Jurnal Pengabdian Masyarakat Available online at:http://ejournal. stia-lk-dumai. id/index. php/pesat Vol. No. Agustus 2022, pp. PELATIHAN PENERAPAN ETIKA BISNIS UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN KEMAMPUAN PELAKU UMKM DI KELURAHAN BUKIT NENAS Kecamatan Bukit Kapur Refdi1. Anggi Anggreini2. Desi Ratnasari3. Galang Purwandi4 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lancang Kuning1234 Email: refdi18@yahoo. Anggianggreini@gmail. Desiratnasari@gmail. Galangpurwandi@gmail. Abstrak KEYWORDS Pelatihan. Penerapan. Etika Bisnis. Covid-19. UMKM Sejak munculnya Pandemi Covid-19 telah mengakibatkan krisis kesehatan dan mengganggu aktivitas ekonomi. Dari kondisi tersebut, dapat terlihat bahwa sektor UMKM yang mayoritas pelakunya adalah warga kelas menengah ke bawah terdampak besar akibat pandemi Covid-19. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat tahun 2020 ini dilakukan dengan tujuan untuk memberikan edukasi kepada pemilik usaha mengenai etika bisnis dimasa pandemic covid-19. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Kator Kelurahan dengan diikuti oleh 20 peserta. Metode pelaksanaan kegiatan Pengabdian dilakukan dengan transfer pengetahuan dan diskusi tanya Untuk evaluasi pemahaman peserta dilakukan dengan menyebarkan kuesioner. Kegiatan ini mendapat respons yang positif dari peserta pelatihan dan diharapkan kepada khalayak sasaran agar terus melakukan upgrade layanan agar usaha mampu bertahan dalam masa pandemi dengan tetap mempertahankan etika bisnis yang baik. Latar Belakang Sejak munculnya Pandemi Covid-19telah mengakibatkan krisis kesehatan dan mengganggu aktivitas ekonomi nasional. Usaha yang terdampak pandemi tidak hanya pada sektor manufaktur, tetapi juga terhadap sektor UMKM yang melanda sejak bulan April 2020 (Bahtiar. Lebih lanjut beliau menyatakan bahwa dampak dari adanya pandemi terhadap UMKM adalah terjadinya penurunan pendapatan hingga diatas 30 persen karena akibat dari adanya pembatasan sosial dan berbagai aturan yang melarang adanya kerumunan dan aktifitas sosial hingga malam hari. Sedangkan itu, dengan adanya pandemi terdapat perubahan lanskap industri dan peta kompetisi baru ditandai dengan empat karateristik bisnis yaituHygiene. Low-Touch. Less Crowd, dan Low-Mobility (Variza Aditiya. Refdi Saidina Ali, 2. Dari kondisi tersebut, dapat terlihat bahwa sektor UMKM yang mayoritas pelakunyaadalah warga kelas menengah ke bawah terdampak besar akibat pandemi Covid-19. Usaha yang sukses di era pandemi merupakan suatu usaha yang beradaptasi dengan empat karakteristik tersebut. Pelaku usaha ke termasuk UMKM perlu berinovasi dalam memproduksi barang dan jasa sesuai dengan kebutuhan pasar. Para pelaku usaha ini juga dapat menumbuhkembangkan berbagai gagasan dan ideusaha baru yang juga dapat berkontribusi sebagai pemecah persoalan sosial-ekonomi masyarakat akibat dampak pandemi. Selain dampak ekonomi, covid (Hildawati. Nurmala Sari, 2. Banyak pengusaha yang distribusi rantai pasoknya terganggu sehingga berdampak pada kelangkaan produk dan berimbas pada munculnya panic buying di kalangan konsumen. Keandalan (Reabilit. adalah kemampuan untuk memberikan pelayanan sesuai dengan yang telah dijanjikan dengan tepat yang meliputi kesesuaian kinerja dengan harapan pelanggan yang berarti ketepatan waktu, pelayanan yang sama untuk semua Jurnal Pengabdian Masyarakat Available online at:http://ejournal. stia-lk-dumai. id/index. php/pesat Vol. No. Agustus 2022, pp. konsumen (Variza Aditiya. Lili