Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Sejahtera Volume. 4 Nomor. 3 September 2025 e-ISSN : 2963-3877 p-ISSN : 2962-0929. Hal 68-81 DOI: https://doi. org/10. 59059/jpmis. Tersedia: http://journal. id/index. php/jpmis Workshop Pemanfaatan Aplikasi Filmora sebagai Alternatif Pembuatan Media Pembelajaran pada Guru Pondok Pesantren Ar-Rayyan Kabupaten Pacitan Workshop on Using the Filmora Application as an Alternative for Making Learning Media for Ar-Rayyan Islamic Boarding School Teachers. Kabupaten Pacitan Yoga Prisma Yoga1*. Alim Citra Aria Bima2. Inung Diah Kurniawati3. Fatkhur Rahman4 Teknik Informatika. Universitas PGRI Madiun. Madiun Teknik Informatika. Universitas PGRI Madiun. Madiun Teknik Informatika. Universitas PGRI Madiun. Madiun Teknik Informatika. Universitas PGRI Madiun. Madiun *1yogaprisma@unipma. id, 2alim. cab@unipma. id, 3inungdiah@unipma. id, 4mr. fatkh@gmail. Article History: Naskah Masuk: 15 Agustus 2025. Revisi: 30 Agustus 2025. Diterima: 28 September 2025. Terbit: 30 September 2025 Keywords:workshop, filmora,instructional media Abstract: The development of information technology is very important in the world of education. Education taught in Islamic boarding schools is no exception. A teacher at an Islamic boarding school also needs to master technology in the field of multimedia in providing learning videos. This is done in order to help teachers deliver material in a more interesting way to their Therefore, a workshop on using Filmora as an alternative for making learning videos is needed. The methods used in this service activity are survey activities, preparation stage, implementation stage, and evaluation stage. The results obtained from this workshop activity were an increase in the abilities of the teachers at the Ar-Rayyan Islamic boarding Previously only around 30% of teachers were able to make learning videos, after the workshop was held there are now 85% of teachers who can use technology to make learning videos. Apart from that, the results of the questionnaire analysis distributed to the participants also obtained an average score of 1 which is in the good category. The participants . at the Ar-Rayyan Islamic Boarding School were very enthusiastic in taking part in the workshop activities that had been carried Abstrak. Perkembangan tekonologi informasi sangatlah penting dalam dunia pendidikan. Tidak terkecuali pendidikan yang diajarkan di pondok pesantren. Seorang pengajar di pondok pesantren juga perlu untuk menguasi teknolgidalam bidang multimedia dalam pembutaan video pembelajaran. Hal ini dilakukan agar dapat membantu para pengajar dalam menyampaikan materi dengan lebih menarik santrinya. Oleh seba itu, diperlukan workshop pemanfaatan Filmora sebagai alternatif pembuatan video pembelajaran. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini yaitu kegiatan survey, tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Hasil yang didapatkan dari kegiatan workshop ini yaitu terjadi peningkatkan kemampuan para pengajar di pondok pesantren Ar-Rayyan. Yang tadinya hanya sekitar 30% pengajar yang mampu membuat video pembelajaran, setelah dilaksanakan workshop sekarang terdapat 85% pengajar yang sudah bisa memanfaatkan teknologi untuk membuatan video pembelajaran. Selain itu, hasil analisis angket yang disebarkan ke para peserta juga mendapatkan nilai rata-rata sebesar 4,1 yang memiliki kategori baik. Para peserta . di Pondok Pesantren