-I Rlrrgfu,furtt. '6 Ibn flazm tentang Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru (Studi Kitab al-Faplfr al-Milal wa al-Abutd ' wa alNihaD Dr Djam'annuri Program Pasca Sarjana IAIN Sunan KaIijaga, yogyakana, 1996 ntara abad ke-10 hingga perrengahan abad ke-IZ, di dunia Islam muncul tiga oi-angtokoh yang telah memberikan kontribusi penting terhadap Ilmu PerbandinganAgama:al-Biruni . -IO4. ,Ibn Hazm 094-1. , dan al-Shahrasrzni. Masing-masingmenggambarkan tiga tipe studi agama-agamayang memiliki corak berbeda. Al-Biruni, dengan karya terkenalnya Taltqiqmdli al-Hind min Ma4balabfial-Aqli aw Mardbutab, mempelajari satu tradisi keagamaan dan kebudayaan secara integral, mendalam, komprehensif, empiris dan objektif. Ibn flazm, dengan karya monumentalnya, al-Fa. l fi al-. lilal wa aLAbufi ' ua al-Niltad menganalisis agama-agam yang dikenal pada masanyasecaraparsial berdasarkanpendekatan yang literalis, kritis, empiris dan obiektif. Adapun Al-shahrasuini, dengan karya utamanya, al-Milal ua al-Nihal, menguraikan semua agama yang dikenal pada masanyadengan mempergunakanpendekatan historis, empiris dan tipologis. sumbangan para sariana muslim tersebut ridak mendapat perhatian selayaknya dari para sarjana Barat pada umumnya. Hal ini tercermin dari berbagai pernyataan bahwa studi agama-agamasecara "ilmiah" dalam pengertian Ilmu Perbandingan Agama adalah anak atav produk zaman pencerahan dalam sejarah dunia Barat. sebelum itu, studi agama-^g ma didominasi oleh semangat polemis dan apologis, atau dikuasai oleh pendekatan teologis dan filosofis. Pandangan seperti iru juga ditujukan pada studi agama-agamayang dilakukan oleh Ibn flazm. Ia cenderung dipandang sebagaiseorang sa4ana yang polemis dan apologis, khususnya dalam studinya tentang kitab Perjanjian [^amadan PerjanjianBaru. Posisiakademisdan intelektualnyatidak ditempatkan sebagaimanamesrinya karena dilihat dari latarbelakang dan Al-Janrl'^b. No. 59 I 9t!X hubungan yang konfrontatif dengan agam -agama latn Disertasiini berusahamempelajarisalah satu aspek sr-d: ,. ::--. -ii3:::a yang dilakukan Ibn flazm tadi dilihat dari usahanya unr-k =-fl:-:e::-eh pengetahuan yang benar dan objektif tentang agama. Perhariar' - :. *r'-i:n pada pandangan dan kritiknya terhadap kitab Perjanjianlama &:: ?::-::. ::,n Baru, sebagaimznatermuat dalam kitabnya yang telah diseb-: :. j:3s. berkisarpada faktor-faktoryang telah mendorcr. g-::- -i,zn Permasalah^nnya melakukan studi terhadap kitab Perjanjian Lama dan Perjan. ::n 3":u. analisisnyaterhadapkedua kitab tersebut. inkonsistensidan konrradr-. ':ng diternukannya dalam kedua kitab tersebut. kualifikasi pandang3. :an kritiknya dilihat dari sudut keilmuan. dan arti penting studi ','ang dilakukannya,baik bagi umat Islam ataupunperkembanganilmu pengerehuan pada umumnya. Ilmu PerbandinganAgama khususnya. Studi yang dilakukan bersifat literer dengan menekankan pemakaian rnetode pamahamanteks serta penyajian uraranyang deskriptif dan analitis. Melalui pendekatan tipologis, pandangan dan kritik Ibn F. Iazmterhadap PerjanjianLarnadan PerjanjianBaru diklasifikasikanke dalam empat macam tipe, yaitu: . kritik teks. kritik teologi. kritik moral. kritik Keempat tipe tersebuttidak eksklusifsaru sama lain. retapi dipilih dan digunakan karena dianggap bermanfaat untuk men-nh:ni pandangan dan kritiknya terhadap Bible. Setelah sebuah pendahuluan yang memuat pertanggung-:n'aban metodologis, disertasiini pertama-tamamengemukakansebagiin p<:'iikiran dasar Islam tentang agam dan corak studi agama-agamar-s:. -isukan kaum muslimin di z man