Jurnal PKM Manajemen Bisnis Vol. No. July 2024 e-ISSN 2797-8338 DOI 10. Penerapan Ilmu Manajemen untuk Meningkatkan Sumber Daya Manusia Melalui Potensi yang Ada dalam Hal Sikap Peduli Lingkungan dan Menjadi Masyarakat Edukatif agar Tercapainya Pembangunan yang Berkelanjutan Desa Ciwalat Kec. Pabuaran. Kab. Sukabumi Yance Saputra1. Ahmad Yunus2. Agung Juniyansyah3. Tito Mustikaningrum Ratri4. Zeriko Hutapea5. Endang Sugiarti6. Hadi Supratikta7 Universitas Pamulang. Indonesia sptr25@gmail. com1, klikyunus@gmail. com2, agungjuniyansyah@gmail. titogood76@gmail. com4, zeriko_hutapea@yahoo. com5, dosen00725@unpam. supratikta@gmail. Submitted: 27th March 2024 | Edited: 24th June 2024 | Issued: 01st July 2024 Cited on: Saputra. Yunus. Juniyansyah. Ratri. Hutapea. Sugiarti. & Supratikta. Penerapan Ilmu Manajemen untuk Meningkatkan Sumber Daya Manusia Melalui Potensi yang Ada dalam Hal Sikap Peduli Lingkungan dan Menjadi Masyarakat Edukatif agar Tercapainya Pembangunan yang Berkelanjutan Desa Ciwalat Kec. Pabuaran. Kab. Sukabumi. Jurnal PKM Manajemen Bisnis, 4. , 238-248. ABSTRAK Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diberi judul AuPenerapan Ilmu Manajemen untuk Meningkatkan Sumber Daya Manusia melalui Potensi yang Ada dalam Kepedulian Lingkungan dan Menjadi Masyarakat Edukatif untuk Mewujudkan Pembangunan Berkelanjutan di Desa Ciwalat. Kecamatan Pabuaran. Kabupaten Sukabumi. Ay Proyek ini dilaksanakan pada hari Minggu tanggal 2 Juni 2024 dan diikuti oleh 20 mahasiswa dan 6 orang dosen pembimbing Universitas Pamulang. Tujuan umum dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah penerapan ilmu manajemen untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) melalui potensi yang ada dalam hal kepedulian lingkungan dan menjadi masyarakat yang edukatif dalam pembangunan desa Memberdayakan potensi sumber daya desa untuk meningkatkan perekonomian desa dan mewujudkan Desa Ciwalat sebagai desa cerdas dan desa unggulan di Kabupaten Sukabumi. Metode yang digunakan antara lain survei, penyampaian materi langsung, serta simulasi dan diskusi mengenai manajemen, pengelolaan keuangan, pemasaran produk, dan penerapan manajemen sumber daya manusia (SDM). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berhasil memberikan pemahaman kepada masyarakat khususnya UMKM mengenai pemasaran produk yang dilakukan melalui pemasaran digital melalui marketplace (Shope. dalam upaya mengembangkan usaha atau usaha Masyarakat Desa Ciwalat. Kata Kunci: Manajemen. Manajemen Pendidikan. Pemasaran. MSDM. UMKM. Desa Ciwalat ABSTRACT This community service project is titled "The Application of Management Science to Improve Human Resources through Existing Potentials in Environmental Awareness and Becoming an Educative Society to Achieve Sustainable Development in Ciwalat Village. Pabuaran District. Sukabumi Regency. " This project was conducted on Sunday. June 2, 2024, and was attended by 20 students and 6 supervising lecturers from Pamulang University. The general objective of this community service activity is the application of management science to improve human resources (HR) through existing potentials in terms of environmental awareness and becoming an educative Jurnal PKM Manajemen Bisnis Vol. No. July 2024 e-ISSN 2797-8338 DOI 10. society in sustainable village development. Empowering village resource potentials to enhance the village economy and creating Ciwalat Village as a smart village and a leading village in Sukabumi Regency. The methods used include surveys, direct material delivery, as well as simulations and discussions on management, financial management, product marketing, and the application of human resource management (HRM). This community service activity successfully provided understanding to the community, especially MSMEs, regarding