An-Nidzam: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Studi Islam P-ISSN: 2355-8482. E-ISSN: 2580-95552020 DOI: https://doi. org/10. 33507/an-nidzam. Vol. No. 1 Th 2021 Manajemen Disiplin Kerja dalam Meningkatkan Kinerja Guru Suryanti. Sulis Rokhmawanto. Muna Fauziah Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Kebumen E-mail: sulis@iainu-kebumen. Abstract This study aims to analyze the management of work discipline in improving teacher This research use desciptive qualitative approach. The subject of this research is the Head of Madrasah. The informants of this research are teachers. Data collection techniques using observation, interviews, and documentation. Check the validity of the data using triangulation of sources and methods. The data analysis technique uses an interactive analysis model, which consists of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of this study can be concluded that: at MTs Al Islamiyah Balorejo Bonorowo in applying preventive discipline to teacher performance has been carried out since the beginning of the establishment of MTs Al Islamiyah Balorejo Bonorowo, while corrective discipline is also carried out, but the punishment given is not so burdensome in the sense that it is still just reprimand. Meanwhile, corrective discipline at MTs Al Islamiyah Balorejo Bonorowo so far has only been used as a reference, a reference to make teachers even more At MTs Al Islamiyah Balorejo Bonorowo in carrying out discipline obeying the rules and performance penalties are always applied because it is a rule that must be followed by all teachers and employees at MTs Al Islamiyah Balorejo Bonorowo in order to improve Keywords: Management. Work Discipline. Teacher Performance Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen disiplin kerja dalam meningkatkan kinerja guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah Kepala Madrasah. Informan dari penelitian ini adalah guru. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pemeriksa keabsahan data menggunakan trianggulasi sumber dan metode. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif, yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa: di MTs Al Islamiyah Balorejo Bonorowo dalam menerapkan disiplin preventif kinerja guru sudah dilakukan sejak awal berdirinya MTs Al Islamiyah Balorejo Bonorowo, sedangkan untuk disiplin korektifnya juga dilakuakan, namun hukuman yang di berikan tidak begitu memberatkan dalam arti masih hanya sekedar teguran. Sedangkan disiplin korektif di MTs Al Islamiyah Balorejo Bonorowo selama ini hanya sebagai acuan saja, acuan untuk menjadikan guru lebih disiplin lagi. MTs Al Islamiyah Balorejo Bonorowo dalam melakukan disiplin mematuhi aturan dan hukuman kinerja selalu diterapkan karena itu merupakan aturan yang harus dilakukan oleh semua guru dan karyawan di MTs Al Islamiyah Balorejo Bonorowo guna untuk meningkatkan kedisiplinan. Kata Kunci: Manajemen. Disiplin Kerja. Kinerja Guru PENDAHULUAN Sebagai tenaga pendidik, guru diwajibkan untuk taat dan setia dalam pelaksanaan tugas Guru juga diwajibkan untuk patuh dan disiplin selama menjalankan 1 Kedisiplinan guru juga harus mendapat perhatian khusus dari kepala sekolah. Kepala sekolah bertugas untuk menilai semua tugas dan bertanggung jawab secara penuh terhadap kinerja guru. 2 Kinerja guru merupakan seluruh kegiatan yang dilaksanakan oleh guru sebagai pengemban amanah dan pendidik yang tugasnya mendidik, mengajar, mengarahkan, membimbing, dan memandu siswa untuk mencapai tingkat kedewasaannya. Salah satu kinerja guru ialah kedisiplinan. Sikap disiplin menjadi bagian yang harus dimiliki oleh guru. Disiplin kerja diartikan sebagai sikap hormat, menghargai, taat, dan patuh terhadap peraturan yang berlaku, baik tertulis maupun tidak. 