pertengahan. Dari berbagaiavarAl-Qu: i: :iitetahui bahwa konsekuensidan implikasi dari prinsip tawfiicladala:: r'3:::. :ea:ang "kesatuan^gam " . ihdab al-adyd. dalam pengertianbahsr': -::. -3 3gama yang diturunkan Allah melalui para nabi-Nya adalahsatu. \-akn:. la": K-:rena itu, prinsip-prinsip dasaragama,yaitu keesaanNlah. aullid t. : se:-iruhan . terhadap-Nya,tidak mungkin berbeda atau benenr3:"8-ra:rru sama Berkenaan dengan adanya pluralitas ^gama. Islarr. ::. e::. sebagaisuatu realitassosialyang terkait erat dengan per-a-ar iebenaran . l-haq. Dalam hubungan ini. Al-Qur'trnmemberik3ntiga iricr::i:3:ggapan dan sikap: pertama, mengakui. kedua, memberikan kri::s 3ar ketiga, mengajarkan toleransi. ,lesarkaum AiaranAl-Qur'an tersebutmembentuk pola pikir dan a-. "lr. 'r. muslimin pada umumnya dalam mengha&pi pl uralitas ^g"mz Bersarna-sama pada masanyadi tengah-ten. :\::. :politik. Setelahmenvadan usai:l:. '-r : andalus tidak akan berhasil. ia ^e:r-: praktis dan selanjutnvalebih bsni'in. hampir tidak ada dunia pemikiran r. selanjutnyadikenal sebagaiseor:rngrCT yang memiliki pandangansangatberi Ia bahkan dilukiskansebag Sebagaiseorangpejuang kebenaran rasa takut kecuali kepada Allah. Ibn t dan sikap hidup vang dianggapnvame yang dilontarkannya sangat taiam. hidupnya ia lebih banvak mempunrzi I: sedikit pula orang yang secara rmb Al-:larnt'ab. IVo. 5* I g,lN 4#d. dengan corak lingkungan so-sial rei:: pola pikir tadi menghasilkan kegra:a:: di zaman pertengahan. Pada err'a-:'. Iakukan memang memiliki corak re:. seialan dengan perkembangan f:lsa. Islam ketika itu, studi tadr sege= : *. sarjana muslim kemudian nrer. :<. : . empiris, oan oOjektildenqr:. -:. -::. a g a m a y a n g b e r s a n g k u t a r . i - l , . - . - ' . - , : "iimiah" seDeni dima$,s*3::,:" - :- . AgamA'Agl. aSeCa13t,n-. :::. i:- - - (,adalanr sejarrh Ishr:: :-. j,- :-. - -. Barat. S e s u d a hp e m e p 3 : : r : : . 3 ' . T o k o h i n i d i l a h . r x s . : . ]f3^ r * - - . : . yang memilii. l re=. :::. :C::-:. cian g'atat cir sana &. J . : - " serba pluraiis oaiar:'. 'iai=-: ::r :diwarnai oleh oerba. :!:31:. --r. i-: :, dalam bidang morai d:i. ta::. l,:::. k e t i d a k - m a m p u apn3 i i - . j r i - : - . : i penghapusankekhahlahir :: -f. :: ,. Ylazm untuk mengkajrular. S: ---:. "'6 f' _ Jf, ,::. d l t t-:i dengan corak lingkungan sosial tempar mereka rumbuh dan berkembang, pola pikir tadi menghasilkankegiatanstudi agama-agamayang sangatintens di zaman pertengahan. pada awarnya, studi agama-agamayang mereka lakukan memang memiliki corak reologis,apologis dan/atau polemis. Tetapi, sejalan dengan perkembangan filsafat dan semangarobjektivitas di dunia Islam ketika itu, studi tadi segera pula memperoleh warna lain. Beberapa sarianamuslim kemudian mempelajari agama-agamasecarafenomenologis, empiris,oan obiektif denganmendasarkandiri pada sumber-sumberprimer agamayang bersangkutan. Hasiinya adalahsebuah studi agama-agamayang "iimiah" seperti dimaksudkanoleh limu perbandingan Agama. Jadi, studi agamz-agamasecara"ilmiah sesungguhnyaadalahanak zarrtanpertengahan dalam sejarahislarn. bukan produk akal masa pencerahandalam seiarah Barat. sesudahpemaparandi atas. tentangIbn flazm. Tokoh ini dilahirkanpaciaakhir abadke-r0, di Andalus,dari sebuahkeluarga yang memiliki peranan penting dalam lingkungan pemerrntahan. dan wafat di sana daiam usia -0 rahun di tengah-tengahmasyaraRar yang serba pluraiis dalam agama dan budaya. Lararbelakangkehidupannya diwarnai oleh berbagaigeyolaksosraldan poritik, disamping kemerosotan clalambidang moral dan ag