Jurnal Manajemen Informatika Jayakarta Volume 5. Nomor 1,Februari 2025: halaman 23-31 P-ISSN: 2746-5985 e-ISSN: 2797-0930 DOI: https://doi. org/10. 52362/jmijayakarta. SISTEM CERDAS UNTUK PENENTUAN GAYA BELAJAR SISWA DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA Novriyenni. Imeldawati Gultom. Adelia Julianti. Bintang Wicaksana. 1,3,4 Program Studi Manajemen Informatika. STMIK Kaputama. Binjai Program Studi Komputerisasi Akuntansi ,STMIK Kaputama. Binjai email: 1novriyenni. sikumbang@gmail. imeldagultom81@gmail. com,3adejulianti22@gmail. com,4Bintangwcks@gmail. Abstrak Kurikulum merdeka mengharuskan guru melakukan asesmen awal untuk menentukan bentuk pembelajaran yang tepat sesuai dengan gaya belajar siswa, hal ini menjadi dasar dalam penentukan metode pembelajaran yang sesuai untuk diterapkan guru pada setiap siswa. Sulit untuk mendeteksi gaya belajar siswa di awal pembelajaran, pengidentifikasiaan gaya belajar siswa merupakan salah satu indikator penting dalam keberhasilan pembelajaran pada kurikulum merdeka. Penerapan metode CF sesuai dengan permasalahan menentukan gaya belajar siswa karena nilai kriteria yang digunakan dalam penentuan gaya belajar Sebagian besar bersifat pasti dan tidak pasti. Hasil penelitian ini untuk memberikan rekomendasi kepada guru apakah stimulasi yang diberikan kepada siswa berdasarkan gaya belajar sudah tepat serta memantau perkembangan kognitif siswa, guru akan lebih mudah menyusun pembelajaran sesuai dengan kebutuhan belajar siswa dengan memperhatikan gaya belajar siswa. Sitem akan menghasilkan lembar hasil laporan diagnosa persentase gaya belajar anak dalam bidang apa dan stimulasi yang dapat dilakukan guru berdasarkan jenis gaya belajar tersebut. Kata kunci: Kurikulum Merdeka. gaya belajar. Certainty Factor. Sistem Pakar Abstract The independent curriculum requires teachers to carry out an initial assessment to determine the appropriate form of learning according to students' learning styles. This is the basis for determining appropriate learning methods for teachers to apply to each student. It is difficult to detect student learning styles at the beginning of learning. Identifying student learning styles is an important indicator of successful learning in the independent curriculum. The application of the CF method is appropriate to the problem of determining student learning styles because the criteria values used in determining learning styles are mostly certain and uncertain. The results of this research are to provide recommendations to teachers whether the stimulation given to students based on learning styles is appropriate and to monitor students' cognitive development, it will be easier for teachers to organize learning according to students' learning needs by paying attention to students' learning The system will produce a report sheet on the diagnosis of the percentage of children's learning styles in what areas and the stimulation that teachers can provide based on the type of learning style. Keywords: Independent Curriculum. learning style. Certainty Factor. Expert system Pendahuluan . r Introductio. Pembelajaran pada kurikulum merdeka berbasis pada siswa, siswa diberikan ruang untuk melakukan pembelajaran sesuai dengan minat dan bakatnya Guru berperan sebagai fisilitator. Untuk mengidentifikasi kebutuhan belajar siswa dapat di peroleh dengan melakukan asesmen awal Hasil dari asesmen awal digunakan sebagai dasar dalam merancang pembelajaran sesuai This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License. http://journal. id/index. php/JMIJayakarta Jurnal Manajemen Informatika Jayakarta Volume 5. Nomor 1,Februari 2025: halaman 23-31 P-ISSN: 2746-5985 e-ISSN: 2797-0930 DOI: https://doi. org/10. 