Ardhana. eScience Humanity Journal 4 . Mei-nov 2024 STRATEGI KOMUNIKASI DINAS LINGKUNGAN HIDUP PEMERINTAH KABUPATEN DAIRI DALAM MENSOSIALISASI KEBERSIHAN DI PASAR SIDIKALANG Ahmad Arya Ardhana 1 1,2, (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara. Medan. Indonesi. ahmadaryasilalahi19@gmail. Zuhriah 2 (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara. Medan. Indonesi. Zuhriah@uinsu. *) Penulis yang sesuai Kata kunci Abstrak Masalah sampah tidak akan terlepas dari masalah perilaku dan pola hidup. Komunikasi, lingkungan . Pasar tradisional Peningkatan aktivitas di pasar sangat mempengaruhi kuantitas tumpukan sampah di lingkungan Penelitian ini berawal dari temuan banyaknya sampah yang berserakan dikarenakan kurangnya kesadaran Masyarakat akan kebersihan. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana bentuk kesadaran dan strategi komunikasi yang tepat digunakan dalam mensosialisasikan kebersihan di pasar tradisional Sidikalang. Metodologi yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Tekhnik penelitian dilakukan dengan studi lapangan, wawancara terbuka dan tinjauan Pustaka. Strategi komunikasi yang dilakukan untuk mewujudkan kesadaran dilaksanakan secara simultan dan berkesinambungan dengan diiringi semua lapisan masyarakat yang peduli masalah sampah. Strategi Komunikasi Dinas Lingkungan Hidup Pemerintah kabupaten Dairi Dalam Mensosialisasi Kebersihan Di Pasar tradisional Sidikalang yaitu pedagang secara keseluruhan serta masyarakat disekitar pasar masih banyak yang belum sadar akan kebersihan, dan pemanfaatan sampah pasar kembali, kurangnya perilaku peduli lingkungan Pasar untuk menciptakan Pasar yang bersih dan sehat. Begitu juga peran pemerintah dalam mengatasi permasalahan kebersihan lingkungan pasar serta penyediaan fasilitas belum memadai. Hal ini dibuktikan dengan adanya sampah berserakan dan penumpukan sampah. PERKENALAN Pengelolaan Lingkungan merupakan hal yang sangat penting dan menjadi harga diri sebuah kota. Betapapun majunya pembangunan di sebuah kota, tanpa mampu mewujudkan kondisi lingkungan kota yang bersih dan indah, maka orang akan menganggap tidak ada pembangunan di kota tersebut, dan semua peradaban yang maju ternyata ditandai dengan kondisi lingkungan dan sanitasi yang memenuhi standar khalayak umum. H a l a m a n Ardhana. eScience Humanity Journal 4 . Mei-nov 2024 Pertumbuhan ekonomi di Indonesia telah meningkatkan taraf kehidupan Peningkatan pendapatan negara ini ditunjukkan dengan pertumbuhan kegiatan produksi dan konsumsi. Pertumbuhan ini juga membawa pada penggunaan sumber semula jadi yang lebih besar dan pengeksploitasian lingkungan untuk keperluan industri, bisnis, dan aktivitas sosial. Di berbagai kota di Indonesia pengurusan sampah sering mengalami masalah. Pembuangan sampah yang tidak diurus dengan baik akan mengakibatkan masalah besar. Karena penumpukan sampah atau membuangnya sembarangan ke kawasan terbuka akan mengakibatkan pencemaran tanah yang juga akan berdampak ke saluran air tanah (Puteri & Yuristin, 2. Secara umum manusia sangat menginginkan adanya kenyamanan dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu cara untuk mendapatkan kenyamanan yaitu dengan menjaga kesehatan dan tetap menjaga kebersihan lingkungan. Untuk hidup sehat banyak sekali faktor yang harus diperhatikan, diantaranya adalah faktor