Al-Iqtishod : Jurnal Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Program Studi Ekonomi Syariah Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang ISSN: 2622-9291 JODIPAN SEBAGAI IMPLEMENTASI DESA WISATA MADANI Oleh: Harun Al Rasyid. Ahsani Taqwiem Universitas Islam Malang taqwim@unisma. Abstract Nowadays, halal tourism with economic community empowerment being goverment concentration in advancing the economy in Indonesia. Asset based community development is one of the method approach on empowering the economic community. Then, village assets such as nature, humans, and other resources become a potential empowerment and welfare of the village community. Jodipan as one of the tourism village destination has the both element : residents and village officials participated in the development and empowerment of the village community, is in line with Islamic principles, namely maqashid SyariAoah. This study exerts a qualitative approach with case study on Jodipan tourism village. Data from this study were obtained by conducting observations, interviews, and While the data were analyzed by triangulation method to determine the validity of the data obtained. Through this research, it was found that halal tourism development in Jodipan village has a great strategy to build the village, as like the role of government of keeping al-Dharuriyat, industry sector which can be material, financial, or empowerment training and private industry as for keeping al-Hajjiyat, and maintaining tahsiniyat by using mass media to support promotional Key Words : Halal Tourism. Economic Development. Maqashid Syariah Volume 2 No 1 Desember 2019 http://ejournal. id | 123 Al-Iqtishod : Jurnal Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Program Studi Ekonomi Syariah Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang ISSN: 2622-9291 PENDAHULUAN Industri Halal saat ini telah menjadi sektor industri potensial dengan pangsa pasar yang memiliki pertumbuhan masif. Industri halal terus berkembang dari yang awalnya hanya dikenal pada sektor makanan dan minuman halal saat ini telah menjadi sektor industri yang memiliki beragam aspek mulai dari industri makanan, pakaian, kosmetik dan obat-obatan, hingga pada sektor pariwisata dengan beragam industri yang melingkupinya mulai dari penyediaan tempat ibadah, makanan minuman, hingga pada penyediaan fasilitas pada tempat wisata. Wisata halal saat ini juga menjadi salah satu subsektor industri halal yang terus meningkat baik dari segi penyedia jasa dimana banyak negara di seluruh dunia berlomba-lomba menyediakan paket wisata halal yang memenuhi seluruh aspek sesuai syariat Islam mulai dari penyediaan makanan minuman halal yang dibutuhkan untuk sektor konsumsi wisatawan muslim hingga pada penyediaan tempat ibadah fardhu bagi umat Islam yang datang Begitu pula dengan negara Indonesia dengan besarnya potensi yang ada mengingat angka penduduk beragama Islam yang menjadi mayoritas penduduk yang ada di Indonesia semestinya dapat menjadi faktor pendorong bertumbuhnya industri pariwisata halal di Indonesia. Kota Malang sebagai salah satu kota yang terkenal dengan industri pariwisata favorit di Indonesia menjadikan kota Malang juga turut aktif dalam pengembangan industri pariwisata halal yang nantinya diharapkan akan turut menyumbangkan pendapatan asli daerah dengan meningkatnya kunjungan wisatawan ke kota Malang. Dari sekian banyak potensi pariwisata yang ada di kota Malang penulis Volume 2 No 1 Desember 2019 http://ejournal. id | 124 Al-Iqtishod : Jurnal Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Program Studi Ekonomi Syariah Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang ISSN: 2622-9291 memilih fokus