Jurnal CyberTech Vol. No. Juni 2018, pp. x P-ISSN : E-ISSN : IMPLEMENTASI REAL TIME CLOCK (RTC) PADA RANCANG BANGUN PERANGKAP IKAN OTOMATIS PADA BAGAN NELAYAN DENGAN TEKNIK COUNTER BERBASIS MIKROKONTROLER Rahmat P. Dalimunthe *. Ardianto Pranata**. Fifin Sonata** * Program Studi Sistem Komputer. STMIK Triguna Dharma ** Program Studi Sistem Komputer. STMIK Triguna Dharma Article Info ABSTRACT Article history: Perangkap ikan atau atau jaring perangkap ikan merupakan alat tangkap ikan yang sangat umum digunakan oleh nelayan di Indonesia. Pengoperasian alat perangkap ikan pada umumnya adalah dengan cara pasif, dimana nelayan melakukan pemasangan jaring . di perairan sampai dengan penarikan jaring . Kegiatan ini rutin dilakukan oleh nelayan untuk mendapatkan ikan, hal ini biasa dilakukan pada pagi dan sore Namun kendala yang sering dialami nelayan dalam hal ini ialah, dibutuhkannya cukup banyak tenaga dan waktu dalam pemasangan dan penarikan jarring, disebabkan masih dilakukan secara manual oleh nelayan. Keyword: Perangkap Ikan Arduino RTC Motor DC Dengan perkembangan teknologi yang terus berevolusi dan semakin mendunia mendorong siapa saja untuk ikut serta dalam melakukan perubahan-perubahan yang dapat memudahkan manusia dalam melakukan aktifitas kehidupan sehari-hari. Segala sesuatu yang dahulu dikerjakan secara manual saat ini telah dapat dikembangkan untuk dilakukan secara otomatis, tidak hanya sekedar membantu manusia dalam aktivitasnya melainkan juga dari segi efisiensi waktu. Maka dirasa perlu untuk membuat sebuah sistem perangkap ikan dapat melakukan penarikan dan penebaran perangkap secara otomatis dan terjadwal dengan pengaturan waktu yang memanfaatkan RTC (Real Time Cloc. yang merupakan sebuah modul yang berfungsi sebagai penghitung waktu yang dirancang menggunakan komponen elektronik berupa chip yang mampu melakukan proses kerja seperti jam pada umumnya. Perhitungan tersebut dihitung secara akurat dan tersimpan secara real time sehingga dapat membantu mengefesiensikan dan mengefektifkan proses penangkapan ikan dengan perangkap otomatis yang dilakukan oleh nelayan. Perangkap Journal homepage: https://ojs. P-ISSN : 1978-6603 E-ISSN : 2615-3475 sistem nantinya akan kan didukung dengan pengedali arduino uno serta motor dc untuk melakukan penarikan jaring. Copyright A 2020 STMIK Triguna Dharma. All rights reserved. Corresponding Author: *First Author Nama : Jurnal Rahmat Program Studi : Sistem Komputer STMIK Triguna Dharma Email: rahmatpardamean1998@gmail. PENDAHULUAN Sektor perikanan di Indonesia memiliki potensi yang sangat besar bagi Indonesia. Hal ini mengingat wilayah Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia, yang mempunyai luas lautan total mencapai 5,8 juta km2 dan memiliki garis pantai sepanjang 104. 000 km dengan jumlah pulau sebanyak 17. Perangkap ikan atau atau jaring perangkap ikan merupakan alat tangkap ikan yang sangat umum digunakan oleh nelayan di Indonesia. Jaring perangkap ikan adalah untaian benang tipis yang dianyam membentuk jaring dan digunakan untuk menangkap ikan. Jaring saat ini terbuat dari serat sintetik seperti nilon, ada juga yang terbuat dari wool dan sutra meski kini sudah Perkembangan ilmu pengetahuan yang semakin maju juga mempengaruhi penerapan teknologi yang semakin canggih, perkembangan teknlogi tentunya sangat berdampak pada kehidupan masyarakat baik yang beraktivitas di darat, di udara dan di laut. Dengan perkembangan teknologi yang terus