lingkungan. Jumlah sampah kian bertambah seiring dengan pertambahan penduduk. Akibatnya, sampah menjadi menumpuk dan menimbulkan masalah yang tidak pernah tuntas. Untuk mengatasi hal tersebut, perlu penanganan sampah yang serius. Penanganan sampah tersebut harus dimulai dari penyimpanan, pengumpulan, pengangkutan hingga tempat pembuangan sementara (Tamba. Pertumbuhan penduduk yang sangat cepat dan kurangnya infrastuktur, lemahnya sistem manajemen sampah, serta rendahnya kesadaran masyarakat menjadi faktor yang makin menambah permasalahan sampah. Sampah bisa menjadi solusi kalau dikelola dengan baik sesuai manajemen sampah, akan tetapi sampah dapat menjadi masalah kalau manajemennya kurang baik sehingga menimbulkan implikasi lingkungan yang tidak sehat. Meningkatnya jumlah penduduk, tingkat konsumsi masyarakat, dan kemajuan teknologi akan meningkatkan jumlah timbulan sampah. Sampah yang belum terkelola akan menimbulkan banyak masalah seperti. menjadi sumber penyakit, tercemarnya lingkungan, banjir, dan meningkatnya kebutuhan lahan untuk menimbun sampah (Sholihah, 2. Secara empiris, sampah merupakan masalah serius di negeri ini, terutama di kota-kota besar dengan jumlah penduduk yang tinggi. Dengan tehnologi yang tepat, sampah yang tadinya menjadi masalah sebagai barang buangan, kotor, berbau, menimbulkan penyakit dan mencemari lingkungan dapat menjadi barang yang bisa dimanfaatkan dan memiliki nilai ekonomi tinggi. Sampah yang tidak terangkut dari Tempat Penampungan Sementara (TPS) ke Tempat Penampungan Akhir (TPA) dapat menyebabkan bau yang tidak sedap dan sumber penyakit, karena biasanya tempat penampungan sementara tidak terlalu jauh jaraknya dengan pemukiman apabila dibandingkan dengan tempat pembuangan akhir yang dikondisikan jauh dari lingkungan pemukiman (Djani et al. , 2. Dalam kehidupan banyak Perkembangan teknologi dan ide ide yang berasal dari kehidupan sehari hari memungkinkan masyarakat modern untuk membuat penemuan penemuan baru dan dengan adanya penemuan tersebut terjadinya pengunaan sumber daya alam yang bisa menyebabkan terjadinya kerusakan lingkungan. Di sisi lain pencemaran lingkungan juga disebabkan oleh aktivitas manusia membuang sampah sembarangan adalah salah satu nya, selain itu juga tumpukan sampah dapat menimbulkanbau yang tidak sedap hingga terhirup oleh manusia yang bisa menyembahyakan kesehatan manusia tergangu, kurangnya kesadaran manusia atas kepedulian lingkungan yang mempengaruhi dampasuatu . H a l a m a n Ardhana. eScience Humanity Journal 4 . Mei-nov 2024 kondsi buruk seperti tidak menjaga lingkungan dan bisa membahyakan pelestarian pada lingkungan (Saputra et al. , 2. Menurut EPA Waste Guidelines . 9: . sampah adalah segala sesuatu yang dibuang, ditolak, diabaikan, tidak diinginkan, atau materi yang tidak terpakai, materi yang tidak terpakai tersebut tidak untuk dijual, didaur ulang, diproses ulang, diperbaiki atau dimurnikan oleh kegiatan terpisah yang memproduksi materi tersebut. Selain itu sampah juga didefinisikan sebagai segala sesuatu yang dideklarasikan oleh peraturan atau kebijakan perlindungan lingkungan yang didefinisikan sebagai sampah, baik bernilai ataupun tidak. Dari berbagai definisi diatas terdapat kesamaan definisi sampah secara umum, yaitu sampah adalah materi yang dibuang dan berkurang nilainya. Hal yang sedikit berbeda diungkapkan oleh McDonough dan Braungart . 