ma. Kemelut politik vang brerkepanjangan ketidak-mampuanpara ulama mencegahkehancuranmasyarakatrnenjelang penghapusankekhalif-ahan di Andaluspada mhun 1031M. , mendorongIbn razmuntuk mengkaji ulang hampir semua arus pemik iran yang terdapat pada masanyadi tengah engahkesibukandan keaktifannyadalam kegiatan Setelahmenyadariusahanyamenegakkankembali kekhalifahan andalus tidak akan berhasil, ia kemudian menarik diri ciari kegiatan polirik praktis dan selanjutnyalebih banyak menekuni bidang keilmuan. Hampir_ hampir tidak ada dunia pemikiran dan keiimuan yang tidak dijelaiahinya. selanjutnyadikenal sebagaiseorangpemikir ensiklopedik dan penulis prolifik yang memiliki pandangansangatberbeda dengan para ulamaAndalus pada Ia bahkan diiukiskan sebagaiseorang ,pemberontakintelektual',. sebagaiseorangpejuang kebenaranyang gigih dan ddak pemah mengenal rasa takut kecuali kepada Allah. Ibn flazm menentang berbagai pemikiran dan sikap hidup yang dianggapnya menyimpang dari kebenaran. Kritik-kritik yang dilontarkannya sangat tajam, keras dan terus terang. Akibatnya, di masa hidupnya ia lebih banyak mempunyai lawan dafipadakawan, sekalipun tidak sedikit pula orang yang sec"ra sembunyi-sembunyi rnengakui kebenaran AIJarnl'&. pemikiran-pemikirannya. Banyaksarjanayang mengaguminyasebagaiseorang yang serba-ahli. Ia dianggap memiliki pemikiran rasional dan orisinal. seorang intelektual terbesar yang pernah dihasilkan oleh Andalus. Tetapi tidak sedikit pula yang memandangnyaapologis dan polemis terutama iika dilihat dari studinya terhadap kitab PerjanjianLama dan PerianiianBaru. Di tengah-tengahberbagai model pemikrran 1'ang terdapat pac:z zafirannytr,Ibn flazm memilih posisi sebagai seorang literalts yang mengandalkanlogika dan teks dalam memahamtag ma. Akan tetapi, sikap yangliteralisitu hanya terbataspada rnasalah-masalah dan pandangannya fu ril'iyyah saia. Menyangkut masalah-masalahugfrli1'ya b. seperti masalah Ibn Hazm tidak berbedadengangolonganMu' Tuhan dan sifat-sifat-N1'a. pengikut mazhlb Zahrri. Sebagaiseorangliteralis,Ibn flazrn berpendapatbahn'a sumber paling utanrasetrapagam adaiahkitab sucinya,bukan pendapatatau pandangan para tokohnya. Studi literer terhadapteks kitab suci tadi merupakantataran paling awal dan paling penting dalam memahamtsesuatuagama. Karenattu, ketika membahas zgama-agamaYahudi dan Kristen pada masanyaia lebih menekankanpada analisiskitab-kitabsuci kedua agamatersebut. Dari sini agaknyalbn L. lazmberusahamencari penyebab keragamandan perbedaan mendasar^ntar ^gam4 khususnya anl^ra Islam di satu pihak dengan ag m Yahudi dan Kristendi lain pihak. Sikapdan pandangansemacamini tampak leias dalam kitabnya, al-Fql f al-Milal wa al-Abufr' wa al-Nihal. Kitab al-Fa-. fi al-Milal uta al-Abud' wa al-Niltal, yang terdiri dari 5 . bagian atau iuz, adalahsebuahkitab ensiklopedik. Isinva menguraikan berbagai pemikiran manusia yang diketahui Ibn flazm, baik Islam maupun bukan-Islam. Ia menulis kitab tersebut karena menurut pendapatnya studi agama-agamayang sudah dilakukan sebelumnyatidak mampu menyaiikan uraian yang akurat dan objektif tentang agam -agamat'ang dipelalari, baik karena uraiannya terlalu panjang, atau terlalu singkat, atau karena mengesampingkan berbagaifakta pentingyang seharusnyadikemukakan. Dari sini diketahui bahwa tujuan Ibn Hazm mempelajari agama-agamaadalah untuk mendapatkan pengetahuan yang benar dan objektif tentang agama. mendasarkan studinya pada pengamatan . habilab al-hLs. dan logika serta berusaha tidak menyimpang dari fakta-fakta yang ada. Dalam kitab al-Fa$f al-Milal ua