AI-Driven Transformation of Accounting Human Resources: Case Study of Bank Mandiri Jambi AI-Driven Transformation of Accounting Human Resources: Case Study of Bank Mandiri Jambi Eka Julianti Efris Saputri*1. Dea Febrianti Tambunan2. Rian Fitra Apriandi3. Haviz Taufik4. Aditya Pradana5 Universitas Adiwangsa Jambi1,2,3,4,5 E-mail: ekajuliantiefrissaputri@gmail. com*1, tambunandea5@gmail. com 2, rianfitr4@gmail. com3, haviz. jbi@gmail. com4, adityapradana. ia@gmail. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perkembangan kecerdasan buatan (AI) terhadap sumber daya manusia (SDM) di bidang akuntansi di Bank Mandiri Cabang Sengeti. Penelitian ini mengidentifikasi bagaimana AI mempengaruhi peran, keterampilan, dan kompetensi yang dibutuhkan oleh SDM akuntansi di cabang tersebut. Hasil kajian menunjukkan bahwa AI telah meningkatkan efisiensi dan akurasi proses akuntansi, namun juga membawa tantangan dalam hal adaptasi SDM terhadap perubahan teknologi dan pergeseran peran. SDM akuntansi di Bank Mandiri Cabang Sengeti kini lebih berfokus pada tugas yang lebih strategis dan analitis, seperti pengambilan keputusan berbasis data, dibandingkan dengan tugas-tugas manual yang sebelumnya mereka lakukan. Penelitian ini menyarankan perlunya peningkatan keterampilan digital melalui pelatihan khusus dan pengelolaan perubahan yang efektif untuk memastikan SDM dapat beradaptasi dengan perubahan yang ditimbulkan oleh perkembangan AI. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun AI menawarkan banyak manfaat bagi efisiensi operasional, keberhasilan implementasinya sangat bergantung pada kesiapan SDM dalam menghadapinya. Kata kunci: Kecerdasan Buatan (AI). Sumber Daya Manusia (SDM). Akuntansi ABSTRACT This study aims to analyze the impact of the development of artificial intelligence (AI) on human resources (HR) in the accounting field at Bank Mandiri Sengeti Branch. This study investigates how AI affects the roles, skills, and competencies needed by accounting HR at the branch. The results of the study indicate that AI has increased the efficiency and accuracy of the accounting process, but also brings challenges in terms of HR adaptation to technological changes and role Accounting HR at Bank Mandiri Sengeti Branch is now more focused on more strategic and analytical tasks, such as data-based decision making, compared to the manual tasks they previously performed. This study suggests the need for digital skill enhancement through special training and effective change management to ensure HR can adapt to the changes brought about by the development of AI. Overall, this study concludes that although AI offers many benefits for operational efficiency, the success of its implementation is highly dependent on HR readiness in facing it Keywords: Artificial Intelligence (AI). Human Resources (HR. Accounting PENDAHULUAN Pengaruh perkembangan AI terhadap SDM akuntansi menjadi topi hangat akhir ini, yang disebutkan di dalamnya profesi tersebut akan digantikan oleh robot. Seiring pekerjan dituntut untuk lebih efisien dan fleksibel, terciptanya ai di lingkup kerja akuntansi membuat pekerjaan tersebut sangat terbantu melalui system yang ada didalam JUMANJI (JURNAL MANAJEMEN JAMBI) VOL 09 NO 01 MEI 2026 e-ISSN: 2622-8289 AI-Driven Transformation of Accounting Human Resources: Case Study of Bank Mandiri Jambi nya, tapi apakah system tersebut akuntan dimasa mendatang. Singh & Sukhvinder . dalam Maragita . menyatakan kecerdasan buatan . adalah subbidang ilmu yang menyelidiki konsep lanjutan untuk perhitungan Sejumlah dilakukan untuk menciptakan sistem komputer yang aman, sederhana, efektif, dan