kajian pada wisata kampung warna-warni yang ada di daerah Jodipan. Kecamatan Blimbing. Kota Malang karena adanya beberapa keunikan pada konsep wisata kampung warna-warni yang ada di Jodipan ini. Pertama, kampung warna-warni Jodipan ini menerapkan konsep desa wisata yang melibatkan seluruh stakeholder yang ada mulai dari pemerintah daerah yang turut mengembangkan wisata, pihak swasta yaitu dari perusahaan cat indana paint dengan sumbangan cat untuk merubah bentuk desa ini yang sebelumnya merupakan kampung kumuh dan cukup identik dengan kemiskinan setelah dirubah menjadi desa wisata menjadikan ekonomi warga lebih baik, hingga pada masyarakat yang turut terbantu dalam peningkatan pendapatan yang diperoleh. Kedua, secara lokasi kampung warna-warni Jodipan ini berada di pusat kota Malang yang menjadi jalur utama dari dan menuju beberapa kota lain seperti kota Blitar, kota Pasuruan, dan Kota Batu sehingga potensi wisatawan yang hadir sangat besar dan meningkat dari tahun ke Ketiga, dari aspek biaya masuk kampung warna-warni ini sangat terjangkau dengan biaya Rp 7. 000 wisatawan sudah dapat masuk dan menikmati seluruh objek wisata yang ada. Melimpahnya aset potensi ekonomi pada kampung warna-warni Jodipan ini menjadikan kepala desa setempat bapak Udi Hartoko termotivasi untuk mengoptimalkan potensi desa yang dipimpin untuk menjadi desa maju dan berdaya saing. Berbekal pengalaman, keyakinan, serta ilmu yang dimiliki pembangunan desa Jodipan dengan mensinergikan antara seluruh perangkat desa dan masyarakat mulai Dalam hal ini, masyarakat diajak serta untuk membangun Volume 2 No 1 Desember 2019 http://ejournal. id | 125 Al-Iqtishod : Jurnal Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Program Studi Ekonomi Syariah Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang ISSN: 2622-9291 perbaikan kualitas desa. Upaya pemberdayaan masyarakat desa Jodipan ini dimulai dengan dengan pembentukan kelompok warga yang terdiri atas kalangan muda, mengingat tingginya jumlah penduduk usia muda ini di desa Jodipan dengan pembentukan desa wisata yang kini telah merambat hingga pada tujuh titik wisata pada desa disekitarnya. Upaya yang telah dilakukan selama ini terbukti telah berhasil mengangkat perekonomian warga desa Jodipan menjadi lebih baik dengan adanya sentra pariwisata yang turut menyerap angka tenaga kerja pada sektor industri makanan, minuman, hingga cindera mata yang diperjual belikan di area sentra wisata. Urgensi dari pemberdayaan masyarakat ini menjadi suatu hal yang mutlak diperhatikan, sebagaimana sabda Rasulullah Muhammad SAW yang diutus ke bumi ini dengan tujuan mulia untuk memperbaiki akhlak yang didukung dengan firman Allah pada Q. Ar-RaAodu ayat 11 : ACAcEaEaA aC ECaEOACsAEECE CA Ca CAEaA A Ca EUCsEACAA EAEaAC CEaeAEyEAEEAACI CEaAEaEEa EAEaACa EaAECEACOACE EOeAA AAEaC EAsCAAEOAuAAEEAC CEa AEaAC CEaAEaAeAECO AEaC AaEa aCa A CEa CCOACsAAC CAAE AAuEEAECo acEaEaA Ca ACOaCcAA aCUEa A EAaEsAEICEEAeAAEaA aC aECaEOACsAEECE AEeCAUAA ENEO EO a Artinya : Aubagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak merobah Keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merobah keadaan yang ada pada Septiora. Eresus, dkk 2017. Analisis partisispasi masyarakat dalam pengembangan desa wisata . tudi pada desa pujon kidul kabupaten malan. Jurnal Administrasi Bisnis (JAB). Vol. 33 No. 2 April 2017 Volume 2 No 1 Desember 2019 http://ejournal. id | 126 Al-Iqtishod : Jurnal Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Program Studi Ekonomi Syariah Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang ISSN: 2622-9291 diri mereka sendiri. dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum. Maka tak ada yang dapat