JURNAL BANUA OGE TADULAKO Vol. : 63-73. Mei 2025 ISSN: 2828-2353 Meningkatkan Keterampilan Menulis Angka pada Pelajaran Matematika dengan Menggunakan Media Kartu Angka Siswa Kelas II SD Inpres 1 Talise (Improving Number Writing Skills in Mathematics Lessons by Using Number Cards for Grade II Students of SD Inpres 1 Talis. Ijirana. Kanoli. Laumara. Program Studi Pendidikan Profesi Guru FKIP Universitas Tadulako . Program Studi Pendidikan Profesi Guru FKIP Universitas Tadulako . SD Inpres 1 Talise. *) e-mail: murnichika007@gmail. orresponding autho. Abstract This study aims to improve the number writing skills of second grade students through the application of number card media. This study uses the Classroom Action Research (CAR) method which is carried out in two cycles, where each cycle consists of the planning, implementation, observation, and reflection stages. The subjects of the study were second grade students of SD Inpres 1 Talise. Data in this study were collected through observation and interviews. The data collected were analyzed descriptively qualitatively and quantitatively. The indicator of success in this study was the achievement of 80% of students' completeness which showed a good increase in number writing skills. The results showed that the application of number card media significantly improved students' number writing skills. At the pre-cycle stage, the average number writing skills of students only reached 45%. After the application of number card media in Cycle I, the average number writing skills increased to 70%. Further improvement occurred in Cycle II, with the average number writing skills of students reaching 90%. Each indicator of number writing skills showed a consistent increase from the pre-cycle to Cycle II. The conclusion of this study is that the application of number card media can improve students' number writing skills in mathematics learning. This study recommends that teachers use number cards more often in the learning process, and schools provide adequate support for the implementation of the media. Further research is expected to explore the long-term impact of using number cards on students' number writing skills. Keywords: word cards, number writing skills, mathematics seperti benda konkret, permainan edukatif, dan teknologi PENDAHULUAN interaktif, sangat efektif untuk meningkatkan motivasi belajar Pembelajaran matematika di Sekolah Dasar (SD) memiliki peran penting dalam membentuk dasar kemampuan berpikir Matematika merupakan salah satu mata pelajaran yang logis dan sistematis bagi siswa . Pada tahap ini, siswa memiliki peran penting dalam kurikulum pendidikan di diperkenalkan dengan konsep-konsep dasar matematika tingkat Sekolah Dasar (SD). Melalui matematika, siswa seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian. Pembagian, diharapkan mampu mengembangkan kemampuan berpikir serta konsep geometri yang sederhana. Melalui pembelajaran logis, analitis, dan sistematis. Keterampilan dasar yang harus matematika, siswa juga dilatih untuk berpikir kritis, dikuasai siswa sejak dini adalah kemampuan menulis angka. memecahkan masalah, dan mengembangkan kemampuan Keterampilan ini tidak hanya menjadi fondasi Proses ini membutuhkan pendekatan yang menarik penguasaan operasi hitung, tetapi juga sebagai langkah awal dan relevan agar siswa tidak hanya menghafal rumus, tetapi yang diperlukan untuk memahami konsep-konsep matematika juga memahami aplikasi konsep tersebut dalam kehidupan yang lebih kompleks di kemudian hari . Sayangnya, di SD sehari-hari. Di tingkat SD, guru diharapkan dapat mengemas Inpres 1 Talise, keterampilan menulis angka siswa kelas II pembelajaran matematika secara kreatif dan interaktif, masih tergolong rendah, yang berdampak pada proses menggunakan berbagai media dan metode yang menarik bagi pembelajaran matematika secara keseluruhan. Berdasarkan siswa . Penerapan media pembelajaran yang bervariasi, observasi awal di kelas II SD Inpres 1 Talise, banyak siswa https://jurnalfkipuntad. com/index. php/jbot/index JBOT 4 . : 63-73. Mei 2025x Ijirana et al yang belum mampu menulis angka dengan benar dan rapi. Hal keterampilan menulis angka siswa. Penggunaan media ini tampak dari kesalahan dalam bentuk penulisan angka, tidak merataan antara ukuran angka, serta kesulitan siswa dalam perhatian, dan motivasi siswa dalam belajar . Salah satu menghubungkan penulisan angka dengan simbol atau konsep media yang dinilai efektif untuk meningkatkan keterampilan menulis angka adalah media kartu angka. Menurut Annur . , kebingungan dalam menulis angka yang lebih besar, seperti media pembelajaran yang visual seperti kartu angka dapat angka puluhan dan ratusan, dan mengalami kesalahan saat memberikan rangsangan yang lebih kuat terhadap otak siswa, menyalin