Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Volume 11 Issue 2 . Pages 282-298 Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Volume 11 Issue 2 . Pages 282-298 ISSN: 2460-4437. E-ISSN 2549-3329 (Onlin. DOI: http://dx. org/10. 22373/bunayya. PERSEPSI ORANG TUA DALAM MENGENALKAN PENDIDIKAN SEKS PADA ANAK USIA DINI Misriaton1. Raden Rachmi Diana2 1,2 Pendidikan Islam Anak Usia Dini. Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Email : 24204031011@student. uin-suka. Abstrak Meningkatnya insiden kejahatan seksual belakangan ini membuat orang tua semakin Mengenalkan pendidikan seks sejak dini kepada anak-anak dianggap penting untuk mencegah kejadian yang tidak diinginkan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami persepsi orang tua dan faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi orang tua mengenai pengenalan pendidikan seks pada anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi dengan melibatkan tujuh orang tua sebagai subjek yaitu NP. NA. ID. FI. RM. RI. UY. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan para orang tua. Analisis dilakukan dengan mereduksi data, menyajikannya, dan kemudian menarik Temuan penelitian menunjukkan bahwa kurangnya pengetahuan orang tua menjadi salah satu alasan minimnya pengenalan seks kepada anak. Banyak orang tua beranggapan bahwa seks adalah topik tabu yang dilarang untuk dibicarakan di lingkungan Ada dua faktor utama yang menyebabkan rendahnya pengenalan pendidikan seks dari orang tua kepada anak, yaitu: . faktor pendidikan dan . faktor sosial-budaya. Kata Kunci: Persepsi Orang Tua. Pendidikan Seks. Anak Usia Dini. Abstract The recent rise in incidents of sexual crimes has parents increasingly worried. Introducing sex education early on to children is considered important to prevent unwanted events. This study aims to understand parents' views on the introduction of sex education in early childhood. This study used a descriptive qualitative approach involving seven parents as subjects. Data collection was conducted through interviews with parents. Analysis was done by reducing the data, presenting it, and then drawing The research findings show that parents' lack of knowledge is one of the reasons for the lack of introduction of sex to children. Many parents think that sex is a taboo topic that is forbidden to talk about in their environment. Two main factors cause the low introduction of sex education from parents to children, namely: . educational factors and . socio-cultural factors. Keywords: Parental Perception. Sex Education. Early Childhood. Corresponding author : Email Address: 24204031011@student. uin-suka. Received 23 December 2025. Accepted 26 July 2025. Published 28 July 2025 DOI: http://dx. org/10. 22373/bunayya. Page | 282 Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Volume 11 Issue 2 . Pages 282-298 PENDAHULUAN disesuaikan dengan usia dan diberikan Maraknya kasus kejahatan seksual yang ada, menjadi suatu ancaman yang serius terutama bagi anak usia dini. Berdasarkan data dari SIMFONI PPA (Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Ana. diinput pada tanggal 1 Januari 2025 hingga 1 Mei 2025, tercatat bahwa jumlah kekerasan pada anak mencapai 4. 