Peran Guru dalam Perkembangan Emosi Anak di Madrasah Ibtidaiyah Fina Rohmatul Ummah 1. Lailatul Usriyah2. MuAoalimin3 Program Studi Magister Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Universitas KH. Ahmad Shidiq Jember Contributor email: finarohmatulummah99@gmail. Abstract The role of teachers in the development process is as important as the role of parents. Because development is systematic, progressive, and This study aims to determine how a teacher plays a significant role in the development of children in a madrasah. The method used in this study is a qualitative method. The results of the study indicate that teachers have a role in the emotional development of children while at school. Good development can be done by teachers in various ways such as monitoring what children do at school, building patterns of interaction and communication by being a good listener and building children's self-confidence at school, so that children are able to recognize themselves so that emotional development is optimal, finally by providing an understanding and explanation of what emotions are like and how to control them. Keywords: Emotional. Madrasah Ibtidaiyah. Student Development, and Teachers Abstrak Peran guru dalam proses perkembangan sama pentingnya dengan peran Karena perkembangan bersifat sistematis, progesif dan juga Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana seorang guru memberikan peran yang signifikan terhadap perkembangan anak di sebuah madrasah. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki peran dalam perkembangan emosional anak selama di madrasah ibtidaiyah. Perkembangan yang baik bisa dilakukan guru dengan berbagai cara seperti memantau yang dilakukan anak di madrasah ibtidaiyah, membangun pola interaksaksi dan komunikasi dengan cara menjadi pendengar yang baik serta membangun kepercayaan diri anak di madrasah ibtidaiyah, sehingga anak mampu mengenali dirinya agar perkembangan emosional optimal terakhir dengan cara memberikan pemahaman dan penjelasan seperti apa emosi dan cara pengendaliannya. Kata kunci: Guru. Emosional. Perkembangan Siswa Madrasah Ibtidaiyah. Peran Guru dalam Perkembangan Emosi Anak di Madrasah Ibtidaiyah Fina Rohmatul Ummah. Lailatul Usriyah. MuAoalimin Pendahuluan Perkembangan adalah perubahan yang sistimatis, progresif, dan berkesinambungan dalam diri individu sejak lahir hingga akhir hayatnya. Perubahan tersebut dijalani setiap individu khususnya sejak lahir hingga Sistimatis Perkembangan perkembangan itu dalam makna normal jelas urutannya. Progresif bermakna perkembangan itu merupakan metamorfosis menuju kondisi Berkesinambungan bermakna ada konsistensi laju perkembangan itu sampai dengan tingkat optimum yang bisa dicapai. Bisa pula istilah perkembangan merujuk bagaimana orang tumbuh, menyesuaikan diri sosioemosional, perkembangan kognitif, dan perkembangan bahasa. Selama perjalan kehidupan, manusia mengalami perubahanperubahan yang menakjubkan. Kebanyakan perubahan ini terlihat jelas, anak-anak tumbuh makin besar, lebih cerdas, lebih mahir secara sosial dan seterusnya. Namun banyak aspek perkembangan tidak tampak begitu jelas. Masing-masing anak berkembang dengan cara yang berbeda, dan perkembangan juga sangat dipengaruhi oleh budaya, pengalaman, pendidikan, dan faktor-faktor yang lain. Anak-anak bukanlah orang dewasa kecil. Mereka berpikir dengan berbeda, mereka melihat dunia ini dengan berbeda, dan mereka hidup dengan prinsip-prinsip moral dan etika yang berbeda dari orang dewasa. Masing-masing anak dipandang sebagai orang yang unik dengan pola masing-masing. Dalam kurikulum dan pengajaran idealnya harus tanggap dari perbedaan yang dimiliki setiap anak, baik dalam kemampuan dan minat. Tingkat kemampuan, perkembangan, dan gaya belajar yang berbeda sudah Diksi : Jurnal Pendidikan dan Literasi Volume. 