The Effect of the Otago Home Exercise Programme on Decreasing the Level of Falling Risk in the Elderly in Tegalrejo Village. Merakurak District Pengaruh Otago Home Exercise Programme terhadap Penurunan Tingkat Risiko Jatuh pada Lansia di Desa Tegalrejo Kec. Merakurak Dyah Pitaloka1. Nurus SafaAoah2. Linda Yuni Alfiyanti3 *123 Institut Ilmu Kesehatan Nahdlatul Ulama Tuban. Jl. Bogorejo. Kuthi. Sumurgung. Kec. Tuban Kab. Tuban. e-mail: dyahpitaloka385@gmail. shona@gmail. com, linda. yuni1770@gmail. Indonesia INFO ARTIKEL ARTICLE HISTORY: Artikel diterima: 15 Mei 2023 Artikel direvisi: 29 Juli 2023 Artikel disetujui: 17 Agustus 2023 KORESPONDEN Nurus SafaAoah shona@gmail. ORIGINAL ARTICLE Halaman: 224 - 231 DOI: https://doi. org/10. 30989/mik. Penerbit: Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta. Indonesia. Artikel terbuka yang berlisensi CC-BY-SA ABSTRACT Background: The phenomenon of the risk of falling that occurs in the elderly in recent years has increased. Many cases of falls in the elderly result in soft tissue injuries, thigh and wrist fractures, and even death. Falling is a physical problem that is often experienced by the elderly, as you get older, the higher the decline in physical, mental and bodily functions. Objective: To Analyze the effect of the otago home exercise programme on decreasing the level of falling risk in the elderly in Tegalrejo Village. Merakurak District. Methods: The research used pra-experimental: pra-pasca test . ne group pra-post desig. with a cohort approach. The Sampling technique used was purposive sampling with a total sample of 102 elderly. Results: The results of the research conducted after being analyzed using the wilcoxon test with a significance level of =<0. 05, with value p = 0,000<0,05 value results Asymp sig. -taile. =0,000 which shows the influence between the two variables into a strong category with a positive direction. Conclusion: Otago home exercise programme has an effect on decreasing the level of falling risk in the elderly in Tegalrejo Village. Merakurak District. Keywords: Elderly. Fall Risk. The Otago Home Exercise Programme. ABSTRAK Latar Belakang: Fenomena risiko jatuh yang terjadi pada lansia pada tahun terakhir ini mengalami peningkatan. Banyak kasus jatuh pada lansia yang mengakibatkan cedera jaringan lunak, fraktur paha dan pergelangan tangan, bahkan kematian. Jatuh merupakan masalah fisik yang sering dialami para lansia, seiring bertambahnya usia maka semakin tinggi terjadinya penurunan kondisi fisik, mental dan fungsi tubuh. Tujuan: Menganalisis pengaruh otago home exercise programme terhadap penurunan tingkat risiko jatuh pada lansia di Desa Tegalrejo Kec. Merakurak. Metode: Penelitian ini menggunakan pra-experimental: pra-pasca test . ne group pra-post desig. dengan pendekatan kohort. Teknik sampling yang digunakan yaitu purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 102 lansia. Hasil: Hasil penelitian yang dilakukan setelah dianalisis menggunakan uji wilcoxon dengan tingkat kemaknaan =<0,05, dengan nilai p = 0,000<0,05 didapatkan hasil nilai Asymp sig . -taile. =0,000 yang menunjukkan pengaruh antara kedua variabel tersebut ke dalam kategori kuat dengan arah positif. Kesimpulan: Otago home exercise programme berpengaruh menurunkan tingkat risiko jatuh pada lansia di Desa Tegalrejo Kec. Merakurak. Kata kunci: Lansia. Otago Home Exercise Programme. Risiko Jatuh. https://ejournal. id/index. php/mik Media Ilmu Kesehatan Vol. No. Agustus 2023 https://doi. org/10. 