Suryani, 2. Dampak covid juga dirasakan oleh ibu-ibu Kelurahan Bukit Nenas. Kecamatan Bukit Kapur. Kota Dumai yang memiliki usaha UMKM. Mulai dari kelangkaan bahan baku, penurunan omzet, kenaikan harga yang tidak wajar dari supplier, penimbunanbarang yang dilakukan oleh produsen, hingga pemutusan hubungan kerja pegawai menjadi tantangan yang harus dihadapi ibu-ibu pengusaha ini. Keberhasilan perusahaan tidak dapat terlepas dari hubungan yang harmonis, dinamis, serta saling menguntungkan dengan masyarakat sekitar. (H. Hildawati, 2. Mengacu kepada permasalahan diatas, nampak pentingnya etika bisnis dalam menyelesaikan berbagai permasalahan tersebut. Etika bisnis bertujuan untuk adalah agar dapat tercipta hubungan harmonis, serasi dan saling menguntungkan di antara kelompok manusia sebagai individu atau kelompokdan atau institusi (Variza Aditiya. Yulianda Sari, 2. Dapat diketahui bahwa pelaku UMKM di Kelurahan Bukit Nenas juga terdampak karena perilaku tidak etis yang muncul dalam bisnis ketika pandemic covid19. Dengan demikian maka nampak urgensi dari bimbingan mengenai etika bisnis sebagai solusi dalam mempertahankan usaha dimasa pandemi seperti saat ini. merupakan perasaan seseorang bisa senang atau kecewa yang ia rasakan setelah menggunakan suatu produk atau jasa yang kemudian ia bandingkan dengan harapannya. (Aditiya & . Yulianda sari, 2. Mengacu kepada paparan analisis situasi yang tertulis pada pendahuluan diatas, maka permasalahan yang dialami oleh pelaku UMKM dapat dideskripsikan bahwa pelaku UMKM di Kelurahan Bukit Nenas, belum sepenuhnya memahamitentang etika bisnis/ perilaku etis dalam berbisnis khususnya dalam masa pandemic Setiap perusahaan yang berorientasi dengan laba, akan berupaya pelayanan dengan baik yang sesuai dengan bukti amper dengan besarnya tarif yang di bebankan kepada pelanggan (E. Maznah Hijeriah. Lili Suryani, 2. Kepemimpinan adalah jenis pemimpin yang tidak ilmiah dia melakukan kepemimpinannya oleh karena dia memiliki bakat menguasai seni memimpin . eni kepemimpina. yang khas menjadi miliknya sendiri (Variza aditiya. Refdi Saidina Ali, 2. Pelaku UMKM Kelurahan Bukit Nenas Kecamatan Bukit Kapur, perlu diberikan bekal wawasan dan pengetahuan tentang etika bisnis khususnya dalam masa pandemi covid-19 agar UMKM yang dijalankan dapat dilaksanakan dengan tidak meninggalkan kaidah etika bisnis yang baik serta dapat menyesuaikan diri dengan kebutuhan konsumen dalam masa pandemi. Dalam upaya untuk mendorong pemberdayaan berpenghasilan menengah ke bawah dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) diperlukan dukungan yang komprehensif dari lembaga Selama ini UMKM menghadapi kendala berupa akses pendanaan ke lembaga keuangan formal. (H. Hildawati & Suri, 2. Metode Metode yang diterapkan dalam kegiatan PKM ini adalah Penyuluhan dan Simulasi . ducation approac. Menurut Samsudin . , penyuluhan adalah sistem pendidikan nonformil tanpa paksaan menjadikan seseorang sadar dan yakin bahwa sesuatu yang diajarkan itu akan membawa ke arah perbaikan dari hal-hal yang dikerjakan atau dilaksanakan sebelumnya Teknik penyuluhan yang digunakan adalah teknik komunikasi informatif dan teknik komunikasi Kualitas pelayanan sangat penting dalam meningkatkan mutu suatu perusahan, yang dimana bagus tidaknya pelayanan yang diberikan perusahaan berdampak pada tingkat penjualan Kualitas pelayanan yang diberikan merupakan kinerja terpenting bagi konsumen, khususnya dalam perusahaan jasa (E. Maznah Hijeriah. Variza Aditiya, 