877 kasus yang terdiri dari korban anak laki-laki 1. dan anak perempuan mencapai 3. Bentuk kekerasan yang dialami oleh anak ialah kejahatan seksual dengan 785 korban. Diketahui bahwa pada saat ini kasus kekerasan pada anak di Aceh mencapai 120 kasus, dengan 47 korban anak laki-laki dan 79 anak-anak pendidikan seks dari usia dini adalah Meskipun topik ini sering dipandang sensitif dan memicu kontroversi, penelitian menunjukkan KemenpA. Data Simfoni-PPA, 2025 . 2 Fauziyah Syarifatul Huriyah and others. AoStrategi Menghadapi Tantangan Dalam dampak positif bagi perkembangan Hal ini termasuk meningkatkan sendiri serta pengetahuan mengenai Oleh karenanya, orang tua dan guru memiliki peran penting kepada anak-anak sejak dini. Pendidikan mengenai seks sangat penting untuk dikenalkan sejak usia dini, dengan pendekatan yang berbeda dari materi yang diberikan kepada Mengangkat Namun, orang tua memiliki tanggung jawab untuk menyampaikan pengetahuan ini sejak awal sehingga korban anak perempuan. Mengajari secara berkualitas dapat membawa anak dapat mengambil keputusan yang tepat dalam hidupnya. Jika edukasi ini diabaikan, risiko kekerasan seksual terhadap anak bisa meningkat, sering kali pelakunya adalah orang terdekat atau berasal dari lingkungan sekitar Kejadian Memberikan Pendidikan Seks Pada Anak Usia DiniAo. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, . , doi:10. 47134/paud. DOI: http://dx. org/10. 22373/bunayya. Page | 283 Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Volume 11 Issue 2 . Pages 282-298 betapa pentingnya memperkenalkan dilakukan adalah dengan memberikan pendidikan seks pada anak sejak usia penjelasan mengenai perbedaan jenis Pendidikan sesuai, dan bagaimana cara berinteraksi yang sehat dengan lawan jenis. Para orang tua adalah pendidik utama dalam keluarga, memegang penjelasan mengenai isu-isu terkait seks, seperti perbedaan antara laki-laki kelangsungan pendidikan anak-anak dan perempuan. Lebih dari sekadar 5 Persepsi orang tua yang membahas tentang hubungan intim, pengajaran perilaku baik dan buruk, pendidikan seks yang tepat kepada anak-anak. Sayangnya, banyak orang mengenai bagian tubuh mana yang tua merasa canggung membahas topik seharusnya tidak boleh disentuh oleh ini dengan anak-anak mereka atau orang lain. Orangtua memainkan peran berpendapat bahwa anak-anak akan pemberi edukasi pertama bagi anak- Ada juga yang berpikir bahwa anak mereka, sehingga keterlibatan berdiskusi tentang seks sama saja aktif orangtua dalam memberikan pendidikan seksual sejak dini sangatlah berhubungan seksual. Pemikiran orang Salah satu cara yang bisa tua semacam ini membuat pendidikan Indi Ainun Ayunita. Muhammad Akil Musi, and Muhammad Yusri Bactiar. AoPersepsi Orang Tua Terhadap Pendidikan Seks Anak Usia Dini Di TK Raudhatul Jannah Parappe Kecamatan Campalagian Kabupaten Polewali MandarAo. Preschool: Jurnal Perkembangan Dan Pendidikan Anak Usia Dini, 4. , pp. 1Ae7. 4 Hesti Welal ALrikal alnd Ichsaln Ichsaln. AoPersepsi Oralngtual Terhaldalp Pentingnyal Pendidikaln Seksuall ALnalk Usial 5-6 TalhunAo. PALUDIAL : Jurnall Penelitialn Dallalm Bidalng Pendidikaln ALnalk Usial Dini, 11. , pp. 400Ae407, doi:10. 26877/paludial. 5 Dewi Walhyuni. AoPeraln Oralng Tual Dallalm Pendidikaln Seks Balgi ALnalk Untuk Mengalntisipalsi LGBTAo. Jurnall Ilmialh Kesejalhteralaln Sosiall. XIV. , pp. 23Ae32. DOI: http://dx. org/10. 22373/bunayya. teknik-teknik Page | 284 Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Volume 11 Issue 2 . Pages 282-298 seks seolah-olah menjadi sesuatu yang Orang tua perlu menyadari betapa vulgar dan negatif. 