Jurnal informasi dan Komputer Vol: 13 No:2 2025 P-ISSN: 2337-8344 E-ISSN: 2623-1247 PERKEMBANGAN ARSITEKTUR ARMv9 DALAM EFISIENSI ENERGI KEAMANAN DAN INTEGRASI KECERDASAN BUATAN PADA KOMPUTASI MODERN Nurhaliza Vania Akbariani1. Putri Diana2. Reza Martinus Papilaya3. Bijan Austin Pratama4. Jan Everhard Riwurohi5 Universitas Budi Luhur12345 Jl. Ciledug Raya. RT. 10/RW. Petukangan Utara. Kec. Pesanggrahan. Kota Jakarta Selatan. Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12260 E-mail: nurhaliza. akbariani@gmail. com1, puputdianaku11@gmail. com2, rezapapilaya27@gmail. austinpratamabijan@gmail4, yan. everhard@budiluhur. ABSTRAK Evolusi arsitektur prosesor telah mengalami transformasi yang signifikan dalam satu dekade terakhir, didorong oleh kebutuhan akan efisiensi komputasi yang lebih tinggi, keamanan yang lebih baik, serta integrasi dengan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Arsitektur ARMv9, yang diperkenalkan pada tahun 2021, merupakan lompatan besar dari ARMv8 dengan membawa peningkatan substansial pada efisiensi energi, performa AI melalui Scalable Vector Extension 2 (SVE. , dan perlindungan data melalui Confidential Compute Architecture (CCA). Penelitian ini menyajikan tinjauan naratif mengenai kemajuan dan tantangan terkini pada ARMv9, dengan fokus pada perannya dalam membentuk paradigma komputasi modern di berbagai lingkungan seperti perangkat mobile, edge, dan cloud. Studi ini menggabungkan temuan dari literatur terkini, whitepaper teknis, dan laporan industri yang diterbitkan antara tahun 2021 hingga 2025, untuk memberikan gambaran menyeluruh mengenai bagaimana ARMv9 memungkinkan sistem yang aman, hemat energi, dan digerakkan oleh AI. Hasil analisis menunjukkan bahwa ARMv9 mencapai kemajuan signifikan dalam menurunkan konsumsi daya sekaligus meningkatkan kinerja komputasi untuk beban kerja AI, menjadikannya sebagai landasan penting bagi masa depan komputasi yang berkelanjutan dan cerdas. Kata kunci : Arsitektur ARMv9. Efisiensi Energi. SVE2. Komputasi Rahasia. Kecerdasan Buatan (AI) ABSTRACTS The evolution of processor architecture has undergone a significant transformation in the last decade, driven by the demand for higher computational efficiency, better security, and integration with Artificial Intelligence (AI). The ARMv9 architecture, introduced in 2021, represents a major leap from ARMv8, bringing substantial improvements in energy efficiency. AI performance through Scalable Vector Extension 2 (SVE. , and data protection via the Confidential Compute Architecture (CCA). This research presents a narrative review of the current advancements and challenges in ARMv9, focusing on its role in shaping modern computing paradigms across diverse environments such as mobile, edge, and cloud devices. The study synthesizes findings from recent literature, technical whitepapers, and industry reports published between 2021 and 2025, to provide a comprehensive overview of how ARMv9 enables secure, energy-efficient, and AI-driven systems. The analysis results indicate that ARMv9 achieves significant progress in reducing power consumption while boosting computational performance for AI workloads, making it a crucial foundation for the future of sustainable and intelligent computing. Keywords: ARMv9 Architecture. Energy Efficiency. SVE2. Confidential Computing. Artificial Intelligence (AI) 141 | I T B A D i a n C i p t a C e n d i k i a Jurnal informasi dan Komputer Vol: 13 No:2 2025 PENDAHULUAN Dalam era komputasi modern yang semakin kompleks, tiga aspek utama yang menjadi perhatian utama dalam pengembangan arsitektur prosesor adalah kinerja . , efisiensi energi . nergy efficienc. , dan keamanan . Ketiga aspek tersebut menjadi landasan penting dalam merancang sistem komputasi yang tidak hanya cepat dan responsif, tetapi juga hemat daya serta mampu melindungi