Ar-Rayyan sangat antusias dalam mengikuti kegiatan workshop yang telah dilaksankan. Kata Kunci: workshop, filmora, media pembelajaran Workshop Pemanfaatan Aplikasi Filmora sebagai Alternatif Pembuatan Media Pembelajaran pada Guru Pondok Pesantren Ar-Rayyan Kabupaten Pacitan PENDAHULUAN Pendidikan saat ini menempati peran yang sangat vital dalam kehidupan manusia, terutama bagi para peserta didik yang sedang menggali potensi mereka. Oleh karena itu, mereka memerlukan pengetahuan yang memadai sebagai bekal untuk menjalani kehidupan. Hal tersebut terdapat dalam Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2003 tentang pasal 3 UU No. 20 tentang pengembangan manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga Negara demokratis serta bertanggung jawab1. Begitu juga Pendidikan dalam pondok pesantren yang dituntut dalam pengembangan potensi peserta didik atau santrinya. Dalam hal ini, selain pengembangan diri sangat diperlukan terutama dalam menyongsong masa depan peserta didik menghadapi kemajuan dibidang teknologi terutama di bidang multimedia. Dalam bidang multimedia khususnya media audio visual yang menjadi salah satu media yang sangat mudah dalam menyampaikan materi atau media dakwah2. Pondok pesantren adalah lembaga pendidikan dan pengajaran Islam yang di dalamnya berlangsung interaksi antara kiai dan ustadz sebagai guru dan para santri sebagai murid. Salah satunya Pondok pesantren Ar-Rayyan yang terletak di Desa Purwosari. Kabupaten Pacitan. Dalam proses mengajar sumber utama informasi biasanya berasal dari kiai dan ustadz . , sedangkan santri sebagai penerima informasi . Oleh karena itu, ustadz sebagai seorang guru membutuhkan media sebagai sarana menyampaikan informasi yang efektif dan efisien, contohnya media audio visual. Pondok pesantren Ar-Rayyan termasuk dalam salah satu pondok pesantren yang mengikuti perkembangan zaman dalam dunia teknologi dengan bukti memiliki website Dalam website tersebut terdapat beberapa informasi salah satunya pendaftaran santri, yang memudahkan bagi santri baru untuk mendaftar. Tetapi dalam pembelajaran, para ustadz belum menguasai teknologi dalam hal multimedia. Hal ini terlihat berdasarkan hasil oservasi yang dilakukan langsung ke pondok pesan, jika pembelajaran di pondok pesantren tersebut masih tren dan hasil wawancara dengan para kyai dan ustadz. Hal ini menunjukkan jika para guru pengajarnya masih kesulitan dalam pembuatan media/video pembelajaran yang dapat membantu santri memahami materi yang disampaikan. Oleh sebab itu, perlu dilaksanakan workshop pemanfaatan UNDANG UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 20 TAHUN 2003 TENTANG SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL. Demographic Research, vol. 49, 2003. Syahdan. Herlinawati, and Syaifullah. AuEnglish TeachersAo Peception Toward The Need for Learning Materials Development for Virtual Classroom Activities,Ay Edulanguage: English Education Journal 8, no. : 1Ae3. JPMIS Ae VOLUME. NOMOR. 