Jurnal Ekobistek https://jman-upiyptk. org/ojs Vol. No. Hal: 168-173 e-ISSN: 2301-5268, p-ISSN: 2527 - 9483 Analisis Tingkat Kesehatan Bank Syariah Indonesia Menggunakan Metode CAMEL Siti Umri Hayati1A. Yuliana Ulan Tika2. Akbar Husein Harahap3. Ahmad Fauzul Hakim Hasibuan4 1,2,3,4Universitas Malikussaleh 190440033@mhs. Abstract This research was conducted with the aim of knowing the soundness of the Bank Syariah Indonesia (BSI) bank in 2020-2021 using the CAMEL method based on the published financial statements in 2021. The CAMEL method analysis consists of an analysis of Capital, assets, management, earnings. Liquidity using the CAR ratio. NPM. NPL. ROA. BOPO and LDR. Based on the analysis of research results that have been carried out at the BSI bank, the CAR ratio analysis in 2020 is 17. 63% and 2021 is 21. 99%, through an analysis of banks that are declared healthy, their health has increased by 4. The analysis using the NPL ratio obtained results in 2020 of 1. Meanwhile, in 2021 it was 0. This result shows that BSI bank is categorized as healthy, its health level is 0. 22% in line with the decline in the value of the NPL ratio. Ratio analysis using NPM obtained results in 2020 of 70. 81% while in 2021 it was 73. This result shows that the bank's performance is categorized as healthy. Ratio analysis using ROA in 2020 obtained a value of 1. 25% while in 2021 it was 1. 49%, this value indicates the bank's performance is declared healthy. The analysis using the BOPO ratio shows that in 2020 it is 84. while in 2021 it is 80. 46%, this value shows the performance of banks that are categorized as healthy. And finally, the assessment using the LDR ratio resulted in the results in 2020 of 74, while 52% in 2021 73. 39% this value indicates the performance of the bank which is declared healthy. Of the five ratios used, four of them experienced an increase from 2020 to 2021, while the other 2 experienced a decline in health levels even though they were still in the healthy category. Keywords: Bank Performance. Bank Soundness. Sharia. CAMEL Method. Financial Statements. Abstrak Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk megetahui tingkat kesehatan bank Bank Syariah Indonesia (BSI) tahun 20202021 dengan menggunakan metode CAMEL dengan berdasarkan Laporan Keuangan publiasi tahunan tahun 2021. Analisis dengan metode CAMEL ini terdiri dari analisis terhadap Capital, asset,management, earning. Liquidity dengan menggunakan analisis rasio CAR,NPM,NPL,ROA,BOPO dan LDR. Beradasarkan analisis hasil penelitian yang telah dilakukan pada bank BSI didapatkan analisis rasio CAR tahun 2020 sebesar 17,63% dan 2021 sebesar 21,99%, melalui analisis ini perbankan dinyatakan sehat, kesehatannya mengalami peningkatan sebesar 4,36%. Analisis menggunakan rasio NPL didapatkan hasil pada tahun 2020 sebesar 1,06% Sedangkan tahun 2021 sebesar 0,84% hasil ini menunjukkan bank BSI dikategorikan sehat tingkat kesehatannya naik sebesar 0,22% sejalan dengan turunnya nilai rasio NPL. Analisis rasio menggunakan NPM didapatkan hasil pada tahun 2020 sebesar 70,81% sedangkan tahun 2021 sebesar 73,99% hasil ini menunjukkan kinerja bank dikategorikan sehat. Analisis