Perkembangan teknologi digital yang pesat, terutama di bidang kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), komputasi awan . loud computin. , dan komputasi tepi . dge computin. , menuntut adanya arsitektur prosesor yang mampu memberikan performa tinggi dengan konsumsi energi minimal. Dalam lanskap komputasi modern, kinerja, efisiensi energi, dan keamanan telah menjadi faktor utama yang menentukan rancangan dan skalabilitas suatu sistem. Arsitektur CISC (Complex Instruction Set Computin. tradisional seperti x86 menghadapi keterbatasan yang semakin besar dalam menyeimbangkan antara konsumsi daya dan throughput kinerja. Akibatnya. RISC (Reduced Instruction Set Computin. Ai khususnya ARM (Advanced RISC Machin. Ai semakin banyak diadopsi karena memiliki seperangkat instruksi yang lebih sederhana, pengoperasian yang hemat energi, serta kemampuan skala yang luas mulai dari perangkat seluler hingga server berkinerja tinggi . , . Sejak diperkenalkannya ARMv8 pada tahun 2011. ARM telah mendominasi pasar komputasi mobile dan tertanam . Namun, perkembangan pesat dalam bidang kecerdasan buatan (AI), komputasi tepi . dge computin. , mengungkap berbagai keterbatasan pada arsitektur sebelumnya. Sebagai respons. ARM meluncurkan ARMv9 pada Maret 2021 sebagai pembaruan besar yang selaras dengan penekanan pada keberlanjutan, percepatan AI, dan komputasi rahasia . onfidential computin. , . Menurut ARM Ltd. ARMv9 menawarkan peningkatan efisiensi energi hingga 40% lebih tinggi dibandingkan generasi P-ISSN: 2337-8344 E-ISSN: 2623-1247 sebelumnya, serta mengintegrasikan himpunan instruksi baru seperti Scalable Vector Extension 2 (SVE. yang memungkinkan inferensi . achine inferenc. dan pemrosesan paralel yang lebih cepat . Selain itu. ARMv9 juga Confidential Compute Architecture (CCA) yang memberikan isolasi tingkat perangkat keras melalui konsep AiRealmsAn, sehingga menjamin kerahasiaan data bahkan dari perangkat lunak sistem yang memiliki hak istimewa . , . Peningkatan arsitektural tersebut menempatkan ARMv9 sebagai fondasi bagi sistem komputasi yang aman, efisien, dan cerdas. Teknologi ini telah diadopsi oleh prosesor generasi terbaru seperti Apple M-series (M2. AWS Graviton3, dan NVIDIA Grace CPU, yang semuanya menunjukkan kinerja lebih tinggi per watt serta jejak termal yang lebih rendah dibandingkan dengan arsitektur berbasis x86 tradisional . , . Selain itu, tren global menuju komputasi hijau . reen computin. dan teknologi berkelanjutan . ustainable technolog. semakin memperkuat relevansi ARMv9. Efisiensi energi yang tinggi pengurangan emisi karbon . arbon emissio. di pusat data . ata cente. dan infrastruktur cloud. Penerapan arsitektur hemat daya seperti ARMv9 juga sejalan dengan tujuan Pembangunan Berkelanjutan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UN Sustainable Development Goals/SDG. , khususnya SDG 9 yang berfokus pada inovasi dan infrastruktur industri, serta SDG 13 yang menitikberatkan pada aksi terhadap perubahan iklim . Hal ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDG) PBB, khususnya SDG 9 . novasi dan infrastruktur industr. serta SDG 13 . ksi terhadap perubahan ikli. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk melakukan tinjauan naratif . arrative revie. terhadap berbagai kemajuan terkini dalam arsitektur ARMv9. Fokus utama tinjauan ini adalah menyoroti inovasi yang dibawa oleh ARMv9 pada tiga bidang fundamental: peningkatan efisiensi energi, percepatan kecerdasan buatan (AI acceleratio. , dan penguatan keamanan melalui konsep komputasi rahasia . onfidential computin. METODE PENELITIAN 142 | I T B A D i a n C i p t a C e n d i k i a Jurnal informasi dan Komputer Vol: 13 No:2 2025 Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif naratif yang didukung dengan analisis deskriptif dan komparatif untuk mengkaji berbagai peningkatan arsitektur pada