3 No. 2 Agustus 2024 e-ISSN : 2829-0101 Anak-anak diharapkan untuk maju dengan keceptan mereka sendiri dalam mempelajari kemampuan-kemampuan yang penting, termasuk kemampuan menulis, membaca, mengeja, matematika, ilmuilmu sosial, ilmu pengetahuan alam, seni, musik, kesehatan, dan kegiatan fisik. Mereka harus berkembang sesuai dengan kecerdasan yang mereka miliki. Anak anak usia madrasah ibtidaiyah dasar memiliki rentang usia anatar 7-11 Tahun atau yang dikenal dengan masa operasional konkrit. Pada usia ini mereka mulai berpikir secara logis menggunakan akal dan hati mereka. Beberapa perkembangan pada anak usia madrasah ibtidaiyah yang juga harus diperhatikan adalah perkembangan emosi. Perkembangan emosi merupakan suatu keadaan yang lebih kompleks sebab pikiran dan perasaan ditandai dalam bentuk perubahan biologis yang muncul akibat dari perilaku individu baik berupa perasaan, nafsu maupun suasana mental yang tidak terkontrol. Metode Metode yang digunakan pada penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan studi literatur (Norjanah. Nasir dan Mauizdati 2. Teknik (Rijali,2. Sementara Teknik analisis data yang digunakan adalah dengan analisis tematik. Hasil dan Diskusi Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran guru dalam perkembangan emosional anak sangat penting. Guru sebagai tenaga pendidik dan pengawas anak di madrasah ibtidaiyah, mampu memantau perkembangan emosional anak dan memberikan dukungan yang Guru juga dapat membangun pola interaksi dan komunikasi yang baik dengan anak, sehingga anak merasa diakui dan dipercayai. Guru juga dapat memberikan contoh yang baik dalam perilaku dan katakata, sehingga anak dapat menirunya dan mengenali dirinya. Peran Guru dalam Perkembangan Emosi Anak di Madrasah Ibtidaiyah Fina Rohmatul Ummah. Lailatul Usriyah. MuAoalimin Guru penjelasan tentang emosi dan cara pengendaliannya. Hal ini dapat mewujudkan emosional yang sesuai. Guru juga dapat berinteraksi langsung dengan anak dan menciptakan lingkungan yang positif untuk perkembangan emosional anak. Peran dari guru juga tidak terlepas dari keterikatan orangtua ketika berada di rumah, keduanya harus bekerja sama untuk memastikan perkembangan emosional anak yang optimal. Salah satunya dengan membuat program kerja sama antara orang tua dan guru untuk memantau perkembangan emosional anak dan memberikan dukungan yang dibutuhkan. Selain itu, orang tua dan guru juga harus dapat berkomunikasi dengan baik untuk memastikan perkembangan emosional anak dapat dikelola dengan baik. Hal ini akan meningkatkan perkembangan emosional anak dan membantu anak untuk mengatasi masalah emosional yang mungkin dihadapinya. Dalam penelitian ini, peneliti mengutip beberapa pendapat ahli yang menunjukkan bahwa orang tua dan guru sangat berperan dalam perkembangan emosional Sarlito Wirawan Sarwono mengemukakan bahwa emosi adalah perasaan dalam jiwa seseorang disertai warna efektif baik keadaan tinggi(Sabana, emosional anak stabil seperti anak mudah marah, sedih dan menangis maka orang tua berperan untuk memberikan nasehat bertanya mengenai permasalahan atau perasaan yang dialami anak. Dengan adanya pendekatan dari orang tua kepada anak maka dengan mudah dapat mengetahui permasalah apa yang dialami anak dan mampu dibicarakan bersama agar masalah emosional dapat teratasi. Setiap umur yang dilalui oleh anak terdapat aktivitas emosi yang terjadi dan saling berkaitan satu dengan yang lainnya. Oleh sebab itu guru harus mampu memahami fase yang dilalui oleh siswa madrasah ibtidaiyah dasar agar dapat mengembangkan kemampuan emosional Diksi : Jurnal Pendidikan dan Literasi Volume. 3 No. 2 Agustus 2024 e-ISSN : 2829-0101 Dalam proses pengembangan emosi anak madrasah ibtidaiyah dasar, guru harus juga mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi perkembangan emosi tersebut. Adapun faktor yang mempengaruhi perkembangan emosi anak adalah: Keadaan anak. Keadaan termasuk hal yang akan mempengaruhi kemampuan emosi anak. Anak yang memiliki kekurangan diri seperti cacat tubuh akan berdampak kepada perkembangan emosional anak seperti mudah tersinggung, rendah diri bahkan ada yang menarik diri dari lingkungan. Faktor belajar. Proses pembelajaran yang diterima oleh anak akan berdampak kepada potensi emosional yang dikeluarkan. Ada beberapa bentuk pembelajaran yang dapat mengembangkan emosi anak yaitu belajar dengan coba-coba, belajar dengan meniru, belajar dengan cara mempersamakan diri dengan orang lain, belajar melalui pengondisian dan belajar melalui pengawasan. Konflik dalam proses perkembangan. Setiap