Ngabdimas : Jurnal Pengabdian Masyarakat UNIVERSITAS MADURA p-ISSN 2808-3555, e-ISSN 2808-2907 Pemanfaatan Abu Batu dengan Penambahan Cairan Blesston dalam Pembuatan Buis Beton di Desa Bettet Kabupaten Pamekasan Fairus Zabadi1. Ubaidi2. Rayyan Muhammad3. Amrozi Amrullah4. Khifzi Fuadi Ahsan5 1,4,. Prodi Teknik Sipil. Universitas Madura Prodi Informatika. Universitas Madura Prodi Teknik Industri. Universitas Madura Article history Received : 12-09-2025 Revised : 29-09-2025 Accepted : 25-10-2025 *Corresponding author fairus@unira. Abstrak Abu batu adalah material kontruksi buatan berupa agregat halus yang berasal dari hasil sampingan proses pemecahan bongkahan batu. Meterial ini memiliki butiran halus dan sering digunakan sebagai pengganti pasir, bahan pengisi, serta untuk menstabilkan tanah dalam berbagai aplikasi kontruksi seperti campuran beton dan lain sebagainya. Cairan Blesston adalah cairan pengeras beton yang berfungsi meminimalisir pori-pori pada beton, mencegah keretakan pada beton, meningkatkan mutu beton dan mempercepat pengeringan beton/cor. Buis beton merupakan jenis dari bahan material atau bangunan yang banyak digunakan dalam pembuatan sumur gali atau sumur resapan sebagai pelapis dinding tanah dirumah-rumah atau ditempat umum dan bisa juga dijadikan sebagai bahan yang digunakan untuk drainase atau saluran pembuangan air kotor. Pengabdian ini merupakan inovasi baru dengan memanfaatkan abu batu sebagai pengganti pasir dalam pembuatan buis beton. Pengabdian ini bertujuan untuk meminimalisir penggunaan abu batu sebagai campuran buis Hal ini disebabkan oleh sebaran abu batu kesegala arah yang lebih baik atau merata sehingga menghasilkan beton yang lebih kedap, dan bila variasi semakin tinggi kebutuhan air yang digunakan semakin terbagi ke semua material. Pada pengabdian ini, penggunaan agregat halus berupa pasir digantikan dengan abu batu yang berasal dari sisa pemecahan bongkahan batu. Potensi abu batu sebagai alternatif pengganti pasir dapat dimanfaatkan secara keberlanjutan. Kata Kunci: Abu Batu. Cairan Blesston. Buis Beton Abstract Rock ash is a synthetic construction material in the form of fine aggregate derived from the process of breaking down This fine-grained material is often used as a sand substitute, filler, and to stabilize soil in various construction applications such as concrete mixes and so on. Blesston is a concrete hardener that functions to minimize pores in concrete, prevent cracks in concrete, improve concrete quality, and accelerate concrete/casting curing. Concrete pipes are a type of building material widely used in the construction of dug wells or infiltration wells, as a lining for earthen walls in homes or public places. They can also be used as drainage or wastewater drainage. This initiative A 2025 Segala bentuk plagiarisme dan penyalahgunaan hak kekayaan intelektual akibat diterbitkannya paper pengabdian masyarakat ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Fairus Zabadi dkk. Jurnal Pengabdian Masyarakat Ngabdimas Unira. Volume 5 Nomor2 Oktober 2025: 33-38 represents a new innovation, utilizing fly ash as a substitute for sand in the construction of concrete pipes. This initiative aims to minimize the use of fly ash in concrete pipe mixes. This is due to the better or more even distribution of fly ash in all directions, resulting in more watertight concrete. The higher the variation, the more evenly distributed the water required across the material. In this service, the use of fine aggregate, sand, was replaced with fly ash derived from the remains of crushed rock. The potential of fly ash as an alternative to sand can be utilized sustainably. Keywords : Stone Ash. Blesston Liquid. Concrete Pipe A 2025 Some rights reserved PENDAHULUAN Analisis Situasi Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini mengangkat tema pembuatan buis beton. Pemiliknya Bapak Abdurrahman . di desa Bettet Kabupaten Pamekasan. Usaha yang sedang beliau kerjakan dan masih berjalan sampai saat ini adalah membuat bahan bangunan untuk kontruksi, salah satu produk yang dihasilkan adalah buis beton. Buis beton banyak digunakan karena bahannya mudah didapatkan dan harganya yang terjangkau. Harga buis beton tergantung dari diameter dan ukurannya, sesuai dengan permintaan dari Permintaan buis beton yang dikelola oleh Bapak Abdurrahman ini memproduksi 2 hari sekali dalam jumlah 10 sampai 15 buis beton dari jam 07. 