30989/mik. PENDAHULUAN Di Indonesia, proporsi lansia yang Lansia . anjut usi. adalah tahapan akhir siklus kehidupan manusia, merupakan diperkirakan 1 dari 3 lansia tersebut berusia bagian dari proses kehidupan yang tidak 65 tahun ke atas. Faktor penyebab yang dapat dihindari dan akan dialami oleh setiap 1 Pada usia lanjut, orang mengalami . , dan faktor lingkungan sebesar 31%. 5 Prevalensi jatuh karena cedera berdampak pada penurunan kekuatan otot, di Indonesia sekitar 67,1% pada usia 65-74 tahun dan sekitar 78,2% pada usia 75 tahun ke atas. 6 Kejadian risiko jatuh meningkat keseimbangan tubuh serta peningkatan risiko sebesar 30% pada usia di atas 65 tahun dan mencapai 50% pada orang berusia di atas 80 Fenomena risiko jatuh yang terjadi pada 7 Menurut Badan Pusat Statistik jumlah lansia pada tahun terakhir ini mengalami lansia pada tahun 20138 di Provinsi Jawa Banyak kasus jatuh pada lansia Timur yang mengakibatkan cedera jaringan lunak, 10,40% dari jumlah penduduk. fraktur paha dan pergelangan tangan, bahkan Survei awal yang dilakukan oleh peneliti Selain itu, juga menimbulkan di Desa Tegalrejo Kec. Merakurak pada masalah lain, seperti nyeri, keterbatasan tanggal 23 September 2022 didapatkan hasil mobilisasi, ketidaknyamanan fisik, dan proses bahwa 3 dari 20 lansia lansia di Desa Tegalrejo mengalami penurunan mobilitas berdampak pada kondisi lansia. Terutama ditandai dengan adanya gangguan gaya mereka yang mengalami ketergantungan berjalan, kelemahan otot ekstremitas bawah, dalam aktivitas sehari-hari. Jika penanganan langkah kaki yang pendek, pergerakan yang darurat datang terlambat, maka cedera jatuh lambat, dan memerlukan bantuan orang lain dapat mengakibatkan cacat, kelumpuhan, ketika berjalan. bahkan kematian. Prevalensi Faktor-faktor penyebab terjadinya risiko jatuh pada lansia meliputi faktor intrinsik dan meninggal karena jatuh sebanyak 646. Faktor intrinsik antara lain kondisi setiap tahunnya. Hal ini disebabkan oleh jatuh karena ketidaksengajaan. Lebih dari 80% di perubahan neuromuskular, penurunan visus, antaranya terjadi di negara-negara di Afrika gaya berjalan, gangguan kardiovaskuler dan Tenggara sirkulasi darah, gangguan sistem anggota menyumbang 60% kematian. Menurut WHO, gerak, gangguan sistem susunan saraf, dan Asia Tenggara. Asia perawatan intensif setiap tahunnya. Sedangkan ekstrinsik berasal dari lingkungan sekitar https://ejournal. id/index. php/mik Media Ilmu Kesehatan Vol. No. Agustus 2023 https://doi. org/10. 30989/mik. lansia yaitu lantai yang licin dan tidak merata. Otago Home Exercise Programme (OHEP) kursi roda yang tidak terkunci, tersandung merupakan program latihan berdurasi 35 menit, yang terdiri dari latihan keseimbangan benda-benda Hal tersebut menimbulkan trauma dan latihan penguatan kaki yang dilakukan di rumah minimal 3 kali per minggu dan dilengkapi dengan rencana jalan kaki. tersendiri bagi lansia sehingga menyebabkan Dalam penelitian yang dilakukan oleh lansia mengalami rasa takut untuk melakukan Jin Lee . , program otago home exercise dengan tujuan program peningkatan kekuatan Gangguan otot, latihan difokuskan pada latihan fleksi lutut, penyebab utama lansia mengalami jatuh. Jatuh dapat menimbulkan berbagai macam berjalan lurus, berdiri dengan satu kaki, berjalan dengan tumit, berjalan dengan jari Dampak psikologis yakni syok, ansietas, kaki, berjalan, mundur dengan jari kaki dan tumit, berdiri dari posisi duduk, dan berjalan keterbatasan