Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 7 No. 2 Edisi Juli 2024 E-ISSN : 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X PENGARUH LINGKUNGAN KELUARGA TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA MASYARAKAT DESA ORAHILI FAOMASI KECAMATAN LUAHAGUNDRE MANIAMOLO Arisman Dachi Mahasiswa Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Nias Raya arismandachi@gmail. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan keluarga terhadap minat masyarakat Desa Orahili Faomasi Kecamatan Luahagundre Maniamolo. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuntitatif bersifat kausal. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 35 Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh lingkungan keluarga terhadap minat berwirausaha masyarakat Desa Orahili Faomasi Kecamatan Luahagundre Maniamolo. Dalam penelitian ini diperoleh persamaan regresi linear sederhana yaitu: Y = 4,669 1,128X dan diperoleh nilai thitung . > ttabel . dan nilai signifikan 0,000 < 0,05. Kemudian diperoleh nilai koefisien determinasi (R. sebesar 0,582 artinya lingkungan keluarga mampu menjelaskan variabel minat berwirausaha sebesar 58,2. Berdasarkan hasil penelitian ini dan pembahasan yang diuraikan, dapat ditarik kesimpulan bahwa lingkungan keluarga berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berwirausaha masyarakat Desa Orahili Faomasi Kecamatan Luahagundre Maniamolo. Kata Kunci: Lingkungan Keluarga. Minat Berwirausaha Abstract This study aims to determine the influence of the family environment on the interests of the people of Orahili Faomasi Village. Luahagundre Maniamolo District. This type of research is causal quantitative research. The sample in this study amounted to 35 people. The analytical method used in this research is simple linear regression analysis. The results of this study indicate that there is an influence of the family environment on the interest in entrepreneurship in the people of Orahili Faomasi Village. Luahagundre Maniamolo District. In this study, a simple linear regression equation was obtained, namely: Y = 4. 128X and obtained t count . > t table . and a significant value of 0. 000 <0. Then obtained a coefficient of determination (R. meaning that the family environment is able to explain the interest in entrepreneurship variable of Based on the results of this study and the discussion described, it can be concluded that the family environment has a positive and significant effect on the interest in entrepreneurship for the people of Orahili Faomasi Village. Luahagundre Maniamolo District. Keywords: Family Environment. Entrepreneurial Interest Pendahuluan Usaha bisnis merupakan isu penting dalam perekonomian negara non-industri. https://jurnal. id/index. php/JIM Maju tidaknya suatu negara masih belum pasti dengan kehadiran dan kiprah para visioner bisnis tersebut. Individu yang Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 7 No. 2 Edisi Juli 2024 melakukan perubahan, yaitu wirausaha, adalah kekuatan pendorong di balik seluruh proses perubahan ekonomi. Organisasi yang berkembang dan inventif Perkembangan ekonomi suatu bangsa sangat bergantung Kesejahteraan dan tingkat persaingan suatu bangsa akan dipengaruhi oleh banyaknya kesempatan kerja yang dimungkinkan oleh aktivitas wirausaha. Lingkungan keluarga adalah iklim di mana seseorang tinggal, serta pertemuan lokal kecil yang terdiri dari ayah, ibu, anak, dan kerabat lainnya. Karena orang tua dapat mempengaruhi minat anak terhadap pekerjaan, maka mereka dianggap sebagai lingkungan keluarga yang utama. Iklim keluarga seharusnya menjadi iklim utama mengingat sebagian besar hidup seseorang ada pada orang yang dicintainya. Dalam lingkungan keluarga, anak-anak dapat memperoleh dukungan, informasi dan arahan serta menanamkan nilai-nilai dan