00 WIB sampai jam 16. 30 WIB. Setiap minggu permintaan buis beton di tempat Bapak Abdurrahman di angka stagnan. Hal ini dikarenakan kebutuhan buis beton dan permintaan pasar untuk pembuatan sumur gali tidak terlalu banyak peminatnya. Buis beton merupakan suatu bahan konstruksi yang terbuat dari semen, agrerat halus (Abu Bat. , dan air yang digunakan untuk sumur gali atau saluran Berdasarkan hasil wawancara yang telah kami lakukan ada beberapa komposisi yang digunakan dalam pembuatan buis beton. Semakin banyak campuran semen dan bahan tambah cairan blesston yang digunakan buis beton semakin kuat atau baik. Untuk membuat beton yang memiliki kualitas yang baik membutuhkan campuran semen portland supaya buis beton semakin padat dan memiliki kuat tekan yang Namun dengan menggunakan semen yang banyak maka dapat membuat biaya pembuatan buis beton yang relatif mahal, sehingga timbul inovasi baru untuk memanfaatkan abu batu dan cairan blesston sebagai campuran dalam pembuatan buis beton. Buis beton hasil modifikasi biasanya menggunakan bahan tambah, yang terdapat disekitar dan dianggap dapat meningkatkan mutu buis beton itu sendiri, misalnya penambahan abu batu pengganti pasir dan cairan blesston sebagai bahan tambah penguat beton. Fairus Zabadi dkk. Jurnal Pengabdian Masyarakat Ngabdimas Unira. Volume 5 Nomor2 Oktober 2025: 33-38 Permasalahan Mitra Berdasarkan observasi dan diskusi langsung dengan mitra didapatkan beberapa Bapak Abdurrahman pemilik usaha buis beton di Desa Bettet Kabupaten Pamekasan mengembangkan usahanya lebih baik lagi dengan menggunakan abu batu sebagai pengganti pasir dikombinasi dengan cairan blesston sebagai penguat dalam pembuatan buis beton. Oleh karena itu berdasarkan hasil analisis situasi dan diskusi dengan mitra tersebut dapat dirumuskan beberapa masalah. Produk buis beton mudah retak dan pecah jika dalam proses gelinding. Pengetahuan mitra yang terbatas terkait penggunaan abu batu sebagai pengganti pasir dan bahan tambah cairan blesston sebagai penguat dalam pembuatan buis Produksi buis beton 2 hari sekali, hal ini dikarenakan proses tempat produksi pembuatan buis beton kurang memadai. Permintaan masyarakat terhadap buis beton masih stagnan, karena sedikitnya warga sekitar yang menggunakan sumur gali. kebutuhan air yang digunakan semakin terbagi ke semua material. Gambar 1. Abu Batu Cairan Blesston adalah cairan pengeras beton yang berfungsi meminimalisir pori-pori pada beton, mencegah keretakan pada beton, meningkatkan mutu beton dan mempercepat pengeringan beton/cor. Gambar 2. Cairan Blesston Buis beton adalah salah satu material beton yang tersedia dalam bentuk siap pakai untuk kebutuhan saluran air. Material beton yang satu ini biasanya digunakan untuk sumur resapan, sumur gali, pembangunan gorong-gorong, saluran pembuangan air, hingga drainase. METODE PELAKSANAAN Abu batu adalah material kontruksi buatan berupa agregat halus yang berasal dari hasil sampingan proses pemecahan bongkahan batu. Meterial ini memiliki butiran halus dan sering digunakan sebagai pengganti pasir, bahan pengisi, serta untuk menstabilkan tanah dalam berbagai aplikasi kontruksi seperti campuran beton dan lain sebagainya. Sebaran abu batu kesegala arah yang lebih baik atau merata sehingga menghasilkan beton yang lebih kedap, dan bila variasi semakin tinggi Gambar 3. Buis Beton Sumur Gali / Gorong-Gorong Fairus Zabadi dkk. Jurnal Pengabdian Masyarakat Ngabdimas Unira. Volume 5 Nomor2 Oktober 2025: 33-38 Agregat halus adalah mineral alami yang berfungsi sebagai bahan pengisi dalam campuran beton yang memiliki ukuran butiran kurang dari 5 mm atau lolos saringan no. 4 dan tertahan pada saringan no. Agregat halus berasal dari hasil disintegrasi alami dari batuan alam atau pasir buatan yang dihasilkan dari alat pemecah batu . tone crushe. Pasir umumnya terdapat disungai-sungai yang besar. Akan tetapi sebaiknya pasir yang digunakan untuk bahan-bahan bangunan dipilih yang memenuhi Gambar 5. Agregat Kasar (Keriki. Semen portland adalah jenis