rasio menggunakan ROA pada tahun 2020 didapatkan nilai sebesar 1,25% sedangkan pada tahun 2021 sebesar 1,49%, nilai ini menunjukkan kinerja bank dinyatakan sehat. Analisis menggunakan rasio BOPO mendapatkan hasil pada tahun 2020 sebesar 84,61% sedangkan pada tahun 2021 sebesar 80,46% nilai ini menunjukkan kinerja bank dikategorikan sehat. Dan yang terakhir penilaian menggunakan rasio LDR didapatkan hasil pada tahun 2020 sebesar 74,52% sedangkan pada tahun 2021 sebesar 73,39% nilai ini menunjukkan kinerja bank dinyatakan sehat. Dari kelima rasio yang digunakan empat diantaranya mengalami peningkatan dari 2020 ke tahun 2021, sementara 2 lainnya mengalami penurunan tingkat kesehatan meskipun masih dalam kategori sehat. Kata kunci: Kinerja Bank. Kesehatan Bank. Syariah. Metode CAMEL. Laporan Keuangan. Jurnal Ekobistek is licensed under a Creative Commons 4. 0 International License. Pendahuluan Bank merupakan lembaga yang berfungsi sebagai mediator keuangan antara nasabah yang kelebihan dana dan nasabah yang kekurangan dana . Dalam operasionalnya bank menghimpun dana dengan produk giro,deposito dan tabungan sementara menyalurkan dana yang telah terhimpun tersebut dalam bentuk pembiayaan,pinjaman dan lainnya . Bank syariah merupakan institusi atau lembaga yang lebih dari sekedar bank karena harus berlandaskan ketentuan sesuai al-quryn dan hadis tentang tatacara bermuamalah dengan ketentuan semua boleh dilakukan kecuali ada dalil dan hadis yang melarangnya . Dalam referensi lain juga disebutkan bahwa bank syariah adalah bank yang operasionalnya tidak menggunakan bunga yang dibebankan kepada nasabahnya . Prinsip syariah yang dimaksudkan disini adalah semua kegiatan yang dilakukan berdasarkan prinsip hukum islam yang ditetapkan Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia yang dalam hal ini menjadi lembaga yang memiliki wewenang dalam menetapkan fatwa. Munculnya perbankan syariah di Indonesia terbilang masih sangat baru dibandingkan konvensional, bank syariah pertama yang ada di Indonesia adalah Bank Muamalat Diterima: 05-07-2022 | Revisi: 10-07-2022 | Diterbitkan: 30-09-2022 | doi: 10. 35134/ekobistek. Siti Umri Hayati, dkk Indonesia pada tahun 1992. Pada saat itu bank muamalat lah yang di harapkan dapat memajukan pasar keuangan syariah. Saat ini perbankan syariah dan Unit Usaha Syariah terus berkembang di Indonesia. Berdasarkan informasi terkini BUS (Bank Umum Syaria. yang ada di Indonesia berjumlah 12 sedangkan UUS (Unit Usaha Syaria. Daftar nama-nama bank umum syariah disajikan pada Tabel 1. Table 1. Daftar Bank Umum Syariah Nama Bank PT. Bank Muamalat Indonesia,Tbk . Mei 1. PT. Bank Mega Syariah . Agustus 2. PT. Bank Syariah Bukopin . Desember 2. PT. Bank Panin Dubai Syariah Tbk . Desember 2. PT. Bank Victoria Syariah . April 2. PT. BCA Syariah . April 2. PT. Bank Jabar Banten Syariah . Mei 2. PT. Bank Aladin Syariah . September 2. PT. Bank Tabungan Pensiun Nasional Syariah . Juli 2. PT. Bank Aceh Syariah . September 2. PT. BPD Nusa Tenggara Barat Syariah . September 2. PT. Bank Syariah Indonesia Tbk . Februari 2. PT. Bank Danamon Indonesia. Tbk PT. Bank Permata. Tbk PT. Bank Maybank Indonesia. Tbk PT. Bank CIMB