menolaknya. sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia. Ay Ayat diatas ini menggambarkan bahwa sesungguhnya segala hal yang berkenaan dengan nasib dan keadaan seseorang maupun segolongan manusia bergantung pada upaya yang dilakukan masingmasing untuk mengubahnya menjadi lebih baik yang tentu saja hasilnya akan diserahkan kepada ketetapan Allah. Kemudian dalam konteks Islam terdapat tuntunan Maqashid SyariAoah sebagai tujuan umum dari pemenuhan aspek SyariAoah Islam, yang kemudian ditanamkan dalam aktifitas sehari-hari. Begitu juga dalam konteks pemberdayaan masyarakat. Maqashid SyariAoah menjadi sebuah landasan fundamental yang harus tercapai dengan memenuhi . ifdz pemeliharaan harta . ifdz maa. , pemeliharaan akal . ifdz aq. , pemeliharaan keturunan . ifdz nas. , dan pemeliharaan jiwa . ifdz 2 Hal inilah yang meltarbelakangi penulis untuk meneliti jurnal dengan judul AuDesa Wisata Jodipan sebagai Implementasi Desa Wisata MadaniAy Sejarah Singkat Pendirian Desa Wisata Jodipan Awal mula berdirinya desa wisata warna-warni di Kelurahan Jodipan. Kota Malang ini berawal dari inisiatif tim mahasiswa salah satu Universitas di Kota Malang dalam program KKN (Kuliah Kerja Sandy. Rizki. Aplikasi Maqashid Syariah dalam Bidang Ekonomi Syariah. Jurnal Amwaluna. Vol. 1 No. 2 Juli 2018, hal. Volume 2 No 1 Desember 2019 http://ejournal. id | 127 Al-Iqtishod : Jurnal Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Program Studi Ekonomi Syariah Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang ISSN: 2622-9291 Nyat. yang dilakukan yang melihat bahwa desa Jodipan ini selalu terlihat jelas dari jembatan kali brantas dan kurang baik dipandang. Kemudian setelah beberapa kali berkunjung ke kampung Jodipan dan beramah tamah dengan warga akhirnya tim mahasiswa ini berinisiatif menemui ketua RW setempat yaitu bapak Parin selaku ketua RW 02 untuk menjadikan desa Jodipan sebagai daerah wisata seperti di Rio de Janeiro. Brazil yang secara konsep memiliki kemiripan dengan desa wisata Jodipan Kemudian tim mahasiswa ini mencari sponsor dan kemudian mendapatkan sponsor dari perusahaan cat Indana Paint untuk merubah warna kampung ini yang sebelumnya terkesan kumuh menjadi desa wisata seperti saat ini. Awalnya bantuan yang diberikan hanya sebatas untuk satu RT saja, namun hal ini ditolak oleh ketua RW setempat yang menyatakan akan tidak adil bagi warga RT lain. Kemudian setelah dilakukan negosiasi ulang, pihak Indana Paint menyetujui untuk memberikan sponsor untuk seluruh RW yaitu dengan pemberian cat beserta dengan tim kreatif yang memberikan ide mengenai gambar-gambar yang akan dilukis di dinding rumah warga. Setelah proses pengecatan selesai kemudian banyak warga dari kampung lain yang datang berkunjung karena penasaran dengan adanya spot foto yang bertebaran di desa Jodipan ini, hingga akhirnya kampung yang awalnya akan digusur oleh pemerintah Kota Malang akhirnya diresmikan sebagai desa wisata warna-warni oleh Walikota Malang yaitu bapak H. Mohammad Anton pada tanggal 04 September 2016. Sampai pada akhirnya desa wisata Jodipan ini diresmikan sebagai sentra wisata dengan menerapkan biaya masuk yang terjangkau dimana tarif Volume 2 No 1 Desember 2019 http://ejournal. id | 128 Al-Iqtishod : Jurnal Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Program Studi Ekonomi Syariah Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang ISSN: 2622-9291 masuk yang ditetapkan akan digunakan sebagai kas desa untuk perbaikan maupun penambahan pembangunan desa wisata ini, dan sejak saat itu desa Jodipan dikenal sebagai desa wisata warna-warni yang disebut sebagai KWJ atau Kampung Wisata Jodipan yang hingga kini telah banyak merubah kehidupan warga setempat. Pembangunan Desa Wisata