6 Namun, beberapa pentingnya memberikan pendidikan orang tua dan pendidik memiliki seks kepada anak sejak dini untuk persepsi bahwa pendidikan tentang seksualitas sebaiknya diperkenalkan Pelecehan seksual tidak semata dilakukan oleh orang dewasa, tetapi juga bisa terjadi antar anak-anak. Orang tua dalam mengenalkan Meskipun pendidikan seks kepada anak sangat menganggapnya wajar karena anak- negatif perilaku seksual di usia dini. mereka, tetapi perilaku ini harus Pendidikan seks juga bertujuan untuk memperkenalkan anak pada organ pemahaman bahwa tindakan tersebut tidak baik dan tidak boleh diulangi. menjelaskan bagian tubuh dan cara Penelitian yang telah dilakukan Selain itu, pendidikan oleh Falihah. Ery Fatmawati. Atik Nur seks memberikan kesempatan kepada Istiqomah, pada tahun 2018 yang anak untuk mengenal tubuhnya sendiri berjudul AuPersepsi Orang Tua Dalam Pendidikan Seks Pada Anak di Desa pengetahuan yang tepat, sehingga Sitimulyo Piyungan BantulAy. Hasil terhindar dari kekerasan atau perilaku seksual yang menyimpang. Hanung Astri Yanuarita and others. AoPersepsi Orang Tua Terhadap Pendidikan Seks Anak Usia DiniAo. Jurnal Edukasi, 10. , pp. 88Ae92. 7 Wahyuni Nadar. AoPersepsi Orang Tua Mengenai Pendidikan Seks Untuk Anak Usia DiniAo. Yaa Bunayya, 1. , pp. 77Ae 90. Wahyuni Nadar. AoPersepsi Orang Tua Mengenai Pendidikan Seks Untuk Anak Usia DiniAo. Annisa Fadillah Sharina Munggaraning Westhisi. AoPendidikan Seksual : Analisis Pemahaman Orang Tua Sebagai Upaya Pencegahan Pelecahan Seksual Pada Anak Usia DiniAo. CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adapti. , 4 . , pp. 366Ae71. DOI: http://dx. org/10. 22373/bunayya. Page | 285 Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Volume 11 Issue 2 . Pages 282-298 tentang hubungan badan antara suami anak-anak. Data yang didapati ada 3 dan istri, serta masih ragu dan bingung orang tua yang berpendapat bahwa dalam mengenalkan apa saja kepada anak tentang seks. Persepsi diajarkan dulu kepada anak yaitu RM orang tua tentang pendidikan seks umur 34 tahun yang bekerja sebagai masih tabu untuk dibicarakan kepada guru. RI umur 35 tahun yang berkerja sebagai IRT dan UY umur 35 tahun Persamaan yang berkerja sebagai IRT. membahas persepsi orang tua dalam Sedangkan Namun, ada juga orang tua yang mulai memperkenalkan pendidikan penelitian ini lebih ingin melihat sejauh mana persepsi orang tua mengenai Pendidikan pendidikan seks anak dan faktor-faktor diberikan oleh orang tua biasanya apa saja yang mempengaruhi persepsi pengenalan jenis kelamin, anatomi pendidikan seks pada anak usia dini. Berdasarkan tubuh, dan pentingnya menjaga aurat. Metode yang sering digunakan oleh dengan tujuh orang tua di Kota Banda orang tua untuk mengenalkan topik ini Aceh, adalah melalui bercerita dan bernyanyi. Oleh karena itu, pada penelitian pendidikan seks kepada anak usia dini bertujuan untuk melihat bagaimana Beberapa orang tua enggan persepsi orang tua dan faktor-faktor memberikan pendidikan seks karena yang mempengaruhi persepsi orang merasa pengetahuan mereka kurang tua dalam mengenalkan seks pada memadai dan menganggap subjek ini masih tabu untuk dibicarakan dengan pemahaman dan mencari solusi kepada Ery Fatmawati and others. AoPersepsi Orang Tua Dalam Pendidikan Seks Pada Anak Di Desa Sitimulyo Piyungan BantulAo. Jurnal Kesehatan Madani Medika, 9. 45Ae50, doi:10. 36569/jmm. DOI: http://dx. org/10. 