Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 1813-1828 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. Pengaruh CSR. Technology dan CEO Education Terhadap Profitabilitas Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Emil Fawwaz Program Studi Magister Manajemen Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Trisakti fawwazemil770@gmail. ABSTRACT This research aims to determine the influence of CSR. Technology and CEO Education on company profitability. The sample used in this research is manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange (BEI) for the period 2017 - 2022. The independent variables in this research are CSR. Technology. CEO Education and the dependent variable is company The total research sample was 26 manufacturing companies using purposive The empirical results of this research use the eviews 9 program with panel data Based on panel data regression results, it shows that Technology has an influence on company profitability, while CSR and CEO Education have no influence on company profitability. It is hoped that the results of this research can be a reference for companies and investors to increase company profitability. Keywords: CSR. Technology. CEO Education. Profitabilitas dan ROA (Return On Asset. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh CSR. Technology dan CEO Education terhadap Profitabilitas perusahaan. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2017 Ae Variabel independen dalam penelitian ini adalah CSR. Technology. CEO Education dan variable dependenya adalah Profitabilitas perusahaan. Jumlah sampel penelitian adalah sebanyak 26 perusahaan manufaktur dengan menggunakan purposive sampling. Hasil empiris dari penelitian ini menggunakan program Eviews 9 dengan regresi data panel. Berdasarkan hasil regresi data panel menunjukkan bahwa Technology memiliki pengaruh terhadap Profitabilitas perusahaan, sedangkan CSR dan CEO Education tidak memiliki pengaruh terhadap Profitabilitas perusahaan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi perusahaan dan investor untuk meningkatkan Profitabilitas perusahaan. Kata kunci: CSR. Technology. CEO Education. Profitabilitas dan ROA (Return On Asset. PENDAHULUAN Di dalam suatu kegiatan operasi perusahaan harus mempertimbangkan konsekuensi lingkungan, ekonomi dan sosial. Badan usaha mempunyai tanggung jawab planet (Keadaan lingkungan di luar dan di dalam perusahaa. dan juga people . aryawan/pekerja dan masyarakat sekitar perusahaa. , jadi tidak hanya memaksimalkan keuntungan saja (Rahma & Aldi, 2. Menurut UU No. 40 Tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas. CSR adalah komitmen perseroan untuk berperan 1813 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 1813-1828 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. serta dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan guna meningkatkan kualitas kehidupan dan lingkungan yang bermanfaat, baik bagi perseroan sendiri, komunitas setempat, maupun masyarakat pada umumnya. Praktik CSR wajar dilakukan perusahaan domestik dan luar negeri, aksi ini dilakukan untuk menarik customer, pemegang saham, karyawan dan orang yang memangku kepentingan (Szegedi, 2. Di dalam penelitian Zuraida & Sugianto . CSR di lakukan agar dapat menjadi bahan pertimbangan dalam mengangkat citra perusahaan dimata masyarakat. Investor melihat laba dan CSR suatu perusahaan tidak sendiri-sendiri melainkan secara simultan sebagai indikator sebelum berinvestasi. Pada saat ini CSR banyak perusahaan yang berkompetisi dalam menyelenggarakan kegiatan CSR untuk meningkatkan reputasi, kredibilitas dan citra perusahaan menurut penelitian Oktina et. CSR juga bisa menjadi alat recovery jika perusahaan mempunyai permasalahan skandal dan dapat meningkatkan reputasi serta mengembalikan rasa percaya masyarakat (Szegedi, 2. Sedangkan menurut penelitian Ramzan . , meningkatkannya kinerja keuangan perusahaan salah satunya di pengaruhi CSR. Dan juga CSR mempunyai dampak positif terhadap kinerja keuangan (Prieto, 2. Menurut Pemerintah Provinsi Jawa Barat Jenis kegiatan CSR itu ada 8 yaitu