Jodipan melalui Pendekatan ABCD Berdasarkan hasil observasi lapangan yang peneliti lakukan, model pemberdayaan masyarakat di Jodipan memiliki kesesuaian dengan model pendekatan ABCD (Asset-Based Community Developmen. yakni suatu pendekatan pemberdayaan yang dilakukan sebagai upaya penyadaran masyarakat akan keberadaan dan energi positif yang dimiliki dan harus diidentifikasi, diketahui, dipahami, dan diinternalisasi hingga mampu menggerakkan masyarakat dalam rangka peningkatan kesejahteraan dan keberdayaan mereka. Model pendekatan ini memiliki tingkat efisiensi yang baik, terutama bagi komunitas/ daerah yang memiliki potensi asset mumpuni, ditunjang dengan sumber daya manusia yang sadar potensi tersebut, serta memiliki kemauan untuk melakukan upaya optimalisasi potensi tersebut sehingga dapat menunjang tingkat pertumbuhan yang diharapkan. Hal ini serupa dengan apa yang dikemukakan oleh Eloff & Eborshon : AuThis paradigm involves looking beyond the traditional methods of intervention, in order to identify approaches that are cost-effective and more Nasrun, dkk. Sejjahtera dari Desa Refleksi Pemberdayaan Berbasis Potensi Pertanian. Malang : Averroes Press Volume 2 No 1 Desember 2019 http://ejournal. id | 129 Al-Iqtishod : Jurnal Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Program Studi Ekonomi Syariah Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang ISSN: 2622-9291 innovative for local communities. Ay4 Dari statement diatas menunjukkan bahwa metode pendekatan ABCD ini dapat mengefisiensikan biaya yang dibutuhkan serta lebih membangkitkan inovasi dan kreatifitas terlebih bagi masyarakat lokal di daerah yang hendak dibangun Adapun pada pendekatan ini pada intinya masyarakat serta pemerintah daerah harus mampu mengapresiasi dan memobilisasi tiap-tiap bakat individu dalam masyarakat untuk kemudian bersama-sama membangun daerah menjadi lebih baik. Adapun berdasarkan hasil observasi yang peneliti lakukan, pada pembangunan desa wisata di Jodipan tidaklah lepas dari peran lembaga, baik itu kelompok organisasi sadar wisara, maupun lembaga pemerintah yang terdapat di desa Jodipan ini dimana terdapat tiga tahapan strategis dalam pembangunan desa diantaranya adalah :5 . Tahapan pertama yaitu dengan melakukan reformasi budaya organisasi pemerintah desa. Pada tahapan ini perangkat desa menerapkan empat dari tujuh prinsip sapta pesona serta visi misi pembangunan desa diantaranya sejuk, tertib, aman, dan bersih serta penerapan prinsip 3S yaitu smart, dalam artian cerdas dan kreatif dalam bertindak . yaitu bertindak cepat dalam merespon permasalahan yang ada . solid, yaitu sikap gotong royong dan saling membantu. Tahapan kedua yaitu aktivasi kelembagaan desa. Dalam hal ini yaitu pemberdayaan BUMdes (Badan Usaha Milik Des. sebagai instrumen penting dalam membangun desa wisata Jodipan, dan didukung adanya peranan Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisat. untuk mengedukasi Eloff. , & Eborshon. The Implication of an asset-based approach to early intervention, perspective in education. https://kompasianacom/avecom diakses pada 05 Agustus 2019 Volume 2 No 1 Desember 2019 http://ejournal. id | 130 Al-Iqtishod : Jurnal Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Program Studi Ekonomi Syariah Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang ISSN: 2622-9291 Tahapan ketiga yaitu sinergi lima aktor pembangunan desa, yakni : pihak pemerintah, pihak swasta, media massa, akademisi, dan maasyarakat desa untuk bersama-sama membangun desa wisata Jodipan. Pemberdayaan Masyarakat Desa Jodipan dalam Perspektif Maqashid SyariAoah Maqashid syariAoah pada dasarnya memiliki tujuan guna mewujudkan kemaslahatan umat manusia di dunia