efisien bagi pengguna. Ini masalah yang perlu dipecahkan. Namun, karena kurangnya informasi yang memadai, masih banyak keuntungan dan kerugian penerapan AI dalam bidang akuntansi. Dalam penerapan ai masih menjadi pro dan informasi terkait ai yang sangan luas cakupan nya , namun sejauh ini yang dapat dibantu ai masih dalam penerapan hal-hal simple saja, hanya Walaupun dalam tahap perkembangan kedepan masi belum diketahui, prkembangan teknologi ai ini memberi motifasi baru terhadap akuntan untuk tidak mau tertinggal dalam perkembangan Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh University of Oxford pada tahun 2015, disimpulkan bahwa peran analisis data dan angka-angka dalam profesi akuntan memiliki tingkat risiko sebesar 95 persen untuk digantikan oleh mesin. Namun, laporan tersebut juga mencatat bahwa kemajuan teknologi tidak hanya menghapus pekerjaan, tetapi juga menciptakan peluang baru Oleh karena itu, profesi akuntansi diprediksi akan mengalami perkembangan teknologi, terutama di bidang Artificial Intelligence (AI) dan machine learning (Rahman dan Andya, 2. Fauziyyah . Digitalisasi pada bidang dan profesi akuntansi sudah ditengarai sejak beberapa tahun lalu. Hal tersebut terlihat pada hasil survey terhadap CFO dan akuntan senior di Indonesia yang berjumlah kurang lebih 100 CFO dan akuntan senior, 70% dari CFO dan akuntan senior yakin bahwa 60% pekerjaan akuntansi yang bersifat rutin di fungsi keuangan dapat didigitalkan atau diotomatisasi dalam beberapa cara dengan tujuan meningkatkan fungsi keuangan pada kegiatan analisis yang memberikan nilai tambah terhadap keputusan strategis bisnis. Digitalisasi pada adanya sebab pekerjaan yang terkait dengan hal-hal yang bersifat rutin dapat diotomatisasi, meskipun halhal yang bersifat strategik masih membutuhkan hasil buah pikiran manusia ( Maragita, 2. Dalam perkembangan nya ai sekarang, yang mampu dilakukanya yaitu membantu meringankan akuntansi tugas-tugas meningkatkan efisiensi serta akurasi dalam pembuatan laporan keuangan . teknologi otomatisasi dan teknologi siber memaksa untuk beradaptasi dengan keadaan, membangun pola yang adaptif dan dinamis, serta memiliki karakter dan pengetahuan yang tidak hanya di bidang keuangan tetapi juga di bidang bisnis, teknologi Walaupun mahasiswa/i akuntansi berpendapat bahwasannya perkembangan AI yang semakin pesat pun akan sulit untuk menggantikan posisi seorang akuntan, mengapa demikian, karna untuk membaca laporan keuangan tanpa adanya bantuan dari seorang akuntan ai hanya bisa. membuat nya JUMANJI (JURNAL MANAJEMEN JAMBI) VOL 09 NO 01 MEI 2026 e-ISSN: 2622-8289 AI-Driven Transformation of Accounting Human Resources: Case Study of Bank Mandiri Jambi seperti selembar kertas tanpa makna, namun berkemungkinan untuk sangat meringankan pekerjaan akuntan, agar ai berguna secara maksimal seorang akuntan harus perkembangan teknologgi yang terus meningkat pesat. Perkembangan teknologi yang pesat diiringi dengan sdm akuntansi yang selalu up to date mengenai teknologi itu sangat berguna untuk kemajuan bersama. Beberapa terdahulu tentang penggunaan AI (Triatmaja et al. , 2. dalam Nainggolan . Penelitian ini membahas pengaruh AI pada profesi akuntansi, termasuk peningkatan akurasi dan pengurangan kesalahan, otomasi tugas rutin, analisis data Selain itu. Penelitian ini membahas pengendalian internal dan sistem informasi akuntansi berbasis AI pada Hasil menunjukkan bahwa penerapan sistem pengendalian internal dan sistem informasi akuntansi berbasis AI berpengaruh negatif terhadap kecenderungan fraudulent financial reporting pada hotel. Penelitian ini meningkatkan efisiensi, akurasi dan