Research Article FORBIS: Forensics Business Information System Journal Published online on: https://journal. id/index. php/forbis 1 . Januari 2024 PEMANFAATAN SYSTEM AMARTA UNTUK SPLICING CORE PADA PT. PLN ICON PLUS Mohammad Yudha Azhari 1* Teknologi Informasi. Universitas Mulia email: 1 yuda. azhari@students. Correspondence ARTICLE INFO Article History Received : 17 Desember 2023 Revised : 14 Agustus 2024 Accepted : 18 Agustus 2024 Available online : 18 Agustus 2024 Keywords: Management. MPS ABSTRACK The implementation of a print management system in a corporate environment is crucial for enhancing efficiency and managing operational costs associated with printers. In this context, the focus of this research is on configuring the HP PageWide Enterprise Color 556 printer at PT. Kilang Pertamina Internasional (KPI) Refinery Unit (RU) V - Balikpapan. The problem statement encompasses the configuration steps to connect the printer to the print management system, the impact of the system on the effectiveness of printer usage, and the print management system's ability to reduce operational costs. Referring to a research methodology involving configuration analysis, and a comparative analysis between printers using and not using print management systems to draw conclusions regarding the improvement in usage effectiveness and operational cost reduction. ABSTRAK Implementasi sistem manajemen layanan cetak di lingkungan korporat menjadi krusial untuk meningkatkan efisiensi dan mengelola biaya operasional printer. Dalam konteks ini, fokus pembahasan ini adalah konfigurasi perangkat printer HP PageWide Enterprise Color 556 di PT. Kilang Pertamina Internasional (KPI) Refinery Unit (RU) V - Balikpapan. Rumusan masalah mencakup langkah-langkah konfigurasi agar printer terhubung dengan sistem manajemen layanan cetak, dampak efektivitas penggunaan printer dengan penerapan manajemen layanan cetak, dan kemampuan manajemen layanan cetak dalam menekan biaya operasional printer. Dengan mengacu pada metodologi penelitian yang melibatkan analisis konfigurasi, dan analisis antara printer yang menggunakan dan tidak menggunakan sistem manajemen layanan cetak untuk mendapatkan kesimpulan apakah meningkatkan efektivitas penggunaan dan penekanan biaya operasional. Page | 18 Research Article FORBIS: Forensics Business Information System Journal Published online on: https://journal. id/index. php/forbis Pendahuluan Jaringan komputer merupakan jaringan telekomunikasi yang memungkinkan antar komputer untuk saling berkomunikasi dengan bertukar data . Kemajuan teknologi yang terus berkembang membuat semua urusan menjadi semakin mudah . , memasuki era yang semakin kompetitif dan selalu berubah dengan cepat. PT. KPI membutuhkan efisiensi operasional yang unggul untuk mendukung pertumbuhan perusahaan yang berkelanjutan. Salah satu teknologi digital yang mendukung operasional yaitu penggunaan printer pada jaringan atau biasa disebut printer sharing . Diketahui saat ini di kantor Pertamina RU V Balikpapan memiliki sebanyak 73 unit printer yang beroperasi, artinya pertamina memiliki kebutuhan serta penggunaan kertas dan tinta yang besar. Hal ini berdampak membesarnya biaya operasional dari printer dan membuat efektivitas dari pekerja menurun. Serta untuk meningkatkan efektivitas pekerja yang menggunakan laptop dalam pekerjaannya sehingga menyebabkan permasalahan dimana perlu memasang driver untuk melakukan sharing printer di setiap laptop pekerja. Dalam implementasi sistem akan menggunakan fitur authenticated printing yaitu diharuskan autentikasi identitas menggunakan ID card tanda pengenal bagi pekerja di PT. Kilang Pertamina Internasional RU V yang akan membatasi siapa saja yang dapat melakukan print dan merekam jejak penggunaan printer di Salah satu solusi untuk meningkatkan efektivitas pekerja , membantu menekan biaya operasional dan meningkatkan keamanan dokumen di perusahaan dengan menggunakan sistem manajemen layanan cetak. Manajemen layanan cetak merupakan suatu system. Pengelolaan printer terpusat yang dapat di integrasikan dengan sistem pengelolaan enterprise yang ada sehingga dapat dilakukan kontrol, monitoring, dan audit terhadap printer . Dengan manajemen layanan cetak perusahaan dapat memantau penggunaan supply printer untuk melihat dari mana pengeluaran printer terbanyak, memudahkan pekerja dalam Page | 19 1 . Januari 2024 menggunakan printer, dan meningkatkan keamanan printer dan dokumen karena menggunakan ID Card untuk akses printer. Berdsarkan latar belakang diatas dirumuskan masalah yaitu bagaimana langkah kofigurasi agar printer terhubung ke sistem layanan cetak, apakah penggunaan manajemen layanan