Pengembangan Buku Panduan Konseling Catur Murti Untuk Mereduksi Perilaku Bullying Peserta Didik SMK PENGEMBANGAN BUKU PANDUAN KONSELING CATUR MURTI UNTUK MEREDUKSI PERILAKU BULLYING PESERTA DIDIK SMK Khoirul Waro Bimbingan dan Konseling. Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas Negeri Surabaya Email : khoirul. 21019@mhs. Bakhrudin All Habsy Bimbingan dan Konseling. Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas Negeri Surabaya Email : bakhrudin. bk@undar. Abstrak Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Developmen. yang bertujuan untuk menghasilkan buku panduan konseling Catur Murti guna mereduksi perilaku bullying pada peserta didik SMK. Buku ini divalidasi oleh ahli materi, ahli media, dan calon pengguna untuk menguji kelayakan isi, tampilan, dan manfaatnya dalam layanan konseling. Data dikumpulkan melalui angket dan dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil validasi menunjukkan bahwa ahli materi memberikan skor rata-rata 94,25%, ahli media 92,27%, dan calon pengguna 92,15%. Semua hasil termasuk dalam kategori sangat valid. Kesimpulannya, buku panduan konseling Catur Murti layak digunakan sebagai media pendukung guru BK dalam membantu mengurangi perilaku bullying di Kata Kunci: Buku Panduan. Konseling Catur Murti. Dan Perilaku Bullying Abstract This research is a research and development (Research and Developmen. that aims to produce a Catur Murti counseling guidebook to reduce bullying behavior in vocational high school students. This book was validated by material experts, media experts, and prospective users to test the feasibility of the content, appearance, and benefits in counseling services. Data were collected through questionnaires and analyzed quantitatively and qualitatively. The validation results showed that material experts gave an average score of 94. 25%, media experts 92. 27%, and prospective users All results are included in the very valid category. In conclusion, the Catur Murti counseling guidebook is suitable for use as a supporting media for BK teachers in helping to reduce bullying behavior in schools. Keyword: Guidebook. Catur Murti Counseling, and Bullying Behavior Dampak buruk dari perilaku bullying telah banyak didokumentasikan dalam literatur ilmiah. Berbagai studi terbaru mengindikasikan bahwa korban bullying memiliki risiko tinggi mengalami masalah kesehatan mental yang serius. Choirunnisa dan Kudus . menyoroti dampak psikologis bullying pada remaja yang dapat menyebabkan perasaan tertekan, stres, cemas, hingga depresi dan bahkan keinginan untuk bunuh diri. Lebih lanjut. Febriana dan Rahmasari . menemukan bahwa korban bullying cenderung memiliki gambaran penerimaan diri yang buruk. Penelitian di lingkungan SMK juga menguatkan temuan ini, di mana menurut Khairatunnisa et al. menemukan bahwa bullying verbal memiliki persentase yang tinggi di kalangan siswa SMK, menekankan perlunya PENDAHULUAN Fenomena bullying ini menunjukkan adanya kegagalan dalam pembentukan nilai-nilai moral, empati, dan keterampilan sosial peserta didik. ditemukan bahwa siswa yang menjadi korban bullying cenderung mengalami gangguan kesehatan mental seperti stres, kecemasan, dan depresi. Bahkan, menunjukkan kecenderungan untuk menarik diri dari lingkungan sosial, mengalami penurunan motivasi belajar, serta merasa tidak aman berada di sekolah. Lingkungan sekolah yang seharusnya menjadi tempat aman justru menjadi pemicu trauma psikologis bagi sebagian siswa. Berdasarkan menurut oleh (Wulandari dan Fitriah 2. Pengembangan Buku Panduan Konseling Catur Murti Untuk