinasikan atau menggabungkan antara metode penelitian kualitatif dan kuantitatif. Tujuan keseluruhan dari penelitian mixed method menggabungkan komponen penelitian kualitatif dan kuantitatif adalah untuk memperluas dan memperkuat kesimpulan penelitian dan penggunaan metode ini berkontribusi dalam menjawab pertanyaan penelitian seseorang. Contoh penelitian menggunakan mixed method seperti penelitian tentang motivasi belajar mahasiswa dengan menggabungkan survei kuantitatif . dan wawancara kualitatif untuk memperdalam (Pertiwi & Jailani, 2. KESIMPULAN Metodologi penelitian merupakan fondasi utama dalam setiap kegiatan ilmiah karena memberikan kerangka kerja yang sistematis, terukur, dan terstruktur untuk merancang, melaksanakan, serta menganalisis penelitian. Urgensinya terletak pada perannya sebagai pedoman agar penelitian berjalan sesuai kaidah ilmiah, valid, reliabel, dan dapat Komponen metodologi penelitian meliputi jenis dan desain penelitian, populasi dan sampel, teknik pengumpulan data, pengembangan instrumen, serta teknik analisis data yang saling berkaitan dan menentukan kualitas hasil penelitian. Selain itu, ruang lingkup metodologi penelitian mencakup batasan masalah, jumlah subjek, variabel yang diteliti, serta cakupan materi yang harus jelas agar penelitian sahih dan berkualitas. Jenis penelitian yang umum digunakan, seperti kuantitatif, kualitatif, survei, eksperimen, dan mixed method, harus dipilih sesuai tujuan dan pendekatan yang relevan. Dengan demikian, metodologi penelitian berfungsi sebagai jantung penelitian ilmiah yang tidak hanya menjamin keabsahan hasil, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan, termasuk dalam bidang pendidikan Islam. DAFTAR PUSTAKA Annisa Mia Susana. Pengantar Metodologi Penelitian Bisnis Dan Ekonomi. Anak Hebat Indoensia. Dila Erlianti, . Metodologi Penelitian. PT Sonpedia Publishing Indonesia. https://books. id/books?id=_2QbEQAAQBAJ&newbks=1&newbks_redir=0&lpg=PA 85&dq=Dila Erlianti. Metodologi Penelitian&hl=id&pg=PA85#v=onepage&q=Dila Erlianti. Metodologi Penelitian&f=false Elgamar Syam. Buku Ajar Pengantar Metodologi Penelitian. CV Bintang Semesta Media. https://books. id/books?id=zzpWEQAAQBAJ&newbks=1&newbks_redir=0&lpg=P A134&dq=Elgamar Syam. Buku Ajar Pengantar Metodologi Penelitian&hl=id&pg=PA134#v=onepage&q=Elgamar Syam. Buku Ajar Pengantar Metodologi Penelitian&f=false Fatma Sarie. Metodologi Penelitian. Yayasan Cendikia Mulia Mandiri. Hefi Rusnita Dewi. Konsep Dasar Metodologi penelitian. Yayasan Cendikia Mulia Mandiri. https://books. id/books?id=5Om6EaQBAJ&newbks=1&newbks_redir=0&lpg=P A1&dq=Hefi Rusnita Dewi. Konsep Dasar Metodologi Penelitian&hl=id&pg=PA1#v=onepage&q=Hefi Rusnita Dewi. Konsep Dasar Metodologi Penelitian&f=false Ika Rahayu Satyaninrum. Metodologi Penelitian. Cendekia Publisher. https://books. id/books?id=TexqEaQBAJ&newbks=1&newbks_redir=0&lpg=PR 1&dq=Ika Rahayu Satyaninrum. Metodologi Penelitian&hl=id&pg=PR1#v=onepage&q=Ika Rahayu Satyaninrum. Metodologi Penelitian&f=false Ixora. Buku Ajar Metodologi Penelitian. Media Nusa Creative. Leni Anggraeni. Metode Penelitian. Penerbit Alung Cipta. Melyana R Pugu. Metodologi Penelitian. Konsep. Strategi, dan Aplikasi. Cendekia Publisher. https://books. id/books?id=kPYkEQAAQBAJ&newbks=1&newbks_redir=0&lpg=PA 136&dq=Melyana R Pugu. Metodologi Penelitian. Konsep. Strategi. Dan Aplikasi&hl=id&pg=PA136#v=onepage&q=Melyana R Pugu. Metodologi Penelitian. Konsep. Strategi. Dan Aplikasi&f=false Muhammad Ramdhan. Metodologi Penelitian. Cipta Media Nusantara. https://books. id/books?id=Ntw_EaQBAJ&newbks=1&newbks_redir=0&lpg=PR 2&dq=Muhammad Ramdhan. Metodologi Penelitian&hl=id&pg=PR2#v=onepage&q=Muhammad Ramdhan. Metodologi Penelitian&f=false Nisma Irniani. Metodologi Penelitian. Rizmedia. Pertiwi. , & Jailani. Jenis Jenis Penelitian Ilmiah Kependidikan. Jurnal Pendidikan. Sosial & Humaniora, 1, 41Ae52. Rahardi. Panduan Lengkap Menulis Artikel. Feature, dan Esai. PT. Pustaka.