PERNAPASAN BUTEYKO DAN ARUS PUNCAK EKSPIRASI PADA PASIEN ASMA I Kadek Ananta Wijaya. I Made Mertha. I Gusti Ayu Rasdini. Program Studi Sarjana Terapan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Denpasar Denpasar. Bali. Indonesia email: wijayaananta@gmail. , mdmertha69@gmail. , rasdiniari@gmail. Abstrak: Asma merupakan gangguan inflamasi kronis di jalan napas. Arus puncak ekspirasi adalah salah satu uji fungsi paru manusia yang digunakan untuk menilai kemampuan fungsi paru dan memberikan gambaran gangguan pada jalan napas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik pernapasan Buteyko terhadap arus puncak ekspirasi pada pasien asma. Jenis penelitian adalahPre- Experimental Design dengan rancangan yang digunakanya itu One-Group Pretest-Posttest menggunakan purposive Jumlah sampel sebanyak 22 orang. Arus puncak ekspirasi pasien diukur menggunakan peak flow meter. Hasil arus puncak ekspirasi pasien diuji menggunakan uji paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa arus puncak ekspirasi sebelum pemberian teknik pernapasan Buteyko sebesar 75,764%, dan setelah diberikan teknik pernapasan Buteyko arus puncak ekspirasi pasien menunjukkan peningkatan menjadi sebesar 79,986%. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan nilai A-value=0,000