eISSN 3090-7985 & pISSN 3090-5125 org/10. 63822/mzk1kj04 Vol. No. Juni Tahun 2025 Hal. Homepage https://ojs. id/index. php/ib Transformasi Digital Desa Melalui Pembangunan Website dan Digitalisasi UMKM di Desa Tanjung Lago. Kabupaten Banyuasin Soekarno Putra1. Rio Fernando2. Tabi In Athyam Madani3. Rizki Julianto4. Kgs. Fijai Fahlevi5. Rindi Rama Saputra6. Edy Irawansyah7. Muhammad Faiz8. Aldi Saputra9 Universitas Bina Darma1-9 Email Korespodensi: fijai02fahlevi@gmail. INFO ARTIKEL ABSTRACT Histori Artikel: Digital transformation at the village level is a strategic step to enhance public service efficiency and empower the local economy. This community service program aims to support the digitalization process in Tanjung Lago Village through two main approaches: the development of an official village website as an information and governance transparency tool, and the digital empowerment of local small and medium enterprises (SME. producing kemplang, a traditional fish-based snack. The implementation methods included field observation, interviews, digital media design, website development, training sessions, and stakeholder validation. The village website was built using static web technology (HTML. CSS. JavaScrip. , featuring village profiles, activity galleries, organizational structure, and contact information. Meanwhile, the SME assistance focused on branding, packaging, product photography, and the use of social media for digital The results indicated improved capacity among village officials in managing public information and increased knowledge among SMEs regarding modern marketing strategies. This program successfully integrates information technology with local potential, contributing to inclusive and sustainable digital village development. Diterima Disetujui Diterbitkan 18-06-2025 19-06-2025 22-06-2025 Keyword: Village digitalization, village website. SMEs, digital promotion, community engagement Bagaimana Cara Sitasi Artikel ini: Soekarno Putra. Rio Fernando. Tabi In Athyam Madani. Rizki Julianto. Kgs. Fijai Fahlevi. Rindi Rama Saputra6. Edy Irawansyah. Muhammad Faiz, & Aldi Saputra. Transformasi Digital Desa Melalui Pembangunan Website dan Digitalisasi UMKM di Desa Tanjung Lago. Kabupaten Banyuasin. Indonesia Berdampak: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1. , https://doi. org/10. 63822/mzk1kj04 Copyright A 2025 The Author. This article is distributed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License. s 59 Transformasi Digital Desa Melalui Pembangunan Website dan Digitalisasi UMKM di Desa Tanjung Lago. Kabupaten Banyuasin (S. Putra, et al. PENDAHULUAN Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi telah mendorong terjadinya transformasi di berbagai sektor, termasuk sektor pemerintahan dan ekonomi pedesaan. Konsep digitalisasi desa merupakan respon terhadap era Revolusi Industri 4. 0, yang menuntut keterbukaan informasi, efisiensi pelayanan publik, dan pemberdayaan ekonomi berbasis teknologi. Pemerintah Indonesia melalui Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa secara eksplisit mendorong desa untuk mengembangkan sistem informasi desa sebagai bagian dari pembangunan kawasan pedesaan yang partisipatif dan inklusif (Kementerian Sekretariat Negara RI, 2. Desa Tanjung Lago di Kabupaten Banyuasin merupakan salah satu desa yang memiliki potensi besar dalam pengembangan digital. Dari sisi pemerintahan, belum tersedianya website resmi membuat penyampaian informasi, dokumentasi kegiatan, serta promosi desa masih dilakukan secara manual dan Kondisi ini menghambat transparansi, partisipasi warga, dan efektivitas pelayanan publik. Sementara itu, dari sisi ekonomi. UMKM kemplangAiproduk khas berbahan dasar ikan yang menjadi identitas kuliner daerah pesisirAimasih dikelola secara