product marketing conducted through digital marketing via the marketplace (Shope. in an effort to develop the businesses or enterprises of the Ciwalat Village Community. Keywords: Management. Education Management. Marketing. HRM. MSMEs. Ciwalat Village PENDAHULUAN Berbicara tentang manajemen tidak terlepas dari upaya untuk melakukan pengaturan secara sistematis sehingga tujuan dari organisasi terutama lembaga pendidikan bisa tercapai sesuai dengan yang dicita-citakan (Wahyudin et al. , 2. Sebagai suatu ilmu manajemen memiliki konsep dasar serta tujuan yang jelas. Stoner mengungkapkan bahwa manajemen adalah proses perencanaan, pengorganisasian dan penggunaan sumber daya organisasi agar mencapai tujuan yang telah ditetatapkan (Achmad, 2. Senada dengan A. Stoner. Terry dalam bukunya Principle of Management mengatakan bahwa manajemen adalah proses yang terinci tentang perencanaan, pengorganisasian, penggerakan dan pengendalian suatu organisasi untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan dengan menggunakan manusia dan sumber daya (Farikhah, 2. Ilmu Manajemen adalah suatu disiplin ilmu yang mempelajari tentang perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan terhadap usaha-usaha para anggota organisasi dan penggunaan sumber daya organisasi untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya (Desfandi. Secara umum, manajemen adalah suatu proses di mana seseorang dapat mengatur segala sesuatu yang dikerjakan oleh individu atau Manajemen perlu dilakukan guna mencapai tujuan atau target dari individu ataupun kelompok tersebut secara kooperatif menggunakan sumber daya yang tersedia (Khairoh et al. , 2. Dengan menerapkan ilmu manajemen, diharapkan sesuatu yang sedang dikerjakan dapat selesai tepat waktu dan tanpa ada hal yang menjadi sia-sia. Penerapan ilmu manajemen dalam menigkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pendidikan. Ini bisa melibatkan identifikasi target demografis, penentuan pesan yang efektif, dan pemilihan metode komunikasi yang paling efisien (Darim, 2. Jurnal PKM Manajemen Bisnis Vol. No. July 2024 e-ISSN 2797-8338 DOI 10. Sumber daya manusia (SDM) adalah individu-individu yang bekerja di dalam suatu organisasi dan berkontribusi dengan pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan mereka untuk mencapai tujuan organisasi tersebut. SDM mencakup semua aspek yang berkaitan dengan perekrutan, pelatihan, pengembangan, pengelolaan, dan pemberdayaan manusia (MangAoana et al. , 2. Pendidikan adalah kebutuhan dasar manusia. Seorang manusia dapat mempelajari semua yang tidak mereka ketahui melalui pendidikan. Peran guru dalam proses pendidikan tidak bisa diabaikan. Guru, sebagai salah satu aktor penting dalam disiplin, berperan aktif dalam pelaksanaan kegiatan pembelajaran dan pendidikan yang efektif, seperti yang dijelaskan pada bagian sebelumnya. Guru bertanggung jawab untuk memenuhi semua kebutuhan siswanya. Akibatnya, guru harus memiliki kemampuan dan kompetensi yang diperlukan untuk memberikan pelatihan profesional kepada siswa mereka (Lampola, 2. Pendidikan yang berkualitas atau bermutu pada saat ini sudah menjadi program pemerintahan yang masih terus di upayakan. Upaya yang dilakukan untuk mencapai pendidikan berkualitas tidak hanya dilakukan oleh pemerintahan saja, pihak lain juga turut serta dalam mengupayakan peningkatan kualitas pendidikan, diantaranya pihak swasta, lembaga pendidikan bahkan masyarakat umum turut serta dalam upayanya. Segelintir masyarakat yang sudah memahami mengenai pentingnya pendidikan, mereka akan berusaha mencarikan sekolah terbaik bagi putra-putrinya (Siti et al. , 2. Mereka tidak peduli mengenai mahalnya biaya pendidikan yang dikeluarkan, asalkan putra-putri mereka mendapatkan pendidikan terbaik dengan fasilitas yang layak dan menjadi lulusan