52362/jmijayakarta. dengan tahap capaian siswa . Guru harus mampu memetakan siswa berdasarkan gaya belajar untuk menciptakan pembelajaran yang menyangkan dan berpusat pada siswa. Untuk memehami Pelajaran masing-masing siswa memiliki cara tersendiri, apabila guru memberikan mempelajaran yang susai dengan gaya belajar siswa tentukan siswa lebih senang dalam belajar. Untuk mengetahui gaya belajar siswa diawal pembelajaran tentunya sulit, guru harus melakukan pengamatan terlebih dahulu untuk dapat mengetahui gaya belajar siswa. Tentunya hal ini membutuhkan waktu yang lama. Cara tercepat untuk mengetahui gaya belajar anak di awal pembelajaran dengan melibatkan seorang fisikolog, tidak semua sekolah memiliki kemampuan untuk menhadirkan seorang fisikolog dalam melakukan asesmen Perlu dikembangkan sebuah sistem cerdas untuk dapat mengadaptasi kecerdasan dari seorang pakar dan mampu melakukan analisa serta memberikan solusi seperti pola berfikir seorang pakar berdasarkan basis pengetahuan yang di berikan. Salah satu metode pada system pakar adalah Metode Certainty Factor (CF) menangani ketidakpastian dalam pengambilan keputusan, melalui sebuah fakta bersifat pasti atau tidak pasti dan dapat memberikan hasil yang akurat dari perhitungan dari bobot gejala yang dipilih oleh pakar dan mampu memberikan jawaban pada permasalahan ketidakpastian . Penerapan metode CF sesuai dengan permasalahan menentukan gaya belajar siswa karena nilai kriteria yang digunakan dalam penentuan gaya belajar Sebagian besar bersifat pasti dan tidak pasti. Hasil penelitian ini nantinya adalah mebuat system pakar untuk menetukan gaya belajar siswa berdasarkan nilai kriteria Ae kriteria yang diinputkan. Tentunya ini akan memberikan kemudahan bagi guru untuk menemukan metode belajar yang tepat untuk setiap siswa. Dalam penyelesaian masalah ini peneliti akan membangun aplikasi system pakar yang memberikan pertanyaan tertutup kepada pengguna terkait dengan kriteria dan aturan dalam menentukan gaya belajar Jawaban yang diberikan oleh pengguna akan ditetentukan kecocokannya dengan basis pengetahuan yang telah ditanam dalam system sehingga sistem dapat menentukan gaya belajar siswa berdasarkan jawaban dari pengguna Tinjauan Literatur . r Literature Revie. Kajian Pustaka yang digunakan dalam rujukan penelitian sebagai penelitian terdahulu. Pertama penelitian dengan judul Sistem pakar mengidentifikasi gaya belajar anak dalam proses belajar studi kasus : RA Wildan (Rangkuti,2. Penelitian ini bertujuan merancang sistem pakar mengidentifikasi gaya belajar anak dalam proses belajar menggunakan metode Certainty Factor berbasis web. Hasl penelitian adalah adanya sistem ini juga dapat mewujudkan tercapainya tujuan dari TK yaitu membantu meletakkan dasar ke arah perkembangan sikap pengetahuan, keterampilan, dan daya cipta yang diperlukan oleh anak, pertumbuhan serta perkembangan selanjutnya. Penelitian kedua dengan judul Sistem Pakar Penentuan Gaya Belajar Siswa Dengan Metode Forward Chaining Berbasis Web (Waliyansyah et al. , 2. Tujuan penelitian untuk guru lebih mudah menentukan gaya belajar masing-masing siswa kemudian dikelompokkan berdasarkan gaya belajar siswa agar proses pembelajaran serta pengajaran guru lebih kondusif & efektif agar tercapai hasil pembelajaran yang lebih baik. Hasil penelitian Aplikasi analisis perancangan sistem pakar penentuan gaya belajar siswa dirancang untuk membantu & memberikan kemudahan guru dalam mengetahui gaya belajar visual, auditori, kinestetik, verbal, logis, interpersonal, dan intrapersonal dari tiap-tiap siswa supaya proses belajar lebih baik dalam hal pengerjaan soal-soal tes & pembelajaran yang dilakukan oleh siswa serta pengajaran yang diberikan oleh guru menjadi lebih baik. Bahan kajian ketiga judul Sistem Pakar Mendiagnosa Penyakit Rabies Pada Kucing