2: . dalam Scheinberg . 0: . yang mengatakan bahwa sampah mempunyai nilai yang sama dengan makanan. Pernyataan ini dapat diartikan bahwa McDonough dan Braungart memandang bahwa sampah mempunyai nilai yang sangat tinggi dan berharga bahkan sampai mempunyai nilai yang sama dengan makanan (Sulthoni. Muhammad A. Badruzsaufari. Yusran. Fadli and Pujawati, 2. Masalah sampah adalah suatu masalah yang kompleks dikarenakan berkaitan dengan berbagai pihak. Salah satu permasalahan terpenting terkait sampah di Indonesia adalah tentang kesadaran dan kebiasaan masyarakat terhadap sampah. Sistem pengelolaan yang menyeluruh dan berkesinambungan harus diterapkan untuk mengurangi dan menangani permasalahan yang ditimbulkan dari sampah. Dalam pengelolaan sampah, diperlukan peningkatan kesadaran dan partisipasi masyarakat dengan membentuk kesadaran untuk memilah sampah. Untuk dapat memilah sampah dengan baik, diperlukan pembentukan perilaku tersebut sejak dini. Karena pada usia tersebut, pembentukan perilaku akan lebih mudah dan hasilnya akan terlihat pada usia berikutnya. Langkah awal dalam membentuk perilaku pengelolaan sampah yang baik dapat dimulai dengan pengenalan pengetahuan tentang sampah, membentuk kebiasaan memilah dan membuang sampah pada tempatnya, serta mengubah sampah menjadi barang yang memiliki nilai guna (Pengelolaan et al. , 2. Kebersihan dan kesehatan lingkungan menjadi tanggung jawab bersama masyarakat dan aparat pemerintah. Ketua RT dan RW sebagai aparat yang paling dekat dan dapat menjangkau masyarakat hendaknya sebagai perintis dalam menggalakkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kebersihan dan kesehatan lingkungan. Dengan cara ini diharapkan masyarakat dapat menyadari akan kebutuhan pokok mengenai pemukiman yang Masyarakat perlu diberi pengetahuan dan pemahaman akan pentingnya permukiman yang bersih dan sehat melalui berbagai media sosialisasi atau pelaksanaan program pemerintah yang menitikberatkan pada peningkatan partisipasi masyarakat setempat untuk memelihara dan mempertahankan bahkan meningkatkan kondisi lingkungan menjadi lebih baik (Basuki et al. , 2. Permasalahan sampah yang cukup rumit adalah permasalahan sampah pasar, sebab selain jumlahnya yang relatif banyak, sampah pasar juga mempunyai problematik tersendiri. Keadaan ini terjadi di pasar tradisional sebagai salah satu wadah perekonomian sebagian besar masyarakat perkotaan. Aktivitas yang ada baik itu jual beli antara pedagang dengan pengunjung atau pembeli secara tidak langsung dapat menyebabkan adanya timbulan sampah pada pasar tersebut tiap harinya. Menurut Said SaAoad Marthon bahwa pasar adalah sebuah mekanisme yang dapat mempertemukan pihak penjual dan pembeli untuk melakukan transaksi atas barang dan . H a l a m a n Ardhana. eScience Humanity Journal 4 . Mei-nov 2024 baik dalam bentuk produksi maupun penentuan harga. Sedangkan syarat utama terbentuknya pasar adalah adanya pertemuan antara pihak penjual dan pembeli baik dalam satu tempat ataupun dalam tempat yang berbeda. Peningkatan produksi sampah yang semakin tinggi hingga saat ini bukan lagi menjadi masalah kebersihan dan lingkungan sekitar saja, akan tetapi hal tersebut sudah menjadi masalah sosial yang dapat memicu timbulnya konflik antar masyarakat akibat ketidaknyamanan lingkungan dengan