Perbedaan Tinggi Badan Anak Sekolah Dasar yang Mengonsumsi Iodium di Jakarta Utara PERBEDAAN TINGGI BADAN ANAK SEKOLAH DASAR YANG MENGONSUMSI IODIUM DI JAKARTA UTARA Faizul Mabruroh1. Erry Yudhya Mulyani1. Irfanny Afif2 1Department of Nutrition Faculty of Health Sciences. Esa Unggul University 2Polytechnic of Health Jakarta II. Department of Nutrition. Ministry of Health Republic of Indonesia Jln. Arjuna Utara Tol Tomang Kebun Jeruk. Jakarta 11510 yudhya@esaunggul. Abstract Growth Period influenced by intrinsic factors . and ekstrensik factors . utrients , oxygen, hormone. , growth factors, psychosocial and chronic-diseases. The aims of this study was to determine the differences height gain of 4-5 graders who consume enough iodine and less. The data was conducted in June-August This research is a comparative study with a longitudinal approach. The population of this study is a public elementary school students Lagoa 06, we got the sample total are 74 respondents. We used t-test to analyzed data. Data collected includes are characteristics of sampling population, gender, age and consumption patterns iodine, intake of iodine from food frequency and iodine test from salt. Based on consumption patterns found that 41. 9 % good, 54. 1 % fairly good and 4. % less consumption. The average of accretion height from iodine intake with category fairly good and less, respectively . 92 A 0. 39 A 0. The result found that there's significant difference accretion of height between the fairly good iodine intake and less . <0. Need to consume food high iodine to assist the growth of school age children. Keywords: Height. Iodium. School-age Children Abstrak Pertumbuhan dipengaruhi oleh faktor intrinsik . dan faktor ekstrensik . at gizi, oksigen, hormo. , faktor pertumbuhan, psikososial dan berbagai penyakit kronis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pertambahan tinggi badan anak kelas 4-5 yang mengonsumsi iodium cukup dan Pengambilan data dilakukan pada bulan Juni-Agustus 2009. Jenis penelitian ini adalah penelitian yang bersifat komparatif dengan pendekatan Populasi dalam penelitian ini adalah siswa Sekolah Dasar Negeri Lagoa 06 sedangkan sampelnya sebanyak 74 responden. Analisa pada data penelitian ini dengan menggunakan uji beda rataAerata . -tes. Data yang dikumpulkan meliputi: Karakteristik sampel, jenis kelamin, umur dan pola konsumsi iodium, konsumsi iodium diambil melalui food frekuensi dan tes iodium pada garam. Berdasarkan pola konsumsi 41,9% dinyatakan baik 54,1% cukup dan 4,1% konsumsi kurang. Pertambahan tinggi badan rata-rata konsumsi iodium cukup diperoleh nilai . ,92A0,. dan untuk iodium kurang . ,39A0,. Dari hasil uji komparasi, didapatkan adanya perbedaan penambahan tinggi badan antara yang mengkonsumsi iodium cukup dan yang kurang secara signifikan dengan nilai P<0,05. Diperlukannya konsumsi sumber makanan tinggi iodium untuk membantu pertumbuhan anak usia sekolah. Kata Kunci: Tinggi badan. Iodium. Anak Sekolah yang mempunyai peran pencetus terhadap kualitas SDM. Penduduk yang tinggal di mengalami gangguan kesehatan seperti, gondok, hipotiriod, kreatin, keguguran, kematian anak dan gangguan gizi sosial Pendahuluan Upaya yang memiliki dampak positif terhadap peningkatan sumber daya manusia adalah upaya peningkatan status Gangguan Akibat Kekurangan Iodium (GAKI) menjadi salah satu masalah gizi Nutrire Diaita Volume 3 Nomor 2. Oktober 2011 Perbedaan Tinggi Badan Anak Sekolah Dasar yang Mengonsumsi Iodium di Jakarta Utara Anak GAKI mengalami gangguan pertumbuhan fisik dan keterbelakangan mental yang tidak dapat disembuhkan, anak menjadi bodoh, tidak cerdas, tidak produktif dan menjadi beban masyarakat. GAKI merupakan masalah yang sangat serius karena akan berpengaruh kualitas sumber daya manusia. Survei pemetaan GAKI tahun 1998 menunjukkan 87 juta penduduk Indonesia tinggal di Diperkirakan 20 juta penduduk menderita penyakit gondok dan 290. 