Copyright A 2021 pada penulis Abdimas Singkerru. Vol. No. Mei 2021 Pemberdayaan Ekonomi Pedesaan Melalui Penguatan Kapasitas UMKM Dengan Program Bankable Prince Charles Heston Runtunuwu 1. Ririn Damayanti 2 1, 2. Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Universitas Khairun. Ternate. Maluku Utara princecharles@unkhair. Abstrak Pemberdayaan masyarakat harus dipandang sebagai upaya untuk mempercepat dan memperluas upaya penanggulangan kemiskinan melalui koordinasi berbagai kebijakan, program dan kegiatan pembangunan, baik di tingkat pusat maupun daerah sehingga efektivitasnya memiliki signifikansi yang besar terhadap penanggulangan kemiskinan. Peran Usaha Mikro. Kecil dan Menengah sangat besar ketika Indonesia mengalami krisis ekonomi yang berkepanjangan. Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah merupakan salah satu solusi usaha yang tepat untuk tetap bertahan dalam menghadapi krisis karena sanggup menjangkau lapisan masyarakat dari golongan ekonomi menegah sampai golongan ekonomi lemah dan dapat menciptakan lebih banyak kesempatan kerja. Sampai dengan 2019, di Kota Ternate tercatat memilik 12. 795 pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) yang tersebar di 5 kecamatan yang ada di Kota Ternate. Dalam proses perkembangan usahanya dari tahun ketahun usaha yang mereka jalankan juga memiliki kendala yang bersifat eksternal maupun internal. Faktor eksternal biasanya terkait dengan harga bahan baku dan pasokan bahan baku yang tidak kontinu. Sedangkan faktor internalnya terkait dengan modal, kemasan produk yang sederhan dan pengembangan usaha. Adanya keterbatasan tersebut bukan berarti usaha mereka lumpuh atau tidak mampu bertahan dalam persaingan usaha. Sasaran kegiatan pengabdian ini adalah aparatur perangkat desa, tokoh masyarakat desa, pelaku UMKM desa, karang taruna dan anggota masyarakat pelaku UKM. Digunakan beberapa metode antara lain: Metode Ceramah, yaitu metode share Knowledge melalui penyuluhan langsung oleh pelaku UMKM sukses, pihak Bank. Akademisi. Metode Diskusi, yaitu metode yang digunakan untuk memecahkan setiap permasalahan yang dikemukakan masyarakat, berupa diskusi dan tukar wawasan/pendapat dan Metode Praktek, yaitu simulasi pihak praktisi serta pelatihan dari perbankan. Melalui kegiatan pengabdian ini akan Untuk mengetahui strategi yang sebaiknya diprioritaskan dalam pembangunan ekonomi pedesaan di Pulau Ternate serta untuk mengetahui manfaat yang diperoleh untuk pemberdayaan dalam pembangunan ekonomi pedesaan di Pulau Ternate. Kata Kunci: Pengembangan UKM. Masyarakat. Kota Ternate Pendahuluan Konsep pemberdayaan merupakan paradigma baru dalam pembangunan masyarakat yang melibatkan masyarakat dalam kegiatan pembangunan baik dalam perencanaan, pelaksanaan maupun evaluasi. Priyono, . memberikan makna pemberdayaan masyarakat sebagai upaya menjadikan suasana kemanusiaan yang adil dan beradab menjadi semakin efektif secara struktural, baik dalam kehidupan keluarga, masyarakat, negara, regional, internasional maupun dalam bidang politik, ekonomi, psikologi dan lain-lain. https://jurnal. id/index. php/singkerru Vol. No. Mei 2021 ISSN ####-#### Salah satu upaya yang dapat dilakukan pemerintah untuk pembangunan nasional itu adalah pemberdayaan dan pengembangan UMKM. Dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang UMKM Pasal 1 angka 8 disebutkan bahwa pemberdayaan merupakan upaya yang dilakukan Pemerintah. Pemerintah Daerah, dunia usaha, dan masyarakat secara sinergis dalam bentuk penumbuhan iklim dan pengembangan usaha terhadap UMKM sehingga mampu tumbuh dan berkembang menjadi usaha yang tangguh dan mandiri. Perkembangan UMKM terus meningkat dan bahkan mampu menjadi penopang pertumbuhan ekonomi nasional yang harus memperoleh kesempatan, dukungan, perlindungan dan pengembangan seluas-luasnya sebagai wujud keberpihakan yang tegas kepada kelompok usaha ekonomi rakyat tanpa mengabaikan Usaha Besar dan Badan Usaha Milik Negara. Berdasarkan hal tersebut perkembangan UMKM memiliki prospek yang baik untuk ditingkatkan. Saat ini banyak berkembang Usaha UMKM mampu bertahan dengan segala keterbatasannya. Baik dari segi modal, bahan baku. SDM ataupun yang lainnya. Dengan modal yang minim mereka mampu bertahan bahkan mampu mengembangkan usahanya sampai menjadi lebih besar (Suryana. Sampai dengan 2019, di Kota Ternate tercatat memilik 12. 795 pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) yang tersebar di 5 kecamatan yang ada di Kota Ternate. Meskipun kecil dalam permodalan dan kuantitas produksi barang atau jasa, saat perekonomian krisis usaha mereka tetap mampu bertahan dibandingkan dengan usaha menengah atau besar. Dan tetap mampu melakukan kegiatan produksi, karena Usaha Mikro mempunyai pangsa pasar tertentu. Hal ini dapat dilihat dari persentase perkembangan UMKM yang cukup besar dapat dilihat dari jumlah unit usaha, serta kontribusinya terhadap pendapatan nasional, dan penyediaan lapangan Perkembangan usaha mikro sendiri tidak terlepas dari berbagai aspek yang terdapat didalamnya. Seperti aspek pemasaran, produksi, sarana dan prasarana. Program Pemerintah Bagi Pelaku UMKM Selain Bank atau Pegadaian yang menawarkan jasa pinjaman modal dengan bunga cukup besar, pemerintah di Indonesia sudah memberikan tawaran pinjaman modal bagi para pelaku UMKM. Terdapat beberapa syarat yang harus Anda penuhi jika Anda ingin mengajukan pinjaman modal, simak beberapa syarat dibawah ini: Proposal Jika Anda ingin mengajukan pinjaman terhadap pemerintah. Anda harus menyiapkan proposal jenis usaha dan bagaimana Anda akan mengelola usaha tersebut ke depannya. Pengajuan Setelah menyusun proposal yang lengkap, ajukan proposal tersebut ke Dinas Kementrian UKM yang ada di lingkungan Anda. Jangan lupa memastikan jenis Abdimas Singkerru ISSN ####-#### bantuan apa saja yang bisa Anda dapatkan untuk kebutuhan usaha Anda. Yang harus Anda perhatikan juga, tentukan jenis pinjaman informasi usaha, kemitraan, legalitas atau perizinan, tujuan, ketenagakerjaan. SDM dan manajerial, keuangan dan permodalan, dan pengembangan usaha. yang Anda ajukan dan sesuaikan dengan kategori UMKM yang sudah dibahas diatas. Website Selain mengajukan secara langsung. Dinas Kementrian UKM juga memiliki website pribadinya. Anda dapat mempelajari website tersebut sebelum mengajukan Informasi-informasi terkait UKM juga selalu diupdate, dengan lebih aktif memonitor website tersebut. Anda dapat terus update mengenai informasi terkini. Selain Dinas Kementrian UKM, pemerintah juga menyediakan program KUR (Kredit Usaha Rakya. Penguatan UKM Melalui Bankable Menuru Undang-undang No. 20/2008 tentang UMKM