3 SEPTEMBER 2025 e-ISSN : 2963-3877 p-ISSN : 2962-0929. Hal 68-81 aplikasi Filmora sebagai alternatif pembuatan media/ video pembelajaran bagi para pengajar di pondok pesantren Ar-Rayyan. Video menjadi media penyampaian pesan yang efektif dan Efektivitas dapat dicapai melalui penggunaan media audio-visual, yang mencakup elemen pandang dan dengar. Fungsi video pembelajaran mencakup: . Menarik perhatian peserta didik untuk merangsang motivasi . Mengklarifikasi makna materi pengajaran agar lebih mudah dipahami. Menyajikan metode pengajaran yang lebih bervariasi, memungkinkan peserta didik terlibat aktif dalam proses Pendekatan ini sejalan dengan penggunaan media audio visual dalam upaya meningkatkan efisiensi dan efektivitas pembelajaran4. Salah satu perangkat lunak atau aplikasi yang dapat digunakan untuk membuat media pembelajaran atau video pembelajaran adalah Wondershare Filmora. Wondershare Filmora merupakan perangkat lunak pengeditan video rumahan yang memudahkan pengguna untuk mengedit audio dan video mereka sendiri. Dilengkapi dengan berbagai template bawaan, software ini menyediakan fitur-fitur lengkap yang terintegrasi dalam semua garis waktu. Menurut penelitian dari CompareCamp, kepopuleran software Wondershare Filmora terletak pada berbagai fitur canggihnya yang memungkinkan pengeditan audio dan video5. Aplikasi ini dapat digunakan untuk membuat serta mengubah video sesuai dengan keinginan ustadz di pondok pesantren, yang dapat disesuaikan dengan materi yang hendak disampaikan. METODE Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan selama 2 hari, pada tanggal 14-15 November 2023. Subyek kegiatan pengabdian ini yaitu para pengajar di pondok pesantren Ar-Rayyan yang terletak di Dusun Gunung Cilik. Desa Purwoasri. Kec. Kebonagung. Kabupaten Pacitan sejumlah 21 orang. Para pengajar di pondok pesantren tersebut, diberi pelatihan tentang pembuatan media pembelajaran dengan memanfaatkan aplikasi Filmora. Hal ini akan dapat membantu para pengajar dalam menyampaikan materi-materi yang disampaiakn ke Rahma Diani. Yuberti Yuberti, and Shella Syafitri. AuUji Effect Size Model Pembelajaran Scramble Dengan Media Video Terhadap Hasil Belajar Fisika Peserta Didik Kelas X MAN 1 Pesisir Barat,Ay Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Al-Biruni 5, no. : 265Ae275. Ermawati Ermawati. Fatimah Fatimah, and Agus Hadi Utama. AuPengembangan Media Pembelajaran Puzzle Pai Untuk Meningkatkan Minat Siswa Sd Kelas Iv,Ay Journal of Instructional Technology 2, no. : 62. U Gusteti. W Rahmalina, and E Desmariani. AuPelatihan Membuat Video Pembelajaran Menarik Dengan Smartphone Pada Guru Adzkia,Ay Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin 4, no. : 26Ae35. Workshop Pemanfaatan Aplikasi Filmora sebagai Alternatif Pembuatan Media Pembelajaran pada Guru Pondok Pesantren Ar-Rayyan Kabupaten Pacitan Metode yang digunakan pada kegiatan pengabdian ini disajikan pada Gambar 1. Gambar 1. Metode Pengabdian Berdasarkan Gambar 1, dapat dijelaskan bahwa kegiatan pengabdian ini diawali dengan kegiatan survey. Kegiatan ini dilakukan untuk menggali permasalahan yang ada ditempat sasaran. Didapatkan data bahwa para pengajar di pondok perantren Ar-Rayyan masih kesulitan dalam pembuatan media pembelajaran. Lebih lanjut dilakukan tahap pelaksanaan pengabdian Masyarakat yang terdiri dari 3 tahapan, yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan kegiatan, dan tahap evaluasi. Pada tahap persiapan, tim pengabdi mendapatkan surat tugas dari dekan fakultas Teknik. Universitas PGRI Madiun. Selanjutnya, tim pengabdi mempersiapakan materi yang akan di sampaikan sesuai dengan permasalahan yang ada. Selain itu, tim pengabdi juga melaksukan koordinasi dengan pondok pesantren untuk menentukan jadwal pelaksanaan workshop. Pada tahap pelaksanaan workshop, disampaikan materi tentang pemanfaatan aplikasi Filmora sebagai alternatif pembuatan media