ABDITEKNIKA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 4 Nomor 2 Oktober 2024 Halaman 98-106 DOI : https://doi. org/10. 31294/abditeknika. ISSN 2775-1694 Pendampingan dan Pelatihan Untuk Mengoptimalkan Pengetahuan Kelompok Tani Hydromadam Kelurahan Katulampa Artika Surniandari1*. Haryani2. Chanissa Purwaningrum3. Anuwari Mulyahati4. Angela Putri Felisha5 1,2,3,4,5 Universitas Bina Sarana Informatika Jl. Kramat Raya no 98 Jakarta Pusat. Indonesia email korespondensi: artika. ats@bsi. Submit: 09-08-2024 | Revisi: 19-08-2024 | Terima: 05-09-2024 | Terbit Online: 10-09-2024 Abstrak Pendampingan dan pelatihan merupakan elemen penting dalam meningkatkan kapasitas dan pengetahuan kelompok tani hydromadam yang berada di Kelurahan Katulampa. Tujuan utama dari program ini adalah Untuk mengatasi berbagai tantangan yang mereka hadapi, seperti pengelolaan sampah organik, keterbatasan dalam pembuatan surat penawaran kerjasama, kurangnya keterampilan dalam promosi produk, dan belum optimalnya penggunaan teknologi digital. Metode Pelaksanaan Pengabdian Masyarakat berupa rangkaian kegiatan yang dapat menjawab kebutuhan dari mitra diantaranya Workshop dan praktik meliputi pembahasan tentang pengolahan sampah organik yang menjadi permasalahan terkait limbah organik hasil panen hydroponik . Pelatihan Pembuatan Proposal Kerjasama dan desain, meliputi sesi pelatihan serta workshop tentang pembuatan proposal dan prinsipprinsip dasar desain grafis dan branding produk dan Kegiatan terakhir adalah Pembuatan dan Pelatihan Penggunaan Website Hydromadam dan Aplikasi Kas Kecil. Pengembangan website resmi Hydromadam sebagai sarana informasi dan promosi dan Pelatihan penggunaan aplikasi kas kecil untuk manajemen keuangan kelompok Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini berhasil meningkatkan kapasitas dan keterampilan kelompok tani inovasi Hydromadam di Kelurahan terdapat peningkatan pemahaman mengenai manfaat sampah organic sejumlah 45%,pemahaman tentang aplikasi canva sejumlah 50% dan Pemahaman tentang website hydromadam cukup signifikan sejumlah 80%. Program ini diharapkan memberikan dampak jangka panjang dalam meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian kelompok tani Hydromadam. Kata Kunci : Pendampingan kelompok tani. Optimalisasi pengetahuan tani. Kelompok Tani Hydromadam Abstract Mentoring and training are important elements in increasing the capacity and knowledge of the hydromadam farmer group in Katulampa Village. The main objective of this program is to overcome the various challenges they face, such as organic waste management, limitations in making cooperation offer letters, lack of skills in product promotion, and the not optimal use of digital technology. The method for implementing community service is a series of activities that can answer needs. from partners including workshops and practices including discussions on processing organic waste which is a problem related to organic waste from hydroponic harvests. Training on Making Cooperation Proposals and design, including training sessions and workshops on making proposals and the basic principles of graphic design and product branding and the final activity is Creation and Training on the Use of the Hydromadam Website and Petty Cash Application. Development of the official Hydromadam website as a means of information and promotion and Training on the use of the petty cash application for financial management of farmer groups. This Community Service activity succeeded in increasing the capacity and skills of the Hydromadam innovation farmer group in the sub-district, there was an increase in understanding of the benefits of organic waste by 45%, understanding of the Canva application by 50% and understanding of the Hydromadam website quite significantly by 80%. This program is expected to have a longterm