Niaga. Tbk PT. Bank OCBC NISP. Tbk PT. Bank Sinarmas PT. Bank Tabungan Negara (Perser. PT. BPD DKI PT. BPD Daerah Istimewa Yogyakarta PT. BPD Jawa Tengah PT. BPD Jawa Timur. Tbk PT. BPD Sumatra Utara PT. BPD Jambi PT. BPD Sumatra Barat PT. BPD Riau dan Kepulauan Riau PT. BPD Sumatra Selatan dan Bangka Belitung PT. BPD Kalimantan Selatan PT. BPD Kalimantan Selatan PT. BPD Kalimantan Timur PT. BPD Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat PT. Bank Jago Tbk Bank Syariah Indonesia merupakan hasil merger dari 3 bank syariah yang ada di Indonesia yang di sahkan pada tahun 2021, adapun bank tersebut adalah BRI Syariah. Bank Mandiri Syariah dan BNI Syariah. Bank Syariah Indonesia Tbk baru saja menyelesaikan semua rangkaian merger, secara legal maupun operasional pada 1 November 2021, sebenarnya perjalanan merger atau penggabungan ini dimulai sejak 2016 namun baru sah beroperasi di tahun 2021. Saat ini. BSI sudah mendeklarasi hidup dengan sistem core banking yang menjadi satu . Untuk dapat menjadi lembaga intermediasi atau mediator keuangan perbankan syariah tersebut harus dalam keadaan sehat atau stabil keuangannya. Layaknya aspek lain kesehatan merupakan hal yang sangat penting bagi keberlangsungan kegiatan apapun itu sebagaimana Begitupun perbankan, perbankan harus dalam keadaan sehat agar dapat beroperasional dengan baik . Untuk mengukur kesehatan suatu perbankan baik kovensional maupun syariah dapat ditinjau dari beberapa sudut pandang atau segi penilaian. Pengukuran ini dilakukan mendapatkan nilai apakah perbankan tersebut dalam keadaan sehat, cukup sehat, kurang sehat atau bahkan tidak sehat, sehingga hasil penilaian tersebutpun bisa menjadi acuan pengawasan dan pengambilan keputusan Bank Indonesia sebagai pemilik wewenang akan hal tersebut . Pengawasan dan keputusan yang diberikan bank Indonesia dapat berupa petunjuk atau arahan kegiatan operasional atau bahkan pemberhentian kegiatan operasional jika diperlukan . Dalam melaksanakan penilaian terhadap kesehatan perbankan ukurannya telah ditetapkan Bank Indonesia dalam peraturan yang diterbitkan Bank Indonesia No. 13/1/PBI/2011, peraturan tersebut berisi tentang penilaian terhadap tingkat kesehatan bank dengan menggunakan prinsip kehati-hatian melaksanakan operasional . Penggolongan nilai kredit tingkat kesehatan perbankan disajikan pada Tabel 2. Table 2. Penggolongan Predikat Kesehatan Perbankan Nilai kredit 81 - 100 66 - < 81 51 - < 66 0 - 51 Sehat Cukup sehat Kurang sehat Tidak sehat Kesehatan didasarkan pada Risiko-Risiko Bank dan dampak yang ditimbulkan pada kinerja Bank secara Hal ini dilakukan dengan cara mengidentifikasi faktor internal maupun eksternal yang dapat meningkatkan Risiko atau mempengaruhi kinerja keuangan. Bank pada saat ini dan di masa yang akan dating. Dengan demikian. Bank diharapkan mampu mendeteksi secara lebih dini akar permasalahan Bank serta mengambil langkah-langkah pencegahan dan perbaikan secara efektif dan efisien . Kinerja keuangan merupakan suatu analisis yang dikerjakan untuk dapat menilai sejauh mana suatu perusahaan menjalankan dengan memakai aturan pelaksanaan keuangan secara baik dan benar . Penilaian tingkat kesehatan sebuah