sosial, lingkungan, kesehatan, pendidikan, peningkatan daya beli, sarana & prasarana keagamaan, program lainnya, infrastruktur dan sanitasi lingkungan. Dari Gambar di bawah ini. Pemerintah Jawa Barat mempunyai total anggaran CSR sebesar Rp. Milyar Rupiah dari tahun 2013 Ae 2019. Selama periode tersebut, pendanaan CSR di fokuskan paling penting ke usaha peningkatan daya beli dan pendidikan. Lalu yang ke tiga paling banyak adalah infrastruktur dan lingkungan yang lalu disusul yang sama besarnya kesehatan, sosial dan sarana & prasarana keagamaan. Gambar 1. Contoh Data CSR yang dilakukan di Jawa Barat Sumber : http://csr. id/page/tentang-csr 1814 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 1813-1828 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. Hal yang dominan pada dunia perekonomian dunia adalah Tekonologi. Informasi dan pengetahuan (Mondal and Gosh, 2. Menurut Zhang . aset adalah manfaat ekonomi yang dirasakan di masa depan yang diakibatkan dari transaksi dimasa lalu, asset tidak berwujud atau teknologi juga termasuk yang memberikan manfaat di perusahaan. Asset teknologi dapat melancarkan arus kas dan kinerja suatu perusahaan di dalam penelitian (Damodaran, 2. Di dalam penelitian Kayo . Asset Teknologi bisa dimanfaatkan sebagai alat untuk meningkatkan kinerja perusahaan. Hal ini sejalan dengan penelitian Belem & Marques . dan Ventura et. al, . yang menemukan asset teknologi dapat meningkatkan profitabilitas perusahaan jika di manfaatkan dengan efektif. Di dalam penelitian Vasconcelos et. 9 asset teknologi sangat berpengaruh terhadap kinerja perusahaan. Menurut Liu & Wong . asset teknologi bisa memberikan manfaat ekonomi yang menguntungkan untuk perusahaan. Hal ini sejalan dengan penelitian Appelbaum et. yang menemukan pemanfaatan teknologi yang efektif bisa membuat performa perusahaan bagus, baik di pendapatan dan juga persaingan dengan competitor perusahaan tersebut. Menurut Tsai et. teknologi dapat mencerminkan kompetitif suatu perusahaan dengan perusahaan Beberapa peneliti menemukan dampak positif penggunaan teknologi terhadap kinerja perusahaan (Maditinos et. al, 2011. Ehie et. al, 2010 dan Boujelben & Fedhila, 2. Hal ini memberi informasi perusahaan bisa memanfaatkan penggunaan teknologi untuk menghasilkan kinerja perusahaan yang lebih baik. Sedangkan di dalam penelitian Fang & Lin . dan Ruiwen & Honghui . menemukan terdapat hubungan negatif antara penggunaan teknologi terhadap kinerja perusahaan. Penelitian ini menandakan perusahaan tidak bisa memanfaatkan penggunaan teknologi untuk menghasilkan kinerja perusahaan yang lebih baik. Selain Technology. CEO Education juga mempunyai peran penting dalam memengaruhi performa keuangan (Ghardallou, 2. Seiring dengan majunya era globalisasi, jenjang pendidikan menjadi faktor penting yang perlu diperhatikan terutama untuk bisa di terima bekerja di perusahaan terbaik, terutama ditingkat pendidikan dan asal universitasnya. Rata-rata CEO perusahaan di Indonesia setidaknya memiliki gelar sarjana dan pasca sarjana, sedangkan untuk lulusan Doktoral masih sedikit jumlahnya di dalam penelitian Erlim dan Juliana . Hal ini sangat mempengaruhi CEO dalam mengambil keputusannya dalam memimpin sebuah perusahaan karena bekal pendidikan sangat penting (Crumley, 2. Menurut Bhagat et. , ada 3 hal yang mempengaruhi kemampuan CEO dalam latar belakang pendidikan. Yang paling awal adalah pendidikan mempunyai potensi untuk berkontribusi dalam kemampuan, pengetahuan dan perspektif untuk memahami konsep teknik abstrak & teknikal. Yang kedua, gambaran intelektual & kredibilitas CEO dalam menghadapi aktivitas intelektual yang menantang dapat dilihat dari tingkat pendidikannya. yang terakhir, koneksi yang didapat pada saat menempuh pendidikan dapat digunakan di masa depan. Lulusan SMA/sederajat menjadi yang paling banyak selama 2 tahun terakhir yang dimana saat ini tingkat pendidikan Indonesia semakin berkembang. Sedangkan 1815 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 1813-1828 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. jumlah orang lulusan Doktor yang paling sedikit. Gambar di bawah