impact in improving the welfare and independence of the Hydromadam farmer group. Keywords: Farmer group assistance. Optimizing farming knowledge. Hydromadam Farmers Group Pendahuluan Pertanian adalah sektor yang memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia (Kusumaningrum, 2. tengah tantangan global seperti perubahan iklim dan kebutuhan pangan yang semakin meningkat, inovasi dalam This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License. Published under licence by Antartika Media Indonesia. ABDITEKNIKA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 4 Nomor 2 Oktober 2024 praktik pertanian menjadi krusial untuk memastikan ketahanan pangan nasional. Salah satu inovasi yang semakin mendapatkan perhatian adalah pertanian hidroponik(Madusari et al. , 2. Kelurahan Katulampa, sebagai salah satu daerah yang memiliki potensi besar dalam pengembangan pertanian, telah membentuk kelompok tani bernama Hydromadam. Kelompok ini berfokus pada pengembangan pertanian hidroponik sebagai salah satu solusi untuk meningkatkan produksi pertanian lokal. Tanaman hidroponik adalah tanaman yang ditanam tanpa menggunakan tanah sebagai media tanamnya(Linda et al. , 2. Sebagai gantinya, tanaman hidroponik tumbuh dengan menggunakan air yang telah diperkaya dengan nutrisi esensial yang diperlukan untuk pertumbuhan(Ramdani et , 2. Sistem hidroponik memanfaatkan media selain tanah seperti pasir, kerikil, sabut kelapa, atau rockwool untuk menopang tanaman, sementara akar tanaman berada dalam larutan nutrisi yang terlarut dalam air(Aini & Azizah, 2. Pengabdian Masyarakat adalah bagian integral dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat(Situmeang, 2. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini didanai oleh Direktorat Akademik Pendidikan Tinggi Vokasi Tahun Anggaran 2024. Dalam rangka mendukung kelompok tani inovasi Hydromadam di Kelurahan Katulampa, program ini dirancang untuk mengatasi berbagai tantangan yang mereka hadapi, seperti pengelolaan sampah organik, keterbatasan dalam pembuatan surat penawaran kerjasama, kurangnya keterampilan dalam promosi produk, dan belum optimalnya penggunaan teknologi digital. Kelurahan Katulampa memiliki potensi agraris yang besar, namun berbagai masalah seperti pengelolaan sampah yang kurang efektif dan kesulitan dalam memasarkan produk pertanian menghambat perkembangan kelompok Dengan adanya intervensi melalui pelatihan dan pendampingan, diharapkan kelompok tani ini dapat meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan usaha mereka. Selain itu, dalam era digital yang semakin berkembang, kemampuan untuk mengakses dan memanfaatkan teknologi menjadi sangat penting bagi efisiensi dan efektivitas pengelolaan usaha tani(Alimuddin et al. , 2. Pengolahan sampah organik merupakan salah satu aspek penting dalam pertanian berkelanjutan. Menurut (Muliana et al. , 2. , pengolahan sampah organik yang tepat dapat mengurangi limbah, meningkatkan kesuburan tanah, dan menghasilkan produk bernilai ekonomi seperti kompos. Selain itu, kegiatan pengolahan sampah organik juga dapat menjadi sumber pendapatan tambahan bagi petani(Wiryono et al. , 2. Pembuatan surat penawaran kerjasama adalah keterampilan yang krusial bagi kelompok tani dalam mencari dukungan dan mitra strategis. Menurut (Zakariah et al. , 2. , surat penawaran yang baik harus mencakup analisis situasi, tujuan yang jelas, serta rencana aksi yang terperinci. Pelatihan dalam penulisan surat penawaran kerjasama membantu kelompok tani menyusun dokumen yang lebih meyakinkan dan berpotensi mendapatkan bantuan atau kerjasama yang diinginkan. Desain promosi produk merupakan elemen penting dalam strategi pemasaran. Menurut (Fahmi, 2. , promosi yang efektif dapat meningkatkan kesadaran dan minat konsumen terhadap produk. Pelatihan dalam desain grafis dan branding membantu kelompok tani menciptakan