berkualitas (Alifah, 2. Rendahnya pendidikan bermutu menyebabkan pula kepada kecilnya harapan untuk bisa mendapatkan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas. Oleh sebab itu, pendidikan yang bermutu dijadikan permulaan yang menjadi fokus utama dari semua pihak yang terlibat termasuk juga masyarakat. Melihat hasil data yang diperoleh UNESCO dalam Global Education Monitoring (GEM) Report yang dilakukan pada tahun 2016, mutu atau kualitas pendidikan di Indonesia menduduki tingkat 10 dari 14 negara berkembang yang ada di dunia (Utami, 2. Sementara itu, merujuk kepada hasil survey Programme for International Student Assessment (PISA) yang merupakan sebuah organisasi yang menilai mutu pendidikan di dunia, pada tahun 2018 peringkat kualitas pendidikan di indonesia masih berada di Jurnal PKM Manajemen Bisnis Vol. No. July 2024 e-ISSN 2797-8338 DOI 10. kedudukan golongan rendah, yaitu dengan menduduki peringkat 72 dari 78 negara. Hasil data tersebut cenderung stagnan di dalam kurun waktu 10-15 tahun terakhir (Susiani et , 2. Alhasil yang kita rasakan saat ini adalah adanya sebuah ketertinggalan di dalam kualitas pendidikan, baik di dalam pendidikan formal maupun informal. Hal ini kita rasakan setelah kita membandingkannya dengan beberapa negara lainnya. Pendidikan sudah menjadi dasar dalam upaya meningkatkan SDM di dunia terkhusus di Indonesia dalam pembangunan bangsa (Pribadi, 2. Setelah kita amati, terlihat jelas bahwa kualitas pendidikan di Indonesia masih kurang dan tertinggal oleh negara-negara lain yang ada di dunia, sehingga rendahnya kualitas pendidikan dapat menghambat tersedianya SDM yang berkualitas dengan berbagai kemampuan untuk bisa memenuhi pembangunan bangsa di dalam berbagai macam bidang. Oleh sebab itu, kita harus berusaha untuk mengupayakan peningkatkan sumber daya manusia di Indonesia yang tidak akan kalah saing dengan SDM di negara-negara lain dengan upaya tercapainya pendidikan berkualitas (Susanti. Berdasarkan survey yang kita lakukan di kampung ciwalat kecamatan pabuaran, kabupaten sukabumi, masih terdapat anak- anak yang tidak melanjutkan pendidikan setelah lulus sekolah dasar (SD) atau sekolah menengah pertama (SMP). Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Dengan kualitas pendidikan yang masih rendah tentunya menjadi hambatan bagi peningkatan SDM di desa tersebut sehingga sulit mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan. Akan hal itu, tidak sedikit masyarakat yang menganggur dan akibat minimnya pengetahuan dan wawasan tidak dapat memanfaatkan potensi-potensi dan di Desa tersebut yang dapat di manfaatkan, sehingga juga menghambat pembangunan berkelanjutan. Desa Ciwalat ini merupakan desa yang mempunyai potensi yang sangat melimpah, baik itu potensi alam maupun potensi sumber daya manusia (Anugerah & Nuraini, 2. Potensi yang melimpah ini belum sepenuhnya diberdayakan oleh masyarakat secara optimal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa sehingga Pendapatan Asli Desa (PAD) di Desa Ciwalat ini relatif rendah (Ahmad Jumarding dkk, 2. Potensi ekonomi . saha kecil dan menengah industr. desa seperti belum dikelola secara baik dan optimal (Chaerani dkk, 2. Hal ini disebabkan oleh kemampuan, pola pikir. Pendidikan masih rendah dan produktivitas masyarakat serta sentuhan teknologi belum Jurnal PKM Manajemen Bisnis Vol. No. July 2024 e-ISSN 2797-8338 DOI 10. digunakan secara optimal sehingga usaha kecil menengah di Desa Kaloling belum berkembang (Menne dkk, 2. Adapun tujuan yang ingin dicapai dari urgensi permasalahan diatas, yaitu Penerapan ilmu manajemen untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) melalui potensi yang ada dalam hal sikap peduli lingkungan dan menjadi masyarakat edukatif dalam pembangunan berkelanjutan desa yang berkelanjutan. Memberdayakan potensi