JISHUM (Jurnal Ilmu Sosial dan Humanior. https://journal. id/index. php/jishum Vol. No. 4 November 2023. Hal. E-ISSN 2962-0120 Pengaruh Digital Marketing Terhadap Revisit Intention Objek Wisata di Kabupaten Sumbawa Barat Stevany Hanalyna Dethan*1. Baiq Dinna Widiyasti2. Rina Komala3 1,2Manajemen. Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Universitas Bumigora. Indonesia 3Bisnis Digital. Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Universitas Bumigora. Indonesia *E-mail: eva@universitasbumigora. id1, baiqdinna@universitasbumigora. komala@universitasbumigora. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh digital marketing terhadap revisit intention objek wisata di Kabupaten Sumbawa Barat. Jenis penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah penelitian asosiatif. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan non probability sampling yaitu dengan teknik purposive sampling dan sampel yang digunakan sebanyak 100 responden. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda. Hasil dari penelitian ini bahwa digital marketing . ccessibility, interactivity, entertainment dan credibilit. mempunyai pengaruh terhadap revisit intention objek wisata Kabupaten Sumbawa Barat. Namun sub variabel informativeness yang mempunyai pengaruh tetapi tidak signifikan. Kata Kunci : Digital Marketing dan Revisit Intention Abstract This study aimed to determine and analysis effect digital marketing on revisit destination in West Sumbawa Regency. This associative research study was conducted. The study employed a non probability sampling with purposive sampling technique by involving 100 respondents as the samples. Data analysis method in this study use multiple linier regression analysis. The results of this study indicate digital marketing . ccessibility, interactivity, entertainment and redibilit. have a significant effect on Revisit Intention. However, the partially tested informativeness sub variable did have a effect but not significant on revisit ntention. Keywords : Digital Marketing dan Revisit Intention JISHUM (Jurnal Ilmu Sosial dan Humanior. https://journal. id/index. php/jishum Vol. No. 4 November 2023. Hal. E-ISSN 2962-0120 PENDAHULUAN Pariwisata modern adalah konsep pariwisata yang mendefinisikan dirinya sebagai produk bisnis modern. Jadi semua produk pariwisata didesain sebagai produk bisnis, mulai dari destinasi, ekonomi kreatif, transportasi, perhotelan, venue rekreasi, atraksi seni dalam paket-paket wisata yang menarik, menantang dan mengesankan. Pariwisata modern diklasifikasikan dalam beberapa komponen penting, yaitu . destinasi, . transportasi, . pemasaran pariwisata, . sumber Dalam perspektif yang lain, pemerintah Indonesia mengklasifikasikan komponen pariwisata ke dalam beberapa bagian penting seperti : . industri pariwisata, . destinasi pariwisata, . pemasaran pariwisata dan . kelembagaan pariwisata (Bungin, 2. Komunikasi berperan penting pada pemasaran pariwisata di berbagai elemen pemasaran. Peran komunikasi sangat penting di sektor pariwisata, sebagai alat dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat atau wisatawan akan media-media yang terait dengan destinasi wisata yang akan dikunjungi. Seriing dengan perkembangan dan kemajuan teknologi memberikan kemudahan dalam pencarian destinasi wisata yang akan dituju melalui media-media berbasis digital. Pemanfaatan teknologi berbasis digital saat ini menjadi tuntutan untuk mempercepat perkembangan pariwisata yang tidak lagi konvensional saat melakukan pemasaran produk Dengan percepatan perkembangan teknologi melalui digital marketing diharapkan dapat memicu pertumbuhan ekonomi daerah dengan pemanfaatan secara optimal potensi-potensi produk pariwisata yang dimiliki daerah tersebut. Menurut Chaffey . digital marketing atau pemasaran digital memiliki arti yang hampir sama dengan pemasaran elektronik . -marketin. keduanya menggambarkan manajemen dan pelaksanaan pemasaran menggunakan media elektronik, jadi yang dimaksud digital marketing adalah penerapan teknologi digital