berevolusi dan semakin mendunia mendorong siapa saja untuk ikut serta dalam melakukan perubahan-perubahan yang dapat memudahkan manusia dalam melakukan aktifitas kehidupan sehari-hari. Segala sesuatu yang dahulu dikerjakan secara manual saat ini telah dapat dikembangkan untuk dilakukan secara otomatis, tidak hanya sekedar membantu manusia dalam aktivitasnya melainkan juga dari segi efisiensi waktu. Berdasarkan permasalahan tersebut dilakukanlah penelitian terhadap pengembangan sistem perangkap ikan otomatis yang dapat membantu nelayan dalam penggunaan perangkap ikan. Nantinya sistem perangkap ikan ini dapat melakukan penarikan dan penebaran perangkap secara otomatis dan terjadwal dengan pengaturan waktu yang memanfaatkan RTC (Real Time Cloc. yang merupakan sebuah modul yang berfungsi sebagai penghitung waktu yang dirancang menggunakan komponen elektronik berupa chip yang mampu melakukan proses kerja seperti jam pada umumnya, seperti melakukan perhitungan detik, menit, dan jam. Perhitungan tersebut dihitung secara akurat dan tersimpan secara real time . , sehingga dapat membantu mengefesiensikan dan mengefektifkan proses penangkapan ikan dengan perangkap otomatis yang dilakukan oleh nelayan. maka diangkatlah sebuah penelitian dengan judul Au Rancang Bangun Perangkap Ikan Otomatis dengan Teknik Counter Berbasis Mikrokotroler Au. Jurnal SAINTIKOM Vol. No. Juli 2020 : xx Ae xx Jurnal SAINTIKOM P-ISSN : 1978-6603 E-ISSN : 2615-3475 KAJIAN PUSTAKA Perangkap Ikan Perangkap ikan atau jaring perangkap ikan merupakan alat tangkap ikan yang sangat umum digunakan oleh nelayan di Indonesia. Pengoperasian alat perangkap ikan pada umumnya adalah dengan cara pasif, dimana nelayan melakukan pemasangan jaring . di perairan sampai dengan penarikan jaring . Perangkap ikan umum digunakan oleh nelayan karena mempunyai beberapa kelebihan. Pertama, secara teknis mudah dilakukan. Kedua, investasinya terjangkau oleh masyarakat. Ketiga, merupakan perikanan rakyat yang telah digunakan oleh masyarakat di wilayah pesisir dan sekitar pulau-pulau kecil secara turuntemurun. Keempat, tangkapannya selalu ada walaupun terkadang jumlahnya sedikit. Kelima, menyerap tenaga kerja keluarga. Keenam, teknologinya sangat Teknik Counter Counter juga disebut pencacah atau penghitung yaitu rangkaian logika sekuensial yang digunakan untuk menghitung jumlah pulsa yang diberikan pada bagian masukan. Counter digunakan untuk berbagai operasi aritmatika, pembagi frekuensi, penghitung jarak . , penghitung kecepatan . , yang pengembangannya digunakan luas dalam aplikasi perhitungan pada instrumen ilmiah, kontrol industri, komputer, perlengkapan komunikasi, dan sebagainya. Pencacah merupakan suatu rangkaian logika . atau rangkaian sirkuit digital yang berbentuk chip yang berfungsi untuk mencacah jumlah pulsa pada bagian input dan keluaran berupa digit biner dengan saluran tersendiri untuk setiap pangkat dua misalnya 20, 21, 22 dan seterusnya yang umumnya dihasilkan dari oscillator. Penghitung ini biasa menghitung pulsa secara biner murni . inary counte. atau menghitung secara desimal terkodekan . ecimal counte. Hal ini dikarenakan counter membutuhkan karakteristik memori. Dilihat dari arah cacahan, rangkaian pencacah dibedakan atas pencacah naik (Up Counte. dan pencacah turun (Down Counte. Pencacah naik melakukan cacahan dari kecil ke arah besar, kemudian kembali ke cacahan awal secara otomatis. Arduino Uno Arduino merupakan platform open source baik secara