Jurnal Pahlawan | Vol. No. 2: Oktober Tahun 2025 e-mail: pahlawanjurnal@gmail. com | P-ISSN: 2338-0853 | E-ISSN: 2685-9920 Hal. 249-257 | DOI: https://doi. org/10. 57216/pah. PERANAN DAN BEBAN GANDA PEREMPUAN DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN KELUARGA (STUDI KASUS DI DESA WISATA KERTARAHAYU) Ulfah Fajarini1. Cut Dhien Nourwahida2, & Fachri Syamsudin3* 1,2&3* Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Ae Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Ae Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta *Koresponden e-mail: cut. dhien@uinjkt. id & fachrisyamsudin@gmail. Submit Tgl: 14-April-2025 Diterima Tgl: 20-Agustus-2025 Diterbitkan Tgl: 01-Oktober-2025 Abstract: In modern society, the demands of life are increasing, especially in the social and economic fields. Women's roles in the family become dual, managing all family needs and working to supplement the family's insufficient income. Kertarahayu Village has various attractive potentials, including being a natural greening area without housing development. This area also maintains rice fields, with the majority of its residents earning a living through farming and gardening. Despite this, the family welfare level and the quality of women in this village is still low. This study uses a qualitative method aimed at understanding roles and double burden of women in increasing family income. The research results show that the contribution of working women in Kertarahayu Tourism Village in increasing family income includes fulfilling family needs and saving, although it impacts the lack of family time and reduced interaction with the community. Working women experience a double burden in both domestic and public spheres, driven by factors such as helping husbands, educational level, and being single parents. Keywords: Role. Women. Double Burden. Family Income. Working. Abstrak: Dalam masyarakat modern, tuntutan hidup semakin meningkat, terutama dalam bidang sosial dan ekonomi. Peran perempuan dalam keluarga menjadi ganda, yaitu mengurus segala kebutuhan keluarga dan bekerja untuk menambah penghasilan keluarga yang tidak Desa Kertarahayu memiliki berbagai potensi yang menarik, antara lain sebagai kawasan penghijauan alami tanpa pembangunan perumahan. Kawasan ini juga memiliki areal persawahan, dengan mayoritas penduduknya bermata pencaharian sebagai petani dan Meskipun demikian, tingkat kesejahteraan keluarga dan kualitas perempuan di desa ini masih rendah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bertujuan untuk memahami peran dan beban ganda perempuan dalam meningkatkan pendapatan keluarga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontribusi perempuan pekerja di Desa Wisata Kertarahayu dalam meningkatkan pendapatan keluarga meliputi pemenuhan kebutuhan keluarga dan menabung, meskipun berdampak pada kurangnya waktu bersama keluarga dan berkurangnya interaksi dengan masyarakat. Perempuan pekerja mengalami beban ganda baik di ranah domestik maupun publik, didorong oleh faktor-faktor seperti membantu suami, tingkat pendidikan, dan menjadi orang tua tunggal. Kata kunci: Peran. Perempuan. Beban Ganda. Pendapatan Keluarga. Bekerja Lisensi CC-BY | https://ojs. id/index. php/pahlawan/index Cara mengutip Fajarini. Nourwahida. , & Syamsudin. Peranan dan Beban Ganda Perempuan dalam Meningkatkan Pendapatan Keluarga: (Studi Kasus Perempuan di Desa Wisata Kertarahayu Kecamatan Setu Kabupaten Bekas. Pahlawan Jurnal Pendidikan-Sosial-Budaya, 21. , 249Ae257. https://doi. org/10. 