yang membentuk saluran online . hannel onlin. ke pasar . ebsite, e-mail, youtube, instagram, facebook dan jejaring sosial lainny. yang memberikan kontribusi terhadap kegiatan pemasaran yang bertujuan untuk mendapatkan keuntungan serta membangun dan mengembangkan hubungan dengan pelanggan. Menurut Nasdini . indikator digital marketing yaitu Accessibility . Interactivity . Entertainment . Credibility . Informativeness . JISHUM (Jurnal Ilmu Sosial dan Humanior. https://journal. id/index. php/jishum Vol. No. 4 November 2023. Hal. E-ISSN 2962-0120 Sementara itu, intensi mengunjungi kembali . evisit intentio. terjadi ketika para wisatawan memperoleh kesan yang baik dan kepuasan dari pengalamannya pada saat pertama kali berkunjung dan akan memutuskan untuk kembali pada waktu berikutnya. Oleh karena itu, kembalinya wisatawan atau pengunjung di masa depan karena mereka memiliki kesenangan atau kepuasan yang lebih baik dari pengalaman yang diharapkannya (Ross dalam Yang, 2. Menurut George & George . mengungkapkan bahwa dimensi dari revisit intention yaitu Past Visit. Sense of Place. Attachment to Place dan Novelty Seeking. Kabupaten Sumbawa Barat merupakan salah satu Kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Pesona alam yang dimiliki Kabupaten Sumbawa Barat sangat menarik dan memiliki potensi yang besar untuk menarik wisatawan baik wisatawan domestik maupun wisatawan asing. Hal tersebut akan dapat terwujud jika diikuti dengan tersedianya fasilitas pendukung yang memadai seperti hotel. Wisatawan yang datang dari luar daerah tentu membutuhkan tempat untuk Salah satu alternatif yang paling banyak diminati wisatawan adalah dengan menginap di Berdasarkan survei yang dilakukan oleh BPS Kabupaten Sumbawa Barat, . , jumlah hotel dan penginapan yang ada di Kabupaten Sumbawa Barat pada tahun 2021 adalah 48 hotel. Hotel dan penginapan tersebut tersebar di empat kecamatan yaitu Kecamatan Sekongkang. Kecamatan Jereweh. Kecamatan Maluk, dan Kecamatan Taliwang. Dari jumlah tersebut, kamar yang tersedia sekitar 478 kamar dengan tempat tidur sebanyak 736. Sementara itu, jumlah wisatawan yang menginap di hotel pada tahun 2021 tercatat sebanyak 3. 577 dengan rincian 3. 488 merupakan wisatawan mancanegara dan 89 merupakan wisatawan domestik. Jumlah tersebut diharapkan terus meningkat setiap tahunnya mengingat berbagai kebijakan telah diambil oleh pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat berkaitan dengan pariwisata(BPS Kabupaten Sumbawa Barat, 2. Berdasarkan pemaparan tersebut, maka tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh digital marketing terhadap revisit intention objek wisata di Kabupaten Sumbawa Barat. METODE PENELITIAN Jenis penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah penelitian asosiatif yang bertujuan untuk mengetahui hubungan atau pengaruh antara dua variabel atau lebih (Suliyanto. Populasi pada penelitian ini adalah wisatawan yang pernah berkujung pada objek wisata di JISHUM (Jurnal Ilmu Sosial dan Humanior. https://journal. id/index. php/jishum Vol. No. 4 November 2023. Hal. E-ISSN 2962-0120 Kabupaten Sumbawa Barat. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Non-Probability Sampling yaitu dengan Teknik Purposive Sampling. Menurut Sugiyono . teknik purposive sampling adalah teknik penentuan sampel dengan pertimbangan Pertimbangan yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah wisatawan yang berkunjung lebih dari satu kali ke objek wisata Kabupaten Sumbawa Barat dan wisatawan yang menggunakan sosial media yang menunjukkan lokasi dan objek wisata di Kabupaten Sumbawa Barat . Sampel yang digunakan sebanyak 100 responden dan metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara melalui kuesioner sebagai instrumen penelitian. Guna menghasilkan data kuantitatif, skala Likert digunakan sebagai skala pengukuran. Adapun alat analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda. HASIL DAN PEMBAHASAN Berikut merupakan hasil penelitian dan pembahasan pengaruh digital marketing terhadap revisit intention objek wisata