hardware dan software. Arduino terdiri dari mikrocontroller megaAVR seperti ATmega8. ATmega168. ATmega328. ATmega1280, dan ATmega 2560 dengan menggunakan Kristal osilator 16 MHz, namun ada beberapa tipe Arduino yang menggunakan Kristal osilator 8 MHz. Catu daya yang dibutuhkan untuk memberi supply minimum sistem Arduino cukup dengan tegangan 5 VDC LCD LCD . iquidCrystalDispla. merupakan suatu perangkat elektronika yang telah terkonfigurasi dengan kristal cair dalam gelas plastik atau kaca sehingga mampu memberikan tampilan berupa titik, garis, simbol, huruf, angka ataupun gambar. LCD terbagi menjadi dua macam berdasarkan bentuk tampilannya, yaitu Text-LCD dan GrapicLCD. Berupa huruf atau angka, sedangkan bentuk tampilan pada Graphic LCD berupa titik, garis dan gambar. LCD juga bisa digunakan untuk menampilkan hasil pengambilan data dari sensor . Title of manuscript is short and clear, implies research results (First Autho. A P-ISSN : 1978-6603 E-ISSN : 2615-3475 Modul RTC (Real Time Cloc. RTC (Real Time Cloc. merupakan chip IC yang mempunyai fungsi menghitung waktu yang dimulai dari detik, menit, jam, hari, tanggal, bulan, hingga tahun dengan akurat. RTC yang dimaksud disini adalah real time clock biasanya berupa IC yang mempunyai clock sumber sendiri dan internal battery untuk menyimpan data waktu dan tanggal. Motor DC Motor Listrik DC atau DC Motor adalah suatu perangkat yang mengubah energi listrik menjadi energi kinetik atau gerakan . Motor DC ini juga dapat disebut sebagai motor arus searah. Seperti namanya DC Motor memiliki dua terminal dan memerlukan tegangan arus searah atau DC (Direct Curren. untuk dapat Motor Listrik DC ini biasanya digunakan pada perangkat-perangkat Elektronik dan listrik yang menggunakan sumber listrik DC seperti Vibrator Ponsel. Kipas DC dan Bor Listrik DC. Motor Driver Motor Driver Studi Karateristik Motor DC Penguat Luar Terhadap Posisi arah putaran motor DC. Satu buah L298 bisa dipergunakan untuk mengontrol dua buah motor DC. Selain bisa dipergunakan untuk mengontrol arah putaran motor DC. L298 ini pun bisa dipergunakan sebagai driver motor Stepper bipolar. L298 memiliki kemampuan menggerakkan motor DC sampai arus 2A dan tegangan maksimum 40 volt DC untuk satu kanalnya. Pin enable A dan B untuk mengendalikan jalan atau kecepatan motor, pin input 1 sampai 4 digunakan untuk mengendalikan arah putaran. Pin output pada IC L298 13 dihubungkan kemotor DC yang sebelumnya melalui dioda yang disusun secara H-bridge. Jurnal SAINTIKOM Vol. No. Juli 2020 : xx Ae xx Jurnal SAINTIKOM P-ISSN : 1978-6603 E-ISSN : 2615-3475 Buzzer Buzzer Listrik adalah sebuah komponen elektronika yang dapat mengubah sinyal listrik menjadi getaran suara. Efek Piezoelectric (Piezoelectric Effec. pertama kali ditemukan oleh dua orang fisikawan Perancis yang bernama Pierre Curie dan Jacques Curie pada tahun 1880. Buzzer terdiri dari sebuah diafragma yang memilikii kumparan. Ketika kumparan tersebut dialiri arus listrik sehingga menjadi electromagnet, kumparan akan tertarik kedalam atau keluar tergantung dari polaritas magnetnya. Karena kumparan dipasang pada diafragma maka setiap getaran diafragma secara bolak Ae balik sehingga membuat udara bergetar dan menghasilkan suara. METODOLOGI PENELITIAN Kerangka Kerja Kerangka kerja berisi gambaran dari tahapan-tahapan langkah yang harus dilalui sehingga penelitian akan berjalan dengan baik. Dalam melaksanakan penelitian sistem perangkap ikan ini terdapat