materi promosi yang menarik dan profesional, sehingga dapat meningkatkan visibilitas dan daya tarik produk di pasar (Wibawanto et al. , 2. Penggunaan teknologi digital, seperti website dan aplikasi manajemen keuangan, semakin penting dalam pengelolaan usaha tani modern. Menurut (Jamal et al. , 2. , adopsi teknologi digital dapat meningkatkan efisiensi operasional, transparansi, dan akses informasi. Website resmi dapat berfungsi sebagai platform promosi dan komunikasi, sementara aplikasi kas kecil membantu dalam pengelolaan keuangan yang lebih teratur dan efisien (Fauzi et al. , 2. Dengan mengacu pada literatur di atas, program pengabdian ini dirancang untuk memberikan solusi konkrit terhadap permasalahan yang dihadapi oleh kelompok tani Hydromadam. Melalui pendampingan dan pelatihan dalam berbagai aspek tersebut, diharapkan kelompok tani dapat meningkatkan keterampilan teknis dan manajerial mereka, sehingga mampu menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang dengan lebih baik. Metode Pelaksanaan program pengabdian masyarakat ini dilakukan melalui beberapa tahap yang melibatkan berbagai aktivitas pelatihan dan pendampingan bagi kelompok tani inovasi Hydromadam di Kelurahan Katulampa. Berikut adalah metode pelaksanaan yang diterapkan dalam gambar1. Tahap Pertama Analisa situasi dan Kondisi Mitra Pada tahapan ini dilakukan survey lapangan ke mitra untuk melakukan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dengan mitra terkait kegiatan yang akan dilakukan untuk mempersiapkan mitra dalam pelaksanaan Dalam kegiatan FGD mitra memberikan informasi bentuk kegiatan yang akan dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan mitra. Pada tahapan ini diberikan kuesioner awal kepada mitra untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan keterampilan mitra terkait kegiatan pelatihan yang akan dilakukan. Tahap Kedua Persiapan Teknologi Tepat Guna Pada tahapan ini melakukan persiapan dengan membuat rancangan teknologi tepat guna yang akan diterapkan pada mitra. Tahapan yang dilakukan pada kegiatan ini adalah: http://jurnal. id/index. php/abditeknika ABDITEKNIKA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 4 Nomor 2 Oktober 2024 Merancang sistem informasi e-commerce yang berbasis website. Merancang aplikasi kas kecil (SIKANCIL) yang berbasis dekstop. Membuat manual book untuk penggunaan sistem informasi e-commerce Membuat manual book untuk penggunaan aplikasi kas kecil (SIKANCIL) Membuat modul pelatihan dan sarana pendukung lainnya. Gambar 1. Metode Pengabdian kepada Masyarakat . Tahap Ketiga Pelatihan dan Pendampingan Mitra Pada tahapan ini dilakukan kegiatan pelatihan dan pendampingan bagi mitra berdasarkan permasalahan yang didahapi oleh mitra. Adapun kegiatan pelatihan yang akan dilaksanakan adalah: Pelatihan dan pendampingan platform e-commerce Kegiatan ini untuk mengatasi permasalahan mitra dalam proses pemasaran produk hidroponik. Mitra akan diberikan pelatihan dan pendampingan dalam menggunakan platform e-commerce yang berbasis . Pelatihan dan pendampingan aplikasi kas kecil (SIKANCIL) Kegiatan ini untuk mengatasi permasalahan mitra dalam proses pencatatan pemasukan dan pengeluaran operasional Hydromadam masih dilakukan secara manual. Mitra akan diberikan pelatihan dan pendampingan dalam menggunakan aplikasi kas kecil (SIKANCIL). Pelatihan dan pendampingan penyusunan proposal penawaran Kegiatan ini untuk mengatasi permasalahan mitra dalam membuat proposal penawaran produk Mitra akan diberikan pelatihan dan pendampingan penyusunan proposal penawaran yang . Pelatihan dan pendampingan penyusunan portofolio produk atau brosur produk Kegiatan ini untuk mengatasi permasalahan mitra dalam membuat protofolio/brosur produk hidroponik. Mitra akan diberikan pelatihan dan pendampingan pembuatan portofolio produk berupa penyusunan proposal dan surat penawaran