tradisional. Promosi produk sebagian besar dilakukan dari mulut ke mulut, pengemasan masih konvensional, dan pelaku usaha belum banyak memanfaatkan media digital untuk memperluas jangkauan pasar. Berbagai penelitian menyebutkan bahwa pemanfaatan website desa dan digital marketing mampu meningkatkan daya saing desa serta memperkuat identitas lokal (Gunasti et al. , 2022. Marliana et al. , 2. Namun, penerapan teknologi di tingkat desa sering kali terkendala oleh minimnya infrastruktur internet, rendahnya literasi digital, dan terbatasnya sumber daya manusia yang kompeten. Oleh karena itu, dibutuhkan pendekatan yang tidak hanya fokus pada hasil akhir berupa produk digital, tetapi juga melibatkan proses edukasi, pendampingan, dan pelatihan yang berkelanjutan. Melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT), tim pengabdian melaksanakan dua program terintegrasi: . perancangan dan pembangunan website resmi Desa Tanjung Lago untuk meningkatkan transparansi informasi dan pelayanan publik, serta . pendampingan digitalisasi UMKM kemplang melalui pelatihan branding, pengemasan, fotografi produk, dan pemanfaatan media sosial sebagai media promosi. Program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan riil desa, memperkuat kapasitas lokal, serta membangun ekosistem digital yang berkelanjutan di Desa Tanjung Lago. METODE Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Desa Tanjung Lago. Kecamatan Tanjung Lago. Kabupaten Banyuasin. Provinsi Sumatera Selatan, pada semester genap tahun akademik 2024/2025, yakni selama periode 21 April hingga 26 Mei 2025. Program ini dilakukan dalam rangka Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) oleh mahasiswa Universitas Bina Darma, dengan pendekatan kombinatif antara pengembangan teknologi informasi dan pemberdayaan ekonomi berbasis digital. Metode pelaksanaan kegiatan terbagi ke dalam dua fokus utama, yaitu . perancangan dan pembangunan website desa, serta . pendampingan digitalisasi UMKM kemplang lokal. Keduanya dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif dan berbasis kebutuhan lapangan. Setiap tahapan kegiatan melibatkan unsur masyarakat, pelaku UMKM, serta perangkat pemerintah desa agar tercipta kolaborasi yang aktif dan berkelanjutan. Langkah-langkah kegiatan dirinci sebagai berikut: Identifikasi Masalah dan Kebutuhan a 60 Transformasi Digital Desa Melalui Pembangunan Website dan Digitalisasi UMKM di Desa Tanjung Lago. Kabupaten Banyuasin (S. Putra, et al. Observasi langsung dan wawancara dilakukan dengan perangkat desa dan pelaku UMKM untuk menggali permasalahan, potensi lokal, serta kebutuhan digitalisasi. Hasil identifikasi menjadi dasar perancangan intervensi yang relevan dan kontekstual. Perancangan Website dan Konten Digital Tim pengabdian menyusun struktur website desa mencakup beranda, profil desa, galeri kegiatan, kontak desa, dan organisasi pemerintahan. Perancangan dilakukan menggunakan teknologi web statis (HTML. CSS. JavaScrip. , mempertimbangkan kemudahan akses dan pengelolaan secara mandiri oleh aparat desa. Pengembangan Website dan Integrasi Konten Lokal Proses pengembangan dilakukan secara bertahap, dimulai dari pengumpulan data dan dokumentasi desa, hingga penyusunan halaman digital. Website diuji pada perangkat laptop dan ponsel untuk memastikan responsivitas dan stabilitas tampilan. Pengujian internal melibatkan perangkat desa sebagai pengguna utama. Pelatihan Pengelolaan Website Pelatihan operasional sederhana diberikan kepada perangkat desa mengenai cara mengedit konten dasar seperti teks, gambar, dan tautan. Panduan tertulis juga disiapkan agar perangkat desa dapat mengelola website secara mandiri setelah kegiatan berakhir. Pendampingan UMKM: Branding dan Promosi Digital Kegiatan dilanjutkan dengan workshop digitalisasi UMKM kepada pelaku