Jurnal Communio : Jurnal Ilmu Komunikasi. Volume 12. No. Juli 2023, hlm 316-324 Pengaruh Konten Jerome Polin Terhadap Pemenuhan Kebutuhan Hiburan Remaja Kota Bandung Faras Arya Wijaksara1. Oki Achmad Ismail2. Ilmu Komunikasi. Fakultas Komunikasi Bisnis. Universitas Telkom ABSTRAK Jerome Polin merupakan seseorang terkenal akan kecerdasannya dan seorang content creator. Ia juga mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan studinya di Jepang. Berdasarkan penjelasan di atas, penelitian dilakukan untuk menentukan apakah konten YouTube Jerome Polin sudah memenuhi kebutuhan hiburan para remaja di Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan teori uses and gratifications atau yang disebut dengan teori kegunaan dan kepuasan. Metode penelitian dilakukan secara kuantitatif dengan Teknik probability sampling dengan jenis simple random sampling. Pada penelitian ini mendapatkan pengaruh yang signifikan antar variabel konten media Youtube Jerome Polin terhadap pemenuhan kebutuhan remaja di Kota Bandung. Hasil uji T yang telah dilakukan, memperoleh t hitung sebesar 11. 340 hal ini berarti nilai t hitung lebih besar dari t tabel. Artinya Ho ditolak dan Ha diterima. Dari hasil uji koefisien determinasi mendapatkan kesimpulan bahwa konten media YouTube Jerome Polin berpengaruh sebesar 39,4% dalam pemenuhan kebutuhan remaja di Kota Bandung. Kata Kunci: Studi Media. Youtube. Kebutuhan hiburan. Media Baru The Influence of Jerome Polin's Content on Fulfilling the Teenagers Entertainment Needs in Bandung ABSTRACT Jerome Polin is someone known for his intelligence and a content creator. He also received a scholarship to continue his studies in Japan. Based on the explanation above, research was conducted to determine whether Jerome Polin's YouTube content has met the entertainment needs of teenagers in the city of Bandung. This study uses the uses and gratifications theory or what is called the uses and satisfactions theory. The research method was carried out quantitatively with probability sampling technique with simple random sampling. In this study, there was a significant influence between Jerome Polin's Youtube media content variables on meeting the needs of adolescents in the city of Bandung. The results of the T test that has been carried out, obtained a t count of 11,340, this means that the t count value is greater than t table, meaning that Ho is rejected and Ha is accepted. From the results of the coefficient of determination test, it can be concluded that Jerome Polin's YouTube media content has an effect of 39. 4% in fulfilling the needs of adolescents in the city of Bandung. Keywords: Media Studies. Youtube. Entertainment needs. New Media Korespondensi: Faras Arya Wijaksara. Universitas Telkom. Jl. Telekomunikasi. Terusan Buahbatu - Bojongsoang. Telkom University. Sukapura. Kabupaten Bandung. Email: arsyaws@student. PENGARUH KONTEN JEROME POLIN TERHADAP PEMENUHAN KEBUTUHAN HIBURAN REMAJA KOTA BANDUNG (FARAS ARYA WIJAKSARA. OKI ACHMAD ISMAIL) PENDAHULUAN YouTuber Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi influencer, yaitu sebutan yang diberikan kepada dalam era yang semakin maju dan pesat telah pengguna media sosial atas kontennya di platform mengubah cara orang berkomunikasi. Evolusi berbasis internet ini (Nugu et