000 kreatin . ebol dan keterbelakangan menta. , akibat kekurangan iodium. Akibat negatif dari GAKI ternyata jauh lebih luas dari sekadar terjadinya pembesaran kelenjar Yang sangat mengkhawatirkan adalah akibat negatif pada susunan saraf pusat yang akan berpengaruh pada perkembangan otak, kecerdasan, dan dampak sosial atau ekonomi masyarakat pada umumnya. Selain mengakibatkan penurunan IQ, kekurangan iodium juga gangguan perkembangan saraf, serta penyakit kreatinisme yang menyebabkan orang menjadi cebol dan bodoh. Namun, penyakit gondok masih dianggap sebagai GAKI Iodium merupakan mikromineral yang penting untuk pembentukan tiroksin dan triiodotironin. Defisiensi iodium menimbulkan spektrum GAKI fenomena gunung es. Di permukaan akan muncul masalah gondok, keratin dan hipotiroidisme, sedangkan dibagian bawah yang tersembunyi adalah terjadinya kerusakan otak yang dapat berwujud kehilangan tingkat IQ. Keperluan tubuh tehadap iodium adalah berbeda-beda menurut umur. Pada umur 0-1 tahun adalah 50 g/hari. Pada umur 2Ae11 tahun adalah 90-120 g/hari dan pada remaja dan dewasa adalah 150 g/hari. Untuk wanita hamil, jumlah yang lebih tinggi diperlukan yaitu 200 g/hari. Gondok pembesaran kelenjar tiroid yang terdapat pada bagian bawah pita suara. Kelenjar dihasilkannya hormone tiroksin dengan nama kimia tetraiodotirosin. Hormon ini Nutrire Diaita Volume 3 Nomor 2. Oktober 2011 dibentuk dari asam amino tirosin dan Fungsi hormon tiroksin sangat protein dan beberapa fungsi metabolisme Fungsi ini menunjukkan, hormon tiroksin harus selalu tersedia dalam tubuh secara terus menerus. Apabila iodium yang dikonsumsi berkurang, maka jumlah hormon tiroksin dalam darah menjadi rendah. Kadar iodium yang banyak hormon Thyroid Stimulating Hormon (TSH). Hormon TSH ini dapat menyebabkan kelenjar tiroid membesar oleh karena terjadinya pebesaran jumlah dan ukuran sel-sel epitelnya. Wujud akhirnya adalah pembesaran bagian bawah pita suara, tempat terletaknya kelenjar tiroid. Kreatinisme adalah GAKI yang terdapat pada anak-anak dimana kekurangan iodium terjadi pada masa awal setelah bayi dilahirkan. Wujud kreatinisme adalah pertumbuhan yang sangat terhambat. wajah menjadi kasar kulit menjadi tebal, kering dan seringkali mengeriput serta lidah yang membesar dengan bibir yang tebal dan selalu terbuka. Jika kreatinisme ini tidak cepat diatasi, maka pada usia remajanya nanti, anak-anak tersebut akan menderita keterbelakngan mental. fisik yang cebol. kekuningkuningan dan kering. dapat bertoleransi terhadap suhu dingin serta memiliki suara yang parau dan Pentingnya iodium dalam tubuh untuk metabolisme dikenal sejak abad lalu walaupun burntsponges . aya iodiu. terhadap penyakit gondok sudah diketahui sejak zaman purba di seluruh dunia (Cavalieri. Gondok merupakan suatu gejala pembesaran pada kelenjar tiroid yang terjadi akibat respons terhadap defisiensi . ekurangan iodiu. Kekurangan iodium berhubungan digunakan dalam bidang pertanian di daerah yang berpengaruh. Walaupun program suplemen tambahan iodium telah mengurangi