4 Disiplin kerja juga berarti kesanggupan dalam menjalankan tugas dan menerima sanksi jika guru melanggar 5 Guru harus bersiap diri untuk mematuhi peraturan yang telah ditentukan. Octavia. Etika Profesi Guru. Deepublish. Sholeh. Keefektifan Peran Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kinerja Guru. JDMP (Jurnal Dinamika Manajemen Pendidika. , 1. , 41-54. Setiyati. Pengaruh kepemimpinan kepala sekolah, motivasi Kerja, dan budaya sekolah terhadap kinerja guru. Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, 22. , 200-206. Hadisaputra. Penerapan Disiplin Kerja di Balai Latihan Kerja Lembang (Doctoral dissertation. PERPUSTAKAAN). Purwanti. Peran kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan disiplin kerja guru dan pegawai di SMA Bakti Sejahtera Kecamatan Kongbeng Kabupaten Kutai Timur. Journal Administrasi Negara, 1. Pentingnya disiplin kerja menjadi karakter atau ciri khas yang melekat bagi seseorang. akan dicap sebagai orang yang berkinerja baik, jika ia memiliki kedisiplinan yang baik pula. Meskipun begitu, masalah kinerja dan disiplin guru bukan menjadi masalah sederhana, tetapi menjadi masalah kompleks. Masalah ini melibatkan kriteria yang saling berhubungan, saling berpengaruh, dan saling berkesinambungan dengan yang lainnya. Kinerja guru akan berdampak pada keunggulan yang dimiliki siswa dalam prestasi akademik, moral, dan keterampilan guru. Pada kenyataannya, manajemen kinerja guru belum dikenal oleh orang banyak dan penerapannya belum berjalan baik. Selain itu, masih ada guru yang tidak sadar akan tugas dan fungsi yang sedang diembannya. 6 Beberapa kali terjadi ketimpangan dalam menjalankan tugas di sekolah. Disiplin kerja guru memiliki hubungan yang erat dengan peraturan sekolah dan kepatuhan guru. Sikap disiplin mendorong guru agar bekerja sesuai dengan prosedur yang Guru yang disiplin di kelas sebelum kegiatan pembelajaran berakhir merupakan cara membangkitkan motivasi siswa agar mau belajar. Dalam peraturan pemerintah nomor 53 tahun 2010 tentang disiplin pegawai mewajibkan setiap PNS untuk disiplin masuk pada jam kerja. Pasal tersebut juga menjelaskan bahwa kewajiban untuk masuk kerja dan menaati peraturan yang berlaku. Dengan itu, penegakkan disiplin menjadi hal penting. Dengan kedisplinan, proses pembelajaran akan terlaksana dengan efektif dan efisien. Keberhasilan siswa dalam belajar juga tidak terlepas dari keberhasilan pembelajaran dan kedisiplinan guru. Maka, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen disiplin kerja dalam meningkatkan kinerja guru di MTs Al Islamiyah Balorejo Bonorowo. METODOLOGI PENELITIAN Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini di laksanakan di MTs Al Islamiyah Balorejo Bonorowo. Subjek penelitian diarahkan pada guru dan kepala sekolah. Teknik yang dipergunakan dalam pengumpulan data penelitian ini adalah teknik observasi. Miftah. Fungsi, dan peran media pembelajaran sebagai upaya peningkatan kemampuan belajar Jurnal kwangsan, 1. , 95. wawancara dan studi dokumentasi. Dalam memenuhi keabsahan data penelitian ini menggunakan teknik trianggulasi. Analisis data ini meliputi kegiatan pengurutan dan pengorganisasian data, pemilihan menjadi satuan tertentu, sintesis data, serta penentuan apa yang harus dikemukakan kepada orang lain. Analisis data dilakukan melalui empat tahapan, yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. HASIL DAN PEMBAHASAN Manajemen dalam melakukan disiplin preventif Kinerja Guru di MTs