Jurnal GICI : Jurnal Keuangan dan Bisnis Vol. 15 No. 1 Juni 2023 Available Online : https://journal. pAeISSN 2088-1312 eAeISSN 2962-004X PENGARUH LINGKUNGAN KERJA. MOTIVASI KERJA DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. JESSINDO PRAKARSA Aldi Friyatna Dira1. Irma2 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi GICI. Depok Aldydira70@gmail. Abstrak Sumber daya manusia (SDM) memegang peranan yang sangat dominan dalam kegiatan perusahaan sehingga berhasil atau tidaknya perusahaan dalam mencapai tujuan sangat tegantung pada kemampuan SDM atau karyawannya karena perusahaan yang unggul adalah perusahaan yang memiliki kinerja karyawan yang baik sehingga tujuan perusahaan dapat tercapai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis Pengaruh Lingkungan Kerja. Motivasi Kerja dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan di PT. Jessindo Prakarsa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode penelitian berupa pengumpulan data menggunakan kuesioner. Model analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Pemilihan sampel dilakukan dengan cara purposive sampling. Adapun sampel tersebut berjumlah 30 responden, dengan menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil uji regresi menunjukan bahwa 18,7% faktorfaktor kinerja karyawan dapat dijelaskan oleh lingkungan kerja, motivasi kerja dan disiplin kerja sedangkan sisanya sebesar 81,3% dipengaruhi oleh variabel lainnya yang tidak termasuk dalam penelitian ini. Hasil uji F menunjukan bahwa secara simultan variabel lingkungan kerja, motivasi kerja dan disiplin kerja serempak berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Sedangkan hasil uji t menunjukan bahwa variabel motivasi kerja dan disiplin kerja secara persial kedua variabel tersebut tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Kata Kunci: Lingkungan Kerja. Motivasi Kerja,Disiplin Kerja. Kinerja Karyawan. Abstract Human resources (HR) play a very dominant role in company activities so that the success or failure of the company in achieving goals depends very much on the ability of HR or employees because a superior company is a company that has good employee performance so that company goals can be The purpose of this study is to determine and analyze the Effect of Work Environment. Work Motivation and Work Discipline on Employee Performance at PT. Jessindo Prakarsa. The type of research used is quantitative research with research methods in the form of data collection using The data analysis model used is multiple linear regression analysis. Sample selection is done by purposive sampling. The sample amounted to 30 respondents, using multiple linear regression analysis. The results of the regression test showed that 18. 7% of employee performance factors could be explained by work environment, work motivation and work discipline while the 3% were influenced by other variables that were not included in this study. The results of the F test show that simultaneously the variables of work environment, work motivation and work discipline simultaneously have a positive and significant effect on employee performance. While the results of the t test show that the variables of work motivation and work discipline are persial, these two variables do not have a positive and significant effect on employee performance. Keywords: Work Environment. Work Motivation. Work Discipline. Employee Performance. (*) Corresponding Author : Aldydira70@gmail. com1 , 081287029875 Aldi Friyatna Dira1. Irma2 / Jurnal GICI : Jurnal Keuangan dan Bisnis 15 . Juni 2023 DOI : 10. 58890/jkb. INTRODUCTION PT. Jessindo Prakarsa adalah Perusahaan yang bergerak dalam bidang Food Distribution yang berdomisili di Jl. Raya Pemda Pangkalan II. Kabupaten Bogor. Tujuan utama perusahaan pada saat didirikan adalah menjadi distributor untuk memenuhi kebutuhan makanan pokok. PT. Jesindo Prakarsa memiliki beberapa divisi yaitu divisi santan, divisi bumbu, divisi minyak, divisi snack dan divisi modern. Dari hasil pengamatan yang dilakukan penulis mendapatkan informasi mengenai permasalahan dari 3 divisi Snack sales marketing yang masing-masing divisi memiliki 10 orang sales yang dituntut untuk berkontribusi dalam rangka meningkatkan kemajuan perusahaan merealisasikan pencapaian target pendapatan setiap bulan dan tahunnya. Selain itu berdasarkan wawancara dengan Bapak Iwan Zoey salah satu Supervisor departemen sales di PT. Jessindo Prakarsa diketahui bahwa menurunnya kinerja karyawan pada PT. Jessindo Prakarsa dikarenakan beberapa masalah