al. , 2. internet telah mengakibatkan perubahan signifikan Media sosial, hadir bersamaan dengan internet Internet memungkinkan masyarakat untuk mendapatkan Komunikasi dapat terjadi secara fleksibel tanpa informasi secara mudah dan cepat, kapan pun dan batasan jarak, waktu, atau ruang. Media sosial di mana pun mereka berada. Berbagai jenis secara bertahap mengancam keberadaan media informasi dapat diakses dengan mudah melalui internet dan alat komunikasi lainnya. ancaman bagi media massa karena kemudahan Internet Internet telah menjadi teknologi yang populer akses yang dimiliki oleh media sosial. Media massa di kalangan masyarakat umum. Internet tidak juga melakukan digitalisasi untuk tetap relevan. hanya memungkinkan interaksi sosial baru antar dan radio kini dapat diakses melalui internet. manusia, tetapi juga melalui media sosial. Internet Perkembangan membantu menghubungkan manusia dari seluruh perubahan dalam media online, dengan hadirnya dunia yang sebelumnya sulit untuk berkomunikasi. media vlog. Vlog adalah bentuk komunikasi baru Interaksi antar manusia merupakan kebutuhan yang memungkinkan masyarakat mendapatkan hidup, dan internet memainkan peran penting informasi dengan mudah melalui perangkat dalam memenuhi kebutuhan tersebut. teknologi seperti ponsel, laptop, dan tablet. Kehadiran Dilansir dari Databoks. id, survei kehidupan masyarakat melalui media baru atau yang dilakukan oleh Asosiasi Penyelenggara Jasa new media. Media baru merupakan hasil dari Internet Indonesia (APJII) pada periode 11 Januari digitalisasi perkembangan teknologi, terutama hingga 24 Februari 2022 mengungkapkan bahwa penggunaan internet mengalami peningkatan pada interaktivitas, pengembangan jaringan, digitalisasi, kelompok umur tertentu. Pada kelompok umur 13- dan konvergensi dalam menyampaikan pesan. Para pengguna new media memiliki kontrol terhadap peningkatan penggunaan internet. Diikuti oleh informasi yang akan diterima. kelompok umur 19-34 tahun dengan persentase New 76,63% Munculnya media baru, termasuk media sosial 53,99%, kelompok umur 35-54 tahun dengan dengan jutaan anggota, telah menjadi rujukan persentase 47,91%, dan kelompok umur di atas 54 untuk memproduksi, menerima, dan menyebarkan tahun memiliki persentase pengguna internet Hal ini ditunjukkan dengan munculnya Dari data tersebut dapat disimpulkan Jurnal Communio : Jurnal Ilmu Komunikasi. Volume 12. No. Juli 2023, hlm 316-324 bahwa pengguna internet terbanyak berada pada bahkan vlog menjadi video dominan yang terdapat kelompok umur 13-18 tahun, yang juga disebut pada media YouTube. Vlog merupakan video sebagai remaja (Pahlevi, 2. dengan berbagai tema yang dikemas secara Dalam perkembangannya, masyarakat lebih dokumenter dan diunggah di platform tersebut. cenderung membawa perangkat seperti ponsel Konten vlog mencakup opini, hiburan, pemikiran, setiap saat dan di mana pun mereka berada. dan mirip dengan tayangan televisi meskipun Masyarakat dapat mengakses berbagai konten hiburan melalui perangkat mobile sesuai dengan tayangan televisi. keinginan dan kebutuhan mereka. Melalui internet. YouTube dan menonton vlog telah menjadi orang dapat mendapatkan konten yang tidak dapat kebiasaan masyarakat dan membawa perubahan diperoleh melalui TV atau media massa lainnya. dalam cara remaja mendapatkan