cetak meningkatkan efektivitas dari penggunaan printer, dan apakah penggunaan manajemen layanan cetak dapat menekan biaya operasional printer dengan batasan implementasi mengenai konfigurasi perangkat printer HP Page Wide Enterprise Color 556 ke sistem manajemen layanan cetak karena tipe printer yang ada di PT Kilang Pertamina Internasiona RU V lebih dari satu dan memiliki langkah yang berbeda-beda. Metodologi Tempat dilakukan implementasi ini yaitu di PT. Kilang Pertamina Internasional RU V Balikpapan dengan waktu pelaksanaannya dari 1 September 2023 Ae 31 Oktober 2023. Kebutuhan Hardware dan Software Sistem Operasi Brand Resolusi Ukuran Layar Processor RAM VGA Memory Win 11 1920 x 1080 13 Inch Intel Core i7-8 gen 8 GB Intel UHD Graphics 1 x 50 Sheet, 1 x 500 Sheet 2 GB base memory Duty Cycle Up to 80000 pages OS Supported Windows XP/ Vista/ 7/ 8/ 10. Server 2003/ 2008/ 2012, OS X 1 x 100 Sheet, 4 x 500 Sheet Brand Paper Handling Brand Paper Handling Research Article FORBIS: Forensics Business Information System Journal Published online on: https://journal. id/index. php/forbis Memory Duty Cycle OS Supported 1 . Januari 2024 5 GB base Up to 200000 pages Windows XP/ Vista/ 7/ 8/ 10. Server 2003/ 2008/ 2012, OS X A Metode Pengumpulan Data Penelitian ini menggunakan metode deskriptif yang menggambarkan proses suatu kejadian dengan menggunakan teknik pengumpulan data seperti wawancara, observasi, dan studi Gambar 3. Alur penggunaan sehari-hari Hasil dan Pembahasan Dari pelaksanaan kegiatan kerja praktik belajar implementasi manajemen layanan cetak di PT KPI RU V Balikpapan. Dimana langkahnya terdiri dari, pendaftaran printer dan memasang driver sistem printer ke laptop/ komputer. Gambar 4. Alur pemeliharaan Flowchart printer dengan sistem Flowchart ini dibagi 3 bagian yaitu pengaturan awal, penggunaan sehari-hari, dan manajemen terpusat dan pemeliharaan otomatis. Gambar 1. Topologi Sistem A Flowchart Penggunaan Printer Flowchart ini dibagi 3 bagian yaitu pengaturan sehari-hari. Gambar 5. Pengaturan awal Gambar 2. Pengaturan Awal Page | 20 Research Article FORBIS: Forensics Business Information System Journal Published online on: https://journal. id/index. php/forbis 1 . Januari 2024 Gambar 9. Fitur full print Gambar 6. Alur Penggunaan Gambar 10. Print Job Gambar 7. Manajemen terpusat dan pemeliharaan A Pengujian Printer Melakukan test print menggunakan dokumen Gambar 8. Test Print Akses printer dan pilih fitur pull print. Page | 21 Analisis efektivitas penggunaan printer dan penekanan biaya operasional menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara sistem manajemen layanan cetak dan tanpa sistem manajemen layanan cetak. Tanpa sistem manajemen layanan cetak, proses manual dalam pengaturan awal dapat mengakibatkan kebutuhan waktu dan usaha yang lebih besar dari pihak pekerja. Selain itu, pendekatan reaktif dalam pemeliharaan dan kurangnya pemantauan terpusat dapat mengakibatkan biaya operasional yang tinggi karena perbaikan yang tidak terencana. Di sisi lain, dengan menggunakan sistem manajemen layanan cetak, implementasi otomatisasi, penggunaan ID card, dan manajemen terpusat dapat meningkatkan efektivitas pekerja dengan mengurangi interaksi manual. Lebih lanjut, pemantauan terpusat dan pemeliharaan otomatis dapat membantu menekan biaya operasional dalam jangka panjang melalui manajemen yang efisien. Kesimpulan Berdasarkan hasil observasi dan pengalaman yang diperoleh selama kegiatan kerja praktik di PT Kilang Pertamina Internasional RU V Balikpapan, dapat disimpulkan beberapa hal Pertama, penulis memahami dengan baik proses konfigurasi printer agar dapat Research Article FORBIS: Forensics Business Information System Journal Published online on: https://journal. id/index. php/forbis terhubung dengan sistem printer yang ada, serta cara pengintegrasian antara printer, perangkat pengguna, dan server di lingkungan perusahaan Kedua, manajemen layanan cetak terbukti dapat meningkatkan efektivitas kerja para pekerja. Sistem ini tidak memerlukan pemasangan driver printer di setiap komputer, sehingga pekerja untuk dokumen dari mana saja dengan menggunakan ID card mereka. Ketiga, sistem manajemen layanan cetak juga berpotensi untuk membantu menekan biaya operasional perusahaan, karena dapat membatasi penggunaan printer hanya kepada pengguna yang memiliki ID card yang terdaftar dalam sistem. Secara keseluruhan, implementasi sistem manajemen layanan cetak terbukti memberikan manfaat signifikan dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas kerja, serta membantu menekan biaya operasional terkait penggunaan printer di PT Kilang Pertamina Internasional RU V Balikpapan. Referensi