HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN DAN SIKAP IBU DENGAN KEBERHASILAN TOILET TRAINING PADA ANAK USIA 3-4 TAHUN DI PAUD IT BAITUL IZZAH KOTA BENGKULU Relationship Level Of Education And Attitude Succes Of Toilet Training On Children In The Age Of 3-4 Years At Baitul Izzah Integrated Islamic Kindergraten Of Bengkulu City Sari Widyaningsih1. Weni Lestari2 Akademi Kesehatan sapta Bakti Bengkulu Jl. Mahakam Raya No. 16 Bengkulu Abstrak Toilet trainingadalahsuatuusahauntukmelatihanak agar mampumengontroldalammelakukanbuang air besar dan buang air kecil. Tingkat pendidikan dan sikapibumerupakan salah Tujuanpenelitianiniuntukmengetahuihubungantingkatpendidikan sikapibudengankeberhasilantoilet training pada anakusia 3-4 tahun di PAUD IT Baitul Izzah kota Bengkulu Penelitianinimenggunakanmetode Populasidalampenelitianiniseluruhibu yang memilikianakusia 3-4 tahunsebanyak 30 orang. Sampelnyaseluruhibu yang memilikianakusia 3-4 tahundenganteknik total sampling. Pengumpulan Data dianalisisdenganunivariat dan bivariat. Penelitianinidilaksanakan pada 14 Junisampai 17 Juni 2017 di PAUD IT Baitul Izzah kota Bengkulu tahun2017. Hasil analisisunivariatmenunjukanbahwadari 30 ibu yang memilikianakusia 3-4 tahunhampirsebagian yang berpendidikanmenegah 11 orang . ,7%),dansebagianbesar yang berpendidikantinggi 19 orang . ,3%). Hasil analisisbivariatmenggunakanchi-squareantaravariabeltingkatpendidikan dan keberhasilantoilet trainingdiperolahnilaip velue. yang berartiadahubungan yang signifikanantaratingkatpendidikandengankeberhasilantoilet training pada anakusia 3-4 tahun di PAUD IT Baitul Izzah kota Bengkulu tahun 2017 dan antaravariabelsikapibu dan keberhasilantoilet trainingdiperolahnilaip velue . yang berartiadahubungan yang signifikanantarasikapibudengankeberhasilantoilet training pada anakusia 3-4 tahun di PAUD IT Baitul Izzah kota Bengkulu tahun 2017. Disarankankepadapengelola/guru PAUD IT Baitul Izzah kota Bengkulu dan orang tuaunukmelakukanlatihantoilet training pada anakusi 3-4 tahun, terutama pada anak yang tidakberhasildalammelakukantoilet training. Kata kunci : Sikapibu. Tingkat Pendidikan. Toilet Training Abstract Toilet training is an attempt to train the child to be able to control the defecation and urination. The level of education and attitude of the mother is one of the factors of toilet training success in The purpose of this research is to know the correlation between education level and mother attitude with successful toilet training at children aged 3-4 years in PAUD IT Baitul Izzah city of Bengkulu tahun2017. This research use analytic survey method. The population in this study all mothers who have children aged 3-4 years as many as 30 people. The samples were all mothers who had 3-4 year olds with total sampling technique. Data collection is done by using the instrument in the form of questionnaires and observation sheets. Data were analyzed with univariate and bivariate. This research was conducted on June 14 until June 17, 2017 in PAUD IT Baitul Izzah city of Bengkulu year2017. The result of univariate analysis showed that from 30 mothers with children aged 3-4 years, most of them were educated to 11 people . ,7%), and most A highly educated 19 people . 