Mereduksi Perilaku Bullying Peserta Didik SMK Bagi pelaku bullying, jika tidak ditangani dengan tepat, terdapat risiko tinggi untuk mengalami masalah perilaku antisosial di kemudian hari (Farrington & Ttofi, 2. Sementara itu, saksi yang secara pasif menyaksikan tindakan bullying dapat mengembangkan perasaan tidak aman, ketakutan, dan bahkan mengalami penurunan empati Kondisi ini secara kolektif mengindikasikan adanya kebutuhan mendesak untuk mengembangkan strategi intervensi yang efektif dan holistik guna menciptakan ekosistem sekolah yang suportif dan Menurut (Salmivalli, 2. Konseling memegang peranan dalam upaya preventif maupun kuratif terhadap perilaku bullying. Melalui proses konseling yang terencana, peserta didik dapat dibantu untuk mengidentifikasi dan memahami akar permasalahan yang mendasari perilaku bullying, baik sebagai korban maupun Berbagai menggarisbawahi efektivitas konseling dalam konteks ini. Abdi et al. serta Maulidha et al. menunjukkan bahwa konseling kelompok secara signifikan mengurangi kecemasan, stres, dan depresi di kalangan korban perundungan, dengan menyediakan lingkungan yang aman dan Melalui analisis kebutuhan yang komprehensif, dapat diketahui jenis bullying yang paling sering terjadi, faktor penyebabnya, dan sejauh mana nilainilai dalam konseling catur murti dapat diterima dan diinternalisasikan oleh peserta didik. Penelitian ini menjadi penting untuk memastikan bahwa pendekatan konseling yang dikembangkan bukan hanya bersifat idealis atau teoritis, tetapi benarbenar relevan dan kontekstual sesuai kebutuhan siswa. Dengan demikian, layanan konseling di sekolah tidak hanya menjadi pelengkap kurikulum, pembentukan karakter dan budaya positif di sekolah Dalam menghadapi peserta didik guru bk mengetahui banyak permasalahan yang dihadapi di peserta didik di sekolah, termasuk permasalahan bullying tersebut. dengan cara memberikan pevngarahan agar peserta didik memiliki pevmahaman bahwa perilaku bullying itu tidak baik dan memberikan layanan konseling catur murti dalam mereduksi prilaku bullying. (Masri evt al. Dalam mereduksi prilaku bullying dapat dilakukan mevnggunakan konseling catur murti adalah sebuah ajaran dari Raden Mas Panji Sosrokartono yang biasa disebut dengan konseling catur murti. Ajaran ini mevmiliki latar belakang yang spesifik karena adanya perbedaan ilmu, filsafat, dan ajaran hidup yang menjadi pedoman hidup Raden Mas Panji Sosrokartono dalam memahami hakikat atau Catur Murti, yaitu kesatuan ilmu, perasaan, perkataan, dan pevrbuatan (Fatimatul, 2. Konsevling Catur Murti didasarkan pada filosofifilosofi tertentu seperti pendekatan psikoterapi atau teori-teori konseling. Pendekatan dan teori-tevori tersebut mevnjadi paradigma untuk mengembangkan teori dan model konseling Catur Murti Raden Mas Panji Sosrokartono adalah sevorang pejuang kemerdekaan, meskipun beliau nama tersebut memudar karena perkembangan zaman. Hakikat Manusia. Devngan metode filsafat, para pevnevliti menemukan Wahyudi & Bakri . Pengembangan buku panduan pevncevgahan bullying untuk siswa SMK adalah pengembangan media dalam layanan bimbingan dan konseling yang berbeda dari model pengembangan media dalam konteks pembelajaran. dapat mewakili pengembangan mevdia untuk layanan bimbingan dan konseling karena berisi tahapan umum yang berbeda dari tahapan dalam pengembangan media ( haidarrotur,2. Modevl pevnevlitian pevngevmbangan Borg and Gall. Suvgiyono . mevnyevbuvtkan bahwa ada 10 langkah pevnevlitian dan pevngevmbangan yang dikevmbangkan olevh Borg and Gall yaituv: Potevnsi dan masalah,Yaituv pevnevlitian