didefinisikan bahwa Usaha Mikro adalah usaha produktif milik perorangan dan/atau badan usaha perorangan yang memenuhi kriteria usaha mikro. Usaha kecil adalah usaha ekonomi produktif yang berdiri sendiri, dilakukan oleh perorangan atau badan usaha yang bukan merupakan anak perusahaan atau bukan cabang perusahaan yang dimiliki dikuasai, atau menjadi bagian langsung maupun tidak langsung dari usaha menengah atau usaha besar. dan Usaha menengah adalah usaha ekonomi produktif yang berdiri sendiri, dilakukan oleh perorangan atau badan usaha yang bukan merupakan anak perusahaan atau cabang perusahaan yang dimiliki, dikuasai, atau menjadi bagian baik langsung maupun tidak langsung dari usaha kecil atau usaha besar dengan jumlah kekayaan bersih atau hasil penjualan tahunan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang. Sejauh ini terdapat sejumlah tantangan pengembangan UMKM yaitu soal manajemen, produksi, pemasaran, dan pembiayaan. Bank Indonesia dalam paparannya mengungkapkan bahwa berbagai peogram strategis BI bagi pengembangan UMKM di tanah air antara lain diarahkan untuk mendukung UMKM komoditas volatile food (VF) dalam rangka mengurangi tekanan inflasi komponen bergejolak (VF) dari sisi pasokan. mendorong UMKM berorientasi ekspor dan mendukung pariwisata dalam rangka mengurangi CAD. mendorong peningkatan akses keuangan. mendorong pengembangan UMKM Syariah dalam rangka meningkatkan peran ekonomi syariah. mendorong pemanfaatan teknologi digital dalam rangka memperluas akses pemasaran, pembiayaan transaksinya. mendorong keikutsertaan dalam pameran dan event internasional untuk akses pasar AuDi samping itu, kami juga terus gencar melakukan literasi keuangan terutama yang berbasis digital terhadap pelaku UMKM sekaligus juga pemasaran dengan sistem e-commerce. BI juga sedang gencar melakukan pendekatan pengembangan UMKM syariah. Vol. No. Mei 2021 ISSN ####-#### Sekitar 19,94% UMKM di Indonesia yang mampu mengakses pembiayaan dari sektor perbankan. Artinya, masih banyak UMKM terlebih lagi wirausaha pemula . yang belum menikmati akses perbankan (Boediono. , 2. "Ada banyak lembaga keuangan alternatif untuk membiayai UMKM dan wirausaha pemula, tidak hanya perbankan. Kehadiran koperasi memang untuk mendukung usaha dari anggotanya (UMKM). Saat ini, di Indonesia ada sekitar 20. 852 unit Koperasi Simpan Pinjam (KSP) yang bisa dijadikan sandaran permodalan bagi UMKM dan wirausaha "Di Kemenkop juga ada program skim khusus bagi startup capital. Pasalnya, kami menyadari, aspek modal menjadi bagian penting untuk peningkatan usaha," kata Yuana seraya menyatakan, periode 2011-2018 sudah ada sebanyak 20 ribu lebih wirausaha pemula yang mendapat program WP dari Kemenkop Untuk tahun 2020, ditargetkan sebanyak 2500 orang wirausaha pemula dengan total dana sebesar Rp30 miliar. "Masing-masing wirausaha pemula bisa mendapat bantuan permodalan hingga maksimal Rp12 juta. BI mendorong pelaku UMKM untuk mengakses Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga sangat murah, yakni 7% "Tahun 2020 ini disiapkan dana subsidi bunga KUR sebesar Rp13,6 triliun. Meski begitu, ada beberapa tantangan yang membelit para wirausaha pemula. Diantaranya, unbankable, kesulitan pemasaran, hingga masih rendahnya pemahaman bisnis. "Kita bina mereka hingga usaha mereka fisible, dan