Al-Islamiyah Balorejo Bonorowo Kegiatan perencanaan dalam meningkatkann kedisiplinan pendididk dan tenaga kependidikan, madrasah dimulai dari perencanaan dalam merumuskan tujuan, aktifitas untuk melaksanakan tujuan, sumber yang digunakan untuk mencapai tujuan, dan yang terakhir evaluasi atau alat ukur keberhasilan dari tindakan kedisiplin. Dengan mempertimbangkan segenap potensi yang dimiliki madrasah dan menatap arah perkembangan pendidikan Indonesia ke depan, maka MTs Al Islamiyah Balorejo Bonorowo menetapkan visi, misi dan tujuan pendidikan. Kesesuaian antara tujuan pendidikan dengan tujuan disiplin pendidik dan tenga kependidikan madrasah sama-sama tujuannya adalah menumbuh kembangkan potensi diri, memiliki kompetensi yang dituangkan dalam program kerja MTs Al Islamiyah Balorejo Bonorowo. Tujuan kedisiplinan merupakan suatu perumusan untuk menuju madrasah yang lebih maju. Dengan adanya program kerja yang baik, tentu akan menjadikan sekolah yang maju, kedisiplinan berkaitan erat dengan tata tertib yang telah disepakati bersama kepala madrasah, guru, tenaga kependidikan dan komite, jika smua itu di taati oleh semua guru dan tenaga kependidikan maka akan tercapai kedisiplinan yang baik. Gambaran secara umum mengenai disiplin preventif kinerja guru adalah sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan. 7 Secara khusus kami rencanakan dalam pengembangan Rivai. Pengaruh Pengawasan. Disiplin dan Motivasi Terhadap Kinerja Guru. Maneggio: Jurnal Ilmiah Magister Manajemen, 4. , 11-22. kedisiplinan diantaranya hadir tepat waktu. Namun dengan banyaknya alasan yang dimiliki setiap pendidik dan tenaga kependidikan ada juga yang belum mampu atau masih kurang respon dalam aturan yang telah disepakati bersama yaitu masih kurangnya rasa sadar diri akan adanya peraturan itu. Sesuai dengan pemaparan di atas, maka keterlambatan guru setiap harinya tentu masih ada, walaupun di sekolah negri maupun swasta tentu yang jadi alasan tidak lain karena jarak rumah, macet dijalan, dan yang lainnya. Terlambat sehari dua hari masih wajar dalam satu bulan, akan tetapi jika terlambatnya berulang-ulang itu yang mesti harus dipertanyakan dan harus di atasi oleh kepala madrasah. Manajemen dalam melakukan disiplin korektif Kinerja Guru di MTs Al-Islamiyah Balorejo Bonorowo Setelah diadakannya peraturan yang sudah disepakati bersama, selanjutnya kepala madrasah menetapkan kedisiplinan melalui disiplin korektif. Hal ini di lakukan agar kedisiplinan pendidik dan tenaga kependididkan lebih disiplin lagi. Berkaitannya dengan disisplin korektif pada MTs Al Islamiyah Balorejo Bonorowo memang peraturan tersebut tetap diterapkan sebagai aturan yang harus dipatuhi. Ketika seorang pendidik dan tenaga kependididkan melakukan suatu kesalahan pelanggaran peraturan hingga dituntut suatu hukuman karena gagal memenuhi sejumlah standar yang telah ditentukan memang mereka perlu di kenakan hukuman yang sesuai dengan yang sudah tetapkan. Berkaitan dengan hal tersebut adakah seorang pendidik dan tenaga kependiddikan di MTs Al Islamiyah Balorejo Bonorowo yang telah melakukan suatu kesalahan pelanggaran peraturan hingga dituntut suatu hukuman karena gagal memenuhi sejumlah standar yang telah ditentukan. Dari penjelasan di atas, sudah jelas bahwa untuk pelanggaran yang di lakukan di MTs Al Islamiyah Balorejo Bonoro masih bisa ditangani oleh kepala madrasah. Sehingga sampai pada saat ini untuk kedisiplinan tetap masih di patuhi sesuai dengan aturan yang ada. Manajemen dalam melakukan disiplin progresif kinerja guru di MTs Al-Islamiyah Balorejo Bonorowo Dalam melaksanakan perencanaan-perencanaan yang telah dibuat