perbankan memiliki tujuan untuk menggambarkan kondisi suatu bank apakah dalam keadaan sehat,kurang sehat aau bahkan sakit. Apabila dalam keadaan sehat maka keadaan tersebut perlu dipertahankan semetara jika tidak sehat perlu mengambil tindakan untuk penyembhan atau perbaikan kesehatan . Pengukuran tingkat kesehatan suatu perbankan dapat dilakukan dengan menggunakan beberapa sumber salah satunya laporan keuangan yang dipublikasi oleh bank tersebut. Ukuran untuk melakukan penilaian kesehatan suatu perbankan sudah ditetapkan oleh Bank Indonesia. Analisis CAMEL adalah alat atau metode analisis yang biasa digunakan untuk menilai kondisi suatu bank. Analisis CAMEL ini terdiri dari : Permodalan merupakan unsur yang sangat dibutuhkan bahkan wajib ada dalam melangsungkan kegiatan operasional perbankan . adalah kewajiban penyediaan modal minimum bank yang penilaiannya berdasarkan rasio CAR (Capital Adequeency Rati. yang ditetapkan Bank Indonesia. CAR (Capital Adequacy Rati. merupakan rasio yang Jurnal Ekobistek Oe Vol. No. Siti Umri Hayati, dkk memperlihatkan kemampuan perbankan dalam menyediakan dana untuk kepentingan pengembangan usaha dan mengatasi atau menampung kerugian dana yang disebabkan kegiatan operasional . disajikan pada Tabel 3. Table 3. Matriks Kriteria Komponen CAR Rasio CAR > 12% 9% < CAR < 12% 8% < CAR < 9% 6% < CAR < 8% CAR < 6% Peringkat 1 (Sangat Seha. 2 (Seha. 3 (Cukup Seha. 4 (Kurang Seha. 5 (Tidak Seha. Penilaian kualitas asset didasarkan pada kualitas aktifa produktif yang ada pada suatu bank, penialian itu diukur melalui 2 macam, yaitu : Rasio aktiva produktif terhadap aktiva produktif. yang diklasifikasikan untuk menilai kemampuan manajemen bank dalam mendapatkan keuntungan secara menyeluruh dari jumlah aktiva yang dimiliki disajikan pada Tabel 6. Table 6. Matriks Kriteria Komponen ROA Rasio ROA > 1,5% 1,25% < ROA < 1,5% 0,5% < ROA < 1,25% 0% < ROA < 0,5% ROA < 0% Peringkat 1 ( Sangat Seha. 2 (Seha. 3 (Cukup Seha. 4 (Kurang Seha. 5 (Tidak Seha. Selain ROA Earning . juga ada komponen BOPO (Beban Operasional dan Pendapatan Operasiona. BOPO merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan bank dalam kegiatan Semakin kecil BOPO berarti semakin efisien atau baik perbankan dalam menjalankan aktivitas usahanya disajikan pada Tabel 7. Table 7. Matriks Kriteria Komponen BOPO Rasio penyisihan yaitu penghapusan aktiva produktif terhadap aktifa produktif yang telah Rasio BOPO < 94% 94% < BOPO < 95% 95% < BOPO < 96% 96% < BOPO < 97% BOPO > 97% Peringkat 1 (Sangat Seha. 2 (Seha. 3 (Cukup Seha. 4 (Kurang Seha. 5 (Tidak Seha. Rasio yang digunakan untuk kemampuan pengelolaan atau manajemen bank dalam mengelola kredit bermasalah yang diberikan oleh bank adalah rasio NPL (Non Perfoming Loa. Apabila NPL (Net Perfoming Loa. suatu Bank dibawah 5% barulah operasionalnya, nilai tersebut merupakan standar yang ditetapkan oleh Bank Indonesia . disajikan pada Tabel 4. Liquidity adalah penilaian atas kemampuan perbankan yang bersangkutan untuk membayar semua kewajiban jangka pendeknya(Muh. Alam Nasyrah Hanafi, 2. LDR (Loan to Deposit Rati. merupakan komponen yang digunakan untuk mengukur rasio ini disajikan pada Tabel 8. Table 