standar hidup sehingga anak-anak dapat mengembangkan kapasitas mereka yang sebenarnya terhadap apa yang ada. Saat seorang anak pertama kali lahir. Keluarga akan menjadi sarana komunikasi ketika seseorang berkembang secara menarik dan mampu saling membantu. Dukungan keluarga sangat diperlukan untuk menjadi seorang wirausaha, dan dukungan keluarga memberikan dampak positif terhadap minat seseorang untuk berwirausaha, sehingga seseorang akan memiliki minat untuk berwirausaha. Minat dukungan keluarga dan pekerjaan orang Dukungan dari keluarga akan semangat yang tinggi untuk mencapai https://jurnal. id/index. php/JIM E-ISSN : 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X sesuatu, dan menjadi penghiburan yang baik ketika seseorang akan memulai suatu Minat dipengaruhi oleh pekerjaan orang tua. Jika masyarakat berwirausaha, maka dengan sendirinya orang tua akan mendorong anaknya menjadi wirausaha. Minat kerinduan dan ketertarikan seseorang diperlukannya dalam upaya memenuhi kebutuhan hidupnya. Kita dapat melihat minat dalam usaha bisnis sebagai seseorang yang melakukan upaya yang baik, bersiap menghadapi tantangan dan mendapatkan Minat giat sebagai penekanan pada usaha bisnis karena kerinduan untuk mengetahui lebih jauh tentang usaha bisnis. Minat merintis dimulai dari diri individu untuk menjadikan bidang usahanya Minat merintis muncul dari informasi dan data tentang bisnis yang kemudian diperoleh pengalaman dalam Hal yang sentral dalam minat berbisnis adalah adanya kerinduan yang mendorong seseorang untuk memulai Ketika seseorang menyukai dan tertarik pada suatu hal atau melakukan sesuatu, maka orang tersebut akan tertarik untuk berwirausaha. Dorongan untuk memulai usaha dari orang tua merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi minat seorang anak untuk memulai usaha Seseorang yang mempunyai minat terhadap bisnis, artinya mempunyai rencana untuk membangun suatu bisnis, mempunyai janji untuk menjadi seorang visioner bisnis. Berdasarkan hasil observasi awal yang dilakukan penulis bahwa kurangnya minat berwirausaha masyarakat Desa Orahili Faomasi Kecamatan Luahagundre Maniamolo. Hal ini dapat disebabkan karena perekonomian keluarga yang tidak Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 7 No. 2 Edisi Juli 2024 keluarga sebagai kekuatan, keberanian, dan penyemangat dalam melakukan suatu Apabila keluarga tidak memberi dukungan atau pengaruh positif dalam membuka suatu usaha atau dalam mempengaruhi kurangnya minat untuk Kurangnya kesadaran dalam berwirausaha, dimana para masyarakat membutuhkan modal yang cukup besar dan hanya orang yang berpendidikan tinggi yang bisa membuka usaha. Masyarakat tidak percaya diri dalam berwirausaha, hal ini terjadi karena faktor keluarga yang tidak mendukungnya dalam membuka suatu usaha. Tujuan Penelitian Berikut tujuan penulis melakukan penelitian ini, sebagaimana tertuang dalam rumusan masalah: Untuk Mengetahui Pengaruh Lingkungan Keluarga Terhadap Minat Masyarakat Desa Orahili Faomasi Kecamatan Luahagundre Maniamolo. Konsep Lingkungan Keluarga (X) Menurut Wiani dan Machmud . Aulingkungan keluarga merupakan salah satu faktor lingkungan yang dapat mempengaruhi minat seseorang untuk berwirausahaAy, merupakan lingkungan utama yang Menurut Putra . Aulingkungan keluarga adalah kesatuan terkecil dalam masyarakat, yang terdiri dari kepala keluarga dan beberapa kelompok yang berkumpul dan hidup dalam satu atap dalam suatu hubunganAy, seperti yang diungkapkan Fitriani. Aulingkungan keluarga adalah segala sesuatu dalam suatu kelompok sosial kecil yang berupaya melindungi setiap anggotanya, termasuk https://jurnal. id/index. php/JIM E-ISSN : 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X ayah, ibu, dan anak-anak yang mempunyai hubungan darah dan kasih sayang di antara mereka. Ay Konsep Minat