aktivitas sehari-hari, fala phobia menaiki tangga. Latihan ini menitikberatkan Jatuh di antaranya sindrom kecemasan setelah jatuh, luka baik jaringan lunak atau patah sehingga latihan ini dapat dijadikan sebagai . enurunan latihan yang ekonomis karena dapat dilakukan secara mandiri di rumah dan bermanfaat bagi mengancam keselamatan jiwa lansia. Tindakan menimbulkan berbagai komplikasi pada lansia pengelolaan risiko jatuh yang ditujukan untuk mencegah terjadinya cedera secara dini sangat penting, sehingga risiko cedera dan kematian dapat dihindari. Caranya dengan memfasilitasi program otago home exercise untuk meningkatkan keseimbangan pada Otago home exercise programme dapat menurunkan risiko jatuh karena latihan keseimbangan yang dilakukan yaitu melatih keseimbangan secara statik dan dinamik. keseimbangan lansia. BAHAN DAN CARA PENELITIAN Penelitian experimental: pra-pasca test . ne group prapost desig. dengan pendekatan kohort. Pada metode ini sebelum diberi pre test . es awa. dan sesudah eksperimen sampel diberikan post test . es akhi. 16 Penelitian ini dilakukan di desa Tegalrejo Kec. Merakurak pada Bulan Januari-Februari Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lansia di Desa Tegalrejo Kec. Merakurak. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling Pengaruh Otago Home Exercise Programme terhadap Penurunan Tingkat Risiko Jatuh pada Lansia di Desa Tegalrejo Kec. Merakurak Dyah Pitaloka1. Nurus SafaAoah2. Linda Yuni Alfiyanti3 P-ISSN 2252-3413. E-ISSN 2548-6268 Media Ilmu Kesehatan Vol. No. Agustus 2023 https://doi. org/10. 30989/mik. dengan jumlah Adapun kriteria inklusi yaitu Lansia lakilaki maupun perempuan berusia 60-75 tahun di Desa Tegalrejo Kec. Merakurak dan bersedia menjadi responden. Sedangkan kriteria ekslusi yaitu Lansia yang memiliki >90 tahun Jumlah Sumber: Data primer peneliti, tahun 2023. Tabel Menunjukkan karakteristik responden dalam penelitian ini sebagian besar 73 . %) berjenis kelamin perempuan. Sedangkan untuk penyakit kronis, lansia yang mengalami patah tulang, lansia yang menggunakan alat bantu, responden berusia 60-74 tahun. dan responden yang berhalangan hadir Tabel 2. Distribusi Frekuensi Responden Berdasarkan Tingkat Risiko Jatuh pada Lansia di Desa Tegalrejo Kec. Merakurak Sebelum diberikan Otago Home Exercise Programme Tahun 2023. Instrument yang digunakan yaitu menggunakan kuisioner Berg Balance Scale (BBS). Responden pengukuran tingkat risiko jatuh untuk pertama kali . re tes. Selanjutnya diberikan otago home exercise programme selama 3 kali per minggu selama 4 minggu dalam kurun waktu Tingkat Risiko Jatuh Rendah Sedang Tinggi Jumlah Frekuensi Persentase (%) Sumber: Data primer peneliti, tahun 2023. Setelah Tabel 2. Menunjukkan bahwa tingkat dilakukan tindakan otago home exercise risiko jatuh sebelum diberikan otago home programme selama 12 kali pertemuan, peneliti exercise programme sebagian besar 76 . %) mengukur tingkat risiko jatuh untuk kedua responden memiliki tingkat risiko jatuh sedang. ost tes. di hari ke dua belas. Analisis Tabel 3. Distribusi Frekuensi Responden Berdasarkan Tingkat Risiko Jatuh pada Lansia di Desa Tegalrejo Kec. Merakurak Sesudah diberikan Otago Home Exercise Programme Tahun 2023. yang digunakan adalah uji wilcoxon. HASIL DAN PEMBAHASAN Karakteristik penelitian ini tersaji dalam tabel 1. Tabel 1. Distribusi Frekuensi Responden Lansia di Desa Tegalrejo Kec. Merakurak Tahun 2023 Karakteristik Responden Jenis Kelamin Laki-laki Perempuan Usia 45-59 tahun 60-74 tahun 75-90 tahun Frekuensi Persentase (%) Tingkat Risiko Frekuensi Jatuh Persentase (%) Rendah Sedang Tinggi Jumlah Sumber: Data Primer 2023. Tabel 3. Menunjukkan bahwa tingkat risiko jatuh sesudah diberikan otago home https://ejournal. id/index. php/mik Media Ilmu Kesehatan Vol. No. Agustus 2023 https://doi. org/10. 