al-Abud' wa al-Niltalkelompok yang berbeda dengan Islam digolongkan menjadi enam, yaitu: . kelompok yang tidak percaya pad^ Tuhan. kelompok yang Perc ya pada Tuhan dan AlJoil'ab. No. At:-:-: |\c,- --i nle:" i: Aa- ":: *iilr '. itl "ng keabadian alam tetapi berpendapat alam tidak diciptakan dan tidak ada Pemeliharanya. () kelompok yang percaya pada Tuhan, keabadian alam dan keabadianPemelih^r^nya. kelompok yang percayapada Tuhan, retapi sebagianmempercayaikeabadianalam dan sebagianlain birpendapat alam dicrptakan, serta sepakat tentang adanya Pemelihara alam yang lebih dari satusekalipun berselisihtentangjumlahnya. kelompok yang percayapada Tuhan dan pada penciptaanalam oleh Penciptayang tunggal dan abadi tetapi menolak kenabian. kelompok yang percayapadaTuhan,penciptaan alam oleh Pencipta Tunggal yang abadi, dan mengakui kenabian tetapi menerima sebagiandan menolak sebagianlainnya. Pemeluk agamayahudi termasuk kelompok keenam. Pemeluk agama Kristen termasuk kelompok keenamlika dilihardari pengakuanmerekarerhadapkenabian,dan termasuk kelompok keempar lika clilihar dari kepercayaartmereka terhadap adanya Tuhan vang lebih dan satu Lratan renrang egarnaYahudr oan Kristen dalam kitab al-Fa. lf al-Milai u:a al-Ahud u'a al-. \-iltal ada vang bersifar umum dan ada yang bersifat khusus uraian rang bersif-arumum berkisar pada deskripsi singkat tentang kelompok-kelompolsvang rerdapatdalam kedua agamarersebut,dan--khusus ^ganla linsen--iarah as-al perkembangannya. Uraian yang bersifatkhusus mengemukalen anahsrskntik tekstualnya terhadap kitab perjanjian Lama dan Pernniien Baru Ibn Hazm mernperCunakanberbagai versi terjemahanArab perjanjian lama &n nern4an Baru dalam studinya renrangkedua kitab tersebut. memasiken rusl rzng dipakarnya tadi karena tidak disebutkannya. Tetapi, dengan ma*errd. kudpan-kuripan ayat atau bagian yang diambilnya dari Perpfo em rmupun Perianjian Baru dengan ayat atau bagian yang sama dah lltle sekarang. ampak bahwa isi dan struktur kirab-kitab yang *trh titak berbeda dengan isi dan srruktur kirab-kitab yang nftk sekarang. Ibn Hazm juga melengkapi metodenya dengan AoS &ngan para sarlana Yahudi dan Kristen pada masanya sepani4 Qlc**annp kritik tekstualnya terhadap Perjanjian Lama maupun qqrai dengan metode yang dipakai oleh para kritikus Bible aya't-ayatatau bagian-bagian dari kedua kitab ! -rurrnfulken tefseha Ft. -a""8rya mengandung masalah. membandingkannya satu sam bi kemudian menganalisisnya secara kritis. mqhftfbFran-tCrnuannya satu samalain. dan akhimya mengambil ntJ4is. !lu' ITIA Pak Kan )un . n :t12, kesimpulan secaraobjektif disertaibukti-bukti. Inkonsistensidan kontradiksi yang ditemukannya dikemukakan secara apa adanya disertai komentar yang seringkali bernada keras dan tidak sedap dirasakan oleh pemeluk agama yang bersangkutan. KaiiannyarentangPerjanjianLamalebih banyak ditujukan terhadapkitab Pentateuchatau yang disebut pula denganTorah lsi kitab ini diklaim otentik, ugh, terpadu, dan ditulis oleh Mtsa berdasarkanwahyu yang diterimanya dari Tuhan secara literer. Tidak ada satu pun di ant^ra lima kitab yang terhimpun dalam kitab Torah yang tidak dikutipnya. Melalui analisiskritik tekstualnyayang cermat terhadap kitab tersebut,lbn Hazm menemukan berbagai inkonsistensidan kontradiksi di dalamnya. baik antar ayat dalam satu bagian tertentu maupun antara suatu bagian dengan bagian-bagian Selainberbagaiproblemteksdan sejarah. Ibn Hazrniugamenemukan adanyat:erbagarayat Torah yang sangatantropomorfistiksehinggatidak bisa dipahami lain kecuali dalam pengertian literernya, disamping