MIMBAR AGRIBISNIS Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis. : 40-52 ANALISIS EFISIENSI TEKNIS USAHA TERNAK KAMBING PERANAKAN ETAWA (Studi Kasus di Kelompok Agribisnis As-Salam Kota Tasikmalay. SITI MAEMUNAH Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Tasikmalaya e-mail: aceu. new@gmail. DEDI SUFYADI Fakultas Pertanian Universitas Siliwangi IDA HODIYAH2 Fakultas Pertanian Universitas Siliwangi Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: . Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap produksi susu kambing PE di Kelompok Peternak Agribisnis As-Salam. , dan . Tingkat efisiensi teknis yang dicapai pada usaha ternak kambing PE di Kelompok Peternak Agribisnis As-Salam. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan studi kasus pada Kelompok Peternak Agribisnis As-Salam yang beranggotakan 26 orang dan keseluruhannya diambil sebagai sampel penelitian atau dilaksanakan sensus. Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap produksi susu kambing PE dan tingkat efisiensi teknis yang dicapai pada usaha ternak kambing PE di Kelompok Peternak Agribisnis As-Salam dianalisis dengan menggunakan fungsi produksi frontier stokhastik dimana pendugaan parameter dilakukan dengan menggunakan software Front41. Hasil penelitian menunjukkan: . Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap produksi susu kambing PE Kelompok Agribisnis As-Salam di Kota Tasikmalaya adalah jumlah kepemilikan ternak, tenaga kerja, pakan konsentrat dan obat-obatan. Sedangkan pakan hijauan tidak berpengaruh signifikan terhadap produksi susu kambing PE di Kota Tasikmalaya, dan . Tingkat efisiensi teknis yang dicapai pada usaha ternak kambing PE Kelompok Agribisnis As-Salam di Kota Tasikmalaya berkisar antara 39,78% sampai dengan 99,04% dengan rata-rata sebesar 77,46%. Peternak yang mencapai efisiensi teknis di atas 70% sebanyak 17 orang, sedangkan yang mencapai efisiensi teknis di bawah atau sama dengan 70% sebanyak 9 orang. Kata kunci: Kambing PE. Fungsi ProduksiA Efisiensi Teknis Abstract The purpose of this study was to determine: . The factors that affect the production of PE goats in Agribusiness Farmers Group As-Salam, and . The level of technical efficiency is achieved on PE goat raising in Agribusiness Farmers Group As-Salam. The research was conducted by using a case study on agribusiness farmer group As-Salam consisting of 26 people and all of them were taken as a sample or census conducted. Factors that affect the production of milk goats and technical efficiency levels achieved on PE goat raising in Agribusiness Farmers Group As-Salam analyzed using stochastic frontier production function where the parameter estimation is done using software Front41. The results showed: . The factors that affect the production of milk PE goats in Agribusiness Farmers Group As-Salam is the number of livestock ownership, labor, feed Analisis Efisiensi Teknis Usaha Ternak Kambing Peranakan Etawa (Studi Kasus di Kelompok Agribisnis As-Salam Kota Tasikmalay. SITI MAEMUNAH. DEDI SUFYADI. IDA HODIYAH concentrates and drugs. While forage no significant effect on PE goat milk production, and . The level of technical efficiency is achieved on PE goat raising in Agribusiness Farmers Group As-Salam ranged from 39. 78% to 99. 04% with an average of 77. Farmers who achieve technical efficiency above 70% as many as 17 people, while achieving technical efficiency below or equal to 70% as many as 9 peoples. Keywords: PE Goat. Production Function. Technical Efficiency PENDAHULUAN Kambing Peranakan Ettawa (PE) pengetahuan dan keterampilan peternak yang menyebabkan rendahnya produksi Indonesia yang mempunyai prospek yang dan produktivitas pada peternakan di perdesaan (Guntoro, dkk. , 2. mendukung perekonomian petani lokal. Penelitian Alpyzar Kambing PE di Indonesia umumnya menunjukkan masih rendahnya efisiensi dipelihara oleh peternak di perdesaan. Perhatian utama pada peternakan kambing Namun demikian, efisiensi teknik tersebut PE adalah bagaimana cara meningkatkan populasi kambing PE, sehingga diperlukan infrastruktur dan peningkatan akses ke upaya peningkatan produktivitas yang pasar, serta sumber informasi melalui pengembangan jaringan jalan, komunikasi pendapatan peternak (Sumartono, dkk. tangga petani. dan