Berwirausaha (Y) Pernyataan Auminat adalah suatu kecenderungan yang terusmenerus untuk memperhatikan dan kegiatanAy Himayaturrohmah . Menurut Darmianti . Auminat berwirausaha adalah memusatkan perhatian pada berwirausaha karena adanya perasaan suka dan disertai keinginan untuk belajar, mengetahui dan kewirausahaanAy. Selain Auminat berwirausaha adalah perasaan tertarik untuk menciptakan suatu usaha dengan kemampuan yang dimiliki dan keberanian mengambil resikoAy, menurut Evaliana . Menurut Purnamasari . Auminat berwirausaha adalah keinginan, minat, dan kemauan individu untuk bekerja keras memenuhi kebutuhan hidupnya tanpa takut akan risiko di masa Ay Yohana . 5: . menyatakan bahwa Aukecenderungan batin individu untuk tertarik pada suatu objek itulah yang menjadi minat berwirausaha. Ay Faktor-Faktor Lingkungan Keluarga (X) Menurut Wiani . Faktor-faktor yang mempengaruhi lingkungan keluarga Cara orang tua mendidik. Cara anak belajar dan berpikir sangat dipengaruhi oleh cara orang tua mendidik anak mereka. Ada penjaga yang menunjukkan tiran militer, ada orang-orang yang menguasai sebagian besar, dan ada juga keluarga yang tidak peduli dengan penilaian setiap keluarga. Hubungan keluarga Hubungan yang paling penting Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 7 No. 2 Edisi Juli 2024 hubungan antara orang tua dan anakanaknya. Keberhasilan pembelajaran dan perkembangan anak sangat bergantung pada hubungan keluarga yang sehat. Hubungan yang baik adalah hubungan yang penuh empati, pengertian, dan bimbingan bagi keberhasilan pendidikan Lingkungan Iklim rumah diatur sebagai suatu kondisi atau peristiwa yang sering terjadi dalam keluarga dimana anak memanfaatkan setiap kesempatan dengan sebaikbaiknya. Iklim rumah merupakan komponen yang memenuhi kebutuhan. Keadaan keuangan. Orang tua dalam keluarga dengan pendapatan relatif rendah tidak mampu memenuhi kebutuhan paling mendasar anakanaknya. Tidak selalu bagian tes keuangan benar-benar memotivasi atau mendorong generasi muda untuk membuat kemajuan yang langgeng. Orang tua biasanya dapat mengatasi semua permasalahan anak-anaknya, pendidikan anak-anaknya, termasuk kemampuan untuk melanjutkan ke tingkat yang lebih tinggi, dalam keluarga yang berada dalam kondisi kewalahan. Pemahaman orang tua Anakanak menyadari bahwa orang tuanya Ada kalanya anak-anak mengalami rasa frustrasi, sehingga orang tua wajib memberikan pengertian dan membantu di mana pun kesulitan yang dihadapi anak-anak baik di sekolah maupun di lingkungan umum. Menurut Slameto . Faktorfaktor yang mempengaruhi lingkungan keluarga yaitu: https://jurnal. id/index. php/JIM E-ISSN : 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X Cara orang tua mendidik. Cara anak belajar dan berpikir sangat dipengaruhi oleh cara orang tua mendidik anaknya. Ada wali yang mengajar penguasa lalim militer, ada yang berkuasa mayoritas, dan ada juga keluarga yang tidak peduli dengan penilaian setiap keluarga. Relasi antara anggota keluarga. Hubungan antara orang tua dan anakanaknya merupakan hubungan yang paling bermakna di antara anggota Hubungan keluarga yang baik sangat penting untuk keberhasilan pembelajaran dan perkembangan anak. Hubungan merupakan suatu hubungan yang baik. Suasana rumah. Lingkungan rumah direncanakan sebagai keadaan atau peristiwa yang sering terjadi dalam keluarga dimana anak berada dan Lingkungan rumah merupakan variabel penting yang mengecualikan unsur-unsur yang memiliki tujuan. Situasi Dalam keluarga dengan pendapatan yang relatif rendah, orang tua tidak mampu memenuhi kebutuhan paling mendasar anak-anaknya. Tak jarang komponen tantangan finansial justru menjadi inspirasi atau pendorong anak muda untuk meraih kesuksesan abadi. Orang tua biasanya mempunyai kemampuan untuk memenuhi semua kebutuhan anak-anaknya, termasuk permasalahan anak-anaknya, melanjutkan ke jenjang yang tinggi, dalam keluarga yang berada dalam kondisi kewalahan. Pengertian orang tua. Anakanak belajar bahwa orang tua mereka perlu memberikan dukungan dan Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 7 No. 2 Edisi Juli 2024 Dalam beberapa kasus anakanak mengalami kekecewaan, sehingga orang tua wajib memberikan pengertian dan memberi semangat kepada mereka, untuk membantu di mana pun kesulitan yang dihadapi anak-anak baik di sekolah maupun di lingkungan sekitar. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Minat Berwirausaha (Y) Menurut Purnamasari . faktorfaktor berwirausaha yaitu: Faktor Intrinsik, adalah faktorfaktor yang timbul karena pengaruh rangsangan dari dalam diri individu itu Pendapatan seseorang dapat berupa uang atau barang. Keyakinan. digunakan untuk meningkatkan harga diri seseorang karena hal itu akan membantu berhenti bergantung pada orang lain. Sensasi Sentimen merupakan suatu kondisi hati atau peristiwa mental seseorang, baik perasaan bahagia maupun tidak ceria. Faktor Ekstrinsik, faktor-faktor individu karena pengaruh rangsangan dari luar : Iklim keluarga, merupakan perkumpulan lokal terkecil yang terdiri dari ayah, ibu, anak dan kerabat lainnya. Iklim kelompok masyarakat, merupakan iklim di luar iklim keluarga baik dalam ruang tempat tinggalnya maupun dalam wilayah yang berbeda. Kesempatan https://jurnal. id/index. php/JIM E-ISSN : 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X melakukan apa yang diinginkannya atau menjadi harapannya. Pelatihan, merupakan modal penting yang digunakan untuk usaha, begitu pula dengan kemampuan yang diperoleh selama mengajar, khususnya pada mata kuliah yang layak. Menurut Julindrastuti dan Karyadi . faktor-faktor yang mempengaruhi minat berwirausaha meliputi: Faktor Personal, menyangkut aspek kepribadian: Adanya terhadap pekerjaan Terjadi pemutusan hubungan kerja, tidak ada pekerjaan lain Dorongan karena usia Keberanian mengambil risiko Komitmen atau minat yang tinggi terhadap bisnis Faktor Environment, lingkungan fisik: Ada persaingan di dunia. terdapat sumber daya yang dapat dimanfaatkan seperti modal, tabungan, warisan, bangunan, dan lokasi strategis. mengikuti kursus pelatihan bisnis atau inkubator bisnis. kemudahan lokasi berusaha, fasilitas kredit, dan bimbingan berusaha Faktor Sosiological. Adanya hubungan dengan orang lain atau hubungan dengan orang lain. Ada tim yang bisa diajak Orang tua mendorong Anda untuk memulai usaha Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 7 No. 2 Edisi Juli 2024 Adanya keluarga di berbagai fasilitas. Anda memiliki pengalaman dalam bisnis. Indikator Lingkungan Keluarga (X) Menurut Fahrudin . menyatakan bahwa indikator lingkungan keluarga secara efektif yaitu: Penataan pengumpulan kebutuhan pokok sanak Dukungan kehangatan, konfirmasi untuk kerabat Membantu menciptakan kemampuan mendasar termasuk pergantian peristiwa fisik, mendalam, instruktif dan sosial Dukungan dan tugas eksekutif dari kerangka keluarga Selanjutnya, menurut Julindrastuti dan Karyadi . indikator yang digunakan untuk mengukur lingkungan keluarga antara lain: Dukungan keluarga dalam memilih tugas biasanya dipengaruhi oleh iklim keluarga. Keluarga yang bersemangat dan ulet dalam mencapai Ketika seseorang hendak dukungan dari keluarga juga merupakan suatu hal yang baik. Pekerjaan Orang Tua Karir orang tua juga bisa berdampak pada karir anak di masa depan. Ketika orang tua menjadi pegawai negeri (PNS), anaknya untuk mengikuti jejaknya. Menariknya, ketika para wali bekerja untuk menjadi pebisnis, para wali tersebut akan membimbing anakanaknya menjadi visioner bisnis. Indikator Minat Berwirausaha (Y) https://jurnal. id/index. php/JIM E-ISSN : 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X Menurut Yanti . menyatakan bahwa indikator yang dapat digunakan dalam variabel minat berwirausaha yaitu: Buatlah keputusan tindakan. Usaha kerinduan yang muncul dari dalam diri dan tidak dibatasi oleh orang lain atau tidak sesuai dengan keinginan orang Merasa terinspirasi oleh bisnis. Merasa terdorong dan diuji untuk mempunyai pilihan berbisnis atau membuka usaha. Merasa senang memulai bisnis. Sentimen-sentimen yang muncul setelah memilih menjadi seorang bisnis visioner. Keinginan untuk usaha bisnis. Akan muncul harapan untuk berbisnis dan berangkat untuk memulai bisnis. Berani bereksperimen. Sejauh dalam usaha bisnis, seseorang harus mencoba menghadapi tantangan untuk menemukan kesuksesan yang langgeng atau berjudi untuk gagal. Metode Penelitian Jenis Penelitian Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif yang bersifat kausal. Menurut Sugiyono . Aupenelitian kuantitatif digunakan untuk meneliti populasi dan sampel tertentuAy. Jenis da Sumber Data Salah satu elemen yang digunakan dalam penelitian adalah data. Data kuantitatif adalah jenis yang digunakan dalam penelitian ini. Sumber data utama yang digunakan dalam penelitian ini adalah informasi yang dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner. Teknik Pengumpulan Data Metode kuesioner digunakan untuk mengumpulkan data untuk penelitian ini. Penyebaran kuesioner secara langsung Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 7 No. 2 Edisi Juli 2024 kepada responden merupakan salah satu metode pengumpulan data yang dikenal dengan kuesioner. Dalam jajak pendapat tersebut dipisahkan menjadi dua faktor, yaitu lingkungan keluarga dan minat Konsekuensi dari pemilihan informasi yang beragam dari responden adalah sebagai jawaban dari jajak pendapat, maka skor keseluruhan pilihan tidak seluruhnya ditentukan dengan menggunakan Skala Likert. Dalam tinjauan ini, kekhasan sosial tersebut diselesaikan secara eksplisit oleh para ahli, yang selanjutnya disebut sebagai variabel eksplorasi, dengan skor positif hingga khususnya,menurut SugiyonoSugiyono . sebagai mana terlihat dibawah ini: Sangat Tidak Setuju (STS) = 1 Tidak Setuju (TS) Ragu-Ragu (RR) Setuju (S) Sangat Setuju (SS) Uji Instrumen Uji Validitas. Uji validasi adalah suatu langkah yang dilakukan terhadap isi mengetahui seberapa akurat instrumen tersebut dalam suatu penelitian. Koneksi item kedua . digunakan dalam tinjauan Menggunakan SPSS 21. 0 for Windows, menentukan validitas review Kemudian untuk mengetahui hubungan nilai antara data pada setiap menggunakan kondisi sistem asosiasi benda kedua. Uji Reliabilitas. Pengujian keandalan dilakukan untuk mengetahui apakah alat pengukur cukup konsisten dan dapat diandalkan untuk bertahan seiring waktu ketika pengukuran berulang https://jurnal. id/index. php/JIM E-ISSN : 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X Uji Asumsi Klasik Uji Normalitas. Uji normalitas adalah pengujian yang dilakukan dengan tujuan penuh untuk mensurvei penyampaian informasi, tanpa memperhatikan apakah disebarluaskan secara berkala. Uji statistik non parametrik KolmogorovSminorv (K-S) dapat digunakan untuk mengetahui apakah nilai residu sebagian besar terstandar normal atau tidak, yang menunjukkan bahwa nilai residu berdistribusi normal. Jika hasil K-S menunjukkan nilai besar di atas 0,05, informasi yang tersisa sering disebarkan. Sedangkan data sisa tidak berdistribusi normal apabila hasil K-S kurang dari 0,05. Uji Heteroskedastisitas. Uji heteroskedastisitas digunakan untuk mempunyai residu dan perubahan untuk semua persepsi. Dimungkinkan untuk menggunakan plot sebar, di mana nilai sisa kuadrat ditampilkan pada sumbu vertikal dan nilai prediksi ditampilkan pada sumbu horizontal, untuk menentukan ada atau tidaknya Masalah heteroskedastisitas muncul jika scatter Perangkat lunak SPSS 21 digunakan untuk menyelidiki heteroskedastisitas Uji Hipotesis Uji (Parsial (Uji . Uji parsial digunakan untuk menguji hipotesis penelitian mengenai pengaruh variabel bebas secara parsial terhadap variabel terikat. Kriteria menginterprestasikan hasilnya berlaku ketentuan sebagai berikut, (Suliyanto, 2018:. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 7 No. 2 Edisi Juli 2024 Keterangan: = nilai thitung = koefisien regresi = kesalahan baku koefisien Koefisien Determinasi. Sejauh mana variabel independen dapat menjelaskan variabel dependen ditunjukkan dengan koefisien determinasi (R. Koefisien determinasi dapat dihitung dengan menggunakan rumus berikut. Suliyanto, 166 . R2 = 1 Ae Metode Analisis Data Analisis regresi linier sederhana akan menjadi teknik analisis yang digunakan Hubungan sebab akibat antara satu variabel bebas dengan satu variabel terikat diperiksa dengan menggunakan regresi linier sederhana. Ini adalah model yang digunakan untuk melakukan analisis regresi dasar. Suliyanto, hal. Y = a bX Keterangan: Y = nilai yang diramalkan a = konstnta b = koefisien regresi Hasil Penelitian dan Pembahasan Uji Instrumen Uji Validitas dan Uji Reliabilitas Variabel Lingkungan Keluarga (X) Berdasarkan hasil perhitungan uji validitas pada item total statistic, koefisien koneksi yang diperoleh rhitung untuk penjelasan hal nomor 1 sampai 8 adalah Berdasarkan hasil uji pendahuluan di Desa Idala Jaya Hilisimaetano sebanyak 15 responden memperoleh rtabel sebesar 0,514 dengan derajat kritis 0,05 dan pada konsentrasi di Desa Orahili Faomasi https://jurnal. id/index. php/JIM E-ISSN : 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X sebanyak 35 responden memperoleh rtabel sebesar 0,334 dengan derajat kritis 0,05. Karena rhitung > rtabel menunjukkan bahwa seluruh pernyataan mengenai variabel lingkungan keluarga (X) pada daftar pernyataan dianggap valid karena koefisien korelasinya positif, maka dapat disimpulkan bahwa butir pernyataan 1 sampai dengan 8 adalah valid. Nilai Cronbach Alpha sebesar 0,831 > 0,60 dan pada penelitian didapatkan Cronbach Alpha sebesar 0,771 > 0,60 Uji Validitas dan Uji Reliabilitas Variabel Minat Berwirausaha (Y) Berdasarkan validitas pada item total statistic, koefisien hubungan rhitung yang diperoleh untuk benda penjelas nomor 1 sampai 10 adalah Berdasarkan hasil uji pendahuluan di Desa Idala Jaya Hilisimaetano sebanyak 15 responden memperoleh rtabel sebesar 0,514 dengan derajat kritis 0,05 dan pada konsentrasi di Desa Orahili Faomasi sebanyak 35 responden memperoleh rtabel sebesar 0,334 dengan derajat kritis 0,05. Pernyataan 1 sampai dengan 8 dapat disimpulkan valid karena r hitung > r tabel menunjukkan bahwa seluruh pernyataan variabel minat berwirausaha (Y) dalam daftar dianggap valid karena koefisien korelasi positif. Nilai Cronbach Alpha sebesar 0,953 > 0,60 dan pada penelitian didapatkan Cronbach Alpha sebesar 0,760 > 0,60. Uji Asumsi Klasik Uji Normalitas Data. Tujuan uji memastikan apakah data setiap variabel mengikuti distribusi normal atau tidak. Menguji kewajaran informasi. Jika hasil Kolmogorov Sminorv menunjukkan nilai kritis di atas 0,05, informasi yang tersisa biasanya tersebar dan jika hasil Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 7 No. 2 Edisi Juli 2024 Kolmogorov Sminorv menunjukkan nilai besar di bawah 0,05, informasi yang tersisa tidak sering beredar. Karena nilai Kolmogorov-Sminorv sebesar 0,470 dan Kolmogorov-Sminorv sebesar 0,980 > 0,05 maka dapat ditarik kesimpulan bahwa sampel yang diambil dari populasi berdistribusi normal berdasarkan data yang disajikan pada Tabel 4. 