4. Matriks Kriteria Komponen NPL Table 8. Matriks Kriterian Komponen LDR Rasio NPL < 2% 2% < NPL < 3% 3% < NPL < 6% 6% < NPL < 9% NPL > 9% Peringkat 1 (Sangat Seha. 2 (Seha. 3 (Cukup Seha. 4 (Kurang Seha. 5 (Tidak Seha. Manajemen adalah penilaian bank yang dikelola sehari-hari dari kualitas manajemen. Kualitas manajemen juga dilihat dari kualitas manusia dalam Kualitas manajemen juga dilihat dari sisi pendidikan dan pengalaman dari karyawan dalam menangani berbagai keadaan yang terjadi. variable ini kesehatan bank dapat diukur menggunakan rasio NPM (Net Profit Margi. dimana NPM ini merupakan keseluruhan kegitan manajemen perbankan yang berdampak pada perolehan laba atau keuntungan. Nilai rasio yang ditetapkan BI disajikan pada Tabel. Rasio LDRO75% 75%120% Peringkat 1 (Sangat Seha. 2 (Seha. 3 (Cukup Seha. 4 (Kurang Seha. 5 (Tidak Seha. System yang digunakan untuk evaluasi dan menilai kinerja perbankan ini pertama kali dibuat oleh Dewan Pemeriksa Lembaga keuangan Federal Amerika serikat pada tahun 1979 di bulan November, lalu diadopsi pada oktober 1987 oleh National Cedit Union Administration. Dimana metode CAMEL ini berfungsi menginformasikan atau menggambarkan kinerja keuangan suatu bank melalui laporan keuangan. Kerangka pemikiran disajikan pada Gambar 1. Table 5. Matriks Kriteria Komponen NPM Rasio NPM>16,20% 13,20% Ae 16,20% 10,20% Ae 13,20% 0,00% Ae 10,20% Peringkat 1 (Seha. 2 (Cukup Seha. 3 (Kurang Seha. 4 (Tidak Seha. Merupakan kemampuan bank dalam meningkatkan laba atau keuntungannya,apakah setiap periode atau ukuran mengukur tingkat efisiensi usaha dan profitabilitas yang dicapai perbankan. ROA (Return On Asse. merupakan pengukuran yang digunakan Gambar 1. Kerangka Pikir Berdasarkan pemaparan latar belakang dan sekilas mengenai tinjauan teori yang telah dipaparkan CAR (Capital Adequacy Rati. NPL (Non Perfoming Loa. NPM (Net Profir Margi. ROA (Rsturn On Jurnal Ekobistek Oe Vol. No. Siti Umri Hayati, dkk Asse. BOPO (Biaya Operasional dan Pendapatan Operasiona. dan LDR (Loan to Deposit Rati. dapat menentukan atau mengukur tingkat kesehatan suatu perbankan atau dengan kata lain tinggi rendahnya kelima rasio tersebut mempengaruhi kesehatan bank. Metodologi Penelitian Penelitian ini menggunakan data kuantitatif dengan sumber data sekunder yang diambil dari laporan keuangan berupa laporan neracadan laba-rugi yang dikeluarkan oleh pihak Bank Syariah Indonesia tahun 2020 dan 2021. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan teknik analisis data menggunakan metode CAMEL, yaitu Capital pada Rumus . Asset pada Rumus . Management pada Rumus . Earning pada Rumus . , dan Liquidity pada Rumus . CAR = ycAycuyccycayco ycu 100% . NPL = ycNycuycycayco yaycyceycciyc NPM = ycu 100% . ycu 100% . yaycaycayca yaAyceycyciEa ycEyceycuyccycaycyycaycycaycu 0ycyyceycycayciycuycuycayco yaycaycayca yaAyceycyciEa ycIyceycayceycoycyco ycEycajycayco ROA= ycNycuycycayco yaycycyceyc BOPO = LDR = ycu 100% yaAyceycaycaycu 0ycyyceycycayciycuycuycayco ycEyceycuyccycaycyycaycycaycu 0ycyyceycycayciycuycuycayco ycNycuycycayco yaycyceycciyc yaycaycuyca ycEiEaycayco yayceycigyca NPL merupakan indicator pengukuran kualitas asset suatu perbankan. ycNycuycycayco