Agung Retno Cahyaningrum. Implementasi Ekstrakurikuler Seni Tari Siswa SD Implementasi Ekstrakurikuler Seni Tari pada Siswa Sekolah Dasar di Kecamatan Widodaren Agung Retno Cahyaningrum Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Modern Ngawi aretnoc@gmail. Pentingnya komitmen dan keseriusan dalam melestarikan seni tari di lingkungan kecamatan widodaren. Keberminatan yang tinggi dalam mengikuti ekstrakurikuler seni tari pada kelas V SDN Widodaren 3 dan kelas V SDN Widodaren 8. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penerapan ekstrakulikuler seni tari di SDN widodaren 3 dan SDN widodaren 8 yang masih menjunjung tinggi kebudayaan Indonesia. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif bersifat deskriptif. Subjek dalam penelitian ini yakni siswa kelas V SDN Widodaren 3 dan kelas V di SDN Widodaren 8. Data yang didapat berasal dari wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data pada penelitian ini adalah pengumpulan data, penyajian data, kondensasi data, lalu menarik kesimpulan hasil penelitian ekstrakurikuler ekstrakurikuler seni tati. Hasil penelitian di SDN Widodaren 3 siswa sangat berambisi dalam mengiuti ekstrakurikuler seni tari karena memiliki harapan sebagai penari profesional dan didukung oleh guru dan pembina kegiatan ekstrakurikuer seni tari juga memiliki harapan seperti yang telah disampaikan oleh pembina ekstrakurikuler seni tari di SDN Widodaren 3 dan SDN Widodaren 8. Kata Kunci : Kegiatan Ektrakurikuler. Seni Tari. Sekolah Dasar Namun seiring kemajuan zaman dan kemajuan teknologi, banyak masyarakat asing yang masuk dan membuat generasi muda semakin tertarik untuk fokus pada masyarakat Oleh karena itu, diperlukan upaya perlindungan sosial yang salah satunya dilakukan melalui pengajaran. Bersekolah adalah upaya kognitif untuk mengakui warisan sosial yang dimulai dari satu zaman ke zaman Artinya di sekolah informasi yang diperoleh dapat diturunkan kepada orang lain. Kegiatan ekstrakurikuler sesuai dengan Permendiknas Nomor 39 Tahun 2018 tentang Peningkatan Siswa, ekstrakurikuler merupakan salah satu mata pelajaran untuk peningkatan kegiatan yang dilakukan siswa baik di dalam maupun di luar kelas. Materi yang ditampilkan dalam perlindungan sosial sangatlah berbeda, salah satunya adalah penanaman seni tari. Latihan ekstrakurikuler tari merupakan salah satu bagian seni yang kini banyak ditampilkan di berbagai sekolah dasar. Latihan tari ekstrakurikuler dapat membantu siswa mendekatkan diri pada kualitas sosialnya. PENDAHULUAN Indonesia adalah negara yang mempunyai banyak ragam dan kebudayaan seni. Indonesia juga merupakan negara maritim terbesar, 508 pulau yang dimiliki oleh lebih dari 360 kelompok etnis. Hal ini membuat Indonesia memiliki keragaman budaya dan Sejelan yang disampaikan Utami . Menurut Kamil . Seluruh cara hidup yang kompleks, termasuk pengetahuan, kepercayaan, seni, moral, hukum adat, dan segala kemampuan serta kebiasaan lain yang diperoleh manusia sebagai anggota masyarakat, disebut dengan kebudayaan. Itu semua adalah hasil karya, perasaan, dan ciptaan manusia. Semakin berkembangya zaman dan teknologi yang semakin maju banyak budaya-budaya asing yang masuk dan membuat anak muda lebih berminat untuk mempelajari budaya Sehinga dibutuhkan pelestarian budaya, dimana salah satu bentuk yang diupayakan melalui pendidikan. Jurnal Pendidikan Modern . Volume 09 Nomor 01 Tahun 2023,1-7 Selanjutnya siswa dapat menumbuhkan rasa cinta tanah air dan kecintaan terhadap keistimewaan tari yang penting bagi Tarian merupakan penghenti pertunjukan yang berarti mengkomunikasikan perasaan melalui perkembangan yang dipadukan dengan instrumen dan dipertunjukkan kepada penonton sebagai pengalih perhatian. AuGerakan seluruh bagian tubuh manusia yang disusun selaras dengan irama musik, dan mempunyai tujuan tertentuAy demikianlah