Analisis Profitabilitas Usahatani Pembibitan Tanaman Durian Di CV. Alam Lestari Kecamatan Salaman Kabupaten Magelang (Profitability Analysis Of Durian Plant Nursery Farming In Cv. Alam Lestari Salaman Sub-District. Magelang Distric. Muhammad Rifqi Taqiuddin Rafif1. Agus Setiadi2, dan Titik Ekowati3 Agribisnis. Fakultas Peternakan dan Pertanian. Universitas Diponegoro. Jl. Prof. Soedarto. H Tembalang. Semarang rfqrafif@gmail. com, agus_setiadi2006@yahoo. id, tiekowati@yahoo. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profitabilitas usahatani pembibitan tanaman durian CV. Alam Lestari yang terdiri dari analisis profitabilitas, gross profit margin, dan net profit Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah studi kasus, kasus yang terjadi pada besarnya biaya yang dikeluarkan untuk pendirian usaha apakah berpengaruh terhadap alokasi sumber biaya . nvestor atau ban. yang memerlukan gambaran analisis Dalam perkembangannya, perlu dilakukan analisis untuk mengetahui langkah yang dilakukan dalam menghadapi kondisi yang ada di lapangan. Pemilihan sampel dari pemilik dan 15 karyawan di CV. Alam Lestari yang mengetahui dan memiliki berbagai informasi yang diperlukan untuk mendukung penelitian yang dilakukan. Data yang diperoleh di analisis menggunakan analisis kualitatif dan kuantitatif. Analisis kuantitatif digunakan untuk menganalisis profitabilitas, gross profit margin, dan net profit margin. Biaya produksi rata-rata yang dikeluarkan untuk produksi pembibitan tanaman durian oleh CV. Alam Lestari setiap bulannya adalah sebesar Rp. 250, penerimaan rata-rata yang diperoleh sebesar Rp. 500, pendapatan sebesar Rp. Profitabilitas rata-rata usahatani pembibitan tanaman durian CV. Alam Lestari setiap bulannya adalah sebesar 46,57%. Gross Profit Margin sebesar 31,42%. Net Profit Margin sebesar 24,51% dan dapat diartikan finansial layak dilaksanakan atau profit serta margin laba kotor dan margin laba bersih di atas standar rata-rata industri. Kata kunci : durian. ABSTRACT This study aims to analyze the profitability of durian plant nursery farming CV Alam Lestari which consists of profitability analysis, gross profit marginz, and net profit margin. The research method used in this research is a case study, a case that occurs in the amount of costs incurred for the establishment of a business whether it affects the allocation of cost sources . nvestors or bank. that require an overview of farming analysis. In its development, it is necessary to analyze to find out the steps taken in dealing with existing conditions in the field. Sample selection from the owner and 15 employees at CV Alam Lestari who know and have various information needed to support the research conducted. The data obtained is analyzed using qualitative and quantitative analysis. Quantitative analysis is used to analyze profitability, gross profit margin, and net profit margin. The average production costs incurred for the production of durian plant nurseries by CV. Alam Lestari every month is Rp. 161,995,250, the average revenue obtained is Rp. 238,552,500, income of Rp. 76,632,250. The average profitability of durian plant nursery farming CV. Alam Lestari every month 57%. Gross Profit Margin of 31. Net Profit Margin of 24. 