angka dari soal ke lembar jawaban mereka. Kondisi memudahkan mereka dalam memahami dan mengingat ini berdampak negatif pada hasil belajar matematika mereka. Media kartu angka menyediakan visualisasi yang khususnya dalam memahami operasi bilangan. jelas tentang bentuk dan urutan angka, sehingga siswa dapat Siswa Salah satu penyebab rendahnya keterampilan menulis angka pada siswa kelas II adalah metode pembelajaran yang kurang bervariasi. Guru masih cenderung menggunakan Kartu angka adalah media sederhana namun efektif yang metode ceramah dan pemberian latihan tertulis secara dapat membantu siswa mengasosiasikan angka dengan bentuk konvensional tanpa melibatkan media pembelajaran yang visualnya secara tepat . Penelitian yang dilakukan oleh menarik dan interaktif. Pembelajaran yang monoton seperti ini Reafani . menunjukkan bahwa penggunaan kartu angka membuat siswa mudah bosan dan kehilangan fokus, sehingga motivasi belajar mereka menurun. Hal ini sesuai dengan keterampilan menulis angka siswa kelas rendah secara pendapat Hamalik . , yang menyatakan bahwa pembelajaran Dalam penelitian tersebut, siswa yang diajarkan yang tidak menggunakan media yang tepat akan cenderung menggunakan kartu angka menunjukkan peningkatan dalam membosankan bagi siswa, mengurangi minat dan perhatian ketepatan dan kerapian menulis angka dibandingkan dengan mereka selama proses belajar mengajar. Selain itu, faktor siswa yang diajarkan menggunakan metode konvensional. Hal lingkungan juga turut berperan dalam rendahnya keterampilan ini menunjukkan bahwa media kartu angka dapat menjadi alat menulis angka siswa. Di SD Inpres 1 Talise, sebagian besar siswa berasal dari latar belakang keluarga dengan tingkat keterampilan menulis angka. Penelitian ini berusaha untuk pendidikan yang rendah. Orang tua siswa kurang memberikan mengisi kekosongan penelitian terkait penggunaan media pendampingan belajar di rumah, sehingga siswa hanya pembelajaran yang lebih inovatif dalam membantu siswa bergantung pada apa yang diajarkan di sekolah. Sebagaimana menguasai keterampilan dasar menulis angka. Sebagian besar dikemukakan oleh Julianty . , keterlibatan orang tua dalam penelitian yang ada sebelumnya lebih banyak berfokus pada pendidikan anak di rumah sangat penting dalam membantu penggunaan media digital dalam pembelajaran matematika, anak menguasai keterampilan dasar seperti menulis dan seperti game edukasi atau aplikasi komputer. Meskipun media Ketika lingkungan rumah tidak mendukung, digital memiliki keunggulan tersendiri, tetapi untuk siswa kemampuan anak dalam belajar menjadi terhambat. kelas rendah yang masih dalam tahap awal penguasaan Penelitian ini penting untuk dilaksanakan mengingat keterampilan dasar, media visual yang konkret seperti kartu keterampilan menulis angka merupakan kompetensi dasar angka dapat lebih mudah dipahami dan diaplikasikan. yang wajib dikuasai oleh siswa di kelas rendah. Penguasaan Kebaruan dari penelitian ini terletak pada penerapan media keterampilan ini akan menjadi fondasi penting bagi siswa untuk melanjutkan pembelajaran matematika di jenjang yang pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan. Penelitian lebih tinggi. Dalam konteks ini, media pembelajaran menjadi ini tidak hanya mengevaluasi efektivitas penggunaan kartu solusi yang potensial untuk membantu meningkatkan angka, tetapi juga melihat bagaimana media ini dapat http://jurnal. id/index. php/jbot JBOT 4 . : 63-73. Mei 2025x Ijirana et al mempengaruhi motivasi belajar siswa secara keseluruhan. siswa kelas II dengan menggunakan media kartu angka. Dengan Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, dengan setiap siklus terdiri dari empat tahap: . Perencanaan, . Pelaksanaan, . pembelajaran yang lebih bervariasi dan efektif di kelas rendah. Observasi, dan . Refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa Dalam proses pembelajaran menggunakan kartu angka, siswa kelas II SD Inpres 1 Talise yang berjumlah 30 orang. Data akan dilibatkan secara aktif melalui berbagai aktivitas menarik penelitian dikumpulkan melalui observasi terhadap lima seperti permainan kelompok, kompetisi menulis angka, dan indikator keterampilan menulis angka, yaitu: kemampuan latihan visualisasi angka menggunakan kartu. Pendekatan ini menulis angka dengan tepat, menulis angka dalam bentuk diharapkan dapat meningkatkan keterlibatan siswa dalam kata, membaca dan menulis angka dalam bentuk lambang, proses belajar, sehingga mereka dapat lebih cepat menguasai kemampuan menulis angka dalam konteks matematika dan keterampilan menulis angka. Penelitian sebelumnya oleh menulis angka berdasarkan nilai tempat. Teknik observasi Fauzan . menunjukkan bahwa pembelajaran yang digunakan untuk mencatat keterampilan menulis angka siswa melibatkan permainan dan media