Dengan AI tugas tugas rutin dalam bidang akuntansi akan berkurang sehingga meningkatkan efisiensi dalam prosesnya. Selain itu akurasi pencatatan akuntansi akan tetap terjaga dan meminimalisir Lebih lanjut AI akan membantu meningkatkan kualitas Kecerdasan buatan, atau artificial intelligence (AI), adalah cabang ilmu komputer yang fokus pada pembuatan mesin dan perangkat lunak yang mampu meniru kemampuan manusia untuk berpikir, belajar, dan memecahkan masalah. Tujuannya menciptakan sistem yang dapat tugas-tugas biasanya membutuhkan kecerdasan manusia, seperti pengenalan suara, pengenalan wajah, pengambilan Bahasa (Nainggolan 2024 ). Di Indonesia sendiri, artificial intelligence sudah diterapkan oleh banyak sekali bank, misalnya namanama besar seperti BNI. BRI. Bank Mandiri. BCA. BTN. BTPN, serta bank-bank lain. Dalam tulisan ini, akan dibahas lebih mendalam mengenai implementasi AI oleh Bank Mandiri, salah satu bank BUMN terbesar di Indonesia. Bank ini menerapkan AI agar operasionalnya menjadi lebih efektif dan efisien. Artificial Machine Learning (ML) diterapkan pembukuan dan titik data agar dapat divisualisasikan dalam bentuk grafik yang dapat dikaji informasinya. Dengan demikian, dapat dilakukan data-driven decision making atau pengambilan keputusan berdasarkan data (Linked in 2. METODE PENELITIAN penelitian ini mengunakan metode deskriptif dan verifikatif, dengan data primer dan sekunder, yang bertujuan untuk memahami keadaan tentang perkembangan artificial intelligence di masa sekang. Objek yang digunakan dalam penelitian ini adalah Bank mandiri Sengeti intelligence yang digunakan dalam oprasional pekerja bank mandiri. Sumber data yang penulis peroleh adalah melalui pembagian kuesioner. JUMANJI (JURNAL MANAJEMEN JAMBI) VOL 09 NO 01 MEI 2026 e-ISSN: 2622-8289 AI-Driven Transformation of Accounting Human Resources: Case Study of Bank Mandiri Jambi observasi dan studi pustaka. Jenis dan sumber data yang diperoleh dalam penelitian ini antara lain : Sumber Primer Proses memperoleh data yang berasal dari kuesioner yang dibagikan secara langsung ke responden berupa Formulir dan diisi langsung oleh responden dari objek Sumber Sekunder Data yang didapatkan dari arsip yang dimiliki oleh instiusi atau perguruan tinggi, internet, studi pustaka penelitian terdahulu dan artikel yang permasalahan yang akan diteliti. Penyajian data yang telah di olah dapat dilihat di tabel berikut ini : Pengambilan melibatkan seluruh karyawan bank mandiri cabang Sengeti dengan Quota Sampling yaitu menetapkan jumlah tertentu dari setiap kelompok seperti 8 laki-laki dan 5 perempuan. Sampel penelitian ini terdiri dari Customer service,Financial Advisor. SGP. SGK. MBM. Teller. Analys, dan MBM. Uji instrumen data dalam penelitian ini dengan menggunakan uji validitas, uji reabilitas, dan normalitas yang selanjutkan akan dilakukan uji Regresi linier bergandad sebelum dilakukannya uji hipotesiis. Uji hipotesis dalam penelitian ini menggunakan uji t (Ghazali, 2. Dari menunjukkan bahwa keseluruhan perkembangan AI yang di ajukan kepada responden merupakan data valid dan seluruh pernyataan yang di tersebut dapat digunakan dan dapat di pertanggung jawabkan, karena besar koefisien pada pernyataan berada pada nilai yang memenuhi persyaratan kriteria yang di tentukan yaitu lebih besar dari >0,3 dengan rentang koefisien korelasi yaitu 0,504 Ae 0,878. HASIL 1 Uji Validitas Uji Validasi merupakan suatu ukuran yang menunjukkan valid atau tidaknya suatu instrument penelitian. Sedangkan instrument dikatakan valid jika dapat mengukur apa yang di inginkan. Instrumen dikatakan valid jika koefisien korelasi lebih dari >0,3, sedangkan