JURNAL SENTRA ABDIMAS Sinergi dan Transformasi dalam Pengabdian kepada Masyarakat SOSIALISASI PENERIMAAN MAHASISWA BARU UNIVERSITAS SELAMAT SRI MELALUI KOMUNIKASI INTERPERSONAL DI KAWASAN INDUSTRI KENDAL Meli Firdausi Nazila1. Rosy Febriani Daud2. Miandhani Denniz Yuniar3. Siti Rohmah4. Ahmad Anif Syaifudin5. Amalia Rosada6. Setya Pramono7 (Universitas Selamat Sri Kenda. Email Korespondensi: melifirdausi@gmail. ABSTRAK Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menyosialisasikan informasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Universitas Selamat Sri (UNISS) kepada masyarakat dan pekerja di Kawasan Industri Kendal. Sosialisasi dilakukan secara langsung melalui metode komunikasi interpersonal dan penyebaran brosur berisi informasi program studi, jalur pendaftaran, sistem perkuliahan, serta skema biaya dan Kegiatan ini dilaksanakan di titik-titik strategis di sekitar kawasan industri, seperti gerbang pabrik, area perkantoran, dan tempat makan pekerja. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebanyak 50 brosur berhasil disebarkan, dengan 35 pekerja terlibat dalam percakapan langsung. Dari jumlah tersebut, sekitar 20 orang menyatakan ketertarikan terhadap program kuliah sambil bekerja, dan dua orang menghubungi pihak kampus untuk mendapatkan informasi lebih lanjut. Respon para pekerja terhadap informasi yang diberikan cukup positif, terutama terkait fleksibilitas waktu kuliah dan ketersediaan kelas malam. Kegiatan ini menunjukkan bahwa metode komunikasi interpersonal tetap relevan dan efektif dalam memperluas akses informasi pendidikan tinggi di lingkungan industri. Diperlukan strategi pengembangan melalui kerja sama dengan perusahaan dan pemanfaatan media digital untuk memperluas cakupan dan dampak kegiatan secara berkelanjutan. Kata Kunci: sosialisasi. PMB, kawasan industri, pendidikan tinggi, komunikasi JURNAL SENTRA ABDIMAS, 2025: 1. PENDAHULUAN Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan literasi pendidikan tinggi di kalangan masyarakat industri (Hidayat, 2. melalui sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Universitas Selamat Sri (UNISS), mendokumentasikan proses, hasil, dan tantangan pelaksanaannya sebagai bagian dari program pengabdian masyarakat. Melalui pendekatan langsung dan komunikasi partisipatif, kegiatan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan jumlah pendaftar di UNISS, tetapi juga membentuk budaya belajar di lingkungan kerja dan memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan industri. Pendidikan merupakan bagian integral dalam pembangunan (Purwaningsih. Proses pendidikan tidak bisa dipisahkan dari proses pembangunan itu sendiri yang diarahkan dan bertujuan untuk mengembangkan sumber daya manusia yang berkualitas secara berkelanjutan (Hendri, 2. Pendidikan adalah kegiatan manusia yang bertujuan untuk mencapai tujuan (Timo, 2. Pemerintah menerapkan regulasi dan perubahan sistem untuk meningkatkan kualitas pendidikan nasional (Karomani & , 2. Pendidikan formal dimulai di tingkat Sekolah Dasar. SMP. SMA, dan Perguruan Tinggi dengan program gelar Sarjana. Magister, dan Doktor (Juanda, 2. Pendidikan tinggi memainkan peranan penting dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), terutama di era industri 4. 0 (Nasution, 2. Kawasan Industri Kendal merupakan salah satu kawasan strategis yang menyerap banyak tenaga kerja dari berbagai latar belakang pendidikan. Namun, akses dan motivasi melanjutkan pendidikan tinggi bagi pekerja industri masih tergolong rendah. Keterbatasan waktu, informasi, serta kondisi ekonomi menjadi beberapa faktor penghambat yang menyebabkan rendahnya partisipasi pendidikan tinggi di kalangan pekerja industri. Kawasan Industri Kendal merupakan salah satu kawasan industri terbesar dan berkembang pesat di Provinsi Jawa Tengah, yang menjadi pusat manufaktur dan menyerap ribuan tenaga kerja dari berbagai daerah (Sarfiah, dkk, 2023. Prasetyo, dkk. Sebagian besar pekerja di kawasan ini merupakan lulusan SMA/SMK yang langsung memasuki dunia kerja tanpa sempat melanjutkan pendidikan tinggi, sehingga menimbulkan kesenjangan antara kebutuhan industri akan tenaga kerja terampil dan tingkat pendidikan pekerja. Untuk