semen yang paling umum yang digunakan secara umum di seluruh dunia sebagai bahan dasar beton, mortar, plester, dan adukan non-spesialisasi. Semen ini adalah serbuk halus yang diproduksi dengan memanaskan batu gamping dan mineral tanah liat dalam tanur untuk membentuk menambahkan sejumlah kecil bahan lainnya. Gambar 4. Agregat Halus (Pasi. Agregat kasar atau kerikil adalah material agregat dalam konstruksi dengan ukuran butir antara 4,75 mm hingga 40 mm yang berfungsi sebagai bahan penguat dalam campuran beton atau aspal. Kerikil bisa berasal dari batu alam yang terkikis secara alami . eperti kerikil sunga. atau dari batu yang dipecah secara buatan . isebut krica. Fungsi Utama Agregat kasar memberikan kekuatan struktural, stabilitas, dan kepadatan pada beton, serta membantu menghemat penggunaan semen. Untuk digunakan, agregat kasar harus memenuhi syarat tertentu, seperti Keras dan tidak berpori. Bebas dari lumpur . aksimal 1% dari berat kerin. Tidak mengandung zat reaktif alkali yang dapat merusak beton. Bentuk butiran tidak terlalu pipih . aksimal 20% bera. Gambar 6. Semen Portland PEMBAHASAN Adapun langkah-langkah dalam pembuatan buis beton antara lain : Siapkan cetakan buis beton dengan ukuran diameter yang sesuai perencanaan Anda. Letakkan cetakan tersebut di area kerja yang bersih dan terbuka. Jangan lupa untuk memberikan alas di bawahnya agar kualitas buis beton yang dicetak nantinya memiliki mutu yang tinggi. Setelah itu, oleskan oli bekas ke seluruh permukaan bagian dalam Fairus Zabadi dkk. Jurnal Pengabdian Masyarakat Ngabdimas Unira. Volume 5 Nomor2 Oktober 2025: 33-38 cetakan tersebut sehingga buis beton yang sudah tercetak dapat dilepaskan dengan Pada dasarnya, bahan baku yang dipakai untuk membuat buis beton mirip seperti batako. Anda membutuhkan semen dan pasir dengan perbandingan 1:6. Pasir yang digunakan harus memiliki ukuran yang sangat halus dengan ukuran maksimal 5 Tambahkan limbah serbuk keramik sebagai campuran agregat halus pada pembuatan buis beton. Setelah tercampur secara merata, kedua bahan ini lantas dikentalkan menggunakan air secukupnya lalu diaduk kembali sampai benar-benar Adukan beton yang sudah terbentuk kemudian dimasukkan ke dalam cetakan gorong-gorong. Masukkan adukan ini secara perlahan-lahan ke dalam cetakan. Pastikan kapasitas ruangan di dalam cetakan terisi penuh sehingga buis beton yang dihasilkan nantinya memiliki struktur yang padat serta tidak mudah pecah. Ulangi langkah ini sampai seluruh adukan beton yang telah dibuat sudah masuk ke dalam cetakan. Selanjutnya biarkan adukan beton di cetakan tersebut selama 15-30 menit supaya Proses pembuatan buis beton paling baik dilakukan menganginanginkannya saja. Apabila proses ini dilaksanakan di bawah sinar matahari yang begitu panas maka akan membuat proses pengeringannya terjadi secara mendadak dan tidak merata. Akibatnya buis beton yang dihasilkan pun mempunyai struktur yang pecah-pecah. Setelah waktu tunggu sekitar 15-30 menit berlalu. Anda bisa mengeluarkan hasil cetakan tersebut. Hati-hati saat mengerjakan proses ini sebab kondisi buis beton tadi masih setengah kering sehingga rawan mengalami kerusakan. Setelah berhasil dikeluarkan dari cetakannya, buis beton yang masih setengah basah ini dikeringkan kembali dengan mengangin-anginkannya selama 3-5 hari sehingga kering sempurna. Barulah kemudian buis beton buatan Anda tersebut bisa digunakan. Gambar 6. Dokumentasi Pengabdian HASIL PENGABDIAN Pengabdian ini merupakan inovasi baru dengan memanfaatkan abu batu sebagai pengganti pasir dalam pembuatan buis beton. Pengabdian ini bertujuan untuk meminimalisir penggunaan abu batu sebagai campuran buis Hal ini disebabkan oleh sebaran abu batu kesegala arah yang lebih baik atau merata sehingga menghasilkan beton yang lebih kedap, dan bila variasi semakin tinggi Fairus Zabadi dkk. Jurnal Pengabdian Masyarakat Ngabdimas Unira. Volume 5 Nomor2 Oktober 2025: 33-38 kebutuhan air yang digunakan semakin terbagi ke semua material. Pada pengabdian ini, penggunaan agregat halus berupa pasir digantikan dengan abu batu yang berasal dari sisa pemecahan bongkahan batu. Potensi abu batu sebagai alternatif pengganti pasir dapat dimanfaatkan secara keberlanjutan DAFTAR PUSTAKA