apabila ada seorang pendididk dan tenaga pendidik yang melakukan pelanggaran-pelanggaran yang berulangulang, maka akan diberikan hukuman yang lebih berat lagi. Tenaga pendidik dan kependididkan di MTs Al Islamiyah Balorejo Bonorowo semua guru telah menaati peraturan-peratuan yang ada dan tidak ada yang melakukan pelanggaran yang fatal dan berulang-ulang. Untuk meningkatkan kedisiplinan yang lebih meningkatkan rasa kesadaran pada diri sendiri harus ada motivasi dari kepala madrasah paling tidak sebulan sekali atau di akhir bulan. Dengan adanya diadakan rapat bulanan, sudah jelas bahwa tujuannya adalah untuk lebih mendisiplinkan para guru dan tenaga kependidikan sehingga para guru dan tenaga kependidik tidak ada yang melakukan pelanggaran yang lebih fatal/beruang-ulang. Manajemen dalam melakukan disiplin aturan atau hukuman kinerja guru di MTs AlIslamiyah Balorejo Bonorowo Pentingnya peranan guru dalam meningkatkan mutu pendidikan menempati posisi yang secara langsung menentukan keberhasilannya. 8 Guru sebagai figur yang secara langsung terlibat dalam pembelajaran di dalam kelas memiliki empat tugas utama, yaitu: merencanakan pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, mengevaluasi pembelajaran, dan menindak lanjuti pembelajaran. Kedisiplinan guru berkaitan erat dengan keberhasilan suatu Dimana jika guru datang terlambat maka akan menguragi waktu pembelajaran yang sudah dijadwalkan. Kedisiplinan waktu sangatlah berarti buat peserta didik, maka harus dipatuhi aturan dan tata tertib yang telah disepakati bersama. Dengan adanya peraturan yang telah ditetapkan maka ketika ada guru yang melanggar aturan pastinya mereka akan dikenakan hukuman yang sesuai dengan pelanggaran yang telah di lakukan. KESIMPULAN Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan yang diuraikan pada bab sebelumnya, maka dapat disimpulkan bahwa gambaran disiplin kerja guru MTs Al Islamiyah Balorejo Bonorowo dalam melaksanakan tugas pembelajaran telah terlaksana dengan baik. Hal ini ditunjukkan dengan kedisiplinan guru dalam mematuhi aturan yang sudah disepakati Sastrawan. Profesionalisme guru dalam upaya meningkatkan mutu pembelajaran. Jurnal Penjaminan Mutu, 2. , 65-73. Pertama. Dalam mewujudkan kedisiplinan kinerja guru dengan mematuhi aturanaturan yang telah disepakati bersama komite, kepala madrasah, guru dinyatakan berhasil. Gambaran umum program tata tertib di MTs Al Islamiyah Balorejo Bonorowo antara lain untuk memenuhi aturan yang telah disepakati bersama, kesadaran pada diri masing-masing tujuannya agar tercapai disiplin kerja yang baik. Kedua, setelah diadakannya peraturan yang sudah disepakati bersama, selanjutnya kepala madrasah menetapkan kedisiplinan melalui disiplin korektif. Kaitannya dengan disisplin korektif pada MTs Al Islamiyah Balorejo Bonorowo memang peraturan tersebut tetap diterapkan sebagai aturan yang harus dipatuhi. Namun untuk pendidik dan tenaga kependidikan itu sendiri ada yang melanggar perturan namun masih bias diatasi oleh kepala madrasah sendiri. Ketiga, dalam melaksanakan perencanaan- perencanaan yang telah dibuat apa bila ada seorang pendidik dan tenaga pendidik yang melakukan pelanggaran-pelanggaran yang berulang-ulang, maka akan diberikan hukuman yang lebih berat lagi. Keempat, kedisiplinan guru berkaitan erat dengan keberhasilan suatu pembelajaran. Dimana jika guru datang terlambat maka akan menguragi waktu pembelajaran yang sudah dijadwalkan. Dengan adanya peraturan yang telah ditetapkan, maka ketika ada guru yang melanggar aturan pastinya mereka akan dikenakan hukuman yang sesuai dengan pelanggaran yang telah di lakukan. DAFTAR PUSTAKA