produk. Pelatihan dan Pendampingan Pengelolaan sampah organik Kegiatan ini untuk mengatasi permasalahan mitra dalam mengolah sampah organik. Mitra akan diberikan pelatihan dan pendampingan pengolahan sampah organik oleh narasumber yang berpengalaman dalam hal tersebut. Tahap Keempat Monitoring. Evaluasi dan Keberlanjutan Pada tahapan ini dilakukan monitoring dan evaluasi kegiatan pemberdayaan kemitraan masyarakat dengan memberikan kuisioner sebagai umpan balik dari kegiatan yang telah dilaksanakan. Dari hasil kuisioner tersebut dapat dilakukan penilaian atau pengukuran seberapa besar peningkatan pengetahuan, keterampilan dan pendapatan mitra setelah dilakukan beberapa pelatihan dan pendampingan teknologi informasi. hasil yang didapat terdapat peningkatan pemahaman mengenai manfaat sampah organic sejumlah 45%,pemahaman tentang aplikasi canva sejumlah 50% dan Pemahaman tentang website hydromadam cukup signifikan sejumlah 80% http://jurnal. id/index. php/abditeknika ABDITEKNIKA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 4 Nomor 2 Oktober 2024 Hasil dan Pembahasan Pertanian sebagai salah satu sektor vital dalam perekonomian nasional menjadi fokus utama dalam rangka mencapai ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat. Di tengah dinamika perkembangan pertanian, metode hidroponik menjadi salah satu inovasi yang menjanjikan, khususnya dalam peningkatan produktivitas tanaman. Keberlanjutan metode hidroponik tidak hanya memberikan solusi efisien dalam penggunaan lahan, tetapi juga mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan. Kelompok Tani Inovasi di Kelurahan Katulampa, sebagai pelaku utama di sektor pertanian lokal, memegang peran penting dalam mengembangkan potensi pertanian hidroponik di lingkungan mereka. Melalui program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat ini, kami berkomitmen untuk memberikan dukungan dan bimbingan kepada kelompok ini agar dapat memahami, menguasai, dan mengadopsi metode hidroponik dalam skala yang lebih luas. Pelatihan dan pendampingan dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan untuk memastikan transfer pengetahuan dan keterampilan secara efektif. Pengolahan Sampah Organik Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 11 Mei 2024 berlokasi di Green House Hydromadam. Workshop dan praktik langsung dengan lancar dan tertib, diikuti sebanyak 10 peserta pengelola pertanian hydromadam. Kegiatan pelatihan dan pendampingan ini dibuka dengan sambutan dari ketua pelaksana program kemitraan masyarakat Ibu Artika Surniandari dari Universitas Bina Sarana Informatika. Sebelum kegiatan dimulai tim pelaksana memberikan pre test kepada peserta terkait pengelolaan sampah hidroponik melalui keusioner. Selanjutnya masuk ke acara inti yaitu pelatihan dan pendampingan pengelolaan sampah organik dengan nara sumber dari pakar pengelolaan sampah hidroponik Ibu Indah Purwandani yang bertujuan untuk memanfaatkan sampah daun menjadi pupuk organik. Bertindak sebagai narasumber Indah Purwandani sebagai praktisi yang memang telah memajukan kegiatan pengolahan sampah di wilayah perumahannya. Paparan dimulai dari pengenalan alat dan bahan-bahan yang digunakan untuk pembuatan pupuk organik, alat dan bahan yang digunakan yaitu kantong atau drum tempat penyekapan sampah, sekrup, sarung tangan, dekomposer, daun kering dan media Selanjutnya tata cara pembuatan pupuk organik dimulai dengan memasukkan daun kering, media tanam, dan dekomposer. Lanjut aduk ketiga bahan tersebut dengan menggunakan sekrup. Selanjutnya tutup drum dan diamkan selama 1 bulan. Setelah selesai dilanjutkan dengan praktek sekaligus tanya jawab yang dilakukan oleh seluruh peserta. Pada Gambar 2 tampak kegiatan pengolahan sampah organik dengan menggunakan bahan bahan yang tentunya ramah lingkungan. Acara ditutup dengan memberikan evaluasi berupa post test