57216/pah. Fajarini. , dkk. Peranan dan Beban Ganda A https://ojs. id/index. php/pahlawan/ Jurnal Pahlawan | Vol. No. 2: Oktober Tahun 2025 PENDAHULUAN Era globalisasi saat ini adalah era yang memberikan peluang bagi warga negara untuk mendapatkan kesempatan yang sama di segala bidang, baik laki-laki maupun Jumlah perempuan yang begitu banyak, potensi perempuan perlu lebih diperhatikan dan diberdayakan sebagai aktor untuk berkontribusi bagi pembangunan Perempuan dan laki - laki memiliki peran dan posisi yang sama dalam mencapai tujuan negara dan dalam memperjuangkan kemakmuran di semua bidang pembangunan (Zahrok & Suarmini: 2. Pembangunan dapat dikatakan berhasil jika keluarga sejahtera. Dalam Undangundang Nomor 10 Tahun 1992 tentang AuPerkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga SejahteraAy dengan jelas disebutkan, bahwa keluarga sejahtera adalah keluarga yang dibentuk berdasarkan atas perkawinan yang sah, mampu memenuhi kebutuhan hidup spiritual dan materiil yang layak, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, memiliki hubungan yang serasi, selaras, dan seimbang antar anggota dan antara keluarga dengan masyarakat dan lingkungan (Dewi: 2. Dari pasal tersebut, salah satu upaya pemerintah pusat bersama masyarakat di Kabupaten Bekasi dalam menanggulangi kemiskinan adalah melalui program peningkatan peran perempuan dalam pembangunan yang merupakan bagian integral dan tak terpisahkan dari pembangunan nasional. program ini bertujuan untuk mengembangkan sumber daya manusia dan memanfaatkan sumber daya alam dan lingkungan untuk mewujudkan dan mengembangkan keluarga sehat, sejahtera, dan bahagia dalam rangka pembangunan masyarakat desa/kelurahan, dengan perempuan sebagai penggeraknya. dengan terbitnya ide P2WKSS ini, diharapkan dapat dipakai sebagai dasar bagi lintas sektor terkait untuk melaksanakan pembangunan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak (Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Ana. Dalam masyarakat modern saat ini tuntutan kehidupan saat ini semakin meningkat, terutama di bidang sosial dan ekonomi. Semua ini mengakibatkan status perempuan tidak lagi sebagai ibu rumah tangga saja, tetapi menuntut perannya dalam berbagai kehidupan sosial kemasyarakatan, teladannya seperti bekerja membantu suaminya, bahkan untuk menopang perekonomian keluarga. Perempuan dan laki-laki memiliki kesetaraan, sehingga perempuan dan laki-laki mempunyai kesempatan, akses serta peluang yang sama sebagai sumber daya pembangunan. Kesetaraan merupakan target yang harus dicapai dalam tujuan pembangunan nasional jangka menengah dan jangka Panjang maupun Millenium Deveploment Goal (MDG. (Suarmini, dkk: 2. Dengan kata lain peran perempuan di dalam suatu keluarga menjadi ganda, dengan mengurus segala keperluan keluarga seperti menyiapkan keperluan anak sekolah, suami bekerja dan lain-lain, ditambah lagi bekerja menjadi buruh serabutan seperti berdagang, membuat kue, atau menjadi buruh cuci yang semata-mata hanya untuk menambahkan penghasilan keluarga yang tidak mencukupi. Fajarini. , dkk. Peranan dan Beban Ganda A Copyright A 2025: Ulfah Fajarini. Cut Dhien Nourwahida, & Fachri Syamsudin Konsep perbedaan jenis kelamin yang sering disamakan dengan konsep gender sebagai konstruksi sosial oleh pemahaman masyarakat. Hal ini menyebabkan pembedaan peran, fungsi, dan tanggung jawab laki-laki dan perempuan dalam konteks sosial baik pada ranah publik bahkan pada ranah domestik dalam keluarga. Perbedaan secara biologis antara laki-laki dan perempuan tidak ada perbedaan pendapat, tetapi efek perbedaan biologis terhadap perilaku manusia, khususnya dalam perbedaan relasi gender, menimbulkan banyak perdebatan. Akan tetapi, dewasa ini status dan peranan perempuan banyak mengalami perubahan. Berbagai tindakan dilakukan sebagai upaya pembebasan Pembangunan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas manusia seharusnya memperhatikan kondisi perempuan maupun laki-laki, sehingga kebijakan dan langkah-langkah yang dipilih dapat meningkatkan perempuan dalam berbagai aspek kehidupan (Suarmini, dkk: 2. Desa Kertarahayu memiliki beragam potensi yang menarik, di antaranya sebagai wilayah penghijauan yang alami tanpa adanya pembangunan perumahan. Wilayah ini juga masih mempertahankan lahan persawahan yang mayoritas penduduknya mencari nafkah melalui pertanian dan berkebun. Meskipun begitu, tingkat kesejahteraan keluarga di desa ini masih rendah, dan kualitas perempuan terutama ibu rumah tangga juga minim (Yusoof: 2. Berdasarkan tabel data jumlah penduduk di Kecamatan Setu, desa Kertarahayu memiliki jumlah penduduk 6575 jiwa yang terdiri dari 3348 penduduk pria dan 3227 penduduk wanita. Desa Kertarahayu Kecamatan Setu Kabupaten Bekasi pada tahun 2021 ini terpilih untuk mewakili Kabupaten Bekasi dalam Program Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS) tingkat Provinsi Jawa Barat karena desa tersebut memiliki berbagai macam potensi yang ada di daerahnya, yaitu sebagai daerah penghijauan yang masih asri, belum ada pembangunan perumahan, area persawahan masih terjaga yang mana mayoritas penduduknya mencari nafkahnya dengan bertani dan berkebun, namun masih rendahnya tingkat kesejahteraan keluarga di desa tersebut (Yusoof: 2. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Bagaimana Peranan Perempuan dalam meningkatkan pendapatan keluarga (Studi Kasus Perempuan di Desa Wisata Kertarahayu Kecamatan Setu Kabupaten Bekas. Mengetahui peran ganda perempuan dalam meningkatkan ekonomi keluarga dapat menjadi sumbangan pemikiran untuk memecahkan permasalahan yang ada seperti tentang peran perempuan dibidang Meningkatkan bukan berarti menjadi satu-satunya ujung tombak perekonomian keluarga melainkan hanya membantu kekurangan atau membantu penambahan pemasukan perekonomian keluarga demi tercapainya keluarga yang sejahtera. METODE Peneliti mengunakan metodologi penelitian kualitatif dengan studi pendekatan deskriptif dan dengan menggunakan teknik triangulasi dan bahan referensi. kualitatif yaitu penelitian yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang Fajarini. , dkk. Peranan dan Beban Ganda A https://ojs. id/index. php/pahlawan/ Jurnal Pahlawan | Vol. No. 2: Oktober Tahun 2025 dialami oleh subjek penelitian secara holistik, dan dengan cara deskripsi dalam bentuk kata-kata dan bahasa, pada suatu konteks khusus yang alamiah dan dengan memanfaatkan berbagai metode ilmiah (Sugiyono: 2. Jenis penelitian ini adalah studi kasus . ase stud. yang merupakan bagian dari metode kualitatif yang hendak mendalami suatu kasus tertentu secara lebih mendalam dengan melibatkan pengumpulan beraneka sumber informasi. Dengan memahami kasus itu secara mendalam maka peneliti akan menagkap arti penting bagi kepentingan masyarakat organisasi atau komunitas tertentu (Raco: 2. Alasan peneliti melakukan penelitian dengan metode studi kasus karena sesuai dengan sifat dan tujuan peneliti yang ingin diperoleh bukan menguji hipotesis tetapi berusaha mendapat gambaran yang nyata mengenai AuPeranan Perempuan dalam meningkatkan pendapatan keluarga di desa wisata kertarahayu kecamatan setu Kabupaten BekasiAy. Pada penelitian kualitatif, peneliti memasuki situasi sosial tertentu, melakukan observasi dan wawancara kepada orang-orang yang dipandang tahu tentang situasi sosial Penentuan sumber data pada orang yang pertimbangan dilakukan secara purposive, yaitu dipilih dengan pertimbangan dan tujuan tertentu (Raco: 2. Obyek dari penelitian ini adalah perempuan yang produktif di Desa Kertarahayu Kecamatan Setu Kabupaten Bekasi. Subjek penelitian merupakan sumber data yang dimintai informasi sesuai dengan masalah penelitian. Sumber data yang dimaksud dalam penelitian ini adalah subjek dari mana data diperoleh. Untuk mendapatkan data yang tepat perlu ditentukan informan yang memiliki kompetensi dan sesuai dengan kebutuhan data . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran perempuan dan hubungannya dengan peningkatan status sosial. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan melakukan observasi, dan wawancara. Dalam penelitian kualitatif, pengumpulan data dilakukan pada natural setting . ondisi yang alamia. , sumber data primer dan teknik pengumpulan data lebih banyak pada observasi berperan serta . articipant observactio. , wawancara mendalam . n depth intervie. , dan dokumentasi (Sugiyono: 2. Analisis data adalah proses mencari dan menyusun secara sistematis data yang diperoleh dari hasil wawancara, catatan lapangan, dan dokumentasi, dengan cara mengorganisasikan data ke dalam kategori, menjabarkan ke dalam unit-unit, melakukan sintesa, menyusun dalam pola, memilih mana yang penting dan akan dipelajari, dan membuat kesimpulan sehingga mudah dipahami oleh diri sendiri maupun orang lain. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan/verifikasi (Pratiwi: 2. Pada tahapan analisa yang dilakukan oleh peneliti adalah membuat daftar observasi dan daftar pertanyaan yang digunakan untuk wawancara kepada para informan sebagai pengumpulan data, yang kemudian dianalisis untuk mengetahui bagaimana informasi yang diberikan oleh informan, penelitian melakukan beberapa tahapan yaitu wawancara berdasarkan fokus penelitian mengenai peranan dan beban ganda seorang perempuan dalam meningkatkan pendapatan keluarga seperti berkerja mencari nafkah untuk Fajarini. , dkk. Peranan dan Beban Ganda A Copyright A 2025: Ulfah Fajarini. Cut Dhien Nourwahida, & Fachri Syamsudin keluarga, menjadi tulang punggung untuk keluarga dan banyak peran perempuan lainnya yang dilakukan oleh masyarakat di Desa Wisata Kertarahayu. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Peranan perempuan dalam meningkatkan pendapatan didalam keluarga antara lain peranan selaku ibu, istri juga ibu yang bekerja. Namun selain menjadi ibu rumah tangga perempuan juga berkeinginan keikutsertaan untuk bekerja baik itu bekerja dirumah maupun diluar rumah, namun perempuan yang bekerja ini tidak melantarkan pekerjaan nya sebagai perempuan, perempuan bekerja memilih bekerja untuk mendapatkan uang. Penghasilan berbentuk uang umumnya diperoleh per hari sesudah ia bekerja. Melalui bekerja, perempuan akan memiliki harapan terdapat perubahan untuk kehidupan Keinginan untuk bekerja merupakan keinginannya sendiri yang muncul dengan sendiri dikarenakan faktor ekonomi dalam keluarga. Dengan perempuan bekerja pastinya berdampak bagi tatanan kehidupan. Begitu pula dengan keluarga, dengan keikutsertaan perempuan didalam bekerja dapat membuat penghasilan ekonomi keluarga meningkat. Pendapatan ekonomi yang didapatkan melalui hasil pekerjaan perempuan dapat digunakan untuk menolong kekurangan dana pembiayaan rumah tangga. Selain itu juga akan membantu perekonomian keluarga ataupun bisa menjadi simpanan untuk masa depan. Penghasilan perempuan juga membantu membuat beban suami/keluarga, meskipun suami/keluarganya sendiri terkadang disaat tertentu tidak memiliki pendapatan. Adapun mengenai penghasilan penjualan perempuan di Desa Kertarahayu. Kabupaten Bekasi dapat membantu meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga mereka. Rata-rata informan memberikan informasi bahwasanya penghasilan dari dagangannya dapat menolong membuat pendapatan ekonomi keluarga meningkat. Serta ketidakberadaan yang menyebutkan bahwasanya penghasilan dari pekerjaannya tidak mampu meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga. Dengan adanya kontribusi perempuan bekerja sangat memberikan dampak positif terhadap keluarganya yang dapat menambah penghasilan keluarga dan dapat mencukupi kebutuhan sehari-hari, apalagi para perempuan pedagang keluarga ini sama sekali tidak menggabaikan keluarganya, dan dapat menjalani dua peran sekaligus yaitu sebagai istri dan sebagai seorang ibu dalam Perempuan pekerja berkontribusi secara signifikan dalam menambah penghasilan suami dan keluarga, memenuhi kebutuhan rumah tangga, dan menabung untuk masa Mereka bekerja atas keinginan sendiri tanpa paksaan, membantu meringankan beban suami dengan penghasilan yang dapat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari dan biaya pendidikan serta kesehatan. Walaupun perempuan tidak memiliki tanggung jawab utama untuk menafkahi keluarga, kontribusi mereka sangat membantu dalam mencukupi kebutuhan keluarga. Selain itu, sebagian dari pendapatan mereka disisihkan untuk tabungan keluarga, yang akan berguna di masa depan. Dengan demikian, peran Fajarini. , dkk. Peranan dan Beban Ganda A https://ojs. id/index. php/pahlawan/ Jurnal Pahlawan | Vol. No. 2: Oktober Tahun 2025 perempuan pekerja memberikan dampak positif bagi kesejahteraan keluarga secara Dampak perempuan dalam upaya meningkatkan pendapatan rumah tangga di Desa Wisata Kertarahayu mencakup beberapa aspek negatif. Pertama, kurangnya waktu bersama keluarga. Perempuan yang bekerja cenderung memiliki