fase perkembangan yang dilalui oleh anak akan mengalami konflik dan biasanya anak akan selalu sukses dalam menyelesaikan konflik tersebut. Namun perkembangan maka kemungkinan besar anak mengalami gangguan . Lingkungan keluarga. Keluarga merupakan lingkungan pertama dan utama dalam proses mendidikan anak besikap dan berprilaku. Pengembangan emosi anak paling besar berada pada lingkungan Apabila keluarga mampu memberikan emosi yang positif selama mendidik anak maka pengembangan emosi anak akan berjalan dengan baik. Keempat faktor ini lah yang harus dipahami oleh guru madrasah ibtidaiyah dasar maupun orang tua agar perkembangan emosi anak dapat berjalan dengan baik sesuai dengan fasenya. Banyak sekali manfaat-manfaat yang bisa diambil oleh guru maupun orangtua dalam Peran Guru dalam Perkembangan Emosi Anak di Madrasah Ibtidaiyah Fina Rohmatul Ummah. Lailatul Usriyah. MuAoalimin mengikuti tumbuh kembang anak-anaknya, terutama saat-saat emas yaitu usia madrasah ibtidiyah/madrasah ibtidaiyah dasar. Di antaranya . Dapat dijadikan sebagi dasar pertimbangan untuk memberikan pendidikan dan layanan yang efektif. Merancang program-program yang tepat untuk mengantarkan anak sukses dalam setiap langkah kehidupan. Memberikan pengealaman awal yang positif terhadap seitan anak sesuai dengan potensi dan karakteristiknya masing-masing. Memberikan stimulai fisik dan mental secara optimal, karena pada usia dini terjadi perkembangan fisik dan mental dengan kecepatan yang luar biasa dibandingkan usia lainya. Mengetahui berbagai hal yang dibutuhkan oeh anak dan bermanfaat bagi perkembangannya. Mengetahui tugas-tugas memberikan stimulasi, agar dapat melakspeserta didikan tugas perkembangannya dengan baik. Pemehaman terhadap anak untuk membimbing proses belajar pada saat yang tepat sesuai kebutuhannya. Menjadi patokan dalam menaruh harapan dan tuntutan realistis terhadap anak. Mengembangkan potensi anak secara optimal sesuai dengan Guru memiliki peran dalam perkembangan emosional anak sebagai tenaga pendidik dan juga pengawas anak selama di madrasah ibtidaiyah sehingga mampu melihat perkembangan emosional anak (Pratiwi. Ratih, 2. Dalam perkembangan emosional anak di madrasah ibtidaiyah guru memiliki kedakatan yang erat terhadap anak, oleh sebab itu hendaknya guru memperhatikan murid dari segi aspek Diksi : Jurnal Pendidikan dan Literasi Volume. 3 No. 2 Agustus 2024 e-ISSN : 2829-0101 Perkembangan yang baik bisa dilakukan guru dengan berbagai cara seperti, memantau kegiatan yang dilakukan anak di madrasah ibtidaiyah, bisa membangun pola interaksaksi dan komunikasi dengan cara menjadi pendengar yang baik serta membangun kepercayaan diri anak di madrasah ibtidaiyah, sehingga anak mampu mengenali dirinya agar perkembangan emosional optimal serta guru mendidik siswa bagaimana cara dalam pengelolaan emosional dengan cara memberikan Dengan memberikan teladan yang baik dari segi perilaku, katakata sehingga dapat dicontoh oleh anak, karena seorang anak akan lebih dengar(Marsen. Neviyarni, 2. Guru juga berperan dalam mambantu anak untuk mewujudkan emosi yang sesuai (Nurhidaya. Andi Rezky, 2. Para guru dapat berinteraksi langsung sehingga dapat menciptakan emosional yang baik. Guru yang mengajarkan anak untuk mengenal diri sendiri serta menumbuhkan percaya diri mengakibatkan munculnya perasaan positif dan pemikiran positif dalam diri anak. Perkembangan emosional diperoleh dari lingkungan sosial yang baik dengan memberikan kesempatan kepada anak untuk mengembangan diri ke arah yang positif (Kusuma. Wening Sekar, 2. Kesimpulan Guru memiliki peran yang sangat penting terhadap proses pembentukan emosi pada peserta didik. Hal ini tidak luput karena guru adalah sumber dari terbentukya pengetahuan dan juga pengalaman bagi siswa. Walaupun peran orang tua juga sangat penting namun guru punya andil tersendiri yang bahkan orang tua jarang bisa mengisi bagian Oleh karenanya sinergi antar keduanya sangat dibutuhkan guna mencetak generasi penerus yang mempunyai emosi stabil dalam menyeleasaikan segala permaslahan yang akan dihadapinya kelak. Peran Guru dalam Perkembangan Emosi Anak di Madrasah Ibtidaiyah Fina Rohmatul Ummah. Lailatul Usriyah. MuAoalimin Bibliography