Jurnal Point Equilibrium Manajemen dan Akuntansi Vol. No. Oktober 2024 e-ISSN: 2686-1135 Page: 123-136 Submit: 14 September 2024 Review Artikel: 22 September 2024 Revisi: 24 Oktober 2024 Publish: 30 Oktober 2024 =======================================JPEMA======================================= PENGARUH PENERAPAN SISTEM INFORMASI PENGELOLAAN KEUANGAN, PEMANFAATAN TEKNOLOGI DAN PENGENDALIAN INTERNAL TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH KOTA PARIAMAN Ahmad Fikri, . Ilham Multama, . Risa Wahyuni EDT, . Suhatri Bur Email: 1ikifebian287@gmail. com, 2multamailham@gmail. risawahyuniedt@gmail. com, 4suhatribur3@gmail. ABSTRACT The purpose of this study is to analyze the effect of the implementation of financial management information systems, technology utilization and internal control on the quality of financial reports in the Pariaman City Government. Good financial report quality is very important for transparency and accountability in public financial management. This study uses variables of financial management information systems, technology utilization and internal control which are carried out to test their effect on the quality of financial reports of the Pariaman City Government. The process of data collection and sample determination uses the purposive sampling method, so that it is produced that by using this method 60 analysis samples are obtained consisting of 30 government agencies related to the OPD. The analysis method used is statistical analysis and is supported by using SPSS version 29. The statistical analysis method used is a descriptive analysis model and multiple linear regression analysis methods. The SIPD and Technology Utilization variables are tested partially which states that this variable has a significant effect on the Quality of Financial Reports while the Internal Control variable is tested partially which states that this variable does not affect the Quality of Financial Reports of the Pariaman City Government. Simultaneously, all independent variables, namely the financial management information system, technology utilization and internal control, have a joint effect on the quality of the Pariaman City Government's financial reports. The influence of the independent variable is 0. 314 or 31. 4% which can be seen in the ycI2 value in this study. Keywords: Financial Management Information System. Technology Utilization. Internal Control, and Quality of Financial Reports of Pariaman City Government. ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh penerapan sistem informasi pengelolaan keuangan, pemanfaatan teknologi dan pengendalian internal terhadap kualitas laporan keuangan di Pemerintah Kota Pariaman. Kualitas laporan keuangan yang baik sangat penting bagi transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan publik. Penelitian ini menggunakan variabel sistem informasi pengelolaan keuangan, pemanfaatan teknologi dan pengendalian internal yang dilakukan untuk menguji pengaruhnya terhadap kualitas laporan keuangan Pemerintah Daerah Kota Pariaman. Proses pengumpulan data dan penetapan sampel menggunakan metode purposive sampling, sehingga dihasilkan bahwa dengan menggunakan metode ini mendapatkan 60 sampel analisis yang terdiri dari 30 instansi Pemerintah yang terkait dalam OPD. Metode analisis yang digunakan yaitu analisis statistik dan didukung dengan menggunakan SPSS versi 29. Metode analisis statistik yang dilakukan model analisis deskriptif dan metode analisis regresi linear Variabel SIPD dan Pemanfaatan Teknologi dilakukan pengujian secara parsial yang menyatakan bahwa variabel ini berpengaruh signifikan terhadap Kualitas Laporan Keuangan sedangkan variabel Pengendalian Internal dilakukan pemgujian secara parsial yang menyatakan bahwa variabel ini tidak berpengaruh terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Kota Pariaman. Secara simultan, semua variabel bebas yakni sistem informasi pengelolaan keuangan, pemanfaatan teknologi dan pengendalian