Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 857-879 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. Pengaruh Modal Usaha dan Motivasi Terhadap Minat Berwirausaha Pada Mahasiswa Tingkat Akhir Ekonomi Syariah Universitas Ibn Khaldun Bogor Alfian Said Universitas Ibn Khaldun Bogor alfiansaid@gmail. ABSTRACT Bogor This research method uses quantitative methods, taking data directly from the object of research in the form of disseminating questioners directly to final year students of Islamic economics. Ibn Khaldun University. Bogor. By presenting facts or realities that occur in the field that are observed through observation, field notes and distribution of questionnaires to final year students of Islamic Economics Ibn Khaldun University Bogor. This study aims at . Knowing the influence of business capital and motivation on entrepreneurship in final year students majoring in Islamic Economics at Ibn Khaldun University Bogor. Knowing how to motivate entrepreneurial interest in final year students majoring in Sharia Economics. Ibn Khaldun University. Bogor. The results of research in this thesis that the influence of business capital and motivation in entrepreneurial interest in final year students of Sharia Economics at Ibn Khaldun University Bogor. Included in the positive category between independent variables, namely business capital and motivation, and dependent variables, namely entrepreneurial It can be proven by the following results: . the results of the t test above obtained the calculated value of the Business Capital variable (X. 106 with a significance value of 000 < 0. 05, the Motivation variable (X. 061 with a significance value of 0. 000 < 0. 05 So it can be concluded that the Motivation variable (X. partially has a significant influence on Entrepreneurial Interest (Y). So that the presentation results of the data efficiency obtained in this study amounted to 78. Keywords: venture capital, motivation, entrepreneurship ABSTRAK Metode penelitian ini mengunakan metode kuantitatif, pengambilan datalangsung dari objek penelitian berupa penyebaran questioner secara langsung kepada mahasiswa tingkat akhir ekonomi syariah universitas ibn khaldun bogor. Dengan menyajikan fakta-fakta atau kenyataan yang terjadi dilapangan yang diamati melalui observasi,catatan lapangan dan penyebaran angket kepada mahasiswa tingkat akhir ekonomi syariah universitas ibn khaldun bogor. Penelitian ini bertujuan . Mengetahui pengaruh modal usaha dan motivasi terhadap berwirausaha pada mahasiswa tingkat akhir jurusan ekonomi syariah di universitas ibn khaldun bogor. Mengetahui bagaimana cara memotivasi minat berwirausaha pada mahasiswa tingkat akhir jurusan ekonomi syariah universitas ibn khaldun bogor. Hasil penelitian dalam skripsi ini bahwa pengaruh modal usaha dan motivasi dalam minat berwirausaha pada mahasiswa tingkat akhir ekonomi syariah universitas ibn khaldun bogor. Masuk dalam kategori positif antara variabel independen yaitu modal usaha dan motivasi serta variabel dependen yaitu minat berwirausaha. Dapat dibuktikan dengan 857 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 857-879 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. hasil sebagai berikut . hasil uji t diatas diperoleh nilai thitung variabel Modal Usaha (X. sebesar 14,106 dengan nilai signifikansi sebesar 0. 000 < 0,05 variabel Motivasi (X. sebesar 2,061 dengan nilai signifikansi sebesar 0. 000 < 0,05 Maka dapat disimpulkan bahwa variabel Motivasi (X. secara parsial memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Minat Berwirausaha (Y). sehingga hasil presentasi dari koefiensi data yang diperoleh dalam penelitian ini sebesar 78,1% Kata Kunci: modal usaha,motifasi,wirausaha PENDAHULUAN Latar Belakang Minat berwirausaha adalah pemusatan perhatian, keinginan, ketertarikan, serta kesediaan individu pada bidang wirausaha untuk bekerja keras atau berkemauan keras untuk berusaha memenuhi kebutuhan hidupnya tanpa merasa takut dengan resiko yang akan terjadi, serta berkemauan keras untuk belajar dari Berdasarkan dari beberapa jurnal untuk menumbuhkan minat berwirausaha yang sudah saya telusuri dikalangan Universitas, kebanyakan dari sekian mahasiswa nya masih minim akan kesadaran minat berwirausaha. Dan diantara beberapa universitas lebih mementingkan dan memfokuskan bagaimana menghasilkan lulusan