ada bagianbagianyang mengandungmakna bertentangandengan moral dan akal sehat. Demikianpula halnyaketikalbn Hazm mencermatikitabPerianiianBaru, khususnyayang disebutkitab-kitabInlil, yang diklaim sebagailaporan tentang Yesusyang ditulis berdasarkanwahlrr Tuhan dalam bentuk inspirasi. Berbagai inkonsrstensidan kontradiksi juga didapatinya daiam kitab tersebut. menemukan bahwa dogma-dogmapokok agamaKristen,seperti trinitas dan inkarnasi, tidak ada dasarnya sama sekali dalam Perjaniian Baru maupun PerianiianLama. Sebaliknya,terdapatbanyak ayat dalamPerjaniianBaru yang menurut pendapatnya justru menolak dogma-dogma tersebut, termasuk kepercayaanbahwa Yesusadalah Anak Tuhan. Berdasarkananalisis kritik tekstualnyaterhadap aY^t-^t'^t atau bagianbagian dalam PerjaniianLama dan PerianiianBaru. Ibn flazm berkesimpulan bahwa isi kitab-kitab yang disebut Torah oleh orang-orangYahudi atau Inlil oleh orang-orangKristen tidak menggambarkankeutuhan dan keterpaduan' Taurat dan lniil yang Jika kitab Torah dan Iniil tersebut dikaitkan dengan telah diturunkan kepada Nabi MOsZdan Tsa,maka keduanyatelah mengalami perubahan . altriJl dan/atau penggantian . Karena itu kitab Torah dan lnjil yang terd^pat dtlamBible tidak dapatlagi diidentifikasikan dengan kitab 'Isa seperti yang Taurar dan Injil yang pe-lrrh diturunkan kepada M. dan dimaksud oleh Al-Qur'trn. Kedua kitab tersebutiuga wahyu Tuhan, baik dalam pengertian literer maupun inspiratif' Sehubungan dengan berbagai pernasalahan yang telah dikemukakan. Algmt'ah. No. disertasi ini mengambil kesimpulan-kesimpulan antzra lain sebagai berikut: Ada dua faktor urama yang telah mendorong lbn FJazmmelakukan studi terhadap agzma-agamabukan-Islam, termasuk kitab perianiian r,ama dan Perjanjian Baru, yaitu faktor umum dan faktor khusus. Faktor umum adalahfaktor ajarandan faktor sejarah,semenrarafaktor khusus adalah keinginan Ibn Hazm untuk mendaparkanpengetahuanyangakuratdan oblektif tentang agama-agama. studi Ibn gazm terhadap perjaniian Lama dan perlaniian Baru tidak dapat dikatakan apologis karena studinya rersebur ditempatkan dalam kerangka studi pemikiran rnanusiapada umumnya. tidak karena tujuan membela aiaran Islam ciari serangan pihax lain, ditulukan untuk kaum muslimin,dan dimaksudkanuntuk menclaparpengerahuanyang benar rentang orang-orang yahudi dan Kristen sudah tentu tidak dapar menenma hasil studi Ibn flazm terhadap kirab perianiian Lama dan perjanjian Baru, karena cara dan sudut pandang mereka terhadap kitab-kitab tersebut sangat berbeciaciengancara dan sudut pandang Ibn Hazmyang literalis. Tetapi. Ibn Hazm relahmemberikaniawabanmemuaskanbagi kaum muslimin yang selalu diusik oleh pertanyaanmenyangkur icientifikasiTorah dan Injil ctalamBible dengan Taurar dan Injil seperdimaksud oien Ai_eur,?n Analisis kritik teksrual yang dilakukan Ibn F. Iazmterhadap perjanjian Lama dan Perjanlian sesuai clengan metode keilmuan. bahkan telah mengantisipasiberabad-abadsebelum munculnya para kritikus Bible mo_ Dalam hubungan ini. Ibn flazm adarahlayak iika disebursebagaiBapak Biblical-criticism. Dalam hubungannya dengan Ilmu perbandingan Agama,Ibn Hazm telah melakukan studi agama-agama secaraempiris,objektif dan kritis dengan m e n d a s a r k a nd i r i p a d a s u m b e r p r i m e r a g a m a y a n g b e r s a n g k u t a n . Pendekatannyadapat disebut fenomenologis,objektif dan ,from within,'. juga telah melakukan^payangdapat disebutsebagai,dialogteologis" para pemeluk agama yang bersangkutan sebagai upaya untuk mendapatkan pemahamantentang ag ma mereka. Aqanl'ab, m. SYtgiS