22373/bunayya. Page | 286 Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Volume 11 Issue 2 . Pages 282-298 orang tua bahwa pendidikan seks itu memperoleh pemahaman mendalam serta mengidentifikasi penyebab utama pelecehan seksual. Selain memberikan Penelitian ini melibatkan pengasuhan yang optimal, orang tua tujuh orang tua yang berada di Banda Aceh mengenalkan konsep pendidikan seks. Sebagai lingkungan keluarga terdekat, teknik wawancara dengan para orang tua tersebut. Proses analisis data memberikan informasi dasar tentang mengacu pada kerangka kerja analisis Oleh karena itu, peneliti data kualitatif yang dikembangkan tertarik untuk menjelajahi topik dengan oleh Miles dan Huberman. Langkah- judul AuPersepsi Orang Tua dalam langkah analisis data yang digunakan Mengenalkan Pendidikan Seks Kepada Anak Usia DiniAy. reduksi data, . penyajian data, dan . pendekatan kualitatif. Dengan cara ini, design penelitian pada pendeketan kualitatif menggunakan fenomenologi. Informasi ini kemudian disampaikan berbagai narasumber. Pendekatan peristiwa-peristiwa yang menjadi fokus utama, seperti Pengenalan topik pendidikan seks kepada anak-anak di usia dini kerap kali menimbulkan perdebatan dan persepsi yang berbeda di antara orang Hal ini umumnya dipengaruhi oleh latar belakang budaya, tingkatan pengalaman pribadi masing-masing orang tua. Koalisi Nasional Penghapusan Eksploitasi Seksual Komersial Anak. AoEksploitasi Seksual Komersial Anak Di HASIL DAN PEMBAHASAN Penelitian penarikan kesimpulan. METODE Untuk IndonesiaAo. Medan. Restu Printing Indonesia. Hal. 33Ae54, doi:10. 21831/hum. DOI: http://dx. org/10. 22373/bunayya. Page | 287 Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Volume 11 Issue 2 . Pages 282-298 Persepsi mengenalkan pendidikan pada anak usia dini Berdasarkan wawancara dengan tujuh orang tua di Banda Aceh, dapat kepada anak-anak. Hal ini dilakukan disimpulkan bahwa ada perbedaan untuk melindungi mereka dari risiko pelecehan seksual yang makin marak anak-anak. di berbagai wilayah serta memberikan Empat dari orang tua tersebut setuju Sebagian orang tua yang memiliki seks sebaiknya mereka sendiri. Di sisi lain, ada orang diperkenalkan sejak dini. Sementara tua yang merasa ragu atau enggan itu, tiga orang tua lainnya merasa bahwa pendidikan seks masih belum Alasan-alasan perlu diberikan kepada anak-anak mendasari sikap tersebut antara lain mereka yang dianggap masih terlalu muda, dan lebih tepat diajarkan ketika melarang pembicaraan tentang seks Permasalahan terkait seks dianggap sebagai topik yang vulgar dan sangat masih tabu oleh beberapa orang tua. Bahkan dalam lingkungan keluarga, membicarakan seks masih membicarakannya di hadapan anak- dianggap tabu. Selain itu, kurangnya anak, apalagi untuk mengajarkannya. pengetahuan orang tua tentang cara Banyak orang tua berpendapat bahwa menyampaikan materi pendidikan seks belum tepat jika anak kecil mengetahui dan kekhawatiran bahwa pendidikan hal-hal tentang seks. Persepsi ini seks bisa memicu perilaku seksual yang berkontribusi terhadap tingginya kasus terlalu awal pada anak, membuat kejahatan seksual yang menimpa anak- beberapa orang tua khawatir anak- anak mereka menjadi penasaran atau anggota keluarga dekat seperti kakek, ingin bereksperimen. ayah, dan paman, bukan oleh orang- orang asing. DOI: http://dx. org/10. 