visual dapat meningkatkan selama proses pembelajaran. Lembar observasi disiapkan motivasi belajar siswa secara signifikan, terutama pada anak- anak yang mudah bosan dengan metode pembelajaran indikator tersebut. Selain itu, wawancara dilakukan untuk mengetahui pengalaman siswa dalam menggunakan media Berdasarkan kartu angka dan memahami bagaimana media tersebut keterampilan menulis angka siswa kelas II SD Inpres 1 Talise membantu dalam meningkatkan keterampilan mereka. Data disebabkan oleh berbagai faktor, seperti metode pembelajaran yang dikumpulkan dianalisis secara deskriptif kualitatif dan yang kurang bervariasi dan dukungan lingkungan belajar yang Oleh karena itu, penelitian ini mencoba untuk mengatasi masalah tersebut dengan menerapkan media kartu merespons penggunaan media kartu angka dan faktor-faktor angka sebagai solusi yang efektif dan mudah diaplikasikan. yang mempengaruhi peningkatan keterampilan menulis angka Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi Analisis kuantitatif dilakukan untuk mengukur peningkatan keterampilan menulis angka siswa dari tahap matematika, khususnya dalam penguasaan keterampilan dasar prasiklus hingga Siklus II. Data kuantitatif ini dihitung dalam seperti menulis angka di kelas rendah. bentuk persentase untuk menunjukkan tingkat ketercapaian Analisis setiap indikator keterampilan. Indikator keberhasilan dalam METODE penelitian ini adalah tercapainya ketuntasan 80% siswa yang Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas menunjukkan keterampilan menulis angka yang tinggi. (PTK). Berdasarkan pandangan Kemmis dan McTaggart. Berdasarkan data dari Siklus II, hasil keterampilan menulis PTK merupakan metode penelitian yang dilakukan oleh angka siswa rata-rata mencapai 91%, menunjukkan bahwa pendidik secara sistematis untuk mengatasi masalah praktis penerapan media kartu angka secara efektif berhasil yang terjadi di kelas, serta meningkatkan kualitas praktik meningkatkan keterampilan menulis angka siswa. pembelajaran melalui siklus berulang yang mencakup HASIL DAN PEMBAHASAN perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi . Dalam konteks penelitian ini, fokusnya adalah meningkatkan Prasiklus keterampilan menulis angka siswa melalui penerapan media Pada tahap prasiklus, peneliti melakukan pretes untuk kartu angka dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini menilai kemampuan awal siswa kelas II SD Inpres 1 Talise bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis angka sebelum menerapkan media kartu angka dalam pembelajaran http://jurnal. id/index. php/jbot JBOT 4 . : 63-73. Mei 2025x Ijirana et al Tabel di bawah ini menampilkan hasil perhatian memahami konsep angka dan lambang dalam pembelajaran siswa selama pembelajaran. Nilai rata-rata perhatian siswa Pada indikator Aukemampuan menulis angka dalam konteks untuk setiap indikator pada tahap pratindakan dapat dilihat matematikaAy menunjukkan persentase 60%, yang serupa pada tabel 1 berikut: Tabel 1. Hasil Keterampilan Menulis Angka dengan kemampuan menulis angka dengan tepat. Hal ini No. Indikator Presentase Kemampuan Menulis Angka dengan 60% Tepat Menulis Angka dalam Bentuk Kata Membaca dan Menulis Angka dalam 40% Bentuk Lambang Kemampuan Menulis Angka dalam 60% Konteks Matematika Menulis Angka Berdasarkan Nilai 35% Tempat Nilai Rata-Rata Berdasarkan data hasil penelitian yang disajikan, dapat menggunakan angka dalam konteks matematika, tetapi masih ada siswa yang perlu lebih banyak latihan untuk menguasai keterampilan ini. Pada indikator Aumenulis angka berdasarkan nilai tempatAy ini memiliki persentase terendah yaitu 35%. Ini menunjukkan bahwa kemampuan siswa untuk menulis angka sesuai dengan nilai tempatnya masih sangat rendah. Keterampilan ini nilai tempat yang esensial dalam operasi matematika yang menulis angka siswa kelas II SD Inpres 1 Talise sebelum lebih kompleks. Nilai rata-rata keseluruhan indikator adalah penerapan media kartu angka. Penelitian ini bertujuan untuk Nilai ini menunjukkan bahwa kemampuan awal siswa meningkatkan keterampilan menulis angka melalui media dalam keterampilan menulis angka secara keseluruhan masih kartu angka, dengan data pra-tindakan sebagai tolok ukur rendah dan membutuhkan peningkatan signifikan. Dengan Pada tahap pra-tindakan, dilakukan pretest untuk nilai rata-rata di bawah standar kompetensi yang diharapkan, menilai keterampilan awal siswa dalam menulis angka. Secara intervensi dengan media kartu angka dapat diharapkan rinci, berikut penjelasan mengenai data pada tabel 1. membantu siswa dalam mencapai keterampilan yang lebih Pada indikator Aukemampuan menulis angka dengan tepaAy memperoleh persentase 60%, yang menunjukkan bahwa Nilai rata-rata keseluruhan sebesar 47% menunjukkan sebagian besar siswa sudah memiliki