3%). The result of bivariate analysis using chi-square between the variables of education level and the success of toilet training is p value . which means there is a significant correlation between educational level with successful toilet training in children aged 3-4 years in PAUD IT Baitul Izzah Bengkulu city. And between mother attitude variable and successful toilet training got p value . which means there is a significant correlation between mother attitude with toilet training success in children aged 3-4 years in Vol. No. 1Juni 2017 :40- 48 PAUD IT Baitul Izzah city of Bengkulu. Suggested to manager/Early childhood teachers IT Baitul Izzah Bengkulu city and parents to do toilet training training in 3-4 years of age, especially in children who do not succeed in doing toilet training. Keywords : Mother attitude. Education Level. Toilet Training PENDAHULUAN Pembangunan Indonesia terwujudderajatkesehatanmasyarakat yang bangsa, dan negara yang dilandasi oleh penduduknya yang hidupdenganperilaku yanankesehatan yang bermutusecaraadil dan merata, sertamemilikiderajatkesehatan yang merata di Indonesia. Salah BAB (Khuzaiyah,2. Depkesmencatat 70 juta orang Indonesia masih punya kebiasaan BAB BAB satucarapenyebarandiare (Depkes, 2. , (IDAI, kuntukhidupbersih dan sehatsejakdini, perjalananjauh dan mengenalkancebok pada anak (Riyanti, 2. pada Anak tidakmunculkebutuhanuntukpergike toilet saatingin BAB dan BAK. Ketika BAB (Rara. Kebiasaanmengompol anakdibawah 2 tahunmerupakanhal yang Namunadabeberapaanak masihmengompol pada usia 4-5 tahun dan sesekaliterjadi pada anakusia 7 tahun. Anak ntrolkandungkemihatautoilet trainingnya. Menurut (Lucanthiq, 2. Setengahdarianak Bahkananakenamtahunmasihmengompolit uwajar, walaupunituhanyadilakukan oleh sekitar 12% anakusia 6 tahun. Tapi, carabenaruntuk BAK dan BAB yang benar dan ditempat yang tepat. MenurutPuparini . , faktor mtoilet trainingyaitupendidikan orang tua, sikap orang tua, pengetahuan orang tua dan kesiapananak dan orang tua. SedangkanMenurutPambudi. R . faktor yangmendukungkeberhasilantoilet training pada anakyaituketersediaan toilet ataukaskus dan komunikasiantaraanak dan orang tua. Faktorpendidikanberkaitandengank eberhasilantoilet training pada balita. Pendidikan pribadian dan kemampuan di dalam dan Pendidikan Orang training pada anak (Cahyono, 2. Faktor Vol. No. 1Juni 2017 :40- 48 adalahsikapibu. Sikapseseorangdalamkesehatansebagai yang dimilikinyadalammenerapkantoilet oilrttraining pada anakakansemakintinggi (Notoatmodjo, 2. Mengajarkantoilet training pada Anak juga perludilatihuntuk duduk dan jelaskankepadaanakkegunaan toilet. Lakukansecararutinkepadaanakketikaanaki Dalammengajarkanbuang air kecil samadenganbuang air besar (Miftakhul. Bidansebagaitenagapendidikmemp ama yang baikantara orang tua dan Mengingatpentingnyatoilet yauntuktoilet training(Miftakhul, 2. Hasil penelitian yang dilakukan Anisa Rosita . di TK Al FathKecamatan Pare. Kabupaten Kediri dikan dan sikapibudalampenerapanToilet Training pada anakusiaToddler. Penelitian yang dilakukan oleh Evi Nur Faidah oilet Training pada anakusia 1-3 tahun di Wilayah Kampung Sewu. Surakarta. Berdasarkan awalpenelitianada 5 PAUD yang telah di survey. PAUD Witri 1 terdapat 19 anak yang berusia 3-4 tahun. PAUD Baitul Izzah