22373/bunayya. Page | 288 Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Volume 11 Issue 2 . Pages 282-298 Berdasarkan data yang ditemui bahwa kelompok orang tua dengan keterbatasan pegetahuan yang dimiliki pentingnya mengenalkan pendidikan oleh orang tua. seks pada anak sejak dini. Orang tua Sebagian dalam rentang usia ini berpendapat bahwa anak-anak perlu memahami memperkenalkan pendidikan seks kepada anak sejak usia dini. laki-laki perempuan serta mengetahui bagian Berdasarkan hasil wawancara yang tubuh mana yang boleh dan tidak boleh telah dilakukan, sebanyak empat orang disentuh oleh orang lain selain orang tua telah memulai pendidikan seks tua mereka. Selain itu, mereka juga kepada anak-anak mereka. Wawancara menekankan perlunya mengajari anak- anak untuk menjaga aurat di hadapan informasi berikut: teman-temannya AuPara orang tua memegang peran penting dalam memberikan edukasi seks kepada anak-anak. Salah satu pendekatan yang saya gunakan untuk menjelaskan perbedaan antara laki-laki dan perempuan adalah dengan mengenalkan perbedaan fisik antara ibu dan ayah. Agar lebih mudah dipahami oleh anak-anak, terutama yang masih usia dini, biasanya saya membacakan cerita kepada mereka. Oleh karena itu, kami mencari referensi buku bacaan yang berfokus pada pendidikan seksual, salah satunya dari Ziyaz Book. Buku ini bisa menjadi bahan bacaan yang tepat untuk membantu anak mengenali perbedaanperbedaan tersebut. Hasil wawancara dengan ibu Np perlindungan dari potensi kejahatan Pendekatan yang digunakan oleh orang tua untuk menyampaikan pendidikan seks ini sangat bervariasi, memahami materi yang disampaikan. Sedangkan rentang usia pada 34 tahun sampai ke atas masih menganggap pendidikan seks belum layak untuk dibicarakan di anak-anak. Orang menganggap jika pendidikan seks itu hanya mengenai hubungan badan dan sebagai berikut: Ay Sebagai orang yang berperan penting dalam memperkenalkan pendidikan seks kepada anak, saya menggunakan metode bermain dan bercerita. Saya memberikan contoh melalui perbedaan antara adik laki- DOI: http://dx. org/10. 22373/bunayya. Page | 289 Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Volume 11 Issue 2 . Pages 282-298 laki dan perempuan, serta apa yang dapat dilakukan dalam interaksi dengan adik lakilaki maupun adik perempuan. Ay. Hasil wawancara dengan ibu ID dan masih dianggap sebagai topik yang sebagai berikut: AuPertama kali saya dengar tentang seks itu kayak gimana ya, karena menurut saya dulu seks ini seperti tidak pantas kita kasih tahu karena mereka kan masih anakanak, cuman semakin berkembangnya media sosial alhamdulillah sedikit demi sedikit seks sudah saya sampaikan kepada anak anak sayaAy. Hasil wawancara dengan ibu RI Au Dalam mengajarkan anak-anak mengenai edukasi seksual, saya memilih pendekatan langsung dengan menyebutkan nama alat kelamin yang sebenarnya tanpa menggunakan kata samaran. Saya memastikan untuk menggunakan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami oleh anak-anak saat menjelaskan tentang jenis kelamin, organ reproduksi, dan siapa saja yang memiliki izin untuk menyentuhnya, serta dalam konteks kegiatan yang spesifikAy. Hasil wawancara dengan ibu FI sebagai berikut: AuSaat ini, banyak kasus pelecehan anak-anak disebabkan oleh minimnya pemahaman mereka mengenai seks. Orang tua bisa membantu dengan memberikan penjelasan tentang perbedaan fisik antara laki-laki dan perempuan, memperhatikan pakaian yang dikenakan, dan mengenalkan perbedaan tersebut dengan bahasa yang sopan dan tidak vulgarAy. Sebagian tentang seks sebaiknya tidak diajarkan Berikut wawancara dengan ibu RM: sebagai berikut: AuSeks