juga Wirausaha pemula masih banyak yang ragu berhubungan dengan bank. "Ini yang harus didorong agar mereka berani mengakses dana perbankan. Apalagi, syarat mendapatkan KUR terbilang mudah, yaitu usaha sudah berjalan selama enam bulan dengan ada surat keterangan ijin usaha. Diharapkan, praktik rentenir di masyarakat bisa hilang. Program Bank bagi UMKM Terdapat tiga kategori penggolongan UMKM yang sudah diatur oleh pemerintah melalui perundang-undangan. Yang pertamaadalah kategori UMKM dengan jumlah kekayaan paling banyak Rp 50 juta. Kekayaan ini tidak termasuk dengan tanah dan bangunan tempat usaha. Atau bisa juga dikategorikan jika jumlah penghasilan pemilik usaha mencapai Rp 300 juta setiap tahunnya. Kategori pelaku usaha yang kedua adalah jika total kekayaan minimal Rp 50 juta hingga Rp 500 juta. Atau dapat juga dikategorikan jika pemilik usaha tersebut memiliki penghasilan sebanyak Rp 300 juta hingga Rp 2,5 miliar setiap tahunya. Kategori terakhir atau kategori ketiga ini adalah pelaku usaha yang memiliki kekayaan minimal Rp 500 juta hingga Rp 10 Miliar. Atau dapat dikategorikan jika pengusaha tersebut memiliki jumlah penghasilan Rp 2,5 Miliar hingga Rp 50 Miliar setiap tahunnya. Setelah mengetahui usaha Anda berada pada kategori apa, selanjutnya harus mengetahui jenis pinjaman modal yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Terdapat beberapa syarat yang harus Anda penuhi atau lampirkan jika Anda ingin mengajukan pinjaman modal kepada Bank ataupun Instansi lainnya, yaitu: Abdimas Singkerru ISSN ####-#### KTP dan KK NPWP atau SPT Mutasi buku tabungan dalam 3 bulan terakhir Kelengkapan surat-surat kepemilikan usaha Laporan transaksi keuangan dari usaha yang dijalankan Dokumen perencanaan investasi Slip gaji . agi Anda yang memiliki pekerjaan selain usaha yang dijalanka. Syarat-syarat tersebut dibutuhkan oleh pihak yang memberi pinjaman sebagai bahan analisis finansial atau pun aset sebelum menyetujui pengajuan pinjaman Modal. Metode Pelaksanaan Tempat dan Waktu Pelaksanaan Kegiatan Berdasarkan sasaran yang ingin dicapai dalam kegiatan pengabdian ini maka peserta adalah Aparatur Perangkat Desa. Tokoh Masyarakat Desa. Pelaku UMKM Desa. Karang Taruna dan Anggota Masyarakat pelaku UKM. Adapun jumlah target peserta sebanyak 25 orang dan dilaksanakan di Desa Rua Kec Pulau Ternate Maluku Utara. Metode Kegiatan Dalam kegiatan ini, digunakan beberapa metode antara lain: Anda. Bank atau instansi lainnya akan menganalisis kemampuan Anda melunasi pinjaman juga dengan dokumen-dokumen tersebut. Jika pihak Bank atau pihak pemberi pinjaman menilai aset maupun kondisi finansial Anda meragukan untuk melakukan pelunasan, tidak menutup kemungkinan pengajuan pinjaman modal Anda akan ditolak. Metode Ceramah, yaitu metode share Knowledge melalui penyuluhan langsung oleh pelaku UMKM sukses, pihak Bank. Akademisi Metode Diskusi, yaitu metode yang digunakan untuk memecahkan setiap permasalahan yang dikemukakan masyarakat (Moleong, 1. , berupa diskusi dan tukar wawasan/pendapat Metode Praktek, yaitu Simulasi pihak praktisi serta pelatihan dari Perbankan Kerangka Pemecahan Masalah Pembangunan nasional yang mencakup seluruh aspek kehidupan bangsa diselenggarakan bersama oleh rakyat dan pemerintah. Masyarakat menjadi pelaku utama pembangunan, dan pemerintah berkewajiban mengarahkan, membimbing, melindungi, serta menumbuhkan suasana dan iklim yang menunjang bagi dunia Sehingga pelaku usaha dilapangan mampu melaksanakan kegiatan usaha dengan lancar. Yang akhirnya diharapkan dapat mendorong pembangunan ekonomi. Peran Usaha Mikro. Kecil dan Menengah sangat bersar ketika Indonesia mengalami krisis ekonomi yang berkepanjangan. Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah merupakan salah satu solusi usaha yang tepat untuk tetap bertahan dalam menghadapi krisis. Keberadan Usaha Mikro. Kecil, dan Menegah yang selanjutnya disebut UMKM sanggup menjangkau masyarakat pedesaan dari golongan ekonomi lemah sampai golongan ekonomi menengah dan dapat menciptakan lebih banyak kesempatan Keberadaan UKM tidak saja cukup, dimana perkembangan UKM sendiri tidak Vol. No. Mei 2021 ISSN ####-#### terlepas dari berbagai aspek yang terdapat didalamnya. Seperti aspek pemasaran, produksi, sarana dan prasarana, informasi usaha, kemitraan, legalitas atau perizinan, tujuan, ketenagakerjaan. SDM dan manajerial, keuangan dan permodalan, dan pengembangan usaha. Oleh karena itu, perlu pengetahuan yang cukup bagi masyarakat dalam pengembangan UKM. Karena pengetahuan adalah dasar dalam bertindak guna pengembangan ekonomi pedesaan melalui penguatan UKM. Sehingga pengetahuan merupakan dasar dalam pencapaian tujuan, yakni pengembangan ekonomi pedesaan Secara umum, alur pemikiran pengembangan ekonomi pedesaan Desa Rua sebagai berikut: Pengembangan ekonomi perdesaan, meliputi: Potensi Desa Langkah dalam pengembangan eonomi Strategi ekonomi perdesaan (UkM. Ban. Pemberdayaan masyarakat Gambar 1. Skema Pengembangan Ekonomi Pedesaan Khalayak Sasaran Khalayak sasaran dari pengabdian masyarakat ini adalah Aparatur Perangkat Desa. Tokoh Masyarakat Desa. Pelaku UMKM Desa. Karang Taruna dan Anggota Masyarakat pelaku UKM desa Rua. Kegiatan ini melibatkan beberapa pihak terkait, di antaranya aparatur perangkat desa, tokoh masyarakat desa, pelaku UMKM desa, karang taruna dan anggota masyarakat pelaku UKM desa Rua. Dengan diselenggarakannya pengabdian masyarakat ini, diharapkan mereka dapat berperan sebagai motor penggerak dalam upaya-upaya memajukan pembangunan di desanya. Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat (LPPM) dalam hal ini dosen Universitas Khairun yang berperan selaku fasilitator dan pelaksanan. Hasil dan Pembahasan Potensi dan Masalah Mitra Pemberdayaan masyarakat harus dipandang sebagai upaya untuk mempercepat dan memperluas upaya penanggulangan kemiskinan melalui koordinasi berbagai kebijakan, program dan kegiatan pembangunan, baik di tingkat pusat maupun daerah sehingga efektivitasnya memiliki signifikansi yang besar terhadap Abdimas Singkerru ISSN ####-#### penanggulangan kemiskinan. Sampai dengan 2019, di Kota Ternate tercatat memilik 12. 