yang siap pakai dunia kerja. Padahal aspek terpenting dalam suatu perguruan tingkat tinggi tidaklah harus menghasilkan lulusan terbaik yang siap pakai di dunia kerja melainkan menerapkan terbentuknya karakter, keahlian dan kesiapan dalam berwirausaha guna menciptakan lapangan pekerjaan. Identifikasi Masalah Dari beberapa uraian yang dikemukakan pada latar belakang diatas, maka dapat diidentifikasi beberapa masalah sebagai berikut : Minat berwirausaha pada mahasiswa yang masih rendah. Kurang nya modal usaha dan motivasi yang mempengaruhi minat Rendahnya rasa percaya diri pada mahasiswa dalam minat berwirausaha. Pembatasan Masalah Pembatasan masalah digunakan untuk menghindari adanya penyimpangan maupun pelebaran pokok masalah agar penelitian tersebut lebih terarah dan memudahkan dalam pembahasan sehingga tujuan penelitian akan tercapai. Beberapa batasan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: Ruang lingkup hanya meliputi minat mahasiswa tingkat akhir angkatan 2017/2018 fakultas agama islam prodi ekonomi syariah universitas ibn khaldun bogor. 858 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 857-879 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. Rumusan Masalah Dengan demikian, berdasarkan latar belakang yang telah diungkapkan diatas, maka rumusan masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah. Bagaimana pengaruh modal usaha dan motivasi terhadap minat berwirausaha pada mahasiswa tingkat akhir jurusan ekonomi syariah di universitas ibn khaldun bogor? Bagaimana pengaruh modal usaha dan motivasi dalam menumbuhkan minat berwirausaha pada mahasiswa tingkat akhir jurusan ekonomi syariah di universitas ibn khaldun bogor. Mengetahui pengaruh modal usaha dan motivasi terhadap minat berwirausaha pada mahasiswa tingkat akhir jurusan ekonomi syariah di universitas ibn khaldun bogor ? Tujuan Penelitian Mengetahui pengaruh modal usaha dan motivasi terhadap minat berwirausaha pada mahasiswa tingkat akhir jurusan ekonomi syariah di universitas ibn khaldun bogor. Mengetahui bagaimana cara memotivasi minat berwirausaha pada mahasiswa tingkat akhir jurusan ekonomi syariah universitas ibn khaldun 859 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 857-879 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. LANDASAN TEORI Tinjauan Pustaka Modal usaha Pengertian modal Menurut kasmir . Untuk mendirikan atau menjalankan suatu usaha diantaranya diperlukan modal . dan ketenaga . modal dalam bentuk uang diperlukan untyk membiayai segala keperluan usaha, mulai dari biaya prainvestasi, pengurusan izin-izin, biaya investasi untuk pembelian aktiva tetap. Sementara itu modal keahlian ialah keahlian kemampuan seseorang untuk mengelola atau menjalankan suatu Motivasi Pengertian motivasi Menurut widodo . Motivasi adalah kemauan untuk berbuat sesuatu, sedangkan motif adalah dorongan, kebutuhan, keinginan, dorongan atau impuls. Motivasi tergantung kepada kekuatan motifnya. Motif dengan kekuatan terbesar akan menentukan perilaku seseorang. Motif yang kuat akan berkurang apabila telah mencapai kepuasan atau mengalami kegagalan, alma . Untuk berwirausaha, mahasiswa haruslah memahami cara kerja dan tujuan dalam berwirausaha, memahami resiko yang akan diperoleh. Mempelajari tentang minat dalam berwirausaha, sikap percaya diri dalam berwirausaha, disiplin dan tidak serakah. Minat berwirausaha Pengertian Minat berwirausaha Pengertian minat menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kecenderungan hati yang tinggi terhadap sesuatu gairah keinginan minat seseorang terhadap sesuatu obyek yang biasanya diawali dari kecenderungan hati seseorang terhadap obyek tertentu. Hipotesis Penelitian Menurut hendri tanjung dan abrista devi . hipotesis adalah kesimpulan atau jawaban sementara dari permasalahan penelitian yang akan dibuktikan dengan data empiris. Berdasarkan kerangka berpikir dan paradigma yang telah diuraikan maka diperoleh hipotesis penelitian sebagai berikut: H1: modal usaha dan motivasi berpengaruh dalam menumbuhkan minat berwirausaha pada mahasiswa tingkat akhir jurusan ekonomi syariah universitas ibn khaldun bogor. 860 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 857-879 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. (Santoso . dalam Agustina dkk, 2. , memberi definisi minat wirausaha sebagai gejala psikis untuk memusatkan perhatian dan berbuat sesuatu terhadap wirausaha itu dengan perasaan senang dikarenakanmembawa manfaat bagi dirinya (Ardyanti dan Mora 2. 