pakar tari Jawa Mulyani . mengartikan tari. Ada anggapan bahwa tari adalah suatu karya yang menitikberatkan pada perkembangan indah tubuh manusia yang diiringi pula dengan ritme melodi dan mengandung alasan tertentu yang perlu disampaikan oleh pembuatnya kepada penonton sebagai selingan. Tepatnya didunia pendidikan banyak dijumpai pengenalan yang lebih mendalam ke budaya luar negeri, hal tersebut juga ditemui di kecamatan Widodaren. Meski demikian, masih ada sekolah dasar di wilayah Kecamatan Widodaren keistimewaan seni tari yang ditampilkan dalam ekstrakurikuler latihan tari. Sesuai observasi awal penulis bertujuan untuk mengetahui penerapan ekstrakurikuler seni tari di SDN Widodaren 3 dan SDN Widodaren 8 yang benar-benar menjaga budaya Indonesia. kualitatif yang menjelaskan secara deskriptif. Peneliti menentukan metode untuk memperoleh gambaran mengenai pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler seni tari HASIL DAN PEMBAHASAN Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan peniliti mendapatkan informasi bahwa ekstrakurikuler seni tari di SDN Widodaren 3 dan SDN Widodaren 8 ini masih berjalan dengan aktif. Keunikan SD yang terletak di Kecamatan Widodaren ini dimana ekstrakurikuler dilaksanakan per kelas. Disini peneliti mengambil kelas V di SDN Widodaren 3 dan kelas V di SDN Widodaren 8 untuk diteliti karena kelas V lebih serius dalam menjalankan kegiatan ekstrakurikuler seni tari. Perencanaan ekstrakurikuler seni tari pada siswa sekolah dasar Kecamatan Widodaren Penelitian di SDN Widodaren 3 Pada ekstrakurikuler seni tari di SDN Widodaren 3 ini telah disampaikan oleh pembina ekstrakurikuler seni tari: AuKegiatan ekstrakurikuler seni tari diawali dengan perencanaan melalui rapat guru. Dalam rapat tersebut merencanakan kegiatan ekstrakurikuler seni tari yang nantinya di laksanakan pada saat kegiatan Kegiatan ekstrakurikuler tari di kelas V berlangsung pada hari diakhir jam pelajaran. METODE proses pelaksanaan ekstrakurikuler seni tari ini dengan cara, pendidik harus memperhatikan fokus siswa, dengan memahami metode apa yang akan digunakan dan memperhatikan cara belajar siswa dengan tepat. Sampel dari penelitian ini yaitu siswa di SDN Widodaren 3 dan SDN Widodaren 8 kelas V dengan jumlah 34 siswa. Peneliti mengumpulkan data dengan instrument berupa kuesioner dan melalui Teknik wawancara dan observasi. Pendekatan pada penelitian ini menggunakan metodologi Jawaban senada juga disampaikan oleh siswa A ekstrakurikuler seni tari di SDN widodaren 3: AuSiswa mengetahui adanya kegiatan ekstrakurikuler seni tari dari pembina yang memberi pengumuman, akan dilaksanakan ekstrakurikuler seni tari didalam kelas. Agung Retno Cahyaningrum. Implementasi Ekstrakurikuler Seni Tari Siswa SD diakhir jam pelajaran dan dilaksanakan pada hari rabu. Ay ekstrakurikuler seni tari. Selanjutnya para mentor juga bersemangat untuk mengarahkan atau mempersiapkan generasi muda dalam ekstrakurikuler latihan tari. Sebagaimana yang diungkapkan pembina ekstrakurikuler seni tari di SDN Widodaren 8: Proses kegiatan ekstrakurikuler seni tari di SDN Widodaren 3 khususnya kelas V terdapat anak yang sudah berbakat dan anak yang baru memulai dari awal. Kendala yang disampaikan pembina seperti anak yang baru memulai dari awal selalu kesulitan dalam pelenturan dan penyesuaian gerakan-gerakan tari. Oleh karena itu pembina kegiatan ekstrakurikuler seni tari harus ekstra sabar dalam melatih anak yang memulai dari awal. Selalu ada kesan-kesan bagi anak yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler seni tari seperti yang disampaikan oleh siswa A: AuSiswa sangat senang, namun ketika kekurangan seperti sulit menghafal, pembina memberi acuan semangat agar siswa merasa nyaman dan lebih semangat Ay Siswa yang berbakat harus diberi kesempatan dalam mengikuti perlombaan agar mempunyai