kemampuan dasar dalam bahwa sebagian besar siswa kelas II SD Inpres 1 Talise masih menulis angka dengan tepat. Meski demikian, ada ruang untuk mengalami kesulitan dalam menulis angka, baik dalam bentuk perbaikan agar lebih banyak siswa mencapai kompetensi yang lambang, kata, maupun konteks matematika. Dari hasil ini, lebih baik dalam indikator ini. Pada indicator Aumenulis angka dapat disimpulkan bahwa media kartu angka dapat menjadi dalam bentuk kataAy memperoleh persentase 40%, yang strategi pembelajaran yang relevan untuk meningkatkan mengindikasikan bahwa kemampuan siswa untuk menuliskan keterampilan menulis angka. Kartu angka yang berfungsi angka dalam bentuk kata masih rendah. Siswa tampaknya sebagai media konkret diharapkan dapat membantu siswa mengalami kesulitan dalam mengonversi angka ke bentuk kata, yang dapat disebabkan oleh pemahaman konsep atau meningkatkan kemampuan dalam menulis angka baik secara minimnya latihan. tepat maupun dalam konteks matematika. Pada tahap Pada indikator Aumembaca dan menulis angka dalam bentuk lambangAy Sama dengan indikator sebelumnya, keterampilan pada setiap indikator setelah media kartu angka persentase yang diperoleh juga 40%, menunjukkan bahwa Dengan demikian, pembelajaran yang lebih siswa memerlukan peningkatan dalam membaca dan menulis interaktif melalui media kartu angka dapat merangsang minat angka dalam bentuk lambang. Ini merupakan keterampilan belajar siswa, memudahkan mereka dalam memahami konsep dasar yang perlu diperkuat agar siswa lebih siap dalam http://jurnal. id/index. php/jbot penting untuk dipahami agar siswa dapat menguasai konsep dilakukan analisis dan interpretasi mengenai keterampilan JBOT 4 . : 63-73. Mei 2025x Ijirana et al dasar penulisan angka, dan meningkatkan keterampilan angka siswa untuk setiap indikator pada siklus I dapat dilihat menulis angka sesuai dengan indikator yang diharapkan. pada tabel 2 berikut: Tujuannya adalah agar siswa lebih termotivasi dan Tabel 2. Hasil Keterampilan Menulis Angka Indikator Presentase Kemampuan Menulis Angka dengan Tepat Menulis Angka dalam Bentuk Kata Membaca dan Menulis Angka dalam Bentuk Lambang Kemampuan Menulis Angka dalam Konteks Matematika Menulis Angka Berdasarkan Nilai Tempat Nilai Rata-Rata mampu menulis angka secara tepat. Selama pelaksanaan Berdasarkan data pada siklus I, terdapat peningkatan siklus I, hasil dari penggunaan media kartu angka diukur signifikan dalam keterampilan menulis angka setelah melalui penilaian terhadap keterampilan menulis angka siswa. penerapan media kartu angka. Berikut adalah pembahasan dan Penilaian ini dilakukan dengan menggunakan beberapa untuk setiap indikator berdasarkan data yang disajikan dalam indikator yang relevan. Pada siklus I, penggunaan media kartu angka indikator Siklus I No. Pada siklus I, peneliti merancang perangkat pembelajaran dengan mengintegrasikan media kartu angka sebagai alat bantu untuk meningkatkan keterampilan menulis angka siswa kelas II. Media kartu angka digunakan untuk membuat pembelajaran lebih menarik dan interaktif, dengan harapan mampu meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses belajar AuKemampuan Menulis Angka dengan TepatAy menunjukkan peningkatan dari sebelumnya yaitu 70%. Peningkatan ini menunjukkan bahwa penggunaan kartu angka membantu siswa lebih memahami cara menulis angka dengan benar. Namun, masih ada beberapa siswa yang memerlukan peningkatan lebih lanjut. Temuan ini sejalan dengan penelitian Reafani . , yang menunjukkan bahwa media kartu angka efektif meningkatkan kemampuan menulis angka pada siswa kelas rendah SD. Penggunaan kartu angka dapat Gambar 1. Modul Ajar Siklus I membantu siswa mengidentifikasi dan menuliskan angka Nilai rata-rata keterampilan menulis angka siswa pada dengan lebih tepat karena sifat visual dan konkret dari media setiap indikator dalam siklus I kemudian dianalisis untuk tersebut, yang sesuai dengan tahap perkembangan operasional melihat pengaruh media kartu angka terhadap peningkatan konkret menurut teori Piaget. keterampilan menulis angka siswa. Berdasarkan tabel yang Pada indikator AuMenulis Angka dalam Bentuk KataAy disajikan (Tabel . , dapat terlihat bagaimana setiap indikator terjadi peningkatan dari 40% pada prasiklus menjadi 50% di siklus I. Hal ini menunjukkan adanya perbaikan, tetapi keterampilan menulis siswa. Jika nilai rata-rata motivasi siswa kemampuan menulis angka dalam bentuk kata masih relatif menunjukkan hasil yang positif, ini berarti penggunaan media Hal ini menandakan bahwa siswa masih memerlukan kartu angka memberikan dampak yang signifikan terhadap latihan lebih intensif untuk mengonversi angka ke dalam peningkatan keterampilan menulis angka siswa dalam bentuk kata. Hal ini sejalan dengan penelitian oleh Hasibuan pembelajaran