internal berpengaruh secara bersama-sama terhadap kualitas laporan keuangan Pemerintah Kota Pariaman. Pengaruh variabel bebas sebesar 0,314 atau 31,4% yang dapat dilihat pada nilai R2 di penelitian ini. Kata Kunci: Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan. Pemanfaatan Teknologi. Pengendalian Internal, dan Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Kota Pariaman. PENDAHULUAN Dalam penelitian tahun terakhir. Pemerintah Kota Pariaman berhasil mempertahakan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangannya dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK). Pencapaian ini menunjukkan bahwa pemerintah telah menjalankan pengelolaan keuangan yang baik, memenuhi standar akuntansi yang berlaku, serta menunjukkan transparansi dan akuntabilitas dalam pelaporan keuangan. Keberhasilan memperolah opini WTP ini menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kualitas laporan keuangan yang sangat penting dalam membangun kepercayaan public terhadap pemerintah. Capaian opini WTP ini tidak terlepas dari penerapan sistem pengendalian internal yang efektif, yang mencakup pengawasan dan evaluasi secara berkala atas setiap kegiatan keuangan. Sistem pengendalian internal yang baik membantu memastikan bahwa kegiatan proses pencatatan keuangan dilakukan dengan akurat dan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Selain itu, adanya system pengendalian internal yang ketat mampu meminimalkankan resiko kesalahan dan kecurangan dalam pengelolaan keuangan daerah, sehingga laporan keuangan yang dihasilkan dapat dipercaya dan diandalkan. Selain pengendalian internal, pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan keuangan juga memainkan peran penting menjaga kualitas laporan keuangan. Dengan adanya teknologi yang canggih, proses pencataan, pengumpulan data dan pelaporan keuangan dapat dilakukan dengan lebih cepat dan akurat. Teknologi memungkinkan adanya intergritas data yang lebih baik, sehingga informasi keuangan dapat disajikan dengan transparansi dan mudah diakses oleh pihak-pihak yang berkepentingan. Pemanfaatan teknologi ini juga membantu pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan informasi secara real-time dan mempercepat proses pengambilan keputusan yang berkaitan dengan keuangan. Namun, menjaga kualitas laporan keuangan bukanlah hal yang mudah dan memerlukan perhatian khusus dalam setiap aspek pengeloaan keuangan. Tantangan yang dihadapi oleh pemerintah dalam menjaga opini WTP juga membutuhkan dukungan dari sumbe daya manusia yang kompeten dan terlatih dalam mengelola keuangan daerah sesuai dengan standar yang Melalui analisis terhadap penerapan sistem informasi pengelolaan keuangan, pemanfaatan teknologi dan pengendalian internal diharapkan penelitian ini dapat memberikan wawasan yang lebih jelas mengenai tercapainya opini WTP secara konsisten. KAJIAN TEORI Kualitas Laporan Keuangan Daerah Kualitas laporan keuangan daerah dikatakan baik jika informasi yang disajikan dengan membantu para pemangku kepentingan dalam mengambil keputusan yang efektif. Hal ini didukung oleh penelitian dari Mardiasmo . , yang mengatakan bahwa relevansi informasi informasi menjadi salah satu indicator utama kualitas laporan keuangan. Dengan kata lain, informasi yang disajikan harus relevansi dengan kebutuhan pengguna dan mampu memberikan gambaran yang akurat mengenai kondisi keungan pemerintah daerah. Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Mardiasmo . menjeleskan bahwa dalam konteks pemerintahan daerah. SIPD berperan penting dalam memastikan bahwa semua transaksi keuangan dicatat dengan benar dan sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku. Penerapan SIPD yang baik dapat meningkatkan transparasi dan akuntabilitas pengelolaam keuangan daerah, serta membantu dalam pengambilan keputusan yang berbasis data. Pemanfaatan Teknologi Pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan keuangan dapat meningkatkan kualitas laporan keuangan dengan cara : . efisiensi proses yang dimana teknologi dalam mempercepat proses pencatatan dan pelaporan keuangan (Stair & Reynolds, 2. akurasi data yang dimana dengan teknologi, risiko kesalahan manusia dapat dikurangi, sehingga data yang dihasilkan lebih akurat (O,Brien & Marakas,2. Real-Time Reporting dimana teknologi memungkinkan penyajian laporan keuangan secara real Ae time, sehingga informasi yang disajikan sesalu terkini ( Rainer. Prince, & wastin, 2. Pengendalian Internal Menurut Romney & Steinbart . pengendalian internal adalah sebuah proses yang diimplementasikan untuk memberikan jaminan yang memenuhi beberapa objektif dari pengendalian internal, diantaranya yaitu menjaga aset, menjaga cacatan dalam detail yang cukup untuk pelaporan aset perusahaan yang tepat dan akurat, menyediakan informasi yang akurat dan dapat dipercaya, menyiapkan laporan keuangan dengan kriteria yang ditentukan, mendorong dan meningkatkan efisiensi operasional, mendorong ketaatan dalam hal manajerial, dan memenuhi persyaratan dari regulasi dan peraturan yang ada. PENELITIAN RELEVAN Pertama, studi tentang pengaruh penerapan sistem informasi keuangan daerah (SIPD) terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah daerah Jawa Tengah. Nama Penelitinya Hartono . Hasilnya bahwa . penerapan SIPD secara signifikan berpengaruh positif terhadap kualitas laporan keuangan di pemerintah daerah Jawa Tengah. Penigkatan kualitas laporan keuangan tercermin dari peningkatan akurasi keandalan dan transparansi laporan keuangan yang mana penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan SIPD, . pemanfaatan teknologi merupakan salah satu faktor penting yang dapat meningkatkan kualitas laporan keuangan pemerintah daerah. Oleh karena item Pemerintah daerah perlu terus meningkatkan implementasi dan . pengendalian internal untuk mendukung pengelolaan keuangan yang lebih baik. Kedua, studi tentang mengevaluasi implementasi Standar Akuntansi Pemerintah (SAP) di Indonesia dan pengaruhnya terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah daerah. Nama Penelitinya Bastian . Hasilnya bahwa implementasi SAP di Indonesia Memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah daerah. Implementasi SAP meningkatkan transparansi, akurasi, dan keandalan laporan keuangan, serta memperkuat akuntanbilitas keuangan pemerintah daerah. Penelitian ini juga menyimpulkan bahwa implemtasi SAP merupakan faktor penting dalam meningkatkan kualitas laporan keuangan pemerintah daerah Indonesia. Oleh karena itu, pemerintah daerah perlu memastikan penerapan SAP yang konsisten dan menyeluruh untuk mencapai pengelolaan yang lebih baik dan transparan. Ketiga, studi tentang pengaruh kualitas sumber daya manusia, pemahaman peraturan akuntansi pemerintah berbasis akrual, sistem pengendalian internal dan sistem pengelolaan keuangan daerah terhadap kualitas laporan keuangan, baik secara parsial maupun krausal. Nama Penelitinya Putri . Hasil penelitian manunjukkan bahwa sacara bersamaan, kualitas sumber daya manusia, pemahaman standar akuntansi pemerintah barbasis akuntansi akrual, sistem pengendalian intern dan penerapan sisten informasi pengelolaan keuangan daerah semuanya berpengaruh terhadap kualitas pelaporan keuangan. Kualitas sumber daya manusia tidak berpengaruh terhadap kualitas pelaporan keuangan, sedangkan pemahaman peraturan standar akuntansi pemerintahan berbasih akuntansi akrual, sistem pengendalian internal dan sistem manajemen pengelolaan keuangan. Berdasrkan uji kontribusi simultan variabel independen (R. adalah sebesar 95,6% persamaan nya dengan penelitian ini terletak pada penggunaan beberapa variabel : X adalah kualitas sumber daya manusia dan sistem pengendalian internal, sedangkan variabel Y adalah kualitas pelaporan Perbedaannya terletak pada beratnya penggunaan. METODE Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode purpove sampling yang menggunakan data primer. Obejek pada penelitian ini adalah seluruh OPD Organisasi Perangkat Daerah Kota Pariaman. Populasi pada penelitian ini adalah 30 instansi Pemerintah Kota Pariaman. Sampel pada penelitian ini menggunakan data primer (Arikunto, 2. data yang diperoleh atau dikumpulkan langsung pada lapangan oleh orang yang meneliti atau bersangkutan yang memerlukannya. Dimana data dikumpulkan melalui penyebaran kusioner yang disusun dengan skal likert 5 point, dengan opsi jawaban mulai dari AuSangat Tidak SetujuAy hingga AuSangat SetujuAy. Dengan jumlah sampel sebanyak 60 responden. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah mengumpulkan data-data primer yang dilakukan dengan turun langsung kelapangan dengan menggunakan kusioner yang diberikan kepada masing-masing per instansi 2 orang yang meliputi kabag keuangan, kepala dinas dan staff. Kemudian data diolah dengan menggunakan SPSS versi 29 dengan metode analisis statistik yang dilakukan model analisis deskriptif dan metode analisis regresi linear berganda. HASIL DAN PEMBAHASAN Uji Validitas Dan Reliabilitas Hasil Uji Validitas Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan (X. Item r hitung 0,633 0,552 0,796 r tabel 0,254 0,254 0,254 Hasil Uji Validitas Pemanfaatan Teknologi (X. Item r hitung r tabel 3,583 0,254 3,542 0,254 2,993 0,254 2,860 0,254 2,742 0,254 4,164 0,254 Hasil Uji Validitas Pengendalian Internal (X. Item r hitung r tabel 3,236 0,254 3,282 0,254 3,395 0,254 3,339 0,254 2,955 0,254 Hasil Uji Validitas Kualitas Laporan Keuangan (Y) Item r hitung 1,829 1,339 1,181 1,236 r tabel 0,254 0,254 0,254 0,254 Keterangan Valid Valid Valid Keterangan Valid Valid Valid Valid Valid Valid Keterangan Valid Valid Valid Valid Valid Keterangan Valid Valid Valid Valid UJI ASUMSI KLASIK Normalitas Normal Parametersa,b Mean Std. Deviation Most Extreme Absolute Differences Positive Negative Test Statistic Asymp. Sig. -taile. Monte Carlo Sig. - Sig. Confiden Interval Lower Bound Upper Bound Unstandar Residual Sumber : Data Primer yang diolah, 2024 menggunakan SPSS 29. Berdasarkan uji kolmogrov-smirnov suatu data dikatakan berdistribusi normal jika nilai signifikan yang dihasilkan > 0,05. Sebaliknya, suatu data dikatakan tidak berdistribusi normal jika nilai signifikasi yang dihasilkan < 0,05. Dari hasil uji normalitas yang dilakukan diatas menunjukan nilai Kolmogrov-Smirnov sebesar 0,57 dengan nilai signifikannya sebesar 0,904 yang berarti lebih besar dari 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa data yang digunakan dalam penelitian ini data berdistribusi normal. Multikolinearitas Coefficientsa Model 1 (Constan. SIPD PEMANFAATAN TEKNOLOGI PENGENDALIAN INTERNAL Collinearity Statistics Tolerance VIF Sumber : Data Primer yang diolah, 2024 menggunakan SPSS 29. Berdasarkan Tabel diatas dapat dilihat bahwa nilai tolerance dari variabel bebas dalam penelitian ini yaitu SIPD. Pemanfaatan Teknologi. Pengendalian Internal lebih besar dari 0,10 dan Nilai VIF (Variance Inflation Facto. kurang dari 10. Sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel bebas tersebut tidak terjadi multikolonieritas. Heteroskedasitas Sumber : Data Primer yang diolah, 2024 menggunakan SPSS 29. Berdasarkan scatterplot diatas terlihat bahwa tidak ada pola yang jelas atau tidak membentuk pola tertentu serta titik-titik menyebar diatas dan dibawah angka 0 . pada disimpulkan bahwa Uji Analisis Regresi Linear Berganda Pertama. Analisis Regresi Linear Berganda Coefficientsa Model (Constan. SIPD PEMANFAATAN TEKNOLOGI PENGENDALIAN INTERNAL Unstandardized Coefficients Std. Error Standardize Coefficients Beta Sig. <,001 Sumber : Data Primer yang diolah, 2024 menggunakan SPSS 29. Tanda Ae tanda koefisien regresi berganda mencerminkan hubungan antar variabel independen (SIPD. Pemanfaatan Teknologi dan Pengendalian Interna. dengan variabel dependen (Kualitas Laporan Keuangan ) di Kota Pariaman. Tanda positif atau negative dari nilai koefisien regresi berganda bujan menyatakan tanda aljabar, mekainkan menyatakan arah hubungan atau lebih tegasnya menyatakan pengaruh variabel bebas X terhadap variabel terikat Y. Jadi. Tanda ( ) berarti terdapat hubungan yang positifatau searah variabel independen dengan variabel dependen. Sedangkan tanda (-) berarti terdapat hubungan yang negatif atau berlawanan arah antara variabel dependen dengan variabel Tetapi, jika korelasi sama dengan nol . , maka tidak terdapat hubungan antara kedua variabel tersebut. Nilai konstanta pada persamaan regresi berganda sebesar 6. 