kepada para peserta kelompok tani hydromadam. Gambar 2. Kegiatan Pembuatan Pupuk Organik Hasil pre test dan post test yang diberikan oleh tim pelaksana berupa kuesioner kepada peserta pendampingan yaitu anggota kelompok tani hydromadam yang berisi tiga buah indikator penilaian. Pengolahan data menggunakan bantuan Microsoft Excel. Untuk mengetahui capaian persentase dalam pendampingan dan pelatihan pengelolaan sampah organik yang diberikan kepada mitra kelompok tani hydromadam Katu Lampa Bogor. Kuesioner meliputi pengetahuan tentang manfaat sampah organik, pengetahuan tentang alat dan bahan yang digunakan untuk pengolahan sampah organik, dan tata cara pengolahan sampah organik yang dapat menghasilkan pupuk organik. Tabel 1. Rekapitulasi Peningkatan Peserta Pendampingan Pengolahan Sampah Organik Indikator Sebelum Setelah Peningkatan Pelaksanaan Pelaksanaan Pemahaman mengenai manfaat sampah http://jurnal. id/index. php/abditeknika ABDITEKNIKA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 4 Nomor 2 Oktober 2024 Indikator Pemahaman tentang alat dan bahan yang digunakan untuk pengolahan sampah Pemahaman tentang tata cara pengolahan sampah organik yang dapat menghasilkan pupuk organik Sebelum Pelaksanaan Setelah Pelaksanaan Peningkatan Dari hasil capaian rekapitulasi pendampingan yang disajikan pada Tabel 1 dari kegiatan pengabdian masyarakat tersebut dapat dilihat hasil peningkatan pelatihan oleh responden (Kelompok tani hydromadam Katulampa Bogo. dijelaskan berikut ini: Indikator pemahaman mengenai manfaat sampah organik mengalami peningkatan sebesar 45%. Hal ini karena peserta sudah mengetahui manfaat dari sampah organik yang sudah sering kali digunakan dalam kehidupan sehari hari. Pendampingan mengenai indikator ini bersifat review yang dilakukan oleh tim pelaksana pengabdian masyarakat kepada kelompok tani hydromadam. Sehingga peningkatan capaian peserta mengenai indikator ini tidak terlalu signifikan. Materi mengenai manfaat dar sampah organik ini dirasakan sangat bermanfaat oleh responden. Indikator pemahaman tentang alat dan bahan yang digunakan untuk pengolahan sampah organik mengalami peningkatan sebesar 70%. Hal ini karena minoritas para peserta belum mengetahui sepenuhnya tentang alat dan bahan yang digunakan untuk membuat pupuk organik, biasanya kelompok tani hydromadam ini hanya mengumpulkan sampah daun utk dibakar saja. Pendampingan mengenai indikator ini bersifat review yang dilakukan oleh tim pelaksana kepada kelompok tani hydromadam. Sehingga peningkatan capaian peserta mengenai indikator ini dirasakan sangat signifikan. Materi mengenai pendampingan pemanfaatan tentang alat dan bahan pembuatan pupuk organik ini dirasakan sangat bermanfaat sekali oleh responden. Indikator pemahaman tentang tata cara pengolahan sampah organik yang dapat menghasilkan pupuk organik ini mengalami peningkatan sebesar 65%. Hal ini karena peserta belum mengetahui sepenuhnya tentang tata cara pengolahan sampah organik yang menghasilkan pupuk, lingkungan di sekitar hydromadam katulampa bogor ini masih di kelilingi pohon-pohon yang banyak menghasilkan daun, selama ini daun yang jatuh hanya menjadi sampah yang dibuang begitu saja bahkan daun-daun yang jatuh hanya dikumpulkan dan dibakar. Pendampingan mengenai indikator ini bersifat review yang dilakukan oleh tim pelaksana kepada kelompok tani hydromadam. Sehingga peningkatan capaian peserta mengenai indikator ini dirasakan sangat signifikan. Materi pendampingan tentang tata cara pengolahan sampah organik yang menghasilkan pupuk ini dirasakan sangat bermanfaat sekali oleh responden. Desain Promosi Produk. Penyusunan Proposal Kerjasama dan Pembuatan Brosur Penawaran Produk Kegiatan kedua dilaksanakan pada tanggal 25 Mei 2024 Sesi pelatihan intensif diikuti dengan simulasi dan praktik penulisan proposal. Peserta diberikan tugas membuat proposal dan