adanya sampah yang tidak dikelola (Marlina et al. , 2. TEORI PENELITIAN Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan oleh Brayna Lisbeth Tamba . yang meneliti tentang AuSistem pengolahan sampah pasar tradisional Sidikalang. Kabupaten DairiAy mengambil kesimpulan bahwa Sistem pengelolaan sampah yang ada di Pasar Tradisional Sidikalang belum dapat dikategorikan baik, karena masih sangat banyak sampah yang berserakan disekitar lokasi pasar. Dari survey yang dilakukan di Pasar Tradisional Sidikalang di ketahui pedagang yang memiliki tempat penyimpanan sampah terdapat 55 pedagang . ,43%), sedangkan yang tidak memiliki tempat penyimpanan sampah terdapat 36 pedagang . ,56%) . Jenis tempat penyimpanan sampah yang paling banyak digunakan yaitu jenis keranjang bambu dan belum memenuhi syarat berdasarkan Depkes RI . 7, hal . Menurut David Pasaribu . Rafindo Saragih , dan Ria Retno . dalam jurnalnya yang berjudul AuSosialisasi bahaya dampak sampah plastik bagi lingkungan desa laksa Kecamatan Pegagan hilir Kabupaten DairiAy Sampah plastik merupakan permasalahan serius yang terjadi di seluruh negara di dunia saat ini, karena sifatnya yang sangat sulit untuk terurai secara Untuk mengurangi pencemaran sampah plastik pada lingkungan butuh keseriusan dari berbagai pihak. Selain kebutuhan terhadap peraturan yang jelas, pentingnya partisipasi masyarakat sangat besar. Sosialisasi serta edukasi kepada masyarakat terutama anak usia dini selaku generasi bangsa yang akan datang sangatlah penting untuk mendorong perubahan terhadap perilaku masyarakat terkait sampah plastik yang berdampak buruk pada lingkungan. Pemerintah beserta pihak yang terkait diharapkan berperan memikirkan ketersediaan fasilitas pendukung pengelolaan serta pengangkutan bagi sampah yang ada, dan tidak semata berharap warga masyarakat mengolah sendiri sampah plastiknya dan membiarkan masyarakat membuang sampah utamanya plastik ke sungai, demi terwujudnya amanah UUD 1945 yang mewajibkan ketersediaan lingkungan hidup yang sehat dan layak bagi warga negara (Pasaribu et al. , 2. Berdasarkan jurnal Richat Sahat Tamba . dalam penelitiannya yang berjudul AuEfektivitas sanksi pidana no 5 tahun 2014 tentang pengelolaan sampah di Kabupaten DairiAy Menggunakan metode yuridis empiris. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaturan hukum terhadap pengelolaan sampah di Kabupaten Dairi,Untuk mengetahui peran pemerintah daerah dalam pengelolaan sampah di Kabupaten Dairi,Untuk mengetahui hambatan dalam pengelolaan sampah di Kabupaten Dairi. Pengelolaan sampah sangat berpengaruh signifikan karena masih banyaknya masyarakat yang tidak mengelola sampah dengan baik dan dapat dilihat dilapangan masih banyak sampah yang tertimbun yang disebabkan banyak masyarakat yang membuang sampah sembarangan. Menurut Wiro Oktavius Ginting dalam jurnalnya dengan judul AuPenguatan Kelembagaan Dan Pemberdayaan Karang Taruna Melalui Optimalisasi Organisasi Dalam . H a l a m a n Ardhana. eScience Humanity Journal 4 . Mei-nov 2024 Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat Sebagai Upaya Meningkatkan Peran Pemuda Di Desa Kuta Buluh Kecamatan Tanah Pinem Kabupaten DairiAy Sampah dan pengelolaannya kini menjadi masalah yang mendesak di Desa Kuta Buluh, sebab apabila tidak dilakukan penanganan yang baik akan mengakibatkan terjadinya perubahan