861 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 857-879 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. METODE PENELITIAN Pendekatan Penelitian Metode penelitian pada dasarnya merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu. Cara ilmiah berarti kegiatan penelitian itu didasarkan pada ciri-ciri keilmuan yaitu rasional, empiris, dan sistematis. (Sugiyono 2019:. Dalam penelitian ini, pendekatan yang digunakan ialah pendekatan Karena dalam penelitian ini penulis menggunakan perhitungan statistik dan menggunakan perhitungan presentase, dalam penelitian ini penulis akan meneliti mengenai pengaruh modal usaha (X. dan motivasi (X. terhadap Minat Berwirausaha (Y) khususnya pada mahasiswa tingkat akhir Program Studi Ekonomi SyariAoah di Universitas Ibn Khaldun Bogor. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian Penelitian survei merupakan suatu teknik pengumpulan informasi yang dilakukan dengan cara mengumpulan . data dengan beberapa instrumen,hendri Tanjung dan Devi abrista devi . Kemudian instrumen pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuesioner. Tempat dan Waktu Penelitian Tempat atau lokasi yang berkaitan dengan sasaran atau permasalahan penelitian juga merupakan salah satu jenis sumber data. adapun tempat penelitian ini dilaksanakan di universitas ibn khaldun bogor,khususnya kepada mahassiswa tingkat akhir jurusan ekonomi syariah. Penelitian ini akan dilakukan pada bulan juni Populasi Penelitian dan Sampel Penelitian Populasi Penelitian Menurut margono . Populasi adalah keseluruhan objek penelitian yang terdiri dari manusia, benda-benda, hewan, tumbuhtumbuhan, gejala-gejala, nilai tes, atau peristiwa-peristiwa sebagai sumber data yangmemiliki karaktersitik tertentu didalam penelitian. Hardani . Penelitian ini tertuju pada mahasiswa tingkat akhir prodi Ekonomi SyariAoah Universitas Ibn Khaldun Bogor penulis memilih secara Kemudian penulis mengambil angkatan tersebut sebagai populasi penelitian karena mereka telah mengikuti pembelajaran tentang Kewirausahaan Sampel Menurut sugiyono . Dalam penelitian kuantitatif, sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi Bila populasi besar, dan peneliti tidak mungkin mempelajari 862 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 857-879 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. semua yang ada pada populasi, misalnya keterbatasan dana, tenaga dan Maka peneliti dapat menggunakan sampel yang diambil dari populasi itu. Didalam penelitian ini terdapat beberapa karakteristik atau kriteria yang diajukan peneliti untuk penentuan sampel adalah sebagai berikut: Mahasiswa program studi ekonomi syariah universitas ibn khaldun Telah mengikuti mata kuliah kewirausahaan islam. Berdasarkan kriteria diatas, maka populasi yang diambil dalam penelitian ini adalah mahasiswa tingkat akhir prodi Ekonomi Syariah UIKA Bogor angakatan. Dalam penentuan jumlah sampel yang akan digunakan pada penelitian ini metode yang digunakan adalah menggunakan tabel yang dikembangkan oleh Isaac dan Michael. Metode ini sangat mudah untuk digunakan karen cukup menggunakan tabel berdasarkan jumlah populasi yang diinginkan dan tingkat kesalahan yang digunakan 1%, 5%, dan 10% (Pajar. Semakin besar jumlah sampel mendekati populasi, maka peluang kesalahan generalisasi semakin kecil dan sebaliknya makin kecil jumlah sampel menjauhi populasi, maka makin besar kesalahan generalisasi . iberlakukan umu. Tabel 3. Jumlah sampel dari populasi metode Isaac dan Michael Siginifikasi Penelitian ini menggunakan menggunakan tingkat kesalahan 5%, dengan tujuan jumlah sampel yang error tidak terlalu banyak dan juga tidak terlalu sedikit. Berasarkan tabel diatas, jumlah sampel yang mendekati jumlah populasi N=75 adalah 63 (N=. Jumlah sampel yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 63 koresponden. Tekhnik pengumpulan data 863 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 857-879 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. Tekhnik pengumpulan data merupakan cara untuk mengukur atau menarik kesimpulan terhadap suatu ukuran, maka diperlukan pengumpulan data. Hendri Tanjurng dan Abrista Devi . kuesioner merupakan tekhnik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberi seperangkat