pembelajaran. Selanjutnya, tahap yang terakhir yaitu tahap evaluasi . Pada tahap ini, dilakukan evaluasi kepada para peserta workshop untuk mengetahui sejauh mana pemahaman para peserta dalam mengikuti kegiatan workshop. Kegiatan evaluasi ini, dlakukan dengan menggunakan angket yang harus diisi oleh seluruh peserta workshop. Kemudian data yang didapatkan, dihitung besar nilai rata-ratanya untuk ditentukan kategorinya. Data analisis yang telah didapatkan kemudian ditentukan kategorinya berdasarkan dengan table 1. JPMIS Ae VOLUME. NOMOR. 3 SEPTEMBER 2025 e-ISSN : 2963-3877 p-ISSN : 2962-0929. Hal 68-81 Tabel 3. Tabel Kategori Nilai Rata-Rata Nilai Rata-Rata Kategori 1,00 O Rerata C 1,80 Sangat Buruk 1,80 O Rerata C 2,60 Buruk 2,60 O Rerata C 3,40 Cukup 3,40 O Rerata C 4,20 Baik 4,20 O Rerata C 5,00 Sangat Baik HASIL Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada Masyarakat didasarkan pada permintaan yang dilakukan oleh pondok pesantren Ar-Rayyan Pacitan kepada prodi Teknik Informatika. Universitas PGRI madiun. Pada tahap survey, tim pengabdi yang ditunjuk prodi Teknik informatika melakukan identifikasi permasalahan yang ada di pondok pesantren Ar-Rayyah Pacitan. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan, didapatkan bahwa di pondok pesantren tersebut masih minim sekali media pembelajaran berbasis teknologi. Penggunaan teknologi informasi untuk menunjang proses pembelajaran masih sangat minim. Hal ini, disebabkan salah satunya karena keterbatasan pengajar dalam mengembangkan media pembelajaran yang dapat membantu siswa dalam memahami materi yang diberikan. Hanya sekitar 30% saja yang mampu memanfaatkan teknologi dalam pembuatan video pembelajaran. Berdasarkan kesepatan Bersama kegiatan yang dilaksanakan adalah workshop pemanfaatan aplikasi Filmora sebagai alternatif pembuatan media pembelajaran. Pada tahap persiapan, dilakukan penentuan jadwal workshop dan juga penyiapan materi. Adapaun materi yang disampaikan adalah sebagai berikut. Video pembelajaran adalah bentuk media edukatif yang menggunakan format visual dan audio untuk menyampaikan atau memfasilitasi proses pembelajaran6. Tujuannya adalah menyediakan cara yang efektif dan menarik bagi para siswa untuk memahami dan mengingat materi pembelajaran. Video pembelajaran dapat mencakup berbagai topik, mulai dari tutorial sederhana hingga materi akademis yang lebih mendalam. Salah satu keunggulan utama dari video pembelajaran adalah kemampuannya untuk menggabungkan elemen visual dan audio. Video pembelajaran dapat menggunakan animasi, grafik, klip gambar, dan teks. Selain itu, video pembelajaran memberikan kemudahan dalam hal aksesibilitas. Para siswa Azis. G A Purmono, and R N Fadilah. AuPelatihan Video Pembelajaran Menggunakan Aplikasi Filmora Premium Untuk Guru Di Sekolah Dasar Pada Masa Pandemi,Ay JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyaraka. 1, no. : 217Ae222. Workshop Pemanfaatan Aplikasi Filmora sebagai Alternatif Pembuatan Media Pembelajaran pada Guru Pondok Pesantren Ar-Rayyan Kabupaten Pacitan dapat menonton video kapan saja dan di mana saja, asalkan mereka memiliki akses internet atau media penyimpanan yang sesuai. Hal ini mendukung pembelajaran jarak jauh dan memberikan akses kepada banyak orang tanpa terkendala oleh batasan geografis atau waktu. Proses produksi video pembelajaran melibatkan perencanaan yang matang, penulisan naskah yang efektif, pengambilan gambar yang berkualitas, pengeditan video, dan