hingga akhirat Oleh karenanya Imam Syatibi menyatakan terdapat dua hal yang dapat dicapai oleh manusia dalam upayanya mengamalkan tuntunan maqashid syariAoah yaitu pertama untuk memenuhi tuntutan syariAoah . yairu berupaya melaksanakan perintah Allah . dan mempertahankan . dari kehancuran dan keterpurukan yang akan terjadi tatkala menjauhi larangan-larangan Allah . yang terkandung dalam syariAoah. Lebih lanjut penekanan dari maqashid syariAoah yang dilakukan Imam Syatibi secara menyeluruh senantiasa mengacu pada kandungan ayat-ayat Al-QurAoan yang dalam hal ini menandakan bahwa hukum acuan tersebut mengandung nilai kemaslahatan yang terjamin, karena pada dasarnya Al-QurAoan adalah kalamullah yang jelas keabsahannya. Selanjutnya, dalam hal pembagian maqashid syariAoah terdapat tiga level tingkatan, yaitu dharuriyah, hajjiyah, dan tahsiniyah dimana dari ketiganya aspek dharuriyah menjadi yang paling urgen dan wajib Al-Syatibi. Abu Ishaq 1999. Al-Muwafaqat fi Ushuli al-SyariAoah Volume 2 No 1 Desember 2019 http://ejournal. id | 131 Al-Iqtishod : Jurnal Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Program Studi Ekonomi Syariah Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang ISSN: 2622-9291 dijaga dengan pemeliharaan lima aspek diantaranya :7 Menjaga Agama . ifdz ad-di. Aspek ini menjadi yang paling penting mengingat agama adalah hal mutlak yang harus dijaga sebagai dasar pedoman dan tujuan hidup manusia, seperti menjaga ibadah, sholat, puasa, zakat, dan menjauhi larangan-Nya serta selalu menyeru pada kebaikan sebagaimana yang tertera dalam firmanNya : ENEaEaEO EOAAECOEAEEAACUEaA CAEaA ACAeAsa CAEIAEa EAsEa aCa Artinya : Audan aku (Alla. tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku. Ay Adapun dalam aspek desa wisata Jodipan adanya aktifitas keagamaan mendekatkan diri kepada Allah, seperti mendirikan tempat ibadah yang layak dan nyaman, menghimpun dana zakat dan infaq setiap bulan untuk dana sosial, mengadakan tahlil dan istighosah rutin dan disertai dengan kajian keagamaan untuk memperkuat keimanan warga desa. Selain itu, adanya pembagunan desa wisata telah turut membantu pemeliharaan agama bagi pemuda desa yang sebelumnya banyak menggunakan waktu untuk aktifitas yang tidak bermanfaat seperti minum minuman keras hingga judi kini lebih banyak memaksimalkan waktu dengan kegiatan positif seperti pembuatan kaos dan souvenir yang laku terjual kepada para wisatawan. Menjaga Jiwa . ifdz an-naf. Aspek ini menjadi tujuan kedua dalam hukum Islam, karena itu dalam Volume 2 No 1 Desember 2019 http://ejournal. id | 132 Al-Iqtishod : Jurnal Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Program Studi Ekonomi Syariah Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang ISSN: 2622-9291 Islam mempertahankan kehidupan. Untuk itu Islam melarang pembunuhan sebagai upaya untuk melindungi kehidupan dan kemashlahatan manusia sebagaimana yang tertera dalam firman Allah : EOaEAA EaA CAEaA Ca aCCsAA eOAUCa ACEECAoa aEAEAIEAACE Ca ACsaE ACACAAEaA Ca AEAAC CoAAE ECOACE CA AeaAuCa ENEaEcEO AAoACa AAEAACE AAEaACACU EaeACE aCa A CoAAEAeECeACE Ca Artinya : Audan orang-orang yang tidak menyembah Tuhan yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah . kecuali dengan . yang benar, dan tidak berzina, barang siapa yang melakukan yang demikian itu, niscaya Dia mendapat . ,Ay Adapun dalam aspek desa wisata Jodipan adanya pemberdayaan dari sektor lingkungan juga dapat berdampak pada karakter kejiwaan warga dan wisatawan, dimana dengan menjaga kebersihan alam sekitar dapat menentramkan jiwa dari perasaan stress, sehingga tidak jarang wisatawan hadir kesana untuk menenangkan diri dari kesibukan di kota Selain itu, adanya pembagunan desa wisata