pertanyaan atau pertanyaan tertulis kepada responden untuk dijawabnya, kuesioner merupakan teknik pengumpulan data yang efisien bila peneliti tahu dengan pasti variable yang akan diukur dan tahu apa yang bisa diharapkan dari responden. Sugiono . Instrument Penelitian Menurut sugiono . instrument penelitian adalah suatu alat yang digunakan mengukur feomena alam maupun sosial yang diamati secara spesifik semua fenomena ini disebut variabel penelitian. Definisi Operasional Dalam penelitian ini variabel yang akan diteliti diklarifikasikan sebagai berikut : Variabel independent Dalam bahasa indonesia sering disebut variabel bebas, variabel bebas adalah merupakan variabel yang mempengaruhi atau yang menjadi sebab perubahanya atau timbulnya variabel dependent . Sugiono Variabel dependent Menurut sugiono . Dalam bahasa Indonesia disebut juga sebagai variabel terikat. Variabel terikat merupakan variabel yang dipengaruhi atau yang menjadi akibat, karena adanya variabel bebas. Kisi-kisi instrument Intrumen penelitian merupakan alat yang digunakan untuk mengumpulkan data dan juga alat ukur untuk nilai variabel yang akan Dimana pada penelitian ini terdapat dua variabel dalam instrumen penelitian yaitu modal usaha dan motivasi dan minat berwirausaha Pertanyaan Skor Sangat Setuju (SS) Setuju (S) Tidak Setuju (TS) Sangat Tidak Setuju (STS) 864 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 857-879 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. Kisi-kisi instrumen penelitian ini dapat dilihat pada tabel berikut: Instrument Penelitian Nomor Variabel Modal Usaha (X. Motivasi (X. Minat (Y) Uji Validitas dan Realibitas Indikator Memiliki modal Kemudahan. mendapatkan akses Besar nya modal Kemauan untuk berbuat sesuatu Keinginan dorongan atau Kekuatan Kemauan keras untuk memenuhi Mempunyai keyakinan diri bahwa mampu Sikap jujur dan tanggung jawab dalam berwira Jumlah Item Uji validitas Menurut maAoruf Abdullah . dijelaskan bahwa validitas itu menunjukan sejauh mana suatu alat pengukur itu mengukur apa yang akan Oleh karena itu kalau peneliti menggunakan kuesioner dalam pengumpulan data, maka kuesioner yang disusun oleh pe neliti itu harus dapat mengukur apa yang akan diukur. Uji realibitas 865 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 857-879 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. Uji reliabilitas berguna untuk menetapkan apakah instrumen yang dalam hal ini kuesioner dapat digunakan lebih dari satu kali, paling tidak oleh responden yang sama akan menghasilkan data yang konsisten atau Dengan kata lain reliabilitas sering disebut dengan keterpercayaan, keterandalan, keajegan, konsistensi, kestabilan, dan sebagainya. Tekhnik Analisa Data Analisis statistik deskriptif Menurut sugiono . Statistik deskriptif adalah statistic yang digunakan untuk menganalisis data dengan cara mendeskripsikan atau menggambarkan data yang telah terkumpul sebagaimana tanpa bermaksud membuat kesimpulan yang berlaku untuk umum atau generalisasi Dalam penelitian ini statistik deskriptif yang digunakan dalam penelitian ini adalah tobulasi responden, hasil skor variabel dalam modal usaha, motivasi dan hasil skor minat berwirausaha. Uji asumsi klasik Uji Normalitas . Jika nilai signifikansi > 0,05, makadinyatakan data berdistribusi . Sedangkan Jika nilai signifikansi < 0,05, maka dinyatakan data berdistribusi tidak normal. Uji Multikoleniaritas Menurut ghazoli . 1:105-. uji multikoleniaritas digunakan untuk mengetahui ada atau tidaknya korelasi antar variabel independent dalam model regresi. Model regresi yang baik adalah Mendeteksi multikolinieritas dapat melihat nilai tolerance dan varian inflation factor (VIF) sebagai tolak ukur. Apabila nilai tolerance O 0,10 dan nilai VIF Ou10 maka dapat disimpulkan bahwa dalam penelitian tersebut terdapat multikolinieritas. Ayuwardani . VIF = Uji Heteroskedastisitas 866 | Volume 6 Nomor 3 2024 Tolerance Value Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 857-879 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. Untuk Uji Heteroskedastisitas, seperti halnya uji Normalitas, cara yang sering digunakan dalam menentukan apakah suatu model terbebas dari masalah heteroskedastisitas atau tidak hanya dengan melihat pada Scatter Plot dan dilihat apakah residual memiliki pola tertentu atau tidak Modul ini akan memperkenalkan salah satu uji