Journal of Sustainability Business Research Vol 4 No 4 Desember 2023 ISSN : 2746 Ae 8607 Pengaruh sistem E-Billing dan Kualitas Pelayanan Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi di KPP Pratama Surabaya Karangpilang Khasbiyah Maulatul ZulfaA. SugijantoA Universitas PGRI Adi Buana SurabayaAeA Koresponden : sugijanto@unipasby. ABSTRAK Pengkajian ini dibuat untuk mengetahui imbas sistem E-Billing serta kualitas pelayanan terhadap kepatuhan WPOP. Metode kuantitatif dipilih guna menjelaskan imbas penelitian ini menggunakan jumlah populasi sebesar 73. 637 WPOP yang terdaftar pada KPP Pratama Surabaya Karangpilang tahun 2021 serta sampel sejumlah 104 sampel berasal dari rumus (Ferdinand, 2. Sampel didapat dengan memakai accidental sampling. Analisis data memakai statistik deskriptif menggunakan uji kualitas data, uji asumsi klasik, uji analisis regresi linier berganda, uji koefisien determinasi serta uji hipotesis. Akibat penelitian ini sistem E-Billing berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan WPOP, kualitas pelayanan berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan WPOP serta sistem E-Billing dan kualitas pelayanan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan WPOP. Kata kunci : sistem E-Billing, kualitas pelayanan dan kepatuhan wajib pajak orang pribadi ABSTRACT This assesment was made to determine the impact of the E-Billing system and the quality of service to WPOP compliance. The quantitative method was chosen to explain the impact of the study using a populations of 73,637 WPOP registered with the Surabaya Karangpilang Primary KPP in 2021 and a sample of 104 samples derived from the formula (Ferdinand, 2. The sample is obtained using accidental sampling. Data analysis uses descriptive statistics using data quality taste, classical assumption test, multiple linear regression analysis test, determination coefficient test and hypothesis test. As a result of the research, the E-Billing system has a significant effect on WPOP compliance, service quality has a significant effect on WPOP compliance and E-Billing system and service quality simultaneously have a significant effect on WPOP compliance. Keywords : E-Billing system, quality of service and personal taxpayer compliance Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Ae Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Journal of Sustainability Business Research Vol 4 No 4 Desember 2023 ISSN : 2746 Ae 8607 PENDAHULUAN Latar Belakang Pajak adalah masalah yang menuntut perhatian negara. (Mardiasmo, 2. pajak adalah sejumlah iuran yang dibayar warga negara dan masuk dalam kas negara yang melaksanakan di undang-undang dan pelaksanaannya harus dipaksa tanpa balas jasa. iuran dipergunakan oleh negara buat pembayaran guna keperluan umum. Seiring zaman semakin canggih Sistem Administrasi Perpajakan belum mengalami perubahan yang relatif baik, membuat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) merasa perlu buat memperbaiki penerapan teknologi modern. Modernisasi modern berupa penerapan teknologi yang baru dalam proses pelayanan pajak, salah satunya penerapan E-Billing ( cara pembayaran dengan menggunakan kode billing secara elektroni. Tujuan aplikasi modernisasi sitem perpajakan modern, yaitu buat mengoptimalkan penerimaan, menaikkan kesadaran serta kepatuhan WPOP guna memenuhi kewajiban pajaknya. Kualitas pelayanan memiliki peran tinggi dalam peningkatan kepatuhan WPOP. Kualitas pelayanan serta kinerja petugas pajak baik maka bisa menaikkan kepatuhan WPOP guna memnuhi kewajiban pajaknya. Kualitas pelayanan harus selalu dibenahi serta ditingkatkan melalui sarana serta prasarana yang terdapat pada KPP. Kesadaran akan membayar tunggakan pajaknya secara tepat dapat mempengaruhi tinggi rendanya kepatuhan WPOP. Taraf kepatuhan WPOP dapat ditinjau melalui taraf kepatuhan WPOP dalam