sumber daya desa dalam meningkatkatkan perekonomian desa, menciptakan Desa Ciwalayat yang smart sebagai desa unggulan di Kabupaten Sukabumi. Berdasarkan penjelasan diatas, dapat diketahui bahwa meningkatkan kesadaran masyarakat sangat diperlukan untuk mengembangkan sumber daya manusia di Desa ciwalat serta meningkatkan kesadaran akan pendidikan. Pengkajian untuk mewujudkan pengembangan sumber daya manusia adalah kesadaran masyarakat akan tingkat pendidikan sebagai salah satu faktor utama dalam pembangunan yang berkelanjutan di Desa Ciwalat Kecamatan Pabuaran. Kabupaten Sukabumi. METODE Kami melakukan persiapan segala hal yang terkait dengan materi, bahan dan alat sesuai dengan tema secara baik. Hasil persiapan tersebut dimaksudkan agar materi tersampaikan dengan mudah dimengerti serta dipahami oleh Masyarakat pada Desa Ciwalat. Kecamatan Pabuaran. Kabupaten Sukabumi. Untuk melaksanakan program PKM ini, prosedur kerjanya sebagai berikut : Tahap Persiapan Tahap persiapan yang dilakukan meliputi : Survei awal. Pada tahap ini dilakukan survei lokasi di Desa Ciwalat. Kecamatan Pabuaran. Kabupaten Sukabumi. Observasi. Setelah survei maka ditentukan pelaksanaan dan sasaran peserta Rapat Koordinasi Tim. Pada tahap ini rapat mengenai pembagian tugas, membuat jadwal pelaksanaan, mulai dari persiapan, pelaksanaan, sampai evaluasi dan penyusunan laporan Tahap Evaluasi Jurnal PKM Manajemen Bisnis Vol. No. July 2024 e-ISSN 2797-8338 DOI 10. Tahap evaluasi merupakan penilaian setelah rangkaian kegiatan dilakukan oleh pelaksana sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Evaluasi ini bisa berupa perbaikan atau saran untuk pelaksanaan kegiatan lebih baik lagi dan kelanjutan menjadi binaan kampus. Partisipasi Mitra dalam Pelaksanaan Program Partisipasi mitra dalam pelaksanaan program PKM ini sangat kooperatif dengan memberikan ijin kepada tim untuk melaksanaankan pengabdian desa binaan kampus, memberikan keterangan baik berupa informasi atau data-data yang dibutuhkan sampai rencana pelaksanaan berupa kegiatan pelatihan/pendampingan nantinya. Dalam pengembangan sarana prasarana yang diperlukan partisipasi mitra dan pemda/lembaga terkait juga. BUMDes. Pemda. Dinas Pekerjaan Umum dan UMKM. Realisasi Pemecahan Masalah Realisasi pemecahan masalah dalam Pengabdian Kepada Masyarakat di Desa Ciwalat. Kecamatan Pabuaran. Kabupaten Sukabumi ini, mengahasilkan beberapa hal yang dapat di laksanakan oleh para dosen pasccasarjana antara lain: Untuk pengabdian selanjutnya adalah pendampingan terhadap manajemen dalam kelanjutan mengenai pelatihan digital marketing melalui Shopee dalam meningkatkan performa bisnis Masyarakat khususnya UMKM Desa Ciwalat. Kec. Pabuaran, dan Kab. Sukabumi. Pada Pengabdian Kepada Masyarakat selanjutnya akan dipantau kelanjutan pemasaran atau penjualan produk yang sudah berhasil di upload hasilnya akan seperti apa kedepannya. Pada Pengabdian Masyarakat selanjutnya melaksanakan pendampingan mengenai Peningkatan performa bisnis Masyarakat sesudah berhasil melakukan pemasaran produk melalui Digital marketing dilihat dari sisi pemasaran, keuangan, dan SDM. Khalayak Sasaran Khalayak sasaran dalam Pengabdian Kepada Msyarakat ini adalah seluruh warga Desa Ciwalat. Kecamatan Pabuaran. Kabupaten Sukabumi. Supaya dengan adanya pelatihan digital marketing melalui e-commerce aplikasi Shopee yang akan akan memberikan pendampingan terhadap masyarakat berkaitan dengan urgensi pemanfaatan digital marketing dalam upaya meningkatkan performa bisnis Masyarakat khususnya Jurnal PKM Manajemen Bisnis Vol. No. July 2024 e-ISSN 2797-8338 DOI 10. UMKM di Desa Ciwalat. Kecamatan Pabuaran. Kabupaten Sukabumi guna untuk mensejahterakan Masyarakat Desa Ciwalat. Tempat Waktu Tempat. Sasaran dan Waktu Pelaksanaan Kegiatan adalah sebagai berikut : Tempat Kegiatan : Desa Ciwalat. Kecamatan Pabuaran. Kabupaten Sukabumi Sasaran Kegiatan : UMKM Masyarakat Desa Ciwalat Hari/Tanggal : Minggu / 02 Juni 2024 Jam 09. 