hiburan. Dalam Aplikasi YouTube hadir sebagai media sosial fenomena YouTube dan vlog, masyarakat dapat berbasis video yang memudahkan masyarakat termasuk vlog. Semua orang memiliki kesempatan menggunakan televisi. YouTube menjadi pesaing untuk membuat konten vlog sesuai dengan minat media televisi dengan kemampuannya dalam menyediakan hiburan secara audio-visual melalui Di Indonesia. YouTube menjadi media sosial platform sosial media (David et al. , 2. berbasis video favorit dengan banyaknya content Indonesia menempati peringkat ketiga sebagai Pembuat konten disebut dengan content negara pengguna YouTube terbesar dengan 127 creator yang menganggap grafik dan video sebagai juta pengguna per April 2022 (Dihni, 2. faktor penting dalam menyampaikan pemikiran YouTube memiliki 600 juta channel pada tahun atau interaksi online melalui konten (Maeskina & 2020, dengan rata-rata 1 juta subscriber per Hidayat, 2. channel (Arifin, 2. YouTube memberikan Salah satu content creator terkenal adalah Jerome Polin, yang memiliki YouTube channel menghasilkan uang melalui berlangganan dan dengan nama Nihongo Mantappu dan telah Platform ini dapat diakses oleh berbagai memiliki 10 juta subscribers serta lebih dari 1000 kalangan, termasuk anak-anak dan orang dewasa, video (Pertiwi, 2. Jerome Polin terkenal karena dengan beragam konten seperti berita, olahraga, kecerdasan, semangat, dan keahliannya dalam film pendek, gaming, dan vlog. berbagai hal seperti menyanyi, bermain piano. Vlog menjadi salah satu konten yang populer basket, dan sepak bola. di YouTube saat ini. Dikutip dari (Nasher & Jerome Polin membagikan berbagai macam Amani, 2. menyatakan bahwa hadirnya media YouTube menjadikan vlog semakin terkenal, kehidupannya sebagai mahasiswa di Jepang. YouTube-nya. PENGARUH KONTEN JEROME POLIN TERHADAP PEMENUHAN KEBUTUHAN HIBURAN REMAJA KOTA BANDUNG (FARAS ARYA WIJAKSARA. OKI ACHMAD ISMAIL) pembelajaran matematika, kuliner, keindahan Penelitian ini menggunakan metode penelitian wisata, serta budaya Indonesia dan Jepang. Melalui deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Menurut YouTube, (Sugiyono, 2. , penelitian deskriptif adalah kebutuhan pengguna dalam hiburan, edukasi, dan penelitian yang digunakan untuk menentukan nilai Menurut teori uses and gratification, suatu variabel bebas, baik satu variabel atau lebih, pengguna media memiliki peran penting dalam tanpa perlu adanya perbandingan antar variabel. memilih media yang sesuai dengan kebutuhan Menurut (Sugiyono, 2. , penelitian kuantitatif mereka, termasuk tujuan penggunaan media untuk erat kaitannya dengan paradigma positivistik yang hiburan, edukasi, berita, dan sebagainya (McQuail, berpendapat bahwa gejala dapat dijadikan sebagai Kehadiran YouTube membantu memenuhi bukti bahwa sebab dan akibat tidak berhubungan, dan menjadi landasan penelitian kuantitatif. kepuasan, dan menjadi pelarian dari masalah yang Penelitian ini menggunakan teknik penelitian sedang dihadapi (Haqqu et al. , 2. kuantitatif dikarenakan menggunakan data dan Jerome Polin Vlog dan YouTube telah membawa dampak perhitungan statistika dan pengujian hipotesis. signifikan dalam cara masyarakat mendapatkan Tujuan konten hiburan dan informasi, serta memberikan menganalisis pengaruh konten YouTube Jerome peluang bagi content creator