kekurangan jumlah iodium di Perbedaan Tinggi Badan Anak Sekolah Dasar yang Mengonsumsi Iodium di Jakarta Utara berbagai daerah daerah di dunia masih terlihat masalah kekurangan iodium yang serius di berbagai daerah (Brody, 1. Iodium dari makanan digunakan untuk membentuk hormon tiroid terutama tiroksin (T. dan triidiotironin (T. Hormon metabolisme makanan dan pertumbuhan. Kekurangan iodium dalam makanan menyebabkan gangguan fungsi kelenjar tiroid, yaitu terhambatnya pembentukan T4 dan T3 sehingga dapat terjadi gondok endemik dan kreatin. Pengaruh Thyroxin terhadap metabolsme umum. Thyroxin berpengaruh kepada banyak fungsi tubuh, pertumbuhan . rowth hormo. Thyroxin juga menggiatkan proses metabolisme secara umum dan menyeluruh, terutama proses-proses Pembuatan energi oksidatip misalnya menggiatkan proses-proses yang merangsang dan mendukung siklus kerbs di dalam mitochondry, meningkatkan penggunaan oksigen, glukosa, lemak dan protein. Peningkatan metabolisme sumber energi utama ini . arbohidrat, lemak dan protei. vitaminvitamin yang meninggi. BMR . asal metabolisme rat. meningkat sampai 15% BMR Peningkatan kebutuhan vitamin dapat mencapai taraf diperhatikan dan simpanan cadangan Thyroxin belakang dan hormon, ini diperlukan di menjadi vitamin A. Iodium mempengaruhi pertumbuhan tulang . inggi bada. , tinggi antropometri untuk mengetahui status gizi masyarakat. Antropometri adalah salah satu alat ukur status gizi masyarakat dan merupakan refleksi dari pengaruh faktor genetik dan lingkungan, digunakan adalah berat badan dan tinggi badan atau panjang badan. Sebagai indikator status gizi, ukuran tersebut disajikan dalam bentuk indeks yang dikaitkan dengan umur atau dengan ukuran lain misalnya berat badan menurut tinggi badan. Tinggi badan Nutrire Diaita Volume 3 Nomor 2. Oktober 2011 tulang yang sejalan dengan pertumbuhan umur, tinggi badan pada sewaktu-waktu merupakan hasil pertumbuhan secara kumulatif semenjak lahir dan memberikan gambaran riwayat status gizi masa lalu Tinggi badan menurut umur merupakan indeks yang paling sensitive mendekati perubahan sosial ekonomi. Penelitian antropometri di Indonesia telah banyak dilakukan sejak abad 19, akan tetapi penelitan tentang perbedaan antara konsumsi iodium cukup dengan konsumsi iodium kurang terhadap tinggi badan anak kelas 4 5 SD belum banyak Usia 9-13 tahun tersebut Berdasarkan hal tersebut, maka penulis tertarik untuk meneliti perbedaan antara konsumsi Iodium cukup dengan konsumsi iodium kurang terhadap tinggi badan anak kelas 4-5 di sekolah Metode Penelitian Penelitian ini dilakukan di Jakarta Utara. Pemilihan memudahkan peneliti memperoleh banyak sampel terutama pada sampel siswa kelas 4-5 SD, lokasi penelitin juga dekat dengan daerah pantai yang juga sebagai sumber Waktu pelaksanaan adalah pada bulan Juni sampai Agustus 2009. Metode Penelitian merupakan penelitian yang bertujuan terjadinya perbedaan yang ada dan mencari faktor-faktor yang mungkin Pendekatan longitudinal merupakan penelitian dengan metode perbandingan dilakukan dengan cara membandingkan persamaan dan perbedaan sebagai fenomena untuk mencari faktor-faktor apa atau situasi bagai mana yang menyebabkan timbulnya suatu peristiwa tertertu. Studi ini dimulai dengan mengadakan pengumpulan fakta tentang faktor-f aktor yang menyebabkan kemudian dibandingkan dengan situasi yang lain, atau sekaligus membandingkan suatu gejala atau peristiwa dan faktor136 Perbedaan Tinggi Badan Anak Sekolah Dasar yang Mengonsumsi