mendapatkan umpan balik dari instruktur. Workshop desain grafis dan branding, diikuti dengan sesi praktik pembuatan materi promosi. Hasil karya dievaluasi dan diberikan saran perbaikan. Yang bertindak sebagai Narasumber adalah praktisi dibidang UMKM dan Grafik Designer. Erna Soeparno. Materi pertama yang disampaikan yaitu desain produk dengan menggunakan aplikasi Canva dimulai dengan instalasi aplikasi Canva di Play Store, penjelasan fitur aplikasi Canva, dan desain produk sayur hidroponik menggunakan aplikasi Canva. Selanjutnya sesi tanya jawab dan diskusi. Materi kedua yaitu penyusunan proposal penawaran produk meliputi penjelasan tentang tata cara penyusunan proposal http://jurnal. id/index. php/abditeknika ABDITEKNIKA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 4 Nomor 2 Oktober 2024 penawaran produk, tips dan trik membuat proposal yang menarik, dan praktek penyusunan proposal penawaran Materi ketiga yaitu pembuatan brosur produk Hydromadam dengan menggunakan aplikasi Canva. Gambar 3. Sesi Tanya Jawab dalam Pelatihan Pembuatan Proposal dan Desain Promosi Produk Pembuatan desain produk, penyusunan proposal penawaran produk dan desain brosur produk dapat diterima dengan baik oleh para peserta pendampingan, karena kegiatan dapat dilakukan dengan menggunakan smartphone yang masing-masing peserta sudah memiliki aplikasi tersebut. Suasana pendampingan dapat dilihat pada Gambar 3. Pendampingan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan diskusi, kemudian memberikan kuesioner untuk evaluasi kegiatan pendampingan. Selanjutnya rekan mahasiswa memberikan kuesioner kepada peserta pendampingan untuk dapat diketahui bagaimana capaian persentase dalam peningkatan pendampingan yang diberikan oleh tim hibah pengabdian kepada masyarakat. Kuesioner berisi empat indikator meliputi pemahaman tentang fitur aplikasi Canva. Pemahaman tentang praktek penggunaan aplikasi Canva untuk membuat deasin produk dan desain brosur penawaran produk, pemahaman tentang konsep penyusunan proposal penawaran produk, dan praktek penyusunan proposal penawaran produk. Hasil rekapitulasi capaian peningkatan pendampingan kepada peserta tersaji dalam tabel 2 di bawah ini. Tabel 2. Rekapitulasi Peningkatan Peserta Pendampingan Desain Produk dan Penyusunan Proposal Penawaran Produk Indikator Sebelum Pelaksanaan Setelah Pelaksanaan Peningkatan 1 Pemahaman aplikasi Canva 2 Pemahaman tentang praktek penggunaan aplikasi Canva untuk desain produk dan desain brosur penawaran produk 3 Pemahaman tentang konsep penyusunan proposal penawaran produk 4 Pemahaman tentang praktek penyusunan proposal penawaran produk Dari hasil capaian rekapitulasi pendampingan yang disajikan pada Tabel 2 dari kegiatan pengabdian masyarakat tersebut dapat dilihat hasil peningkatan pelatihan oleh responden (Kelompok tani hydromadam Katulampa Bogo. dijelaskan berikut ini: Indikator pemahaman tentang fitur aplikasi Canva mengalami peningkatan sebesar 50%. Hal ini karena peserta sudah mengetahui tentang aplikasi Canva yang sudah pernah melihat aplikasi karena aplikasi tersebut dapat dengan mudah didapatkan dari Play Store. Pendampingan mengenai indikator ini bersifat review yang dilakukan oleh tim pelaksana pengabdian masyarakat kepada kelompok tani Sehingga peningkatan capaian peserta mengenai indikator ini tidak terlalu signifikan. Materi mengenai pengenalan fitur aplikasi Canva ini dirasakan sangat bermanfaat oleh responden. Indikator pemahaman tentang praktek penggunaan aplikasi Canva untuk desain produk dan desain brosur penawaran produk mengalami peningkatan sebesar 50%. Hal ini karena peserta sudah mengetahui tentang aplikasi Canva yang sudah sering kali digunakan dalam mengedit foto. Pendampingan mengenai indikator ini bersifat review yang dilakukan oleh tim pelaksana pengabdian masyarakat kepada kelompok tani hydromadam. Sehingga