Jurnal CyberTech Vol. No. Mei 2018, pp. P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802 Pemilihan Vendor Pupuk Organik Dengan Menggunakan Metode Weight Aggregated Sum Product Assesment Lia Armaini *. Marsono **. Rina Mahyuni ** * Program Studi Sistem Informasi. STMIK Triguna Dharma ** Program Studi Sistem Informasi. STMIK Triguna Dharma Article Info Article history: Received Mei 12th, 2018 Revised Mei 20th, 2018 Accepted Mei 26th, 2018 Keyword: Decision support system Metode Weight Aggregated Sum Product Assesment of ratio analysis Vendor. Pupuk Organik ABSTRACT Pupuk Organik adalah pupuk yang berasal dari tumbuhan mati, kotoran hewan dan atau bagian hewan, dan atau limbah organik lainnya yang telah melalui proses rekayasa, berbentuk padat atau cair dapat diperkaya dengan bahan mineral dan atau mikroba yang bermanfaat untuk meningkatkan kandungan hara dan bahan organik tanah, serta memperbaiki sifat fisik, kimia, dan atau biologi tanah. Dalam menjaga ketersedian pupuk organik banyak perusahaan Ae perusahaan distributor swasta yang ikut bergerak dalam pendistribusiannya salah satunya adalah PT. Alas Metuah Perdana. Namun pihak PT. Alas Metuah Perdana mengalami kendala dalam memilih vendor terbaik diantaranya ketidaksesuain kelengkapan ijin, harga, kualitas, pengiriman bahan, serta jaminan atau garansi. Melihat permasalahan tersebut maka diperlukan dalam pemilihan vendor pupuk organik, dengan sebuah aplikasi Decision support system menggunakan Weight Aggregated Sum Product Assesment pada PT. Alas Metuah Perdana. Maka dari itu dirancanglah sebuah sistem aplikasi berbasis dekstop dengan menerapkan metode Weight Aggregated Sum Product Assesment untuk pemilihan vendor pupuk organik pada PT. Alas Metuah Perdana. Adapun hasil dari penelitian ini adalah sebuah aplikasi yang dapat melakukan pemilihan vendor pupuk organik secara sistematis. PT. Alas Metuah Perdana dapat mengoptimalkan pemilihan dengan metode Weight Aggregated Sum Product Assesment sehingga akan mendapatkan vendor pupuk organik terbaik sesuai dengan kriteria yang diinginkan. Copyright A 2018 STMIK Triguna Dharma. All rights reserved. Corresponding Author: Nama : Lia Armaini Program Studi : Sistem Informasi STMIK Triguna Dharma E-Mail : liaarmaini08@gmail. PENDAHULUAN Pupuk Organik adalah pupuk yang berasal dari tumbuhan mati, kotoran hewan dan atau bagian hewan, dan atau limbah organik lainnya yang telah melalui proses rekayasa, berbentuk padat atau cair dapat diperkaya dengan bahan mineral dan atau mikroba yang bermanfaat untuk meningkatkan kandungan hara dan bahan organik tanah, serta memperbaiki sifat fisik, kimia, dan atau biologi tanah . Permintaan pupuk organik setiap tahunnya semakin meningkat. Dalam menjaga ketersedian pupuk organik banyak perusahaan Ae perusahaan distributor swasta yang ikut bergerak dalam pendistribusiannya salah satunya adalah PT. Alas Metuah Perdana. Namun pihak PT. Alas Metuah Perdana mengalami kendala dalam memilih vendor terbaik diantaranya ketidaksesuain kelengkapan ijin, harga, kualitas, pengiriman bahan, serta jaminan atau garansi. Dibutuhkan sebuah sistem yang mampu memberikan solusi dalam pemilihan vendor pupuk organik terbaik. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka dapat diselesaikan dengan menggunakan decision support Journal homepage: https://ojs. Jurnal CyberTech Vol. No. Mei 2018, pp. P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802 A 260 Decision support system atau yang sering disebut dengan sistem pendukung keputusan merupakan cabang dari artificial intelligence atau kecerdasan buatan yang mempunyai kemampuan dalam pemecahan masalah maupun pengkomunikasian untuk masalah dengan kondisi semi terstruktur dan tak terstruktur yang bertujuan untuk menyediakan informasi dan memberikan prediksi serta pengarahan kepada PT. Alas Metuah Perdana agar dapat melakukan pengambilan keputusan dalam pemilihan vendor pupuk organik dengan mengadopsi metode weight Aggregated Sum Product Assessment atau WASPAS . Metode Weight Aggregated Sum Product Assesment atau WASPAS adalah metode yang dapat mengurangi kesalahan - kesalahan atau mengoptimalkan dalam penaksiran untuk pemilihan nilai tertinggi dan terendah. Metode ini merupakan kombinasi unik dari pendekatan MCDM yaitu model jumlah tertimbang Weight Sum Model (WSM) dan model produk tertimbang Weight Product Model (WPM). Pada awalnya membutuhkan normalisasi linier dari elemen matriks keputusan dengan menggunakan dua persamaan . Melihat permasalahan diatas, maka akan diangkat judul AuDecision Support System Dalam Pemilihan Vendor Pupuk Organik Dengan Menggunakan Metode Weight Aggregated Sum Product Assesment Pada PT. Alas Metuah PerdanaAy. KAJIAN PUSTAKA Vendor Vendor merupakan pihak yang menghubungkan produk dari produsen untuk sampai ke tangan customer dengan menjual barang kepada perusahaan untuk dijual kembali atau dipergunakan oleh user dari perusahaan tersebut. Dalam hal ini, vendor dapat pula di sebut supplier dari produk atau jasa. Pupuk Organik pupuk organik adalah bahan yang mengandung karbon dan satu atau lebih unsur hara selain H dan O yang esensial untuk pertumbuhan tanaman. Sedangkan menurut atau USDA pupuk organik adalah manure atau kompos yang diaplikasikan ke tanaman sebagai sumber unsur hara. 3 Decision Support System (DSS) Decicision Support System dapat digambarkan sebagai sistem yang berkemampuan mendukung analisis ad hoc data, dan pemodelan keputusan, berorientasi keputusan, orientasi perencanaan masa depan, dan digunakan pada saat-saat yang tidak biasa. Decicision Support System merupakan suatu sistem interaktif yang mendukung keputusan dalam proses pengambilan keputusan melalui alternatifAe alternatif yang diperoleh dari hasil pengolahan data,informasi dan rancangan model. 4 Metode Weight Aggregated Sum Product Assesment Metode Weight Aggregated Sum Product Assesment atau WASPAS adalah metode yang dapat mengurangi kesalahan - kesalahan atau mengoptimalkan dalam penaksiran untuk pemilihan nilai tertinggi dan terendah. Metode ini merupakan kombinasi unik dari pendekatan MCDM yaitu model jumlah tertimbang Weight Sum Model (WSM) dan model produk tertimbang Weight Product Model (WPM). Pada awalnya membutuhkan normalisasi linier dari elemen matriks keputusan dengan menggunakan dua persamaan. Langkah-langkah pada metode Weight Aggregated Sum Product Assesment atau WASPAS adalah sebagai Menentukan Normalisasi matriks dalam pengambilan keputusan Jika nilai maksimal dan nilai minimal telah ditentukan maka persamaan sebagai berikut : Untuk kriteria benefit : Untuk Kriteria Biaya : Menghitung Nilai Normalisasi Matriks dan Bobot WASPAS dalam Pengambilan Keputusan Jurnal CyberTech Vol. No. Mei 2018, pp. Jurnal CyberTech Vol. No. Mei 2018, pp. P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802 A 261 METODOLOGI PENELITIAN 1 Teknik Pengumpulan Data (Data Collectin. Beberapa teknik yang dilakukan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: Observasi Dalam observasi peneliti melakukan pra-riset terlebih dahulu untuk mencari masalah yang terjadi di PT. Alas Metuah perdana dalam pemilihan vendor pupuk organik. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang merupakan data yang diperoleh secara langsung dari PT Alas Metuah Perdana. Wawancara Yang menjadi narasumber dalam proses wawancara ini adalah Pihak Manajemen PT Alas Metuah Perdana. Teknik wawancara dilakukan untuk menggali informasi mengenai prosedur dari mulai kelengkapan izin sampai pembayaran. Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan adalah data awal yang menjadi tolak ukur dalam pemilihan vendor pupuk organik : Data Kriteria Kriteria Keterangan Tabel 1 Kriteria Jenis Presentase Harga Non Benefit Jumlah Armada Benefit Pengiriman Kelengkapan Izin Benefit Kualitas Bahan Benefit Garansi Benefit Berikut ini merupakan tabel dari setiap kriteria yang akan digunakan dalam pengolahan data dengan metode Preference Selection Index yaitu: Tabel Kriteria Kelengkapan Izin Tabel 2 Kelengkapan Izin Bobot Alternatif Kelengkapan Izin Sangat Murah Murah Mahal Sangat Mahal Tabel Kriteria Jumlah Armada Pengiriman Tabel 3 Kriteria Jumlah Armada Pengiriman Jumlah Armada Pengiriman Bobot Alternatif > 6 Armada 5 Ae 6 Armada 3 Ae 4 Armada 1 Ae 2 Armada Tabel Kriteria Harga Tabel 4 Kriteria Harga Bobot Alternatif Harga Sangat Lengkap Lengkap Cukup Lengkap Kurang Lengkap Tidak Lengkap Jurnal CyberTech Vol. No. Mei 2018, pp. Jurnal CyberTech Vol. No. Mei 2018, pp. P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802 A 262 Tabel Kriteria Kualitas Bahan Tabel 5 Kualitas Bahan Kualitas Bahan Bobot Alternatif Sangat Baik Baik Cukup Buruk Sangat Buruk Tabel Kriteria Garansi Tabel 5 Kualitas Garansi Garansi Bobot Alternatif Sangat Mudah Mudah Sulit Sangat Sulit Data Alternatif Tabel 6 Data Primer Dari Perusahaan Nama Kriteria Nama Pelamar PT. Utomo Utomo Mahal PT. Sedaya Karunia Nuansa Mahal PT. Kusuma Dipa Nugraha Murah CV. Sumber Buana Perkasa Murah PT. Pramudita Darya Parma Sangat Murah Sangat Baik Mudah Lengkap Cukup Sulit Cukup Lengkap Baik Mudah Lengkap Baik Mudah Lengkap Sangat Baik Mudah Algoritma Weight Aggregated Sum Product Assesment Tabel 7 Hasil Konversi Data Alternatif Vendor PT. Utomo Utomo PT. Sedaya Karunia Nuansa PT. Kusuma Dipa Nugraha CV. Sumber Buana Perkasa PT. Pramudita Darya PArma Jurnal CyberTech Vol. No. Mei 2018, pp. Jurnal CyberTech Vol. No. Mei 2018, pp. P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802 A 263 Berikut ini adalah matriks keputusan berdasarkan data hasil konversi nilai alternatif yaitu sebagai berikut: Melakukan Normalisasi Matriks Keputusan Berikut ini adalah normalisasi matriks dari nilai alternatif sesuai dengan jenis kriterianya dengan Berikut ini adalah hasil normalisasi matriks keputusan secara keseluruhan yaitu sebagai berikut: Menentukan Nilai Qi Adapun rumus yang digunakan untuk menghitung Qi yaitu sebagai berikut: Berdasarkan hasil perhitungan tersebut maka didapat hasil Qi pada tabel dibawah ini: Tabel 8 Hasil Perhitungan Qi Kode Alternatif Perangkingan Berdasarkan nilai Qi di atas berikut ini adalah hasil dan perangkingan dari penilaian nilai preferensi dari yang tertinggi hingga terendah dengan tabel dibawah ini: Tabel 9 Hasil Perangkingan Metode WASPAS Kode Vendor Nilai Qi Rangking Keputusan PT. Utomo Utomo Tidak Terpilih PT. Sedaya Karunia Nuansa Tidak Terpilih PT. Kusuma Dipa Nugraha Tidak Terpilih CV. Sumber Buana Perkasa Tidak Terpilih Jurnal CyberTech Vol. No. Mei 2018, pp. Jurnal CyberTech Vol. No. Mei 2018, pp. P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802 PT. Pramudita Darya Parma A 10 Terpilih Maka dari total hasil perhitungan diatas bisa disimpulkan bahwa alternatif atau vendor yang terpilih yaitu alternatif yang memiliki nilai 0. 8844 (PT. Pramudita Darya Parm. 2 Hasil Tampilan Halaman Menu Utama Halaman menu utama adalah tampilan awal dari sistem untuk melakukan pengolahan data didalam Sistem Pendukung Keputusan menentukan calon Personil Pemberantasan Di Kantor BNN Kabupaten Deli Serdang Menggunakan Metode Preference Selection Index Sistem. Di bawah ini adalah tampilan halaman menu utama yaitu sebagai berikut : Gambar 1 Tampilan Halaman Menu Utama Tampilan Form Input Data Berikut ini adalah Form Input Data: Gambar 2 Tampilan Form Input Data Tampilan Form Penilaian Berikut ini adalah tampilan Form Penilaian adalah sebagai berikut: Jurnal CyberTech Vol. No. Mei 2018 : 258266 Jurnal CyberTech Vol. No. Mei 2018, pp. P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802 A 11 Gambar 3 Tampilan Halaman Form Penilaian Tampilan Halaman Form Proses Berikut ini adalah tampilan Form Proses: Gambar 4 Tampilan Form Proses Tampilan form Laporan Hasil Perhitungan Berikut ini adalah tampilan form Laporan Hasil Perhitungan: Jurnal CyberTech Vol. No. Mei 2018 : 258266 Jurnal CyberTech Vol. No. Mei 2018, pp. P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802 A 12 Gambar 5. Tampilan form Hasil Perhitungan KESIMPULAN Jadi kesimpulan yang dapat disimpulkan dari hasil penyeleksian calon personil pemberantasan adalah sebagai berikut: Analisis permasalahan untuk pemilihan vendor pupuk organik menggunakan sebuah sistem kecerdasan buatan yaitu decision support system yang mengadopsi metode Weight Aggregated Sum Product Assesment yang mampu merangkingkan mulai nilai terbesar sampai terkecil. Proses pemlihan vendor pupuk organik pada PT. Alas Metuah Perdana. menggunakan metode Weight Aggregated Sum Product Assesment diawali dengan proses penentuan kriteria dan bobot yang berjumlah lima selanjutnya dilakukan penilaian setiap alternatif berdasarkan kriteria dan sub kriteria setelahnya dilakukan proses perhitungan sehingga didapatkan nilai rangking tertinggi sampai terendah dari setiap alternatif. Sistem dapat diimplementasikan pada aplikasi berbasis Dekstop Programming dengan menggunakan Microsoft visual basic 2010 yang mampu melakukan proses perangkingan dari pemlihan vendor pupuk organik dengan menggunakan metode Weight Aggregated Sum Product Assesment. UCAPAN TERIMA KASIH Saya ucapkan terima kasih kepada Bapak Marsono. Kom. Kom selaku dosen pembimbing 1, kepada Ibu Rina Mahyuni. Pd. S selaku dosen pembimbing 2 , kepada kedua orang tua saya yang selalu memberikan dukungan dan doa kepada saya dan tidak lupa kepada teman-teman saya seperjuangan. REFERENSI