keseimbangan lingkungan yang merugikan atau tidak diharapkan sehingga dapat mencemari lingkungan, baik terhadap tanah, air, dan udara. Penanganan dan pengendalian akan semakin kompleks dan rumit dengan semakin kompleksnya jenis maupun komposisi dari sampah sejalan dengan majunya Berdasarkan Kajian literatur dapat disimpulkan bahwa belum adanya penelitian yang dilakukan dalam mencari bagaimana strategi komunikasi yang dilakukan Dinas Lingkungan Hidup Pemkab Dairi dalam mensosialisasi Kebersihan di pasar Sidikalang. Penelitian ini akan mengkaji bagaimana Tindakan strategi yang digunakan oleh Dinas Lingkungan Hidup dalam mensosialisasikan kebersihan tepatnya di pasar Sidikalang. METODE PENELITIAN Penelitian yang dilakukan adalah jenis penelitian deskriptif kualitatif. Ciri dari metode kualitatif adalah data yang disajikan dalam bentuk deskripsi yang berupa teks naratif, katakata, ungkapan, pendapat, gagasan yang dikumpulkan oleh peneliti dari beberapa sumber sesuai dengan teknik atau cara pengumpulan data. Penelitian ini dilaksanakan di Dinas Lingkungan Hidup Pemkab Dairi yang berlokasi di Jl. Merdeka No. Kota sidikalang. Kecamatan Sidikalang. Kabupaten Dairi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret Ae Mei 2024. Informan penelitian dipilih secara purposive sampling. Informan penelitian didasarkan pada pertimbangan bahwa informan penelitian dapat memberikan informasi dan yang selengkap-lengkapnya dan relevan dengan tujuan penelitian. Informan yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 3 orang yaitu informan kunci adalah kepala Dinas Lingkungan Hidup Pemkab Dairi, informan utama adalah penjaga TPA , sedangkan informan tambahan adalah 2 Masyarakat yang ada di Sidikalang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan menggunakan teknik wawancara dan observasi (Hutagaol et al. , 2. HASIL DAN DISKUSI Kebersihan merupakan sebuah keniscayaan dalam kehidupan sehari-hari, dimulai dari kebersihan diri sendiri hingga kebersihan lingkungan. Kebersihan bisa mencerminkan kesehatan setiap manusia, lingkungan yang kotor tentu tidak akan membuat seseorang menjadi sehat dan berpotensi menjadi sakit dan menimbulkan penyakit yang akan juga mempengaruhi kelangsungan hidup seseorang. Di sisi lain, dengan lingkungan yang bersih akan berimplikasi pada sebuah kebaikan di lingkungan tersebut, lingkungan yang bersih secara otomatis menjadi sebuah lingkungan yang nyaman (Dekye et al. , 2. ANOUc EIN NA AO aU NIA A AUc EA a Aau I EEcNA AaN aU NIA . H a l a m a n Ardhana. eScience Humanity Journal 4 . Mei-nov 2024 AuSesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang . enjaga kesehatan batinnya denga. melakukan taubat. Dan mencintai orang-orang yang . enjaga kesehatan lahirnya denga. melakukan thaharah. Ay(QS. Al-Baqarah: . Dinas Lingkungan Hidup merupakan unsur pelaksana urusan pemerintahan bidang lingkungan hidup yang menjadi kewenangan Daerah yang dipimpin oleh Kepala Dinas yang berkedudukan dibawah dan bertanggung jawab kepada Bupati melalui Sekretaris Daerah. Dinas Lingkungan Hidup sebagaimana dimaksud pada ayat . , mempunyai tugas membantu Bupati melaksanakan urusan pemerintahan di bidang Lingkungan Hidup. Dinas Lingkungan Hidup dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat . , menyelenggarakan fungsi: . Perumusan kebijakan bidang lingkungan hidup, . Pelaksanaan