Dengan Menggunakan Metode Certainty Factor. Adapun tujuan penelitian merancang sistem Sistem Pakar Diagnosa Penyakit rabies pada kucing Menggunakan Metode Certainty Factor. Hasil penelitian Sistem pakar dengan menggunakan metode certainty cocok dipakai dalam sistem pakar untuk mengukur sesuatu apakah pasti atau tidak pasti dalam mendiagnosis penyakit rabies pada kucing. Bahan kajian keempat berjudul identifikasi gaya belajar . isual, auditorial dan kinesteti. mahasiswa tadris bahasa inggris kelas 3f IAIN Syekh Nurjati Cirebon . hasil penelitian ini adalah This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License. http://journal. id/index. php/JMIJayakarta Jurnal Manajemen Informatika Jayakarta Volume 5. Nomor 1,Februari 2025: halaman 23-31 P-ISSN: 2746-5985 e-ISSN: 2797-0930 DOI: https://doi. org/10. 52362/jmijayakarta. Hasil belajar mahasiswa tentunya disebabkan oleh beberapa faktor, dan disini faktor yang paling utama yaitu penerapan proses belajarnya, faktor gaya atau cara belajarlah yang merupakan faktor terpenting untuk dapat menghasilkan proses belajar dan hasil belajar yang dinilai akan berdampak baik. Karena cara atau gaya belajar setiap individu dapat menjadikan individu itu dapat belajar dengan nyaman dan Pada penelitian ini akan menerapkan algoritma CF untuk mementukan gaya belajar siswa dalam implementasi kurikulum merdeka sehingga guru dapat dengan mudah menemukan gaya belajar siswa yang cocok dan memmbuat pembelajaran yang menyenangkan. Metode Penelitian . r Research Metho. Untuk melakukan penelitian ini digunakan diagram alir penelitian sistem cerdas untuk menentukan gaya belajar siswa dalam implementasi kurikulum merdeka sebgai berikut : Kajian Pustaka Pengumpulan Data Input ciri-ciri Tentukan nila CF User Kalikan CF user dengan CF pakar Menghitung kombinasi CF Kombinasi Cfold dan CF. 1,e. Tentukan persentase Hasil Diagnosa Gaya belajar siswa Gambar 2. Diagram Alir Penelitian Kajian Pustaka Melakukan studi literatur dengan membaca berbagai referensi yang berhubungan dengan objek Mengumpulkan data Mencari data dengan melakukan wawancara dengan pakar untuk mendapatkan basis pengetahuan dari objek penelitian Lelakukan proses Certainty Factor Inputkan data ciri-ciri belajar siswa yang sesuai dengan basis pengetahuan Data ciri-ciri belajar siswa ditentukan nilai CF nya berdasarkan respon dari user, nilai ini disebut CF User Hitung Nilai CF dengan rumus CF = CF user * CF pakar Menghitung nilai CF kombinasi dari masing-masing nilai target yang diharapkan Kombinasikan CFold dan CF. 1,e. Hasil CF kombinasi di persentasekan Menyimpulkan nilai akhir yang yang tinggkat persentase tertinggi merupakan kemungkinan yang cocok dengan variabel. Menarik Kesimpulan Menarik Kesimpulan dari proses CF yang dilakukan dan dijadikan sebagai hasil penelitian. This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License. http://journal. id/index. php/JMIJayakarta Jurnal Manajemen Informatika Jayakarta Volume 5. Nomor 1,Februari 2025: halaman 23-31 P-ISSN: 2746-5985 e-ISSN: 2797-0930 DOI: https://doi. org/10. 52362/jmijayakarta. Hasil dan Pembahasan . r Results and Analysi. Berikut disajikan tabel nilai kepastian dari Certainty Factor. Tabel 1 Tabel Certainty Factor Tingkat Pasti Hampir Pasti Kemungkinan Besar Mungkin Tidak Tahu Tidak Ada Basis Pengetahuan Basis pengetahuan dirancang dengan menggunakan kaidah produksi sebagai sarana representasi Kaidah produksi dituliskan dalam bentuk pernyataan JIKA [Premi. MAKA [Konklus. Pada sistem pakar ini perencanaan basis pengetahuan, premis adalah ciri-ciri gaya belajar siswa yang terlihat pada siswa dan konklusi adalah gaya belajar siswa. Sehingga untuk pernyataannya adalah JIKA . iri-cir. MAKA . aya belaja. Bagian dari premis dalam aturan produksi dapat