30989/mik. exercise programme sebagian besar 85 . %) sedang yang didominasi oleh lansia berjenis responden memiliki tingkat risiko jatuh rendah. kelamin perempuan. Tabel 4. Uji wilcoxon : pengaruh sebelum dan sesudah pemberian Otago Home Exercise Programme terhadap tingkat risiko jatuh pada Lansia di Desa Tegalrejo Kec. Merakurak Tahun 2023. Pemberian Otago Home Exerc-ise Programme Pre-Test Tingkat Risiko Jatuh Seda Tin-ggi Jenis kelamin dapat mempengaruhi risiko seseorang mengalami jatuh, meskipun tidak terlalu signifikan. Secara klinis wanita lebih mungkin untuk jatuh daripada laki-laki. Hal ini karena kurangnya estrogen pada Total ,6 . Post-Test ,3 . Wilcoxon Test Asymp. Sig . - taile. =0,000 Sumber: Data primer peneliti, tahun 2023. wanita lanjut usia menyebabkan genesis osteoklas menurun dan terjadi pengeroposan Kehilangan berdampak pada risiko jatuh. Hasil penelitian tersebut sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Nasri dan Rini Widarti Latihan The Otago Home AuEfektivitas Exercise Tabel 4. Menunjukkan bahwa menunjukkan Programme terhadap Keseimbangan pada bahwa tingkat risiko jatuh sebelum diberikan LansiaAy otago home exercise programme sebagian Surakarta rata-rata memiliki tingkat risiko jatuh besar responden berjumlah 76 . %) lansia yang sedang dengan persentase sebesar memiliki tingkat risiko jatuh sedang. Setelah Panti Usia Lanjut AoAisyiyah diberikan otago home exercise programme Setelah dikaji oleh peneliti melalui hampir seluruhnya responden berjumlah 85 wawancara kepada lansia di Desa Tegalrejo . %) lansia memiliki tingkat risiko jatuh Kec. Merakurak, didapatkan bahwa sebagian lansia sebelumnya pernah mengalami jatuh Identifikasi Risiko Jatuh Sebelum Otago Home Exercise Programme pada Lansia di Desa Tegalrejo Kec. Merakurak. Hasil penelitian yang dilakukan oleh seperti kehilangan keseimbangan karena pusing atau sakit kepala dan terpeleset. Namun lansia cenderung mengabaikan hal Kemudian didukung dengan hasil observasi peneliti ketika melakukan penelitian peneliti menunjukkan bahwa tingkat risiko jatuh pada lansia di Desa Tegalrejo Kec. kesulitan mendapatkan skor maksimal dalam Merakurak sebelum diberikan otago home pengukuran tes keseimbangan statis dan exercise programme berdasarkan tabel 5. yaitu sebagian besar 76 . %) dari 102 diklasifikasikan sebagai tingkat risiko jatuh . %) lansia mempunyai tingkat risiko jatuh Tingkat risiko jatuh memiliki rentang Hasil pre-test Pengaruh Otago Home Exercise Programme terhadap Penurunan Tingkat Risiko Jatuh pada Lansia di Desa Tegalrejo Kec. Merakurak Dyah Pitaloka1. Nurus SafaAoah2. Linda Yuni Alfiyanti3 P-ISSN 2252-3413. E-ISSN 2548-6268 Media Ilmu Kesehatan Vol. No. Agustus 2023 https://doi. org/10. 