pelayanan lainnya. Mayoritas kambing dipelihara oleh Setiap proses produksi memerlukan peternak kecil yang dikarakteristikkan oleh landasan teknis untuk menghasilkan output pertanian subsisten dengan penggunaan Petani dihadapkan pada keadaan input yang rendah (Assan, 2. terbatasnya jumlah faktor produksi yang Fokus utama pada peternakan di Indonesia digunakan dalam usaha untuk mencapai Masalahnya adalah bagaimana produktivitas yang masih rendah dikaitkan pertanian, sedangkan mereka memiliki keterbatasan modal dan mesin. Untuk itu, diperlukan efisiensi skala produksi agar penggunaan faktor-faktor produksi dapat Kondisi usahatani dan usaha ternak, melibatkan meningkat (Darwanto, 2. MIMBAR AGRIBISNIS Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis. : 40-52 Populasi kambing betina di Kota Agribisnis As-Salam. , dan . Tingkat Tasikmalaya sebanyak 24. 719 ekor dan efisiensi teknis yang dicapai pada usaha jantan sebanyak 46. 007 ekor. Populasi ternak kambing PE di Kelompok Peternak kambing terbanyak terdapat di Kecamatan Agribisnis As-Salam. Sariwangi dengan populasi sebanyak 2. ekor jantan dan 6. 586 ekor betina. Dari METODE PENELITIAN jumlah total kambing tersebut, sekitar 40% Penelitian merupakan kambing PE. Kambing PE telah dibudidayakan di Kota Tasikmalaya Arikunto . , penelitian studi kasus dengan tujuan utama sebagai penghasil adalah suatu penelitian yang dilakukan susu kambing. Namun, usaha ternak secara intensif, terinci dan mendalam kambing PE tersebut masih sebatas usaha terhadap suatu organisasi, lembaga atau sampingan dan belum dijadikan sebagai gejala tertentu. sumber pendapatan utama bagi peternak Menurut Data yang digunakan pada penelitian kambing PE (Anep, 2. Beberapa ini terdiri atas data primer dan data Pengumpulan menunjukkan hasil bahwa faktor-faktor melalui wawancara dengan menggunakan yang berpengaruh terhadap produksi susu adalah jumlah kepemilikan ternak, lahan. Data sekunder diperoleh tenaga kerja, pakan konsentrat, peralatan melalui penelusuran pustaka atau referensi, pemerahan dan biaya pengobatan (Lopez, maupun data yang diperoleh dari dinas et al, 2. jumlah ternak, pakan, dan atau instansi terkait, antara lain kantor desa tenaga kerja (Cabrera, et al. , 2. Sirnagalih konsentrat dan biaya modal (Alemdar dan kantor Dinas Pertanian. Perikanan dan Yilmaz, 2. tenaga kerja, jumlah Kehutanan Kota Tasikmalaya, kantor BPS Kota Tasikmalaya, dan Bappeda Kota konsentrat (Aisyah, 2. Indihiang. Tasikmalaya. Berdasarkan uraian di atas, maka Kelompok Peternak Agribisnis As- tujuan dari penelitian ini adalah untuk Salam di Kelurahan Sirnagalih Kecamatan . Indihiang secara sengaja sebagai sampel kelompok Faktor-faktor Kelompok Peternak . urposive Kota Tasikmalaya Analisis Efisiensi Teknis Usaha Ternak Kambing Peranakan Etawa (Studi Kasus di Kelompok Agribisnis As-Salam Kota Tasikmalay. SITI MAEMUNAH. DEDI SUFYADI. IDA HODIYAH pertimbangan bahwa kelompok tersebut telah meraih prestasi di tingkat provinsi diukur dalam satuan kilogram . dan nasional. Jumlah anggota Kelompok - Pakan konsentrat (X. , adalah jumlah Peternak Agribisnis As-Salam sebanyak konsentrat yang diberikan pada ternak 26 orang, dan semuanya diambil sebagai Menurut Arikunto satuan kilogram . penentuan sampel penelitian menggunakan - Obat-obatan (X. , adalah jumlah obat- metode sensus jika jumlah sampel kurang obatan yang diberikan kepada ternak Variabel-variabel yang digunakan dalam penelitian ini dioperasionalisasikan sebagai berikut: penyakit, baik yang diberikan oleh - Produksi susu (Y) petugas maupun dibeli sendiri, yang produksi susu kambing yang dihasilkan diukur dalam satuan unit . - Efisiensi teknis (ET) yang dimaksud diukur dalam satuan botol . - Jumlah ternak kambing PE (X. adalah perbandingan antara faktor produksi . yang digunakan dalam usaha dimiliki oleh peternak, dan diukur ternak kambing PE dengan output yang dalam satuan ternak (ST). dihasilkan per unit ternak. Pengukuran - Tenaga kerja keluarga (X. , adalah efisiensi teknis usaha ternak kambing jumlah tenaga dalam keluarga yang PE dilakukan melalui perbandingan digunakan dalam pemeliharaan ternak angka indeks input yang digunakan dengan angka indeks output yang Nilai indeks efisiensi teknis satuan hari kerja setara pria (HKSP). antara 0 dan 1, atau Au0