heteroskedastisitas yang mudah yang dapat diaplikasikan di SPSS, yaitu Uji Glejser. Uji Glejser secara umum dinotasikan sebagai berikut: e = b1 b2 X2 v Dimana: e = Nilai Absolut dari residual yang dihasilkan dari regresi X2 model = Variabel penjelas Bila variabel penjelas secara statistik signifikan mempengaruhi residual maka dapat dipastikan model ini memiliki masalah Heteroskedastisitas. nilai signifikansi antara variabel independen dengan absolut residual lebih dari 0,05 maka tidak terjadi masalah Sedangkan pada grafik Scatterplot dilihat dari penyebaran titik-titik yang tidak berpola dan menyebar diatas 0 dan Hipotesis Statistik Uji hipotesis perlu diuji untuk melihat ada atau tidaknya pengaruh yang signifikan dari variabel independen terhadap variabel dependen dengan beberapa proses pengujian yakni: Analisis Regresi Sederhana Analisis regresi sederhana digunakan untuk mengukur besarnya pengaruh variabel independent (X) terhadap variabel dependent (Y). Analisis ini menunjukan hipotesis apakan variabel independent berpengaruh atau tidak terhadap variabel dependent. Data yang digunakan biasanya berskala ratio atau interval. Langkah-langkah atau rumus dalam analisis regresi sederhana sebagai berikut : Persamaan Regresi Sederhana Y = a bX Keterangan: Y = Variabel dependen . ilai yang diprediksika. X = Variabel independen a = Konstanta . ilai YAo apabila X = . b = Koefisien regresi . ilai peningkatan ataupun penuruna. 867 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 857-879 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. Uji t (Uji Parsia. Menurut Ghozali, . Uji t digunakan untuk menguji hipotesis secara parsial guna menunjukan pengaruh tiap variabel independen secara individu terhadap variabel dependenAy. (Ghozali, 2. Uji t adalah pengujian koefisien regresi masing-masing variabel independen terhadap variabel dependen, untuk mengetahui seberapa besar pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. Dengan menggunakan rumus sebagai berikut : Keterangan : t = t hitung r = koefisien korelasi n = Jumlah sampel Kesimpulan dari rumus diatas adalah jika probabilitas > 0,05 maka Ho diterima dan Ha ditolak, jadi variabel independent tidak berpengaruh terhadap variabel dependent, sedangkan apabila probabilitas < 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima, jadi varibel independent berpengaruh pada variabel dependent. Uji F (Uji Simulta. Uji statistik F pada dasarnya menunjukkan apakah semua variabel bebas yang dimaksudkan dalam model mempunyai pengaruh secara bersama-sama terhadap variabel terkait atau dependen. Pengujian ini dilakukan untuk menguji apakah semua variabel independen secara bersamaan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap variabel dependen (Ayuningtias dan Ekawati, 2. Kemudian pengambilan keputusannya sebagai berikut: Jika nilai signifikan F < tingkat kesalahan 0,05, maka terdapat pengaruh antara kedua variabel X1, dan X2 terhadap variabel Y. Jika nilai signifikan F > tingkat kesalahan 0,05, maka tidak ada pengaruh antara kedua variabel X1, dan X2 terhadap variabel Y. Analisis Koefisien Determinasi Untuk melihat seberapa besar tingkat pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen secara parsial digunakan koefisien Koefisien determinasi merupakan kuadrat dari koefisien korelasi sebagai ukuran untuk mengetahui kemampuan dari masingmasing variabel yang digunakan. Adapun rumus koefisien determinasi sebagai berikut: yaycc = R2 ycU 100% 868 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 857-879 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. Keterangan: yaycc = Besar atau jumlah koefisien determinasi R2 = Nilai koefisien korelasi Koefisien determinan berkisar antara nol sampai dengan satu . O R2 O . Hal ini berarti bila R2 = 0 menunjukkan tidak adanya pengaruh antara variabel independen terhadap variabel dependen, bila adjusted R2 semakin besar mendekati 1 menunjukkan semakin kuatnya pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen dan bila adjusted R2 semakin kecil bahkan mendekati nol, maka dapat dikatakan semakin kecil pula pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. 