diantaranya yang paling berpengaruh adalah lingkungan kerja dan disiplin kerja. Lingkungan kerja non fisik di PT. Jessindo Prakarsa seperti hubungan antar sesama rekan kerja kerap kali menjadi keluhan diantara sesama karyawan. Sebagai contoh adalah karyawan yang bertugas dibagian admin distribusi mengeluhkan kinerja dari rekan-rekannya yang seringkali terlambat dalam mengumpulkan data rekapitulasi omset harian yang diperoleh sehingga terjadi penumpukan data yang harus direkapitulasi. Keterlambatan seperti ini akhirnya menimbulkan kesan yang kurang baik dalam diri karyawan di bagian admin distribusi tersebut sehingga memunculkan sedikit masalah diantara sesama rekan kerja. Masalah disiplin kerja di PT. Jessindo Prakarsa perlu diperhatikan sebab karyawan PT. Jessindo Prakarsa masih mengabaikan beberapa tugas yang menjadi kewajibannya, seperti titip faktur kepada sesama sales dan pencapaian target penjualan menjadi tidak optimal dan keterlambatan pengumpulan rekapitulasi omset. Masalah disiplin kerja di PT. Jessindo Prakarsa perlu diperhatikan sebab karyawan PT. Jessindo Prakarsa masih mengabaikan beberapa tugas yang menjadi kewajibannya, seperti titip faktur kepada sesama sales dan pencapaian target penjualan menjadi tidak optimal dan keterlambatan pengumpulan rekapitulasi omset harian sehingga bagian admin distribusi seringkali mengalami kesulitan dan kerap harus lembur dalam melakukan rekapitulasi. Pada kasus ini terlihat bagaimana masih rendahnya tanggungjawab sales dalam melakukan tugas yang diamanahkan Hal ini menandakan bahwa karyawan kurang dapat mematuhi standar kerja yang telah ditetapkan oleh perusahaan. Selain faktor lingkungan kerja dan disiplin kerja karyawan, ada beberapa faktor lain yang dianggap memengaruhi kinerja karyawan pada PT. Jessindo Prakarsa seperti Motivasi kerja terhadap pekerjaan dan perusahaan yang dinilai kurang adanya rasa memiliki terhadap METHODS Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian survei yaitu penelitian yang datanya dikumpulkan dari sample atas populasi untuk mewakili seluruh populasi. Ini berarti bahwa sample yang digunakan dalam penelitian ini diambil dari populasi yang secara langsung menjadi objek penelitian (Sugiyono, 2014:. RESULTS & DISCUSSION Results Hasil penelitian secara terperinci penulis sampaikan dibawah ini meliputi tanggapan responden, uji kualitas data yang meliputi uji validitas dan reliabilitas, uji asumsi klasik baik uji normalitas, uji multikolienieritas maupun uji heteroskedastisitas, serta uji hipotesis yang meliputi hasil regresi, uji simultan, koefisien, determinasi, uji persial serta pengaruh dominan. - 29 - Aldi Friyatna Dira1. Irma2 / Jurnal GICI : Jurnal Keuangan dan Bisnis 15 . Juni 2023 DOI : 10. 58890/jkb. Hasil Uji Asumsi Klasik Uji Normalitas Uji ini wajib dilakukan sebelum seseorang melakukan analisis regresi linier berganda. Adapun uji asumsi klasik yang dilakukan dalam penelitian ini meliputi: . uji normalitas, . uji multikolinieritas dan . uji heteroskedasitisitas. Gambar 1. Hasil Histogram Pada grafik histogram di atas terlihat bahwa variabel berdistribusi normal. Hal ini ditunjukkan oleh gambar histogram tidak miring ke kanan maupun ke kiri sehingga model regresi layak digunakan untuk memprediksi kinerja karyawan Uji Heteroskedastisitas Gambar 2. Hasil Heteroskedasitas Uji Heteroskedasitas Grafik Scatterplot di atas memperlihatkan bahwa titik-titik menyebar secara acak tidak membentuk sebuah pola tertentu yang jelas serta tersebar baik di atas maupun di bawah angka nol pada sumbu Y. Hal ini berarti tidak terjadi heteroskedastisitas pada model regresi, sehingga model regresi layak digunakan untuk memprediksi kinerja karyawan berdasarkan masukan variabel independennya. Uji Multikolinieritas Tabel 1. Uji Multikolinieritas TOLERANCE VIF Lingkungan Kerja 0,447 > 0,1 Motivasi Kerja 0,486 > 0,1 Disiplin Kerja 0,84 > 0,1 VARIABEL - 30 - Aldi Friyatna Dira1. Irma2 / Jurnal GICI : Jurnal Keuangan dan Bisnis 15 . Juni 2023 DOI : 10. 