ARMv9. Fokus penelitian ini adalah mengidentifikasi dan mengklasifikasikan tiga dimensi teknologi utama, yaitu efisiensi energi, percepatan kecerdasan buatan (AI acceleratio. , dan keamanan data, melalui analisis terhadap literatur ilmiah dan dokumen industri . Kerangka Analisis : Tinjauan Arsitektur (Architecture Revie. Tahapan ini menelaah desain mikroarsitektur ARMv9, termasuk komponen utama seperti Scalable Vector Extension 2 (SVE. dan Confidential Compute Architecture (CCA) . Analisis dilakukan untuk memahami bagaimana kedua teknologi tersebut berkontribusi terhadap peningkatan kinerja dan keamanan sistem secara keseluruhan. Evaluasi Komparatif (Comparative Evaluatio. Pada tahap ini dilakukan perbandingan antara ARMv9. ARMv8, dan x86 architecture guna menyoroti perbedaan dalam aspek performa, efisiensi energi, serta kemampuan komputasi AI . , . Tujuannya adalah untuk memperoleh pemahaman yang objektif mengenai posisi ARMv9 terhadap arsitektur lain yang banyak digunakan. Pemetaan Aplikasi (Application Mappin. Analisis mengidentifikasi penerapan ARMv9 pada berbagai platform komputasi awan . dan tepi . , seperti Apple M-series dan AWS Graviton3 . , . Dengan demikian, penelitian ini dapat menilai bagaimana ARMv9 implementasi dunia nyata. Tahapan Implementasi Metode, implementasi penelitian dilakukan empat tahapan utama sebagai berikut: Proses Pengumpulan Data (Data Collectio. Data diperoleh dari berbagai publikasi akademik dan industri, termasuk Ie. ACM. Elsevier. ARM. Apple. AWS, serta jurnal CORIS yang terbit antara tahun 2021 hingga P-ISSN: 2337-8344 E-ISSN: 2623-1247 literatur yang terkumpul, hanya dokumen perkembangan arsitektur ARMv9 dan analisis kinerjanya yang dipilih untuk digunakan dalam penelitian . , . Sintesis Data (Synthesi. Informasi dari berbagai sumber kemudian dikelompokkan berdasarkan tema penelitian, yaitu efisiensi energi, percepatan AI, dan keamanan. Proses ini menghasilkan kerangka tematik yang membantu dalam memahami hubungan antar Interpretasi Data (Interpretatio. Tahap akhir melibatkan proses interpretasi terhadap temuan-temuan yang telah disintesis untuk mengidentifikasi tren terkini, kontribusi teknologi, serta celah penelitian . esearch ga. yang dapat menjadi dasar bagi penelitian lanjutan . Pendekatan metodologis ini memungkinkan sistematis dan komprehensif terhadap inovasi arsitektur ARMv9. Melalui metode ini, hasil menggambarkan perkembangan teknis ARMv9, tetapi juga memberikan kontribusi konseptual terhadap pemahaman mengenai bagaimana efisiensi energi, percepatan AI, dan keamanan komputasi dapat diintegrasikan dalam satu desain arsitektur prosesor modern. Dengan demikian, metode penelitian ini menjadi landasan untuk menjelaskan secara mendalam hubungan antara inovasi teknologi ARMv9 dan penerapannya dalam membangun sistem HASIL DAN PEMBAHASAN Bagian ini menjelaskan hasil analisis yang diperoleh dari kajian naratif . arrative revie. terhadap literatur, laporan teknis, dan hasil uji kinerja terkait arsitektur ARMv9. Analisis dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan komparatif, dengan fokus pada tiga dimensi utama, yaitu efisiensi energi, percepatan kecerdasan buatan (AI acceleratio. , dan keamanan komputasi . ecure computin. Ketiga aspek tersebut menjadi indikator utama dalam menilai bagaimana ARMv9 berperan dalam membentuk paradigma baru komputasi modern yang berkelanjutan, cerdas, dan aman. Penyaringan Data (Filterin. Dari seluruh 143 | I T B A D i a n C i p t a C e n d i k i a Jurnal informasi dan Komputer Vol: 13 No:2 2025 P-ISSN: 2337-8344 E-ISSN: 2623-1247 1 Efisiensi Energi Efisiensi energi merupakan isu yang sangat penting dalam dunia komputasi masa kini, terutama dengan meningkatnya konsumsi daya oleh pusat data global dan perangkat tepi . dge Berdasarkan laporan ARM Ltd. ARMv9 menunjukkan peningkatan efisiensi daya hingga 