terdapat 30 anak yang berusia 3-4 tahun. PAUD Anak Cemerlangterdapat 21 anak yang berusia 3-4 tahun. PAUD Delliaterdapat 26 anak yang berusia 3-4 tahun. PAUD Bunayaterdapat 24 anak yang berusia 3-4 tahun, dan dari 5 PAUD tersebutanak yang berumur 3-4 tahun paling banyak di PAUD IT Baitul Izzah kota Bengkulu yaitusebanyak 30 orang. Setelah dilakukanwawancara pada 10 orang ibu yang memilikianakusia 3-4 diantaranyamasihmemilikikebiasaan yang BAK . , . %) sudahsedikitterbiasadengan BAK ditoilet. Dari 10 orang ibutersebut 8 orang S1 dan S2, sedangkan 2 orang ituSMA. Sikapdari 10 ibutersebut 6 Berdasarkanlatarbelakangdiatas dan Vol. No. 1Juni 2017 :40- 48 AuHubungantingkatpendidikan dan sikapibudengankeberhasilantoilet training pada anakusia 3-4 tahun di PAUD IT Baitul Izzah Kota Bengkulu tahun 2017Ay. METODE DAN BAHAN Penelitianinimenggunakanmetode survey analitik, dengandesain cross sectional, yaitupengukuranvariabelbebas . yang Penelitianinidilakukanuntukmelihathubung tangtoilet trainingdengankeberhasilantoilet tahun(Notoatmodjo. Populasidalampenelitianiniyaitujumlahselu ruhanak yang berusia 3-4 tahun di PAUD IT Baitul Izzah Kota Bengkulu, sebanyak 30 orang denganteknik total sampel. Variabel diartikan atribute dari subjek/objek yang akan diteliti yang bervariasi antara satu subjek/objek yang satu dengan yang lain (Riwidikdo, 2. Variabel Independen (Variabel Beba. Tingkat Penegathuan dan Sikap Ibu, dan Variabel Dependen (Variabel Terika. Keberhasilan toilet training pada anak usia 3-4 tahun. Alat ukur atau instrument yang digunakan dalam pengumpulan data penelitian ini adalah kuisioner dan lembar Penelitian ini dilakukan pada tanggal 14 Juni sampai 17 Juni 2017 tempat penelitian di PAUD IT Baitul Izzah Kota Bengkulu tahun 2017. Penelitian ini menggunakan data sekunder dan data primer yang diperoleh lansung dari responden dengan mengisi kuisioner dan Data menggunakan uji Chi-Square(X. Hasil Analisis Univariat Analisis univariat digunakan untuk melihat distribusi frekuensi tentang variabel independen. ingkat pendidikan dan sikap ib. dan variabel dependen . eberhasilan toilet training pada anak usi 3-4 tahun ). Hasil analisis univariat disajikan dengan menggunakan tabel distribusi frekuensi. Tabel 1 Distribusifrekuensitingkatpendidikan dan sikapibudengankeberhasilantoilet training pada anakusia 3-4 tahun di PAUD IT Baitul Izzah kota Bengkulu Variabel Tingkat pendidikan Tinggi Menengah Dasar Jumlah Variabel Sikapibu Mendukung Tidakmendukung Jumlah Variabel Keberhasilantoilet training Berhasil Belum berhasil Jumlah Frekuensi . Persentase (%) Persentase (%) Persentase (%) Frekuensi Frekuensi Sumber : Data primer terolahtahun 2017 Vol. No. 1Juni 2017 :40- 48 Dari tabel 1 di atas didapatkan bahwa dari 30 orangyang memiliki anak usia 3-4 tahun di PAUD IT Baitul Izzah Kota Bengkuluterdapat sebagian besar yang berpendidikan tinggi19 orang . ,3%), sebagian besar yang tidak mendukung dalam keberhasilan toilet training16 orang . ,3%), sebagian besar yang berhasil dalam keberhasilan toilet training18 orang . ,0%). Analisis Bivariat Analisis bivariat digunakan untuk independen . ingkat pendidikan dan sikap dependen. eberhasilan toilet training pada anak usia 3-4 tahun di PAUD ITBaitul Izzah kota Bengkulu Tahun 