telah turut membantu pemeliharaan jiwa bagi pemuda desa yang sebelumnya banyak menggunakan waktu untuk aktifitas yang tidak bermanfaat seperti minum minuman keras hingga judi kini menjadi lebih baik dan terjaga jiwanya dengan menghindari hal-hal negatif tersebut. Menjaga Akal . ifdz al-aq. Akal menjadi sumber hikmah . , sinar hidayah, cahaya Illahi, dan kebahagiaan manusia di dunia hingga akhirat nanti. Volume 2 No 1 Desember 2019 http://ejournal. id | 133 Al-Iqtishod : Jurnal Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Program Studi Ekonomi Syariah Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang ISSN: 2622-9291 Dengan adanya akal, perintah Allah dapat diterima dan dijalankan, dengan akal pula manusia berhak menjadi khalifah di muka bumi, dan dengannya manusia menjadi mulia lagi sempurna berbeda dengan makhluk ciptaan Allah lainnya sebagaimana yang tertera dalam firman Allah EAaEACaoEACEeAEa EaAsCAAEsACOCEua CoEIEaC AaEACAAoEAuACAACca EUCsEaEa EaACaEa CeEaE EAaEACAAoEaOa aCOaE esa aoEAcsAA ECOa A ENEaEOEO AACOEIeAA aoEa EACAOEaC ACaCsEaAnCA ACeaE Artinya : Audan Sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam. Kami angkut mereka di daratan dan di lautan. Kami beri mereka rezki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami Ay Adapun dalam aspek desa wisata Jodipan, pendidikan sampai saat ini masih menjadi titik kelemahan bagi warga, dimana mayoritas warga masih mengacu pada pertumbuhan ekonomi semata sehingga pendidikan formal anak cenderung diabaikan. Untuk itu pemerintah seringkali memberikan pelatihan-pelatihan yang bersifat aplikatif, karena terkesan lebih sederhana dan dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh warga, dimana pelatihan ini cukup sering diberikan baik itu oleh pemerintah daerah maupun pihak swasta yang rutin memberikan pelatihan bagi warga desa Jodipan. Selain itu, adanya pembagunan desa wisata telah turut membantu pemeliharaan akal bagi pemuda desa yang sebelumnya banyak menggunakan waktu untuk aktifitas yang tidak bermanfaat seperti minum minuman keras hingga judi kini lebih banyak memaksimalkan waktu dan mempergunakan akal dengan kegiatan positif seperti pembuatan kaos dan souvenir yang laku Volume 2 No 1 Desember 2019 http://ejournal. id | 134 Al-Iqtishod : Jurnal Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Program Studi Ekonomi Syariah Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang ISSN: 2622-9291 terjual kepada para wisatawan. Menjaga Keturunan . ifdz an-nas. Aspek menjaga keturunan dalam Islam disyariatkan dengan adanya larangan perzinaan, menuduh zina terhadap perempuan muhsonat dan menjatuhkan hukuman rajam bagi pelaku agar kemurnian darah dapat dijaga dan kelanjutan umat manusia dapat Hal ini sebagaimana yang tercantum dalam firman Allah ENEUEUEO AACUEaCo AAEaCoa AoAACEIACAE auAA CEACAeEaA A ACeAAiEUACea aEAACsEa Ca Artinya : Au. dan janganlah kamu mendekati zina. Sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. dan suatu jalan yang buruk. Ay Pemuda sebagai generasi penerus yang akan mengemban amanah dalam melestarikan desa. Untuk itu strategi yang dilakukan di desa Jodipan adalah dengan menggandeng pemuda-pemudinya untuk ikut aktif terlibat dalam pemberdayaan dengan mengikutsertakan pemuda dalam struktural kepengurusan dan keanggotaan di setiap titik, seperti di kafe sawah, pokdarwis, karangtaruna, remaja masjid, dan Selain itu, adanya pembagunan desa wisata telah turut membantu pemeliharaan keturunan bagi warga desa Jodipan seperti adanya spot foto yang akhirnya digunakan sebagai salah satu spot pengambilan film yowis ben yang merupakan hasil dari pemikiran para pemuda desa. Selain itu adanya upaya desa dalam memfasilitasi kesehatan