869 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 857-879 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Deskripsi Data Data hasil penelitian ini terdiri dari dua variabel bebas ( independent ) yaitu modal usaha (X. dan motivasi (X. , satu variabel terikat ( dependent ) yaitu Minat Wirausaha (Y). Data yang diperoleh pada penelitian ini berasal dari penyebaran kuesioner kepada mahasiswa tingkat akhir Ekonomi Syariah yang telah lulus mata kuliah kewirausahaa. Data disebarkan dengan menggunakan google form. Jumlah data yang terkumpul sebanyak 63 koresponden. Uji Instrument Uji Validitas Item pada kuesioner dikatakan valid apabila rhitung > dari rtabel. Pada penelitian ini jumlah data yang digunakan dalam uji validitas adalah sebanyak 63 responden. Dalam tabel r dapat dilihat bahwa nilai r untuk 63 dengan taraf signifikansi 0,05 . %) adalah 0,244. Hasil uji validitas menunjukkan bahwa butir-butir pertanyaan pada variabel mempunyai rhitung > dari rtabel. Sehingga dapat disimpulkan bahwa seluruh pertanyaan pada ketiga variabel valid atau layak digunakan sebagai instrument penelitian. Tabel 4. Uji Validitas Variabel Modal Usaha Variabel Modal Usaha Item MOD1 MOD2 MOD3 MOD4 MOD5 MOD6 MOD7 MOD8 MOD9 MOD10 hitung r tabel keterangan 0,874 0,244 Valid 0,878 0,244 Valid 0,418 0,244 Valid 0,878 0,244 Valid 0,767 0,394 0,874 0,510 0,335 0,335 0,244 0,244 0,244 0,244 0,244 0,244 Valid Valid Valid Valid Valid Valid Sumber : Output SPSS 25 . Berdasarkan tabel hasil uji validitas pada variabel Modal Usaha dari total keseluruhan 10 butir pernyataan. Dimana masing-masing pernyataan dinyatakan valid karena nilai rhitung lebih besar dari rtabel dengan taraf signikansi 5% yaitu 0,244 ( N = 63 ). Sehingga data yang ada pada variable Modal Usaha (X. layak digunakan untuk penelitian. 870 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 857-879 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. Tabel 4. Uji Validitas Variabel Motivasi Variabel Motivasi Item MOT1 MOT2 MOT3 MOT4 MOT5 MOT6 MOT7 MOT8 MOT9 MOT10 0,681 0,497 0,449 0,370 0,355 0,681 0,392 0,331 0,681 0,428 r tabel 0,244 0,244 0,244 0,244 0,244 0,244 0,244 0,244 0,244 0,244 Keterangan Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Sumber : Output SPSS 25 . Berdasarkan tabel hasil uji validitas pada variabel Motivasi dari total keseluruhan 10 butir pernyataan. Dimana masing-masing pernyataan dinyatakan valid karena nilai rhitung lebih besar dari rtabel dengan taraf signikansi 5% yaitu 0,244 ( N = 63 ). Sehingga data yang ada pada variable Motivasi (X. layak digunakan untuk penelitian. Tabel 4. Uji Validitas Variabel Minat Berwirausaha Item MIN1 MIN2 MIN3 MIN4 Minat Berwirausaha hitung tabel Keterangan 0,741 0,244 Valid 0,667 0,244 Valid 0,600 0,244 Valid 0,761 0,244 Valid MIN5 0,698 0,244 MIN6 0,345 0,244 MIN7 0,723 0,244 MIN8 0,738 0,244 MIN9 0,713 0,244 MIN10 0,775 0,244 Sumber : Output SPSS 25 . Valid Valid Valid Valid Valid Valid Berdasarkan tabel hasil uji validitas pada variabel Minat Berwirausaha dari total keseluruhan 10 butir pernyataan. Dimana masing-masing pernyataan dinyatakan valid karena nilai rhitung lebih besar dari rtabel dengan taraf signikansi 5% yaitu 0,244 ( N = 63 ). Sehingga data yang ada pada variabel Modal Usaha (Y) layak digunakan untuk penelitian. 871 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 857-879 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. Uji Realibilitas Uji Reliabilitas pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa tepat akurasi dan konsistensi dari variable ,motivasi, modal usaha dan minat berwirausaha. Teknik uji dengan menggunakan koefisien alpha cronbanch. Suatu variable dikatakan reliable jika memberikan nilai CronbanchAos alpha > 0,742. Maka item tersebut dinyatakan reliable. Hasil perhitungan uji reliabilitas dari variable Pengetahuan Investasi dan Minat Wirausaha yang menggunakan SPSS 25, dapat dilihat pada tabel dibawah Tabel 4. 4 Hasil Uji Reliabilitas Variabel Cronbach's Alpha Keterangan Modal usaha 0,645 Reliabel Motivasi 0,831 Reliabel Minat Berwirausaha 0,872 Sumber : Output SPSS 25 . Reliabel Berdasarkan Tabel diatas bahwa nilai CronbachAos Alpha pada variabel Modal Usaha. Motivasi dan Minat Berwirausaha adalah > 0,60, sehingga indikator atau kuesioner dari ketiga variabel tersebut dapat dinyatakan reliabilitas atau dapat dipercaya sebagai alat ukur variable. Tekhnik Analisa Data Uji Normalitas Penelitian ini menggunakan uji One Sample Kolmogorov Smirnov dengan angka probabilitas atau Asymp Sig ( 2- tailed ). Nilai ini dibandingkan dengan 0,05 . %). Dengan pedoman sebagai berikut : Nilai Asymp Sig. atau nilai probabilitas < 0,05, maka distribusi data adalah tidak normal Nilai Asymp Sig. atau nilai probabilitas > 0,05, maka distribusi data adalah 872 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 857-879 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. Tabel 4. 