kebijakan bidang lingkungan hidup, . Pelaksanaan evaluasi dan pelaporan bidang lingkungan hidup dan . Pelaksanaan administrasi bidang lingkungan hidup. Pada awal pertumbuhan pasar tradisional berupa tanah lapang tanpa bangunan permanen (Graaf, 1. Seiring perkembangan jaman pasar tradisional tumbuh diberbagai kota, pasar tradisional dibentuk oleh aktivitas berjualan yang dikembangkan dalam ruangruang terbuka dan berdekatan, lapangan dan jalan, serta situasinya tidak jauh dari Pasar tradisional biasanya terdapat di tempat strategis, mudah dicapai oleh kedua pihak yang tidak jauh dari desa, antar desa dan tempat yang aman dari gangguan umum(Ghufron & Risnawita, 2. Pasar Tradisional Sidikalang merupakan pasar tradisional yang menjadi tempat bertemunya penjual dan pembeli yang melakukan kegiatan ekonomi untuk memenuhi kebutuhan hidup Masyarakat khususnya warga sekitar. Di pasar tradisional sidikalang, para pedagang menjual berbagai macam kebutuhan pokok seperti : Sayuran, buah-buahan, dan barang barang penting lainnya Sebagian besar di perjualbelikan di pasar tradisional Sidikalang. Dari sisi sarana pengangkutan sampah di Kabupaten Dairi selama ini belum begitu berjalan dengan lancar karena sarana pengangkutan sampah yang dimiliki oleh Dinas Lingkungan Hidup juga sangat terbatas yaitu Arm Roll sebayak 2 unit. Dump Truck sebanyak 16 unit, betor sebanyak 12 unit dan Bin Kontainer sebanyak 1 unit dalam kondisi baik. Kondisi ini tentu mempengaruhi tingkat pelayanan persampahan. Kesadaran masyarakat terhadap lingkungan sangatlah minim, berdasarkan hal tersebut dapat diprediksi bahwa masyarakat masih belum peduli terhadap kebersihan lingkungan sekitarnya. Kebanyakan dari masyarakat berfikir secara parsial dan hanya ingin menguntungkan diri sendiri, seperti masalah pembuangan sampah yang tidak pada tempatnya, pembuangan limbah rumah tangga dan lain-lain. Kasus-kasus yang menyangkut masalah kebersihan setiap tahunnya selalu meningkat, dan mengakibatkan keadaan yang merugikan seperti banyaknya sampah yang menumpuk di titik-titik tertentu dan saluran air yang bisa menyebabkan banjir karena meluapnya air yang tidak tertampung, untuk itu kepedulian masyarakat sangat dibutuhkan tidak hanya pemerintah setempat yang harus menanggungnya (Hanifa et al. , 2. H a l a m a n Ardhana. eScience Humanity Journal 4 . Mei-nov 2024 . Gambar 1. Kondisi lingkungan di Pasar Sidikalang dibagian Jln Sekolah, . Dan juga Kondisi di kawasan bagian dalam Pasar Sidikalang Dapat dilihat pada gambar diatas bahwasanya kondisi lingkungan di pasar tradisional Sidikalang sangat memprihatinkan. Masyarakat kurang akan kesadaran akan kebersihan dan pembuangan sampah yang bukan pada tempatnya yang menyebabkan pencemaran udara akibat bau busuk. Seperti gambar diatas dapat mengundang munculnya berbagai penyakit, dapat dilihat dengan masih adanya masyarakat yang belum mempraktekan perilaku hidup sehat, seperti mebuang sampah sembarangan, hal ini juga dapat menyebabkan hidup menjadi tidak sehat. Kebijakan yang melibatkan masyarakat dalam perumusan kebijakan merupakan proses yang turut menentukan kualitas kebijakan. Pendekatan seperti ini melahirkan bottom up planning. Tanggungjawab dari sisi kebijakan yang melibatkan masyarakat akan mengakomodir kebutuhan dan permasalahan publik. Hasil yang diperoleh dari Strategi Komunikasi