40% lebih tinggi dibandingkan generasi ARMv8. Peningkatan ini merupakan hasil kombinasi antara optimalisasi . icroarchitectural optimizatio. dan pengelolaan daya dinamis . ynamic power managemen. yang diterapkan pada level transistor dan sistem . Salah satu komponen utama dalam peningkatan efisiensi ARMv9 adalah penerapan Dynamic Voltage and Frequency Scaling (DVFS), yang tegangan dan frekuensi secara adaptif berdasarkan beban kerja aktual. Dengan cara ini, konsumsi daya dapat diminimalkan tanpa mengurangi kinerja secara signifikan. Selain itu. ARMv9 juga mengoptimalkan hierarki cache memperbaiki branch prediction unit, yang menurunkan tingkat kesalahan prediksi cabang instruksi hingga 20% dibandingkan ARMv8 . Arsitektur ini juga memanfaatkan pendekatan heterogeneous computing melalui konfigurasi LITTLE, di mana prosesor menggabungkan inti berperforma tinggi . erformance core. dengan inti hemat energi . fficiency core. Pada skenario penggunaan nyata, seperti Apple M2 chip, strategi ini mampu mempertahankan performa tinggi dengan konsumsi daya rendah, menghasilkan efisiensi daya yang optimal untuk aplikasi berbasis AI, multimedia, dan multitasking . Lebih jauh, efisiensi ARMv9 tidak hanya terbatas pada perangkat mobile. Dalam lingkungan skala besar seperti pusat data . ata cente. dan komputasi awan . loud computin. , prosesor AWS Graviton3 yang berbasis ARMv9 menunjukkan efisiensi energi hingga 60% lebih baik dibandingkan prosesor berbasis x86 dengan beban kerja serupa . Hasil ini menunjukkan bahwa ARMv9 mampu memberikan skalabilitas energi lintas platform, dari perangkat kecil hingga sistem server berdaya tinggi. Tabel 1 Hasil efisiensi ARMv9 Arsitek Tahun Efisiensi Daya Rata-rata Throughput (TOPS/W) ARMv8 Baseline ARMv9 -10% Implikasi hasil ini sangat besar, terutama dalam konteks komputasi berkelanjutan . ustainable Efisiensi daya prosesor ARMv9 mendukung inisiatif pengurangan emisi karbon melalui penghematan energi di pusat data. Dengan konsumsi energi yang lebih rendah. ARMv9 menjadi pilihan strategis untuk pengembangan teknologi hijau . reen IT) dan mendukung pencapaian target Net Zero Emission yang diusung oleh berbagai organisasi 2 Percepatan Kecerdasan Buatan (Integrasi Scalable Vector Extension 2 Ae SVE. Kemampuan untuk menangani beban kerja kecerdasan buatan (AI workload. secara efisien menjadi elemen kunci dalam arsitektur prosesor ARMv9 membawa kemajuan besar melalui integrasi Scalable Vector Extension 2 (SVE. , yang merupakan pengembangan dari teknologi SVE pada ARMv8. 2-A. Teknologi ini pemrosesan SIMD (Single Instruction Multiple Dat. , dengan dukungan panjang vektor mulai dari 128 bit hingga 2048 bit, memungkinkan paralelisme adaptif terhadap berbagai jenis beban kerja . , . Integrasi SVE2 berperan penting dalam pengenalan gambar . mage recognitio. , dan pemrosesan data waktu nyata . eal-time Berdasarkan benchmark internal ARM . , prosesor dengan dukungan SVE2 mencatat peningkatan kinerja operasi matriks multiplikasi . atrix multiplicatio. sebesar 30Ae40% lebih cepat dibandingkan dengan generasi sebelumnya . Hal ini berpengaruh langsung pada peningkatan performa model Convolutional Neural Network (CNN) dan Transformer-based architecture, yang banyak digunakan dalam pemrosesan (Natural Language Processing/NLP) dan visi komputer (Computer Visio. 