51% and can be interpreted as financially feasible or profit as well as gross profit margin and net profit margin above the industry average standard. Keywords : durian. VOL 42 . No. 1 Maret 2024 PENDAHULUAN Sektor pertanian Indonesia masih memegang peranan penting dalam pembangunan ekonomi nasional. Indonesia tergolong dalam negara berkembang dan pertanian memberikan kontribusi yang besar bagi pembangunan ekonomi Indonesia. Peranan pertanian di pembangunan ekonomi Indonesia semakin strategis terhadap devisa negara bahkan dikatakan satu-satunya sektor yang mampu bertahun di tengah krisis ekonomi, dengan adanya otonomi daerah saat ini daerah harus mandiri dalam memanfaatkan potensi daerah serta dapat memperbesar kemampuan pembiayaan daerah dan meningkatkan kesejahteraan (Zulhadi, 2. Pertanian merupakan sektor penopang terbesar kedua bagi perekonomian Indonesia. Produk domestik bruto (PDB) lapangan usaha pertanian atas dasar harga berlaku (ADHB) mencapai Rp2,25 kuadriliun Nilai tersebut berkontribusi sebesar 13,28% terhadap PDB nasional. Masyarakat masih memilih pada sektor pertanian untuk dijadikan sumber mata pencaharian baik menjadi petani maupun menjadi pelaku usahatani. Subsektor pertanian yang banyak diminati adalah subsektor hortikultura, khususnya buah-buahan (BPS, 2. Buah-buahan merupakan jenis tanaman hortikultura yang hasil produknya bersifat tahunan dan dikenal sebagai sumber vitamin dan mineral serta komoditas yang baik untuk dikembangkan di daerah (Septiadi & Nursan, 2. Tanaman hortikultura memiliki dua kontribusi yang besar yaitu sebagai sumber pemenuhan gizi penduduk dan subsektor yang dapat menghasilkan nilai tambah (Septiadi & Mundiyah, 2. Durio zibethinus Murr. merupakan jenis tanaman hortikultura, yakni spesies durian yang paling diminati oleh masyarakat Indonesia, hal ini disebabkan karena rasa dan aroma pada buahnya yang khas. Di Indonesia telah ditemukan 18 jenis durian dan hanya sembilan jenis yang dapat dikonsumsi. Buah durian banyak mengandung kalori, vitamin, lemak dan protein. Peningkatan jumlah penduduk dan pendapatan perkapita meningkatkan kebutuhan konsumsi buah durian (Suryawan et al. Produksi durian di Indonesia mencapai 1,35 juta ton pada 2021. Jumlah itu naik 19,40% dibandingkan pada tahun sebelumnya yang sebesar 1,13 juta ton. Durian dicari oleh masyarakat karena aroma yang tajam pada durian. Dengan aroma tajam tersebut, masyarakat Indonesia menjadikan durian untuk selalu dijadikan pusat konsumsi. Tampaknya aroma tersebut juga menjadi pemicu masyarakat untuk memakan buah durian dalam jumlah yang banyak (Nursamsi. Mayoritas durian berdaging tebal, gemuk, warnanya kuning, kering berbiji kecil dan manis. Hal tersebut juga termasuk ke dalam syarat mutu ekspor durian Namun, untuk mendapatkan durian jenis yang sesuai kriteria sangatlah Pada umumnya, petani jarang yang hanya menanam satu jenis durian di kebunnya, namun beraneka jenis. Berdasarkan permasalahan tersebut banyak petani mengganti tanaman buah duriannya dengan bibit yang bersertifikasi. Bibit yang dipilih oleh petani adalah bibit dari indukan yang berkualitas. Komoditas durian menyimpan potensi ekonomi yang besar sebagai salah satu penggerak ekonomi dari sektor pertanian. Negara tetangga. Thailand, telah berhasil membuktikannya yang sekarang disusul oleh Malaysia. Di Indonesia, durian menempati posisi ke-4 produksi buah nasional setelah pisang, jeruk dan mangga. Produksi durian nasional tahun 2014 554 ton. Budidaya tanaman durian (Durio zibethinus L. ) di Indonesia memiliki prospek tinggi karena mempunyai nilai komersial yang tinggi dan permintaan konsumen pada saat musim durian yang cukup tinggi (Suryawan et al. , 2. Muhammad Rifqi Taqiuddin Rafif1. Agus Setiadi2, dan Titik Ekowati3 : Analisis Profitabilitas Usahatani Pembibitan Tanaman Durian Di CV. Alam Lestari Kabupaten Magelang merupakan salah satu daerah yang memiliki kecocokan untuk budidaya durian. Hal itu dibuktikan dengan keadaan iklim yang cocok di Kabupaten Magelang sesuai dengan syarat tumbuh tanaman Jumlah pohon durian dari tahun ke tahun semakin meningkat. Dari 000 meningkat sampai 000 lebih (BPS, 2. Hal itu menandakan semakin meningkatnya minat petani di Kabupaten Magelang terhadap budidaya durian, khususnya di Kecamatan Salaman semakin meningkat tiap tahunnya. Hal itu juga berpengaruh terhadap permintaan bibit Produksi bibit durian di CV. Alam Lestari Kecamatan Salaman masih rendah yang berkisar 20. 