2. dengan menggunakan uji satistik Chi-square (XA) = 0,05. Tabel 2 Hubungantingkatpendidikanibudengankeberhasilantoilet training pada anakusia 3-4 tahun di PAUD IT Baitul Izzah kota Bengkulu. Tingkat Pendidikan Dasar Menengah Tinggi Jumlah Keberhasilantoilet training BelumBerhasil Berhasil Total 0,005 Sumber : Data primer terolahtahun 2017 Berdasarkan tabel 2 di atas menunjukan tabulasi silang antara tingkat pendidikan ibu dengan keberhasilan toilet Dari 11 ibu berpendidikan menengah sebagian besar 8 orang . ,7%) belum berhasildalam melakukantoilet Dari 19 ibu berpendidikan tinggi terdapat sebagian kecil yang toilet training belum berhasil 4 orang . ,1%) belum berhasil dalam melakukan toilet training. Hasil uji Person Chi-Square diperoleh nilai p= 0,009< . maka Ha diteirima, artinya ada hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan ibu dengan keberhasilan toilet training pada anak usia 3-4 tahun di PAUD IT Baitul Izzah kota Bengkulu tahun 2017. Keberhasilan toilet training. Dari 16 ibu yang sikap tidak mendukung hampir sebagian 5 orang . ,3%) berhasil dalam melakukan toilet training. Dari 14 ibu yang sikap mendukung sebagian kecil 1 orang . ,1%) yang toilet training belum berhasil dalam melakukan toilet training. Hasil uji Person Chi-Square diperoleh nilai p= 0,001 < . maka Ha diterima, artinya ada hubungan yang signifikan antara sikap ibu dengan keberhasilan toilet training pada anak usia 3-4 tahun di PAUD IT Baitul Izzah kota Bengkulu tahun 2017. Tabel 3 Hubungansikapibudengankeberhasilantoilet training pada anakusia 3-4 tahun di PAUD IT Baitul Izzah kota Bengkulu. Keberhasilantoilet training Tidakmendukung Mendukung Jumlah BelumBerhasil Berhasil Total 0,001 Sumber : Data primer terolahtahun 2017 Vol. No. 1Juni 2017 :40- 48 Berdasarkan tabel 3 di atas menunjukan tabulasi silang antara keberhasilan toilet training. Dari 16 ibu yang sikap tidak mendukung hampir sebagian 5 orang . ,3%) berhasil dalam melakukan toilet training. Dari 14 ibu yang sikap mendukung sebagian kecil 1 orang . ,1%) yang toilet melakukan toilet training. Hasil uji Person Chi-Square diperoleh nilai p= 0,001 < . maka Ha diterima, artinya ada hubungan yang signifikan antara sikap ibu dengan keberhasilan toilet training pada anak usia 3-4 tahun di PAUD IT Baitul Izzah kota Bengkulu tahun 2017. PEMBAHASAN Hubungan tingkat pendidikan dengan keberhasilan toilet training pada anak usia 3-4 tahun di PAUD IT Baitul Izzah kota Bengkulu tahun 2017. Hasil memilikianakusia 3-4 tahun di PAUD IT Baitul Izzah kota Bengkulu, ibu yang . ,3%), n 11 ibu . ,7%), dan tidakada yang Hasil (Muliana. Tinggi Makin k pula pemahaman yang dimiliki. Umumnyamakintinggipendidikanseseor Berdasarkanpenelitian dilakukan oleh Evi Nur Faidah . terhadapkeberhasilan toilet training Begitu gananak (Nursalim et al, 2. Hasil penelitian di PAUD IT Baitul Izzah kota Bengkulu didapatkan responden dengan tingkat pendidikan menengah sebanyak 11 responden, 8 responden yang toilet training belum berhasil dan 3 responden yang toilet training berhasil. Berdasarkan hasil penelitian Anisa Rosita . ada hubungan antara tingkat pendidikan ibu dalam penerapan Toilet Training pada anak usia Toddler. Penelitian ini berpendidikan tinggi sebagian besar bekerja sehingga akan