144 | I T B A D i a n C i p t a C e n d i k i a Jurnal informasi dan Komputer Vol: 13 No:2 2025 Selain itu. ARMv9 juga mendukung aritmetika presisi campuran . ixed-precision arithmeti. seperti FP16. INT8, dan BF16, yang memungkinkan peningkatan throughput tanpa menurunkan akurasi signifikan. Pendekatan ini juga membantu mengurangi beban memori dan bandwidth selama proses pelatihan dan inferensi model AI. Secara praktis, fitur ini menjadikan ARMv9 lebih kompetitif terhadap akselerator AI khusus seperti GPU dan TPU, terutama dalam konteks perangkat tepi . dge AI) yang membutuhkan efisiensi tinggi dan konsumsi daya rendah. Salah satu contoh implementasi SVE2 adalah pada prosesor NVIDIA Grace CPU yang berbasis ARMv9. Prosesor ini mampu menangani beban kerja AI besar dengan efisiensi energi tinggi, mendukung integrasi dengan GPU untuk komputasi paralel skala Dengan demikian. ARMv9 menjadi dasar . eterogeneous memadukan CPU. GPU, dan akselerator AI khusus dalam satu ekosistem terintegrasi. Secara SVE2 menunjukkan bagaimana ARMv9 berperan dalam mempercepat transisi menuju era komputasi berbasis AI yang efisien, skalabel, dan hemat energi. 3 Peningkatan Keamanan Komputasi (Confidential Compute Architecture Ae CCA) P-ISSN: 2337-8344 E-ISSN: 2623-1247 end secara hardware-based, berbeda dengan metode konvensional yang mengandalkan proteksi di tingkat perangkat lunak. Hal ini menjadikan CCA sangat efektif untuk sektor yang membutuhkan kepercayaan tinggi seperti finansial, kesehatan, dan pemerintahan, di mana keamanan dan privasi data merupakan aspek Penelitian yang dilakukan oleh Li et al. menunjukkan bahwa model virtCCA berbasis ARMv9 mampu mengurangi permukaan serangan . ttack surfac. hingga 25%, tanpa signifikan . Hasil ini membuktikan bahwa ARMv9 berhasil menciptakan keseimbangan antara keamanan dan efisiensi komputasi, dua aspek yang sebelumnya sering saling Selain itu, integrasi CCA juga membuka peluang besar bagi pengembangan konsep confidential cloud computing, di mana data dapat diproses secara aman di lingkungan awan tanpa harus sepenuhnya mempercayai penyedia layanan cloud. Pendekatan ini mendukung prinsip Zero-Trust Architecture (ZTA) yang semakin banyak diadopsi oleh industri teknologi informasi modern. 4 Pembahasan Umum dan Implikasi Berdasarkan keseluruhan hasil analisis, dapat disimpulkan bahwa ARMv9 tidak hanya merupakan pembaruan teknis dari generasi sebelumnya, tetapi juga representasi paradigma baru dalam desain prosesor masa depan. Arsitektur ini berhasil mengintegrasikan tiga pilar utama komputasi modern Ai efisiensi energi, kecerdasan buatan, dan keamanan data Ai dalam satu kerangka terpadu. Seiring meningkatnya ancaman siber global dan kebocoran data, aspek keamanan menjadi salah satu prioritas utama dalam desain prosesor ARMv9 memperkenalkan Confidential Compute Architecture (CCA) sebagai inovasi besar dalam menciptakan lingkungan komputasi tepercaya . rusted computing environmen. Secara praktis. ARMv9 membuka peluang besar bagi: CCA bekerja dengan menciptakan Realms, yaitu ruang eksekusi terisolasi yang berfungsi melindungi data sensitif dari akses tidak sah, bahkan dari sistem operasi atau hypervisor yang memiliki hak istimewa. Komponen pendukung utama sistem ini adalah Realm Management Extension (RME), yang mengatur alokasi memori aman, validasi integritas data, dan isolasi proses pada level perangkat keras . Pengembangan pusat data hemat energi . reen data cente. yang mendukung inisiatif global pengurangan emisi karbon Implementasi AI terdistribusi . istributed AI) di lingkungan edge dan IoT Penguatan keamanan berbasis perangkat keras di sektor strategis serta Perluasan ekosistem ARM pada pasar server dan superkomputer yang sebelumnya didominasi oleh x86. Keunggulan dari pendekatan ini adalah kemampuannya memberikan keamanan end-to- 145 | I T B A D i a n C i p t a C e n d i k i a Jurnal informasi dan Komputer Vol: 13 No:2 2025 Dari sisi akademik. ARMv9 juga menjadi studi penting untuk memahami bagaimana revolusi arsitektur RISC mampu menantang dominasi arsitektur CISC di era komputasi cerdas. Dengan pendekatan modular, efisien, dan aman. ARMv9 diproyeksikan menjadi fondasi utama bagi inovasi teknologi prosesor dalam satu dekade mendatang. KESIMPULAN DAN SARAN P-ISSN: 2337-8344 E-ISSN: 2623-1247 yang benar-benar tepercaya . rusted computing CCA melalui mekanisme Realms dan Realm Management