jika nilai koefisiean korelasi kurang <0,3 maka item tersebut dinyatakan tidak valid. JUMANJI (JURNAL MANAJEMEN JAMBI) VOL 09 NO 01 MEI 2026 e-ISSN: 2622-8289 AI-Driven Transformation of Accounting Human Resources: Case Study of Bank Mandiri Jambi 3 Uji Normalitas Dari membuktikan bahwa keseluruhan pernyataan untuk variable SDM Akuntasi Bank Mandiri Cabang sengeti yang di ajukan kepada responden adalah valid dan keseluruhan pernyataan tersebut dapat di gunakan dan di koefisien korelasi pernyataan berada persyaratan kriteria yaitu lebih besar dari >0,3 dengan rentang koefisien korelasi yaitu 0,565 Ae 0,918 2 Uji Reabilitas Jika datanya benar-benar sesuai dengan kenyataan, daya yang dapat dipercaya akan dihasilkan oleh dipercaya dan reliabel. Tingkat keandalan menunjukkan reliabilitas. Tabel pengukuran reliabilitas berikut menunjukkan hasil analisis uji reliabilitas instrumen data kuesiner. Pengujian reliabilitas dengan teknik cronbach alpha memerlukan bahwa nilai koefisien yang diperoleh harus lebih besar dari 0,70 Hasil hitungan pada tabel tersebut, pengujian reliabilitas diatas menunjukkan bahwa nilai koefisien untuk instrument perkembangan AI yaitu sebesar 0,878, nilai koefisien untuk instrument, sedangkan nilai koefisien dari SDM Akuntasi adalah 0,918, yang berarti kedua instrument tersebut reliable atau dapat di Berdasarkan gambar diatas, hasil uji normal dapat di lihat bahwa data berdistribusi normal karena penyebaran titik-titik yang berada di sekitar garis miring 45 derajat. Pada uji normalitas plot P-P menghasilkan uji yang normal. 4 Uji Regresi Linier Berganda Berdasarkan tabel diatas regresi linear berganda dengan menggunakan program spss versi Diperoleh hasil persamaan regresi sebagai berikut : Y = 2. 0,892 Nilai konstanta regresi sebesar 921 menunjukkan bahwa pada Pengaruh Perkembangan AI dengan kondisi konstanta atau JUMANJI (JURNAL MANAJEMEN JAMBI) VOL 09 NO 01 MEI 2026 e-ISSN: 2622-8289 AI-Driven Transformation of Accounting Human Resources: Case Study of Bank Mandiri Jambi X= 0, maka SDM Akuntasi di Bank Mandiri Sengeti Sebesar Koefisien regresi Pengaruh Perkembangan AI (X) sebesar 0,892 mempunyai pengaruh yang positif terhadap SDM Akuntasi (Y). Artinya apabila Pengaruh Perkembangan AI semakin baik maka SDM Akuntasi akan meningkat. 5 Uji Hipotesis Sesuai dengan tabel di atas yaitu hasil uji parsial menunjukkan bahwa nilai signifikan Perkembangan AI terhadap SDM Akuntasi dalah 0,006 < 0,05 dan nilai t hitung 5. nilai t tabel 2. 677, maka Ho di tolak dan Ha diterima. Artinya terdapat terhadap SDM Akuntasi secara PEMBAHASAN Perkembangan kecerdasan buatan (AI) membawa perubahan signifikan dalam berbagai sektor, salah satunya adalah sektor Bank Mandiri, sebagai salah satu lembaga perbankan terbesar di Indonesia, tidak terkecuali dalam mengadopsi teknologi ini. Bank Mandiri Kota Jambi, perubahan ini telah mempengaruhi banyak aspek operasional, khususnya di departemen akuntansi. Sebagai bagian penting dari pengelolaan keuangan dan pelaporan, peran akuntan di bank ini tidak dapat dilepaskan dari tantangan dan peluang yang ditawarkan oleh AI. Artikel ini bertujuan untuk membahas bagaimana pengaruh perkembangan AI terhadap SDM akuntansi di Bank Mandiri Kota Jambi, berdasarkan penelitian yang ada serta mengaitkannya dengan hasil penelitian serupa di tempat lain. Dari penelitian yang telah dilakukan oleh penulis artificial intelegence di bank mandiri berpengaruh signifikan terhadap SDM akuntansi, dalam mengurangi kesalahan pencatatan yang sering dilakukan manusia. Sesuai dengan tabel di atas yaitu hasil uji parsial menunjukkan bahwa nilai signifikan Perkembangan AI terhadap SDM Akuntasi dalah 0,006 < 0,05 dan nilai t hitung 5. 