5 Uji Normalitas One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Normal Parametersa,b Mean Std. Deviation Absolute Positive Negative Most Extreme Differences Test Statistic Asymp. Sig. -taile. Test distribution is Normal. Sumber : Output SPSS 25 . Unstandardized Residual 0,0000000 3,01986351 0,063 0,059 -0,063 0,063 Berdasarkan tabel hasil Uji Normalitas diatas, dapat diketahui bahwa hasil nilai Asymp Sig. sebesar 0,200 lebih besar dari 0,05 ( p > 0,05 ). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa data dalam penelitian ini terdistribusi secara normal. Uji Multikolinearitas Pada penelitian ini cara yang dilakukan untuk pendektisian ada atau tidaknya gejala multikolinearitas pada model regresi dengan melihat nilai Tolerance dan VIF ( Variance Inflation Factor ). Nilai yang direkomendasikan untuk menunjukkan tidak adanya problem multikolinearitas adalah nilai Tolerance > 0,10 dan nilai VIF < 10. Tabel 4. Hasil Uji Multikolinearitas Coefficients* Model Modal Usaha Motivasi Collinearity Statistics Tolerance VIF 0,843 1,186 0,843 1,186 Sumber : Output SPSS 25 . 873 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 857-879 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. Berdasarkan tabel diatas dapat dilihat bahwa nilai Tolerance > 0,10 dan nilai VIF < 10, sehingga model yang diajukan dalam penelitian ini tidak terjadi multikolinearitas. Uji Heteroskedastisitas Uji ketidaksamaan varian dari residual satu pengamatan ke pengamatan lain. Model regresi yang baik adalah yang tidak terjadi heteroskedastisitas. Pada penelitian ini menggunakan dua metode pengujian, yaitu : Metode Glejser Metode ini bertujuan untuk menguji apakah dalam model regresi terjadi ketidaksamaan variance dari residual satu pengamatan ke pengamatan Dasar pengambilan keputusan dalam uji heteroskdastisitas dengan menggunakan uji glejser adalah jika nilai signifikansi (Sig. ) > dari 0,05, maka tidak terjadi heteroskedastisitas dalam model regresi, sedangkan jika nilai signifikansi < 0,05, maka terjadi heteroskedastisitas dalam model regresi. Hasil uji heteroskedastisitas pada penelitian ini dapat dilihat pada tabel Tabel 4. Hasil Uji Heteroskedastisitas Metode Glejser Model (Constan. Unstandardized Coefficients Std. Error 5,098 1,786 -0,073 0,056 -0,008 0,042 Coefficientsa Standardized Coefficients Beta -0,181 -0,027 2,854 Sig. 0,006 -1,309 -0,198 0,195 0,844 Sumber : Output SPSS 25 . Dari tabel hasil uji heteroskedastisitas dapat disimpulkan bahwa pada nilai probabilitas lebih besar dari 0,05. Sehingga pada penelitian ini tidak terjadi heteroskedastisitas. Metode Scatterplot Pada metode ini dengan cara melihat grafik Scatterplot antara nilai prediksi variabel bebas yaitu ZPRED dengan nilai residunya SRESID. Dasar pengambilan keputusan dalam metode Scatterplot apabila semua titik-titik tersebar secara bergelombang diatas nilai 0 atau dibawah nilai 0 maka terjadi 874 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 857-879 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. Hasil uji heteroskedastisitas dengan metode scatterplot dapat dilihat pada grafik dibawah ini : Tabel 4. Hasil Grafik Metode Scatterplot Sumber : Output SPSS 25 . Pada gambar grafik di6atas dapat diketahui bahwa titik-titik menyebar dengan pola yang secara acak, dan titik-titik menyebar diatas 0 dan dibawah Jadi dapat disimpulkan bahwa tidak terjadi heteroskedastisitas pada model Hipotesis Statistik Hipotesis adalah jawaban sementara pada masalah yang sedang dirumuskan untuk diuji kebenarannya secara empiris. Analisis regresi linear sederhana bertujuan untuk mengukur pengaruh satu variabel bebas (X) dengan variabel terikat (Y). Berikut ini merupakan hasil dari kolerasi ketiga variabel pada penelitian ini : Tabel 4. Analisis Regresi Sederhana Modal Usaha(X. dan Motivasi(X. ANOVAa Sum of Mean Model Squares Square Regression Residual Total Dependent Variable: MIN3 Predictors: (Constan. MOT2. MOD1 Sumber : Output SPSS 25 . 875 | Volume 6 Nomor 3 2024 Sig. Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 857-879 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. Berdasarkan hasil output SPSS diatas, dapat diketahui bahwa nilai F hitung = 106,861 dengan tingkat sig nifikanasi 0,000a < 0,05. Tabel 4. 10 Uji T Regresi Sederhana Variabel Modal Usaha (X. Motivasi (X. Terhadap Minat Wirausaha (Y) Coefficientsa Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Std. Model Error Beta Sig. (Constan. 3,520 3,171 1,110 0,272 Modal 1,062 0,075 0,929 14,106 0,000 Usaha Motivasi 0,205 0,099 0,136 2,061 0,000 Dependent Variable: Minat Berwirausaha Sumber : Output SPSS 25 . Berdasarkan hasil uji t diatas diperoleh nilai thitung variabel Modal Usaha (X. sebesar 14,106 dengan nilai signifikansi sebesar 0. 000 < 0,05 Kemudian berdasarkan hasil uji t diatas diperoleh nilai thitung variabel Motivasi (X. sebesar 2,061 dengan nilai signifikansi sebesar 0. 000 < 0,05 artinya signifikan. Tabel 4. 11 Uji F Variabel Modal Usaha (X. Motivasi (X. terhadap Minat Wirausaha (Y) ANOVAa Model 1 Regression Sum of Squares 2014,015 Residual Total 565,414 2579,429 Mean Square 2 1007,007 106,861 Sig. 9,424 Dependent Variable: Y Predictors: (Constan. X2. X1 Sumber : Output SPSS 25 . Dari output pada tabel 4. 11 diperoleh nilai Fhitung sebesar 106,861>3. dengan signifikansi sebesar 0,000. Maka hasil dari signifikansi tersebut adalah 0,000 < 0,05. Yang artinya terdapat pengaruh secara signifikan antara kedua variabel Independen yaitu Modal Usaha (X. dan Motivasi (X. terhadap Minat Berwirausaha (Y) secara serentak atau bersamaan. 876 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 857-879 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. Tabel 4. Koefisien Determinatasi Variabel Moda Usaha (X. dan Motivasi (X. terhadap Minat Wirausaha (Y) Model Summary Model R Square 0,781 Adjusted R Square 0,773 Std. Error of the Estimate 3,070 Predictors: (Constan. X2. X1 Sumber : Output SPSS 25 . Hasil dari pengolahan statistik pengujian R2 atau koefisiensi determinasi menunjukkan bahwa variabel Independen yaitu Modal Usaha (X. dan Motivasi (X. berhasil mempengaruhi variabel Dependen yaitu Minat Berwirausaha (Y) sebesar78,1%, sisanya sebesar 21,9%. Hasil dari Uji R2 atau koefisiensi determinasi tersebut memberikan makna bahwa masih ada variabel Independen lainnya yang dapat mempengaruhi Minat Berwirausaha. Pembahasan Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Modal Usaha, dan Motivasi terhadap minat berwirausaha pada mahasiswa. Khususnya bagi mahasiswa akhir program studi Ekonomi SyariAoah di Universitas Ibn Khaldun Bogor yang sesuai dengan kriteria sampel. Kemudian berdasarkan hasil analisis dari penelitian ini Maka dari itu Modal dan motivasi merupakan dorongan atau semangat untuk maju dalam menjalankan wirausaha agar terciptanya rasa tanggung jawab,kejujuran serta inovasi dalam berwira usaha . Motivasi merupakan modal insani bagi setiap orang untuk terus hidup dan maju. Keberhasilan atau kegagalan berwirausaha sangat bergantung pada tinggi atau rendahnya motivasi 877 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 857-879 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. PENUTUP Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian yang telah dibahas pada bab sebelumnya mengenai pengaruh Modal Usaha dan Motivasi terhadap Minat Berwirausaha pada mahasiswa tingkat akhir Ekonomi SyariAoah di Universitas Ibn Khaldun Bogor, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: Modal usaha dan motivasi berpengaruh terhadap minat berwirausaha mahasiswa tingkat akhir ekonomi syariah UIKA Bogor. Karena hasil pengujian signifikansi menunjukkan bahwa nilai Sig. sebesar 0,000 ( 0,000 < 0,05 ) dengan adanya modal dapat membantu perkembangan usaha yang sedang dijalani, begitupun dengan Motivasi keinginan atau dorongan seseorang untuk mencapai tujuan tertentu yang ingin dicapai guna mendapat hasil yang baik, sehingga dapat menumbuhkan Minat Berwirausaha pada mahasiswa tingkat akhir Ekonomi SyariAoah di Universitas Ibn Khaldun Bogor. Presentase pengaruh modal usaha dan motivasi berpengaruh terhadap minat berwirausaha mahasiswa ekonomi syariah UIKA Bogor sebesar 78,1%. Menunjukan bahwa variabel independen yaitu modal usaha dan motivasi berhasil mempengaruhi variabel dependen yaitu minat 878 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 857-879 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. DAFTAR PUSTAKA