30989/mik. skor 21-40 pada kuesioner Berg Balance Scale (BBS). Berdasarkan Identifikasi Risiko Jatuh Sesudah Otago Home Exercise Programme pada Lansia di Desa Tegalrejo Kec. Merakurak. tingkat risiko jatuh pada lansia di Desa Tegalrejo Kec. Merakurak, sesudah diberikan Hasil penelitian yang dilakukan oleh penurunan yang signifikan dan didominasi peneliti menunjukkan bahwa tingkat risiko oleh lansia berjenis kelamin perempuan. Hal jatuh pada lansia di Desa Tegalrejo Kec. Merakurak sesudah diberikan otago home peningkatan skor post test pada sebagian exercise programme berdasarkan tabel 5. besar lansia. Dimana lansia mulai dapat yaitu hampir seluruhnya 85 . %) dari 102 melakukan gerakan keseimbangan secara . %) lansia mempunyai tingkat risiko jatuh mandiri tanpa bantuan dan dalam waktu yang sedang yang didominasi oleh lansia berjenis kelamin perempuan. Hasil penelitian tersebut sejalan dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Mutnawasitoh dkk, 202115 yang berjudul AuThe Effect of Otago Home Exercise Programme on Decreasing the Risk of Falling in the ElderlyAy menunjukkan bahwa skor tingkat risiko jatuh setelah diberikan perlakuan berupa otago home exercise programme mengalami peningkatan yang signifikan sehingga diinterpretasikan menjadi tingkat risiko jatuh rendah. Otago Home Exercise Programme keseimbangan yang ada dalam kuesioner. dapat menurunkan risiko jatuh karena latihan keseimbangan yang dilakukan yaitu melatih keseimbangan secara statik dan dinamik. Selain Sehingga, selain meningkatkan Peningkatan kekuatan otot pada latihan ini meningkatkan kekuatan otot. Sehingga Analisis Pengaruh Otago Home Exercise Programme terhadap Penurunan Tingkat Risiko Jatuh pada Lansia di Desa Tegalrejo Kec. Merakurak. Hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti menunjukkan bahwa tingkat risiko jatuh pada lansia di Desa Tegalrejo Kec. Merakurak sebelum diberikan otago home exercise programme sebagian kecil 7 . %) lansia memiliki tingkat risiko jatuh tinggi, sebagian kecil 19 . %) lansia memiliki tingkat risiko jatuh rendah, dan sebagian besar 76 . %) lansia memiliki tingkat risiko jatuh Sedangkan perlakuan otago home exercise programme sebagian kecil 2 . %) lansia memiliki tingkat risiko jatuh tinggi, sebagian kecil 15 . %) lansia memiliki tingkat risiko jatuh sedang, dan sebagian besar 85 . %) lansia memiliki tingkat risiko jatuh rendah. https://ejournal. id/index. php/mik Media Ilmu Kesehatan Vol. No. Agustus 2023 https://doi. org/10. 30989/mik. Hasil dengan penelitian sebelumnya yang dilakukan Standar oleh Mutnawasitoh dkk, 202115 dengan judul (SOP). AuThe Effect Otago Home Exercise Programme on Decreasing the Risk of Falling in the Elderly. Ay Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa pemberian terapi otago home exercise programme dapat menurunkan risiko jatuh secara signifikan pada lansia di panti jompo 'Aisyiyah Surakarta. Penelitian selanjutnya oleh Rahmawati dkk, 202019 dengan judul AuPengaruh Otago Exercise Programme terhadap Risiko Jatuh pada Lanjut UsiaAy menunjukkan bahwa terapi otago menurunkan risiko jatuh pada lanjut usia di Posyandu Lansia Desa Wirongunan. Hasil analisa data yang digunakan pada penelitian adalah uji wilcoxon dengan hasil p = 0,000 < 0,05 maka H1 diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh otago home exercise programme terhadap penurunan tingkat risiko jatuh pada lansia di Desa Tegalrejo Kec. Merakurak. Hasil analisa Operasional Prosedur KESIMPULAN Tingkat risiko jatuh pada lansia di Desa Tegalrejo Kec. Merakurak sebagian besar lansia memiliki tingkat risiko jatuh sedang. Tingkat risiko jatuh pada lansia di Desa Tegalrejo Kec. Merakurak sebagian besar lansia memiliki tingkat risiko jatuh rendah. Ada pengaruh yang signifikan pemberian terhadap tingkat risiko jatuh pada lansia di Desa Tegalrejo Ditunjukkan Kec. Merakurak. dengan menggunakan uji Wilcoxon. TERIMA KASIH