SIMBIOSIS. Vol. 1 No. Halaman: 31-34 Februari 2024 SIMBIOSIS ( Jurnal Sains Pertania. DOI: https://doi. org/10. 30599/simbiosis. Aplikasi Pupuk Kandang Kotoran Sapi Terhadap Pertumbuhan Cabai Rawit (Capsicum Frustescens L. ) Varietas Pelita 8 F1 Application of Cow Manure on Growth Cayenne Pepper (Capsicum Frustescens L. ) Pelita 8 F1 Variety Melviana Sentira1*. Lisa Pratama2. Mufti Ali2. Mahasiswa Program Studi Sains Pertanian, 2Program Studi Sains Pertanian. Fakultas Sains dan Teknologi. Universitas Nurul Huda. Sukaraja. OKU Timur Indonesia *Email: melviana21@gmail. ABSTRAK Cabai rawit (Capsicum frutescens L. ) merupakan salah satu tanaman yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan daya adaptasi yang cukup luas. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari respon pertumbuhan terhadap pemberian pupuk kandang kotoran sapi dan menentukan dosis pupuk kandang kotoran sapi yang terbaik terhadap pertumbuhan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei sampai Agustus 2023, menggunakan rancangan acak kelompok dengan 6 perlakuan dan 3 kelompok. Perlakuan terdiri dari . 0 ha-1 . 5 ton. ha-1 . 10 ton. ha-1 . 20 ton. ha-1, . 30 ton. ha-1, . 40 ton. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk kandang kotoran sapi memberikan pengaruh nyata terhadap jumlah cabang, jumlah potongan, berat buah tanaman cabai rawit pada lahan rawa. Dosis pupuk kandang kotoran sapi terbaik pada penelitian ini adalah 20 ton. ha-1 setara dengan 80 g. polybag-1 . Kata Kunci : Cabai rawit, pupuk kendang kotoran sapi, varietas ABSTRACT Cayenne pepper (Capsicum frutescens L. ) is a plant that has high economic value and quite wide This research aims to study the growth response to the application of cow dung manure and determine the best dose of cow dung manure for growth. This research was conducted from May to August 2023, using a randomized block design with 5 treatments and 3 groups. Treatment consists of . 0 ton. ha-1 . 5 ton. ha-1 . 10 ton. ha-1 . 20 ton. ha-1, . 30 ton. ha-1, . 40 ton. The results of the research showed that the application of cow dung manure had a real influence on the number of branches, number of cuts, and fruit weight of cayenne pepper plants in swamp land. The best dose of cow manure in this study was 20 ton. ha-1, equivalent to 80 g. polybag-1 . Key words: cayenne pepper, cow dung manure, varieties E-ISSN 3046-9988 SIMBIOSIS. Vol. 1 No. Halaman: 31-34 Februari 2024 SIMBIOSIS ( Jurnal Sains Pertania. DOI: https://doi. org/10. 30599/simbiosis. PENDAHULUAN Cabai rawit (Capsicum frutescens L. merupakan salah satu tanaman hortikultura dari famili Solanaceae yang tidak saja memiliki nilai ekonomi tinggi, tetapi juga karena buahnya yang memiliki kombinasi warna, rasa, dan nilai nutrisi yang lengkap (Kouasi et al. , 2. Cabai rawit diperlukan dalam jumlah kecil, namun setiap hari dikonsumsi oleh hampir seluruh penduduk Indonesia (Tsurayya dan Kartika, 2. Salah satu alternatif untukmeningkatkan kesuburan pada tanah adalah melalui penggunaan pupuk organik yaitu pupuk kandang kotoran sapi. Beberapa kelebihan pupuk kandang kotoran sapi adalah untuk memperbaiki struktur tanah dan berperan juga sebagai pengurai bahan organik oleh mikro organisme tanah. (Parnata, 2. Di antara jenis pupuk kandang, kotoran sapilah yang mempunyai kadar serat yang tinggi seperti selulosa, hal ini terbukti darihasil pengukuran parameter C/N rasio yang cukup tinggi >40. Disamping itu pupuk ini juga mengandung unsur hara makro seperti 0,5 N, 0,25 P2O5, 0,5 % K2O dengan kadar air 0,5%, dan juga mengandung unsur mikro esensial lainnya (Parnata, 2. Pada Sahera. Laode Sabaruddin dan La Ode Safuan . , disimpulkan bahwa bokashi kotoran sapi berpengaruh baik terhadap: luas daun, jumlah bunga per tanaman, jumlah buah per tanaman, berat tanaman segar dan produksi . Bokashi kotoran sapi dengan dosis 10 t ha -1 memberikan produksi rata-rata berat segar masing-masing sebesar 2212,83 g tanaman-1 atau 49,11 t ha-1 dan 2196,11 g tanaman-1 atau 39,53 t ha-1 . Sapareng . menyatakan bahwa masalah yang dihadapi dalam peningkatan berkurangnya lahan yang subur. Hal ini disebabkan karena peningkatan pencemaran akibat penggunaan bahan kimia yang berlebihan serta pemakaian pupuk anorganik yang tidak sesuai dengan anjuran. Intensitas penggunaan pupuk kimia yang terus meningkat dari waktu ke waktu menimbulkan dampak negatif terhadap ekosistem pertanian. Penggunaan pupuk anorganik selalu diikuti dengan masalah lingkungan, baik terhadap kesuburan biologis maupun kondisi fisik tanah serta dampak pada konsumen (Dewanto et al. , 2. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktor tunggal, pengelompokannya berdasarkan tinggi bibit. Faktor yang diteliti adalah dosis pupuk kandang kotoran sapi sebanyak 5 taraf, yaitu : p0 = 0 ton/ha setara 0 g/polybag p1 = 5 ton/ha setara 40 g/polybag p2 = 10 ton/ha setara 80 g/polybag p3 = 20 ton/ha setara 120 g/polybag p4 = 30 ton/ha setara 160 g/polybag p5 = 40 ton/ha setara 200 g/polybag Setiap perlakuan diulang 3 kali, sehingga terdapat 15 satuan percobaan dan setiap satuan percobaan terdiri 4 tanaman Pengamatan dilakukan terhadap tinggi tanaman dan jumlah cabang produktif. HASIL DAN PEMBAHASAN Tinggi Tanaman Berdasarkan hasil analisis ragam menunjukan bahwa aplikasi pupuk kandang kotoran sapi berpengaruh terhadap tinggi tanaman cabai rawit. Dari Tabel 1 terlihat bahwa tinggi tanaman cabai rawit umur 14 hst, 18 hst, 21 hst, 28 hst dan 35 hst untuk perlakuan pupuk kandang kotoran sapi 20 ton. E-ISSN 3046-9988 SIMBIOSIS. Vol. 1 No. Halaman: 31-34 Februari 2024 SIMBIOSIS ( Jurnal Sains Pertania. DOI: https://doi. org/10. 30599/simbiosis. Tabel 1. Hasil rata-rata tinggi tanaman cabai rawit Perlakuan Rata- rata tinggi tanaman 21,1 a 24,32 b 23,39 b 35,80 d 24,63 b 25,87 c Keterangan : Nilai rerata yang diikuti huruf yang berbeda menunjukan perlakuan tersebut berbeda nyata berdasarkan Uji DMRT pada taraf 5 % Jumlah Cabang Produktif Hasil analisis ragam menunjukan bahwa aplikasi pupuk kandang kotoran sapi berpengaruh nyata terhadap jumlah cabang produktif tersaji dalam Tabel 1. Perlakuan pupuk kandang sapi terbaik 20 ton. ha -1 . merupakan rata-rata jumlah cabang produktif terbanyak yaitu yaitu 3,80 cabang, yang berbeda nyata pada p0, p1, p3, p4 dan p5. Tabel 2. Hasil rata-rata jumlah cabang produktif cabai rawit Perlakuan . p0 Rata- rata jumlah cabang produktif 1,71 a 2,32 b 3,80 d 2,39 b 2,63 b 2,87 c Keterangan : Nilai rerata yang diikuti huruf yang berbeda menunjukan perlakuan tersebut berbeda nyata berdasarkan Uji DMRT pada taraf 5 % Pada penelitian ini parameter pengamatan tinggi tanaman hasilnya adalah tidak berpengaruh nyata, hal ini berhubungan dengan hasil analisis pupuk kandang kotoran sapi dimana kandungan unsur N nya rendah yaitu 0,84% (Balitra, 2. , sedangkan unsur N sangat dibutuhkan tanaman terutama pada masa vegetatif karena untuk merangsang pertumbuhan tanaman (Salisbury dan Ross. Berdasarkan hasil analisis ragam, tinggitanaman cabai rawit umur 14, 21, 28. E-ISSN 3046-9988 35 hst tidak menunjukkan respon terhadap pemberian pupuk kandang kotoran sapi karena perakarancabai rawit masih dangkal dan belum mampu menyerap unsur hara secara maksimal, sehingga unsur hara yang terkandung di dalam kotoran sapi belum bisa dimanfaatkan olehtanaman. Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa perlakuan pupuk kandang kotoran sapi berpengaruh nyata terhadap jumlah cabang produktif tanaman cabai rawit. Hal ini diduga karena unsur-unsur hara pada pupuk kandang kotoran sapi telah mampu SIMBIOSIS. Vol. 1 No. Halaman: 31-34 Februari 2024 SIMBIOSIS ( Jurnal Sains Pertania. DOI: https://doi. org/10. 30599/simbiosis. pembentukan jumlah cabang produktif pun memperbaiki pertumbuhan akar tanaman. Densitas . disitumulasi oleh P meskipun tidak sebaik Namun dalam hal memacu pertumbuhan memanjangkan akarlateral P lebih berperan dari pada N (Wijaya, 2. Di dalam tubuh tanaman P berperan dalam hampir semua proses reaksi Peran P adalah pada proses penangkapan sinar matahari dan kemudian mengubahnya menjadi energi biokimia. merupakan komponen penyusun membran sel tanaman, penyusun enzim-enzim, nukleotida . ahan penyusun asam nuklea. P juga berfungsi dalam proses sintesis protein, terutama yang terdapat pada jaringan hijau, sintesis karbohidrat, memacu pembentukan bunga (Wijaya. KESIMPULAN Aplikasi pupuk kandang kotoran sapi berpengaruh nyata pada jumlah cabang produktif, jumlah buah pertanaman dan berat buah pertanaman cabai rawit di tanah rawa lebak. Dosis terbaik pupuk kandang kotoran sapi untuk pertumbuhan dan hasil cabai rawit di tanah rawa lebak adalah 20 ton. setara dengan 80 g. polybag-1 . DAFTAR PUSTAKA