menyampaikan SPT tahunan dan masa sesuai waktunya. Kepatuhan WPOP dalam memnuhi kewajiban pajak harus ditingkatkan dengan maksimal buat mencapai terget pajak yang diinginkan. Rumusan Masalah Sistem E-Billing apakah bisa mempengaruhi kepatuhan WPOP? Kualitas pelayanan apakah bisa mempengaruhi kepatuhan WPOP? Sistem E-Billing dan kualitas pelayanan apakah bisa mempengaruhi kepatuhan WPOP? Tujuan Penelitian Mendapati akibat pengaruh sistem E-Billing akan kepatuhan WPOP. Mendapati akibat pengaruh kualitas pelayanan akan kepatuhan WPOP Mendapati akibat pengaruh sistem E-Billing serta kualitas pelayanan akan kepatuhan WPOP TINJAUAN PUSTAKA Landasan Teori Landasan teori yang menjadi teori dasar menggunakan theory of planned behavior (Icek Ajzen, 1. tentang teori perilaku yang bisa dilakukan karena seseorang mempunyai maksud buat melakukan sesuatu (Pradana, 2. Teori ini digunakan buat menjelaskan perilaku kepatuhan WPOP agar membayar kewajiban pajak memakai alat kendali yaitu sistem E-Billing supaya WPOP mudah dalam membayar pajak tepat waktu. Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Ae Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Journal of Sustainability Business Research Vol 4 No 4 Desember 2023 ISSN : 2746 Ae 8607 Kerangka Konseptual Hipotesis : H1 : Sistem E-Billing berpengaruh signifikan pada kepatuhan WPOP H2 : kualitas pelayanan berpengaruh signifikan pada kepatuhan WPOP H3 : sistem E-Billing dan kualitas pelayanan berpengaruh signifiknan pada kepatuhan WPOP METODE PENELITIAN Proses penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan jumlah populasi sebanyak 637 WPOP yang terdaftar pada KPP Pratama Surabaya Karangpilang tahun 2021 serta sampel sebanyak 104 berasal dari rumus (Ferdinand, 2. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Kuisioner disebarkan pada responden serta hasil jawaban diolah dan dianalisis memakai statistik deskriptif dengan uji kualitas data . aliditas serta reliabilita. , uji asumsi klasik . ormalitas, multikolinieritas, heterokedastisitas serta autokorelas. , uji analisis regresi linier berganda, uji koefisien determinasi dan uji hipotesis . ji F serta uji . Dalam pengkajian memiliki 2 variabel bebas, yaitu sistem E-Billing serta kualitas pelayanan dan 1 variabel terikat, yaitu kepatuhan WPOP . Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Ae Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Journal of Sustainability Business Research Vol 4 No 4 Desember 2023 ISSN : 2746 Ae 8607 HASIL PENELITIAN Uji Validitas Tabel 1 menunjukkan Rhitung semua indikator lebih besar dari Rtabel maka semua variabel Uji Reliabilitas Tabel 2 didapat nilai CronbachAos Alpha seluruh variabel lebih besar daripada nilai kritis maka kuisioner dikatakan reliabel. Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Ae Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Journal of Sustainability Business Research Vol 4 No 4 Desember 2023 ISSN : 2746 Ae 8607 Uji Normalitas Tabel 3 didapat nilai pada Asymp. Sig. -taile. 0,366 maka pola distribusi residual normal. Uji Multikolinieritas Tabel 4 didapat nilai tolerance dua variabel sebesar 0,883 > 0,10 atau tidak kurang dari 0,1. Sedangkan nilai VIF kedua variabel sebesar 1,132 < 10 maka antar variabel besas Uji Heterokedastisitas Gambar 2 menunjukkan tidak terjadi pola tertentu serta titik pada gambar menyebar daitas dan dibawah 0 maka bebas dari heterokedastisitas. Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Ae Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Journal of Sustainability Business Research Vol 4 No 4 Desember 2023 ISSN : 2746 Ae 8607 Uji Autokorelasi Tabel 5 didapat nilai Durbin Watson sebsar 1,817. Nilai Durbin Watson 1,817 berada diantara 1,55 - 2,46 disimpulkan tidak ada Autokorelasi. Uji Analisis Regresi Linier Berganda Tabel 6 menunjukkan persamaan regresi linier berganda Y=24,530 0,169X1 0,172X2 e Koefisien constant sebesar 24,530 artinya jika sistem E-Billing serta kualitas pelayanan bernilai 0, maka kepatuhan WPOP bernilai 24,530. Koefisien regresi sistem E-Billing sebesar 0,169, artinya untuk naik satu-satuan sistem EBilling berakibat meningkatnya kepatuhan WPOP sebesar 0,169. Sebaliknya jika sistem E-Billing turun sebanyak satu-satuan untuk itu bisa menurunkan kepatuhan WPOP sebesar 0,169 memiliki asumsi variabel kualitas pelayanan besarnya tetap. Koefisien kualitas pelayanan sebesar 0,172, artinya untuk naik satu-satuan kualitas pelayanan berakibat meningkatnya kepatuhan WPOP sebesar 0,172. Sebaliknya jika kualitas pelayanan turun sebanyak satu-satuan untuk itu bisa menurunkan kepatuhan WPOP sebesar 0,172 memiliki asumsi variabel sistem E-Billing besarnya tetap. Uji Koefisien Determinasi Tabel 7 menunjukkan nilai R square 0,184 . ,4%), jika dilihat dari tabel 8 maka terdapat korelasi sangat rendah pada variabel sistem E-Billing dan kualitas pelayanan pada kepatuhan WPOP. Tabel 7 menunjukkan nilai Adjusted R-Square 0,168 berarti variabel sistem E-Billing serta Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Ae Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Journal of Sustainability Business Research Vol 4 No 4 Desember 2023 ISSN : 2746 Ae 8607 kualitas pelayanan berpengaruh pada kepatuhan WPOP sebesar 16,8% sisanya 83,2% yang dijelaskan variabel lainnya diluar model. Uji F Tabel 9 menunjukkan Fhitung sebesar 11,419 menggunakan signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Maka variabel sistem E-Billing serta kualitas pelayanan berpengaruh signifikan secara simultan pada kepatuhan WPOP. Uji t Tabel 10 menunjukkan bahwa: Hipotesis pengaruh sistem E-Billing terhadap kepatuhan WPOP didapatkan hasil thitung 2,943 yang nilai signifikansinya 0,004 < 0,05 maka sistem E-Billing berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan WPOP. Hipotesis pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepatuhan WPOP didapatkan hasil thitung 2,533 yang nilai signifikansinya 0,013 < 0,05 untuk itu kualitas pelayanan berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan WPOP. SIMPULAN Sistem E-Billing berpengaruh secara signifikan terhadap kepatuhan WPOP, artinya sistem E-Billing memudahkan WPOP untuk memenuhi kewajiban pajak sehingga dapat meningkatkan kepatuhan WPOP. Kualitas pelayanan berpengaruh secara signifikan terhadap kepatuhan WPOP, artinya pelayanan yang diberikan semakin baik maka dapat meningkatkan kepatuhan WPOP. Sistem E-Billing serta kualitas pelayanan berpengaruh secara simultan pada kepatuhan WPOP, artinya penerapan E-Billing serta kualitas pelayanan yang semakin baik dapat meningkatkan kepatuhan WPOP. IMPLIKASI Pada penerapan sistem E-Billing Direktorat Jenderal Pajak (DJP) harus memperhatikan WPOP yang kurang paham mengenai teknologi digital karena penerimaan pajak dapat menurun. WPOP yang kurang paham mengenai teknologi akan kesulitan dalam membayar pajak. Oleh karena itu. DJP diharapkan membuat sistem E-Billing mudah dipahami oleh seluruh WPOP supaya dapat membayar dengan mudah menggunakan sistem E-Billing. Kualitas pelayanan harus diperhatikan agar WPOP merasa nyaman dalam memenuhi kewajiban perpajakannya. KETERBATASAN PENELITIAN Proses pengambilan data serta pengolahan data menjadi keterbatasan peneliti dalam penelitian ini. Metode kuisioner digunakan untuk pengambilan data. Kuisioner hanya dibagikan pada WPOP yang berada di KPP ketika penyebaran kuisioner, sebagai akibatnya hanya WPOP Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Ae Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Journal of Sustainability Business Research Vol 4 No 4 Desember 2023 ISSN : 2746 Ae 8607 tertentu yang dapat mengisi. Banyak jawaban responden yang tidak memperhatikan pernyataan sehingga jawaban kurang akurat. DAFTAR PUSTAKA