000 sampai 000 batang per bulan (BPP Kecamatan Salama. Rendahnya produksi bibit durian dipengaruhi oleh berbagai macam faktor dan diperlukan strategi dalam pengembangna produktivitas bibit durian. Jika harga menurun maka produksi meningkat dan jika permintaan menurun maka penawaran meningkat begitu juga sebaliknya (Zamili et al. , 2. Kecamatan Salaman merupakan salah satu daerah sentra produksi tanaman hortikultura di Kabupaten Magelang. Kebutuhan bibit tanaman hortikultura khususnya tanaman durian diproduksi oleh petani bibit. Permasalahan yang timbul adalah petani bibit umumnya belum secara rinci melakukan analisis usahataninya, termasuk CV. Alam Lestari. Hal tersebut perlu dilakukan oleh setiap usahatani, mengingat pentingnya pencapaian tujuan peningkatan pendapatan dan mengalokasikan sumber daya yang ada secara efektif dan efisien. Pengembangan lebih lanjut usahatani diperlukan biaya yang besar yang berasal dari investor atau bank, pihak penyalur dana memerlukan gambaran tentang keadaan usahatani pembibitan yang akan dibiayainya, yakni analisis usahatani pembibitan tanaman durian. Dalam perkembangannya, perlu dilakukan analisis untuk mengetahui langkah yang dilakukan dalam menghadapi kondisi y a n g a d a d i l a p a n g a n . Ti n g k a t keberhasilan suatu usaha dilihat dari analisis finansial usaha tersebut, untuk mengetahui biaya yang digunakan, resiko yang terjadi agar terhindar dari kerugian. Maka perlu dilakukan studi analisis profitabilitas usahatani pada pembibitan tanaman durian agar usaha pembibitan dapat menguntungkan. Faktor internal dalam produksi bibit durian di CV. Alam Lestari terdiri dari faktor kekuatan dan kelemahan. Faktor kekuatannya, tanaman mudah dibudidayakan, perawatan mudah, sesuai iklim, kualitas bibit unggul. Sedangkan kelemahannya, lahan terbatas, sulit mencari tenaga kerja, modal terbatas. Faktor eksternal terdiri dari peluang dan Peluang yaitu berupa saluran pemasaran yang pendek, harga tinggi, pangsa pasar luas, kebutuhan bibit dalam negeri tinggi, bahan baku mudah Sedangkan ancamannya, serangan hama dan penyakit, perubahan musim, persaingan antar produsen. Faktor dalam produksi bibit durian perlu dipertimbangkan karena dalam pengembangannya juga dapat menyebabkan untung ruginya dari Selain itu juga perlu dilakukan analisis dalam peningkatan pendapatan dan dalam pengalokasian sumberdaya secara efektif dan efisien. CV. Alam Lestari dalam menjalankan usahanya baru melakukan pembukuan keuangan secara Usaha ini juga menghadapi perubahan dalam jumlah dan biaya produksi karena pengadaan bahan baku oleh pemilik. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis penerimaan, pendapatan dan profitabilitas pada usaha pembibitan tanaman durian di CV. Alam Lestari Kecamatan Salaman serta menganalisis . VOL 42 . No. 1 Maret 2024 rasio profitabilitas usaha pembibitan tanaman durian melalui Gross Profit Margin, dan Net Profit Margin di CV. Alam Lestari Kecamatan Salaman. Manfaat penelitian ini bagi pelaku usahatani adalah dijadikan sebagai bahan informasi untuk mengetahui tentang usahatani pembibitan durian yang lebih bagi instansi terkait sebagai sarana evaluasi terkait dengan profitabilitas pelaku usahatani sehingga dapat dijadikan acuan dalam pemertaan pelaksanaan program. METODE PENELITIAN Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode studi Metode studi kasus banyak digunakan dalam meneliti secara empiris berbagai karakteristik dan hubungan berbagai variabel sosiologi dan psikologi. Kasus yang terjadi pada penelitian ini banyaknya pesaing usahatani pembibitan durian dan besarnya biaya yang dikeluarkan untuk pendirian usaha apakah berpengaruh terhadap Metode studi kasus digunakan untuk memperoleh hasil penelitian secara mendalam dan detail dengan melakukan penelitian secara komprehensif pada objek penelitian (Afidah, 2. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini bersumber dari data primer dan data Data primer merupakan data yang diperoleh secara langsung oleh Data primer diperoleh dan dikumpulkan dengan teknik wawancara bersama narasumber . alam hal ini adalah pelaku usahatan. menggunakan alat bantu berupa kuesioner. Sedangkan, data sekunder adalah data yang diperoleh secara tidak langsung oleh peneliti yang berupa buku, jurnal, dokumen dari instansi terkait. Data sekunder diperoleh dan dikumpulkan dari beberapa sumber, yaitu dari buku, jurnal, dokumen dari instansi terkait. ANALISIS DATA Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan analisis deskriptif dan analisis kuantitatif. Analisis deskriptif digunakan untuk mendeskripsikan mengenai keadaan secara faktual sesuai dengan fakta yang ada dalam lapangan serta dapat menjelaskan variabel yang diteliti, seperti pendapatan dan profitabilitas yang diperoleh dalam usahatani, serta tingkat kelayakan usahatani pembibitan tanaman buah Sedangkan analisis kuantitatif bertujuan untuk mendeskripsikan peristiwa yang terjadi dalam bentuk angka yang bermakna yang menghitung serta merinci pendapatan dan profitabilitass, tingkat kelayakan usahatani pembibitan tanaman durian. Analisis kuantitatif dalam penelitian ini terbagi menjadi tiga yaitu analisis biaya, penerimaan, dan analisis profitabilitas usahatani pembibitan tanaman buah Analisis Biaya. Penerimaan, dan Pendapatan Perhitungan biaya produksi usahatani pembibitan tanaman buah durian menjadi dua yaitu biaya tetap dan biaya variabel. Biaya tetap pada usahatani pembibitan tanaman buah durian meliputi biaya pajak, sewa lahan, serta penyusutan alat pertanian. Sedangkan biaya variabel pada usahatani pembibitan tanaman buah durian meliputi biaya tenaga kerja, bibit, pupuk, pestisida, dan lain-lain. Biaya adalah nilai dari penggunakan produksi dan lain-lain yang dibebankan pada proses produksi yang bersangkutan (Soekartawi, 2. Secara sistematis, biaya produksi dihitung dengan rumus sebagai berikut Muhammad Rifqi Taqiuddin Rafif1. Agus Setiadi2, dan Titik Ekowati3 : Analisis Profitabilitas Usahatani Pembibitan Tanaman Durian Di CV. Alam Lestari TC = TFC TVC Keterangan : : total biaya usahatani (R. TFC : total biaya tetap usahatani (R. TVC : total biaya variabel usahatani (R. Perhitungan penerimaan usahatani pembibitan tanaman buah durian dilakukan untuk mengetahui besarnya hasil seluruh penjualan bibit tanaman buah durian yang diproduksi. Penerimaan adalah hasil perkalian antara hasil produksi dengan harga jual dan dinilai dalam satuan rupiah (Yusuf et , 2. Secara sistematis, penerimaan dihitung dengan rumus sebagai berikut. TR = Q . Keterangan : : total penerimaan usahatani (R. : jumlah produksi . : harga jual per satuan polybag (R. Perhitungan pendapatan usahatani pembibitan tanaman buah durian dilakukan untuk mengetahui pendapatan bersih dari usahatani pembibitan tanaman buah durian yang Perhitungannya adalah selisih antara penerimaan dengan total biaya produksi dalam usahatani. Pendapatan juga disebut keuntungan absolut digunakan dalam usahatani untuk mencari keuntungan absolut. Pendapatan adalah selisih antara biaya penerimaan dengan biaya produksi (Mamondol, 2. Secara