seperti Jerome Polin Polin terhadap pemenuhan kebutuhan hiburan untuk berbagi pengetahuan dan keterampilan remaja di Kota Bandung. mereka dengan audiens yang luas. Penelitian ini HASIL DAN PEMBAHASAN bertujuan untuk menentukan pengaruh konten HASIL PENELITIAN YouTube Jerome Polin terhadap pemenuhan Uji Normalitas kebutuhan hiburan remaja di Kota Bandung. Uji normalitas dilakukan untuk menguji Metode penelitian yang akan digunakan adalah apakah data kuesioner yang dibagikan telah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. terdistribusi normal atau tidak, hal tersebut Variabel independen dalam penelitian ini berujuan untuk melanjutkan pengujian selanjutnya. adalah konten media YouTube yang dihasilkan Uji normalitas pada penelitian ini menggunakan oleh Jerome Polin. Sedangkan variabel dependen software IMB SPSS Versi 26 dengan uji adalah pemenuhan kebutuhan hiburan remaja di Kolmogrov- Smirnov. Tabel 1. Hasil Uji Normalitas Kota Bandung. Skala likert 5 poin akan digunakan dalam penelitian ini, diadopsi dari penelitian sebelumnya yang dilakukan (Lee & Watkins. METODE PENELITIAN Jurnal Communio : Jurnal Ilmu Komunikasi. Volume 12. No. Juli 2023, hlm 316-324 Sumber : IBM SPSS Versi 26. Olahan Peneliti . variabel Konten Jerome Polin (X) meningkat Kriteria uji kolmogrov-smirnov merupakan sebesar satu satuan, maka variabel Pemenuhan signifikansi > 0,05 maka data tersebut akan Kebutuhan Hiburan (Y) meningkat sebesar 0,493. dinyatakan normal. Pada tabel diatas hasil uji Kemudian normalitas uji Kolmogrov- Smirnov menunjukan signifikansi koefisien regresi sebesar 0,01 < 0,05, nilai signifikansi 0,200. Maka berdasarkan kriteria sehingga ditarik kesimpulan bahwa Konten Jerome diatas nilai signifikansi pada penelitian ini adalah Polin berpengaruh signifikan terhadap Pemenuhan 0,200 > 0,05 sehingga data penelitian ini Kebutuhan Hiburan. dinyatakan terdistribusi normal. Koefisien Korelasi Analisis Regresi Linier Sederhana Uji Uji regresi linier sederhana dilakukan untuk keeratan hubungan antara variabel bebas (X) mengetahui hubungan variabel independen (X) dan dengan variabel terikat (Y) dinilai dengan variabel dependen (Y). Regresi linier sederhana menggunakan Teknik Pearson Product Moment penelitian ini menggunakan software IBM SPSS dan dibantu dengan software IBM SPSS Versi 2. versi 26, adapun hasil uji sebagai berikut: Berikut adalah hasil yang didapatkan. Tabel 2. Hasil Regresi Linier Sederhana Tabel 3. Hasil Uji Koefisien Korelasi Sumber : IBM SPSS Versi 26. Olahan Peneliti . Pada tabel diatas dapat dilihat nilai constant . Sumber: IBM SPSS Versi 26. Diolah Peneliti . sebesar 8,261 dengan nilai koefisien regresi X . 0,493. Nilai Berdasarkan tabel Koefisien Korelasi Product disubtitusikan ke dalam persamaan regresi linier Moment memperoleh hasil 0,627. Maka, 0,627 sederhana sebagai berikut: dinyatakan sebagai nilai tingkat korelasi antara ycU = yca ycaycU = 8,261 . Konten Jerome Polin (X) Pemenuhan Kebutuhan Hiburan (Y). Nilai tersebut Dari persamaan diatas, nilai konstanta . 