Iodium di Jakarta Utara faktor yang mempengaruhinya, dari dua Setelah mengetahui persamaan dan perbedaan penyebab, selanjutnya ditetapkan bahwa munculnya suatu gejala pada objek yang menyebabkan munculnya gejala tersebut, baik pada objek yang diteliti maupun pada objek yang diperbandingkan. Populasi penelitian ini adalah murid Sekolah Dasar Lagoa 06 Jakarta Utara kelas 4 -5 pada tahun ajaran 2008/2009 yang berjumlah 281 siswa. Karena adanya keterbatasan dana, tenaga dan waktu maka teknik pengambilan sampel di lakukan secara (Simpel Random Samplin. Penentuan sampel dengan Anak kelas 4 -5 SD. Bersedia menjadi sampel. Hadir dalam penelitian. Dalam keadaan sehat. Dari hasil perhitungan diatas maka diperoleh jumlah sampel yang akan diteliti sebanyak 73 responden. Uji statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah Uji beda dua rata-rata . yaitu uji kepercayaan (=0,. Tahap pertumbuhan anak: Pertumbuhan yang cepat sekali berangsurangsur sampai umur 3-4 tahun. Pertumbuhan yang berjalan lamban dan teratur sampai masa akil balik. Pertumbuhan cepat pada masa akil balik . -16 tahu. Pertumbuhan berangsur-angsur sampai suatu waktu . ira-kira umur 18 tahu. Berdasarkan karakteristik umur pada responden yang di dapat berjumlah 74 siswa. Bahwa sebanyak 9 orang berusia 9 tahun, sebanyak 24 orang berusia 10 tahun, sebanyak 18 orang berusia 11 tahun, sebanyak 14 orang berusia 12 tahun dan sebanyak 7 orang berusia 13 tahun. Konsumsi pangan merupakan faktor utama untuk memenuhi kebutuhan gizi seseorang (Harper. Deaton and Driskel. Dengan demikian diharapkan dibutuhkan oleh kerja tubuh. Di negaranegara berkembang konsumsi iodium paling banyak diperoleh dari makanan yang berasal dari laut mengingat air laut Menurut Nurlaila, dkk . rumput laut dapat digunakan sebagai bahan subtitusi dalam pengembangan produk sumber iodium antara lain berupa . kelompok selingan/makanan . kelompok produk lauk-pauk. kelompok produk sayur-sayuran. Berdasarkan hasil penelitian karakteristik pola konsumsi pada responden yang berjumlah 74 siswa. Pada grafik dapat dilihat bahwa sebanyak 31 . ,9%) siswa dinyatakan pola konsumsinya baik, sebanyak 40 . ,1%) siswa dinyatakan pola konsumsinya cukup, dan sebanyak 3 ,1%) konsumsinya kurang. Pertumbuhan seorang manusia menggambarkan kualitas keadaan fisik, mental, dan lingkungan sekitarnya. Ada dua macam pengukuran yang penting Hasil dan Pembahasan Karakteristik Responden Berdasarkan hasil penelitian pada responden dari sekolah dasar yang berjumlah 74 siswa, terlihant bahwa yang berjenis kelamin perempuan lebih banyak dibanding lakiAelaki yaitu 39 siswa . ,7%) perempuan dan 35 siswa . ,29%) laki Ae Sampai akil balik pertumbuhan anak pria dan wanita kecepatannya berkurang menurut norma tertentu, tetapi setelah itu terdapat perbedaan. Pada wanita di negeri maju akil balik mulai 2 tahun lebih cepat dari pada pria . rowth spur. sehingga pertumbuhan cepat terdapat lebih dahulu Namun pertumbuhan pria selama masa akil balik lebih cepat dibandingkan dengan anak Anak pria tumbuh dua tahun lebih lama dengan kecepatan 5 cm pertahun dan pada masa akil balik tumbuh beberapa cm lebih cepat daripada anak wanita, sehingga panjang anak pria kira-kira 12 cm lebih panjang dari anak Nutrire Diaita Volume 3 Nomor 2. Oktober 2011 Perbedaan Tinggi Badan Anak Sekolah Dasar yang Mengonsumsi Iodium di Jakarta Utara dalam menilai pertumbuhan yaitu tinggi badan (TB) dan berat badan (BB). Manusia kerdil atau manusia raksasa sebenarnya pertumbuhan