00 Ae 13. PEMBAHASAN Desa Ciwalat merupakan salah satu desa di Kecamatan Pabuaran. Kabupaten Sukabumi. Jawa Barat, yang sebagian besar masyarakatnya berprofesi sebagai wirausaha atau pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Meskipun memiliki potensi ekonomi yang besar, sebagian besar UMKM di desa ini masih mengandalkan penjualan secara konvensional dan belum memanfaatkan peluang pemasaran digital melalui ecommerce. Hal ini menyebabkan jangkauan pasar UMKM di Desa Ciwalat menjadi terbatas dan kurang dapat bersaing dengan pelaku usaha lain yang telah memanfaatkan perkembangan teknologi digital. Oleh karena itu, kegiatan Pendidikan dan pelatihan digital marketing melalui ecommerce penting dilakukan untuk meningkatkan performa bisnis masyarakat di Desa Ciwalat. Dengan memanfaatkan peluang pemasaran digital. UMKM di desa ini diharapkan dapat memperluas jangkauan pasar, meningkatkan penjualan, dan mengembangkan bisnisnya secara lebih efektif dan efisien. Pelaksanaan kegiatan Pendidikan dan Pelatihan digital marketing melalui ecommerce untuk meningkatkan performa bisnis masyarakat di Desa Ciwalat. Kec. Pabuaran. Kab. Sukabumi menghasilkan beberapa capaian penting, yaitu: Peningkatan Kesadaran dan Deteksi Dini Penyakit Gula Darah Sebelum memulai pelaksanaan Pendidikan dan pelatihan mengenai digital marketing melalui ecommerce . , peserta menuliskan daftar hadir terlebih dahulu dan melaksanakan kegiatan cek gula darah gratis oleh mahasiswa PKM yang bekerja di rumah sakit bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan deteksi dini diabetes di masyarakat desa Ciwalat, serta memberikan pemahaman edukasi dan merujuk Jurnal PKM Manajemen Bisnis Vol. No. July 2024 e-ISSN 2797-8338 DOI 10. peserta berisiko untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Selain pengecekan gula darah, tersedia juga alat untuk pengecekan asam urat dan kolestrol. Peningkatan Pemahaman Peserta tentang Digital marketing dan E-commerce Melalui sesi pelatihan dan pendampingan yang diberikan, peserta program memahami konsep digital marketing dan e-commerce serta manfaatnya bagi performa bisnis mereka. Peserta menyadari pentingnya memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan penjualan. Peningkatan Jumlah UMKM dengan Akun dan Penjualan di Platform Ecommerce (Shope. Setelah mengikuti program, terdapat peningkatan jumlah UMKM di Desa Ciwalat yang memiliki akun penjualan dan melakukan penjualan melalui platform e-commerce (Shope. Sebelumnya, sebagian besar UMKM hanya mengandalkan penjualan secara konvensional. Penerapan Strategi Pemasaran Digital yang Efektif Peserta program mampu menerapkan strategi pemasaran digital yang efektif, seperti cara mengunggah produk yang akan dipasarkan, membuat konten menarik . eskripsi produk, foto/video produk, dll. ), serta melakukan promosi melalui media sosial dan platform e-commerce (Shope. Strategi dapat membantu meningkatkan visibilitas produk UMKM di Desa Ciwalat dan menarik minat calon pembeli baru, baik dari wilayah sekitar maupun dari luar daerah. Peningkatan Penjualan dan Perluasan Jangkauan Pasar Sebagai hasil dari penerapan digital marketing dan e-commerce. UMKM peserta program memiliki peluang dalam peningkatan penjualan dan perluasan jangkauan pasar yang signifikan. Dengan adanya toko online di platform ecommerce (Shope. , produk mereka dapat diakses oleh calon pembeli dari berbagai wilayah di Indonesia, bahkan luar negeri. Hal ini memperluas peluang bisnis dan meningkatkan pendapatan UMKM di Desa Ciwalat. Kendala yang Dihadapi dan Upaya Penanganannya Meskipun program ini memberikan dampak positif bagi UMKM di Desa Ciwalat, terdapat beberapa kendala