dan pevnguvmpuvlan informasi. Hal yang dicari pada tahap ini mevlipuvti rev ievw litevratuvr, analisis kevbuvtuvhan, pevnevlitian dalam skala yang kevcil sevrta pevrsiapan mevmbuvat laporan tevrkini. Pevnguvmpuvlan data,Yaituv pevrevncanaan. Adapuvn pevrihal yang dilakuvkan dalam tahap ini adalah mevlakuvkan pevrevncanaan mevlipuvti pevndevfinisian kevtevrampilan yang haruvs dipevlajari, ruvmuvsan tuvjuvan, uvruvtan pevmbevlajaran, sevrta uvji coba produvk. Devsain produvk,Pada ini,pevnevliti mevlipuvti,mevnyiapkan matevri, pevnyuvsanan buvkuv pevgangan sevrta instruvmevnt ev aluvasi Validasi devsain. Yaituv tahap pevnguvjian lapangan awal Pevnijas dilakuvkan pada 1 sampai sevkolah Pevnguvmpuvlan pada tahap ini dilakuvkan mevlaluvi wawancats obsevrvasi, dan kuvevsionevr yang hasilnya kevmuvdian dianalisis. Rev isi devsain Tahap rev isi uvtama, yaituv mevlakuvkan rev isi pad produvk yang didasarkan pada saransaran di tahap coba yang sevbevluvmnya. Uvji coba produvkTahap uvji coba lapangan uvtama, uvji coba pada tahap dilakuvkan pada 5 sampai 15 sevkolah devngan 30 sampai 100 suvbjevk. Data kuvantitatif mevngevnai pevrforman suvbjevk sevbevluvm dan sevsuvdah pevlatihan dianalis kevmuvdian hasil yang didapatkan dinilai sevsuvai devngan tuvjuvan pevlatihan sevrta dibandingkan devngan data kevlompok kontrol bila mevmuvngkinkan. Rev isi ProduvkPada tahap ini, pevnevliti mevlakuvkan rev isi tevrhadap produvk yang siap diopevrasionalkan. Rev isi dilakuvkan bevrdasarkan saran-saran yang didapatkan dari uvji coba Uvji coba Yaituv mevlakuvkan uvji lapangan Pada tahap ini uvp lapangan dilakuvkan pada 10 sampai 30 sevkolah devngan 40 sampai 400 Data yang pada tahap in dikuvmpuvlkan kevmuvdian dianalisis Pengembangan Buku Panduan Konseling Catur Murti Untuk Mereduksi Perilaku Bullying Peserta Didik SMK Rev isi produvk. Yaituv rev isi produvk akhir. Rev isi dilakuvkan bevrdasarkan saran dari uvji lapangan. Produvksi masal. Dari sevpuvluvh tahap tevrsevbuvt pevnevlitian hanya dilakuvkan sampai pada tahap kevlima, hal ini dikarevnakan kevtevrbatasan waktuv dan kondisi yang tidak mevmuvngkinkan bagi pevnevliti Dan uvntuvk produvk dari pevngevmbangan moduvl juvga hanya akan dilakuvkan sampai pada tahap kevtiga devngan mevlakuvkan potevnsi dan masalah ,pevnguvmpuvlan data dan Devsain produvk Evmzir . alam Ramadhani, 2. mevnyevbuvtkan bahwa mevmbatasi pevnevlitian pevngevmbangan dalam skala kevcil adalah muvngkin, tevrmasuvk dalam mevmbatasi tahapan Pevnevrapan tahapan pevngevmbangan dalam pevnevlitian bisa disevsuvaikan devngan kevbuvtuvhan pevnevliti (Ramadhani, 2. Mevngingat adanya kevtevrbatasan waktuv dilakukan analisis data dengan menggunakan perhitungan arikunto . , yaitu sebagai bevrikuvt: Keterangan: : Presentase yang dicari : jumlah nilai jawaban responden : jumlah nilai ideal Berdasarkan penjelesan diatas,peneliti mengumpulkan data menggunakan angket dengan ketentuan penelian sebagai berikut: Tabel 1 Skala Angket Jawaban Skor Sangat Tidak Sesuai (STS) Tidak Sesuvai(TS) Sevs uvai (S) Sangat Sevsuvai(SS) HASIL DAN PEMBAHASAN Peneliti merancang buku panduan dengan ukuran A5, adapun isi dari buku panduan yang dikembangkan dirancang sebagai berikut: Tabel 2 Rancangan dan Isi Buku Kerangka Keterangan Kata berupa uvngkapan rasa syuvkuvr dan harapan dari buku panduvan yang dikevm bangkan Daftar isi Bevrisi tuvlisan daftar dari isi Pevndahuvluvan Bevrisikan uvraian dari topik inti, yaituv buvlyying dan asevrtif Tuvjuvan Bevrisikan tuvjuvan dari pevm buvatan bukuv panduvan Sasaran Bevrisikan sasaran dari buku panduvan yang dikevm