distribusi. Penggunaan alat-alat pengeditan video seperti Wondershare Filmora mempermudah pembuat video untuk menyusun dan memodifikasi klip-klip video dengan cepat. Wondershare Filmora adalah salah satu perangkat lunak pengeditan video yang dirancang untuk memudahkan pengguna dalam membuat dan mengedit video dengan tampilan antarmuka yang sederhana dan intuitif7. Berikut adalah beberapa deskripsi pemanfaatan Wondershare Filmora: Pengeditan Video yang Mudah: Filmora dirancang untuk memudahkan pengguna, bahkan bagi mereka yang tidak memiliki pengalaman pengeditan video sebelumnya. Antarmuka yang ramah pengguna memungkinkan pengguna untuk dengan cepat memotong, memotong, dan menggabungkan klip video. Banyak Efek dan Transisi: Filmora menyediakan berbagai efek visual, filter, dan transisi yang dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas dan daya tarik visual dari video Anda. Hal ini memungkinkan pengguna untuk memberikan sentuhan profesional pada hasil akhir mereka. Audio Editing: Selain pengeditan visual. Filmora juga memungkinkan pengguna untuk mengedit audio, termasuk mengatur tingkat suara, menambahkan musik latar belakang, atau menerapkan efek suara untuk meningkatkan kualitas audio. Fitur Kreatif: Wondershare Filmora menyediakan berbagai fitur kreatif seperti pembuatan teks animasi, judul, dan elemen grafis lainnya. Ini memungkinkan pengguna untuk memberikan gaya dan kepribadian unik pada videonya. Gusteti. Rahmalina, and Desmariani. AuPelatihan Membuat Video Pembelajaran Menarik Dengan Smartphone Pada Guru Adzkia. Ay JPMIS Ae VOLUME. NOMOR. 3 SEPTEMBER 2025 e-ISSN : 2963-3877 p-ISSN : 2962-0929. Hal 68-81 Pemrosesan Cepat: Filmora menawarkan kecepatan pemrosesan yang cukup baik, memungkinkan pengguna untuk menghasilkan video berkualitas tinggi dengan waktu render yang relatif cepat. Pendukung Format yang Luas: Software ini mendukung berbagai format file video, audio, dan gambar, sehingga memudahkan pengguna untuk mengimpor dan mengedit materi dari berbagai sumber. Ekspor dan Berbagi Mudah: Setelah pengeditan selesai. Filmora memudahkan pengguna untuk mengekspor video mereka ke berbagai format atau langsung membagikannya ke platform media sosial. Efisiensi Pengguna: Filmora sering kali menjadi pilihan yang baik bagi mereka yang mencari solusi pengeditan video yang efisien tanpa harus menguasai kemampuan teknis yang kompleks. Ini membuatnya cocok untuk pengguna pemula dan menengah. Berikut adalah alur umum untuk mengedit video pembelajaran menggunakan Wondershare Filmora. Langkah-langkah ini dapat disesuaikan sesuai dengan kebutuhan dan konten spesifik yang Anda buat: Persiapan Materi: Kumpulkan semua materi video, audio, dan gambar yang akan digunakan dalam video Pastikan materi sudah diorganisir dengan baik untuk memudahkan akses. Impor Materi ke Filmora: Buka Wondershare Filmora dan buat proyek baru. Gambar 1. Import Materi Workshop Pemanfaatan Aplikasi Filmora sebagai Alternatif Pembuatan Media Pembelajaran pada Guru Pondok Pesantren Ar-Rayyan Kabupaten Pacitan Impor semua klip video, audio, dan gambar yang akan digunakan ke dalam timeline proyek. Gambar 2. Import Video Organisasi Timeline: Susun klip-klip video dalam urutan yang logis sesuai dengan konten pembelajaran. Gambar 3. Timeline Atur durasi masing-masing klip dan tentukan transisi antar mereka. Gambar 4. Cara Mengatur Durasi Pengeditan Klip Video: Potong klip untuk menghilangkan bagian yang tidak perlu atau untuk menyempurnakan alur JPMIS Ae VOLUME. NOMOR. 