sedikit waktu untuk keluarga, terutama anak-anak. Namun, sebagian perempuan di Desa Kertarahayu masih bisa berdagang dekat rumah sehingga tetap memiliki waktu bersama keluarga dan mengurus anak-anak sambil bekerja. Kedua, kurangnya pembagian kerja di rumah. Meski bekerja, perempuan tetap harus menjalankan peran sebagai istri dan ibu, seperti memasak dan mencuci. Beberapa hasil wawancara menunjukkan bahwa meskipun waktu mereka terbatas, perempuan pekerja tetap membagi waktu untuk tugas rumah tangga dengan bantuan anggota keluarga lainnya. Selain itu, interaksi dengan masyarakat berkurang. Perempuan yang bekerja lebih banyak menghabiskan waktu untuk menambah pendapatan dan mengurus rumah tangga, sehingga interaksi sosial mereka menurun. Meskipun demikian, perempuan di Desa Kertarahayu tetap berusaha meluangkan waktu untuk mengikuti kegiatan masyarakat walaupun singkat, dan masyarakat memahami situasi mereka. Hasil wawancara mengindikasikan bahwa meskipun perempuan pekerja memiliki interaksi terbatas dengan masyarakat, mereka tetap diterima baik karena perilaku keseharian yang positif. Pembahasan Faktor-faktor yang menyebabkan perempuan bekerja untuk meningkatkan pendapatan rumah tangga berdasarkan hasil analisis kuesioner dan wawancara terhadap informan perempuan pedagang adalah sebagai berikut. Pertama, untuk membantu suami dan memenuhi kebutuhan keluarga. Keadaan ekonomi yang kurang baik dalam keluarga mendorong perempuan untuk berkontribusi dalam bekerja, dengan tujuan meningkatkan perekonomian keluarga. Pendapatan suami yang relatif rendah menyebabkan para ibu pedagang ikut serta membantu memenuhi kebutuhan keluarga dengan berdagang. Keperluan ekonomi rumah tangga mencakup kebutuhan primer seperti sandang, pangan, dan papan, serta biaya pendidikan anak dan kesehatan. Hasil wawancara menunjukkan bahwa perempuan pedagang bekerja karena penghasilan suami atau anggota keluarga lainnya rendah, sehingga mereka mengambil inisiatif untuk membantu suami dalam mencari nafkah. Kedua, faktor pendidikan turut memengaruhi keputusan perempuan untuk Perempuan pedagang di Desa Kertarahayu, dengan tingkat pendidikan rendah, seperti hanya sampai SMP, memilih berdagang karena kesulitan mencari pekerjaan lain. Beberapa perempuan yang berpendidikan hingga SMA juga bekerja sebagai pedagang atau penjaga loket karena keterbatasan kesempatan kerja. Ketiga, dukungan dari suami, keluarga, dan anak juga memainkan peran penting. Suami sering memberikan dorongan, support, dan bantuan dalam tugas rumah tangga, sementara anak-anak, terutama yang sudah remaja, memahami kondisi ekonomi keluarga dan turut membantu ibu mereka Fajarini. , dkk. Peranan dan Beban Ganda A Copyright A 2025: Ulfah Fajarini. Cut Dhien Nourwahida, & Fachri Syamsudin Perempuan pekerja di Desa Kertarahayu menyempatkan waktu untuk mengurus anak-anak karena tempat berdagang mereka tidak jauh dari rumah. SIMPULAN DAN SARAN Simpulan Sejalan dengan pemaparan sebelumnya dan hasil penelitian yang telah dilangsungkan, didapatkan sejumlah kesimpulan sebagai berikut. Kontribusi perempuan pekerja di desa wisata Kertarahayu pada Kecamatan Setu Kabupaten Bekasi dalam meningkatkan pendapatan keluarga meliputi menambah penghasilan suami serta pendapatan keluarga, memenuhi keperluan keluarga, dan menabung untuk kepentingan Dampak dari perempuan pedagang dalam meningkatkan pendapatan rumah tangga mencakup kurangnya waktu bersama keluarga, kurangnya pembagian kerja di rumah, dan berkurangnya interaksi dengan masyarakat. Peran perempuan dalam ranah domestik dan publik menunjukkan bahwa perempuan yang bekerja sebagai pedagang makanan mengalami beban kerja ganda yang berlebihan di kedua sektor tersebut. Faktorfaktor yang mendorong perempuan bekerja untuk meningkatkan pendapatan rumah tangga meliputi membantu suami dalam memenuhi kebutuhan keluarga, tingkat pendidikan yang membuat mereka hanya berpikir untuk bekerja sebagai pedagang, dan dukungan dari suami, keluarga, serta anak yang memberikan semangat dalam bekerja. Selain itu, menjadi orang tua tunggal juga menyebabkan perempuan bekerja. Saran