pengalaman. AuSiswa merasa senang dan asik dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler seni tari di SDN Widodaren 3. Ay Pelaksanaan ekstrakurikuler seni tari pada siswa sekolah dasar di Kecamatan Widodaren. Aktivitas ekstrakurikuler seni tari sangat dibutuhkan untuk menumbuhkan bakat serta jiwa berbudaya yang tinggi. Peneliti mendeskripsikan kegiatan ekstrakurikuler seni tari kelas V dengan teknik observasi. Peneliti menyajikan informasi penelitian tentang implementasi ekstrakurikuler seni tari siswa sekolah dasar di Kecamatan Widodaren, dengan tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Dari yang telah disampaikan oleh siswa A dapat disimpulkan kegiatan ekstrakurikuler seni tari selain untuk mengasah bakat anak juga dapat membuat anak Ae anak senang. Penelitian di SDN Widodaren 8 Sebagaimana yang diungkapkan oleh pembina ekstrakurikuler seni tari di SDN Widodaren 8: AuKegiatan ekstrakurikuler seni tari ini telah lama dijalankan namun terdapat Kegiatan ekstrakurikuler seni tari aktif kembali 2 tahun yang lalu dan dilaksanakan didalam kelas pada akhir jam pelajaran di hari Rabu. Ay Hasil implementasi ekstrakurikuler seni tari pada siswa sekolah dasar di Kecamatan Widodaren. Dari hasil wawancara yang telah dilaksanakan peneliti didapakan informasi bahwa kegiatan ekstrakurikuler seni tari di SDN Widodaren 3 dan SDN Widodaren 8 ini sudah lama dilaksanakan namun baru aktif kembali ditahun Untuk melatih mental anak pembimbing mengikut sertakan siswa untuk ikut lomba menari antar sekolah dasar. Seperti halnya yang telah disampaikan selaku pembina kegiatan ekstrakurikuler seni tari ini: Berdasarkan penjelasan diatas maka dapat disimpulkan bahwa ekstrakuikuler seni tari yang dilaksanakan di SDN Widodaren 8 sudah aktif dan berjalan dengan baik, lancar dan tidak ada kendala sama sekali serta anak anak juga merasa senang dalam mengikuti kegiatan Jurnal Pendidikan Modern . Volume 09 Nomor 01 Tahun 2023,1-7 beberapa siswa yang tidak ikut dalam ekstrakurikuler seni tari sesekali berlari-larian hanya untuk mengganggu temanya yang sedang Au Siswa yang memiliki bakat dapat tersalurkan, dapat memperoleh prestasi dibidang tari, membawa nama baik sekolahnya dibidang tari. dan anak-anak yang kemampuan menari bisa disalurkan mungkin sampai SMP. SMA, dan jenjang yang lebih tinggi. Ay Dari hasil penelitian yang sudah dilaksanakan peneliti pada tangal 17 Mei 2023. Didapatkan informasi bahwan jumlah siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler seni tari di kelas V berjumlah 16 siswa. Ekstrakurikuler seni tari dilaksanakan didalam kelas V. Pembina menggunakan metode ekstrakurikuler seni tari, agar siswa lebih mudah memahami dan lebih fokus kepada pembina ekstrakurikuler seni tari. terdapat 3 tahap dalam pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler seni tari yaitu: tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Berdasarkan hasil wawancara kepada pembina ekstrakurikuler seni tari dan salah satu siswa yang mengikut ekstrakurikuler seni tari pada kelas V, diperoleh informasi bahwa implementasi ekstrakurikuler seni tari kelas V di SDN Widodaren 3 dan SDN Widodaren 8 memiliki keunikan dan kesamaan dalam pengajaran ekstrakurikuler seni tari. Dua sekolahan ini juga sama sama konsisten dalam melestarikan salah satu budaya Indonesia ini, yang dilaksanakan satu kali dalam seminggu. Pelaksanaan ekstrakurikuler seni tari ke dua sekolahan ini berada di dalam kelas masingmasing. Pembina ekstrakurikuler seni tari menggunakan metode demonstrasi dalam pengajaran ekstrakurikuler seni tari. Siswa yang mengikuti ekstrakurikuler seni tari ini sangatlah semangat dan senang, namun masih terdapat siswa yang tidak membawa properti yang dibutuhkan dan mengandalkan pinjam ke teannya. Mereka juga memiliki keinginan menjadi penari yang profesional. Dalam pembahasan ini