matematika. Sebaliknya, jika nilai masih . bahwa menulis angka dalam bentuk kata merupakan rendah, maka peneliti mungkin perlu melakukan revisi atau keterampilan yang membutuhkan lebih banyak bimbingan perbaikan pada pendekatan yang digunakan dalam siklus khusus dan latihan. Siswa sering mengalami kesulitan dalam Adapun nilai rata-rata keterampilan menulis menghubungkan angka dengan bentuk verbalnya, terutama pada angka yang lebih besar. Penelitian ini mendukung http://jurnal. id/index. php/jbot JBOT 4 . : 63-73. Mei 2025x Ijirana et al pentingnya latihan berulang menggunakan media visual antara angka dan nilai tempat, sehingga siswa dapat seperti kartu angka untuk memperkuat keterampilan ini. memanipulasi dan mengelompokkan angka sesuai dengan Pada indikator AuMembaca dan Menulis Angka dalam tempat ribuan, ratusan, puluhan, dan satuan. Penelitian ini Bentuk LambangAy mengalami peningkatan paling besar, dari mendukung temuan bahwa kartu angka adalah alat yang 40% pada prasiklus menjadi 80%. Hasil ini menunjukkan efektif untuk memperkuat konsep ini. bahwa siswa semakin mampu mengenali dan menuliskan Nilai rata-rata keseluruhan meningkat dari 47% pada tahap angka dalam bentuk lambang, terutama setelah mereka prasiklus menjadi 71% pada siklus I. Peningkatan ini menggunakan kartu angka secara aktif dalam pembelajaran. menunjukkan bahwa secara keseluruhan, keterampilan Menurut penelitian Nayazik . , media konkret seperti kartu menulis angka siswa meningkat secara signifikan setelah angka sangat membantu siswa dalam mengenali angka dalam penerapan media kartu angka. Hasil ini menunjukkan bahwa bentuk lambang. Peningkatan ini sesuai dengan teori Bruner, media kartu angka merupakan strategi yang efektif dalam yang menyatakan bahwa anak-anak belajar dengan baik melalui manipulasi objek konkret sebelum mereka mampu matematika mereka. Penggunaan media kartu angka dalam memahami konsep abstrak seperti lambang matematika . pembelajaran mendukung teori Vygotsky tentang Zona Penelitian ini menemukan bahwa penggunaan media visual Perkembangan Proksimal (ZPD). Menurut Vygotsky, anak- mempermudah proses internalisasi lambang angka pada anak belajar lebih baik ketika mereka diberi alat bantu seperti media konkret untuk mendukung perkembangan kognitif Pada indikator AuKemampuan Menulis Angka dalam Kartu angka berfungsi sebagai scaffolding yang Konteks MatematikaAy meningkat dari 60% pada prasiklus membantu siswa mengatasi kesulitan dalam menulis angka, menjadi 75%. Ini menunjukkan bahwa siswa mulai mampu memahami dan menulis angka dalam situasi matematika yang menghubungkannya dengan konsep matematika . Temuan lebih kompleks, seperti soal cerita atau operasi hitung di atas juga sejalan dengan pendapat Afidati . yang Hal tersebut sejalan dengan penelitian Hasibuan menyatakan bahwa pembelajaran yang efektif terjadi melalui . yang menunjukkan bahwa media kartu angka dapat tiga tahapan: enaktif . elalui aks. , ikonik . elalui gamba. , membantu siswa menghubungkan angka dengan konteks dan simbolik . elalui simbo. Kartu angka mendukung matematika nyata. Kartu angka dapat digunakan dalam latihan ketiga tahap ini dengan memberikan siswa alat visual untuk soal dan permainan matematika yang membuat siswa terlibat mengenali angka . dan kemudian menghubungkannya aktif dalam memahami penggunaan angka dalam berbagai dengan simbol matematika yang lebih abstrak . konteks, seperti operasi penjumlahan dan pengurangan. Ini mendukung hasil penelitian yang menunjukkan peningkatan pada kemampuan siswa dalam konteks matematika. Peningkatan Aukemampuan menulis angka berdasarkan nilai tempatAy, dari 35% pada prasiklus menjadi 80%. Hasil ini menegaskan bahwa media kartu angka sangat membantu siswa memahami konsep nilai tempat, yang merupakan dasar penting dalam Gambar 2. Penerapan Media Kartu Angka Hal ini sejalan dengan penelitian Destiani . Hasil penelitian pada siklus I menunjukkan bahwa menemukan bahwa penggunaan media konkret seperti kartu penggunaan media kartu angka mampu meningkatkan angka sangat efektif untuk membantu siswa memahami keterampilan menulis angka siswa kelas II SD Inpres 1 Talise. konsep nilai tempat. Media ini memvisualisasikan hubungan http://jurnal. id/index. php/jbot JBOT 4 . : 63-73. Mei 2025x Ijirana et al Secara keseluruhan, nilai rata-rata keterampilan menulis pada siklus II. Peningkatan ini menunjukkan bahwa siswa angka siswa mencapai 71%, menunjukkan bahwa penerapan semakin mampu menuliskan angka secara akurat setelah media interaktif telah berhasil meningkatkan keterampilan menggunakan media kartu angka. Kemajuan ini menunjukkan menulis anka siswa kelas II SD Inpres 1 Talise dalam mata bahwa siswa lebih percaya diri dalam menulis angka dan pelajaran matematika. Namun, masih ada aspek-aspek memahami konsep numerik