752> nilai t 677, maka Ho di tolak dan Ha Artinya terdapat pengaruh perkembangan AI terhadap SDM Akuntasi secara signifikan. Penelitian yang penulis lakukan, juga sejalan Lusiana . yang keterlibatan AI, dan digitalisasi akuntansi di era 5. 0 memiliki dampak yang signifikan terhadap laporan Penggunaan teknologi, keterlibatan AI, dan digitalisasi mampu menyederhanakan proses akuntansi mengurangi kesalahan, dan meningkatkan keakuratan dan Penelitian menunjukkan bahwa meningkatkan penggunaan teknologi, keterlibatan AI, dan digitalisasi oleh sebuah organisasi atau perusahaan dapat Ini disebabkan oleh fakta dari hasil uji F bahwa teknologi, keterlibatan AI, dan digitalisasi penyusunan dan kualitas laporan Selain itu dalam penelitian JUMANJI (JURNAL MANAJEMEN JAMBI) VOL 09 NO 01 MEI 2026 e-ISSN: 2622-8289 AI-Driven Transformation of Accounting Human Resources: Case Study of Bank Mandiri Jambi Amelia Ilma, dkk. ( 2024 ), juga Dalam Akuntansi Artificial Intelelligence membawa dampak positif dampak yang cukup Artificial Intelligence atau yang biasa kita sebut AI membantu akuntansi, seperti meminimalisir Penggunaan Artificial Intelligence yang sangat efisien ini dikatakan juga membantu mempercepat dalam proses pengerjaan hingga dapat profesional itu sendiri. Namun Penelitian yang dilakukan penulis tidak sejalan dengan Sari & Wijaya, . yang mengemukakan Di Indonesia, adopsi teknologi AI di bidang akuntansi masih tergolong Hal ini disebabkan oleh keterbatasan anggaran perusahaan dan kurangnya pengetahuan teknis dari SDM akuntansi. Sebagian besar perusahaan justru menggunakan AI sebagai alat pendukung untuk sebagai pengganti fungsi manusia secara keseluruhan. Brown. Smith. , & Taylor. , . kekhawatiran terhadap akurasi dan keamanan teknologi AI dalam Penelitian di Eropa menemukan bahwa SDM akuntansi lebih memilih menggunakan metode tradisional untuk tugas-tugas yang sensitif, memercayakan tugas-tugas tersebut kepada AI. Namun dari penelitian yang penulis lakukan untuk di Bank Mandiri Kota Jambi, banyak tugas yang sebelumnya dilakukan secara manual kini bisa diselesaikan dengan lebih cepat dan akurat berkat penerapan sistem berbasis AI. Misalnya, transaksi, pencatatan jurnal, dan pembuatan laporan keuangan kini dapat dilakukan secara otomatis oleh sistem AI yang lebih efisien. Hal ini tidak hanya mengurangi risiko kesalahan manusia, tetapi juga memakan waktu lama. Dengan adanya otomatisasi. SDM akuntansi di Bank Mandiri Kota Jambi pun mendapatkan keuntungan berupa lebih banyak waktu untuk fokus pada tugas yang lebih strategis, seperti perencanaan, dan pengambilan keputusan berbasis data yang lebih Salah satu pelayanan dalam Bank Mandiri tentunya adalah pinjaman kredit. Namun perlu melalui menentukan kelayakan seseorang diberi pinjaman atau tidak, proses ini disebut credit scoring. Secara umum dipertimbangkan berdasarkan 5C (Character. Capital. Capacity. Condition, dan Collatera. dan 5P (Party . Purpose . Payment . umber pembayara. Profitability . emampuan memperoleh lab. , dan Protection . Namun pengecekan berkas-berkas sangatlah membutuhkan waktu, nasabah juga masih harus memenuhi beberapa syarat lain yang belum tentu dapat dilakukan, seperti misalnya pernah memiliki rekening beserta history transaksinya. Credit scoring dalam sistem open finance sehingga proses screening nasabah yang akan meminjam menjadi lebih cepat dan mudah. Di sinilah letak kecerdasan buatan digunakan dalam credit scoring. AI bekerja untuk mencari data transaksi calon peminjam di berbagai e-commerce. JUMANJI (JURNAL MANAJEMEN JAMBI) VOL 09 NO 01 