yang dihadapi selama pelaksanaan, antara lain: Kualitas Produk Beberapa UMKM masih memiliki kendala dalam menjaga kualitas produk mereka agar dapat bersaing di pasar online yang semakin Jurnal PKM Manajemen Bisnis Vol. No. July 2024 e-ISSN 2797-8338 DOI 10. Jaringan Internet Jaringan internet di wilayah Desa Ciwalat sangat tebatas dan sulit untuk mengakses internet secara leluasa sehingga perlu memastikan wilayah yang memiliki jaringan internet yang cukup untuk mengakses dan memantau penjualan online melalui e-commerce. Pengemasan Produk Pengemasan produk yang kurang menarik dan aman menjadi kendala dalam memenuhi ekspektasi pembeli online. Untuk mengatasi kendala-kendala tersebut, perlu adanya dilakukan pendampingan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) lebih lanjut kepada UMKM Di Desa Ciwalat, meliputi pelatihan peningkatan kualitas produk. Kelola jaringan internet yang memadai, serta teknik pengemasan yang baik. Dengan upaya berkelanjutan dan dukungan dari berbagai pihak. UMKM di Desa Ciwalat diharapkan dapat terus berkembang dan bersaing di era digital, serta memberikan kontribusi positif bagi perekonomian daerah dan kesejahteraan Masyarakat Desa Ciwalat. Kecamatan Pabuaran. Kabupaten Sukabumi KESIMPULAN Kegiatan pendidikan dan pelatihan digital marketing melalui e-commerce dapat membantu dalam meningkatkan performa bisnis masyarakat di Desa Ciwalat. Kecamatan Pabuaran. Kabupaten Sukabumi. UMKM peserta program mampu memahami konsep digital marketing dan e-commerce, serta menerapkan strategi pemasaran digital yang tepat dengan membuat akun penjualan dan upload produk pada aplikasi Shopee untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan penjualan. Dengan memanfaatkan platform e-commerce (Shope. UMKM di Desa Ciwalat dapat menjangkau pasar yang lebih luas dan meningkatkan pendapatan mereka. Terdapat beberapa kendala yang dialami Masyarakat UMKM Desa Ciwalat dalam menjalankan platform e-commerce (Shope. ini, antara lain seperti menjaga kualitas produk mereka agar dapat bersaing di pasar online yang semakin kompetitif, jaringan internet yang kurang memadai di wilayah desa Ciwalat, serta pengemasan produk yang kurang menarik. Upaya penanganan dalam mengatasi kendala-kendala tersebut adalah dengan mengadakan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) lanjutan dalam pendampingan pelatihan peningkatan kualitas produk, kelola jaringan internet yang memadai, serta teknik pengemasan yang baik. Dengan upaya berkelanjutan dan dukungan dari berbagai pihak. UMKM di Desa Ciwalat Jurnal PKM Manajemen Bisnis Vol. No. July 2024 e-ISSN 2797-8338 DOI 10. diharapkan dapat terus berkembang dan bersaing di era digital, serta memberikan kontribusi positif bagi perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat. Beberapa saran yang dapat dipertimbangkan untuk program PKM yang berkelanjutan terkait pembahasan laporan ini adalah: Melakukan pelatihan dan pendampingan lanjutan untuk peningkatan kualitas produk, pengemasan, dan manajemen fulfillment pesanan online. Memfasilitasi akses UMKM ke sumber daya yang dibutuhkan, seperti bahan baku berkualitas, jaringan internet yang memadai, kemasan yang baik, dan mitra logistik yang terpercaya. Mengembangkan kemitraan dengan pihak-pihak terkait seperti pemerintah daerah, lembaga keuangan, dan asosiasi UMKM untuk mendukung pengembangan UMKM di Desa Ciwalat secara lebih komprehensif. Mempromosikan produk-produk UMKM Desa Ciwalat melalui berbagai media dan platform digital, serta event-event yang relevan, untuk meningkatkan awareness dan memperluas jangkauan pasar. Mendorong adopsi teknologi digital yang lebih luas di kalangan UMKM Desa Ciwalat, seperti sistem manajemen inventori, pembukuan digital, dan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas bisnis. DAFTAR PUSTAKA