menjawab tantangan tersebut. Universitas Selamat Sri (UNISS) yang berada di bawah naungan Yayasan Wakaf Selamat Rahayu (YSWR). JURNAL SENTRA ABDIMAS, 2025: 1. berkomitmen mendukung pengembangan sumber daya manusia lokal melalui program pengabdian masyarakat. Dengan tiga kampus yang tersebar di Kabupaten Kendal dan Batang. UNISS secara aktif melakukan sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) kepada komunitas pekerja, lulusan SMA/SMK, dan masyarakat sekitar kawasan industri, dengan menawarkan sistem kuliah fleksibel, biaya terjangkau, serta berbagai program beasiswa guna memperluas akses pendidikan tinggi. Dengan pendekatan langsung dan komunikasi yang partisipatif, kegiatan sosialisasi diharapkan tidak hanya berdampak pada peningkatan jumlah pendaftar di UNISS, tetapi juga menciptakan budaya belajar di lingkungan kerja. Artikel ini bertujuan untuk mendokumentasikan proses, hasil, serta tantangan dari kegiatan sosialisasi PMB yang dilakukan di Kawasan Industri Kendal, sebagai bagian dari bentuk pengabdian UNISS kepada masyarakat. Dokumentasi ini diharapkan dapat menjadi referensi dan model pengabdian yang berkelanjutan di masa mendatang. METODE Kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan pendekatan partisipatif dengan metode deskriptif kualitatif. Riset deskriptif bertujuan menyelami keadaan, situasi, kondisi, peristiwa (Creswell, 2. , kegiatan yang hasilnya dapat ditulis dalam bentuk laporan penelitian (Nazila, 2. Pendekatan partisipatif melibatkan peserta untuk berinteraksi secara langsung kepada tim pengabdian dengan tanya jawab terbuka dan diskusi terkait minat studi serta kendala pembiayaan pendidikan. Pelaksanaan kegiatan dilakukan di tanggal 8 Mei 2025, berlokasi di area perkantoran Kawasan Industri Kendal. Tahapan kegiatan dilaksanakan secara sistematis sebagai berikut: Identifikasi Mitra Tim pengabdian melakukan identifikasi perusahaan dan komunitas pekerja di Kawasan Industri Kendal yang memiliki potensi untuk melanjutkan pendidikan tinggi, guna menjadi sasaran sosialisasi. Penyusunan Materi Sosialisasi Materi disusun meliputi profil Universitas Selamat Sri (UNISS), daftar program studi, sistem perkuliahan fleksibel, skema pembiayaan, jalur pendaftaran, dan informasi beasiswa, disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik mitra. Pelaksanaan Sosialisasi JURNAL SENTRA ABDIMAS, 2025: 1. Sosialisasi dilakukan secara langsung di lokasi mitra melalui komunikasi interpersonal yang interaktif. Peserta diajak berpartisipasi aktif melalui sesi tanya jawab dan diskusi terbuka mengenai minat studi dan kendala yang dihadapi dalam mengakses pendidikan tinggi. Media pendukung seperti brosur dan poster digital juga digunakan untuk memperkuat penyampaian informasi. Dokumentasi Kegiatan Seluruh proses kegiatan didokumentasikan dengan pengambilan foto sebagai bukti pelaksanaan dan bahan evaluasi untuk pengembangan program pengabdian Referensi yang digunakan merupakan literatur terkait pengabdian masyarakat dan praktik terbaik dalam pelaksanaan sosialisasi di lingkungan komunitas. HASIL Kegiatan sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) UNISS di Kawasan Industri Kendal dilaksanakan pada tanggal 8 Mei 2025, dengan pendekatan komunikasi interpersonal langsung di titik-titik strategis lingkungan industri. Tim pengabdi membagikan sebanyak 50 brosur dan berhasil berinteraksi secara langsung dengan sekitar 35 pekerja di lokasi seperti gerbang pabrik, tempat makan, dan area parkir. Dari jumlah tersebut, 20 pekerja . %) menunjukkan ketertarikan terhadap program kuliah sambil bekerja. Gambar 1. Brosur PMB UNISS JURNAL SENTRA ABDIMAS, 2025: 1. Brosur yang dibagikan berisi informasi ringkas namun padat mengenai profil UNISS, daftar program studi, waktu dan jalur pendaftaran, skema pembiayaan kuliah, serta informasi mengenai kelas malam/karyawan dan beasiswa Tingkat Pengetahuan Peserta Hasil pengamatan menunjukkan bahwa sebagian besar pekerja belum mengenal UNISS atau mengetahui adanya program kuliah kelas malam/karyawan. Lebih dari 70% responden mengaku baru mengetahui bahwa di Kendal tersedia perguruan tinggi swasta dengan sistem kuliah fleksibel. Fakta ini menunjukkan bahwa informasi