008 menunjukkan bahwa jika variabel independen lainnya bernilai nol, maka besarnya variabel kinerja audit mengalami peningkatan sebesar 6. yu1 = 0,357 menunjukkan bahwa ketika terjadi perubahan satu satuan variabel SIPD (X. maka akan meningkatkan rata-rata Kualitas Laporan Keuangan (Y) sebesar 0,357 dengan asusmsi Pemanfaatan Teknologi (X. Pengendalian Internal (X. yu2 = 0,305 menunjukkan bahwa ketika terjadi perubahan satu satuan veriabel Pemanfaatan Teknologi (X. maka akan meningkatkan rata-rata Kualitas Laporan Keuangan (Y) sebesar 0,305 dengan asusmsi SIPD (X. Pengendakian Internal (X. yu3 = -0,56 menunjukkan bahwa ketika terjadi perubahan satu satuan variabel Pengendalian Internal (X. maka akan meningkatkan rata-rata Kualitas Laporan Keuangan (Y) sebesar -0,56 dengan asusmsi SIPD (X. Pemanfaatan Teknologi (X. Uji Hipotesis Uji Parsial (Uji T) Coefficientsa Model (Constan. SIPD PEMANFAATAN TEKNOLOGI PENGENDALIAN INTERNAL Unstandardized Coefficients Std. Error Standardize Coefficients Beta Sig. <,001 Sumber : Data Primer yang diolah, 2024 menggunakan SPSS 29. Bersarakan table diatas maka dapat diketahui hasil pengujian hipotesisnya sebagai Hasil pengujian hipotesis variabel SIPD menunjukkan nilai ycEaycnycycycuyci sebesar 2,281 yang berarti nilai lebih kecil dari ycycycaycayceyco yang bernilai 2,003 . ,281 > 2,. dengan taraf signifikan 0,026 yang berarti kecil dari 0,05 . 026 < 0,. Maka H1 ditolak artinya ada pengaruh yang signifikan antara variabel SIPD secara parsial terhadap variabel Kualitas Laporan Keungan. Hasil pengujian hipotesis variabel Pemanfaatan Teknologi menunjukkan nilai t hitung sebesar 2,682 yang berarti lebih kecil dari t tabel yang bernilai 2,003 . ,682 > 2,. dengan taraf signifikan 0,01, yang berarti kecil dari 0,05 . ,01 < 0,. Maka H2 ditolak artinta ada pengaruh yang signifikan antara variabel Pemanfaatan Teknologi secara parsial terhadap variabel Kualitas Laporan Keuangan. Hasil Pengujian hipotesis variabel Pengendalian Internal menunjukkan nilai t hitung sebesar -. 671yang berarti lebi kecil dari t tabel yang bernilai 2,003 (-. 671> 2,. dengan taraf signifikan 0,505 yang berarti lebih besar dari 0,05 . ,505 > 0,. Maka H3 diterima artinya tidak ada pengaruh yang signifikan antara variabel Pengendalian Internal secara parsial terhadap Kualitas Laporan Keuangan. Uji Simultan (Uji F) Model 1 Regression Residual Total Sum of Squares ANOVAa Mean Square Sig. <,001b Sumber : Data Primer yang diolah, 2024 menggunakan SPSS 29. Berdasarkan Tabel diatas dapat dilihat bahwa nilai F-hitung sebesar 9,997 dan nilai signifikansi f sebesar 0,001 dengan signifikan < 0,05 . ,001 < 0,. Hal ini berarti secara simultan variabel dependen SIPD. Pemanfaatan Teknologi dan Pengendalian Internal secara bersama sama mempengaruhi variabel independen Kualitas Laporan Keuangan pada Pemerintah Kota Pariaman. Dengan demukian maka uji f mendukung hipotesis keempat yang mana SIPD. Pemanfaatan Teknologi dan Pengendalian Internal secara simultan berpengaruh terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Kota Pariaman. Uji Koefisien Determinan (R. Model Summaryb Model R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate Sumber : Data Primer yang diolah, 2024 menggunakan SPSS 29. Berdasarkan Tabel diatas menunjukkan bahwa nilai adjusted R square sebesar 0,314 atau 31,4 % yang artinya variabel independen SIPD. Pemanfaatan Teknologi dan Pengendalian Internal secara berpengaruh terhadap variabel dependen Kualitas Laporan Keuangan sebesar 31,4% . sedangkan sisanya . % - 31,4% = 68,6%) dijelaskan oleh faktor-faktor kain diluar dari penelitian ini. Hal ini menunjukkan bahwa pengaruh ketiga variabel kuat karena semakin besar angka adjusted R square maka semakin kuat pula pengaruh ketiga variabel tersebut. PEMBAHASAN HASIL PENELITIAN Pertama. Pengaruh SIPD terhadap Kualitas Laporan Keuangan (X. Hasil pengujian hipotesis pertama diperoleh bahwa SIPD berpengaruh signifikan terhadap Kualitas Laporan Keuangan pada Pemerintah Kota Pariaman. Pembuktian bahwa variabel ini mempunyai pengaruh yang signifikan yang berada di atas 0,05 yaitu 0,026 . 