MEI 2026 e-ISSN: 2622-8289 AI-Driven Transformation of Accounting Human Resources: Case Study of Bank Mandiri Jambi pembayaran pajak, pulsa, dll. pernah digunakan. Sehingga ini menjadi salah satu komponen baru pertimbangan apakah peminjam tersebut layak diberi pinjaman atau Alhasil proses penilaian menjadi lebih cepat dan akurat. Beberapa ai yang telah digunakan bank mandiri tersebut diantaranta ada livinAo by Mandiri. Credit Scoring , dan chatbot berbasis kecerdasan LivinAo by Mandiri adalah salah satu penerapan Artificial Intelligence (AI) oleh Bank Mandiri dalam aplikasi LivinAo by Mandiri, yaitu aplikasi mobile nasabah bertransaksi secara online. Aplikasi yang dirilis pada Oktober 2021 ini merupakan pengganti bagi aplikasi mobile banking yang Pihak bank menyebut LivinAo sebagai super application, salah satunya karena menggunakan pendekatan AI untuk memberikan sentuhan personal bagi nasabah (Yusriyya, 2. Cedit scoring yaitu salah satu pelayanan dalam Bank Mandiri tentunya adalah pinjaman Namun perlu melalui proses seleksi berkas yang menentukan kelayakan seseorang diberi pinjaman atau tidak, proses ini disebut credit Secara dipertimbangkan berdasarkan 5C (Character. Capital. Capacity. Condition, dan Collatera. dan 5P (Party . Purpose . Payment . umber pembayara. Profitability . emampuan memperoleh lab. , dan Protection . Namun pengecekan berkas-berkas sangatlah membutuhkan waktu, nasabah juga masih harus memenuhi beberapa syarat lain yang belum tentu dapat dilakukan, seperti misalnya pernah memiliki rekening (Yusriyya, 2. Credit scoring dalam sistem open finance menjadi salah satu alternatif sehingga proses screening nasabah yang akan meminjam menjadi lebih cepat dan Di sinilah letak kecerdasan buatan digunakan dalam credit scoring. AI bekerja untuk mencari data transaksi calon peminjam di berbagai e-commerce, pembayaran pajak, pulsa, dll. yang pernah Sehingga ini menjadi salah satukomponen baru yang bisa apakah peminjam tersebut layak diberi pinjaman atau tidak. Alhasil proses penilaian menjadi lebih cepat dan akurat (Yusriyya, 2. Chatbot Berbasis Kecerdasan Buatan salh satu buatan Mandiri Intelligent Assistant (MITA) merupakan layanan informasi untuk nasabah Bank Mandiri. MITA dikembangkan oleh startup binaan mandiri yaitu Mandiri Capital Indonesia. Layanan ini berupa fitur chatbot buatan di dalamnya. Khususnya machine learning dengan metode natural language processing. MITA menganalisis pola komunikasi user dan memberikan layanan sesuai profil user. MITA bisa didapatkan baik di iOs maupun Android dan bisa diakses di Line. Telegram. Facebook, dan saat ini juga sudah bisa berkomunikasi dengan MITA melalui WhatsApp. Fitur ini tentu sangat membantu nasabah karena bisa mengakses informasi 24/7 tanpa harus datang ke cabang bank. Dari sisi bank pun diuntungkan karena lebih menghemat tenaga untuk layanan customer service dan JUMANJI (JURNAL MANAJEMEN JAMBI) VOL 09 NO 01 MEI 2026 e-ISSN: 2622-8289 AI-Driven Transformation of Accounting Human Resources: Case Study of Bank Mandiri Jambi berhasil memberikan pelayanan yang lebih cepat untuk nasabah. Dengan benefit yang worth it. Bank Mandiri rela menghabiskan sampai Rp2 miliar untuk mengembangkan MITA ini (Yusriyya, 2. Otomatisasi yang dihadirkan oleh AI tidak berarti menghilangkan peran manusia dalam akuntansi. Sebaliknya, mendorong perubahan besar dalam kompetensi yang dibutuhkan oleh SDM akuntansi. Sebagai contoh, akuntan yang bekerja di Bank Mandiri Kota Jambi harus memahami cara kerja perangkat lunak AI, serta mampu menganalisis hasil yang diperoleh dari sistem tersebut. Dengan keterampilan dasar akuntansi. SDM di Bank Mandiri