beberapa kerangka kerja yang harus diikuti. Kerangka kerja yang dibuat dimulai dengan melakukan pengamatan masalah pada penelitian, kemudian merumuskan masalah yang akan diterliti untuk kemudian dilanjutkan dengan proses penelitain guna mendapatkan hasil berupas solusi yang tepat terhadap masalah yang ditemui. Adapun gambaran kerja yang dibuat pada sistem ini adalah sebagai berikut Title of manuscript is short and clear, implies research results (First Autho. A P-ISSN : 1978-6603 E-ISSN : 2615-3475 Metologi Perancangan Sistem Dalam konsep penulisan metode perancangan sistem merupakan salah satu unsur penting dalam penelitian. dalam metode perancangan sistem pada penelitian ini menggunakan beberapa pendekatan sebagai berikut : Perencanaan Dalam penelitian ini diawali dengan melakuka perancangan sistem yang akan dibuat, dimulai dengan penetuan latar belakang sistem yang akan diteliti, dilanjutkan dengan merumuskan masalah serta solusi yang diuraikan pada penelitian, dan terakhir dilanjutkan proses pengimplementasian bagian-bagian sistem serta menarik kesimpulan yang didapatkan. dalam melakukan penelitian ini. Analisis Melakukan analisa terhadap sistem yang berhubungan dengan penelitian sistem perangkap ikan otomatis ini. Proses analisa berguna untuk mengetahui permasalahan apa saja yang akan diteliti pada penelitian ini. Serta mengumpulkan sumber-sumber yang dapat mendukung pelaksanaan penelitian ini. Desain Melakukan desain dari sistem yang akan dibangun. Pada tahapan ini akan dilakukan 2 jenis desain, yakni desain rancang bangun 3 dimensi sistem dan rancang bangun rangkaian elektronika komponen-komponen yang digunakan dalam sistem. Eksekusi Proses pelaksanaan dan pembuatan sistem sesuai tahapan-tahapan yang telah dibuat diawal proses penelitian sistem perangkap ikan otomatis ini. Pada proses ini setiap bagian akan dibuat satu-persatu untuk kemudian dapat menghasilakn kesatuan sistem yang diinginkan Pengujian Dalam proses ini dilakukan pengujian dari sistem yang telah dibuat sesuai dengan data yang dikumpulkan. Proses demonstrasi dilakukan dalam konsep prototype sistem sesuai dengan gambaran aslinya untuk mendapatkan catatan dari hasil pengujian untuk proses pengembangan berikutnya. Algoritma Sistem Dalam sistem perangkap ikan otomatis ini membutuhkan sebuah teknik counter yang berfungsi sebagai perhitungan dalam penjadwalan penarikan dan penguluran perangkap ikan pada bagan, proses penggunaan Jurnal SAINTIKOM Vol. No. Juli 2020 : xx Ae xx Jurnal SAINTIKOM P-ISSN : 1978-6603 E-ISSN : 2615-3475 perangkap ikan otomatis ini dilakukan pada pukul 6 pagi sampai dan pukul 6 sore setiap harinya. Sistem ini menggunakan teknik up counter dalam penjadwal penggunaan perangkap ikan. Dibawah ini merupakan tabel penjadwalan penggunaan perangkap ikan otomatis. Tabel 3. 1 Penjadwalan Penggunaan Perangkap Ikan Otomatis Jam Menit Keterangan Sistem ON Perangkap Turun Perangkap Naik Title of manuscript is short and clear, implies research results (First Autho. A P-ISSN : 1978-6603 E-ISSN : 2615-3475 --- --- --- --- --- --- --- --- --- --- --- --- --- --- --- --- --- --- --- --- --- --- --- --- --- --- --- --- --- --- --- --- --- --- --- --- --- --- --- --- --- --- --- --- --- --- --- --- --- --- --- --- --- --- --- --- Perangkap Turun Perangkap Naik Sistem OFF PEMODELAN SISTEM Pada perancangannya, sistem ini dirancang terdiri dari dua bagian besaran, yaitu perancangan perangkat keras . dan perancangan perangkat lunak . Sistem pada perangkat keras dirancang menggunakan rangkaian elektronika yang terdiri dari beberapa rangkaian yang dijadikan satu keseluruhan sistem. Blok Diagram Sistem Jurnal SAINTIKOM Vol. No. Juli 2020 : xx Ae xx Jurnal SAINTIKOM P-ISSN : 1978-6603 E-ISSN : 2615-3475 Gambar 4. 