memiliki lebih dari satu proposisi yaitu berarti pada sistem pakar ini dalam kaidah dapat memiliki lebih dari satu Pada penelitian ini data yang digunakan adalah data ciri-ciri dari gaya belajar siswa. Gaya belajar siswa yang dibahas adalah : Gaya Belajar Kinestetik Gaya Belajar Visual Gaya Belajar Audio Gaya belajar Kinestetik dapat dilihat dari kemampuan mengingat dari sesuatu yang berinteraksi secara fisik/sentuhan, gaya belajar visual ditentukan dari kemampuan pengelihatan, dan gaya belajar Auditori di titik beratkan pada pendengaran untuk memhami informasi. (Khoerun Ibnu R, 2. Adapun rule gejala jenis gaya belajar pada anak adalah sebagai berikut : Rule jenis gaya belajar bidang Visual : IF siswa Menyukai gambar, diagram, dan grafik AND Belajar lebih baik melalui tampilan visual seperti peta konsep dan infografis AND Memiliki ingatan yang kuat terhadap warna dan bentuk AND Lebih suka membaca daripada mendengarkan penjelasan lisan AND Sering membuat catatan atau coretan saat belajar THEN Gaya belajar Visual Rule jenis gaya belajar bidang Kinestik : IF siswa Menyukai mendengarkan penjelasan dan diskusi AND Belajar lebih baik melalui mendengarkan ceramah, podcast, atau rekaman audio AND Dapat mengingat informasi dengan baik melalui nada dan ritme AND Menyukai berbicara atau berdiskusi untuk memahami materi AND Sering membaca teks dengan suara keras untuk memahami lebih baik THENGaya belajar Kinestik Rule jenis gaya belajar bidang Audio : IF siswa Menyukai aktivitas fisik dan belajar dengan melakukan AND Belajar lebih baik melalui praktik langsung dan eksperimen AND Sering merasa gelisah jika harus duduk diam dalam waktu lama AND Mengingat informasi melalui gerakan dan sentuhan AND Menyukai permainan dan simulasi sebagai metode pembelajaran THEN Gaya belajar Audio Tabel 2 Kombinasi Perilaku Anak dan Jenis Gaya belajar This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License. http://journal. id/index. php/JMIJayakarta P-ISSN: 2746-5985 e-ISSN: 2797-0930 Jurnal Manajemen Informatika Jayakarta Volume 5. Nomor 1,Februari 2025: halaman 23-31 DOI: https://doi. org/10. 52362/jmijayakarta. Jenis Gaya belajar Perilaku Anak Menyukai gambar, diagram, dan grafik Belajar lebih baik melalui tampilan visual seperti peta konsep dan Memiliki ingatan yang kuat terhadap warna dan bentuk Lebih suka membaca daripada mendengarkan penjelasan lisan Sering membuat catatan atau coretan saat belajar Menyukai mendengarkan penjelasan dan diskusi Belajar lebih baik melalui mendengarkan ceramah, podcast, atau rekaman audio Dapat mengingat informasi dengan baik melalui nada dan ritme Menyukai berbicara atau berdiskusi untuk memahami materi Sering membaca teks dengan suara keras untuk memahami lebih baik Menyukai aktivitas fisik dan belajar dengan melakukan Belajar lebih baik melalui praktik langsung dan eksperimen Sering merasa gelisah jika harus duduk diam dalam waktu lama Mengingat informasi melalui gerakan dan sentuhan Aa Aa Aa Aa Aa Aa Aa Aa Aa Aa Suka menirukan apa yang dilihat, dirasa dan didengar Menyukai permainan dan simulasi sebagai metode pembelajaran Keterangan : P1 : Visual P2 : Audio P3 : Kinestik Tabel 3 Hubungan Perilaku Anak dan Jenis Gaya belajar Aa Jenis Gaya Perilaku Anak Visual Menyukai gambar, diagram, dan grafik Belajar lebih baik melalui tampilan visual seperti peta konsep dan Memiliki ingatan yang kuat terhadap warna dan bentuk Lebih suka membaca daripada mendengarkan penjelasan lisan. Sering membuat catatan atau coretan saat belajar. Menyukai mendengarkan penjelasan dan diskusi Menyukai mendengarkan penjelasan dan diskusi Belajar lebih baik melalui mendengarkan ceramah, podcast, atau rekaman audio Dapat mengingat informasi dengan baik melalui nada dan ritme Menyukai berbicara atau berdiskusi untuk