Kabupaten Sumbawa Barat, dengan menggunakan 100 responden. Uji Normalitas Gambar 1. Grafik Hitogram JISHUM (Jurnal Ilmu Sosial dan Humanior. https://journal. id/index. php/jishum Vol. No. 4 November 2023. Hal. E-ISSN 2962-0120 Gambar 1 menunjukkan bahwa data yang digunakan dalam penelitian berdistribusi normal. Ini ditunjukkan dengan distribusi data yang membentuk pola lonceng, sehingga penyebaran data berdistribusi normal. Gambar 2. Grafik Normal Probabillity Gambar 2 menunjukkan bahwa data yang digunakan dalam penelitian berdistribusi normal. Ini ditunjukkan dengan tersebarnya titik-titik data mengikuti garis miring . maka data berdistribusi normal. Uji Multikolinieritas Tabel 1. Hasil Uji Multikolinieritas Sub Variabel Tolerance VIF Accessibillity 0,946 1,057 Interactivity 0,875 1,143 Entertainment 0,896 1,117 Credibillity 0,904 1,106 Informativeness 0,948 1,055 Sumber : Data Primer Diolah JISHUM (Jurnal Ilmu Sosial dan Humanior. https://journal. id/index. php/jishum Vol. No. 4 November 2023. Hal. E-ISSN 2962-0120 Tabel 1 menunjukkan bahwa masing-masing variabel independent mempunyai nilai tolerance lebih dari 0,1 dan VIF kurang dari 10 , sehingga pada penelitian tidak terjadi multikolinieritas pada model regresi. Analisis Regresi Linier Berganda Tabel 2. Hasil Analisis Regresi Liner Berganda Sub Variabel Std. Error (Contan. 1,857 0,440 Accessibillity (X. 0,119 0,060 Interactivity (X. 0,151 0,054 Entertainment (X. 0,147 0,045 Credibillity (X. 0,152 0,056 Informativeness (X. 0,007 0,057 Sumber : Data Primer Diolah Y = 1,857 0,119X1 0,151X2 0,147X3 0,152X4 0,007X5 Konstanta . Memiliki arti jika semua variabel bebas (Accessibillity. Interactivity. Entertainment. Credibillity dan Informativenes. memiliki nilai nol, maka nilai variabel terikat . evisit intentio. sebesar 1,857. X1 terhadap Y Nilai koefisien untuk variabel X1 sebesar 0,119 dan bertanda positif menunjukkan bahwa X1 mempunyai hubungan yang searah dengan Y. Ini mengandung arti bahwa setiap kenaikan X1 satu satuan, maka Y akan mengalami kenaikan sebesar 0,119 dan sebaliknya setiap penurunan X1 satu satuan, maka Y akan mengalami penurunan sebesar 0,119 dengan asumsi bahwa variabel bebas lainnya dari model regresi tetap. X2 terhadap Y Nilai koefisien untuk variabel X2 sebesar 0,151 dan bertanda positif menunjukkan bahwa X2 mempunyai hubungan yang searah dengan Y. Ini mengandung arti bahwa setiap kenaikan X2 satu satuan, maka Y akan mengalami kenaikan sebesar 0,151 dan sebaliknya setiap JISHUM (Jurnal Ilmu Sosial dan Humanior. https://journal. id/index. php/jishum Vol. No. 4 November 2023. Hal. E-ISSN 2962-0120 penurunan X2 satu satuan, maka Y akan mengalami penurunan sebesar 0,151 dengan asumsi bahwa variabel bebas lainnya dari model regresi tetap. X3 terhadap Y Nilai koefisien untuk variabel X3 sebesar 0,147 dan bertanda positif menunjukkan bahwa X3 mempunyai hubungan yang searah dengan Y. Ini mengandung arti bahwa setiap kenaikan X3 satu satuan, maka Y akan mengalami kenaikan sebesar 0,147 dan sebaliknya setiap penurunan X3 satu satuan, maka Y akan mengalami penurunan sebesar 0,147 dengan asumsi bahwa variabel bebas lainnya dari model regresi tetap. X4 terhadap Y Nilai koefisien untuk variabel X4 sebesar 0,152 dan bertanda positif menunjukkan bahwa X4 mempunyai hubungan yang searah dengan Y. Ini mengandung arti bahwa setiap kenaikan X4 satu satuan, maka Y akan mengalami kenaikan sebesar 0,152 dan sebaliknya setiap penurunan X4 satu satuan, maka Y akan mengalami penurunan sebesar 0,152 dengan asumsi bahwa variabel bebas lainnya dari model regresi tetap. X5 terhadap Y Nilai koefisien untuk variabel X5 sebesar 0,007 dan bertanda positif menunjukkan bahwa X5 mempunyai hubungan yang searah dengan Y. Ini mengandung arti bahwa setiap kenaikan X5 satu satuan, maka Y akan mengalami kenaikan sebesar 0,007 dan sebaliknya setiap penurunan X5 satu satuan, maka Y akan mengalami penurunan sebesar 0,007 dengan asumsi bahwa variabel bebas lainnya dari model regresi tetap. Korelasi dan Determinasi Tabel 3. Hasil Korelasi dan Determinasi Model Adjusted R Square 0,596a 0,355 Sumber : Data Primer Diolah R (Korelas. 