1 Blok Diagram Sistem Monitoring Kecepatan Angin Algoritma Sistem Gambar 4. 2 Algoritma Sistem Flowchart Sistem Title of manuscript is short and clear, implies research results (First Autho. P-ISSN : 1978-6603 E-ISSN : 2615-3475 Gambar 4. 3 Flowchart Sistem Monitoring Kecepatan Angin Perancangan Rangkaian Sistem Dalam pemodelan rangkaian sistem ini dibagi menjadi beberapa bagian rangkaian elektronik yang akan dibuat. Adapun sistem rangkaian alat elektronik yang akan dibuat adalah sebagai berikut : Rangkaian Modul RTC Jurnal SAINTIKOM Vol. No. Juli 2020 : xx Ae xx Jurnal SAINTIKOM Rangkaian Buzzer Rangkaian LCD Rangkaian Motor DC P-ISSN : 1978-6603 E-ISSN : 2615-3475 Perancangan Prototipe Model Perancangan perangkat model hardware sistem ini akan dibuat dengan model prototype dengan ukuran kecil dari aslinya dan dibuat sebaik mungkin agar mudah untuk di gunakan oleh pengguna sistem. Perancangan sistem ini akan dibuat menggunakan software Google Sketcup, adapun model dari sistem perangkap ikan otomatis ini adalah sebagai berikut Rancang Bangun Sistem Tampak Atas dan Depan Title of manuscript is short and clear, implies research results (First Autho. A P-ISSN : 1978-6603 E-ISSN : 2615-3475 5 IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN Implementasi Sistem Implementasi sistem merupakan proses yang dilakukan hingga sistem bekerja dengan algoritma yang telah dibuat, dimulai dari rancang blok diagram, perakitan komponen, pembuatan program, hingga perumusan kesimpulan. Setelah semua kebutuhan sistem yang telah disiapkan sudah terpenuhi, maka tahapan selanjutnya adalah menerapkan dan membangun sistem yang akan dibuat. Implementasi yang dimaksudkan adalah proses melakukan perakitan rangkaian yang telah dirancang kedalam komponen nyata yang akan digunakan untuk melakukan uji coba sistem. Rangkaian Keseluruhan Gambar dibawah merupakan rangkaian keseluruhan dari sistem perangkap ikan otomatis dengan teknik Pada gambar dibawah tampak keseluruhan komponen sistem yang terdiri dari rancang bangun sistem, board Arduino. RTC. Motor DC. Motor Driver dan Buzzer Gambar 5. 6 Tampilan Keseluruhan Sistem Pengujian Pengujian dari sistem perangkap ikan otomatis dengan teknik counter ini dilakukan untuk mengetahui fungsi dan kinerja dari keseluruhan sistem. Pengujian rangkaian sistem dilakukan setelah semua komponen dan bagianbagian terpasang utuh menjadi satu-kesatuan, yaitu sistem keseluruhan untuk melakukan perangkap ikan otomatis yang dikendalikan menggunakan arduino uno Pengujian Counter Pengujian Counter dilakukan untuk mencacah waktu penentuan dalam penjadwalan pemberian pakan ikan. yang nantinya berfungsi sebagai penjadwalan dalam sistem. Pengujian RTC Pada bagian ini dilakukan proses pengujian modul RTC, pengujian dilakukan dengan mencoba proses pemberian jadwal dan penentuan jadwal untuk mengaktifkan motor dc. Pada modul RTC akan dilakukan pengaturan waktu kerja perangkap ikan yang dilakukan menggunakan algoritma program pada saat proses coding. Jurnal SAINTIKOM Vol. No. Juli 2020 : xx Ae xx Jurnal SAINTIKOM P-ISSN : 1978-6603 E-ISSN : 2615-3475 Pengujian LCD Pada bagian ini merupakan proses pengujian LCD . pada tampilan LCD akan terdapat jadwal dan waktu dari pembacaan atau data RTC yang digunakan untuk menentukan waktu penggunaan perangkap ikan. Pengujian Motor DC Pengujian motor dc pada sistem perangkap ikan otomatis ini dilakukan dengan mencoba menghidupkan putaran motor dc yang digunakan. Putaran yang diharapkan adalah untuk menarik perangkap ikan yang digunakan pada sistem. Pengujian kecepatan putaran motor juga menjadi salah satu hal yang digunakan, sehingga putaran yang dihasilkan tidak terlalu cepat atau lambat. Tabel 5. 