795 pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) yang tersebar di 5 kecamatan yang ada di Kota Ternate. Sasaran kegiatan pengabdian ini adalah Aparatur Perangkat Desa. Tokoh Masyarakat Desa. Pelaku UMKM Desa. Karang Taruna dan Anggota Masyarakat pelaku UKM. Digunakan beberapa metode antara lain: Metode Ceramah, yaitu metode share Knowledge melalui penyuluhan langsung oleh pelaku UMKM sukses, pihak Bank. Akademisi. Metode Diskusi, yaitu metode yang digunakan untuk memecahkan setiap permasalahan yang dikemukakan masyarakat, berupa diskusi dan tukar wawasan/pendapat dan Metode Praktek, yaitu Simulasi pihak praktisi serta pelatihan dari Perbankan. Dilaksanakan di Desa Rua Kec Pulau Ternate Maluku Utara. Melalui kegiatan pengabdian ini akan Untuk mengetahui strategi yang sebaiknya diprioritaskan dalampembangunan ekonomi pedesaan di Pulau Ternate serta untuk mengetahui manfaat yang diperoleh untuk pemberdayaan dalam pembangunan ekonomi pedesaan di Pulau Ternate. Langkah Pengembangan Mitra Sejauh ini terdapat sejumlah tantangan pengembangan UMKM yaitu soal manajemen, produksi, pemasaran, dan pembiayaan. Bank Indonesia dalam paparannya mengungkapkan bahwa berbagai peogram strategis BI bagi pengembangan UMKM di tanah air antara lain diarahkan untuk mendukung UMKM komoditas volatile food (VF) dalam rangka mengurangi tekanan inflasi komponen bergejolak (VF) dari sisi pasokan. mendorong UMKM berorientasi ekspor dan mendukung pariwisata dalam rangka mengurangi CAD. mendorong peningkatan akses keuangan. mendorong pengembangan UMKM Syariah dalam rangka meningkatkan peran ekonomi syariah. mendorong pemanfaatan teknologi digital dalam rangka memperluas akses pemasaran, pembiayaan maupun transaksinya. dan mendorong keikutsertaan dalam pameran dan event internasional untuk akses pasar global. Sekitar 19,94% UMKM di Indonesia yang mampu mengakses pembiayaan dari sektor perbankan. Artinya, masih banyak UMKM terlebih lagi wirausaha pemula . yang belum menikmati akses perbankan (Boediono. , 2. "Ada banyak lembaga keuangan alternatif untuk membiayai UMKM dan wirausaha pemula, tidak hanya perbankan. Kehadiran koperasi memang untuk mendukung usaha dari anggotanya (UMKM). Saat ini, di Indonesia ada sekitar 20. 852 unit Koperasi Simpan Pinjam (KSP) yang bisa dijadikan sandaran permodalan bagi UMKM dan wirausaha pemula Untuk tahun 2020, ditargetkan sebanyak 2500 orang wirausaha pemula dengan total dana sebesar Rp30 miliar. "Masing-masing wirausaha pemula bisa mendapat bantuan permodalan hingga maksimal Rp12 juta BI mendorong pelaku UMKM untuk mengakses Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga sangat murah, yakni 7% pertahun. "Tahun 2020 ini disiapkan dana subsidi bunga KUR sebesar Rp13,6 triliun. Meski begitu, ada beberapa tantangan yang membelit para wirausaha Vol. No. Mei 2021 ISSN ####-#### Diantaranya, unbankable, kesulitan pemasaran, hingga masih rendahnya pemahaman bisnis. "Kita bina mereka hingga usaha mereka fisible, dan juga Hasil Dokumentasi On The Spot Abdimas Singkerru ISSN ####-#### Kesimpulan Kegiatan pengabdian di Kecamatan Pulau Ternate Kleuagan Rua, merupakan wujud salah satu tridarma perguruan tinggi yaitu mengabdi kepada masyarakat sebagai upaya penerapan ilmu dan teknologi dunia akademik dalam masyarakat. Program kegiatan ini, menyasar softskill pelaku usaha UMKM di masyarakat terutama yang ingin meningkatkan kapabilitas usaha mereka melalui pembiayaan yang bertujuan untuk lebih meningkatan usaha yang dijalani selama ini. Pihak perbankan sebagai lembaga perantara yang dapat memberikan fasiltas pembiayaan melalui aneka jenis kredit, sangat antusias dan komitmen akan membantu mensupport pengembangan UMKM masyarakat melalui kemudahan program perbankan dan skim kredit yang cocok dan sesuai dengan kebutuhan. Referensi