026 < 0,. dan nilai ycEaycnycycycuyci sebesar 2,281 yang berarti nilai lebih kecil dari ycycycaycayceyco yang bernilai 2,003 . ,281 > 2,. Kedua. Pengaruh Pemanfaatan Teknologi terhadap Kualitas Laporan Keuangan (X. Hasil pengujian hipotesis kedua diperoleh bahwa pemanfaatan Teknologi berpengaruh signifikan terhadap Kualitas Laporan Keuangan pada Pemerintah Kota Pariaman. Pembuktian bahwa variabel ini mempunyai pengaruh yang signifikan yang berada di atas 0,05 yaitu 0,001 . ,001< 0,. dan nilai ycEaycnycycycuyci sebesar 2,003 yang berarti nilai lebih kecil dari ycycycaycayceyco yang bernilai 2,682 . ,682 < 2,. Ketiga. Pengaruh Pengendalian Internal terhadap Kualitas Laporan Keuangan (X. Hasil pengujian hipotesis Ketiga diperoleh bahwa Pengendalian Internal tidak berpengaruh signifikan terhadap Kualitas Laporan Keuangan pada Pemerintah Kota Pariaman. Pembuktian bahwa variabel ini mempunyai pengaruh yang tidak signifikan yang berada di bawah 0,05 yaitu 0,505 . ,505 > 0,. dan nilai ycEaycnycycycuyci sebesar 0,671 yang berarti nilai lebih besar dari ycycycaycayceyco yang bernilai 2,003 . ,617 > 2,. Keempat. Pengaruh SIPD. Pemanfaatan Teknologi Dan Pengendalian Internal Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Dari hasil uji F didapat hasil nilai signifikan f lebih kecil dari Level of significant () 0,05 yaitu nilai signifikan F sebesar 0,001 . ,001 < 0. Hal ini menunjukkan secara simultan variabel dependen SIPD. Pemanfaatan Teknologi dan pengendalian internal secara bersama Ae sama mempengaruhi variabel independen Kualitas Laporan Keuangan pada Pemerintah Kota Pariaman. Besarnya pengaruh SIPD. Pemanfaatan Teknologi dan Pengendalian Internal terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Kota Pariaman adalah sebesar 31,4%. Sedangkan sisanya . % 31,4% = 68,6%) dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak termasuk dalam model penelitian ini. KESIMPULAN Berdasarkan uraian dan analisis yang telah disampaikan pada bab sebelumnya, maka dapat dikemukakan beberapa kesimpulan dari hasil penelitian ini, yaitu SIPD berpengaruh signifikan terhadap Kualitas Laporan Keuangan pada Pemerintah Kota Pariaman. Hal tersebut ditunjukkan dari hasil pengujian dengan nilai signifikan yang berada di bawah 0,05 yaitu 0,26 . 26 < 0,. dan nilai ycEaycnycycycuyci besar dari nilai ycycycaycayceyco . ,281 >2,. Pemanfaatan Teknologi berpengaruh signifikan terhadap Kualitas Laporan Keuangan pada Pemerintah Kota Pariaman. Hal tersebut ditunjukkan dari hasil pengujian dengan nilai signifikan yang berada di bawah 0,05 yaitu 0,001 . 08 < 0,. Dan nilai ycEaycnycycycuyci besar dari nilai ycycycaycayceyco . ,682 > 2,. Pengendalian Internal tidak berpengaruh signifikan terhadapa Kualitas Laporan Keuangan pada Pemerintah Kota Pariaman. Hal ini tersebut ditunjukkan dari hasil pengujian dengan nilai signifikan yang berada di bawah 0,05 yaitu 0,505 . 505 < 0,. Dan nilai ycEaycnycycycuyci besar dari nilai ycycycaycayceyco . ,671 < 2,. SIPD, Pemanfaatan Teknologi dan Pengendalian Internal secara bersama Ae sama mempengaruhi variabel independen Kualitas Laporan Keuangan pada Pemerintahan Kota Pariaman. Kecilnya pengaruh SIPD. Pemanfaatan Teknologi dan Pengendalian Internal terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Kota Pariaman adalah sebesar 31,4%. Sedangkan sisanya . % - 31,4% = 68,6%) dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak termasuk dalam model penelitian ini. DAFTAR PUSTAKA