sistematis pendapatan dihitung dengan rumus sebagai berikut. I = TR Ae TC Keterangan : : pendapatan usahatani (R. : total penerimaan usahatani (R. : total biaya usahatani (R. A n a l i s i s P r o f i t a b i l i t a s Usahatani Profitabilitas adalah pengukuran akan efisiensi dalam usaha dengan menggunakan sumberdaya untuk menghasilkan laba atau pendapatan bersih suatu usaha (Kay et al. , 2. Pendapatan bersih dalam usaha harus dipertimbangkan sebagai titik awal dalam menganalisis tingkat Rasio profitabilitas adalah indikator dalam mengukur efisiensi keseluruhan dalam usaha. Rumus profitabilitas adalah sebagai Pengujian ini dilakukan dengan uji one sample t-test. Uji one sample ttest adalah suatu analisis untuk membandingkan nilai dengan ratarata sampel berbeda nyata atau tidak. Uji one sample t-test bertujuan untuk mengukur pengaruh variabel independent secara individual dalam menerangkan variasi variabel Taraf signifikasi dalam uji t ini adalah pada tingkat 5%. Profitabilitas dibandingkan suku bunga bank deposito. Suku bunga bank deposito untuk bank BRI tahun 2023 per tahunnya sebesar 3,75%. Hipotesis statistik : : O 3,75%, profitabilitas usahatani pembibitan durian kurang dari sama dengan suku bunga bank deposito sebesar 3,75% : > 30%, profitabilitas usahatani pembibitan durian lebih standar suku bunga deposito sebesar . VOL 42 . No. 1 Maret 2024 Apabila hasil signifikasi O 5% maka H0 ditolak, artinya profitabilitas berbeda nyata dengan suku bank deposito yang berlaku Apabila hasil signifikasi > 5% maka H1 ditolak, artinya profitabilitas tidak berbeda nyata dengan suku bunga bank deposito yang Gross Profit Margin bertujuan untuk menunjukkan besarnya keuntungan kotor yang diperoleh usahatani dari penjualan bibit durian. Semakin besar nilai Gross Profit Margin yang didapatkan, maka semakin baik operasi dalam usahatani tersebut. Secara sistematis analisis Gross Profit Margin dihitung dengan rumus sebagai berikut. Pengujian ini dilakukan dengan uji one sample t-test. Uji one sample t-test adalah suatu analisis untuk membandingkan nilai dengan rata-rata sampel berbeda nyata atau tidak. Uji one sample t-test bertujuan untuk mengukur pengaruh variabel independent secara individual dalam menerangkan variasi variabel dependen. Taraf signifikasi dalam uji t ini adalah pada tingkat 5%. GPM diperoleh dengan cara membandingkan hasil dengan rata rata industri di sektor pertanian sebesar 30% (Kasmir, 2. Hipotesis statistik : : O 30%. GPM usahatani pembibitan durian kurang dari sama dengan standar rata-rata industri sektor pertanian sebesar 30% : > 30%. GPM usahatani pembibitan durian lebih standar rata-rata industri di sektor pertanian sebesar 30% Nilai Signifikasi : = 5% Kriteria pengujian : Apabila hasil signifikasi O 5% maka H0 ditolak, artinya GPM berbeda nyata dengan GPM pada standar rata-rata industri sektor pertanian yang berlaku. Apabila hasil signifikasi > 5% maka H1 ditolak, artinya GPM tidak berbeda nyata dengan nilai GPM pada standar rata-rata industri sektor pertanian yang berlaku. Net Profit Margin bertujuan untuk mengetahui kemampuan usahatani dalam menghasilkan laba bersih. Nilai rata-rata Net Profit Margin dalam sebuah usaha adalah 5,7%. Secara sistematis Net Profit Margin dihitung dengan rumus sebagai berikut. Pengujian ini dilakukan dengan uji one sample t-test. Uji one sample t-test adalah suatu analisis untuk membandingkan nilai dengan rata-rata sampel berbeda nyata atau tidak. Uji one sample t-test bertujuan untuk mengukur pengaruh variabel independent secara individual dalam menerangkan variasi variabel dependen. Taraf signifikasi dalam uji t ini adalah pada tingkat 5%. Apabila nilai signifikasi <0,05 