memahami materi Sering membaca teks dengan suara keras untuk memahami lebih baik Menyukai permainan dan simulasi sebagai metode pembelajaran Menyukai aktivitas fisik dan belajar dengan melakukan Belajar lebih baik melalui praktik langsung dan eksperimen Sering merasa gelisah jika harus duduk diam dalam waktu lama Mengingat informasi melalui gerakan dan sentuhan Suka menirukan apa yang dilihat, dirasa dan didengar Menyukai permainan dan simulasi sebagai metode pembelajaran Sering membuat catatan atau coretan saat belajar Audio Kinestetik Kode Perilaku Anak E10 E16 E11 E12 E13 E14 E15 E16 Jika beberapa evidence dikombinasikan untuk menentukan CF dari suhu hipotesis e1 dan e2 adalah observasi maka : Menghitung nilai CF dengan rumus berikut : CF pakar * CF user This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License. http://journal. id/index. php/JMIJayakarta P-ISSN: 2746-5985 e-ISSN: 2797-0930 Jurnal Manajemen Informatika Jayakarta Volume 5. Nomor 1,Februari 2025: halaman 23-31 DOI: https://doi. org/10. 52362/jmijayakarta. Kombinasikan CF 1. 1 dengan CF 1. 2 dengan rumus berikut : CF combine (CF1,CF. = CF. 1,e. CF. 1,e. -CF. 1,e. ) = CF old Kemudian kombinasikan CF old dan CF. 1,e. Persentase keyakinan = CF combine * 100% Pembahasan Dalam sebuah kelas guru menemukan siswanya memiliki prilaku yang berbeda-beda. Guru ingin mengetahui jenis gaya belajar apa saja yang dimiliki oleh setiap siswa melalui prilaku siswa, untuk dapat memberikan stimulasi yang tepat kedapa siswa sesuai dengan gaya belajar siswa. Adpun prilaku yang dimiliki siswa sebagai sebagai berikut : Lebih suka membaca daripada mendengarkan penjelasan lisan Sering membuat catatan atau coretan saat belajar Menyukai mendengarkan penjelasan dan diskusi Menyukai berbicara atau berdiskusi untuk memahami materi Menyukai permainan dan simulasi sebagai metode pembelajaran Berikut disajikan nilai masing-masing prilaku siswa adalah : Tabel 4 Nilai Kepercayaan Pakar dan User Jenis Gaya Perilaku Anak Menyukai gambar, diagram, dan grafik Belajar lebih baik melalui tampilan visual seperti peta konsep dan infografis. Memiliki ingatan yang kuat terhadap warna dan bentuk Lebih suka membaca daripada mendengarkan penjelasan lisan Sering membuat catatan atau coretan saat belajar Menyukai mendengarkan penjelasan dan diskusi Menyukai mendengarkan penjelasan dan diskusi Gemar menirukan apa yang dilihat, dirasa dan didengar Belajar lebih baik melalui mendengarkan ceramah, podcast, atau rekaman audio Dapat mengingat informasi dengan baik melalui nada dan ritme Menyukai berbicara atau berdiskusi untuk memahami Sering membaca teks dengan suara keras untuk memahami lebih baik Menyukai permainan dan simulasi sebagai metode Menyukai aktivitas fisik dan belajar dengan melakukan Belajar lebih baik melalui praktik langsung dan Sering merasa gelisah jika harus duduk diam dalam waktu lama Mengingat informasi melalui gerakan dan sentuhan Suka menirukan apa yang dilihat, dirasa dan didengar Menyukai permainan dan simulasi sebagai metode Sering membuat catatan atau coretan saat belajar Visual Audio Kinestik Pakar User Menghitung nilai CF dengan mengklaim CFpakar dengan CFuser jenis gaya belajar visual menjadi CF. 1,e. = CFpakar * CFuser = 0. 6 * 0. This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License. http://journal. id/index. php/JMIJayakarta Jurnal Manajemen Informatika Jayakarta Volume 5. Nomor 1,Februari 2025: halaman 23-31 P-ISSN: 2746-5985 e-ISSN: 2797-0930 DOI: https://doi. org/10. 52362/jmijayakarta. = 0. CF. 1,e. = CFpakar * CFuser CF. 1,e. = CFpakar * CFuser = 0 * 0. = 0. 5 * 0. = 0. CF. 1,e. = CFpakar * CFuser CF. 1,e. = CFpakar * CFuser = 0 * 0. = 0. 2 * 0. = 0. Mengkombinasikan nilai CF untuk perhitungan nilai MB pada jenis gaya belajar Untuk CF . 