terkait pendidikan tinggi masih belum menyentuh secara merata masyarakat yang bekerja di sektor industri. Dengan adanya interaksi langsung dan komunikasi dua arah, para pekerja industri tidak hanya menerima informasi secara pasif, tetapi juga memiliki ruang untuk bertanya dan berdialog sesuai kebutuhan Respons Pekerja Terhadap Sosialisasi Respons peserta terhadap kegiatan sangat positif. Banyak di antara mereka yang mengajukan pertanyaan langsung, terutama seputar. kemungkinan kuliah sambil tetap bekerja . , persyaratan usia dan latar belakang pendidikan . , informasi beasiswa dan teknis pendaftaran . Beberapa pekerja menyampaikan keterbatasan waktu dan biaya sebagai kendala utama, namun tetap menunjukkan minat untuk melanjutkan studi jika sistem kuliahnya fleksibel dan terjangkau. Efektivitas Metode Komunikasi Interpersonal Metode pendekatan media promosi formal. Pendekatan personal memungkinkan tim pengabdi untuk menyesuaikan cara penyampaian informasi dengan bahasa dan konteks peserta. Percakapan informal yang dilakukan saat jam istirahat atau sepulang kerja membuat pekerja lebih nyaman untuk bertanya dan berdialog. Tidak ada resistensi dari peserta terhadap pendekatan ini. sebaliknya, mereka merasa dihargai karena diberikan perhatian secara langsung. JURNAL SENTRA ABDIMAS, 2025: 1. Gambar 2 Kegiatan Sosialisasi kepada Pekerja Komunikasi ini dilakukan secara informal dan fleksibel, disesuaikan dengan kondisi lapangan. Dalam praktiknya, banyak pekerja yang menunjukkan antusiasme, dengan bertanya secara langsung tentang peluang kuliah sambil bekerja, apakah ada batas usia untuk mendaftar, dan bagaimana proses teknis Gambar 3 Kegiatan Promosi di Area Strategis Perkantoran Meskipun sederhana, kegiatan ini memberikan gambaran awal bahwa masih terbuka peluang besar bagi UNISS untuk menjangkau calon mahasiswa baru dari lingkungan industri. Pendekatan langsung ini bisa dijadikan model awal untuk memperluas jangkauan sosialisasi PMB, terutama bagi kelompok masyarakat yang cenderung luput dari promosi berbasis media sosial atau website resmi kampus. depan, pendekatan ini dapat dikembangkan dengan dukungan yang lebih sistematis, misalnya dengan menjalin kerja sama langsung dengan perusahaan untuk membuka akses informasi di lingkungan kerja, serta mengadakan sesi sosialisasi rutin atau pameran pendidikan di kawasan industri. JURNAL SENTRA ABDIMAS, 2025: 1. Potensi Pengembangan Kegiatan Kegiatan ini membuka peluang strategis untuk memperluas jangkauan sosialisasi PMB UNISS. Beberapa pekerja bahkan menyarankan agar kegiatan serupa dapat dilakukan secara berkala dan melibatkan pihak perusahaan. Hal ini menandakan bahwa kegiatan sosialisasi tidak hanya berfungsi sebagai media informasi, tetapi juga sebagai jembatan awal membangun kemitraan antara perguruan tinggi dan dunia industri dalam meningkatkan akses pendidikan tinggi bagi pekerja. PEMBAHASAN Analisis ketercapaian tujuan menunjukkan bahwa kegiatan sosialisasi PMB UNISS di Kawasan Industri Kendal telah mencapai sasaran awal secara efektif yang dilakukan dengan metode komunikasi interpersonal. Dari total 50 brosur yang dibagikan, sekitar 35 orang pekerja diajak berinteraksi langsung oleh tim pengabdi, dan 20 di antaranya . %) menunjukkan ketertarikan nyata, yang terlihat dari keaktifan mereka dalam bertanya mengenai kelas karyawan, skema pembiayaan, dan alur Bahkan, terdapat dua pekerja yang menghubungi kontak resmi kampus setelah kegiatan berlangsung untuk mendapatkan informasi lanjutan. Capaian ini mencerminkan bahwa pendekatan lapangan secara langsung mampu membangun kesadaran awal dan membuka akses informasi bagi segmen pekerja industri. Faktor pendukung keberhasilan kegiatan meliputi pendekatan komunikatif yang dilakukan secara interpersonal, pemilihan lokasi strategis . rea warung, parkir, gerbang pabri. , serta keterlibatan aktif tim pengabdi dalam menjelaskan informasi dengan bahasa yang mudah dipahami. Hal ini membuat kegiatan berjalan efektif meskipun tanpa forum resmi. Namun, keterbatasan waktu, intensitas kerja masyarakat, serta kurangnya ruang publik yang memadai menjadi kendala dalam membangun dialog lebih mendalam. Strategi yang digunakan adalah menyampaikan