Kota Jambi juga harus memiliki pengetahuan dalam Kompetensi baru ini memungkinkan akuntan untuk mengelola dan berkolaborasi dengan teknologi AI secara lebih efektif, yang pada kualitas layanan dan keputusan yang diambil oleh bank. Namun, meskipun AI dapat menggantikan banyak pekerjaan yang sifatnya rutin, peran manusia dalam profesi akuntansi tetap tidak tergantikan sepenuhnya. Sebagai contoh, akuntan di Bank Mandiri Kota Jambi tetap memiliki tanggung jawab dalam mengawasi hasil yang diberikan oleh AI, serta dalam mengambil keputusan yang lebih AI dapat memberikan berdasarkan data, namun keputusan pertimbangan dari pihak manusia, hal-hal berkaitan dengan kebijakan internal dan regulasi yang berlaku. Oleh karena itu, meskipun AI mampu meningkatkan efisiensi dan akurasi, peran manusia sebagai pengambil keputusan yang bertanggung jawab tetap sangat diperlukan. Perkembangan AI memberikan dampak yang signifikan terhadap SDM akuntansi di Bank Mandiri Kota Jambi. Di satu sisi. AI memungkinkan otomatisasi tugas-tugas rutin yang dapat meningkatkan efisiensi dan mengurangi kesalahan manusia. sisi lain, perkembangan ini menuntut adanya peningkatan keterampilan dalam bidang teknologi dan analisis SDM akuntansi di Bank MandiriKota Jambi harus siap beradaptasi dengan perubahan ini dengan cara mengikuti pelatihan dan meningkatkan keterampilan teknis Selain itu, peran manusia tetap tidak tergantikan dalam hal pengambilan keputusan strategis, meskipun AI dapat memberikan bantuan yang sangat berguna. Pelatihan dan pengembangan kompetensi berkelanjutan sangat penting untuk memastikan bahwa SDM akuntansi di Bank Mandiri Kota Jambi Pelatihan ini dapat dilakukan melalui berbagai program yang dapat meningkatkan pemahaman tentang penggunaan teknologi AI dalam akuntansi serta keterampilan dalam menganalisis dan menafsirkan data yang dihasilkan. Dengan demikian. SDM akuntansi tidak hanya akan terus relevan di era digital ini, tetapi juga mampu memberikan kontribusi yang lebih besar dalam pengambilan keputusan yang strategis dan pengelolaan keuangan yang lebih efisien di Bank Mandiri Kota Jambi. KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian dan analisis mengenai pengaruh Perkembangan AI terhadap SDM Akuntasi di Bank mandiri Cabang Sengeti. JUMANJI (JURNAL MANAJEMEN JAMBI) VOL 09 NO 01 MEI 2026 e-ISSN: 2622-8289 AI-Driven Transformation of Accounting Human Resources: Case Study of Bank Mandiri Jambi kesimpulan : Berdasarkan dari hasil uji parsial . terdapat pengaruh antara Perkembangan AI (X) terhadap SDM Akuntasi (Y) pada Bank Mandiri Cabang Sengeti. Hal ini dapat di pertanggung jawabkan dari hasil yang menunjukkan bahwa t 752 > nilai t tabel 2,677 dan nilai signifikan 0,006 < 0,05 sehingga dapat di pastikan bahwa H1 yang Au Pengaruh Perkembangan AI terhadap SDM Akuntasi di Bank Mandiri Cabang sengetiAy dapat di terima secara Perkembangan kecerdasan buatan (AI) telah terhadap berbagai sektor, termasuk akuntansi di institusi keuangan Bank Mandiri. tugastugas rutin seperti pencatatan transaksi, rekonsiliasi laporan, dan analisis data keuangan. Sistem berbasis AI mengurangi risiko kesalahan manusia . uman erro. SARAN Untuk perkembangan kecerdasan buatan (AI) terhadap SDM akuntansi di Bank Mandiri, berikut beberapa saran yang dapat dipertimbangkan: Peningkatan Keterampilan digital dan teknologi bagi karyawan bank mandiri Manajemen Perubahan (Change Managemen. manajemen perubahan untuk SDM beradaptasi dengan perubahan Keamanan Data dan Kepatuhan Regulasi Libatkan SDM akuntansi dalam memastikan AI standar keamanan data dan kepatuhan terhadap peraturan keuangan yang berlaku. DAFTAR PUSTAKA