3 SEPTEMBER 2025 e-ISSN : 2963-3877 p-ISSN : 2962-0929. Hal 68-81 Gambar 5. Cara Mengedit Video Gunakan efek transisi antar klip untuk memberikan peralihan yang mulus. Gambar 6. Cara menggunakan Efek Transisi Penambahan Teks dan Grafik: Tambahkan judul, teks, atau grafik yang mendukung isi pembelajaran. Gambar 7. Penambahan Teks dan Grafik Workshop Pemanfaatan Aplikasi Filmora sebagai Alternatif Pembuatan Media Pembelajaran pada Guru Pondok Pesantren Ar-Rayyan Kabupaten Pacitan Gunakan fitur animasi teks untuk membuat tampilan yang menarik. Gambar 8. Fitur Animasi Pengeditan Audio: Sesuaikan tingkat suara di setiap klip untuk memastikan keseimbangan yang baik. Gambar 9. Cara Mengedit Audio Tambahkan musik latar belakang atau suara latar jika diperlukan. Gambar 10. Menambahkan Musik Review dan Koreksi: Tonton video secara keseluruhan untuk memastikan alur cerita yang konsisten dan materi yang disampaikan dengan jelas. Koreksi setiap potensi kesalahan atau kesalahan teknis. Ekspor Video: Ekspor video ke format yang diinginkan. Pilih pengaturan eksport yang sesuai dengan kebutuhan distribusi, misalnya, kualitas video dan resolusi. JPMIS Ae VOLUME. NOMOR. 3 SEPTEMBER 2025 e-ISSN : 2963-3877 p-ISSN : 2962-0929. Hal 68-81 Gambar 11. Cara Mengeksport Video Berbagi atau Publikasi: Video yang sudah diexport dapat dipublikasikan melalui media sosial dan atau media pembelajaran jika sudah memiliki. Tahapan selanjutnya yaitu tahap pelaksanaan. Pada tahap ini dilakukan penyampaiam materi workshop dan juga praktik membuatan video pembelajaran dengan memanfaatkan aplikasi Filmora. Adapun kegiatannya ditunjukkan oleh Gambar berikut ini. Gambar 12. Tim Pengabdi Menyampaikan Materi dan Antusias dari Para Peserta Gambar 13. Foto Bersama Pamateri dan Peserta Workshop Workshop Pemanfaatan Aplikasi Filmora sebagai Alternatif Pembuatan Media Pembelajaran pada Guru Pondok Pesantren Ar-Rayyan Kabupaten Pacitan Tim pengabdi memberikan materi dengan jelas. Hal ini disambut baik oleh para peserta Seluruh peserta antusias mengikuti kegiatan ini. Hal ini, terlihat saat ada sesi tanya jawab, banyak dari para seserta yang bertanya. Selain itu, juga terlihat di hari kedua sebagaian besar para peserta sudah dapat menghasilkan video pembelajaran sederhana. Sebanyak 85% pengajar sudah mampu mambuat video pembelajaran setelah kegiatan workshop dilakukan. Tahapan terakhir yaitu tahap evaluasi. Pada tahap ini, para peserta workshop diberikan angket untuk di isi. Angket ini disebarkan guna untuk mengetahui tingkat keterlaksanaan kegiatan Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan didapatkan data sebagai berikut. Tabel 2. Hasil Analisis Nilai Rata-Rata No. Indikator Materi yang diberikan sesuai dengan tema dan kebutuhan Materi yang disampaikan tersusun secara sistematis Materi yang diberikan mudah dimengerti dan dipahami Materi yang diberikan dapat meningkatkan pengetahuan, kemampuan, dan keterampilan peserta. Materi yang diberikan bermanfaat bagi kegiatan Pemateri menguasai materi dengan baik Pemateri menyampaikan materi dengan jelas dan sistematis Workshop dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang telah Suasana workshop berlangsung secara interaktif Terdapat evaluasi kegiatan di akhir acara workshop Rata-rata Nilai Rata-rata Kategori Sangat Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Sangat Baik Baik Sangat Baik Baik DISKUSI