warga dengan keberadaan polindes, dan pengecekan kesehatan rutin bagi balita dan lansia di posyandu. Menjaga Harta . ifdz al-maa. Menjaga harta untuk senantiasa bersumber dari jalan yang Volume 2 No 1 Desember 2019 http://ejournal. id | 135 Al-Iqtishod : Jurnal Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Program Studi Ekonomi Syariah Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang ISSN: 2622-9291 diridhoi Allah adalah hal yang mutlak untuk ditegakkan, mengingat dari rezeki yang kita peroleh jika tidak berasal dari jalan yang halal maka dapat dipastikan konsumsi tersebut tidak menjadi darah dan akan menghambat diterimanya amal ibadah manusia oleh ketidakhalalan tersebut sebagaimana yang tercantum dalam firman Allah : AAE CAACsCAAEaAC CoAAEa a AOAEaA EOAAEaEuCAAEAA EaA AsEaoECa AaEaCaEACAA AAEAEAEAEa CA aEAoAACaE CoeaAuCa aCiCEAACCACE ENEUeO AAnAOCOEaCc EAaEAEaA auAA Ca CAEaA A EAaEAACEEAeAA AAEAEAEAIEa Ca A EAaEAAoEaC AEoAACsAA Artinya : AuHai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil, kecuali dengan jalan perniagaan yang Berlaku dengan suka sama-suka di antara kamu. dan janganlah kamu membunuh dirimu. Sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu. Ay Adapun dalam aspek desa wisata Jodipan adanya pengaturan zakat dan infaq menjadi salah satu jalan dalam penguatan aspek ekonomi warga, dengan tujuan untuk membangun ekonomi produktif, sebagaimana yang digalakkan oleh warga desa yang dikoordinatori oleh pengurus ranting LAZIZNU setempat dengan melakukan kesepakatan kepada warga berupa infaq Rp 10. 000, di setiap bulannya Selain itu, adanya pembagunan desa wisata telah turut membantu pemeliharaan harta bagi warga desa yang diaplikasikan pada BUMdes Sumber Sejahtera, dengan pemberian modal sebagai penguatan usaha bagi warga, juga dengan adanya unit usaha Laku Pandai, yang bekerja sama dengan Bank BNI untuk menarik minat dan antusiasme warga dalam menabung, sehingga tidak perlu jauh-jauh pergi ke kecamatan untuk menabung di bank karena sudah tersedia pelayanan di desa yang terhubung dengan Bank BNI. Volume 2 No 1 Desember 2019 http://ejournal. id | 136 Al-Iqtishod : Jurnal Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Program Studi Ekonomi Syariah Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang ISSN: 2622-9291 KESIMPULAN Adanya pembangunan desa wisata yang dilakukan di desa Jodipan. Kota Malang terbukti telah banyak memberikan kemajuan dalam kehidupan dan perekonomian warga dimana dengan adanya desa wisata yang diikuti dengan hadirnya ratusan wisatawan hampir setiap harinya telah mampu menggerakkan roda perekonomian warga desa Jodipan yang dahulu hanya memiliki mata pencaharian di sektor pertanian dan peternakan kini menjadi memiliki opsi penghasilan tambahan seperti penjualan makanan, minuman, hingga pada kaos dan souvenir yang laku terjual kepada para wisatawan. Selain itu dikaji dalam aspek maqashid syariAoah, pembangunan desa wisata yang dilakukan juga terbukti mampu menjaga aspek dharuriyah warga mulai dari pemeliharaan agama yang menjadi lebih baik dan beriman, pemeliharaan jiwa yang menjadi lebih baik dengan terhindar dari kegiatankegiatan negatif, pemeliharaan akal dengan adanya pelatihan-pelatihan yang diberikan, pemeliharaan keturunan dengan dilibatkannya para pemuda dalam berbagai sektor sehingga meminimalisir kegiatan perzinaan, hingga pada pemeliharaan harta yang menjadi lebih baik dan berkembang setelah adanya pembangunan desa wisata Jodipan. Volume 2 No 1 Desember 2019 http://ejournal. id | 137 Al-Iqtishod : Jurnal Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Program Studi Ekonomi Syariah Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang ISSN: 2622-9291 DAFTAR PUSTAKA