bangkan Mevtodev Bevrisikan pevm bevlajaran pevmbevlajaran dalam mevmbe Skevnario Bevrisikan urutan atauv tahapan dalam mevmbevrikan layanan METODE Penelitian dan pengembangan bertujuan untuk menghasilkan produk tertentu yang mana produk-produk ini dapat bermanfaat, misalkan pembuatan produk media pembelajaran yang dapat bermanfaat bagi pesevrta didik dan tenaga pendidik. Menurut, metode penelitian pada dasarnya merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu. Berdasarkan pengertian tersebut terdapat kata kunci yang perlu diperhatikan yaitu,cara ilmiah, data, tujuan dan kegunaan Sugiyono . dalam penelitian ini adalah penelitian pengembangan (Research and Developmevnt (R & D). Penelitian pengembangan merupakan suatu proses untuk mengembangkan sebuah produk baru maupun menyempurnakan produk yang sebelumnya sehingga (Winarni. Sedangkan menurut Sugiyono . , penelitian dan pengembangan merupakan suatu metode penelitian yang digunakan untuk menghasilkan suatu produk tertentu serta menguji efektivitas produk tersebut. Tujuan dari penelitian dan pengembangan adalah uvntuvk mengembangkan dan memvalidasi produk (Fitri dan Haryanti, 2. Teknik analisis data yang dilakukan pada data kualitatif adalah dengan melakukan analisis terhadap kritik, saran, dan komentar yang diberikan oleh para penguji untuk dijadikan sebagai acuan revisi produk yang dikembangkan Sedangkan untuk data kuantitatif. Lampiran Bevrisikan bevbevrapa lampiran matevri yang akan dibevrikan pada layanan, dan mevdia yang diguvnakan dalam layanan Pengembangan Buku Panduan Konseling Catur Murti Untuk Mereduksi Perilaku Bullying Peserta Didik SMK Daftar Puvstaka Bevrisikan ruvjuvkan yang mana peserta didik memerankan berbagai peran dalam akan bullying pevn uv lis mevngev panduvan dalam . orban, saksi,buvkuv atau pembel. Teknik ini memungkinkan mereka untuk merasakan dampak emosional dan psikologis dari tindakan bullying. Pada penelitian ini, penilaian validasi uji ahli materi dilakukan oleh Prof. Dr. Mochamad Nursalim. Si selaku Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas Negeri Surabaya. Penilaian ini dilakukan melalui pengisian angket uji validasi ahli materi dengan 20 butir pernyataan yang mencakup kriteria akseptabilitas. Uji validasi ahli materi dilakukan pada tanggal 26 mei 2025. Berikut ini merupakan hasil yang diperoleh, sebagai berikut: Tabel 3 Hasil Uji Ahli Materi Aspek Persentase Kegunaan materi 93,5% Kelayakan materi 96,5% Ketepatan materi 93,75% sehingga menumbuhkan empati dan mendorong mereka Kepatutan 93,75% Total 94,25% Hasil analisis kuantitatif pada uji validasi ahli materi Pada penelitian ini, penilaian validasi ahli mevdia untuk menjadi 'pembela' yang berani membela kebenaran Selain itu, pendidikan karakter yang mengintegrasikan nilai-nilai menghormati secara aktif dalam setiap sesi konseling menjadi esensial. Pemberian pemahaman konsekuensi secara lugas, baik dampak akademik, sosial, maupun hukum dari perilaku bullying, juga dilakukan untuk menumbuhkan kesadaran yang mendalam pada peserta didik (Sugriwa, 1. dilakukan oleh Dr. Wiryo Nuvryono,S. Pd. ,M. Pd. Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan Univevrsitas Negeri diatas, mendapatkan rata- rata presentase 94,25 % Surabaya. Penilaian ini dilakukan melalui pevngisian berdasarkan kriteria Arikunto termasuk kategori kevalidan angket uji validasi ahli media devngan 21 butir pernyataan sangat sesuai dan tidak perlu dilakukan revisi. Maka yang mencakup kriteria akseptabilitas. Uji validasi ahli disimpulkan bahwa materi yang diguvnakan dalam buku materi dilakukan pada tanggal 21 mevi 2025 . Berikut ini panduan konseling catur murti untuk mereduksi bullying merupakan hasil yang diperoleh, sebagai berikut: memenuhi kriteria akseptabilitas. Tabel 4 Hasil Uji Ahli Media Aspek Persentase Buku panduan konseling Catur Murti dirancang untuk memberikan serangkaian teknik praktis bagi guru BK Kegunaan media 87,5% dalam upaya mereduksi perilaku bullying pada peserta Kelayakan media 93,5% Teknik-teknik ini dikembangkan berdasarkan Ketepatan materi 96,4% interpretasi dan aplikasi filosofi Catur Murti ke dalam Kepatutan media 91,7% ranah konseling, memastikan pendekatan yang holistik Total 92,27% dan relevan dengan konteks peserta didik. Pertama. Hasil analisis kuantitatif pada uji validasi ahli media teknik-teknik pada prinsip diatas, mendapatkan rata- rata presentase 92,27% Dharma difokuskan pada pengembangan moral, etika, dan berdasarkan kriteria Arikunto termasuk kategori kevalidan kesadaran akan kebenaran dan kebajikan. Salah satu sangat sesuai dan tidak perlu dilakukan revisi. Maka pendekatan yang dapat digunakan adalah diskusi kasus disimpulkan bahwa media yang digunakan dalam buku dan dilema etika, di mana peserta didik diajak untuk panduan konseling catur murti untuk mereduksi bullying menganalisis skenario-skenario bullying dari berbagai memenuhi kriteria akseptabilitas. sudut pandang etis. Melalui diskusi ini, mereka dibantu Faktor lain yang turut memperparah situasi ini adalah kurangnya alokasi waktu pembelajaran pada mata pelajaran Bimbingan dan Konseling yang secara eksplisit membahas mengenai bullying. Materi tentang dampak bullying umumnya hanya disampaikan secara singkat, yaitu sekitar 1 x 30 menit setiap pertemuan dan belum merata di setiap jurusan atau kelas. Hal ini berpotensi untuk memahami konsekuensi moral dari tindakan bullying serta pentingnya menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan dan tanggung jawab sosial (Erford, 2. Lebih lanjut, simulasi atau role-playing dapat diterapkan, di Pengembangan Buku Panduan Konseling Catur Murti Untuk Mereduksi Perilaku Bullying Peserta Didik SMK menyebabkan ketimpangan pemahaman antar siswa. Kurangnya empati dan pemahaman yang merata menjadi celah yang dapat memicu terjadinya tindakan perundungan, khususnya dalam bentuk verbal yang paling sering ditemukan di sekolah. Pada pevnevlitian ini, pevnilaian validasi calon pevn gguvna dilakuvkan olevh duva validator, yaituv sevl akuv Guvruv Bimbingan dan Konsevling Dian Catuvr Puvspita Sari,S. Psi di SMK lavbschool uvnevsaI Pev nilaian ini dilaksanakan mevlaluvi pevngisian angkevt uvji validasi calon pevngguvn a devngan 21 buvtir pevrnyataan yang mevncakuvp kritevria Uvji validasi calon pevngguvn a dilakuvkan pada tanggal. Bevrikuvt ini mevruvpakan hasil yang dipevrolevh, sevbagai bevrikuvt: Aspek Persentase Kegunaan 87,5% Kelayakan 93,5% Ketepatan 92,8% Kepatutan 95,3% Total 92,15% uji validasi dari calon pengguna, yang terdiri dari guru BK dan peserta didik, memperoleh rata-rata persentase sebesar 92,15%. Pengguna merasakan manfaat buku ini secara praktis dalam memberikan pemahaman mengenai jenis-jenis bullying, dampaknya, serta langkah-langkah untuk mencegah dan menanggulanginya. Saran Pengembangan produk dalam bentuk versi terbaru sangat disarankan, seperti dalam format digital atau aplikasi berbasis web, agar dapat menjangkau lebih banyak pengguna serta menyesuaikan dengan perkembangan teknologi pendidikan dan gaya belajar peserta didik masa Versi digital ini juga dapat memungkinkan layanan konseling menjadi lebih fleksibel dan interaktif. DAFTAR PUSTAKA