0,596 Menunjukkan besarnya hubungan secara umum antar variabel independen dengan Nilai R yang dihasilkan dalam penelitian ini adalah 0,596 dengan demikian variabel X dan Y mempunyai hubungan yang cukup kuat dan positif. Adjusted R Square (Determinas. 0,355 JISHUM (Jurnal Ilmu Sosial dan Humanior. https://journal. id/index. php/jishum Vol. No. 4 November 2023. Hal. E-ISSN 2962-0120 Kolom Adjusted R Square memberikan kita nilai yang paling akurat untuk determinasi. Nilai determinasi 0,355 memiliki arti bahwa variabel X1. X2. X3. X4 dan X5 dapat menjelaskan variabel Y sebesar 35,50% dan sisanya 64,50% dijelaskan variabel lain diluar model yang Uji Hipotesis Tabel 4. Hasil Uji t Sub Variabel t Hitung Sig. Keterangan Accessibillity (X. 1,989 0,050 Signifikan Interactivity (X. 2,823 0,006 Signifikan Entertainment (X. 3,294 0,001 Signifikan Credibillity (X. 2,708 0,008 Signifikan Informativeness (X. 1,989 0,902 Tidak Signifikan Sumber : Data Primer Diolah X1 terhadap Y Nilai sig. 0,050 dan thitung variable X1 sebesar 1,989. Nilai positif menunjukkan bahwa variabel X1 mempunyai hubungan yang searah dengan variabel Y dan memiliki pengaruh yang singnifikan, karena nilai sig pada variabel X1 lebih kecil dari nilai probabilitas 0,05. X2 terhadap Y Nilai sig. 0,006 dan thitung variable X2 sebesar 2,823. Nilai positif menunjukkan bahwa variabel X2 mempunyai hubungan yang searah dengan variabel Y dan memiliki pengaruh yang singnifikan, karena nilai sig pada variabel X2 lebih kecil dari nilai probabilitas 0,05. X3 terhadap Y Nilai sig. 0,001 dan thitung variable X3 sebesar 3,294. Nilai positif menunjukkan bahwa variabel X3 mempunyai hubungan yang searah dengan variabel Y dan memiliki pengaruh yang singnifikan, karena nilai sig pada variabel X2 lebih kecil dari nilai probabilitas 0,05. X4 terhadap Y JISHUM (Jurnal Ilmu Sosial dan Humanior. https://journal. id/index. php/jishum Vol. No. 4 November 2023. Hal. E-ISSN 2962-0120 Nilai sig. 0,008 dan thitung variable X4 sebesar 2,708. Nilai positif menunjukkan bahwa variabel X4 mempunyai hubungan yang searah dengan variabel Y dan memiliki pengaruh yang singnifikan, karena nilai sig pada variabel X4 lebih kecil dari nilai probabilitas 0,05. X5 terhadap Y Nilai sig. 0,902 dan thitung variable X5 sebesar 1,989. Nilai positif menunjukkan bahwa variabel X5 mempunyai hubungan yang searah dengan variabel Y dan memiliki pengaruh tetapi tidak singnifikan, karena nilai sig pada variabel X 5 lebih besar dari nilai probabilitas 0,05. Tabel 5. Hasil Uji F Sig. Keterangan 10,348 0,000b Signifikan Sumber : Data Primer Diolah Kolom F memperlihatkan nilai F yang dijadikan tolak ukur dalam uji F, semakin besar nilai F maka semakin besar bengaruh secara simultan. Nilai F pada penelitian ini sebesar 10,348 dengan tingkat singnifikansi 0,000. Ini artinya bahwa variabel X1. X2. X3. X4 dan X5 mempunyai pengaruh secara simultan . ersama-sam. terhadap variabel Y, karena nilai sig lebih kecil dari nilai probabilitas 0,05. Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa digital marketing (Accessibility. Interactivity. Entertainment dan Credibilit. mempunyai pengaruh terhadap revisit intention objek wisata Kabupaten Sumbawa Barat. Ini dapat dilihat dari hasil uji t yang menunjukkan bawah sub variabel dari digital marketing mempunyai pengaruh signifikan terhadap revisit intention. Namun sub variabel Informativeness yang mempunyai pengaruh tetapi tidak Maka diharapkan pelaku bisnis wisata dan juga pemerintah daerah secara bersamasama dan berkesinambungan untuk dapat mempertahankan digital marketing yang telah dilakukan Accessibility. Interactivity. Entertainment dan Credibility. Dan juga dapat lebih fokus terhadap sub variabel Informativeness, dengan memberikan informasi-informasi terkini terkait dengan objek wisata di Kabupaten sumbawa Barat. JISHUM (Jurnal Ilmu Sosial dan Humanior. https://journal. id/index. php/jishum Vol. No. 4 November 2023. Hal. E-ISSN 2962-0120 REFERENSI