peneliti memadukan hasil penelitian dari data yang telah diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Selain harapan yang telah disampaikan oleh pembina kegiatan ekstrakurikuler seni tari SDN Widodaren 3. Akan selalu ada tanggapan dari orang tua. Berikut yang disampaikan pembina terhadap respon orang tua yang anaknya mengikuti kegiatan ekstrakurikler seni AuRespon orang tua selama berjalanya mendukung dan tidak ada yang protes. Untuk jamnya pun dimasukan dalam jam setelah pulang sekolah tidak ada yang Ay Respon orang tua murid yang mengikuti ekstrakurikuler tari sangat mendukung dan tidak ada yang protes. Bentuk evaluasi dari kegiatan tari ini menarget siswa dalam waktu satu bulan dan apabila terdapat kendala libur, target akan Kegiatan ekstrakurikuler seni tari di SDN Widodaren 3 dan SDN Widodaren 8 ini juga memiliki kesamaan seperti ekstrakurikuler yang diadakan setiap sepekan sekali yakni pada hari Rabu diakhir jam pelajaran. Dengan adanya pembiasaan ekstrakurikuler seni tari yang aktif, siswa yang baru memulai menari dari nol akan lebih terlatih dan lebih menguasai lagi. Ekstrakurikuler seni tari di SDN Widodaren 3 dan SDN Wididaren 8 ini dilaksanakan per kelas dan berlangsung didalam kelas masing masing. Namun terdapat beberapa hal yang dapat ekstrakurikuler seni tari, seperti terdapat Agung Retno Cahyaningrum. Implementasi Ekstrakurikuler Seni Tari Siswa SD Berdasarkan hasil tersebut maka akan dibahas sebagai berikut: Perencanaan ekstrakurikuler seni tari pada siswa Sekolah Dasar di Kecamatan Widodaren Dilihat dari hasil observasi, wawancara dan dokumentasi, maka penataan ekstrakurikuler merupakan hal yang harus dipersiapkan oleh para pembimbing ekstrakurikuler seni tari, ekstrakurikuler seni tari dengan baik. Ekstrakurikuler seni tari di SDN Widodaren 3 dan SDN Widodaren 8 juga mempunyai kemiripan, misalnya ekstrakurikuler seni tari yang diadakan satu kali dalam seminggu, tepatnya pada hari rabu menjelang jam pelajaran Dengan latihan ekstrakurikuler tari dinamis, siswa yang baru mulai bergerak tanpa persiapan apa pun akan lebih siap dan berbakat. Selain itu, para pelajar juga dikenang karena turut menjaga salah satu budaya Indonesia, yaitu seni tari. Melihat temuan di SDN Wididaren 3 dan SDN Wididaren 8, kedua sekolah tersebut menampilkan latihan ekstrakurikuler seni tari. Strategi Demonstrasi adalah pengajaran melalui siswa mengikuti perkembangan yang didengar oleh mentor. Hal ini sesuai dengan penelitian Endayani . menyatakan bahwa teknik keterbukaan adalah jalannya suatu peristiwa atau peristiwa yang terjadi dengan adanya tingkah laku yang dicontohkan sehingga dapat diketahui dan dipersepsikan oleh peserta didik dengan baik secara asli atau tiruan, dan strategi ini memberikan pintu terbuka bagi siswa untuk bekerja sama dalam memeriksa keadaan. sosial, khususnya masalahmasalah yang berkaitan dengan hubungan antar individu siswa. Keuntungan dari teknik demonstrasi adalah pertimbangan siswa dapat lebih terlibat dan siswa akan lebih terlibat. Hal ini sesuai penilaian menurut Wulandari . bahwa pemanfaatan teknik demonstrasi dipilih oleh pendidik dalam menampilkan latihan pertimbangan anak dapat lebih terlibat, cara belajar anak lebih baik. berpusat pada materi yang diperiksa, perjumpaan dan kesan karena pembelajaran lebih berhubungan. Selain itu, latihan ekstrakurikuler seni tari harus mempunyai persiapan yang matang. Ekstrakurikuler tari di SDN Wididaren 3 dan SDN Wididaren 8 dilakukan per kelas dan terjadi di setiap kelas. Namun ada beberapa hal yang dapat membuat siswa yang mengikuti ekstrakurikuler tari menjadi terganggu, misalnya saja ada beberapa siswa yang tidak mengikuti ekstrakurikuler seni tari, terkadang berlarian mengganggu konsentrasi. Pelaksanaan ekstrakurikuler seni tari pada siswa Sekolah Dasar di Kecamatan Widodaren Pelaksanaan latihan