informasi secara ringkas, menyertakan kontak kampus di brosur, dan memanfaatkan momen saat istirahat atau setelah jam kerja. Dalam jangka pendek, kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan literasi pendidikan tinggi di kalangan pekerja, yang sebelumnya tidak mengenal UNISS maupun program kelas malam. Capaian ini sejalan dengan tujuan awal kegiatan: meningkatkan kesadaran dan membuka akses pendidikan bagi masyarakat industri. JURNAL SENTRA ABDIMAS, 2025: 1. Dalam jangka panjang, kegiatan ini berpotensi mendorong peningkatan partisipasi pendidikan tinggi di lingkungan pekerja serta memperkuat kemitraan antara UNISS dan dunia industri. Dibandingkan dengan pendekatan promosi digital atau seminar formal, metode komunikasi interpersonal terbukti lebih adaptif dan relevan dengan karakteristik masyarakat industri. Tidak semua pekerja memiliki akses terhadap media sosial kampus atau situs resmi. pendekatan langsung memungkinkan mereka menerima informasi yang sesuai konteks dan disampaikan secara humanis. Hal ini mempertegas bahwa komunikasi tatap muka tetap relevan dan bahkan penting dalam konteks sosialisasi pendidikan kepada segmen masyarakat yang kurang terjangkau teknologi informasi. Potensi pengembangan kegiatan ini masih sangat besar. Sosialisasi serupa dapat diperluas ke kawasan industri lain di Kendal dan sekitarnya. Selain itu, peluang kerja sama formal dengan perusahaan dalam bentuk dukungan beasiswa internal, izin sosialisasi berkala, atau sinergi dengan program CSR (Corporate Social Responsibilit. dapat memperkuat dampak kegiatan. Dari sisi teknis, materi sosialisasi juga bisa dikembangkan dalam bentuk digital seperti video pendek. QR code pendaftaran, atau layanan WhatsApp otomatis, sehingga memperluas jangkauan informasi dan mempermudah tindak lanjut oleh calon mahasiswa. Dengan strategi yang tepat, kegiatan pengabdian semacam ini tidak hanya memperkuat citra UNISS sebagai institusi pendidikan yang peduli terhadap masyarakat, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia industri secara berkelanjutan. SIMPULAN Kegiatan sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) yang dilaksanakan oleh UNISS di Kawasan Industri Kendal telah terlaksana dengan baik melalui pendekatan komunikasi interpersonal dan penyebaran brosur langsung kepada para pekerja industri. Metode ini terbukti efektif dalam menjangkau kelompok masyarakat yang selama ini belum tersentuh promosi pendidikan formal, khususnya kalangan pekerja yang memiliki keterbatasan waktu dan akses informasi. Informasi mengenai program studi, sistem perkuliahan, pembiayaan, dan beasiswa berhasil disampaikan secara sederhana dan personal, sehingga memicu respons positif dari sebagian besar Beberapa pekerja menunjukkan ketertarikan dengan mengajukan pertanyaan. JURNAL SENTRA ABDIMAS, 2025: 1. bahkan dua orang di antaranya melanjutkan komunikasi dengan pihak kampus untuk mendapatkan informasi lebih lanjut. Meskipun demikian, kegiatan ini belum sepenuhnya optimal. Keterbatasan waktu interaksi, tidak adanya forum diskusi formal, serta belum adanya kerja sama resmi dengan perusahaan menjadi kendala dalam memperluas jangkauan sosialisasi dan mendokumentasikan dampak secara lebih menyeluruh. Belum tersedia juga mekanisme tindak lanjut yang dapat memantau apakah ketertarikan yang muncul benar-benar berujung pada proses pendaftaran sebagai mahasiswa baru. Untuk itu, kegiatan ini perlu dikembangkan lebih lanjut agar memberikan dampak yang lebih luas dan berkelanjutan. Rekomendasi tindak lanjut meliputi pentingnya membangun kerja sama formal dengan perusahaan di kawasan industri sebagai mitra strategis, mengembangkan materi sosialisasi berbasis digital untuk menjangkau audiens yang lebih luas, serta menjadwalkan kegiatan secara rutin. Selain itu, perlu disiapkan sistem evaluasi jangka menengah agar kegiatan ini tidak hanya berhenti pada penyebaran informasi, tetapi juga mampu mengukur dampak nyata terhadap peningkatan akses pendidikan tinggi bagi kalangan pekerja. Dengan sinergi yang lebih intensif dan metode yang diperkuat, sosialisasi PMB ini memiliki potensi besar untuk menjadi model pengabdian masyarakat yang inklusif dan berkelanjutan. DAFTAR PUSTAKA