ycoycyceycciyc ycayceycycoycaycycaycoycaEa ycAycEya = ycycuycycayco ycoycyceycciyc ycu 100% ycAycEya = ycNycuycycayco ycoycyceycciyc ycayceycycoycaycycaycoycaEa ycu 100% ycycuycycayco ycoycyceycciyc ycAycEya = ycu 100% ycAycEya = . ycu 100% ycu 100% ycAycEya = 1,06% . Berikut ini merupakan hasil analisis kinerja keuangan perbankan berdasarkan prinsip CAMEL dalam meneliti tingkat kesehatan Bank Syariah Indonesia periode 2020 dan 2021. Capital . Dalam mengukur tingkat kesehatan permodalan perbankan dilakukan dengan membangdingkan antara resiko(ATMR). Maka dari itu CAR(Capital Adequacy Rati. bank BSI 2020-2021. Berdasarkan perhitungan rasio kualitas asset NPL, maka didapatkan hasil pada tahun 2020 sebesar 1,06% dan pada tahun 2021 sebesar 0,84%. Berdasarkan hal tersebut maka NPL Bank Syariah Indonesia mengalami penurunan sebesar 0,22%. Rasio NPL atau kualitas asset BSI tahun 2020 dan 2021 dinyatakan sehat karena nilainya dibawah 2%. Dan dari grafik dari 2020 ke 2021 kualitas asset bank BSI semakin baik karena semakin kecil nilai rasionya maka semakin Management Tingkat kesehatan manajemen bank BSI diukur dengan rasio NPM (Net profit Margi. karena dengan manajemen yang baik akan berdampak baik juga terhadap perolehan laba atau keuntungan. ycoycuyccycayco ycu 100% yaycaycayca ycayceycyciEa yaycNycAycI yayaycI = ycu 100% ycAycEycA = ycyyceycuyccycaycyycaycycaycu ycuycyyceycycayciycuycuycayco ycAycEycA = ycu 100% ycAycEycA = 73,99% yayaycI = 21,99% ycoycuyccycayco yayaycI = ycu 100% Hasil dan Pembahasan yayaycI = Asset quality . ualitas asse. ycAycEya = 0. yaycNycAycI ycNycuycycayco yaycyceycciyc yaAyceycycoycaycycaycoycaEa pada tahun 2020, keadaan permodalan keua tahun itu dinyatakan sehat karena lebih dari standar yang ditetapkan Bank Indonesia yaitu minimal 8% semakin besar nilai CAR maka semakin baik permodalan Terdapat peningkatan sebesar 4,36% hal ini menunjukkan bahwa permodalan BSI semakin kuat atau baik. ycu 100% ycu 100% yaycNycAycI yayaycI = ycu 100% yayaycI = 17,63% Berdasasrkan perhitungan permodalan tersebut didapatkan hasil 21,99% untuk tahun 2021 dan 17,63% ycAycEycA = yaycaycayca ycayceycyciEa ycu 100% ycyyceycuyccycaycyycaycycaycu ycuycyyceycycayciycuycuycayco ycAycEycA = ycu 100% ycAycEycA = 70,81% Jurnal Ekobistek Oe Vol. No. Siti Umri Hayati, dkk Berdasarkan hasil perhitungan rasio manajemen NPM bank BSI maka didapatkan hasil NPM pada tahun 2020 sebesar 70,81% dan pada tahun 2021 NPM nya sebesar 73,99%, tingkat kesehatan manajemen bank BSI pada dua tahun tersebut dikategorikan sehat karena lebih dari 16,20%. Berdasarkan itu dapat dilihat bahwa terjadi peningkatan NPM dari tahun 2020 ke tahun 2021 yaitu sebesar 3,19%. Hal itu menandakan kinerja BSI semakin baik karena semakin tinggi nilai NPM maka semakin baik. Kesehatan liquidity bank BSI diukur dengan rasio LDR. yayaycI = yayaycI = 73,39% yayaycI = Earning (Rentabilita. Untuk mengukur earning perbankan pengukuran nilai ROA dan BOPO. yaycaycayca ycayceycyciEa ycyceycayceycoycyco ycyycajycayco ycIycCya = ycNycuycycayco ycaycyceyc 3,960. ycu 100% ycIycCya = ycu 100% ycIycCya = 1,49% yaycaycayca ycayceycyciEa ycyceycayceycoycyco ycyycajycayco ycIycCya = ycycuycycayco ycaycyceyc ycu 100% ycIycCya = ycu 100% ycIycCya = 1,25% Berdasarkan hasil perhitungan ROA BSI tahun 20202021 maka dapat dianalisis nilai ROA dari tahun 2020 ke tahun 2021 mengalami penurunan yaitu dari 1,49% menjadi 1,25% dalam 2 tahun itu keadaan ROA bank BSI dalam keadaan sehat karena lebih besar dari 2%. Namun kinerja yang diukur dari ROA ini mengalami kemunduran sebesar 0,24% di tahun 2021 dibandingkan tahun sebelumnya. yaAycCycEycC = yaAyceycaycaycu ycuycyyceycycayciycuycuycayco ycu 100% ycyyceycuyccycaycyycaycycaycu ycuycyyceycycayciycuycuycayco yaAycCycEycC = 80,46% yaAycCycEycC = yaAyceycaycaycu ycuycyyceycycayciycuycuycayco ycu 100% ycyyceycuyccycaycyycaycycaycu ycuycyyceycycayciycuycuycayco yaAycCycEycC = 84,61% Berdasarkanhasil perhitungan BOPO BSI maka dapat dianalisis bahwa nilai BOPO tahun2020 ke tahun 2021 mengalami peningkatan sebesar 4,15% dari 80,46% menjadi 84,61%. Kondisi kesehatan bank yang diukur menggunakan BOPO ini dikategorikan sehat karena nilainya lebih kecil dari 94%. Namun perbandingan antara tahun 2020 dengan 2021 dikatakan lebih baik kondisi pada tahun 2020. Liquidity ycNycuycycayco ycoycyceycciyc ycu 100% yccycaycuyca ycyiEaycayco ycoyceyciyciyca ycNycuycycayco ycoycyceycciyc yccycaycuyca ycyiEaycayco ycoyceyciyciyca ycu 100% yayaycI = 74,52% Berdasarkan hasil perhitungan maka dapat dilihat bahwa nilai LDR tahun 2020 lebih tinggi 1,13% di bandingkan tahun 2021. Dengan demikian tingkat kesehatan bank BSI berdasarkan rasio LDR di kategorikan sehat karena nilainya lebih kecil dari 75%, meskipun pada tahun 2020 nilainya sangat beda tipis. Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian mengenai kesehatan bank menggunakan analisis CAMEL seperti yang telah diuraikan diatas maka didapatkan kesimpuan sebagai berikut: CAR (Capital Adequacy Rati. pada bank BSI yang didapat dari hasil perhitungan menunjukkan bahwa rasio CAR tahun 2020 dan 2021 dikategorikan sehat. NPL (Non Perfoming Loa. pada bank BSI yang didapat dari hasil perhitungan berdasarkan laporan keuangan menunjukkan bahwa nilai rasio NPL tahun 2020 dan 2021 dikategrikan sehat. NPM (Net Profit Margi. bank BSI pada tahuun 2020 dan 2021 dinyatakan sehat. ROA (Return On Asse. bank BSI tahun 2020 dan 2021 yang didapatkan dari hasil perhitungan berdasarkan laporan keuangan publikasi 2021 dikategorikan sehat. BOPO (Beban Operasional dan Pendapatan Operasiona. bank BSI yang didapat dari hasil perhitungan berdasarkan laporan keuangan publikasi BSI thun 2021 menunjukkan bahwa BOPO bank BSI di tahun 2020 dan 2021 dikategorikan sehat. LDR(Loan to Deposit Rasi. bank BSI yang didapat dari hasil perhitungan berdasarkan laporang keuangan publikasi BSI yang dikeluarkan pada tahun 2021 menunjukkan bahwa nilai LDR pada tahun 2020 dan 2021 dikategrikan sehat. Dari hasil simpulan yang telah disampaikan maka disarankan untuk peneliti selanjutnya yang ingin mengetahui tingkat kesehatan bank untuk menggunakan metode pengukuran lainnya juga selain CAMEL agar hasil yang didapat lebih Daftar Rujukan . Ariansyah. Analisis Tingkat Kesehatan PT. Bank Aceh Dengan Menggunakan Metode CAMEL. doi:10. 