peningkatan capaian peserta mengenai indikator ini tidak terlalu signifikan. Materi mengenai praktek penggunaan aplikasi Canva untuk desain produk dan desain brosur penawaran produk ini dirasakan sangat bermanfaat oleh responden. Indikator pemahaman tentang konsep penyusunan proposal penawaran produk mengalami peningkatan sebesar 85%. Hal ini dikarenakan minimnya pengetahuan peserta pelatihan tentang konsep penyusunan proposal penawaran produk, selama ini kelompok tani hydromadam hanya melakukan penawaran produk sayur dari rumah ke rumah saja. Pendampingan mengenai indikator ini bersifat review yang dilakukan oleh tim pelaksana pengabdian masyarakat. Peningkatan pada indikator ini dirasakan sangat signifikan dan materi yang disampaikan oleh narasumber dirasakan sangat bermanfaat oleh responden. Indikator pemahaman tentang praktek penyusunan proposal penawaran produk mengalami peningkatan sebesar 85%. Hal ini karena minoritas pengetahuan peserta pelatihan tentang praktek http://jurnal. id/index. php/abditeknika ABDITEKNIKA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 4 Nomor 2 Oktober 2024 penyusunan proposal penawaran produk, selama ini mereka belum pernah dan belum mengenal proposal penawaran produk. Pendampingan mengenai indikator ini bersifat review yang dilakukan oleh tim pelaksana pengabdian masyarakat. Peningkatan pada indikator ini dirasakan sangat signifikan dan materi yang disampaikan oleh narasumber dirasakan sangat bermanfaat oleh Pendampingan Penggunaan Platform Website Hydromadam dan Aplikasi Kas Kecil Kegiatan pendampingan penggunaan platform website hydromadam dilaksanakan pada tanggal 15 Juni 2024. Kegiatan ini meliputi pengenalan fitur website hydromadam, pendampingan penggunaan website hydromadam, pengenalan fitur aplikasi kas kecil, praktek penggunaan aplikasi kas kecil, dan penyerahan website hydromadam dan aplikasi kas kecil. Narasumber kegiatan pendampingan ini yaitu Bapak Yosef Tajul Arifin, kegiatan ini berlangsung dengan interaktif berlokasi di ruang rapat Kelurahan Katulampa. Gambar 4. Paparan Materi Penggunaan Website Hydromadam Narasumber memberikan paparan terkait website hydromadam yang didalamnya terdapat halaman admin, halaman konsumen. Kelompok tani hydromadam dapat mengelola pesanan, mengelola produk hydroponik dan mengelola data konsumen. Sistem pengelolaan laporan keuangan sudah disediakan dengan nama aplikasi kas kecil dimana aplikasi ini nantinya akan digunakan untuk rekap kas masuk, kas keluar, dan biaya operasional Pendampingan penggunaan website hydromadam dan aplikasi kas kecil dapat diterima dengan baik oleh para peserta, karena website hydromadam ini dapat dibuka dari smartphone. Suasana pendampinga dapat dilihat pada Gambar 4. Pendampingan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan diskusi, para peserta sangat aktif bertanya dan berdiskusi terkait pengelolaan penjualan tanaman hydroponik, pengelolaan laporan keuangan Gambar 5. Serah Terima Web dari Panitia kepada Ketua Hydromadam http://jurnal. id/index. php/abditeknika ABDITEKNIKA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 4 Nomor 2 Oktober 2024 Gambar 5 menunjukkan proses serah terima web dari Panitia Pengabdian Masyarakat dalam hal ini disampaikan oleh Ketua Panitia. Artika Surniandari dan diserahkan kepada Ketua Hydromadam. Nurul. Selanjutnya rekan mahasiswa memberikan kuesioner kepada peserta pendampingan untuk dapat diketahui bagaimana capaian persentase dalam peningkatan pendampingan yang diberikan oleh tim hibah pengabdian kepada masyarakat. Kuesioner berisi empat indikator meliputi pengenalan fitur website hydromadam, pemahaman tentang tata cara penggunaan website hydromadam, pemahaman tentang konsep dasar pengelolaan laporan keuangan, pemahaman tentang fitur aplikasi kas kecil, dan pemahaman tentang penggunaan aplikasi kas kecil. Hasil rekapitulasi capaian