itu kan kebanyakan bahas masalah hubungan badan, jadi saya takut untuk bahas depan anak, dan tidak tau juga pas ngomongnya gimanaAy. Hasil Wawancara dengan ibu UY sebagai berikut: AuUntuk mengajarkan seks hanya biasa saja, karena dilingkungan saya juga jarang ada yang membahas tentang seksAy. Sigmund Freud seorang tokoh yang terkenal dengan teori psikoseksual, menyatakan ada 5 tahapan pendidikan seks bagi anak usia dini, diantaranya sebagai berikut: Tahap Oral . -1 Tahu. kepada anak-anak di usia dini dan Pada fase ini bayi mendapatkan dan masih di anggap tabu memperoleh kenikmatan melalui Misalnya, menghisap ibu dilaksanakan, terungkap bahwa tiga jari yang dimasukan ke mulut juga orang tua masih merasa pendidikan seksual tidak tepat untuk diberikan kenikmatan pada bayi. atau dikenalkan kepada anak-anak. Tahap Anal . -3 Tahu. Dari DOI: http://dx. org/10. 22373/bunayya. Page | 290 Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Volume 11 Issue 2 . Pages 282-298 Pada fase ini anak memindahkan Menurut Jumiatun bahwa persepsi pusat kenikmatan yang awal nya orang tua terhadap pendidikan pada melalui daerah mulut sekarang ke anak usia dini masih dianggap secara Misalnya, negatif oleh lingkungan masyarakat pada saat kegiatan anak sedang Hal ini dikarenakan adanya buang air besar. anggapan bahwa seks itu hal yang tabu dubur/anus. Tahap Phallic . -6 Tahu. untuk dibicarakan kepada anak dan Pada fase ini anak mulai tertarik orang tua juga belum memahami hal dengan alat kelaminnya sendiri. apa saja yang harus diberikan dalam Pada tahap ini sebaiknya orang tua mengenalkan pendidikan seks kepada fungsi anggota tubuh kepada anak. Tahap Talency . -12 Tahu. Sedangkan menurut paparan Clara Kriswanto bahwa pada usia 0-5 tahun. Pada fase ini anak mulai menaruh perhatian khusus pada masalah mengenai perbedaan jenis kelamin antara laki-laki dan perempuan serta ajarkan anak untuk mengetahui nama yang benar pada setiap bagian tubuh Tahap Genital . -18 Tahu. Pada Orang membantu anak anak agar lebih merasa aman dan nyaman dengan tubuhnya berlangsung sejak pubertas hingga masa dewasa, anak mulai tertarik Faktor memberikan pengenalan tentang pendidikan seks kepada anakanak pada usia dini. dengan lawan jenis. 12 Sigmund Freud. Three Essays in Theory of 14 Jumiatun. AoPersepsi Dan Perilaku Orang Sexuality, 1905. Tua Terhadap Sex Education Pada Anak Usia DiniAo. Madani: Jurnal Ilmiah Multidisipline, 2. , pp. 340Ae44. Windya Novita. Serba-Serbi Anak (Jakarta: Elex Media Komputindo, 2. 13 Qonita Maulidya Azzahra. AoPendidikan Seksual Anak Usia Dini: AuMy Bodies Belong To MeAyAo. Early Childhood : Jurnal Pendidikan, 4. , pp. 77Ae86, doi:10. 35568/earlychildhood. DOI: http://dx. org/10. 22373/bunayya. Page | 291 Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Volume 11 Issue 2 . Pages 282-298 Faktor Pendidikan Demikian Pendidikan dan pengetahuan orang tua memiliki dampak signifikan pada Ibaratnya, semakin tinggi tingkat pendidikan Orang tua yang bekerja di bidang yang dimiliki orang tua, semakin besar perhatian mereka terhadap pendidikan biasanya memiliki kemampuan lebih seks anaknya. Sebaliknya, jika tingkat pendidikan orang tua lebih rendah, tentang tahap-tahap kepada pihak sekolah. berkomunikasi dengan baik fisik, emosional dan sosial anak, yang pendidikan seks. terkait kategori orang tua berdasarkan sangat relevan dalam memberikan Berdasarkan data yang ditemui Namun, pada akhirnya semua dalam