mempengaruhi ketidakmampuan ibu dalam memberi kasih sayang dan mengontrol langsung anaknya dan keberhasilan toilet Sebagaimana hal tersebut diperkuat oleh Masigit . , yang menyatakan bahwa tingkat pendidikan memberikan peluang kepada ibu rumah tangga untuk mendapatkan pekerjaan sehingga waktunya di dalam rumah akan semakin sedikit dan berdampak negatif dalam pemeliharaan kesehatan Selain itu penelitian menunjukan dari 19 ibu yang berpendidikan tinggi sebagian kecil 4 orang . ,1%) belum berhasil dalam melakukan toilet trainingpada anaknya,karena ibunya kurang memperhatikan perkembangan Dan dari11 ibu yang sebagian 3 orang . ,3%) berhasil dalam melakukan toilet training Vol. No. 1Juni 2017 :40- 48 anaknya, mengetahui tentang toilet training dari internet dan ibu mengetahui tentang toilet training. Hasil ini menunjukan bahwa tingkat pendidikan merupakan salah satu faktor yang dapat mendukung keberhasilan anak usia 3-4 tahun untuk Tingkat pendidikan ibu adalah Tahap dalam pendidikan yang ditetapkan berdasarkan perkembangan peserta didik yang telah mengikuti pendidikan dan dinyatakan lulus (Notoatmodjo, 2. Hasil chi-square variabel tingkat pendidikan dan keberhasilan toilet training diperolah nilai p velue . yang berarti ada hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan dengan keberhasilan toilet training pada anak usia 3-4 tahun di PAUD IT Baitul Izzah kota Bengkulu Hasil penelitian Idana, 2014 menunjukan ada hubungan signifikan antara tingkat pendidikan ibu tentang toilet training dalam praktik ibu dalam menggunakan diafers pada anak uisa toddler . -3 tahu. dengan p velue . Hubungan keberhasilan toilet training pada anak usia 3-4 tahun di PAUD IT Baitul Izzah kota Bngkulu tahun 2017. Hasil memilikianakusia 3-4 tahun di PAUD IT Baitul Izzah kota Bengkulu, ibu yang . ,7%), 16 ibu . ,3%). MenurutNotoatmodjo iterhadapobjek dan mempunyai 3 Ketigakomponeninisecarabersamasamamembentuksikap Karena Berdasarkanpenelitian Romala gdalamkeberhasilan toilet training menurutNotoatmodjobilasikapibu n dan ibutersebutakanmemahamibahwa Hasil penelitian di PAUD IT Baitul Izzah Bengkulu respondenibunyamendukungtetapi toilet butsibukbekerja dan anaknya di asuh mbuhananaknya dan 13 respondenyang BerdasarkanhasilpenelitianMaryani . sikapibudalampenerapanToilet Training Penelitianiniberhubungankarenamenuru tPeti . Selainitupenelitianmenunjukand ,1%) Vol. No. 1Juni 2017 :40 - 48 Dan . ,3%) mempelajaritoilet training di PAUD yang diajarkan oleh gurunya. Hasil trainingdiperolahnilaip velue . silantoilet training pada anakusia 3-4 tahun di PAUD IT Baitul Izzah kota Bengkulu Hasil penelitianEma. silantoilet training pada anakusia 3-4 tahundenganp velue. SIMPULAN Ada eberhasilantoilet training pada anakusia 34 tahun di PAUD IT Baitul Izzah kota Bengkulu. Ada n toilet training pada anakusia 3-4 tahun di PAUD IT Baitul Izzah kota Bengkulu. Saran Bagi orang tua yang mempunyai anak yang tidak berhasil melakukan toilet training disarankan untuk lebih memahami apa itu toilet training dan mendukung anak dalam mengontrol toilet training, serta melakukan latihan toilet training yang teratur pada anak, misalnya dengan membiasakan anak tidak selalu memakai diapers bila ingin BAB atau BAK biasakan untuk ke toilet DAFTAR PUSTAKA