peningkatan pendampingan kepada peserta tersaji dalam tabel 3 di bawah Tabel 3. Rekapitulasi Peningkatan Peserta Pendampingan Penggunaan Website Hydromadam dan Aplikasi Kas Kecil Indikator Sebelum Pelaksanaan Setelah Pelaksanaan Peningkatan 1 Pemahaman website hydromadam 2 Pemahaman tentang tata cara penggunaan website 3 Pemahaman tentang fitur aplikasi kas kecil 4 Pemahaman tentang konsep dasar pengelolaan laporan 5 Pemahaman tentang penggunaan aplikasi kas kecil Dari hasil capaian rekapitulasi pendampingan yang disajikan pada Tabel 3 dari kegiatan pengabdian masyarakat tersebut dapat dilihat hasil peningkatan pelatihan oleh responden (Kelompok tani hydromadam Katulampa Bogo. dari kelima indikator mengalami peningkatan sebesar 80%. Hal ini karena minoritas pengetahuan peserta pelatihan betul-betul belum mengetahui tentang pengelolaan website Hydromadam dan aplikasi kas kecil, selama ini kelompok tani hydromadam melakukan penjualan secara manual dan merekap hasil penjualan secara manual dengan tulis di buku. Pendampingan mengenai indikator ini bersifat review yang dilakukan oleh tim pelaksana pengabdian masyarakat. Peningkatan pada kelima indikator ini dirasakan sangat signifikan dan materi yang disampaikan oleh narasumber dirasakan sangat bermanfaat dan dapat diterima dengan baik oleh responden. Kesimpulan Program Pengabdian Masyarakat untuk kelompok tani inovasi Hydromadam di Kelurahan Katulampa telah memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kapasitas dan keterampilan para anggotanya. Kegiatan ini berhasil memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan kapasitas dan keterampilan anggota kelompok tani. Melalui workshop dan praktik langsung, anggota kelompok tani kini mampu mengolah sampah organik menjadi kompos dan produk bernilai ekonomi lainnya, yang berdampak positif terhadap pengelolaan lingkungan dan peningkatan nilai tambah ekonomi. Pelatihan yang diberikan juga telah memperkuat kemampuan anggota dalam menyusun proposal kerjasama yang efektif, membuka peluang bagi kelompok tani untuk mendapatkan dukungan dan kemitraan dari pihak eksternal. Selain itu, workshop desain grafis dan branding produk berhasil meningkatkan keterampilan anggota dalam membuat materi promosi yang menarik, sehingga visibilitas produk di pasar meningkat dan berpotensi meningkatkan penjualan dan pendapatan. Pengembangan website resmi Hydromadam dan pelatihan penggunaan aplikasi kas kecil juga memberikan dampak positif terhadap manajemen informasi dan keuangan, meningkatkan efisiensi operasional serta transparansi dalam pengelolaan keuangan kelompok tani. Secara keseluruhan, terdapat peningkatan pemahaman yang signifikan mengenai manfaat sampah organik . %), aplikasi Canva . %), dan website Hydromadam . %). Kegiatan ini secara keseluruhan telah mendukung keberlanjutan dan pengembangan usaha kelompok tani Hydromadam. Secara keseluruhan, program ini telah berhasil meningkatkan keterampilan teknis dan manajerial kelompok tani Hydromadam. Dengan berbagai pelatihan dan pendampingan yang diberikan, kelompok tani kini lebih siap untuk menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang dalam upaya meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian Program ini diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang yang positif bagi pengembangan kelompok tani dan komunitas sekitar di Kelurahan Katulampa. http://jurnal. id/index. php/abditeknika ABDITEKNIKA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 4 Nomor 2 Oktober 2024 Aknowledgement Artikel jurnal ini adalah hasil kegiatan pelatihan dan pendampingan kegiatan kepada masyarakat yang didanai oleh Direktorat Akademik Pendidikan Tinggi Vokasi Tahun melalui program hibah Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat Tahun Anggaran 2024. Isi sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Referensi