dasar. Temuan tersebut sejalan tertentu, yang memerlukan perhatian lebih. Meskipun dengan penelitian Annur, . yang menemukan bahwa hasilnya positif, peneliti akan melanjutkan pada siklus II. Hal media kartu angka membantu siswa dalam meningkatkan ini dikarenakan secara keseluruhan hasil keterampilan keterampilan menulis angka dengan tepat, karena media ini menulis angka siswa belum mencapai Kriteria Ketuntasan memungkinkan siswa belajar melalui representasi visual yang Maksimal yaitu 80%. Hal ini sesuai dengan teori Piaget, yang menekankan bahwa siswa pada usia SD berada pada tahap operasional Siklus II konkret, di mana mereka belajar dengan baik melalui Pada tahap Siklus II, peneliti merancang pembelajaran manipulasi objek nyata . yang menyesuaikan dengan kekurangan yang ditemukan pada Pada Indikator AuMenulis Angka dalam Bentuk KataAy juga Siklus I. Refleksi dari Siklus I, terutama pada indikator- terjadi pada indikator menulis angka dalam bentuk kata, dari indikator yang menunjukkan rendahnya keterampilan menulis 50% pada siklus I menjadi 85% pada siklus II. Ini angka siswa, dijadikan dasar untuk perbaikan pada Siklus II menunjukkan bahwa siswa sudah mulai memahami hubungan Penerapan media kartu angka dalam pembelajaran antara angka dan kata-kata yang mewakilinya, sehingga matematika disusun agar lebih sesuai dengan kebutuhan siswa mampu mengonversi angka menjadi bentuk kata dengan lebih di kelas, sehingga mereka dapat belajar secara aktif. Tabel di Temuan di atas relevan dengan penelitian Wibowo, bawah ini menampilkan hasil kemampuan keterampilan . bahwa proses mengubah angka menjadi bentuk kata menulis angka siswa pada pembelajaran matematika, adapun membutuhkan bimbingan khusus dan latihan terus-menerus. hasil dari setiap indikator keterampilan menulis angka siswa Penggunaan kartu angka yang diintegrasikan dengan latihan pada Siklus II dapat dilihat pada Tabel 3 berikut: verbal membantu siswa lebih baik dalam keterampilan ini. No. Tabel 3. Hasil Keterampilan Menulis Angka Indikator Presentase Kemampuan Menulis Angka dengan Tepat Menulis Angka dalam Bentuk Kata Membaca dan Menulis Angka dalam Bentuk Lambang Kemampuan Menulis Angka dalam Konteks Matematika Menulis Angka Berdasarkan Nilai Tempat Nilai Rata-Rata Penelitian Vygotsky, menyatakan bahwa dengan bantuan media konkret, seperti kartu angka, siswa dapat mencapai pemahaman yang lebih tinggi melalui scaffolding atau dukungan pembelajaran dari guru . Indikator AuMembaca dan Menulis Angka dalam Bentuk LambangAy mengalami peningkatan yang sangat signifikan, dari 80% pada siklus I menjadi 95% pada siklus II. Hasil ini menegaskan bahwa siswa semakin mahir mengenali dan Berdasarkan hasil penelitian pada siklus II, terdapat menuliskan lambang angka dengan bantuan media kartu peningkatan signifikan pada keterampilan menulis angka Penggunaan kartu angka memfasilitasi pengenalan Nilai rata-rata keterampilan menulis angka siswa lambang angka yang lebih baik. Pada indikator AuKemampuan mencapai 91%, yang menunjukkan bahwa media kartu angka Menulis Angka dalam Konteks MatematikaAy meningkat dari efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa. Berikut ini 75% pada siklus I menjadi 90% pada siklus II. Ini adalah pembahasan untuk masing-masing indikator: Pada menunjukkan bahwa siswa semakin mampu menggunakan Indikator AuKemampuan Menulis Angka dengan TepatAy angka dalam situasi matematika yang lebih kompleks, seperti meningkat signifikan dari 70% pada siklus I menjadi 90% http://jurnal. id/index. php/jbot JBOT 4 . : 63-73. Mei 2025x Ijirana et al soal cerita dan aplikasi konsep angka dalam operasi hitung. Hal ini sejalan dengan penelitian oleh Annur . menyebutkan perkembangan proksimalnya . Dengan menggunakan bahwa media kartu angka dapat membantu siswa dalam media kartu angka, siswa memperoleh alat bantu yang menulis angka dengan benar dalam konteks matematika yang memudahkan mereka untuk memahami dan menguasai lebih kompleks. Peningkatan ini juga didukung oleh teori konsep-konsep angka yang lebih sulit. Media ini berperan Bruner, yang menjelaskan bahwa pembelajaran melalui media konkret membantu siswa mengaitkan konsep matematika mengembangkan keterampilan mereka dengan lebih baik. abstrak dengan situasi nyata . Pada indikator AuMenulis Pendapat di atas juga sejalan dengan teori Jean Piaget yang Angka Berdasarkan Nilai TempatAy menunjukkan peningkatan menyatakan bahwa anak-anak pada usia 7 hingga 11 tahun yang signifikan, dari 80% pada siklus I menjadi 95% pada berada dalam tahap operasional konkret, di mana mereka siklus II. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan kartu angka belajar melalui manipulasi objek nyata . Kartu angka, sangat efektif dalam membantu siswa memahami konsep nilai sebagai media konkret, membantu siswa memahami angka tempat, yang merupakan salah satu aspek fundamental dalam dengan lebih baik karena mereka dapat memanipulasi kartu- pembelajaran matematika di tingkat dasar. Menurut Permata kartu tersebut secara langsung dan menghubungkannya . , media kartu angka membantu siswa memahami konsep dengan konsep angka yang dipelajari. nilai tempat melalui visualisasi yang jelas. Kartu angka memungkinkan siswa melihat hubungan antara angka dan tempat mereka dalam urutan nilai, seperti satuan, puluhan, dan Gambar 4. Penerapan Media Kartu Angka Hasil penelitian pada siklus II menunjukkan bahwa penerapan media kartu angka berhasil meningkatkan keterampilan menulis angka pada siswa kelas 2 SD Inpres 1 Talise. Setiap indikator menunjukkan peningkatan yang signifikan, terutama pada kemampuan membaca dan menulis angka dalam bentuk lambang . %) dan menulis angka Gambar 3. Modul Ajar Siklus II berdasarkan nilai tempat . %). Nilai rata-rata keseluruhan Berdasarkan hasil penelitian di atas, nilai rata-rata sebesar 91% mengindikasikan bahwa media kartu angka keterampilan menulis angka siswa meningkat dari 71% pada adalah alat pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan siklus I menjadi 91% pada siklus II. Peningkatan ini keterampilan menulis angka siswa. Peningkatan ini didukung menunjukkan bahwa secara keseluruhan, keterampilan oleh teori Vygotsky dan Piaget, serta penelitian sebelumnya menulis angka siswa telah mencapai tingkat yang sangat baik setelah penerapan media kartu angka. Kemajuan ini menunjukkan bahwa media ini sangat efektif dalam Hal mengindikasikan bahwa pembelajaran hanya dilakukan mendukung keterampilan menulis angka siswa kelas 2 SD. sampai pada siklus II, karena pada siklus II sudah mencapai Hasil penelitian tersebut sejalan dengan Teori Vygotsky Lev Kriteria Ketuntasan Maksimal yaitu 80%. Vygotsky menyatakan bahwa pembelajaran efektif terjadi http://jurnal. id/index. php/jbot JBOT 4 . : 63-73. Mei 2025x Ijirana et al Adapun perbandingan hasil keterampilan menulis angka siswa mulai dari pra-tindakan, siklus I dan siklus II sebagai No. Tabel 4. Perbandingan Hasil Keterampilan Menulis Angka Siswa Prasiklus. Siklus I dan Siklus II Indikator Presentase Prasiklus Siklus I Siklus II Kemampuan Menulis Angka dengan Tepat Menulis Angka dalam Bentuk Kata Membaca dan Menulis Angka dalam Bentuk 40% Lambang Kemampuan Menulis Angka dalam Konteks 60% Matematika Menulis Angka Berdasarkan Nilai Tempat Nilai Rata-Rata Berdasarkan data perbandingan keterampilan menulis kemampuan siswa dalam menulis angka secara tepat, angka siswa dari prasiklus hingga Siklus II, terlihat adanya mengenal lambang angka, dan memahami konsep nilai peningkatan yang sangat signifikan pada semua indikator keterampilan menulis angka setelah penerapan media kartu Secara keseluruhan, penerapan media kartu angka yang angka dalam pembelajaran matematika. Pada tahap prasiklus, digunakan secara efektif telah terbukti mampu meningkatkan rata-rata keterampilan menulis angka siswa hanya berada di keterampilan menulis angka siswa secara signifikan dari angka 47%, mencerminkan bahwa siswa masih mengalami prasiklus hingga Siklus II, menjadikan pembelajaran kesulitan dalam menulis angka dengan tepat, menulis angka matematika lebih konkret dan memfasilitasi pemahaman dalam bentuk kata, dan memahami nilai tempat. Setelah siswa dalam menulis angka dengan lebih baik. penerapan media kartu angka pada Siklus I, terjadi KESIMPULAN peningkatan rata-rata keterampilan menulis angka menjadi Berdasarkan hasil penelitian tentang penerapan media Peningkatan ini menandakan bahwa media kartu angka mulai membantu siswa lebih memahami dan terampil dalam menulis angka. meningkatkan keterampilan menulis angka siswa kelas II. Puncaknya pada Siklus II, rata-rata keterampilan menulis dapat disimpulkan bahwa: Penerapan media kartu angka angka siswa mencapai 91%, yang menunjukkan keberhasilan secara signifikan meningkatkan keterampilan menulis angka penerapan media kartu angka secara konsisten dalam meningkatkan keterampilan siswa. Berdasarkan tabel di atas, mengalami peningkatan dari 47% pada prasiklus menjadi 71% setiap indikator mengalami peningkatan yang konsisten dari pada Siklus I, dan mencapai 91% pada Siklus II. Semua prasiklus hingga Siklus II, dengan peningkatan yang paling signifikan pada kemampuan membaca dan menulis angka peningkatan yang signifikan dari prasiklus hingga Siklus II. dalam bentuk lambang serta menulis angka berdasarkan nilai Penggunaan media kartu angka yang lebih inovatif dan Hal ini sesuai dengan teori pembelajaran dari Piaget, menarik, serta pemberian bimbingan yang lebih sistematis, yang menekankan pentingnya media konkret seperti kartu mampu membantu siswa lebih memahami konsep angka, angka dalam membantu siswa memahami