31219/osf. io/fgz73 . Fajar Iman Nugraha. Tinjauan Hukum Tentang Pengawasan Bank Dan Perlindungan Nasabah Dalam Menggunakan Fintech ( Finansial Technolog. Oleh Otoritas Jasa Keuangan. Unigo, 4. , 235Ae244. https://doi. org/https://jurnal. id/index. php/golrev/artic le/viewFile/1491/856 Jurnal Ekobistek Oe Vol. No. Siti Umri Hayati, dkk Firdaus. Saifullah. Huda. , & Firhan. Triwulan Tahun 2015-2017. Islamic Banking : Jurnal Pemikiran dan Analisis Rasio Profitabilitas Pada PT. Bank Muamalat Tbk. Pengembangan Perbankan Syariah, 4. , 23Ae Tahun Periode 2015-2019. Jurnal Proaksi, 8. , 113Ae123. doi:10. 36908/isbank. https://doi. org/https://orcid. org/0000-0001-6557-5751 . Prihatin. , & Anjani. Analisis Pengukuran Rifai. Junus. , & Khusnah. Analisis Tingkat Tingkat Kesehatan Perbankan Syariah dengan Menggunakan Kesehatan Bank dengan Menggunakan Metode CAMEL Pada Metode Camel Pada PT. Bank Mandiri Syariah Tbk. Progress: BNI Syariah. Bank Syariah Mandiri, dan Bank BRI Syariah Jurnal Pendidikan. Akuntansi Dan Keuangan, 4. , 17Ae37. Dalam Periode Tahunan Tahun 2020. Halal Research doi:10. 47080/progress. Journal, 1. , 63Ae73. doi:10. 12962/j22759970. Rizal. , & Mustapita. Analisis Tingkat Haryanto. , & Hanna. Camel Dan Tingkat Kesehatan Perbankan Syariah dengan Metode CAMEL. Kesehatan Perbankan. Jurnal Akuntansi, 18. , 350Ae370. IQTISHADIA Jurnal Ekonomi & Perbankan Syariah, 9. , https://doi. org/10. 24912/ja. 90Ae101. https://doi. org/10. 19105/iqtishadia. Ilyas. Manajemen Permodalan Bank Syariah. BISNIS : Jurnal Bisnis Dan Manajemen Islam, 5. , 323. https://doi. org/http://dx. org/10. 21043/bisnis. Izzun Khoirun Nissa. K Perwira Ansori Simamora, . M Eny Widiaty. E Rully Trihantana. Si. Si. Rozaq M. Yasin. Abdul Majid Toyyibi. Sy. E Agus Salihin. E Tubagus Rifqy Thantawi, . Si. Ivan Rahmat Sa. MANAJEMEN PERBANKAN SYARIAH (M. Izzun Khoirun Nissa. PERTAMA). Penerbit Tahta Media Group. https://doi. org/https://books. id/books?id=P6RhEAA AQBAJ&dq=pengertian bank syariah&lr=&source=gbs_nav . Lestari. Analisis Komparatif Kinerja Keuangan Perbankan Syariah Di Indonesia Dan Malaysia Dengan Pendekatan Metode CAMEL Periode 2014-2018. Jurnal Masharif Al-Syariah: Jurnal Ekonomi Dan Perbankan Syariah, 5. , 175Ae193. https://doi. org/http://dx. org/10. 30651/jms. Sari. Analisis Tingkat Kesehatan Bank dengan Menggunakan Metode Camel pada PT. BNI Syariah Periode . Jafar. Basalamah. , & Rahim. Analisis Kesehatan Keuangan Perbankan Syariah Di Indonesia Menggunakan Metode CAMEL. PARADOKS : Jurnal Ilmu Ekonomi, 3. , 1Ae9. doi:10. 33096/paradoks. Taufiq. , & Azidni Rofiqo. Tingkat Kesehatan Perbankan Syariah di Indonesia : Studi. , 20Ae31. https://doi. org/https://doi. org/10. 21154/etihad. Manumpil. Taroreh. , & Keles. Analisis Tingkat Kesehatan Bank Dengan Menggunakan Metode Camel (Capital. Asset. Management. Earning. Liquidit. pada PT. Bank Negara Indonesia (Perser. Tbk Tahun 2015 Ae Jurnal Administrasi Bisnis, 9. , doi:10. 35797/jab. Pratikto. , & Afiq. Analisis Tingkat Kesehatan Bank dan Potensi Financial Distress Menggunakan Metode RGEC dan Zmijewski Pada Bank BNI Syariah Tahun Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan, 8. , doi:10. 20473/vol8iss20215pp570-581 Jurnal Ekobistek Oe Vol. No.