maka dinyatakan bahwa variabel independen berpengaruh terhadap variabel dependen, begitu juga sebaliknya (Murti et al. , 2. Nilai NPM diperoleh dengan cara membandingkan hasil dengan standar rata-rata industri di sektor pertanian sebesar 20% (Kasmir, 2. Hipotesis statsitik : H0 : O 20%. NPM usahatani pembibitan durian kurang dari sama dengan standar rata-rata industri sektor pertanian sebesar 20% H1 : > 20%. NPM usahatani pembibitan durian lebih standar rata-rata industri sektor pertanian sebesar 20% Muhammad Rifqi Taqiuddin Rafif1. Agus Setiadi2, dan Titik Ekowati3 : Analisis Profitabilitas Usahatani Pembibitan Tanaman Durian Di CV. Alam Lestari Nilai Signifikasi : = 5% Kriteria pengujian : Apabila hasil signifikasi O 5% maka H0 ditolak, artinya NPM berbeda nyata dengan NPM pada standar rata-rata industri sektor pertanian yang berlaku. Apabila hasil signifikasi > 5% maka H1 ditolak, artinya NPM tidak berbeda nyata dengan nilai NPM pada standar rata-rata industri sektor pertanian yang berlaku. HASIL DAN PEMBAHASAN Profil Perusahaan CV. Alam Lestari terletak di Dusun Planden. Desa Jebengsari. Kecamatan Salaman. Kabupaten Magelang. Jawa Tengah yang didirikan pada tahun 2008. CV. Alam Lestari salah satu badan usaha berbentuk CV yang bergerak di sektor pembibitan hortikultura, khususnya buahbuahan. Pembibitan yang dilakukan oleh CV. Alam Lestari guna memperbanyak Dengan adanya tanaman induk durian. CV. Alam Lestari melakukan perbanyakan tanaman dengan secara sambung dan terus berkemang hingga sekarang dengan kemampuan produksi Di CV. Alam Lestari ini memiliki sarana dan prasarana sebagai berikut. Sumber air meliputi tandon air, pompa air, pralon atau selang Bangunan kantor pemasaran Gudang meliputi gudang media tanam dan gudang peralatan Naungan paranet Transportasi Peralatan Analisis Usahatani Investasi Tabel 1. Investasi CV. Alam Lestari Sumber : Data primer diolah, 2023 Berdasarkan Tabel 1. pembibitan tanaman durian terbagi menjadi 2 jenis aset investasi yaitu pembangunan fasilitas pembibitan dan Pembangunan fasilitas pembibitan meliputi kantor pemasaran, gudang, mobil pickup, naungan sumur, tandon air serta pompa air dan pipa dengan investasi dengan persentase 97% atau seharga Rp. Sedangkan investasi peralatan dengan persentase 3% atau seharga Rp. VOL 42 . No. 1 Maret 2024 Penyusutan Tabel 2. Penyusutan CV. Alam Lestari Sumber : Data primer diolah, 2023 Berdasarkan Tabel 2. dalam pembibitan tanaman durian terbagi menjadi 2 jenis penyusutan, yaitu fasilitas pembibitan dan peralatan. Perhitungan penyusutan dihitung per tahun dan bulan. Total penyusutan per bulan pada CV. Alam Lestari sebesar Rp. 000 dan per tahunnya sebesar Rp. Nilai penyusutan terbesar pada fasilitas pembibitan yaitu di kantor pemasaran dengan umur pakai selama 25 tahun dan nilai penyusutan sebesar Rp. 400 per tahun dan penyusutan per bulannya sebesar Rp. Harga akhir semua jenis penyusutan adalah Rp. 0,-. Hal ini karena perusahaan memiliki taksiran bahwa setelah umur ekonomi habis maka jenis aset yang diinvestasikan tidak memiliki manfaat kembali. Biaya Produksi Tabel 3. Biaya Variabel per Bulan CV. Alam Lestari Sumber : Data primer diolah, 2023 Berdasarkan Tabel 3. biaya variabel meliputi pembelian biji durian, tangkai entres, polybag, tanah, ajir bambu, pupuk, plastik sambung, pestisida, rafia, dan label . Biaya variabel tertinggi pada bulan Agustus tahun 2022 yakni, sebesar Rp. 000, sedangkan biaya variabel terkecil pada bulan April 2023 yakni, sebesar Rp. Rata-rata biaya variabel setiap bulannya pada CV. Alam Lestari sebesar Rp. Muhammad Rifqi Taqiuddin Rafif1. Agus Setiadi2, dan Titik Ekowati3 : Analisis Profitabilitas Usahatani Pembibitan Tanaman Durian Di CV. Alam Lestari Tabel 4. Biaya Tetap per Bulan CV. Alam Lestari Sumber : Data primer diolah, 2023 Berdasarkan Tabel 4. biaya tetap yang dikeluarkan dalam pembibitan tanaman durian yaitu sejumlah Rp 000 setiap bulannya Produksi Pembibitan Durian Berdasarkan Ilustrasi 1. produksi pembibitan tanaman durian menunjukkan produksi tertinggi terjadi pada bulan Agustus 2022 sebesar 11. bibit dan produksi terendah pada bulan April sebesar 4. 