konsep numerik melalui manipulasi langsung. Selain itu, penelitian yang menjadikan pembelajaran matematika lebih mudah dipahami dilakukan oleh Hasibuan . juga mendukung bahwa dan menarik. Hasil penelitian ini mendukung pandangan bahwa penggunaan media konkret seperti kartu angka dapat Rata-rata menciptakan lingkungan belajar yang lebih efektif dalam http://jurnal. id/index. php/jbot JBOT 4 . : 63-73. Mei 2025x Ijirana et al membantu siswa menguasai keterampilan dasar matematika, . Fauzan. Rahmat, and C. Carsiwan. AuPembelajaran media audio visual dalam Pendidikan Jasmani: Systematic literatur review,Ay BravoAos: Journal of Physical Education and Sport Science, vol. 12, no. 2, pp. 148Ae158, 2024. Utomo. Asvio, and F. Prayogi. AuMetode Penelitian Tindakan Kelas (PTK): Panduan Praktis untuk Guru dan Mahasiswa di Institusi Pendidikan,Ay Pubmedia Jurnal Penelitian Tindakan Kelas Indonesia, vol. 1, no. 4, p. Jul. 2024, doi: 47134/ptk. Nayazik. Suwignyo, and F. Meidika. AuPeningkatan Kemampuan Kognitif Dalam Mengurutkan Lambang Bilangan Melalui Media Kartu Angka,Ay Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, vol. 9, no. 2, pp. 160Ae171. May 2019, doi: 10. 24246/j. Lastini. Haryanti. Sumardjoko, and E. Fauziati. AuImplementasi teori perkembangan kognitif bruner pada pembelajaran matematika tentang perkalian di kelas ii sekolah dasar,Ay Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, vol. 9, no. 03, pp. 478Ae494, . Destiani. AuPENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN KARTU ANGKA BERGAMBAR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK DI TK CITRA DARMA LAMPUNG BARAT,Ay UIN Raden Intan Lampung. Lampung, 2018. Rozana. Wulan, and R. Hayati. Pengembangan Kognitif Anak usia dini . eori dan Tasikmalaya: Edu Publisher, 2020. Afidati and P. Nur Malasari. AuPEMBELAJARAN MATEMATIKA YANG BERMAKNA MENGGUNAKAN PENDEKATAN TEORI KOGNITIVISME,Ay Al-Irsyad Journal Mathematics Education, vol. 2, no. 2, pp. 67Ae77. Jul. 2023, doi: 10. 58917/ijme. Agustyaningrum and P. Pradanti. AuTeori Perkembangan Piaget dan Vygotsky: Bagaimana Implikasinya dalam Pembelajaran Matematika Sekolah Dasar,Ay Jurnal Absis: Jurnal Pendidikan Matematika Dan Matematika, vol. 5, no. 1, pp. 568Ae 582, 2022. Wibowo. PENGANTAR TEORI-TEORI BELAJAR DAN MODEL-MODEL PEMBELAJARAN. Jakarta: Puri Cipta Media, 2020. [Onlin. Available: seperti menulis angka. Berdasarkan temuan penelitian ini, disarankan untuk terus mengembangkan dan menggunakan media konkret seperti kartu angka dalam proses pembelajaran, terutama pada mata pelajaran yang memerlukan pemahaman dasar yang kuat, seperti matematika pada kelas awal. REFFERENSI Soviawati. AuPendekatan Matematika Realistik (PMR) untuk Meningkatkan Kemampuan Berfikir Siswa di Tingkat Sekolah Dasar,Ay Jurnal Edisi Khusus, no. 2, 2011. Rosmala. Model-model pembelajaran matematika. Jakarta: Bumi Aksara, 2021. Utami. Endaryono, and T. Djuhartono. AuKemampuan peserta didik dalam menyelesaikan soal cerita matematika. , ,Ay Faktor: Jurnal Ilmiah Kependidikan, vol. 5, no. 3, pp. 187Ae192, 2018. Hamalik. Pendidikan Guru Berdasarkan Pendekatan Kompetensi, 7th ed. Jakarta: PT. Bumi Aksara, 2010. Julianty. Alifa Nur Latifah. Wulandari, and Rostika. AuAnalisis Kesulitan Membaca Pada Anak Kelas Tinggi Sekolah Dasar Negeri Bojongsalam 04,Ay Tadzkirah : Jurnal Pendidikan Dasar, pp. 62Ae68. Jun. 2023, doi: 10. 55510/tadzkirah. Febrita and M. Ulfah. AuPeranan Media Pembelajaran Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa,Ay in Diskusi Panel Nasional Pendidikan Matematika. Jakarta Selatan: Universitas Indraprasta PGRI, 2019. Annur. AuPENGENALAN BILANGAN MELALUI PERMAINAN MEDIA KARTU ANGKA PADA ANAK USIA DINI DI TK ABA PAROMBEAN KABUPATEN ENREKANG,Ay Universitas Muhammadiyah Pare Pare. Pare pare, 2024. Hasibuan. AuPenggunaan Media Kartu Angka Dalam Upaya Meningkatkan Kemampuan Mengenal Angka Pada Anak Usia Dini,Ay PAUDIA, vol. 09, no. 02, pp. 62Ae70, 2020, doi: 10. 26877/paudia. Reafani. Fatmawati, and I. Irdamurni. AuMedia Puzzel Kartu Angka Meningkatkan Kemampuan Operasi Pengurangan bagi Anak Diskalkulia,Ay Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus, vol. 2, no. 1, p. Jan. 2018, doi: 10. 24036/jpkk. http://jurnal. id/index. php/jbot JBOT 4 . : 63-73. Mei 2025x Ijirana et al https://books. id/books?id=wnQLEaQ BAJ Sodikin. Santoso. Permata. Guntur, and J. Juryati. AuPeningkatan Pemahaman Nilai Tempat pada Siswa Kelas 3 Melalui Pendekatan Pembelajaran Matematika Interaktif,Ay Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT), vol. 3, no. 01, pp. 35Ae52, 2024. Sari. AuIMPLEMENTASI KONSEP ZONE OF PROXIMAL DEVELOPMENT ( ZPD) MENURUT VYGOTSKY PADA PERKEMBANGAN ANAK USIA DINI DALAM TINJAUAN PENDIDIKAN ISLAM,Ay IAIN Bengkulu. Bengkulu, 2018. http://jurnal. id/index. php/jbot