1,e. maka lakukan perhitungan : CFcombine = CF. 1,e. CF. 1,e. * . -CF. 1,e. ) = 0. 3 * . = 0. 3 * 0. = 0. CFold = 0. CFcombine = CFold CF. 1,e. * . - CFol. = 0. 4 * . = 0. 4 * 0. = 0. CFold = 0. CFcombine = CFold CF. 1,e. * . - CFol. = 0. 996 0 * . = 0. 996 0 * 0. = 0. CFold = 0. CFcombine = CFold CF. 1,e. * . - CFol. = 0. 996 0 * . = 0. 996 0 * 0. = 0. CFold = 0. Persentase = CFcombine * 100% = 0. 996 * 100% = 99. Menghitung nilai CF dengan mengklaim CFpakar dengan CFuser jenis gaya belajar audio menjadi CF. 1,e. = CFpakar * CFuser = 0. = 0 * 0. CF. 1,e. = CFpakar * CFuser = 0. 8 * 0. CF. 1,e. = CFpakar * CFuser = 0. = 0 * 0. CF. 1,e. = CFpakar * CFuser = 0. 2 * 0. CF. 1,e. = CFpakar * CFuser = 0. = 0. 7 * 0. Mengkombinasikan nilai CF untuk perhitungan nilai MB pada jenis gaya belajar Untuk CF . 1,e. maka lakukan perhitungan : CFcombine = CF. 1,e. CF. 1,e. * . -CF. 1,e. ) = 0 0 * . This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License. http://journal. id/index. php/JMIJayakarta Jurnal Manajemen Informatika Jayakarta Volume 5. Nomor 1,Februari 2025: halaman 23-31 P-ISSN: 2746-5985 e-ISSN: 2797-0930 DOI: https://doi. org/10. 52362/jmijayakarta. CFold CFcombine CFold CFcombine CFold CFcombine CFold Persentase =0 0*1 =0 0 = CFold CF. 1,e. * . - CFol. = 0 0. 28 * . = 0 0. 28 * 1 = 0 0. = 0. = CFold CF. 1,e. * . - CFol. = 0. 32 * . = 0. 32 * 0. = 0. = 0. = CFold CF. 1,e. * . - CFol. = 0. 04 * . = 0. 04 * 0. = 0. = 0. = CFcombine * 100% = 0. 5296 * 100% = 52. Menghitung nilai CF dengan mengklaim CFpakar dengan CFuser jenis gaya belajar Kinestetik CF. 1,e. = CFpakar * CFuser = 0 * 0. CF. 1,e. = CFpakar * CFuser = 0 * 0. CF. 1,e. = CFpakar * CFuser = 0. 2 * 0. CF. 1,e. = CFpakar * CFuser = 0. = 0. 4 * 0. CF. 1,e. = CFpakar * CFuser = 0. = 0 * 0. Mengkombinasikan nilai CF untuk perhitungan nilai MB pada jenis gaya belajar Untuk CF . 1,e. maka lakukan perhitungan : CFcombine = CF. 1,e. CF. 1,e. * . -CF. 1,e. ) = 0 0 * . =0 0*1 =0 0 CFold CFcombine = CFold CF. 1,e. * . - CFol. = 0 0. 12 * . = 0 0. 12 * 1 = 0 0. CFold = 0. CFcombine = CFold CF. 1,e. * . - CFol. = 0. 12 0 * . = 0. 12 0 * 0. This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License. http://journal. id/index. php/JMIJayakarta Jurnal Manajemen Informatika Jayakarta Volume 5. Nomor 1,Februari 2025: halaman 23-31 P-ISSN: 2746-5985 e-ISSN: 2797-0930 DOI: https://doi. org/10. 52362/jmijayakarta. CFold CFcombine CFold Persentase = 0. = 0. = CFold CF. 1,e. * . - CFol. = 0. 08 * . = 0. 08 * 0. = 0. = 0. = CFcombine * 100% = 0. 1904 * 100% = 19. Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh CF untuk gaya belajar visual 99. 6%, gaya belajar audio 96% dan gaya belajar kinestetik 19. hasil ini dapat disimpulkan untuk kasus diatas gaya belajar yang sesuai adalah visual sehingga dapat diberikan simulasi interaktif berbasis visual seperti Video Edukasi: Gunakan YouTube Kids atau video interaktif yang menyajikan animasi menarik atau Mind Mapping Digital: Menggunakan aplikasi seperti MindMeister atau Miro untuk membuat peta konsep Kesimpulan . r Conclusio. Dengan adanya sistem pakar mengidentifikasi gaya belajar anak akan membantu guru untuk mengidentifikasi gaya belajar anak berdasarkan perilaku anak sehinggan guru dapat lebih memperhatikan perkembangan kognitif anak. Dengan metode Certainty Factor dapat mempermudah guru dalam mengidentifikasi gaya belajar yang dimiliki anak. Oleh karena itu penulis diharapkan mampu memberikan stimulasi pada saat guru mengalami masalah dalam menentukan stimulasi anak berdasarkan perilaku yang dialami anak. Ucapan Terima Kasih Ucapan terimakasih kepad Pimpinan STMIK Kaputama dan Yayasam Pendidikan Teknolgi Informasi Mutiara yang telah meberikan bantuan dana dalam pelaksanakan pelelitian ini. Referensi