7 di at Gambar 1 Normal Probability Plot Sumber: hasil olahan peneliti 2023 Berdasarkan gambar di atas, maka dapat beralasan bahwa model asumsi klasik mengingat fakta bahwa informasi menyebar di sekitar garis miring dan mengikuti garis sudut ke sudut yang menunjukkan desain penyebaran yang Uji Heteroskedastisitas. Berdasarkan hasil uji heteroskedastisitas, cenderung diasumsikan tidak terjadi permasalahan heteroskedastisitas karena gambar di atas tidak menunjukkan contoh yang spesifik atau lazim dan karena informasi utama disebarkan maka kondisi tersebut memenuhi kriteria tradisional asumsi Gambar 2 Uji Heteroskedastisitas https://jurnal. id/index. php/JIM E-ISSN : 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X Sumber: hasil olahan peneliti 2023 Pengujian Hipotesis `Uji Parsial (Uji . Berdasarkan pengujian yang dilakukan bahwa variabel iklim keluarga (X) berpengaruh terhadap variabel minat berusaha (Y) karena diperoleh t hitung sebesar 6,782 sedangkan ttabel bernilai 6,782. pada a = 0,05 dengan tingkat peluang df n-k . -1 ) = 34 sebesar 1,691 dan nilai kritis 0,000 < 0,05. Karena nilai thitung . > t tabel . , maka dapat ada bahwa iklim keluarga berpengaruh terhadap minat Koefisien Determinasi (R. Koefisien determinasi hasil pengolahan data adalah sebesar 0,582 . ,2%) yang independen mampu menyumbang 58% dari keberagaman variabel dependen . inat berwirausah. dan variabel lain di luar model memberikan pengaruh terhadap 41,8 sisanya. Metode Analisis Data Berdasarkan hasil pengujian diperoleh nilai bahwa variabel lingkungan keluarga (X) berpengaruh signifikan terhadap minat berwirausaha (Y). Maka untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada model regresi pada tabel berikut: Tabel 1 Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 7 No. 2 Edisi Juli 2024 Pengaruh Lingkungan Keluarga (X) Terhadap Minat Berwirausaha (Y) Coefficientsa Model Unstandardi Standardi Coefficients Coefficient Std. Beta Error (Constan Lingkun Keluarga (X) Sumber: Peneliti . Berdasarkan Tabel di atas, dapat diketahui persamaan regresi pengaruh variabel lingkungan keluarga terhadap minat berwirausaha masyarakat Desa Orahili Faomasi Kecamatan Luahagundre Maniamolo, dapat dijelaskan dengan persamaan regresi di bawah ini: Y = 4,669 1,128X Keterangan: Y = minat berwirausaha a = 4,669 b = 1,128 X = lingkungan keluarga Berdasarkan hasil persamaan regresi linear sederhana diatas, dapat dijelaskan koefisien regresi variabel lingkungan keluarga memiliki tanda positif. Hal ini peningkatan variabel lingkungan keluarga (X) dapat meningkatkan nilai variabel minat berwirausaha (Y). Interprestasi dari persamaan di atas, dapat di uraikan sebagai berikut: Konstanta . 4,669 berwirausaha (Y) ketika nilai lingkungan keluarga (X) sama dengan nol. Koefisien regresi lingkungan keluarga (X) = 1,128 menunjukkan nilai https://jurnal. id/index. php/JIM E-ISSN : 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X lingkungan keluarga (X) ketika naik satu satuan maka akan meningkatkan minat berwirausaha (Y) sebesar 1,128 Penutup Simpulan Berdasarkan hasil penelitian ini dan pembahasan yang telah diuraikan dapat ditarik kesimpulan bahwa lingkungan keluarga berpengaruh terhadap minat berwirausaha masyarakat Desa Orahili Faomasi Kecamatan Luahagundre Maniamolo. Saran Dalam penelitian ini ada beberapa poin yang menjadi saran penelitian di Desa Orahili Faomasi yaitu: Untuk menjadi wirausaha, masyarakat sebaiknya memiliki perekonomian yang cukup baik yang bisa mendukung suatu usaha yang akan dilaksanakan Dalam keluarga masyarakat harus memberi dukungan yang positif kepada anaknya untuk dapat menjadi wirausaha yang sukses Untuk menjadi wirausaha yang sukses, masyarakat terlebih dahulu memiliki minat berwirausaha dalam diri sendiri tanpa paksaan orang lain Dalam berwirausaha yang baik dan sukses, sebaiknya masyarakat berani mengambil resiko yang akan terjadi. Untuk menjadi seorang wirausaha, masyarakat terlebih dahulu memiliki pribadi yang percaya diri dalam berwirausaha tanpa ada rasa takut gagal. Daftar Pustaka