000 bibit. Hal tersebut dikarenakan pada bulan April memasuki bulan Ramadhan dan dapat dikatakan produksi menurun drastis seiring dengan permintaan di pasar. Namun, pada bulan sebelumnya, seperti Februari dan Maret masing-masing sebesar 11. 820 dan 200 bibit produksi sudah dioptimalkan untuk antisipasi apabila ada permintaan . VOL 42 . No. 1 Maret 2024 Penerimaan Tabel 6. Penerimaan CV. Alam Lestari 2022-2023 Sumber : Data primer diolah, 2023 Berdasarkan Tabel 6. yang didapatlan rata-rata penerimaan CV. Alam Lestari pada tahun 2022-2023 adalah sebesar Rp. 182 setiap Pada CV. Alam Lestari dari bulan Desember 2022 sebesar Rp. 000 dengan penjualan bibit sebanyak 9010 merupakan penerimaan Penerimaan yang tinggi dikarenakan harga jual yang tinggi dan jumlah bibit yang terjual. Pendapatan Tabel 7. Pendapatan CV. Alam Lestari 2022-2023 Sumber : Data primer diolah, 2023 Berdasarkan Tabel 7. dalam produksi pembibitan tanaman durian cenderung mengalami perubahan tergantung dengan permintaan pasar dan harga jual serta biaya yang Pendapatan tertinggi pada bulan Desember 2022 sebesar Rp. 000, sedangkan pendapatan terendah pada bulan April 2023 sebesar Rp. 000 yang disebabkan karena permintaan dari pasar menurun. Pendapatan rata-rata yang diperoleh CV. Alam Lestari dari periode bulan Juni 2022 sampai bulan mei 2023 sebesar Rp. Muhammad Rifqi Taqiuddin Rafif1. Agus Setiadi2, dan Titik Ekowati3 : Analisis Profitabilitas Usahatani Pembibitan Tanaman Durian Di CV. Alam Lestari Profitabilitas Tabel 8. Profitabilitas CV. Alam Lestari 2022-2023 Sumber : Data primer diolah, 2023 Berdasarkan Tabel 8, hasil rasio profitabilitas pembibitan tanaman durian di CV. Alam Lestari memiliki profitabilitas rata-rata 46,57%. Profitabilitas tertinggi pada periode bulan Desember 2022 sebesar 65,15% dan profitabilitas terendah terjadi pada bulan April 2023 sebesar 26,66%. Profitabilitas yang tinggi disebabkan karena pendapatan yang diperoleh tinggi. Tabel 9. Hasil Uji One Sampel t Test Profitabilitas Pembibitan Tanaman Durian Sumber : Data primer diolah, 2023 Berdasarkan Tabel 9. melakukan uji One sample T-test, maka dilakukan uji normalitas untuk mengetahui data memiliki distribusi normal atau tidak. Nilai signifikasi menunjukkan 0,200 yang dapat dikatakan bahwa asumsi normalitas One sample t test profitabilitas dibandingkan dengan suku bunga bank BRI deposito menunjukan bahwa nilai signifikasi profitabilitas rata-rata setiap bulannya adalah 46,57 %. Nilai signifikasi uji one sample t test menunjukkan 0,001 <0,005 sehingga H1 diterima dan H0 Hal tersebut dapat diartikan bahwa terdapat perbedaan nyata antara profitabilitas dengan suku bunga BRI. Berdasarkan uji di atas maka profitabilitas pembibitan tanaman durian di CV. Alam Lestari dapat dikatakan . VOL 42 . No. 1 Maret 2024 Tabel 10. Perhitungan Gross Profit Margin Pembibitan Tanaman Durian Berdasarkan Tabel 10, dalam pembibitan tanaman durian di CV. Alam Lestari selama 1 tahun per bulannya memiliki rata-rata 31,42%. GPM tertinggi pada bulan Desember tahun 2022 sebesar 39,45% dan terendah pada bulan April 2023 sebesar 21,05%. Penurunan GPM terjadi pada bulan Januari dan mengalami peningkatan pada bulan Mei. Perusahaan mampu terus meningkatkan GPM yang berarti