mendeskripsikan grafik perkembangan pendidikan di Indonesia dari tahun 2020 sampai 2022. Generasi milenial telah menyelesaikan berbagai tingkatan pendidikan yang bisa dilihat dari data Badan Pusat Stastik (BPS), jumlah lulusan SMA menjadi yang paling tinggi sebesar 37% dari total responden. Tempat kedua dan ke tiga di duduki oleh SMP dan SD sebesar 22,62% & 21,83%. Di posisi terakhir ada lulusan D4 atau S1 sebanyak 10,04%. Dan sisanya terakhir adalah lulusan S2. S3 dan tidak lulus sekolah. Rakyat Indonesia yang kini berusia 27 Tahun atau termasuk Generasi kelahiran 1981 Ae 1996 juga ada yang tidak mengenyam pendidikan sebesar 1,44%, nominal ini lebih besar ketimbang milenial yang menyelesaikan jenjang pendidikan Magister & Doktoral. Rata-rata generasi mllenial . adalah pemegang tingkat pendidikan tertinggi, sedangkan generasi x . dan generasi baby boomer . mempunyai jenjang edukasi yang lebih rendah. Gambar 2. Tingkat Pendidikan yang Ditamatkan Generasi Milenial . Sumber: Long Form Survei BPS Penduduk 2020 (SP 2. Berdasarkan penelitian sebelumnya yang di lakukan oleh Bhatia & Aggarwal . dan Ghardallou . yang meneliti dampak penggunaan CSR. Technology dan CEO Education terhadap laba perusahaan di India dan Arab Saudi, maka bisa di lakukan di Indonesia. Objek yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang menyelenggarakan program CSR dari tahun 2017 - 2022 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Perusahaan manufaktur dipilih karena menjadi perusahaan yang paling banyak yang melakukan program CSR dan kontribusi yang diberikan ke negara dan masyarakat cuku tinggi. Menurut penelitian Lin et. al, 2021. CSR adalah faktor yang sangat penting dalam suatu badan usaha untuk mempunyai kinerja perusahaan yang bagus. 1816 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 1813-1828 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. Di dalam penelitian Ghardallou . yang meneliti mengenai pengaruh CSR terhadap laba badan usaha yang dilakukan di Arab Saudi pada badan usaha yang terdaftar di Arab Saudi Stock Exchange dan yang mempunyai data ESG pada tahun 2015 Ae 2020, dimana CSR diukur dengan ESG Score. CEO Education diukur menggunakan dummy, bernilai angka 1 jika CEO memiliki pendidikan S2 atau MBA dan bernilai nol ketika tidak memiliki pendidikan S2 atau MBA dan profitabilitas diukur dengan ROA (Return On Asset. Hasil penelitiannya menghasilkan CSR dan Pendidikan berpengaruh positif terhadap ROA (Return On Asset. Dan di dalam penelitian Nijun Zhang . yang meneliti pengaruh Technology terhadap laba badan usaha yang dilakukan di China padan badan usaha telekomunikasi dan mempunyai data Teknologi pada tahun 2014 - 2016, dimana Technology di ukur dengan Fixed Asset dibagi total asset dan profitabilitas diukur dengan ROA (Return On Asset. Hasil penelitiannya menghasilkan Technology berpengaruh positif terhadap ROA (Return On Asset. METODE PENELITIAN Rancangan penelitian yang dipergunakan adalah uji hipotesis dengan tujuan untuk menguji pengaruh antara CSR (Total Biaya CSR). Technology . ang di ukur dengan Fixed Asset dibagi dengan total ase. dan CEO Education . ang di ukur dengan dummy, nilai 1 untuk lulusan S2 dan nilai 0 untuk lulusan selain S. terhadap profitabilitas yang diukur dengan ROA (Return On Asset. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode regresi data panel. Objek penelitiannya adalah perusahaan manufaktur yang telah terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode enam tahun 2017 Ae 2022. Tabel 1. Variabel dan Pengukuran Sumber: Berbagai Journal Penelitian yang dijadikan referensi Jenis Variabel Variabel Dependen Variabel Independen Nama Variabel Profitabilitas Proxy Simbol ROA CSR Return Assets CSR Total Biaya CSR Technology TECH CEO Eduation CEO Size SIZE Fixet Asset Total Assets Dummy . = S2 & 2 Selain S. Long N dari Total Asset Akhir Tahun 1817 | Volume 6 Nomor 3 2024 Definisi Variabel Operasional NET Income Total Assets Referensi Ghardallou Utomo Zhang Ghardallou Ghardallou Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 1813-1828 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. Jenis