2. Teknik komunikasi informatif adalah proses penyampaian pesan yang sifatnya "memberi tahu" atau memberikan penjelasan kepada orang Sasarannya yaitu seluruh pegawai kantor lurah dan perwakilan dari Masyarakat. Sedangkan Teknik komunikasi persuasif merupakan suatu teknik komunikasi yang dilakukan agar orang lain bersedia menerima sustu paham atau keyakinan, melakukan suatu perbuatan atau kegiatan dan lain sebagainya sesuai dengan yang diharapkan Melalui pendekatan komunikatif diharapkan terjalin interaksi sosial yang interaktif antara Tim PKM dan Peserta yang Jurnal Pengabdian Masyarakat Available online at:http://ejournal. stia-lk-dumai. id/index. php/pesat Vol. No. Agustus 2022, pp. kontruktif, kondusif, dan dinamis selama kegiatan. Kepuasan adalah perasaan senang atau kecewa seseorang yang berasal dari perbandingan antara kesannya terhadap kinerja . tau hasi. suatu produk dan harapan-harapannya. Harapan pelanggan dapat bersumber dari berbagai hal, seperti dari pengalaman pembelian sebelumnya, teman dan informasi pasar (Variza Aditiya. Muhalida Zia Ibhar, 2. Pembuka Menit Pembukaan Sambutan Kepala Desa Doa Salam Perkenalan Narasumber Memperken alkan diri Menjelaskan A Menjawa b salam A Mendeng Adapun dilaksanakan, meliputi: . Perkenalan. Penyajian Materi Narasumber/Pemakalah. Penyampaian Informasi Terkini Pembinaan. Interaktif Tanya Jawab. Foto Bersama dan Ramah tamah. Berbagai perbedaan yang muncul akan mengarah pada tingginya gejolak Untuk itu, menjadi sangat penting bagi perusahaan agar dapat melakukan penyesuaian dengan masyarakat sekitar dan menjalin hubungan yang AomutualisAo untuk menciptakan social (D. Hildawati, 2. Penyajian Materi Menit Narasumber/ Pemakalah A Menyima A Mendeng A Memaha Simulasi Menit Narasumber dan Peserta A Atraktif Audiens Interaktif/ Tanya Menit Jawab Interaktif Berbagi Pengalaman/ Informasi Pemecahan Kasus A Tanya Jawab A Berbagi Pengalam Penutup Penutupan Foto Bersama Ramah Tamah A Interaksi A Dokumen Hasil dan Pembahasan Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Kelurahan Bukit Nenas Kecamatan Bukit Kapur Kota Dumai dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 15 Januari 2020 diikuti oleh 20 . ua pulu. peserta yang terdiri dari ibu-ibu pelaku UMKM. Menit Simpulan dan Saran Foto peserta PKM Susunan Acara Tahapan Wakt Kegiatan Pemberian Sasaran Materi A Masa pandemi bukanlah menjadi penghalang bagi pelaku UMKM untuk tetap menjaga kepercayaan, menjaga pelayanan prima dan tetap menjaga diri dari perbuatan- perbuatan yang dapat merugikan pihak lain. Kegiatan PKM tahun 2020 ini dapat dilaksanakan dengan baik dan mendapatkan antusiasme yang tinggi dari peserta. Antusiasme ini dibuktikan dengan kelengkapan peserta sejumlah 20 orang yang menyimak pembahasan dengan seksama dan aktif dari awal hingga akhir kegiatan. Kami sebagai tim pelaksana PKM menyimpulkan bahwa seluruh peserta telah memahami materi etika bisnis yang telah disampaikan dan menyatakan sanggup untuk menerapkan secara konosisten dan teguh dalam menjalankan usaha di masa pandemi Covid-19 Disarankan hendaknya Pelaku UMKM senantiasa terus melakukan upgrade khususnya dalam bidang layanan mulai dari shifting, offline ke Jurnal Pengabdian Masyarakat Available online at:http://ejournal. stia-lk-dumai. id/index. php/pesat Vol. No. Agustus 2022, pp. online, melakukan modifikasi terhadap penyajian makanan, hingga peningkatan kualitas layanan makanan yang sesuai dengan standar protokol kesehatan yang berlaku. Daftar Pustaka