2 Pengujian Motor DC No. Tegangan Nilai Kondisi Putaran Motor 12 volt HIGH-LOW ClockWise 12 volt LOW-HIGH AntiClockWise 0 volt LOW-LOW Berhenti Pengujian Motor Driver Pengujian motor driver dilakukan untuk menghubungkan motor dc dengan motor driver. Motor driver akan diuji untuk mengatur dan mengendalikan putaran motor dc yang digunakan untuk menarik perangkap ikan secara Pengujian Buzzer Pengujian buzer dilakukan dengan mangaktifkan buzzer jika kondisi motor dalam keadaan menarik perangkap kembali sesuai dengan waktu penjadwalan dari RTC pada sistem perangkap ikan ini. Pengujian Keseluruhan Sistem Dibawah merupakan hasil dari pengujian seluruh sistem, dimana pengujian masing-masing komponen dari sistem digabungkan untuk mendapatkan hasil yang diinginkan. Tabel 5. 3 Pengujian Keseluruhan Sistem Waktu/RTC Motor Kondisi ClockWise Jaring Dilepas Buzzer Mati Title of manuscript is short and clear, implies research results (First Autho. P-ISSN : 1978-6603 E-ISSN : 2615-3475 AntiClockWise Jaring Ditarik Hidup ClockWise Jaring Dilepas Mati AntiClockWise Jaring Ditarik Hidup Kelebihan Sistem Sistem ini membantu menangkap ikan menggunakan perangkap secara otomatis. Dapat membantu menangkap ikan bagi nelayan dengan mudah karena telah dilakukan secara otomatis. Dapat mengefektifkan pekerjaan karena proses menangkap ikan dilakukan langsung oleh mesin. Kelemahan Sistem Sistem yang dibangun masih dibuat dengan kondisi prototipe. Sistem hanya dapat melakukan menangkap ikan dengan perangkap saja. Sistem yang dibuat belum menggunakan sistem monitoring jumlah ikan yang ditangkap. KESIMPULAN Kesimpulan Adapun kesimpulan yang dapat diambil dari sistem perangkap ikan otomatis dengan teknik counter ini adalah sebagai berikut : Sistem yang dibangun adalah rancangan perangkap otomatis pada bagan nelayan berbasis mikrokontroler. Sistem yang dibangun merupakan implementasi Teknik Counter pada sistem perangkap ikan otomatis. Sistem yang dibangun merupakan implementasi dari modul RTC (Real Time Cloc. sebagai penentu waktu pengangkat dan penarikan perangkap ikan. Sistem ini dapat bermanfaat bagi manusia untuk menangkap ikan secara otomatis. Saran Adapun saran yang dapat diberikan untuk penyempurnaan sistem perangkap ikan otomatis ini kedepannya adalah sebagai berikut : Diharapkan untuk pengembangan selanjutnya menggunakan uji coba dengan banyak model perangkap. Diharapkan untuk pengembangan selanjutnya sistem dilengkapi dengan sistem monitoring jumlah ikan yang Diharapkan dapat diimplementasikan langsung menggunakan jenis motor yang sesuai dengan ukuran perangkap yang dibuat. UCAPAN TERIMA KASIH Bapak Ardianto Pranata. Kom. Kom. selaku Dosen Pembimbing I yang telah bersedia meluangkan waktu dan memberikan nasehat serta saran dalam menyelesaikan skripsi ini. Ibu Fifin Sonata. Kom. Kom. selaku Dosen Pembimbing II yang telah bersedia meluangkan waktu dan memberikan nasehat serta saran dalam menyelesaikan skripsi ini. REFERENSI