58890/jkb. Data di atas menunjukkan bahwasemua nilai tolerance variabel independen yang ada diatas 0,1 serta nilai VIF variabel independennya semua dibawah 5 yang berarti bawah tidak terjadi Hasil Uji Hipotesis Uji ini bertujuan untuk menjawab rumusan masalah sekaligus dugaan sementara atas jawaban rumusan masalahtersebut yang tertuang dalam hipotesis. Beberapa hal yang termasuk ke dalam uji hipotesis ini antara lain persamaan regresi, uji F . ji simulta. , koefisien determinasi (R. dan uji t . ji parsia. Uji Simultan Tabel 2. Uji Simultan Sum of Squares Model Regression 27,318 73,382 Residual Total Mean Square Sig. 9,106 2,822 3,226 ,039b Tabel di atas menunjukkan bahwa nilai Fhitung yang diolah dengan menggunakan SPSS adalah sebesar 3,226. Sementara itu nilai Ftabel yang dilihat pada Tabel Nilai-nilai Untuk Distribusi F adalah 2,700. Dengan demikian maka dapat dikatakan bahwa nilai Fhitung = 3,226 > dari Ftabel = 2,700. Ini berarti bahwa variabel independen yang terdiri dari lingkungan kerja, motivasi kerja dan disiplin kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan di PT. Jessindo Prakarsa. Koefisien Determinasi Tabel 3. Koefisien Determinasi Model Summary b Mod ,521 a Square Adjust Square 0,271 0,187 Std. Error of the Estimate 1,67999 Tabel di atas menunjukkan bahwa nilai Adjusted R Square adalah 0,187 atau 18,7%. Ini berarti bahwa variabel independen berupa lingkungan kerja, motivasi kerja dan disiplin kerja secara bersama-sama menjelaskan variabel dependen kinerja karyawan di PT. Jessindo Prakarsa sebesar 18,7% sedangkan sisanya sebesar 81,3%. Hasil Uji t Tabel 4. Hasil Uji t VARIABEL Sig KESIMPULAN Lingkungan Kerja 0,048 Berpengaruh signifikan Motivasi Kerja 0,365 0,718 Tidak berpengaruh signifikan Disiplin Kerja 0,703 0,488 Tidak berpengaruh signifikan - 31 - Aldi Friyatna Dira1. Irma2 / Jurnal GICI : Jurnal Keuangan dan Bisnis 15 . Juni 2023 DOI : 10. 58890/jkb. Guna menentukan H0 maupun H1 yang ditolak atau diterima maka nilai thitung di atas dapat dibandingkan dengan nilai ttabel pada tingkat signifikasi 5% . = 0,. Nilai ttabel pada tingkat signifikansi 5% ( = 0,. adalah 2,055. Dengan membandingkan thitung dan ttabel maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: Secara parsial lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan di PT. Jessindo Prakarsa karena thitung (- 2. > ttabel . serta nilai signifikansinya di bawah 0,05. Secara parsial motivasi kerja tidak berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap kinerja karyawan di PT. Jessindo Prakarsa karena thitung . < ttabel . serta nilai signifikansinya di atas 0,05. Secara parsial disiplin kerja berpengaruh tidak positif dan tidak signifikan tehadap kinerja karyawan di PT. Jessindo Prakarsa karena thitung . < ttabel . serta nilai signifikansinya di atas 0,05. DISCUSSION Sesuai dengan latar belakang yang telah disampaikan diawal dimana sampai saat ini masih ditemui kendala di PT. Jessindo Prakarsa khususnya kinerja karyawan sehingga perlu dilakukan penelitian diantaranya dengan menggunakan variabel lingkungan kerja, motivasi kerja dan disiplin kerja maka permasalahan tersebut setidaknya mulai terjawab. Dan ketiga independent yang digunakan, terdapat satu variabel berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan di PT. Jessindo Prakarsa yaitu lingkungan kerja. Sedangkan variabel independen lainnya yaitu motivasi kerja dan disiplin kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan di PT. Jessindo Prakarsa. Tidak berpengaruhnya variabel motivasi kerja dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan kemungkinan besar disebabkan karena umumnya karyawan memang tidak berkepentingkan atas variabel lainnya dibandingkan variabel lingkungan kerja dimana karyawan mungkin lebih memperhatikan variabel lainnya dibandingkan variabel motivasi kerja. Bagi karyawan PT. Jessindo Prakarsa, motivasi kerja tidaklah penting. Oleh sebab itu lingkungan kerja merupakan variabel yang paling dominan mempengaruhi kinerja karyawan di PT. Jessindo Prakarsa. Hasil penelitian menunjukan bahwavariabel lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan di PT. Jessindo Prakarsa. Hal ini dibuktikan dengan uji regresi karena thitung . > ttabel . serta nilai signifikansinya di bawah 0,05. Kontribusi pengaruh variabel lingkungan kerjaterhadap kinerja karyawan sebesar -2,079. CONCLUSION Sesuai dengan uraian-uraiandiatas serta hasil analisis dan interpretasi data yang telah dijelaskan sebelumnya, maka dapat diambil kesimpulan, sebagaiberikut: Secara serempak lingkungan kerja, motivasi kerja dan disiplin kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerjakaryawan di PT. Jessindo Prakarsa. Secara parsial lingkungan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan di PT. Jessindo Prakarsa. Secara parsial motivasi kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan di PT. Jessindo Prakarsa. Secara parsial disiplin kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan di PT. Jessindo Prakarsa. - 32 - Aldi Friyatna Dira1. Irma2 / Jurnal GICI : Jurnal Keuangan dan Bisnis 15 . Juni 2023 DOI : 10. 58890/jkb. REFERENCES