mengenalkan pendidikan seks Pendidikan dan pekerjaan yang "baik" kepada anak, ditemukan bahwa orang bagi orang tua tidak ditentukan oleh tua dengan pendidikan lebih tinggi cenderung memiliki pemahaman yang kemampuan mereka berkomunikasi lebih baik dalam menyampaikan topik dan menciptakan lingkungan yang Mereka lebih mahir menggunakan metode yang mudah dipahami oleh anak-anak, memberikan pemahaman kepada anak memanfaatkan kelas-kelas parenting tentang edukasi seksual. yang membahas isu-isu sensitif seperti Faktor Sosial-Budaya seksualitas pada anak-anak. Hal Pengajaran pendidikan seks sangat dipengaruhi oleh norma-normal sosial Ristra Sandra Ritonga and Munisa Munisa. AoPemahaman Pendidikan Seks Usia Dini Pada Orangtua Untuk Mencegah Sexual Abuse Anak Usia DiniAo. Warta Dharmawangsa, 16. , pp. 603Ae12, doi:10. 46576/wdw. DOI: http://dx. org/10. 22373/bunayya. Page | 292 Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Volume 11 Issue 2 . Pages 282-298 Indonesia mayoritas pendudukanya Dimana islam, membahas topik seksualitas di masyarakat sekitar, agar implementasi pendidikan seks anak dapat berhasil. dianggap tabu karena bertentangan Hal ini selaras dengan pandangan Biasanya. Dwi berbicara tentang seksualitas sebelum penyebab persepsi orang tua dalam mengenalkan pendidikan seks ialah bermoral atau tidak sesuai dengan karena kurangnya pemahaman yang ajaran islam, sehingga orang tua/guru dimiliki orang tua terkait pendidikan enggan membahasnya dengan anak- seks dan cara dalam mengenalkan seks Hal yang sesuai dengan usia anak. Orang tua merasa kesulitan dalam memahami pengetahuan mengenai perkembangan seksualitas kepada mereka. seharusnya diberikan kepada anak. Menurut Siti Musrifah Djunaidi. Sedangkan menurut Evania Yafie dkk mengungkapkan bahwa tantangan dimana orang tua kurang perhatian dan penyebab utama orang tua dalam terhadap pendidikan seks kepada anak, memberikan pendidikan seks kepada sehingga mereka menyerahkan semua anak karena kurangnya pengetahuan, keterbatasan metode dan hambatan Arum Meiranny. Anggie Dini Ayuningrum, and Mufidhatul Khasanah. AoAnalisis Faktor Yang Mempengaruhi Penerimaan Edukasi Seksual Oleh Anak Usia Dini Di Lingkungan Sekolah DasarAo. May, 1Ae13, doi:10. 30659/jmhsa. 18 Siti Musrifah Djunaidi. Achmad Rasyad, and Eny Nur Aisyah. AoTantangan Orang Tua Dalam Penerapan Pendidikan Seks Anak Usia Dini : Systematic Literature termasuk seks kepada ReviewAo. Aulad: Journal on Early Childhood, . , 375Ae83, doi:10. 31004/aulad. 19 Dwi Hardiyanti. AoUpaya Pengenalan Seks Usia Dini Untuk Mencegah Kekerasan Seksual Pada AnakAo. Manggali, 3. , p. 190, doi:10. 31331/manggali. 20 Evania Yafie. AoPeran Orang Tua Dalam Memberikan Pendidikan Seksual Anak Usia DiniAo. Jurnal CARE (Children Advisory Research and Educatio. , 4 . , pp. 18Ae30. DOI: http://dx. org/10. 22373/bunayya. Page | 293 Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Volume 11 Issue 2 . Pages 282-298 Dalam lingkungan masyarakat kita, pendidikan seks lebih dari sekadar berbicara tentang pendidikan seks di aspek biologis dan fisik. ini juga depan umum atau kepada anak-anak masih dianggap tabu dan tidak layak karena dianggap sebagai sesuatu yang perbedaan gender berarti mengajarkan vulgar dan sangat pribadi. Oleh karena anak-anak itu, orang tua perlu mengambil langkah reproduksi laki-laki dan perempuan Memahami agar mereka lebih mengenali tubuh mereka sendiri. Keterlibatan orang tua dalam