Variabel Variabel Control Nama Variabel Leverage Proxy Simbol LEV Sales Growth Definisi Variabel Operasional Total Debts Total Assets X Ae (X-. Referensi Ghardallou Ghardallou Dalam penelitian ini teknik penarikan sampel yang digunakan adalah metode purposive sampling, yaitu metode penarikan sampel yang didasarkan pada kriteriakriteria tertentu. Adapun kriteria-kriteria yang digunakan sebagai berikut: Perusahaan yang menjadi sampel merupakan perusahaan manufaktur yang terdaftar sebagai anggota di BEI. Perusahaan manufaktur yang telah melaporkan laporan keuangan lengkap selama 6 tahun yaitu dari tahun 2017-2022. Perusahaan manufaktur yang menggunakan mata uang Rupiah (R. di dalam laporan keuangannya. Perusahaan yang mempunyai program CSR. Tabel 2. Kriteria Penarikan Data Sampel Sumber: Berbagai Laporan keuangan Perusahaan Manufaktur Keterangan Jumlah Perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI selama periode 2017 - 2022 Perusahaan yang tidak mencantumkan CSR cost selama periode 2017 - 2022 Jumlah perusahan yang digunakan Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder, data sekunder merupakan data yang telah dipublikasikan sebelumnya seperti laporan Seluruh data ini diperoleh dari w. id, w. id dan Data yang dikumpulkan merupakan laporan keuangan dan laporan tahunan perusahaan manufaktur yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode enam tahun dari tahun 2017-2022. Sampel perusahaan yang dipakai dalam penelitian ini berjumlah 27 perusahaan dari populasi awal yang berjumlah 150 perusahaan setelah melakukan purposive sampling. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi data panel yang bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh dari CSR. Technology, dan CEO Education terhadap profitabilitas ROA (Return On Asset. pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI. Data yang tersedia kemudian diolah dan diuji menggunakan software E-Views 9. 1818 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 1813-1828 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. Terdapat tiga model yang dapat digunakan dalam regresi data panel yaitu dengan model Common Effect (Panel Least Squar. , model Fixed Effect dan model Random Effect. Untuk menentukan model yang tepat dan baik untuk diinterpretasikan, perlu dilakukan dua tahapan pengujian yaitu Uji Chow dan Uji Hausman. Common Effect Uji Chow Fixed Effect Uji Hausman Random Effect Gambar 3. Proses Pemilihan Model Dalam Data Panel Tabel 3. Uji Chow Test Variabel Dependen Return on Asset Chi-Square Prob. Keputusan Tolak H0. Fixed Effect Accepted Berdasarkan tabli 3 hasil uji Chow test, hasil menunjukkan bahwa Return on Asset memiliki nilai probabilita Cross Ae Section Chi - Square sebesar 0. 0000 < 0. maka keputusan yang diperoleh yaitu Ho ditolak sehingga model yang digunakan adalah Fixed Effect. Jika model yang dipilih adalah model dari fixed effect, maka diperlukan pengujian antara model Fixed Effect dengan Random Effect yaitu dengan Hausman Test. Tabel 4. Uji Hausman Test Variabel Dependen Return on Asset Chi-Square Prob. Keputusan Diterima H0. Random Effect Used Berdasarkan tabel 4 hasil uji Hausman Test, hasil menunjukkan bahwa nilai probabilita Cross-Section Statistics diperoleh lebih dari 0. Pada model 1. Return On Asset memiliki nilai probability sebesar 0. 9168 > 0. Maka keputusan yang dapat diperoleh yaitu Ho diterima sehingga model yang di gunakan adalah Random effect Uji F adalah pengujian model yang di gunakan untuk menguji apakah model yang dibuat berdasarkan persamaan multiple regresi layak digunakan atau tidak. Tabel 5. Hasil F Variabel Dependen Return On Asset 1819 | Volume 6 Nomor 3 2024 F-Statistic Prob. Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 1813-1828 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. Berdasarkan hasil uji F pada tabel 5, terlihat bahwa probabilitas F-statistic menghasilkan nilai kurang dari 0. Dengan demikian hasil analisis dalam penelitian ini menunjukkan bahwa secara bersama-sama variabel independen yaitu CSR. Technology dan CEO Education memberikan pengaruh terhadap ROA (Return On Asse. sehingga model regresi layak digunakan dalam penelitian ini. Tabel 6. Hasil Uji Goodness of Fit Variabel Return on Asset R-Squared Adjusted R-Squared Berdasarkan hasil uji goodness of fit pada tabel 6, diperoleh nilai Adjusted RSquared sebesar 0. Hal ini berarti variabel independen yaitu CSR. Technology. CEO Education. Size. Leverage dan Sales Growth mampu menjelaskan variasi dari ROA (Return On Asse. 8978% dan sisanya sebesar 82. 1022%, hal ini menjelaskan bahwa ROA (Return On Asse. dapat dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak terdapat dalam model. Sehingga terdapat hubungan sangat lemah antara CSR. Technology. CEO Education. Size. Leverage dan Sales Growth terhadap ROA . eturn on asse. Metode analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan regresi linear berganda (Multiple Linear Regresio. yang menggunakan perkiraan persamaan Bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh dari variabel independen dan variabel dependen pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Uji ini dilakukan untuk menguji apakah masing-masing variabel independen mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel dependennya dengan mengasumsikan variabel lain adalah konstan. Berikut ini hipotesis dari uji t: H0 : Ha : Variabel independen tidak mempengaruhi variabel dependen Variabel independen mempengaruhi variabel dependen Adapun kriteria keputusannya: A Jika P-value < 0. maka variabel independen tidak mempengaruhi variabel dependen. A Jika P-value > 0. 05, maka variabel independen mempengaruhi variabel HASIL DAN PEMBAHASAN Statistik Deskriptif Berikut adalah Tabel 7 statistik deskriptif untuk masing-masing variabel 1820 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 1813-1828 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. Tabel 7. Statistik Deskriptif Variabel Max. Min. Mean Std. Dev Return on Asset CSR TECH CEO SIZE LEV GROWTH Analisis Uji Hipotesis Hasil Uji ROA (Return On Asse. ditunjukkan pada tabel 9 berikut ini: Tabel 8. Uji T Regresi Variabel Dependen Variabel Independen Return on Asset Koefisien Prob. Kesimpulan CSR Tidak Berpengaruh TECH Pengaruh Negatif CEO Tidak Berpengaruh SIZE Pengaruh Positif LEV Pengaruh Negatif GROWTH Pengaruh Positif Pembahasan Hasil Penelitian Berdasarkan hasil pengujian hipotesis dengan menggunakan uji t, maka dapat dijelaskan pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen sebagai 1821 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 1813-1828 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. H1 : Terdapat pengaruh antara CSR terhadap ROA (Return On Asset. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, diketahui bahwa CSR Tidak memiliki pengaruh terhadap ROA (Return On Asset. pada perusahaan manufaktur di Indonesia. Artinya semakin perusahaan yang membuat program CSR tidak mempengaruhi keuntungan perusahaannya. Hal ini tidak sejalan dengan penelitian Kanwal et. al, . Cho et. Jang & Choi . Chon & Kim . yang menemukan terdapat pengaruh positif antara Kinerja keuangan Perusahaan dengan CSR. Di Negara Korea Selatan, penelitian Cho et. al, . menemukan hubungan positif antara tingkat pertumbuhan total aset dan kegiatan CSR. Hal ini juga di dukung penelitian Hakim & Nugroho . , yang di lakukan di 6 perusahaan di Indonesia yang menghasilkan biaya CSR mempunyai pengaruh signifikan & positif terhadap ROA. Terdapat efek positif antara kinerja keuangan yang di ukur oleh ROA oleh CSR (Irman & Juliyanti, 2017. Liani et. al, 2016 dan Utomo et. Akan terjadi biaya tambahan jika perusahaan melakukan kegiatan CSR dan akan menurunkan laba tetapi biaya yang di keluarkan memiliki peran untuk meningkatkan laba dan nilai perusahaan di masyarakat (Citranungrum et. , 2014 . Karim et. , 201. Murnita & Putra, 2. Keuntungan yang diperoleh jika perusahaan menjalankan CSR akan lebih tinggi dari pada biaya yang di keluarkan untuk CSR sehingga laba perusahaan menanjak. Terdapat pengaruh negatif antara CSR dan Return On Asset di dalam penelitian Margolis & Walsh . dan Fu ju . , hal ini menandakan kegiatan CSR malah menjadi beban perusahaan yang besar dan dapat mengurangi laba. H2 : Terdapat pengaruh antara Technology terhadap ROA (Return On Asset. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, diketahui bahwa Technology memiliki pengaruh negatif terhadap ROA (Return On Asset. pada perusahaan manufaktur di Indonesia. Hal ini berarti penggunaan teknologi tidak efektif dalam menghasilkan keuntungan. Hasil penelitian ini tidak sejalan dengan penelitian Kayo . , yang menemukan Asset Teknologi bisa dimanfaatkan sebagai alat untuk meningkatkan kinerja perusahaan. Hal ini sejalan dengan penilitan Belem & Marques . dan Ventura et. al, . yang menemukan Asset teknologi dapat meningkatkan profitabilitas perusahaan jika di manfaat kan dengan efektif. Di dalam penelitian Decker et. Mazionni et. Dallabona et. Cucculetti & Bettinelli . Perez & Fama . Ritta et. dan Vasconcelos et. Asset teknologi sangat berpengaruh terhadap kinerja Menurut Liu & Wong . Asset teknologi bisa memberikan manfaat ekonomi yang menguntungkan untuk perusahaan. Di dalam penelitian Marrocu et. terdapat hubungan yang kuat antara teknologi dan kinerja perusahaan di ekonomi industri maju dan juga di industri negara maju, asset yang paling banyak dimiliki ada teknologi. Di dalam penelitian menurut Zhang . , perusahaan yang memiliki Asset teknologi dapat memanfaatkan Asset tersebut menjadi keunggulan dan mendapatkan keuntungan lebih banyak. Hal ini juga di dukung oleh penelitian Boujelben dan Fedhila, . 1822 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 1813-1828 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. yang menemukan perusahaan yang dapat memanfaatkan teknologi dapat menjadi keunggulan dari perusahaan lainnya. Bhatia & Aggarwal . menemukan bahwa penggunaan teknologi juga membantu perusahaan mempunyai kinerja lebih dari pada yang diharapkan. H3 : Terdapat pengaruh antara CEO Education terhadap ROA (Return On Asset. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, diketahui bahwa CEO Education Tidak memiliki pengaruh terhadap ROA (Return On Asset. pada perusahaan manufaktur di Indonesia. Artinya Tingkat Edukasi pimpinan perusahaan tidak mempengaruhi keahlian pimpinan perusahaan dalam terhadap keuntungan Hal ini tidak sejalan Sedangkan penelitian Bhagat et. menemukan tingkat edukasi CEO sangat berpengaruh pada saat pemilihan CEO-nya. Dan juga tingkat Pendidikan CEO sangat mempengaruhi bagaimana memperlihatkan bakat dan cara CEO meningkatkan kinerja perusahaan (Custodio & Metzger 2014 dan Kaplan et. Di dalam penelitian King et. ditemukan CEO lulusan MBA dapat menghasilkan ROA (Return On Asset. yang lebih tinggi dari pada yang bukan lulusan MBA. Hal ini searah dengan penelitian yang di lakukan Betrand & Schoar . Beber & Fabbri . dan Lam et. yang menghasilkan semakin tinggi edukasi CEO maka akan semakin aktif dan agresif dalam melakukan strategi untuk pengambilan risiko yang lebih tinggi yang mendapatkan keuntungan yang lebih banyak. Di dalam penelitian Setiawan & Gestanti . Huang . Ghardallou . Meyer . dan Slater & Fowler . Terdapat Hubungan positif antara CEO Education terhadap ROA (Return On Asset. Hal ini menghasilkan edukasi CEO efektif berpengaruh terhadap pola pikirnya (Betrand & Schoar, 2. H4 : Terdapat pengaruh antara Size terhadap ROA (Return On Asset. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, diketahui bahwa Size memiliki pengaruh positif terhadap ROA (Return On Asset. pada perusahaan manufaktur di Indonesia. Hal ini berarti ukuran perusahaan sangat mempengaruhi keuntungan perusahaan. Hal ini sejalan dengan penelitian yang di lakukan oleh Karim . yang menemukan bahwa terdapat pengaruh positif antara size dan profitabilitas yang di ukur oleh ROA. Hal ini sejalan dengan penelitian yang di lakukan (Rifai et. , 2. yang menemukan prediksi profitabilitas suatu perusahaan di pengaruhi oleh size perusahaan tersebut. Penelitian lain menujukan hal yang berbeda menurut (Juliana & Melisa, 2. an Ullah et. , 2. menemukan terdapat pengaruh negatif antara ukuran perusahaan terhadap profitabilitas. Hal ini disebabkan besarnya ukuran perusahaan belum di dukung dengan pengelolaan yang baik dari sumber daya perusahaan tersebut seperti teknologi, semua aset yang di miliki, kekayaan intelektual sebagai faktor yang mempengaruhi ukuran perusahaan. H5 : Terdapat pengaruh antara Leverage terhadap ROA (Return On Asset. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, diketahui bahwa Leverage memiliki pengaruh negatif terhadap ROA (Return On Asset. pada perusahaan manufaktur di Indonesia. Hal ini berarti penggunaan leverage tidak efektif dalam 1823 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 1813-1828 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. menghasilkan keuntungan. Hal ini tidak sejalan dengan penelitian Gitman & Zutter . leverage mempunyai pengaruh positif, karena leverage dapat digunakan untuk pengembangan bisnis perusahaan agar menghasilkan keuntungan yang lebih besar dan penghasilan pemegang saham yang lebih besar dari pada perusahaan yang menggunakan leverage yang lebih kecil atau tidak sama sekali, penggunaan leverage juga mempunyai dampak negatif, jika jumlah pinjaman dan bunga lebih besar dari pada pendapatan perusahaan, hal ini juga meningkatakan resiko pemegang saham dan perusahaan. Di dalam penelitian Gitman and Zutter . perusahaan menggunakan leverage untuk keuntungan perusahaan, semakin tinggi leverage yang di gunakan maka semakin tinggi pula keuntungan yang di dapat perusahaan. tahun 2018 dan 2014 peneliti Saeed et. dan patel . membuktikan bahwa leverage mempengaruhi secara positif terbadap ROA (Return On Asset. , yang berarti penggunaan leverage efektif meningkatkan pendapatan perusahaan. Di dalam penelitian Ibanah . dan De Young & Roland . terdapat pengaruh negatif penggunaan leverage terhadap ROA (Return On Asset. karena penggunaan leverage menunjukkan semakin besar hutang yang dimiliki suatu perusahaan, semakin jelek juga kinerja perusahaannya. Keuntungan suatu perusahaan akan meningkat apabila penggunaan leverage-nya kecil dan sebaliknya. H6 : Terdapat pengaruh antara Sales Growth terhadap ROA (Return On Asset. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, diketahui bahwa Sales Growth memiliki pengaruh positif terhadap ROA (Return On Asset. pada perusahaan manufaktur di Indonesia. Hal ini berarti penggunaan Sales Growth efektif dalam menghasilkan keuntungan. Hasil ini sejalan dengan penelitian Ramli & Yunaini . profitabilitas perusahaan dapat dicapai apa bila perusahaan mempunyai pertumbuhan penjualan yang positif yang berdampak juga meningkatkan laba Hal ini sejalan dengan penelitian (Putra & Badjra, 2. yang menemukan bahwa perusahaan dapat menaikkan keuntungan jika penjualan perusahaan dapat menutupi biaya perusahaan. Di dalam penelitian Simatupang & Sari . Hastuti . dan Habibah . tidak terdapat pengaruh antara Sales Growth terhadap ROA (Return On Asset. Hal ini berbeda dengan hasil penelitian Kaptiana & Asandimitra . yang menemukan terdapat pengaruh negatif antara Sales Growth terhadap ROA (Return On Asset. , hal ini terjadi karena semakin tinggi penjualan semakin tinggi juga biaya penjualannya jadi tidak bisa mendapatkan laba. Selain itu Jang dan Park . menemukan terdapat pengaruh positif antara Sales Growth terhadap ROA (Return On Asset. KESIMPULAN DAN SARAN Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh CSR. Technology. CEO Education. Size. Leverage dan Sales Growth terhadap profitalbilitas atau kinerja perusahaan yang di ukur dengan ROA (Return On Asset. Penelitian ini menggunakan 26 perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2017 Ae 2022. 1824 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 1813-1828 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. Berdasarkan uraian pada analisis dan pembahasan sebelumnya maka dapat disimpulkan sebagai berikut: CSR memiliki tidak memiliki pengaruh terhadap ROA (Return On Asset. Technology memiliki pengaruh negatif terhadap ROA (Return On Asset. CEO Education tidak memiliki pengaruh terhadap ROA (Return On Asset. Size memiliki pengaruh positif terhadap ROA (Return On Asset. Leverage memiliki pengaruh negatif terhadap ROA (Return On Asset. Sales Growth memiliki pengaruh positif terhadap ROA (Return On Asset. DAFTAR PUSTAKA