usaha kemplang di rumah produksi warga. Materi pelatihan mencakup pentingnya identitas merek . , desain label kemasan, teknik fotografi produk menggunakan ponsel, dan cara membuat akun media sosial bisnis (Instagram. TikTok, dan Shope. Evaluasi dan Serah Terima Hasil Website yang telah dikembangkan diserahkan kepada pemerintah desa beserta dokumentasi panduan Sementara untuk UMKM, hasil pendampingan berupa mockup kemasan, konten promosi, serta akun media sosial siap pakai juga diserahkan dan didemonstrasikan. Seluruh rangkaian kegiatan dilakukan secara kolaboratif, dengan menerapkan prinsip communitybased development dan pendekatan learning by doing agar hasil kegiatan tidak hanya berhenti pada produk digital, tetapi juga menumbuhkan kapasitas dan semangat inovasi dari masyarakat setempat. Adapun rincian tahapan kegiatan yang dilakukan selama pelaksanaan ditampilkan dalam Tabel 1 Tabel 1: Jadwal Pelaksanaan Kegiatan KKNT di Desa Banyu Urip Tanggal Kegiatan Lokasi Keterangan 21Ae23 April Observasi awal dan Kantor Desa Identifikasi kebutuhan wawancara dengan Tanjung Lago perangkat desa 24Ae26 April Perancangan struktur Rumah Sketsa awal dan desain dan antarmuka website mahasiswa/Kampus UI 27Ae30 April Pelatihan dan Rumah Produksi Materi branding, pendampingan UMKM Kemplang kemasan, promosi kemplang (Cek Net. a 61 Transformasi Digital Desa Melalui Pembangunan Website dan Digitalisasi UMKM di Desa Tanjung Lago. Kabupaten Banyuasin (S. Putra, et al. 1Ae5 Mei 2025 6Ae11 Mei 2025 12Ae18 Mei 19Ae24 Mei Pengembangan dan pengisian konten Uji coba website dan pelatihan pengelolaan Finalisasi dan serah terima hasil kegiatan Evaluasi dan dokumentasi akhir Lapangan & kantor Dokumentasi kegiatan Kantor Desa Pelatihan perangkat desa Kantor Desa Website dan materi promosi diserahkan Pencatatan hasil dan umpan balik Seluruh lokasi Seluruh kegiatan dilaksanakan dengan memperhatikan kondisi infrastruktur dan tingkat literasi digital lokal. Oleh karena itu, teknologi yang digunakan bersifat ringan dan tidak memerlukan server aktif, melainkan berbasis halaman statis yang mudah dipelajari dan dikelola secara manual. Pelatihan dilakukan langsung di lokasi tujuan dengan pendekatan praktis, serta dilengkapi dengan dokumen panduan sederhana untuk memastikan keberlanjutan pengelolaan website setelah program berakhir. HASIL DAN PEMBAHASAN Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan di Desa Tanjung Lago berhasil dilaksanakan sesuai dengan tujuan utama, yaitu mendorong digitalisasi desa melalui dua aspek: pembangunan website desa dan pendampingan UMKM kemplang lokal. Kedua program ini telah diimplementasikan melalui pendekatan partisipatif yang melibatkan pemerintah desa, pelaku UMKM, serta warga setempat secara Salah satu hasil nyata dari program ini adalah lahirnya website resmi Desa Tanjung Lago yang memuat informasi penting seperti profil desa, dokumentasi kegiatan, struktur organisasi, dan kontak resmi. Website dibangun menggunakan teknologi HTML. CSS, dan JavaScript, serta telah disesuaikan untuk perangkat mobile dan desktop. Tampilan beranda website dapat dilihat pada Gambar 1 di bawah ini. Gambar 1: Tampilan Halaman Beranda Website Desa Tanjung Lago a 62 Transformasi Digital Desa Melalui Pembangunan Website dan Digitalisasi UMKM di Desa Tanjung Lago. Kabupaten Banyuasin (S. Putra, et al. Website ini dirancang untuk memberikan kemudahan akses informasi bagi masyarakat serta memperkuat transparansi pemerintahan desa. Pada halaman profil, ditampilkan informasi geografis, potensi desa, serta akses transportasi. Halaman ini dapat dilihat pada Gambar 2. Gambar 2: Halaman Profil Desar Desa Selain itu, terdapat halaman galeri yang menampilkan dokumentasi kegiatan desa dan program KKNT. Galeri ini memperlihatkan berbagai momen kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat, seperti edukasi digital UMKM, kegiatan sosial, dan kebersamaan. Contoh tampilan galeri ditunjukkan pada Gambar 3. Gambar 3: Halaman Galeri Kegiatan Desa Adapun hasil UMKM didesa Tanjung Lago yaitu kemplang dan berikut adalah proses pembuatan Kegiatan ini berlangsung disalah satu rumah produksi warga dan mendapat antusiasme tinggi a 63 Transformasi Digital Desa Melalui Pembangunan Website dan Digitalisasi UMKM di Desa Tanjung Lago. Kabupaten Banyuasin (S. Putra, et al. dari pelaku usaha. Foto-foto berikut menunjukkan proses pembuatan dan hasil kemplang yang sudah dikemas secara langsung di lokasi: Gambar 4: Proses Pembuatan Kemplang Gambar 5: Produk Kemplang Setelah Dikemas Selain itu, pelaku UMKM juga dipandu membuat akun Instagram bisnis dan belajar mengambil foto produk yang layak unggah. Pendampingan dilakukan secara sederhana, menggunakan alat yang tersedia seperti kamera ponsel dan kertas label kemasan. Keberhasilan kegiatan ini tidak hanya ditunjukkan melalui hasil fisik berupa website dan media promosi, tetapi juga terlihat dari meningkatnya partisipasi dan pemahaman warga desa tentang pentingnya teknologi digital dalam kehidupan sosial dan ekonomi. Ini sesuai dengan hasil penelitian Gunasti et al. dan Marliana et al. yang menyatakan bahwa pembangunan desa berbasis teknologi sangat efektif ketika dilakukan dengan pendekatan edukatif dan kolaboratif. Melalui kegiatan ini, tercipta sinergi antara pemanfaatan teknologi informasi dengan pengembangan potensi lokal desa, yang pada akhirnya turut mendukung upaya transformasi digital desa secara inklusif dan berkelanjutan. a 64 Transformasi Digital Desa Melalui Pembangunan Website dan Digitalisasi UMKM di Desa Tanjung Lago. Kabupaten Banyuasin (S. Putra, et al. KESIMPULAN Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di Desa Tanjung Lago telah memberikan kontribusi nyata dalam mendukung transformasi digital desa melalui dua pendekatan utama, yaitu pembangunan website desa dan pendampingan digitalisasi UMKM kemplang. Website desa yang dikembangkan berhasil menyediakan media informasi yang terstruktur, transparan, dan mudah diakses, serta memperkuat komunikasi antara pemerintah desa dan masyarakat. Website ini juga berfungsi sebagai etalase digital yang menampilkan potensi lokal desa secara visual dan informatif. Di sisi lain, kegiatan pendampingan UMKM kemplang telah meningkatkan pemahaman pelaku usaha terhadap pentingnya identitas merek, strategi promosi digital, dan pemanfaatan media sosial untuk perluasan pasar. Pelatihan branding, desain kemasan, dan fotografi produk memberikan dampak positif terhadap daya saing produk lokal. Partisipasi aktif pelaku UMKM dan perangkat desa menjadi indikator keberhasilan program dalam membangun kapasitas digital masyarakat secara bertahap. Dengan tercapainya kedua sasaran tersebut, dapat disimpulkan bahwa pendekatan teknologi informasi yang dilakukan secara partisipatif dan kontekstual mampu menjawab kebutuhan nyata di tingkat Program ini menjadi model intervensi yang dapat direplikasi di desa-desa lain, khususnya dalam penguatan ekosistem digital berbasis potensi lokal dan kearifan masyarakat. UCAPAN TERIMA KASIH Penulis mengucapkan terima kasih kepada Universitas Bina Darma atas dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan Kuliah Kerja Nyata Tematik ini. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada perangkat Desa Tanjung Lago, pelaku UMKM kemplang, serta seluruh masyarakat desa yang telah berpartisipasi aktif dan memberikan sambutan hangat selama pelaksanaan program. Tak lupa, terima kasih kepada Bapak M. Soekarno Putra. Kom selaku Dosen Pembimbing Lapangan dan Tim KKNT Kelompok 7 atas kerja sama dan kontribusi dalam mewujudkan kegiatan ini secara menyeluruh. DAFTAR PUSTAKA