8,261 berarti jika variabel Konten Jerome Polin (X) memiliki nilai 0, maka variabel Pemenuhan Kebutuhan Hiburan 8,261 satuan. Koefisien regresi bernilai 0,493 memiliki arti bahwa jika setiap PENGARUH KONTEN JEROME POLIN TERHADAP PEMENUHAN KEBUTUHAN HIBURAN REMAJA KOTA BANDUNG (FARAS ARYA WIJAKSARA. OKI ACHMAD ISMAIL) Tabel 4. Pedoman Interprestasi Korelasi Koefisien = 0,394 y 100% = 39,4% Maka dapat dinyatakan bahwa Konten Jerome polin (X) pada media sosial Youtube berpengaruh 39,4% terhadap Pemenuhan Kebutuhan Hiburan Remaja (Y) di Kota Bandung. Uji Hipotesis Uji hipotesis dilakukan untuk mengetahui Sumber: IBM SPSS Versi 26. Diolah Peneliti . Melalui independen (X) dan variabel dependen (Y). Uji koefisien pada tabel 1. 3 dapat diketahui bahwa Hipotesis pada penelitian dibantu menggunakan 0,627 termasuk dalam tingkat hubungan kuat. software IBM SPSS Versi 26. Berikut hasilnya: Terlihat juga pada tabel 1. 2 nilai signifikansi 0,000 Tabel 6. Hasil Uji Hipotesis yang lebih kecil dari 0,05 yang berarti variabel Konten Jerome Polin (X) memiliki hubungan signifikan terhadap Pemenuhan Hiburan (Y) pada remaja di Kota Bandung. Uji Koefisien Determinasi Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh Sumber: IBM SPSS Versi 26. Olahan Peneliti . variabel bebas (X) terhadap variabel terikat (Y) Hasil uji t pada tabel 6 diketahui nilai t hitung digunakan uji koefisien determinasi. Berikut variabel Konten Jerome polin (X) sebesar 11. adalah hasil perhitungan koefisien determinasi Adapun hasil uji hipotesis penelitian ini : penelitian dengan menggunakan software IBM Ho: Tidak terdapat pengaruh antara konten SPSS Version 26. media YouTube Jerome Polin di YouTube Tabel 5. Hasil Uji Koefisien Determinasi terhadap pemenuhan kebutuhan hiburan remaja di Kota Bandung. Ha: Terdapat pengaruh antara konten media YouTube Jerome Polin di YouTube terhadap Sumber: IBM SPSS Versi 26. Diolah Peneliti . pemenuhan kebutuhan hiburan remaja di Kota Pada tabel 5 menunjukan bahwa R Square atau Bandung. yc2 sebesar 0,394. Nilai ini akan disubtitusi ke Nilai t hitung yang diperoleh disesuaikan dalam persamaan berikut untuk mengetahui nilai dengan penelitian ini, sebagai berikut : presentase pastinya: yaycc = yc2 y 100% Jika t hitung > t tabel maka. Ho ditolak dan Ha diterima yang berarti terdapat Konten Jurnal Communio : Jurnal Ilmu Komunikasi. Volume 12. No. Juli 2023, hlm 316-324 Media YouTube Jerome Polin di YouTube kebutuhan hiburan (Y) meningkat sebesar 0,493. Ditunjukkan nilai signifikansi koefisien regresi pemenuhan kebutuhan hiburan remaja di sebesar 0,01 < 0,05, sehingga ditarik kesimpulan Kota Bandung. Jika t hitung < t tabel maka. Ha diterima dan Ho ditolak yang berarti Konten Media Hiburan. Konten Jerome Polin Pemenuhan Kebutuhan Berdasarkan hasil uji koefisien korelasi YouTube Jerome Polin di YouTube tidak product moment, diperoleh hasil sebesar 0,627. pemenuhan kebutuhan hiburan remaja di Nilai tersebut dinyatakan sebagai nilai tingkat Kota Bandung. korelasi antara variabel konten media YouTube (X) Nilai t tabel dengan jumlah sampel (N) 200 dengan pemenuhan kebutuhan hiburan (Y). Dapat responden pada signifikansi 0,05% diketahui diketahui bahwa 0,627 termasuk dalam tingkatan Hal ini menunjukkan bahwa t hitung hubungan kuat dengan signifikasi 0,000 yang mana > t tabel . ,340 > 1,. Artinya bahwa Ho lebih kecil dari 0,05 yang mana menunjukkan ditolak dan Ha diterima. Maka dapat didimpulkan bahwa variabel X memiliki hubungan signifikan Konten Media YouTube Jerome Polin berpengaruh terhadap variabel Y. Berdasarkan hasil uji