Extension (RME) memberikan isolasi perangkat keras bagi beban kerja sensitif, sehingga data tetap aman bahkan dari perangkat lunak dengan hak akses tinggi. Pendekatan ini menandai pergeseran dari keamanan berbasis perangkat lunak menuju keamanan berbasis perangkat keras . ardwarelevel securit. yang jauh lebih kuat dan sulit 1 Kesimpulan Berdasarkan hasil tinjauan dan analisis terhadap berbagai literatur, whitepaper teknis, serta hasil uji performa industri, dapat disimpulkan bahwa arsitektur ARMv9 merupakan salah satu inovasi paling signifikan dalam evolusi desain prosesor Arsitektur mengintegrasikan tiga pilar utama komputasi masa depan, yaitu efisiensi energi, percepatan kecerdasan buatan (AI acceleratio. , dan keamanan komputasi . ecure computin. , dalam satu sistem yang kohesif dan adaptif terhadap berbagai skenario penggunaan. Dari aspek ARMv9 peningkatan rata-rata sebesar 40% dibandingkan ARMv8, melalui penerapan strategi Dynamic Voltage and Frequency Scaling (DVFS), optimalisasi cache hierarchy, dan konfigurasi LITTLE yang menyeimbangkan kinerja serta konsumsi daya. Peningkatan ini menjadikan ARMv9 sebagai solusi ideal untuk perangkat mobile, edge computing, maupun infrastruktur data center yang berorientasi pada penghematan energi dan green computing. Secara keseluruhan. ARMv9 merepresentasikan transformasi strategis dalam desain arsitektur prosesor, di mana kinerja tinggi, efisiensi daya, dan keamanan tidak lagi berdiri sebagai elemen yang terpisah, melainkan saling terintegrasi. Arsitektur ini tidak hanya memperkuat posisi ARM sebagai pemimpin dalam teknologi RISC, tetapi juga menegaskan perannya dalam mendorong transisi global menuju komputasi cerdas, aman, dan berkelanjutan . ntelligent, secure, and sustainable computin. 2 Saran Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran yang dapat dikemukakan untuk pengembangan studi selanjutnya adalah sebagai berikut: Dalam aspek performa kecerdasan buatan (AI), integrasi Scalable Vector Extension 2 (SVE. pemrosesan paralel serta dukungan terhadap operasi presisi campuran seperti FP16. INT8, dan BF16. Peningkatan kecepatan hingga 40% pada beban kerja inferensi dan pembelajaran mesin menjadikan ARMv9 setara bahkan kompetitif terhadap GPU dan akselerator AI dalam konteks komputasi efisien. Hal ini memperkuat peran ARMv9 dalam membangun fondasi bagi ekosistem AI Everywhere, di mana kecerdasan buatan dapat diimplementasikan secara luas pada berbagai jenis perangkat. Dari sisi keamanan. ARMv9 memperkenalkan Confidential Compute Architecture (CCA) sebagai langkah revolusioner menuju sistem Validasi Empiris: Diperlukan pengujian langsung terhadap perangkat berbasis ARMv9 seperti AWS Graviton3 atau Apple M3 guna memverifikasi efisiensi energi, performa AI, dan keamanan yang dijelaskan secara teoretis. Optimalisasi AI: Penelitian mendatang dapat berfokus pada peningkatan efisiensi beban kerja AI melalui pemanfaatan fitur SVE2 serta komputasi heterogen untuk mempercepat inferensi dan pembelajaran Analisis Keamanan: Perlu dikaji lebih dalam keseimbangan antara kinerja dan keamanan pada penerapan Confidential Compute Architecture (CCA) agar dapat diterapkan secara optimal di lingkungan cloud dan edge computing. Komputasi Berkelanjutan: Penelitian lanjutan dapat menyoroti kontribusi ARMv9 computing dan pengurangan konsumsi energi di pusat data. Aplikasi IoT dan Edge: ARMv9 berpotensi besar diterapkan pada perangkat IoT 146 | I T B A D i a n C i p t a C e n d i k i a Jurnal informasi dan Komputer Vol: 13 No:2 2025 P-ISSN: 2337-8344 E-ISSN: 2623-1247 cerdas dan komputasi tepi, sehingga perlu eksplorasi lebih lanjut terkait efisiensi dan keamanannya di lingkungan tersebut. Microbenchmark Detection of Existing Exploits in Apple M1 and M2 Chips. In 2024 12th International Symposium on Digital Forensics and Security (ISDFS) . Ie. DAFTAR PUSTAKA