memberikan pendidikan seks pendidikan seks sejak usia dini. Orang sejak usia dini sangatlah penting. tua memegang peran kunci dalam Adalah lebih baik jika anak-anak memberikan pendidikan seks, karena mereka adalah pihak pertama yang seharusnya memperkenalkan edukasi dengan seks kepada orang tua mereka sendiri daripada mencari jawaban dari anak-anak lingkungan luar turut berperan. hal-hal sumber lain yang mungkin tidak akurat Sebagai pendidik utama, orang tua memegang peranan penting dalam memberikan pendidikan seks kepada Para orang tua memiliki kewajiban anak-anak mereka. Pemahaman yang untuk mendidik anak-anak mereka, termasuk dalam hal pendidikan seks. diajarkan sangat berpengaruh terhadap Saat suksesnya pendidikan tersebut. Bagi seksual, penting bagi orang tua untuk sebagian orang tua, pendidikan seks mempertimbangkan seberapa sering, sering kali dimaknai sebagai hubungan metode yang digunakan, serta isi fisik antara pria dan wanita. Namun, materi yang disampaikan. Mendidik 21 Muslim Dini, . . and Ichwan PS. AoPeran Orang Tua Dalam Pendidikan Seks Pada Anak Usia DiniAo. Jurnal Pelangi. Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Pendidikan Islam Anak Usia DOI: http://dx. org/10. 22373/bunayya. Page | 294 Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Volume 11 Issue 2 . Pages 282-298 anak tentang seks juga bisa dilakukan yang tepat, . Menjelaskan batasan dalam memberi pelukan dan ciuman, . sesuai dengan tahap perkembangan Menghadapi merasakan sensasi pada alat kelamin, . Mengidentifikasi hal-hal yang Sediakanlah mungkin dianggap lucu tetapi tidak aman bagi anak, sehingga ia merasa pantas, . Membiasakan anak untuk ke bahwa orang tuanya selalu hadir toilet dengan baik, . Mengajarkan cara melindungi diri dari orang asing, pengawasan orang tua dalam setiap . Memastikan anak tidur di tempat tidur yang terpisah, . Menyediakan Dengan dilindungi dan diperhatikan. Berikut adalah aspek pendidikan seks yang perlu diperkenalkan orang tua kepada anak-anak sejak usia dini: . Berdasarkan pendapat Jatmikowati Memulai pendidikan awal dengan dan rekan-rekannya, pendidikan seks benar, . Membantu anak memahami kepada anak-anak dapat diajarkan oleh orang tua dan guru melalui berbagai laki-laki Mengajarkan Beberapa pentingnya merasa malu dalam situasi termasuk: . permainan tebak-tebakan, tertentu, . Memastikan anak mandi . menonton video edukatif mengenai hanya dengan anggota keluarga yang pengenalan dan pencegahan dalam pendidikan seks, . pemanfaatan media Mengingatkan pentingnya berganti pakaian di tempat Raudhotul Janah. AoPentingnya Memberikan Edukasi Seksual Sejak Usia Dini Di Era DigitalAo. BUNAYYA: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 2. 10Ae19 . 23 Ade Tia Indriani and Mufidah Ely. AoPeran Orangtua Dalam Menumbuhkan Prestasi Non Akademik AnakAo. Bunayya. , pp. 151Ae67. 24 Adminpintarharati. AoPeran Ibu Terhadap Pendidikan Seks Pada Anak Usia Dini Di Kelurahan Tewah Tahun 2019Ao. Pintar Harati : Jurnal Pendidikan Dan Psikologi, 17. 90Ae104, doi:10. 36873/jph. DOI: http://dx. org/10. 22373/bunayya. Page | 295 Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Volume 11 Issue 2 . Pages 282-298 mengenalkan bagian dan ciri tubuh, pendidikan seksual kepada anak-anak dan . melalui lagu. SIMPULAN Persepsi pengenalan pendidikan seks kepada anak bervariasi. Ada orang tua yang percaya bahwa pendidikan seksual sangat penting untuk dikenalkan sejak DAFTAR PUSTAKA