biaya yang dikeluarkan untuk penjualan semakin efisien. Tabel 11. Hasil Uji One Sample t-Test nilai GPM Pembibitan Tanaman Durian Berdasarkan Tabel 11. nilai uji normalitas adalah 0,200. tes value 30%. mean 31,42%. one sample t-test 0,365. GPM sebesar 31,42% menunjukkan bahwa kurang dari nilai signifikasi nilai GPM lebih dari 30% (>0,. sehingga H0 diterima dan HI ditolak. Hal tersebut diartikan bahwa antara tidak terdapat perbedaan antara GPM CV. Alam Lestari dan rata-rata GPM pada industri yang Apabila dilihat rata-rata GPM CV. Alam Lestari selisih dengan rata-rata GPM industri <5%. GPM CV. Alam Lestari memiliki rata-rata lebih tinggi daripada rata-rata GPM industri yang ada yaitu 31,58% jika dibandingkan dengan ratarata GPM industri sesuai dengan buku Kasmir . yaitu sebesar 30%. Muhammad Rifqi Taqiuddin Rafif1. Agus Setiadi2, dan Titik Ekowati3 : Analisis Profitabilitas Usahatani Pembibitan Tanaman Durian Di CV. Alam Lestari Net Profit Margin Tabel 12. Perhitungan Net Profit Margin Pembibitan Tanaman Durian Sumber : Data primer diolah, 2023 Berdasarkan Tabel 12. tanaman durian di CV. Alam Lestari selama 1 tahun memiliki rata-rata 24,51%. Nilai NPM tertinggi pada bulan Desember tahun 2022 sebesar 30,77% dan terendah pada bulan April tahun 2023 sebesar 16,42%. Hal ini dapat dikatakan bahwa NPM pada CV. Alam Lestari profit sesuai dengan standar industri sebesar NPM dihitung dari pendapatan yang telah dikurangi pajak sebanyak 22%. Besaran pajak telah diatur pada UU PPh pasal 17 ayat . bahwa tarif untuk CV dan PT yang digunakan adalah yakni tarif PPh untuk badan sebesar 22%. Tabel 13. Hasil Uji One Sampel t-Test Nilai NPM Pembibitan Tanaman Durian Sumber : Data primer diolah, 2023 Berdasarkan Tabel 12. nilai uji normalitas adalah 0,200. tes value 20%. mean 24,51%. one sample t-test 0 ,003. GPM sebesar 24,51% menunjukkan bahwa kurang dari nilai signifikasi nilai GPM lebih dari 20% (>0,. sehingga H0 diterima dan HI ditolak. Hal tersebut diartikan bahwa antara tidak terdapat perbedaan antara GPM CV. Alam Lestari dan rata-rata NPM pada industri yang Apabila dilihat rata-rata GPM CV. Alam Lestari selisih dengan rata-rata GPM industri <5%. GPM CV. Alam Lestari memiliki rata-rata lebih tinggi daripada rata-rata GPM industri yang ada yaitu 24,51% jika dibandingkan dengan ratarata GPM industri sesuai dengan buku Kasmir . yaitu sebesar 20%. KESIMPULAN Biaya produksi rata-rata yang dikeluarkan untuk produksi pembibitan tanaman durian oleh CV. Alam Lestari setiap bulannya adalah sebesar Rp. 250, penerimaan rata-rata yang diperoleh sebesar Rp. pendapatan sebesar Rp. Profitabilitas rata-rata usahatani pembibitan tanaman durian di CV. Alam Lestari setiap bulannya adalah sebesar . VOL 42 . No. 1 Maret 2024 46,57%. Gross Profit Margin sebesar 31,42%. Net Profit Margin sebesar 24,51%. CV. Alam Lestari secara finansial layak dilaksanakan dan profit serta margin laba kotor dan margin laba bersih di atas standar rata-rata industri Septiadi. & A. Mundiyah. Strategi pengembangan usahatani sayuran berbasis pertanian organik. Agrifo. Agribisnis Universitas Malikusaleh. : 35 Ae 43 SARAN CV. Alam Lestari diharapkan dapat menekan pengeluaran biaya produksi per bulannya agar margin laba kotor dan bersih dapat meningkat, jika margin laba kotor dan bersih meningkat maka profitabilitas akan meningkat. CV. Alam Lestari perlu adanya jalinan dan pemeliharan dalam satu lembaga yang kuat diantara pengusaha dan eksportir agar dapat memperluas pasar yang lebih Septiadi. & M. Nursan. Optimasi produksi usaha tani sebagai upaya peningkatan pendapatan petani sayuran di Kota Mataram. Agrifo. Jurnal Agribisnis Universitas Malikussaleh, 5 . : 87-96 DAFTAR PUSTAKA