koefisien determinasi signifikan terhadap pemenuhan kebutuhan hiburan remaja di Kota Bandung. yang telah dilakukan, didapatkan nilai R square PEMBAHASAN sebesar 39,4%. Dapat diartikan bahwa variabel konten media Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui YouTube Jerome Polin (X) pengaruh konten media YouTube Jerome Polin berpengaruh sebesar 39,4% terhadap variabel terhadap pemenuhan kebutuhan hiburan remaja di pemenuhan kebutuhan hiburan remaja di Kota Kota Bandung. Peneliti telah melakukan uji Bandung (Y). Maka dapat disimpulkan bahwa koefisien korelasi dan uji koefisien determinasi konten media YouTube berpengaruh sebesar untuk mendapatkan persentase pengaruh variabel 39,4% terhadap pemenuhan kebutuhan hiburan. X terhadap variabel Y. Variabel pada penelitian ini Sedangkan 60,6% lainnya dapat dipengaruhi oleh adalah konten media YouTube (X) dan pemenuhan faktor lain diluar dari variabel penelitian ini seperti kebutuhan hiburan (Y). Pada pengujian analisis kebutuhan informasi dan lain-lain. regresi linier sederhana, didapatkan hasil nilai Pada pengujian hipotesis, diperoleh t hitung konstanta . sebesar 8,261 berarti variabel (X) dan 340 dengan signifikasi sebesar 0,05%. nilai koefisien . regresi sebesar 0,493 yang Dikarenakan nilai t hitung > t tabel . berarti (Y) yang memiliki artian bahwa setiap Artinya Ho ditolak dan Ha diterima, maka variabel konten media YouTube (X) meningkat dari itu, konten media YouTube Jerome Polin di sebesar satu satuan, maka variabel pemenuhan YouTube PENGARUH KONTEN JEROME POLIN TERHADAP PEMENUHAN KEBUTUHAN HIBURAN REMAJA KOTA BANDUNG (FARAS ARYA WIJAKSARA. OKI ACHMAD ISMAIL) pemenuhan kebutuhan hiburan remaja di Kota Bandung. Hasil korelasi sebesar 0,627. Hal ini menunjukkan bahwa yang dilakukan oleh korelasi 0,627 berada pada interval 0,60 Ae 0,799 (Haqqu. Hastjarjo, & Slamet, 2. yang berjudul pada tingkat hubungan kuat. Hal ini menunjukkan AuTeenagersAo bahwa konten media YouTube memiliki korelasi penelitian sebelumnya Entertainment Pada uji koefisien korelasi, didapatkan hasil Satisfaction Watching Talk Show Program through YoutubeAy kuat terhadap pemenuhan kebutuhan hiburan. yang menyatakan bahwa hadirnya media baru Pada seperti Youtube menjadi kesenangan baru di didapatkan nilai R square sebesar 39,4%. Dapat kalangan remaja yang mana penggunanya akan diartikan bahwa konten media YouTube Jerome terus meningkat disetiap tahunnya. Polin Berdasarkan hasil yang didapatkan oleh 39,4% pemenuhan kebutuhan hiburan remaja di Kota peneliti, maka penelitian ini sejalan dengan teori Bandung. uses and gratification oleh Blumer dan Katz. Hasil Dan pada uji hipotesis, didapatkan nilai t penelitian menunjukkan bahwa konten media hitung sebesar 11. 340 dengan signifikasi sebesar YouTube 0,05%. Dikarenakan nilai t hitung > t tabel . signifikan terhadap pemenuhan kebutuhan hiburan > 1. dan nilai signifikasi sebesar 0,05%. membuktikan bahwa pengguna media YouTube Artinya Ho ditolak dan Ha diterima, hal tersebut dapat secara bebas menentukan media yang akan menunjukkan bahwa konten media YouTube digunakan dalam memenuhi kebutuhannya. Dalam Jerome penelitian ini ditunjukkan dengan memenuhi terhadap pemenuhan kebutuhan remaja di Kota kebutuhan hiburan melalui konten media YouTube Bandung. Jerome Polin. DAFTAR PUSTAKA