ekstrakurikuler seni tari di SDN Widodaren 3 Latihan ekstrakurikuler seni tari sangat penting karena merupakan wadah untuk menumbuhkan jiwa yang sangat halus. Dari hasil penelitian yang telah dilaksanakan pada tanggal 19 Mei 2019 pada pelaksanaan ekstrakurikuler tari bagi siswa SD di Kawasan Widodaren diperoleh data bahwa masyarakat yang mengikuti ekstrakurikuler tari kelas V berjumlah 10 orang remaja. dari kelas V yang mempunyai 21 siswa. Ekstrakurikuler tari yang seharusnya direncanakan pada hari Rabu menjelang akhir pembelajaran ini harus ditunda karena ada kendala. Ini dimulai lagi pada hari Jumat di antara istirahat pertama. Pembimbing menerapkan metode pemaparan dalam kegiatan ekstrakurikuler tari ini. sehingga siswa dapat lebih memahami dan berkonsentrasi pada instruktur ekstrakurikuler tari. Terdapat 3 ekstrakurikuler tari, yaitu: tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Jurnal Pendidikan Modern . Volume 09 Nomor 01 Tahun 2023,1-7 Berdasarkan wawancara dengan salah satu siswa kelas dan pembina. Data yang diperoleh menggunakan strategi kooperatif. Strategi Di kelas V terdapat 13 orang siswa, 6 orang remaja putra dan 7 orang remaja putri dan 6 orang siswa yang mengikuti ekstrakurikuler tari berjumlah 6 orang remaja Keenam siswa ini sangat bersemangat saat ekstrakurikuler tari dimulai, mereka juga ingin menjadi seniman berbakat. Namun, meski sudah diingatkan sebelum ekstrakurikuler dimulai, keenam siswa tersebut tidak ada yang membawa alat peraga tari. Pelaksanaan latihan ekstrakurikuler seni tari di SDN Widodaren 8 Latihan dilaksanakan di SDN Widodaren 8 sangatlah Karena selain mengasah bakat generasi muda, juga merupakan prolog budaya Indonesia yang patut dilestarikan. Enam siswa dari total tiga belas siswa mengikuti kegiatan ekstrakurikuler tari di kelas V, berdasarkan temuan penelitian yang dilakukan pada 17 Mei 2023. Latihan ekstrakurikuler tari dilakukan di kelas V. Pendidik menggunakan teknik pemaksaan pada saat menari. latihan ekstrakurikuler, sehingga siswa dapat lebih memahami dan lebih fokus pada guru ekstrakurikuler tari. Terdapat 3 ekstrakurikuler tari, yaitu: tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. PENUTUP Simpulan Pelaksanaan ekstrakurikuler seni tari yang meggunakan metode demonstrasi sangat diperlukan demi kelancaram siswa dalam ekstrakurikuler seni tari. Metode demonstrasi adalah metode pembelajaran dengan cara pembina dapat menjadi model dalam kegiatan ekstrakurikuler seni tari. dengan menggunakan metode demnstrasi siswa akan lebih fokus dan lebih memahami yang disamapaikan oleh Metode ini dapat menarik perhatian siswa menjadi lebih terpusatkan dan memiliki kesan hasil melekat dalam diri siswa. Hasil implementasi ekstrakurikuler seni tari pada siswa Sekolah Dasar di Kecamatan Widodaren Hasil Implementasi ekstrakurikuler seni tari di SDN Widodaren 3 Berdasarkan hasil pertemuan dengan pembina dan salah satu siswa kelas V diperoleh data bahwa di SDN Widodaren 3 teknik ekstrakurikuler tari. Teknik pertunjukan dapat memudahkan pelatih dalam mempersiapkan siswanya, selain itu siswa juga lebih terlibat dan melihat lebih baik. Di kelas V terdapat 21 orang siswa, 7 orang putra dan 14 orang remaja putri, serta terdapat 10 orang remaja putri yang mengikuti ekstrakurikuler tari. Siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler tari ini sangat antusias dan puas. Namun, masih ada siswa yang tidak membawa barang-barang yang diperlukan dan bergantung pada teman untuk Mereka juga ingin menjadi penari yang profesional. Hasil Implementasi ekstrakurikuler seni tari di SDN Widodaren 8 Saran Pembina perlu menyiapkan dengan matang terkait dengan property yang akan dibawa oleh Penelitian ini diharapkan dapat mmeberikan manfaat dan menambah informasi kepada pembaca, khussunya untuk Pembina seni tari bagi siswa. DAFTAR PUSTAKA