sehingga tidak mencapai pertumbuhan yang optimal bagi individu Pertumbuhan dipengaruhi oleh faktor Intrinsik . dan faktor ekstrensik . utrisi, oksigen, hormonhormon. Yang akan dibahas dengan pertumbuhan akibat gangguan fungsi hormonal dalam tubuh. Pertumbuhan saat di dalam kandungan maupun setelah lahir dipengaruhi oleh berbagai kadar hormone dalam tubuh. Bila terjadi kekurangan dalam produksi hormon akan sedangkan bila terlalu banyak akan terjadi kelebihan proses tumbuh. Hormon diproduksi oleh kelenjar-kelenjar tertentu diatasnya, fungsi dari kelenjar tersebut dan tersedianya bahan baku. Selain itu hormone dapat bekerja bila reseptor pada sel yang menerima hormon jumlahnya cukup dan sensitif terhadap rangsangan 0,001 (Pvalue<). Dengan demikian dapat pertambahan tinggi badan terhadap konsumsi iodium cukup dengan konsumsi iodium kurang. Iodium merupakan bagian integral dari kedua macam hormon tiroksin triiodotironin (T. dan tetraiodotironin(T. Fungsi utama hormon-hormon ini adalah Hormon tiriod mengontrol tiap sel munggunakan oksigen. Dengan demikian, hormon tiroid mengontrol kecepatan pelepasan energi dari zat gizi yang menghasilkan energi. Tiroksin dapat merangsang metabolisme sampai 30%. samping itu kedua hormon ini mengatur suhu tubuh, reproduksi, pembentukan sel darah merah serta fungsi otot dan saraf. Iodium berperan pula dalam perubahan karoten menjadi bentuk aktif vitamin A, sintesis protein dan absorpsi karbohidrat dari saluran cerna. Iodium berperan pula dalam sintesis kolesterol darah. ( Sunita Almatsiar, 2. Iodium pertumbuhan diantaranya pertumbuhan tulang . inggi bada. , tinggi badan diukur menggunakan alat antropometri untuk Iodium dari makanan digunakan untuk membentuk hormon tiroid terutama tiroksin (T. dan triidiotironin (T. Hormon metabolisme makanan dan pertumbuhan. Kekurangan iodium dalam makanan menyebabkan gangguan fungsi kelenjar tiroid, yaitu terhambatnya pembentukan T4 dan T3 sehingga dapat terjadi gondok endemik dan kreatin. Dalam siklus metabolisme mineral terjadi yaitu pada kadar kalsium, magnesium serta fosfat pertumbuhan tulang rawan terutama pada anak-anak. Analisis Perbedaan Dari hasil uji dua rataAerata . ji TTest Independe. antara konsumsi iodium cukup dangan konsumsi iodium kurang dengan uji signifikan dilakukan dengan batas kepercayaan ( = 0,. maka diperoleh hasil dengan nilai mean . ataAe rat. konsumsi iodium cukup = 0,916 dan standard deviasi (SD) = 0,5172, sedangkan nilai mean . ata - rat. konsumsi iodium kurang = 0,389 dan standard deviasi (SD) = 0,2612. Derajat kebebasan . = 72, nilai t hitung = 5,553 dan nilai t tabel = 2,021. Jadi t hitung > t tabel . 553>2,. Hal ini menunjukkan bahwa Ho ditolak dengan nilai P sebesar Nutrire Diaita Volume 3 Nomor 2. Oktober 2011 Perbedaan Tinggi Badan Anak Sekolah Dasar yang Mengonsumsi Iodium di Jakarta Utara Grafik 1 Perbedaan Pertambahan Tinggi Badan Berdasarkan Konsumsi Iodium HerdianaAos. Ay Hubungan terjadinya pembesaran tiroidAy. Kesimpulan Dari penelitian ini ditemukan adanya perbedaan pertambahan tinggi badan terhadap konsumi iodium cukup dengan konsumsi iodium kurang. Untuk penelitian kedepan perlu dilakukan penelitian terkait dengan faktor infeksi dan genetik karena kedua faktor tersebut sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan tinggi badan anak, serta pengamatan lebih lama. Huda. Hygiena kumalasuci. Ay manusia kurcaci VS manusia raksasaAy. Hurloc. Elisabeth Perkembangan anak Jakarta. Erlangga. Daftar Pustaka