Sosialisasi dengan masyarakat lewat strategi komunikasi yang dilakukan untuk mewujudkan kesadaran dilaksanakan secara simultan dan berkesinambungan dengan diiringi semua lapisan masyarakat yang peduli masalah sampah. Sampah tidak menjadi masalah lagi tetapi sebaliknya akan medatangkan banyak manfaat dan keuntungan bagi masyarakat dengan berbagai strategi komunikasi. Hasil wawancara dijelaskan bahwa Masyarakat banyak yang belum peka, dan belum sadar akan pentingnya kebersihan. Drainase sering tumpat karena Masyarakat menyapu sampah ke selokan dan tidak buang ke tong sampah dan juga ketika menyampaikan informasi Masyarakat masih Sebagian yang mau mendengar dan Sebagian tidak mendengar dan pengumpulan massa yang tidak mudah ujar Bapak Saut Maruli Tua Sinaga. Sos Kepala Dinas Lingkungan Hidup. Masyarakat kurang berperan dalam memberikan saran mengenai penanganan sampah. Oleh karena itu pemerintah perlu menghimbau agar masyarakat lebih berperan dengan menghadiri setiap pertemuan yang dilakukan untuk membicarakan masalah sampah, agar penyelesaian masalah yang lebih terpadu dapat dirumuskan. Masyarakat kurang berperan dalam memberikan laporan jika melihat tumpukan sampah di lingkungannya. Oleh karena itu pemerintah perlu menghimbau agar masyarakat segera melaporkan kepada petugas . H a l a m a n Ardhana. eScience Humanity Journal 4 . Mei-nov 2024 kebersihan jika terdapat timbunan sampah di lingkungan masing-masing, serta segera merespon setiap laporan yang diterima dari masyarakat. KESIMPULAN Menjaga kebersihan lingkungan menjadi salah satu faktor dalam keberlangsungan hidup yang sehat dan bersih. Tidak hanya terasa lebih nyaman dalam melakukan aktivitas seharihari, namun dalam melaksanakan ibadah akan lebih khusyuk karena terbebas dari Dalam Islam perintah hidup bersih salah satunya terdapat dalam QS. Al-Muddatsir ayat 4-5 yang artinya AuDan pakaianmu bersihkanlah, dan perbuatan dosa tinggalkanlahAy. Perintah hidup bersih tersebut tidak hanya terbatas pada kebersihan pribadi dalam hal berpakaian namun juga mencakup kebersihan lingkungan sekitar. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dapat di tarik kesimpulannya bahwa Kurangnya Kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan di Pasar Sidikalang terkait dalam menjaga kebersihan lingkungan Pasar, dan juga memberikan dampak tercemarnya lingkungan Pasar. Namun juga dalam tingkat pemahaman masih kurang dan dapat dilihat dari pandangan dan pendapat masyarakat terhadap kebersihan lingkungan Pasar, alasan masyarakat membuang sampah sembarangan dan dengan pemahaman yang rendah dikarenakan dengan fasilitas yang belum memadai atau fasilitas yang belum memenuhi, dan juga pemerintahan kurang peduli dengan lingkungan Pasar sehingga tindakan masyarakat menjadi kurang baik. Masyarakat tersebut belum memiliki kesadaran yang cukup baik dalam menjaga kebersihan dan belum ada pemahaman yang baik dan tindakan yang di terapkan dalam menjaga kebersihan. Dinas lingkungan hidup Pemerintah Kabupaten Dairi akan berusaha untuk mewujudkan salah satu program yang akan dilaksanakan dalam menunjang kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan yaitu dengan menganggarkan untuk membuat bank sampah yang mana tujuan dari pemerdayaan bank sampah ini nantinya untuk menciptakan kesadaran dan pemahaman masyarakat akan kebersihan. REFERENSI